Tanjungpinang (HD) – Kapolresta Tanjungpinang dan jajaran beserta instansi terkait melaksanakan kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) dibeberapa tempat, pada hari Kamis (27/2/2025).

Instansi yang terlibat melaksanakan sidak bersama Kapolresta Tanjungpinang yakni Disperindag Kota Tanjungpinang dan Bulog Cabang Tanjungpinang.

Terdapat 3 tempat yang menjadi sasaran, diantaranya Pasar Bincen Km. 9, Toko Adil Jl. D.I Panjaitan dan Gedung Bulog Cabang Tanjungpinang Jl. Gatot Subroto.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, pihaknya turut serta dalam pengecekan ketersediaan bahan pokok bersama Disperindag dan Bulog Tanjungpinang.

“Dari hasil inspeksi, harga kebutuhan pokok masih stabil, termasuk harga cabai yang tetap berada dikisaran Rp64 ribu per kilogram,” ujarnya.

Pihaknya telah mengecek beberapa distributor, termasuk pedagang cabai. Saat ini harganya masih stabil dan stoknya mencukupi tanpa indikasi kenaikan yang signifikan,” ungkap Kapolresta Tanjungpinang.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Bulog Tanjungpinang memiliki cadangan beras yang cukup, baik jenis premium maupun medium.

“Untuk ketersediaan beras sangat mencukupi dan harga jualnya masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga pedagang tetap mendapatkan keuntungan tanpa merugikan pembeli atau masyarakat,” tambahnya.

Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya kelangkaan barang maupun lonjakan harga diatas HET.

“Kemudian untuk minyak goreng, stoknya masih cukup dan belum ada penjualan diatas harga rata-rata HET,” imbuhnya.

Selain melakukan sidak di pasar dan beberapa toko pedagang, Polresta Tanjungpinang, Disperindag Kota Tanjungpinang dan Bulog Cabang Tanjungpinang juga melakukan pengecekan dilokasi gudang beras guna memastikan ketersediaan tetap aman selama bulan Ramadan 1446 H.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Tanjungpinang (HD) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M, Kapolresta Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Polri Presisi disejalankan kegiatan silaturahmi bersama Mahasiswa, Aliansi BEM, dan Organisasi Kepemudaan (OKP), di Gedung Antan Seludang Polresta Tanjungpinang. Kegiatan ini serentak dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Kapolri. Kamis (27/2/2025).

Kegiatan di Antan Seludang Polresta Tanjungpinang ini dihadiri para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Bem atau OKP Kota Tanjungpinang, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, unsur TNI dan unsur instansi terkait lainnya.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara Polri, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan di Kota Tanjungpinang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan generasi muda dalam menjaga ketertiban masyarakat, terutama kita akan menjalani bulan suci Ramadan ini,” ujarnya.

Kegiatan itu juga bersama-sama menyaksikan zoom meeting dari Polri yang menampilkan beberapa video tentang sinergitas antara Polri dengan mahasiswa Aliansi BEM dan OKP. Kemudian dilanjutkan dengan dialog virtual antara mahasiswa, jajaran kepolisian daerah dengan Kapolri.

Sementara, di Polresta Tanjungpinang juga melaksanakan dialog secara langsung bersama rekan mahasiswa terkait menjaga situasi kamtibmas di Kota Tanjungpinang dan menjalin sinergitas.

“Adik-adik mahasiswa agar senantiasa bersinergi dengan kepolisian khususnya di Polresta Tanjungpinang, tidak hanya acara formal akan tetapi sinergitas ini saya dan jajaran akan terus laksanakan, kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, bahkan saya takjub dengan Tanjungpinang bahwa Kota ini tergolong Kota yang aman,” imbuh Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H.

Kegiatan itu terus bergulir terkait dialog secara langsung antara mahasiswa bersama Kapolresta Tanjungpinang dan jajaran. Hingga akhir kegiatan, dilaksanakan pemberian bansos berupa paket sembako dari Polresta Tanjungpinang untuk rekan mahasiswa.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Tanjungpinang (HD) – Jelang Bulan Ramadhan 1446 H, Forum Sosial Peduli Negeri (Fospen) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar sosial di Panti Asuhan Nur Arrahman dan Panti Asuhan Asih Insan Cita, Kamis (27/2) Pagi.

Kegiatan ini sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Fospen yang baru, yaitu Yesi Gusman bersama Pengurus Fospen Kepri.

Dalam kegiatan ini, Yesi Gusman juga membawa pengurus lainnya seperti Hanny, syafrida, Aulia, Lala dan Tina untuk membagikan 50 Paket sembako untuk Anak yatim yang ada di Panti Asuhan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal dari kegiatan Positif yang akan saya lakukan sebagai Ketua Fospen,” ucapnya.

Menurut Wanita yang akrab disapa Kak Esi ini, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membuat kegiatan positif lainnya untuk mengisi bulan Ramadhan.

“Dalam waktu dekat kita akan mempersiapkan jumat berkah dan nanti puasa kita juga akan berbagi takjil,” singkatnya.

Sementara itu, Pembina Fospen Kepulauan Riau, Rio Sumantri mengapresiasi langkah awal dari Kak Esi dalam menakhodai Fospen Kepri.

Ia berharap Fospen dapat lebih eksis dan bermanfaat ditangan Kak Esi.

“Tanggapan saya positif, bagus , walau dengan seadanya forspen kepri tetap eksis peduli, apalagi ini mau masuk bulan ramadhan semoga bantuan yang kecil ini dari forspen bisa bermanfaat besar,” ujarnya.

(Budi) 

Tanjungpinang (HD) – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Tanjungpinang berhasil memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 168 gram Barang Bukti (Barbu) milik pelaku atas nama inisial YD. Konferensi Pers di Polresta Tanjungpinang, Kamis (27/2/2025).

Pemusnahan itu dilaksanakan berdasarkan surat perintah penyitaan barang bukti milik pelaku inisial YD. Selain itu pemusnahan tersebut juga disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, penasihat hukum pelaku serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Rio Sianturi, mengungkapkan bahwa kasus ini berawal pada 24 Januari 2025, ketika pihaknya mengamankan pelaku inisial SD dengan barang bukti 3 paket sabu seberat 6,74 gram. Kemudian setelah itu dilakukan pengembangan oleh personel Sat Resnarkoba, pelaku kedua yakni berinisial RB berhasil ditangkap dengan 2 paket sabu seberat 8,13 gram.

“Dari keterangan pelaku RB, ia mengaku mendapatkan sabu dari tersangka DS. Tanpa menunggu lama, kami berhasil mengamankan DS di wilayah Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,” ujar Kasat Resnarkoba.

Saat penangkapan pelaku DS, personel Sat Resnarkoba menemukan narkotika jenis sabu seberat 9,16 gram.

“Disitu pelaku DS ini mengakui bahwa sabu tersebut ia pesan dan dititipkan kepada DPO berinisial SP untuk diberikan kepada pelaku YD di Pulau Beralas Pasir, Desa Teluk Bakau,” katanya.

Dari pelaku YD, pihaknya menemukan 1 bungkus sabu dengan berat 181,47 gram, yang sebelumnya dititipkan oleh pelaku SP.

“Dalam proses pemusnahan barang bukti ini, sebanyak 13,47 gram sabu disisihkan untuk persidangan, sementara 168 gram lainnya dimusnahkan oleh kita,” ungkap AKP Lajun Siado Rio Sianturi.

Diketahui, sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diuji menggunakan Narco Test oleh Dokkes Polresta Tanjungpinang dan hasilnya menunjukkan warna ungu, menandakan positif mengandung narkotika.

“Pemusnahan dilakukan dengan cara memasak atau merebus sabu menggunakan air mendidih di dalam wadah, kemudian diaduk-aduk hingga larut dan selanjutnya dibuang ke dalam septic tank,” imbuhnya.

Akhirnya, para pelaku harus menyerah dihadapkan oleh hukum yang dikenakan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara itu, Sat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang masih memburu DPO berinisial SP yang diduga berperan dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Tanjungpinang (HD) – Kapolresta Tanjungpinang bersama bersama forum komunikasi pimpinan daerah Kota Tanjungpinang mengikuti kegiatan zoom meeting pelaksanaan panen raya jagung serentak tahap I dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025. Bertempat di Rupatama Polresta Tanjungpinang, Rabu (26/2/2025).

Adapun kegiatan itu mengusung tema “Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan”.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk mendukung Asta Cita program ketahanan pangan nasional Presiden RI, untuk mencapai swasembada pangan nasional berkelanjutan.

Diketahui bahwa, kegiatan pelaksanaan panen raya jagung serentak tahap I ini digelar oleh Polri bersama Kementerian Pertanian RI, bertempat di Madiun, Jawa Timur.

“Kegiatan ini merupakan salah satu contoh bukti hasil dari kerja keras kita semua pihak dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI, mulai dari menanam jagung dan alhamdulillah jagungnya sekarang sudah bisa dipanen,” ujarnya.

Hal ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat ketersediaan pangan khususnya produksi jagung.

“Dengan demikian, Polresta Tanjungpinang bersama jajaran Forkopimda berharap dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan nasional khususnya di wilayah Kota Tanjungpinang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Tanjungpinang (HD) – Kapolresta Tanjungpinang beserta jajaran mengikuti kegiatan Launching Penguatan Program Perkarangan Pangan Lestari (P2L) dalam mendukung program ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara virtual. Bertempat di halaman belakang rumah dinas Kapolresta Tanjungpinang, Senin (24/2/2025).

Dimana kegiatan launching penguatan program perkarangan pangan lestari ini digelar oleh Polri, yang diikuti oleh seluruh Polda dan Polres/ta jajaran beserta instansi terkait lainnya.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, pihaknya dan jajaran beserta Dinas Pertanian terkait mengikuti secara virtual launching program P2L yaitu program perkarangan pangan lestari dalam mendukung program pemerintah berupa ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis.

“Salah satu kegiatan ini yaitu memanfaatkan perkarangan yang ada disekitar kita untuk dijadikan lahan pangan lestari. Hal ini kita buat di belakang rumah dinas Kapolresta Tanjungpinang,” ujarnya.

Tanaman bergizi yang ditanam ini berbentuk sayur-sayuran seperti kangkung, sawi, bayam dan sebagainya.

“Ini udah tumbuh sebagian tanaman bergizi yang kita tanam dan kita rawat. Pengelolaan tanaman ini juga dikelola oleh pengurus Bhayangkari Cabang Kota Tanjungpinang,” katanya.

Adapun maksud dari kegiatan P2L ini yaitu guna mendukung program ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis.

“Jadi perkarangan pangan lestari ini kita dukung berbentuk sarana, kita manfaatkan perkarangan lahan yang ada kemudian kita tanam seperti sayur-sayuran bergizi yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk program makan bergizi gratis dan ketahanan pangan, ini masih bertahap dan berkelanjutan, masih tahap launching,” pungkasnya.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Hariandiksi.com, Tanjungpinang – Puluhan Pedagang Tepi Laut membantah terkait dengan tudingan bahwa pedagang telah memberikan setoran kepada Satpol PP agar diizinkan berjualan di Zona B Tepi Laut.

Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Maladi bersama Puluhan Pedagang Tepi Laut guna menanggapi tudingan Oknum Warga yang sempat viral di Media Sosial Facebook.

“Kami menganggapi ada Kongkalikong (Persekongkolan) antara Satpol PP dan Pedangang di zona B itu tidak benar,” tegas Pria yang akrab disapa Ajo Maladi ini bersama puluhan Pedagang Tepi Laut, Rabu(12/2) malam.

Menurut mereka, Terkait dengan pungutan biaya uang Listrik yang dipungut kepada pedagang pihaknya menjelaskan hal tersebut guna membeli kebutuhan Token Listrik untuk para pedagang.

“Karena Listrik itu kami pakai sebagai penerangan. Tidak hanya itu, para pedagang Tepi Laut juga mengadakan pungutan kebersihan dan juga keamanan itu semua dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama,” ungkap Para Pedagang.

Tudingan Oknum Warga yang Viral di Facebook

Menurut Para Pedagang Oknum tersebut telah menyebarkan berita Hoax di Media Sosial Facebook.

Tudingan Oknum Warga yang Viral di Facebook

“Kami tidak ada yang namanya Pungli ataupun Pemaksaan dan kami tidak pernah memberikan uang dalam bentuk apapun ke Satpol PP,” ucap Para Pedagang.

Sebelumnya Oknum tersebut menulis di media sosial Facebook sebagai berikut Yth.
*Gubernur Kepulauan Riau*

Salam Takzim
Semoga Bapak dalam keadaan sehat dan dimudahkan segala urusan.

Sekedar mengabarkan Pak, hari ini, Satpol PP dengan segala kekuatan lengkapnya akan merazia pedagang2 yang berjualan di Zona A. Konon katanya Zona A tidak dibolehkan ada aktivitas berjualan.

Setahu kami, semua zona, baik Zona A dan B, dari awal memang tidak boleh ada aktibitas pedagang berjualan. Tapi kenapa seolah2 Satpol PP Provinsi, terutama Pak Anwar yang rutin turun ke lapangan tutup mata dengan keberadaan pedagang di zona B.
Apa karena pedagang Zona A tidak bayar listrik dan kebersihan? Sehingga tak ada duit samping yg beliau dapatkan? Karena informaai di lapangan, tiap lapak dipungut uang listrik rp. 5000/ lampu ditambah lagi uang kebersihan Rp.5000/ lapak.
Kalau memang karena duit listrik dan kebersihan, kami juga siap membayar duit tersebut.

Ironisnya lagi, sudah jelas lahan itu untuk tempat parkir, malah dijadikan lapak pedagang permainan.

Kami yakin dan percaya, Pak Gubernur tidak meng-iya-kan keberadaan pedagang2 di Zona A mahupun Zona B. Tapi malangnya, oknum di lapangan bermain mata dengan pedagang2 yg ada.

Sejatinya, kami mendukung semua kebijakan Bapak dengan mengedepankan asas keadilan.

Ttd
Roni – Kppi Onthel

(Sahar)

Tanjungpinang (HD) – Ketua Hulubalang Junjung Negeri (HJN) Se – Kota Tanjungpinang, La Sindra menerima nama – nama keanggotaan kepengurusan se – Kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang untuk diberikan Surat Keputusan (SK).

Dalam penyerahan tersebut para pengurus meminta agar segera melakukan silahturahmi kepada Pembina dan Pendiri HJN.

“Mereka minta agar segera melakukan pertemuan dengan Pak H Dharma dan Pak Didik serta Pak Ernal Syafi’i. Untuk itu, kemungkinan dalam waktu dekat akan kita realisasi keinginan mereka. Saya tinggal nunggu waktu dari Pembina dan Pendiri,” ucap pria yang akrab disapa Sanur ini.

Untuk saat ini, Kata Sanur anggota yang bergabung kedalam HJN Kota Tanjungpinang berasal dari berbagai macam profesi.

“Alhamdulillah semakin lama semakin semakin maju dan berkembang yang gua tahan aja yang sudah demikian yang kemarin kita sekutut sudah 150 orang, ” tegasnya.

Sanur menegaskan kedepannya akan membawa HJN lebih baik lagi.”kita ingin HJN ini dapat dikenal lagi oleh seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Hariandiksi.com, Tanjungpinang – Ketua RT 002 Kelurahan Tanjung Unggat, Kurniawan memberikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan tebang pilih dalam pemasangan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Lingkungannya tersebut.

Menurut Pria yang akrab disapa Iwan ini, menurut pendataan dalam pemasangan SWRO tersebut sudah dikabari melalui grub Whatsapp RT 002.

“Tidak ada data Pak Slamet yang masuk ke saya pada waktu pendataan tersebut saya. Informasi untuk pengumpulan data pemasangan SWRO tersebut jelas saya sampaikan melalui Group RT dari bulan November tahun lalu sampai Januari 2024,” ungkap Iwan saat memberikan hak jawabnya, Senin(16/12).

Kata Iwan, terkait dengan yang terlambatnya mengumpulkan data akan dipasang ditahap ke II dan hal tersebut sekaligus menepis tuduhan tentang tebang pilih dalam penyaluran bantuan kepada masayarakat.

“Warga RT 002 yang lain saja respon apa yang telah saya sampaikan untuk mengumpulkan data segera.Dan saya sampaikan kembali data yang terlambat saya terima akan diajukan ke Tahap II bukan tidak dapat pemasangannya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu Warga di RT 02/RW 05 Kelurahan Tanjung Unggat mengucapkan terima kasih kepada Iwan karena telah berupaya merealisasikan penyambung SWRO.

“Terima kasih kepada pak Rt.02/05 atas terialisasi hampir 100% penyambungan SWRO diwilayah Rt.02/05,” ungkapnya.

Hariandiksi.com, Tanjungpinang – PT. Pelabuhan Kepri telah berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait termasuk organisasi penambang dan masyarakat Pulau Penyengat, Rabu (4/12/2024), soal pemindahan sementara Pelabuhan Kuning ke Pelabuhan Kuala Riau di Pelantar II Tanjungpinang.

Ini menunjukkan bahwa PT. Pelabuhan Kepri serius dalam memastikan semua stakeholder terkait mendukung rencana ini.

Rapat koordinasi yang dilakukan berulang kali menjadi bukti keseriusan dalam mendengarkan masukan dari masyarakat dan penambang pompong serta memastikan kebutuhan mereka diperhitungkan.

“Bagi PT. Pelabuhan Kepri, pemindahan ini tidak merugikan penambang dan masyarakat karena mereka akan mendapatkan fasilitas yang lebih baik dan nyaman di pelabuhan baru,” ungkapnya.

Awaluddin menjelaskan, PT. Pelabuhan Kepri tetap berkomitmen untuk membuka pelabuhan tersebut pada 10 Desember 2024 sesuai dengan rencana, dan memberikan kesempatan bagi penambang serta masyarakat untuk memilih.

Pihak PT. Pelabuhan Kepri juga berencana menginformasikan ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Pj Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, bahwa fasilitas untuk pelabuhan sementara sudah siap dioperasikan.

“Tentu saja, keputusan akhir terkait penggunaan pelabuhan ini tetap berada pada kebijakan pemimpin daerah,” tutur Awaluddin.

Penekanan pada pentingnya sumbangsih PT. Pelabuhan Kepri bagi masyarakat Penyengat menunjukkan niat baik perusahaan dalam mendukung pembangunan dan kenyamanan masyarakat, meski pelabuhan ini hanya bersifat sementara.

Rencana peluncuran pelabuhan ini juga disertai dengan doa selamat yang merupakan bagian dari tradisi Melayu, menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal dan budaya setempat.

“Pembukaan pelabuhan tanpa acara besar menunjukkan kesederhanaan dan penekanan pada esensi fungsi pelabuhan itu sendiri sebagai penghubung dan fasilitas untuk masyarakat. InsyaAllah akan dibuka oleh pak gubernur pada 10 Desember 2024 mendatang,” tutup Awaluddin.

Sebelumnya diberitakan, PT. Pelabuhan Kepri (Perseroda) akan segera mengoperasikan dermaga penyeberangan sementara di Pelabuhan Kuala Riau Pelantar II, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Provinsi Kepulauan Riau, sebelum 10 Desember 2024.

Langkah ini diambil sebagai solusi sementara untuk mengatasi kondisi Pelabuhan Pelantar Kuning yang sangat memprihatinkan dari segi infrastruktur, keamanan, dan keselamatan, serta belum adanya perbaikan.

Menurut Direktur Utama PT. Pelabuhan Kepri, Capt Awaluddin M.Mar, kondisi fisik Pelabuhan Pelantar Kuning sudah sangat buruk dan berisiko bagi masyarakat serta pengunjung yang akan menyeberang ke Pulau Penyengat.

Oleh karena itu, PT. Pelabuhan Kepri mengambil inisiatif untuk menyediakan fasilitas penyeberangan sementara di Pelabuhan Kuala Riau Pelantar II.

Revitalisasi Pelabuhan Pelantar Kuning juga direncanakan dengan dukungan dana hibah dari Amerika melalui MCC, sehingga pelabuhan sementara ini dibangun untuk mengisi kekosongan layanan selama proses revitalisasi berlangsung.

Awaluddin berharap semua pihak, terutama para penambang atau nakhoda pompong, dapat bekerja sama demi memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para penumpang.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan dermaga baru ini untuk menyeberang ke Pulau Penyengat, dengan fasilitas parkir mobil yang luas dan lahan parkir motor yang aman yang telah disiapkan.