Camat Tumijajar Hadiri Pelatihan Juru Sembelih Halal 2026, Tekankan Pentingnya Standar Kehalalan

oleh -15 Dilihat

Tulang Bawang Barat (HD) – Camat Tumijajar Fetha Rio, S.IP., M.IP. Hadiri Pelatihan Juru Sembelih Halal 2026,  Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) berbasis kompetensi tahun 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi dibuka. Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Daya Murni dibuka oleh Camat Tumijajar yang mewakili Bupati Tubaba, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan jaminan kehalalan produk pangan hewani di daerah.

Dalam sambutannya, Camat Tumijajar, Fetha Rio, menyampaikan bahwa pelatihan Juleha merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas konsumsi masyarakat, khususnya dari sisi kehalalan.

“Pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa proses penyembelihan hewan dilakukan sesuai syariat Islam serta memenuhi standar yang berlaku. Ini bukan hanya soal agama, tetapi juga menyangkut kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan terhadap juru sembelih halal yang kompeten semakin meningkat seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap produk halal. Oleh karena itu, keberadaan Juleha dinilai sangat vital.

“Melalui pelatihan ini, kita berharap lahir juru sembelih yang profesional, tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya di lapangan secara benar dan bertanggung jawab,” lanjutnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor peternakan dan usaha berbasis produk hewani halal.

“Jaminan halal akan meningkatkan kepercayaan konsumen, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan peternak dan pelaku usaha,” katanya.

Camat juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan pelatihan dengan maksimal dan menjaga komitmen dalam menjalankan tugas ke depan.

“Tantangan pasti ada, namun dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh, saya yakin para peserta mampu menjalankan tugas dengan baik dan tetap berpegang pada prinsip kehalalan,” tegasnya.

Pelatihan ini turut dihadiri sejumlah unsur penting, diantaranya perwakilan DPRD Tubaba, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, pengurus Juleha tingkat daerah dan wilayah, tokoh agama dari MUI, akademisi, serta peserta pelatihan dari berbagai wilayah di Tubaba.

(Rizky A Sony/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *