Liga Jabar Istimewa Bergulir di Purwakarta, Piala Bupati Jadi Panggung Bibit Muda

oleh -67 Dilihat

PURWAKARTA, (HD) – Stadion Purnawarman menjadi saksi bergulirnya harapan baru sepak bola Purwakarta. Suasana meriah, semangat kompetisi, dan energi para pemain muda mewarnai Grand Opening Kompetisi Sepak Bola Liga Jabar Istimewa Regional Kabupaten Purwakarta, Sabtu (18/4/2026).

Kompetisi yang mempertandingkan kelompok usia U-10, U-12, U-14, hingga U-19 ini bukan sekadar ajang perebutan kemenangan. Turnamen yang juga bertajuk Piala Bupati Purwakarta tersebut digelar sebagai bagian dari pembinaan dan pencarian bibit unggul atlet sepak bola masa depan.

Pembukaan kompetisi dihadiri berbagai unsur strategis olahraga daerah, mulai dari jajaran Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Ketua KONI Purwakarta, pengurus Askab PSSI, para pelatih, official, hingga ratusan pemain muda yang siap menorehkan prestasi.

Ketua Askab PSSI Purwakarta, John Kamal, dalam sambutannya menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya soal talenta. Menurutnya, kualitas pemain tidak akan lahir tanpa latihan keras, kedisiplinan, dan sistem pembinaan yang benar.

“Saya selalu ingin menyampaikan kepada semuanya, bahwa mustahil ada pemain yang bagus, mustahil ada pemain yang hebat, tanpa latihan yang keras dan tanpa pembinaan yang benar. Sepak bola bukan hanya soal bakat alami, tetapi soal proses, ketekunan, dan dedikasi,” ujar John Kamal.

Ia berharap Liga Jabar Istimewa 2026 menjadi tonggak penting dalam pembinaan sepak bola yang lebih profesional dan terstruktur, khususnya di Kabupaten Purwakarta, serta dapat menjadi tolok ukur pembinaan atlet sepak bola di Jawa Barat.

“Mudah-mudahan kompetisi ini menjadi tonggak penting atau tolok ukur pembinaan, khususnya di Kabupaten Purwakarta, dan umumnya di seluruh Jawa Barat. Kita ingin membangun fondasi yang kuat agar bibit-bibit unggul kita bisa bersaing hingga level yang lebih tinggi,” katanya.

John yang juga merupakan Anggota DPRD Purwakarta menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang agar para pemain memperoleh pengalaman bertanding yang berkualitas. Tidak berhenti di level regional, para juara dari Purwakarta nantinya akan melangkah ke tingkat berikutnya sebagai wakil daerah untuk bersaing di level Provinsi Jawa Barat.

“Tentunya hal ini akan menjadi motivasi besar bagi setiap klub dan peserta, mengingat panggung provinsi adalah gerbang menuju seleksi tingkat nasional maupun peluang untuk bergabung dengan klub-klub profesional,” tambahnya.

Kehadiran perwakilan Disporaparbud dan KONI Purwakarta juga menjadi penegasan bahwa pembinaan olahraga daerah kini berjalan lebih terarah melalui kolaborasi nyata. Sinergi antara pemerintah daerah, Askab PSSI, dan KONI diyakini mampu mempercepat lahirnya prestasi sepak bola Purwakarta.

Dengan dibukanya Liga Jabar Istimewa Regional Purwakarta ini, ribuan mimpi anak-anak muda resmi dimulai. Stadion Purnawarman bukan hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga ruang pembentukan karakter, sportivitas, dan langkah awal menuju masa depan sepak bola yang lebih gemilang.

(Hendrik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *