Tanjungpinang (HD) – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Tanjungpinang berhasil memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 168 gram Barang Bukti (Barbu) milik pelaku atas nama inisial YD. Konferensi Pers di Polresta Tanjungpinang, Kamis (27/2/2025).

Pemusnahan itu dilaksanakan berdasarkan surat perintah penyitaan barang bukti milik pelaku inisial YD. Selain itu pemusnahan tersebut juga disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, penasihat hukum pelaku serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Rio Sianturi, mengungkapkan bahwa kasus ini berawal pada 24 Januari 2025, ketika pihaknya mengamankan pelaku inisial SD dengan barang bukti 3 paket sabu seberat 6,74 gram. Kemudian setelah itu dilakukan pengembangan oleh personel Sat Resnarkoba, pelaku kedua yakni berinisial RB berhasil ditangkap dengan 2 paket sabu seberat 8,13 gram.

“Dari keterangan pelaku RB, ia mengaku mendapatkan sabu dari tersangka DS. Tanpa menunggu lama, kami berhasil mengamankan DS di wilayah Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,” ujar Kasat Resnarkoba.

Saat penangkapan pelaku DS, personel Sat Resnarkoba menemukan narkotika jenis sabu seberat 9,16 gram.

“Disitu pelaku DS ini mengakui bahwa sabu tersebut ia pesan dan dititipkan kepada DPO berinisial SP untuk diberikan kepada pelaku YD di Pulau Beralas Pasir, Desa Teluk Bakau,” katanya.

Dari pelaku YD, pihaknya menemukan 1 bungkus sabu dengan berat 181,47 gram, yang sebelumnya dititipkan oleh pelaku SP.

“Dalam proses pemusnahan barang bukti ini, sebanyak 13,47 gram sabu disisihkan untuk persidangan, sementara 168 gram lainnya dimusnahkan oleh kita,” ungkap AKP Lajun Siado Rio Sianturi.

Diketahui, sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diuji menggunakan Narco Test oleh Dokkes Polresta Tanjungpinang dan hasilnya menunjukkan warna ungu, menandakan positif mengandung narkotika.

“Pemusnahan dilakukan dengan cara memasak atau merebus sabu menggunakan air mendidih di dalam wadah, kemudian diaduk-aduk hingga larut dan selanjutnya dibuang ke dalam septic tank,” imbuhnya.

Akhirnya, para pelaku harus menyerah dihadapkan oleh hukum yang dikenakan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara itu, Sat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang masih memburu DPO berinisial SP yang diduga berperan dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Tanjungpinang (HD) – Kapolresta Tanjungpinang bersama bersama forum komunikasi pimpinan daerah Kota Tanjungpinang mengikuti kegiatan zoom meeting pelaksanaan panen raya jagung serentak tahap I dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025. Bertempat di Rupatama Polresta Tanjungpinang, Rabu (26/2/2025).

Adapun kegiatan itu mengusung tema “Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan”.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk mendukung Asta Cita program ketahanan pangan nasional Presiden RI, untuk mencapai swasembada pangan nasional berkelanjutan.

Diketahui bahwa, kegiatan pelaksanaan panen raya jagung serentak tahap I ini digelar oleh Polri bersama Kementerian Pertanian RI, bertempat di Madiun, Jawa Timur.

“Kegiatan ini merupakan salah satu contoh bukti hasil dari kerja keras kita semua pihak dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI, mulai dari menanam jagung dan alhamdulillah jagungnya sekarang sudah bisa dipanen,” ujarnya.

Hal ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat ketersediaan pangan khususnya produksi jagung.

“Dengan demikian, Polresta Tanjungpinang bersama jajaran Forkopimda berharap dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan nasional khususnya di wilayah Kota Tanjungpinang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Tanjungpinang (HD) – Kapolresta Tanjungpinang beserta jajaran mengikuti kegiatan Launching Penguatan Program Perkarangan Pangan Lestari (P2L) dalam mendukung program ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara virtual. Bertempat di halaman belakang rumah dinas Kapolresta Tanjungpinang, Senin (24/2/2025).

Dimana kegiatan launching penguatan program perkarangan pangan lestari ini digelar oleh Polri, yang diikuti oleh seluruh Polda dan Polres/ta jajaran beserta instansi terkait lainnya.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, pihaknya dan jajaran beserta Dinas Pertanian terkait mengikuti secara virtual launching program P2L yaitu program perkarangan pangan lestari dalam mendukung program pemerintah berupa ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis.

“Salah satu kegiatan ini yaitu memanfaatkan perkarangan yang ada disekitar kita untuk dijadikan lahan pangan lestari. Hal ini kita buat di belakang rumah dinas Kapolresta Tanjungpinang,” ujarnya.

Tanaman bergizi yang ditanam ini berbentuk sayur-sayuran seperti kangkung, sawi, bayam dan sebagainya.

“Ini udah tumbuh sebagian tanaman bergizi yang kita tanam dan kita rawat. Pengelolaan tanaman ini juga dikelola oleh pengurus Bhayangkari Cabang Kota Tanjungpinang,” katanya.

Adapun maksud dari kegiatan P2L ini yaitu guna mendukung program ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis.

“Jadi perkarangan pangan lestari ini kita dukung berbentuk sarana, kita manfaatkan perkarangan lahan yang ada kemudian kita tanam seperti sayur-sayuran bergizi yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk program makan bergizi gratis dan ketahanan pangan, ini masih bertahap dan berkelanjutan, masih tahap launching,” pungkasnya.

 

 

Humas Polresta Tanjungpinang|Budi

 

Hariandiksi.com, Tanjungpinang – Puluhan Pedagang Tepi Laut membantah terkait dengan tudingan bahwa pedagang telah memberikan setoran kepada Satpol PP agar diizinkan berjualan di Zona B Tepi Laut.

Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Maladi bersama Puluhan Pedagang Tepi Laut guna menanggapi tudingan Oknum Warga yang sempat viral di Media Sosial Facebook.

“Kami menganggapi ada Kongkalikong (Persekongkolan) antara Satpol PP dan Pedangang di zona B itu tidak benar,” tegas Pria yang akrab disapa Ajo Maladi ini bersama puluhan Pedagang Tepi Laut, Rabu(12/2) malam.

Menurut mereka, Terkait dengan pungutan biaya uang Listrik yang dipungut kepada pedagang pihaknya menjelaskan hal tersebut guna membeli kebutuhan Token Listrik untuk para pedagang.

“Karena Listrik itu kami pakai sebagai penerangan. Tidak hanya itu, para pedagang Tepi Laut juga mengadakan pungutan kebersihan dan juga keamanan itu semua dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama,” ungkap Para Pedagang.

Tudingan Oknum Warga yang Viral di Facebook

Menurut Para Pedagang Oknum tersebut telah menyebarkan berita Hoax di Media Sosial Facebook.

Tudingan Oknum Warga yang Viral di Facebook

“Kami tidak ada yang namanya Pungli ataupun Pemaksaan dan kami tidak pernah memberikan uang dalam bentuk apapun ke Satpol PP,” ucap Para Pedagang.

Sebelumnya Oknum tersebut menulis di media sosial Facebook sebagai berikut Yth.
*Gubernur Kepulauan Riau*

Salam Takzim
Semoga Bapak dalam keadaan sehat dan dimudahkan segala urusan.

Sekedar mengabarkan Pak, hari ini, Satpol PP dengan segala kekuatan lengkapnya akan merazia pedagang2 yang berjualan di Zona A. Konon katanya Zona A tidak dibolehkan ada aktivitas berjualan.

Setahu kami, semua zona, baik Zona A dan B, dari awal memang tidak boleh ada aktibitas pedagang berjualan. Tapi kenapa seolah2 Satpol PP Provinsi, terutama Pak Anwar yang rutin turun ke lapangan tutup mata dengan keberadaan pedagang di zona B.
Apa karena pedagang Zona A tidak bayar listrik dan kebersihan? Sehingga tak ada duit samping yg beliau dapatkan? Karena informaai di lapangan, tiap lapak dipungut uang listrik rp. 5000/ lampu ditambah lagi uang kebersihan Rp.5000/ lapak.
Kalau memang karena duit listrik dan kebersihan, kami juga siap membayar duit tersebut.

Ironisnya lagi, sudah jelas lahan itu untuk tempat parkir, malah dijadikan lapak pedagang permainan.

Kami yakin dan percaya, Pak Gubernur tidak meng-iya-kan keberadaan pedagang2 di Zona A mahupun Zona B. Tapi malangnya, oknum di lapangan bermain mata dengan pedagang2 yg ada.

Sejatinya, kami mendukung semua kebijakan Bapak dengan mengedepankan asas keadilan.

Ttd
Roni – Kppi Onthel

(Sahar)

Tanjungpinang (HD) – Ketua Hulubalang Junjung Negeri (HJN) Se – Kota Tanjungpinang, La Sindra menerima nama – nama keanggotaan kepengurusan se – Kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang untuk diberikan Surat Keputusan (SK).

Dalam penyerahan tersebut para pengurus meminta agar segera melakukan silahturahmi kepada Pembina dan Pendiri HJN.

“Mereka minta agar segera melakukan pertemuan dengan Pak H Dharma dan Pak Didik serta Pak Ernal Syafi’i. Untuk itu, kemungkinan dalam waktu dekat akan kita realisasi keinginan mereka. Saya tinggal nunggu waktu dari Pembina dan Pendiri,” ucap pria yang akrab disapa Sanur ini.

Untuk saat ini, Kata Sanur anggota yang bergabung kedalam HJN Kota Tanjungpinang berasal dari berbagai macam profesi.

“Alhamdulillah semakin lama semakin semakin maju dan berkembang yang gua tahan aja yang sudah demikian yang kemarin kita sekutut sudah 150 orang, ” tegasnya.

Sanur menegaskan kedepannya akan membawa HJN lebih baik lagi.”kita ingin HJN ini dapat dikenal lagi oleh seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Hariandiksi.com, Tanjungpinang – Ketua RT 002 Kelurahan Tanjung Unggat, Kurniawan memberikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan tebang pilih dalam pemasangan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Lingkungannya tersebut.

Menurut Pria yang akrab disapa Iwan ini, menurut pendataan dalam pemasangan SWRO tersebut sudah dikabari melalui grub Whatsapp RT 002.

“Tidak ada data Pak Slamet yang masuk ke saya pada waktu pendataan tersebut saya. Informasi untuk pengumpulan data pemasangan SWRO tersebut jelas saya sampaikan melalui Group RT dari bulan November tahun lalu sampai Januari 2024,” ungkap Iwan saat memberikan hak jawabnya, Senin(16/12).

Kata Iwan, terkait dengan yang terlambatnya mengumpulkan data akan dipasang ditahap ke II dan hal tersebut sekaligus menepis tuduhan tentang tebang pilih dalam penyaluran bantuan kepada masayarakat.

“Warga RT 002 yang lain saja respon apa yang telah saya sampaikan untuk mengumpulkan data segera.Dan saya sampaikan kembali data yang terlambat saya terima akan diajukan ke Tahap II bukan tidak dapat pemasangannya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu Warga di RT 02/RW 05 Kelurahan Tanjung Unggat mengucapkan terima kasih kepada Iwan karena telah berupaya merealisasikan penyambung SWRO.

“Terima kasih kepada pak Rt.02/05 atas terialisasi hampir 100% penyambungan SWRO diwilayah Rt.02/05,” ungkapnya.

Hariandiksi.com, Tanjungpinang – PT. Pelabuhan Kepri telah berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait termasuk organisasi penambang dan masyarakat Pulau Penyengat, Rabu (4/12/2024), soal pemindahan sementara Pelabuhan Kuning ke Pelabuhan Kuala Riau di Pelantar II Tanjungpinang.

Ini menunjukkan bahwa PT. Pelabuhan Kepri serius dalam memastikan semua stakeholder terkait mendukung rencana ini.

Rapat koordinasi yang dilakukan berulang kali menjadi bukti keseriusan dalam mendengarkan masukan dari masyarakat dan penambang pompong serta memastikan kebutuhan mereka diperhitungkan.

“Bagi PT. Pelabuhan Kepri, pemindahan ini tidak merugikan penambang dan masyarakat karena mereka akan mendapatkan fasilitas yang lebih baik dan nyaman di pelabuhan baru,” ungkapnya.

Awaluddin menjelaskan, PT. Pelabuhan Kepri tetap berkomitmen untuk membuka pelabuhan tersebut pada 10 Desember 2024 sesuai dengan rencana, dan memberikan kesempatan bagi penambang serta masyarakat untuk memilih.

Pihak PT. Pelabuhan Kepri juga berencana menginformasikan ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Pj Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, bahwa fasilitas untuk pelabuhan sementara sudah siap dioperasikan.

“Tentu saja, keputusan akhir terkait penggunaan pelabuhan ini tetap berada pada kebijakan pemimpin daerah,” tutur Awaluddin.

Penekanan pada pentingnya sumbangsih PT. Pelabuhan Kepri bagi masyarakat Penyengat menunjukkan niat baik perusahaan dalam mendukung pembangunan dan kenyamanan masyarakat, meski pelabuhan ini hanya bersifat sementara.

Rencana peluncuran pelabuhan ini juga disertai dengan doa selamat yang merupakan bagian dari tradisi Melayu, menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal dan budaya setempat.

“Pembukaan pelabuhan tanpa acara besar menunjukkan kesederhanaan dan penekanan pada esensi fungsi pelabuhan itu sendiri sebagai penghubung dan fasilitas untuk masyarakat. InsyaAllah akan dibuka oleh pak gubernur pada 10 Desember 2024 mendatang,” tutup Awaluddin.

Sebelumnya diberitakan, PT. Pelabuhan Kepri (Perseroda) akan segera mengoperasikan dermaga penyeberangan sementara di Pelabuhan Kuala Riau Pelantar II, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Provinsi Kepulauan Riau, sebelum 10 Desember 2024.

Langkah ini diambil sebagai solusi sementara untuk mengatasi kondisi Pelabuhan Pelantar Kuning yang sangat memprihatinkan dari segi infrastruktur, keamanan, dan keselamatan, serta belum adanya perbaikan.

Menurut Direktur Utama PT. Pelabuhan Kepri, Capt Awaluddin M.Mar, kondisi fisik Pelabuhan Pelantar Kuning sudah sangat buruk dan berisiko bagi masyarakat serta pengunjung yang akan menyeberang ke Pulau Penyengat.

Oleh karena itu, PT. Pelabuhan Kepri mengambil inisiatif untuk menyediakan fasilitas penyeberangan sementara di Pelabuhan Kuala Riau Pelantar II.

Revitalisasi Pelabuhan Pelantar Kuning juga direncanakan dengan dukungan dana hibah dari Amerika melalui MCC, sehingga pelabuhan sementara ini dibangun untuk mengisi kekosongan layanan selama proses revitalisasi berlangsung.

Awaluddin berharap semua pihak, terutama para penambang atau nakhoda pompong, dapat bekerja sama demi memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para penumpang.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan dermaga baru ini untuk menyeberang ke Pulau Penyengat, dengan fasilitas parkir mobil yang luas dan lahan parkir motor yang aman yang telah disiapkan.

Tanjungpinang (HD) – Berdasarkan berdasarkan Intruksi Presiden (Inpres) RI, dengan menargetkan pemasangan air minum atau SWRO untuk 3 juta Sambungan Rumah (SR) se-Indonesia.

Sedangkan untuk wilayah Kota Tanjungpinang menyasar sebanyak 1.000 SR di kawasan-kawasan yang sangat membutuhkan aliran air bersih.

Yang mana dalam proses pemetaan dan pendataan tersebut, pihaknya telah berkolaborasi bersama Kelurahan dan RT RW setempat.

Dimana, para RT RW ini akan mendata masyarakat setempatnya yang membutuhkan pemasangan air bersih ini. Kemudian, data tersebut akan diserahkan ke Kelurahan untuk dilakukan peninjauan oleh pihaknya.

Ironisnya dengan pemasangan (Sea Water Reverse Osmosis) dilingkungan RT 002/RW 005 Kelurahan Tanjung Unggat terkesan adanya tebang pilih dalam pendataan jaringan SWRO tersebut.

“Beberapa bulan lalu ada rapat untuk mendata warga yang akan dipasang jaringan SWRO tapi saya tidak diundang, sehari setelah rapat tersebut Pak RW meminta saya untuk memberikan KK dan KTP agar didata untuk SWRO. Saya pun langsung memberikannya,” Sebut Slamet, salah satu Warga RT 002/RW 005.

Slamet kecewa, Pasalnya disaat tiba pemasangan Jaringan SWRO kediamannya tidak terdata. Sehingga tidak dapat dipasangkan jaringan tersebut

“Aneh saja, padahal tetangga depan Rumah, Kanan Kiri Rumah kami terdata semuanya. Kami menduga adanya tebang pilih yang dilakukan oleh Pak RT dalam mendata Program Pemerintah tersebut,” kesalnya.

Sementara itu, RT 002 Kelurahan Tanjung Unggat, Iwan saat dikonfirmasi media ini menyebutkan bahwa pendataan tersebut melalui RT bukan melalui RT.

“Konfirmasi aja ke pak Rw y kemarin data yang dikirimkan orang tuanya terlambat jadi masuk ketahap ke 2,dan datanya kemarin tdk melalui saya dan orang tua nya langsung kasih pak RW, ” sebutnya.

Tetapi, saat media ini mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada RW 005, Kelurahan Tanjung Unggat Sukir membantah tudingan RT 002.

“Enak saja, yang mengumpulkan warga itukan Iwan kok saya yang mesti bertanggung jawab,” bantahnya.

Terkait pemasangan tersebut Sukir mengatakan bahwa yang tidak masuk didalam pemasangan tersebut akan dimasukan ditahap II.

(Budi) 

Tanjungpinang (HD) – Penerus Negeri Kepulauan Riau menggelar Deklarasi terbuka dukungan secara penuh pasangan Calon Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyangnyang di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (28/10/2024)

Deklarasi Penerus Negeri Kepulauan Riau ini juga disejalankan dengan pembacaan Sumpah Pemuda karena bertepatan dengan hari momentum yang sama.

Ketua Penerus Negeri Kepulauan Riau Alfi Riyan Syafutra mengatakan pihaknya yang terdiri dari Anak muda Kepulauan Riau tujuh Kabupaten Kota berkumpul didalam deklarasi ini untuk menentukan masa depan Anak muda Provinsi Kepulauan Riau.

“Untuk itu kreativitas kami perlu dorongan dari Pemerintah, kami sadar kekuatan kami bukan individu melainkan persatuan karena kekuatan anak muda terletak pada saat dia berkumpul,”ujarnya

Dikatakannya, pihaknya sebagai anak muda akan banyak agenda kedepan yaitu bagaimana mengembangkan masa depan menggapai mimpi.

“Dan tentunya harapan kami bagaimana semua ruang kesempatan yang ada untuk kami anak muda di Provinsi Kepri ini, kami ingin jadi tuan di negeri sendiri,”terangnya.

Sementara itu Ansar Ahmad dalam sambutannya menyapa berbagai tokoh masyarakat dan ribuan pemuda-pemudi Penerus Negri yang hadir dalam acara tersebut. Dan ia menyampaikan bawha generasi muda sangat berperan penting bagi kehidupan bangsa.

“Saya bersama nyanyang berkomitmen terus mendukung program program yang pro kepada pemuda-pemudi generasi muda karena generasi muda sangat berperan penting bagi kehidupan bangsa,” katanya.

Kedepan akan diperbanyak pelatihan pelatihan untuk menelatih para generasi muda agar menjadi enterpeuner baru.

“Bagaimana kepri maju dan merata kedepan, maka program-program tersebut terus digalakkan untuk para generasi muda dan juga akan diperbanyak lagi petihan-pelatihan dan bantuan untuk UMKM untuk menumbuhkan para enterpeuner baru,” jelasnya.

Tanjungpinang (HD) – Generasi Anak Melayu Kepri Bersatu Provinsi Kepulauan Riau (GERAM-KEPRI) menginformasikan dalam Waktu dekat akan segera melakukan deklarasi terbuka guna mendukung salah satu Bakal Calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di seluruh wilayah Kepri pada tahun 2024 ini.

Aryandi selaku Ketua umum Geram Kepri mengatakan bahwa ia beserta pengurus akan segera menyatakan sikap dalam memberi dukungan kepada pemimpin Kepri yang mendatang.

“Dalam waktu dekat saya dan seluruh pengurus beserta sayap dari Ormas Geram yaitu Hulubalang dan Puan Geram Kepri bersatu di tujuh kabupaten/kota akan menyatakan sikap dan mendukung penuh salah satu Bacalon yang maju dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di kepri,” ucap aryandi ketua umum Geram Kepri, pada sabtu (20/07).

Hal senada juga diutarakan oleh, Sekjen DPP Geram Kepri Ardhean menurutnya pihaknya telah berkoordinasi kepada beberapa ormas yang ada di Kepri.

“Sudah ada beberapa Ormas yang menjalin komunikasi dengan saya menanyakan terkait dukungan terhadap Bacalon mana yang pantas kita dukung bahkan ada beberapa Timses tidak perlu saya sebutkan lah Timses dari mana menawarkan bacalonnya untuk kita dukung,” kata ardhean.

Ia juga menyampaikan bahwa mereka akan menyatukan persepsi satu sama lain guna mempererat dukungan kepada salah satu paslon.

“kita tetap solid dan akan satu suara menentukan Bacalon yg akan kita dukung nanti berdasarkan penilaian bersama,” tutupnya