Way Kanan (HD)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan melaksakan rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, serta Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan.

Pelaksanan Pleno Rekapitulasi tersebut berjalan lancar, yang berlangsung di Aula KPU, Blambangan Umpu, Rabu (04/12/2024).

Berdasarkan data hasil KPU Way Kanan, perolehan suara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan nomor urut 1, Resmen Kadapi – Cik Raden meraih 113. 254 suara atau 46,50% sedangkan pasangan No urut 2 Ali Rahman – Ayu Asalasiyah meraih 130.321 suara atau 53,50%. Dari Total Suara Sah berjumlah 243.575.

Untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung, pasangan nomor urut 2 Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela memperoleh 183.052 suara atau 76.41% sedangkan pasangan nomor urut 1 Arinal Djunaidi dan Sutono meraih 56.519 suara atau 23,59%. Dengan Jumlah Total Suara Sah 239.571.

Ketua KPU Way Kanan Hairul Pasha mengatakan, pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Pilkada Tingkat Kabupaten Way Kanan berjalan aman dan lancar.

“Alhamdulillah rekapitulasi perhitungan suara Pilkada serentak di Way Kanan sudah selesai. Untuk penetapan calon terpilih kita masih menunggu apakah ada gugatan atau tidak ke MK, nanti akan kami infokan lagi,” ujarnya.

Pihak KPU juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Pilkada 2024 di Way Kanan berjalan dengan aman dan lancar.

KPU juga turut berterima kasih kepada aparat keamanan baik TNI maupun Polri, yang telah menjaga ketertiban serta keamanan selama pelaksanaan Pilkada serentak 2024. (*)

LAMPUNG TIMUR (HD)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Timur resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 1, Ela Siti Nuryamah dan Azwarhadi, sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Timur 2024. Keputusan ini disampaikan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten yang digelar pada Selasa, 3 Desember 2024, pukul 15.45 WIB.

Ketua KPU Lampung Timur, Dedi Maryanto, mengumumkan hasil akhir yang menunjukkan Paslon Ela-Azwarhadi unggul telak dengan perolehan 322.946 suara sah atau 64,27 persen. Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2, M. Dalam Raharjo dan Ketut Irawan, memperoleh 179.532 suara sah.

“Hasil ini bersifat final dan resmi berlaku sejak tanggal penetapan. Keputusan ini berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara yang tertuang dalam formulir model D Hasil KWK Bupati/Walikota,” jelas Dedi saat membacakan keputusan dalam rapat pleno.

Pasangan Ela-Azwar, yang mengusung tagline Sakai Sambayan untuk Lampung Timur, kini resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Menyikapi hasil ini, Ela Siti Nuryamah mengungkapkan rasa syukur sekaligus mengajak masyarakat untuk bersatu membangun Lampung Timur.

“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Lampung Timur. Mulai hari ini, tidak ada lagi 01 dan 02. Saatnya kita bersatu dengan semangat sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia. Mari kita bersama-sama mewujudkan Sakai Sambayan untuk Lampung Timur yang lebih baik,” ujar Ela.

Dengan kemenangan ini, Ela-Azwar siap melanjutkan visi dan misi mereka demi kemajuan Lampung Timur. Rapat pleno tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat yang mendambakan perubahan. (Setya N)

TULANG BAWANG (HD)- Ribuan Masyarakat Tulang Bawang menggelar aksi damai di 3 tempat guna menuntut penegakan hukum terhadap adanya dugaan politik uang (money politics) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada lalu.

Aksi diawali dari Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), lalu bergerak Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan berakhir di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Senin (02/12/2024).

Ribuan Masyarakat tersebut menuntut keadilan terhadap pelaku-pelaku terduga pemberi uang yang dibagikan kepada masyarakat, yang mana uang tersebut dipergunakan untuk merayu warga agar dapat memilih salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang.

Bambang, selaku Koordinator Lapangan (Korlap) dalam aksi mengatakan bahwa Bawaslu Tulang Bawang tidak ada ketegasan, dia juga mengungkapkan bahwa masyarakat meminta untuk diusut siapa penyokong dana Money Politics itu siapa, akan tetapi dia menganggap Bawaslu Berbelit-belit dan tidak memberikan jawaban yang memuaskan bagi masyarakat.

“Perlu diketahui Bawaslu disini tidak ada ketegasan, saya memohon agar diusut penyokong dana dari pada Money Politics itu siapa, mereka berbelit-belit, mereka tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan bagi masyarakat” ungkap Bambang.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Tulang Bawang Inda Fiska Mahendro, SH menjelaskan bahwa untuk penyelidikan sudah sampai pada pemeriksaan saksi. Namun untuk penyidikan pihak Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) diberikan waktu sampai 14 hari kerja.

“Penyelidikan sudah sampai pemeriksaan saksi, kalau penyelidikan kita diberikan waktu empat belas hari kerja” jelas Ketua Bawaslu Tulang Bawang.

Ditempat terpisah, Trova Pratama, Bagian Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Tulang Bawang menerangkan bahwa pihaknya hanya melaksanakan PKPU yang berlaku terkait semua tahapan dalam Pilkada. Namun demikian ia tetap menampung aspirasi yang disampaikan untuk diteruskan ke pimpinan.

“Kami hanya melaksanakan PKPU, kalau kami tidak melaksanakan PKPU ini kami dianggap melanggar, karna semua tahapan harus sesuai PKPU termasuk pengumuman penetapan hasil suara pilkada, untuk itu aspirasi kawan-kawan sekalian tetap kami tampung dan akan kami sampaikan kepada pimpinan.”Pungkasnya. (red)

Indramayu (HD), Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indramayu mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu hari ini, menuntut klarifikasi atas permohonan data hasil pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang hingga kini belum diberikan. Senin,(2/12).

Ketua IWO Indramayu, Ali Ma’nawi, yang akrab disapa Almak, menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja KPU, khususnya divisi data, yang dianggap lambat merespons permintaan.

“Kami sudah mengirimkan surat terbuka kepada KPU Indramayu, tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan. Bahkan komunikasi yang dilakukan oleh divisi data IWO melalui Sucipta Kusuma pun tidak direspons,” tegas Almak.

Menurut Almak, data yang diminta adalah hasil pleno PPK dari 31 kecamatan di Indramayu, yang seharusnya merupakan informasi publik dan tidak perlu melewati prosedur berbelit.

“Ini data publik, bukan data rahasia atau pribadi. Seharusnya, KPU langsung memberikan data tersebut tanpa harus melalui surat-menyurat yang berbelit. Kalau divisi datanya tidak mampu bekerja, lebih baik mundur saja,” ujarnya.

Almak menegaskan bahwa sebagai lembaga yang digaji oleh negara, KPU bertanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan transparansi dan akuntabilitas.

“Media seperti kami punya tugas untuk mengawal demokrasi. Kalau ada bagian di KPU yang tidak mampu bekerja dengan baik, sudah seharusnya mereka mundur. Banyak orang dengan SDM dan kapasitas lebih baik yang bisa mengerjakan tugas ini,” katanya.

IWO juga menyayangkan potensi risiko jika data tersebut tidak segera dipublikasikan, seperti adanya indikasi jual beli data oleh oknum tertentu di lingkungan KPU.

“Ketika data ini tidak terbuka, potensi-potensi pelanggaran bisa muncul, termasuk jual beli data. Hal ini harus dicegah demi menjaga integritas lembaga,” tegas Almak.

IWO Indramayu menilai bahwa permintaan mereka sangat sederhana, yaitu rekap data pleno PPK dari seluruh kecamatan yang seharusnya sudah tersedia di bank data KPU.

“Hanya mengirim file sederhana saja. Tapi ini malah dipersulit. KPU harus bertanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi,” tutup Almak.

Meski begitu, IWO Indramayu menyatakan akan terus mengawal kinerja KPU Indramayu yang diduga tak profesional.

Sementara itu, Ketua KPU Indramayu, Masykur, saat dihubungi, meminta agar menemui Divisi Pendatin, Sucipta Kesuma, untuk menindaklanjuti.

“Hubungi saja yang bersangkutan, bagian data,” kata Masykur.

Namun, saat awak media menghubungi Anggota KPU Sucipta Kesuma, kembali dilempar ke ketua KPU.

“Temui Ketua saja sebagai perwakilan lembaga,” Kata Sucipta. (Red)

Way Kanan (HD)- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan nomor urut 2 Drs. H. Ali Rahman, MT dan Ayu Asalasiyah, S.Ked (Amanah) berhasil unggul berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh Rakata Institute dengan perolehan suara 54.50%.

Sementara pesaingnya pasangan nomor urut 1 Resmen Kadapi, SH.,MH dan Cik Raden, S.A.P memperoleh suara 45.50 %.

Dari data yang di rilis Rakata Institute, Rabu 27 November 2024 pukul 20:00 WIB dengan data masuk 100%, Pasangan Amanah unggul di 9 kecamatan yakni kecamatan Bahuga, Banjit, Bumi Agung, Gunung Labuhan, Kasui, Negeri Besar, Rebang Tangkas, Umpu Semenguk dan Way Tuba.

Sementara, Pasangan Resmen Kadapi-Cik Raden hanya unggul di 6 Kecamatan yakni Kecamatan Baradatu, Blambangan Umpu, Buay Bahuga, Negara Batin, Negeri Agung dan Pakuan Ratu.

Atas hasil yang dicapai Dalam Hitung cepat Versi Rakata tersebut ketua Tim pemenangan Paslon 02 A. Haris Nasution menyatakan syukur atas kemenangan yang diraih versi hitung cepat Rakata.

“Pada kesempatan ini mengucapkan ribuan terimakasih kepada segenap warga masyarakat Kabupaten Way Kanan atas kepercayaan dan dukungannya kepada pasangan nomor urut 2, yang mana hasil dari hitungan cepat quick count kami memperoleh yaitu 54, 50 persen, sedangkan paslon no urut 1, 45,50 persen” Ungkap Haris.

“Saya menghimbau dan menginstruksikan pada saksi maupun tim no urut 2 di lapangan, supaya bisa mengawal kemenangan dari tingkat PPS, PPK, maupun KPU Kabupaten Way Kanan. Pada saat ini juga saya jelaskan ini adalah hitung cepat dan kita masih menunggu hasil resmi yang akan di keluarakan oleh KPU Way Kanan” Kata Haris.

Sementara itu Calon Bupati Ali Rahman mengucapkan Terimakasih kepada seluruh masyarakat Way kanan yang telah mempercayakan suara kepada pasangan no urut 2.

” Insya Allah kami akan menjaga Amanah rakyat ini dengan sebaik- baiknya. Terima kasih kepada Kepada tim pemenangan, Partai Pengusung dan pendukung, Relawan, Simpatisan , serta seluruh yang terlibat dalam pilkada ini. Juga pihak penyelenggara KPU, Bawaslu dan Aparat Keamanan” Kata Ali Rahman. (Rido)

Way Kanan (HD)– Sentra penegakan hukum terpadu (Sentra Gakkumdu) Bawaslu Kabupaten Way Kanan menerima pengaduan dugaan Politik Uang yang dilakukan Tim Pasangam Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 01 (Resmen Kadapi dan Cik Raden), senin (25/11/2024).

Pelapor yakni Liana Komala Sari, Warga Kecamatan Banjit. Ia mendatangi Kantor Sentra Gakumdu Way Kanan didampingi oleh penasehat hukum bersama dua orang saksi yang melihat kejadian pembagian Uang untuk memilih paslon 01.

Barang bukti yang dibawa pada saat laporan yakni Baju kaos bergambar paslon 01, Tumbler bergambar paslon 01, dan Uang Tunai pecahan Rp100.000 sebanyak 1 lembar.

Liana melalui pengacaranya Prabu Bungaran, SH., MH kepada media menuturkan kronologis kejadian bahwa pada hari minggu (24/11/2024), sekira pukuk 11.39, Liana yang beralamat di Banjit saat berjalan kaki bersama anaknya dengan tujuan rumah orang tuanya yang lokasinya tidak berjauhan dari rumahnya.

Saat sedang berjalan tiba-tiba dia ditegur oleh seorang laki-laki paruh baya bernama Edi Ramlan dan menanyakan sudah dapat baju kaos atau belum. Karena Liana menjawab belum, maka Ramlan memberinya sehelai baju kaos bergambar paslon 01,Tumbler, gantung kunci dan stiker bergambar Paslon 01.

Saat itu tidak hanya dia yang mendapat kaos, karna disitu ramai warga , maka Ramlan juga bagi- bagi baju kaos, tumbler dan gantungan kunci kepada warga lainnya.

Selain membagikan baju kaos, tumbler dan gantungan kunci, Ramlan juga membagikan uang pecahan Rp100.000 secara sembunyi seraya berkata ratakan ( ajakan mengajak coblos paslon 01 yang memiliki jargon Ratakan).

“Salah satu yang menerima uang pecahan Rp100.000 adalah nama Santi, yang mana Uang tersebut sudah kami bawa ke Sentra Gakumdu Way Kanan.” Ujar Prabu Bungaran.

Adanya dugaan money politik di masa tenang, disertai barang bukti berupa alat peraga kampanye berupa kaos, tumbler dan gantungan kunci serta barang bukti Uang kertas pecahan Rp100.000, maka Prabu Bungaran sebagai pengacara pelapor akan tetap mendampingi dan mengawal kasus ini sampai ada kekuatan hukum tetap. Karna menurutnya kasus ini sudah lengkap memenuhi unsur pidana karna
Adanga pelapor, ada 2 saksi, adanya lebih dari dua alat bukti, termasuk bukti Uang Tunai.

Adapun Keterangan saksi atas nama Liana Komala Sari mengatakan Pada hari Minggu tanggal 24/11/2024 pukul 11.30 bertempat di jalan dusun 6 (pematang rindu) Kampung Menanga Siamang.

“Saya lagi jalan kaki bersama anak dari rumah mau kerumah orang tua saya yang berdekatan dengan rumah saya,kemudian saya di panggil oleh Edi Ramlan dan ditanya sudah dapat baju belum, kemudian saya langsung di beri satu helai baju kaos bergambar Paslon 01 dan Tumbler, gantung kunci dan stiker bergambar Paslon 01, setelah dia membagikan ke saya lalu dia membagikan ke warga lainnya. Selain ada juga uang 100 ribu yang dibagikan,”pungkasnya. (*)

Lampung Timur (HD)– Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar apel kesiapsiagaan dalam rangka persiapan Pilkada Serentak 2024.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo, di halaman kantor Pemkab setempat, Senin (25/11/2024).

Bupati Dawam menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama tahapan Pilkada berlangsung.

“Kesiapsiagaan kita pada Pilkada serentak nanti sangat menentukan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan Pilkada,” ujar Dawam.

Dawam menambahkan, semua pihak memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan dengan aman, tertib, dan demokratis. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sinergi dan koordinasi antar lembaga, seperti Polri, TNI, KPU, dan Bawaslu, guna menjamin kelancaran semua tahapan Pilkada.

“Partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya harus terus ditingkatkan. Harapan kita, Pilkada di Lampung Timur dapat berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, damai, dan bermartabat,” tegas Dawam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dawam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama proses Pilkada berlangsung.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu politik yang dapat memecah belah persatuan.

“Melalui apel ini, saya meminta seluruh jajaran, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, untuk bersama-sama mengawal setiap tahapan Pilkada. Sinergi yang baik antar lembaga dan masyarakat adalah kunci suksesnya Pilkada di Bumei Tuwah Bepadan,” tambahnya.

Apel kesiapsiagaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi, serta menjaga stabilitas dan kenyamanan selama tahapan Pilkada.

“Dengan sinergi yang optimal, kita yakin dapat menciptakan Pilkada yang sukses, aman, dan damai,” pungkas Dawam.

Acara apel diikuti oleh berbagai unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta perwakilan masyarakat yang menunjukkan semangat dan kesiapan dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Lampung Timur.( Setya N)

Lampung Timur (HD) -Dihari menjelang Pemilihan Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten lampung timur, menggelar apel siaga patroli pengawasan Pemilihan Serentak 2024.

Apel siaga patroli pengawasan Pemilihan Serentak 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Lampung Timur ini, dipusatkan di lapangan Merdeka kecamatan sekampung kabupaten Lampung Timur, minggu, 24 November 2024.

Apel siaga patroli Pengawasan Pemilihan Serentak 2024 ini, diikuti oleh Pengawas Kecamatan (Panwascam). Pengawas kelurahan desa (PKD) dan Pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) sekabupaten lampung timur.

Bawaslu Kabupaten Lampung Timur mengatakan, apel siaga patroli Pengawasan Pemilihan Serentak 2024 ini digelar menjelang masa tenang. Karena besok kan sudah memasuki masa tenang, yang artinya kita akan melakukan penertiban kampanye,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, ketua bawaslu lampung Timur beserta jajaran nya menegaskan kepada seluruh Panwascam dan PKD, untuk bekerja 24 jam. Yang artinya siang, malam, pagi, dan sore..

“Di masa tenang ini hendaknya tidak ada lagi unsur-unsur kampanye, kami minta Panwascam dan PKD harus patroli ke lapangan,” tegasnya.

Bahwa masa tenang ini patroli yang dilakukan merupakan bentuk pengawasan dari Bawaslu terhadap penyelenggaraan Pemilihan pilkada Serentak ini.

dan jika ada yang masih kampanye di masa tengang ini silahkan segera laporkan kepada kami, dan kami bawaslu juga berfokus juga kepada masyarakat agar bisa, masyarakat juga sama sama mengawasi karena jumlah pengawasan kami juga minim. Jika masih ada yang kampanye di masa tenang seperti di rumah warga dan lain lain , maka ini merupakan pelanggaran. Dan Kawan-kawan Panwascam PKD harus memperhatikan,” ujarnya.

Demikian pula terhadap adanya kemungkinan politik uang, kami meminta kepada Panwascam dan PKD harus berpatroli ke lapangan”(Setya N)

Lampung Timur (HD)– Dalam debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur yang di selenggarakan di Kampus IAIN tepatnya di Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Menentukan siapa yang lebih bagus dalam menggagas progres kedepan untuk mensejahterakan masyarakat. Sabtu (16/11/2024).

Paslon nomor urut 01 Ela – Azwar menegaskan, Lampung Timur butuh Inovasi untuk mengaitkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sementara kabupaten Lampung Timur banyak memiliki potensi untuk meningkatkan PAD.

“Lampung Timur daerah yang memiliki sumber daya alam lengkap, jika pemimpin nya memiliki inovasi dan bekerja keras bersama masyarakat PAD Lamtim akan maksimal, tapi perlu manajemen yang fear soal pembelanjaannya”tegas Ela dalam debat kandidat tersebut.

Ela menggambarkan, berbagai sumberdaya alam seperti objek wisata, baik wisata nasional dan wisata lokal, contoh wisata nasional ada di Way Kambas tepatnya di Kecamatan Labuhanratu.

Benar, kata Ela. Way Kambas milik pemerintah pusat sebatas pendapatan Lampung Timur tidak cawe cawe, tapi kalau pemimpinnya punya inovasi tentu bisa mensejahterakan masyarakat khususnya warga penyangga Way Kambas.

Bagaiman caranya. Hidupkan wisata desa penyangga, hidupkan UMKM masyarakat dan eksplor kepada pengunjung, hasil karia masyarakat baik soal kuliner atau sovenir yang ada ciri khasnya dengan Way Kambas.

“Kalau pemimpinnya tidak punya inovasi, tidak punya gagasan yang berpihak kepada masyarakat bagaiman masyarakat akan sejahtera. Jangan hanya mengandalkan bagi hasil”terang El.

Persoalan pertanian, inovasi perlu di gerakan tidak hanya bicara soal target produksi panen. Tapi insfratruktur menuju pertanian harus di utamakan, seperti jalan menuju persawahan, pelaksanaan dan irigasi kecil yang menghubungkan letakan sawah.

“Itu perlu sinergi dengan pemerintah pusat, agar Lampung Timur bisa membangun lebih luas, tidak hanya mengandalkan PAD yang ada”jelasnya.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) Lampung Timur merupakan pengirim PMI terbesar se Provinsi Lampung, artinya di Kabupaten Lampung Timur masih sempit dengan lapangan pekerjaan. Kata Ela menjadi nasib di luar negeri tidak mudah.

“Kasian masyarakat Lampung Timur sulit mencari pekerjaan di Lampung Timur dan PMI menjadi solusi. Ia kalau berhasil Alhamdulillah tapi tidak sedikit masyarakat Lamtim yang nasibnya kurang baik saat menjadi PMI”terang Ela.( Setya N)