WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan memperingati Hari Keluarga Nasional
(HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 di UPT Puskesmas Baradatu, Senin (29/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan sumbe daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 seta Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

Peringatan HARGANAS dihadiri oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Baradatu, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, unsur Dharma Wanita Persatuan serta Ketua TP PKK Kecamatan Baradatu.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional
merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh masyarakat bahwa keluarga
merupakan pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Keluarga menjadi lingkungan
pertama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Bupati menjelaskan bahwa tema tersebut mengandung makna penting tentang perlunya kehadiran seorang ayah, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional, sosial, dan spiritual dalam proses tumbuh kembang anak.
“Peran ayah sangat penting dalam membangun rasa percaya diri anak, memberikan
pelindungan, menjadi teladan, membentuk karakter, serta mendukung tumbuh kembang anak
secara optimal. Kehadiran ayah hari ini akan menentukan kualitas generasi masa depan”, ujar
Bupati Ayu.

Bupati juga mengaja Bupati juga mengajak seluruh ayah di Kabupaten Way Kanan untuk meningkatkan keterlibatandalam pengasuhan anak, mendampingi proses pendidikan, menjaga komunikasi yang harmonis dalam keluarga, serta bersama-sama menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dan kebahagiaan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkomitmen
mendukung pembangunan keluaga melalui berbagai program strategis, di antaranya Program
Bangga Kencana, percepatan penurunan stunting pembinaan keluaga balita, keluarga remaja,
keluarga lansia, serta penguatan Kampung Keluarga Berkualitas.

Menurut Bupati Ayu, keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat dilakukan oleh
pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, tokoh agama,
hingga lembaga pendidikan agar mampu menciptakan keluarga yang tangguh, mandiri, dan
sejahtera.

Apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Ayu kepada seluruh jajaran Dinas P3APPKB
Kabupaten Way Kanan, para Penyuluh Keluaga Berencana (PKB), kader Institusi Masyarakat
Perdesaan (IMP), kader PKK, Tim Pendampingan Keluarga (TPK), serta seluruh pihak yang
selama ini berperan aktif dalam menyukseskan program pembangunan keluarga di Kabupaten
Way Kanan.

Peringatan HARGANAS Ke-33 ini juga menjadi sarana memperkuat edukasi kepada
masyarakat mengenai pentingnya pengasuhan yang berkualitas, peningkatan ketahanan
keluarga, pencegahan stunting, serta penguatan peran orang tua dalam membentuk generasi
yang sehat, berkarakter, dan produktif.

Sebelumnya, Kadis P3APPKB Andi Oktoviandi, S.KM.,M.M, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-33 Tahun 2026 mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, yang menjadi pengingat bagi seluruh keluarga akan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak serta pembangunan keluarga yang berkualitas. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak hanya diukur dari kebeadaan secara fisik, tetapi juga dari keterlibatan emosional, sosial, dan spiritual dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Kehadiran ayah yang aktif dalam keluarga terbukti mampu memberikan dampak positif
terhadap tumbuh kembang anak, sekaligus membantu menurunkan tingkat stres pada ibu dan
anak. Kondisi tersebut secara tidak langsung turut mendukung upaya percepatan penurunan
angka stunting di Kabupaten Way Kanan. Ayah yang hadir juga merupakan ayah yang peduli
terhadap kesehatan reproduksi keluarga serta mendukung perencanaan keluarga yang
matang”, ujar Andi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagai bentuk implementasi Program Pembangunan
Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta komitmen
Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam percepatan penurunan stunting, rangkaian
peringatan HARGANAS Ke-33 tahun ini diisi dengan pelayanan keluarga berencana secara
langsung kepada masyarakat. Di Kecamatan Baradatu dilaksanakan pelayanan kepada 15
akseptor implan dan 10 akseptor suntik, sementara di Klinik Kamino diberikan pelayanan
Metode Operasi Wanita (MOW) kepada dua akseptor sebagai bagian dari pelayanan Metode
Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Menurut Andi, pelayanan tersebut merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam merencanakan keluarga yang sehat dan berkualitas, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Melalui pelayanan ini kami berharap semakin banyak keluarga di Way Kanan yang memiliki kesadaran untuk merencanakan kehidupan berkeluarga secara baik. Keluarga yang sehat, terencana, dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas serta menjadi modal utama dalam mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Andi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Penyuluh KB,
Kader Institusi Masyarakat Perdesaan (IMP), Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader PKK,
tenaga kesehatan, serta seluruh mitra kerja yang selama ini menjadi ujung tombak
pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Way Kanan. Ia menegaskan bahwa
keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan
memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Mengakhiri laporannya, Andi mengajak seluruh kader dan petugas lapangan untuk terus
menggaungkan Gerakan “Ayah Wajib Hadir” hingga ke tingkat keluarga. “Mari kita jadikan
momentum HARGANAS ini sebagai penguat komitmen bersama untuk menghadirkan ayah
yang lebih peduli, lebih terlibat, dan lebih bertanggung jawab dalam pengasuhan anak.
Karena keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang unggul menuju Indonesia Emas
2045 dan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera,” pungkasnya.

Melalui momentum HARGANAS Ke-33, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap seluruh keluarga semakin memperkuat fungsi keluarga sebagai tempat tumbuh kembang anak yang aman, harmonis, dan penuh kasih sayang, sehingga mampu melahirkan generasi unggul yang menjadi modal utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

 

 

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., memimpin Rapat Evaluasi
Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Way Kanan di Ruang Buay Pemuka
Pengiran Tuha, Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Way Kanan, perwakilan Kejaksaan Negeri Way Kanan,
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab, Kepala Perangkat Daerah, Kantor ATR/BPN,
Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Kepala Bagian Organisasi dan Bagian Kerja Sama
Setdakab serta para pemangku kepentingan penyelenggara layanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa Mal Pelayanan Publik
merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam
menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, terjangkau, aman, dan nyaman bagi
masyarakat. Kehadiran MPP juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat
sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan
Mal Pelayanan Publik.

Menurut Bupati, penyelenggaraan MPP menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam
mengintegrasikan berbagai jenis layanan dalam satu lokasi sehingga masyarakat tidak perlu
menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya untuk memperoleh berbagai layanan publik yang
tersedia di Kabupaten Way Kanan.

“Evaluasi ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi momentum untuk melakukan
refleksi dan perbaikan terhadap kualitas pelayanan yang telah kita berikan. Setiap perangkat
daerah dan instansi penyelenggara layanan harus mampu melihat evaluasi sebagai sarana
meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, serta membangun inovasi pelayanan yang
lebih baik,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkomitmen
meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kelembagaan, peningkatan
kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta penyempurnaan
sarana dan prasarana pelayanan.

Selain itu, seluruh penyelenggara layanan diharapkan senantiasa menjaga integritas,
profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada
kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan Mal Pelayanan Publik tidak hanya diukur dari banyaknya layanan yang tersedia,
tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak
harus terus berinovasi dan berkolaborasi agar pelayanan publik di Kabupaten Way Kanan
semakin berkualitas,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, pengelola Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan
memaparkan perkembangan penyelenggaraan MPP yang mulai beroperasi sejak 17 November
2025 dan diresmikan secara nasional pada 15 Desember 2025. Saat ini MPP Kabupaten Way
Kanan telah menghadirkan 12 unit layanan aktif yang berasal dari berbagai perangkat daerah
dan instansi vertikal guna memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat
dalam satu lokasi yang terintegrasi.

Berdasarkan data pelayanan periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pengguna layanan
MPP mencapai 4.466 orang dengan layanan administrasi kependudukan menjadi salah satu
layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. Capaian tersebut menunjukkan
tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang terintegrasi, efektif, dan
mudah diakses.

Dalam paparan tersebut juga disampaikan hasil evaluasi lapangan yang menunjukkan masih
adanya beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun
sumber daya manusia. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain perbaikan
kondisi bangunan, penyediaan fasilitas pendukung pelayanan seperti ruang tunggu yang lebih
memadai, ruang laktasi, ruang konsultasi, fasilitas bagi penyandang disabilitas, peningkatan
fasilitas sanitasi, penyediaan sumber air bersih cadangan, fasilitas pendukung layanan
Samsat, penambahan meubelair, hingga penyediaan sumber listrik cadangan guna menjamin
keberlangsungan pelayanan.

Dari aspek sumber daya manusia, evaluasi juga menyoroti perlunya penguatan komitmen
pelayanan pada setiap unit layanan, termasuk peningkatan kehadiran petugas serta
optimalisasi koordinasi antarinstansi yang tergabung dalam penyelenggaraan MPP.
Sebagai tindak lanjut, pengelola MPP turut memaparkan rencana strategis pengembangan
Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan Tahun 2026–2027 yang difokuskan pada
peningkatan fasilitas pelayanan, perluasan area layanan, penambahan unit layanan baru,
penataan ruang pelayanan dan ruang tunggu yang lebih representatif, serta modernisasi
sarana pendukung guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Usai pelaksanaan evaluasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian
masukan dari para penyelenggara layanan guna memperkuat kualitas pelayanan publik yang
terintegrasi di Kabupaten Way Kanan.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung optimalisasi pelayanan publik, kegiatan
ditutup dengan Penandatanganan Prasasti Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan oleh
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama para pemangku kepentingan dan instansi
penyelenggara layanan.

Penandatanganan prasasti tersebut menjadi simbol sinergi dan dukungan bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, terpadu,
profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap
penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik dapat terus berkembang dan memberikan manfaat
yang semakin luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap
pelayanan pemerintah dalam mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri kegiatan Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Way Kanan di Markas Kodim 0427/WK, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta menjaga stabilitas daerah. Turut hadir Komandan Kodim 0427/WK Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., beserta Ketua Persit KCK Cabang XLVII Kodim 0427/WK, jajaran Forkopimda beserta Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, serta unsur Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi kepada Dandim 0427/WK beserta jajaran yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di Kabupaten Way Kanan. Menurut Bupati, coffee morning tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang komunikasi yang efektif untuk membangun kesamaan persepsi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.

Melalui forum yang berlangsung dalam suasana santai namun produktif tersebut, berbagai masukan, saran, maupun evaluasi dapat disampaikan secara terbuka demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memastikan komunikasi antarinstansi tetap terjaga dengan baik. Koordinasi yang kuat akan melahirkan kebijakan yang selaras, responsif, dan tepat sasaran bagi kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Ayu. Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan bergilir di berbagai instansi, baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri, Kejaksaan maupun instansi vertikal lainnya. Menurutnya, pola tersebut akan semakin mempererat hubungan kelembagaan, memperkuat pemahaman terhadap kultur kerja masing-masing instansi, sekaligus menghilangkan sekat-sekat sektoral dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai isu strategis daerah, termasuk upaya menjaga kondusivitas wilayah melalui langkah-langkah pencegahan dan mitigasi potensi konflik di tengah masyarakat. Bupati menekankan pentingnya meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, setiap instansi harus mampu membankepekaan serta memperkuat pertukaran informasi agar potensi permasalahan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Selain itu, Bupati Way Kanan mengajak seluruh unsur Forkopimda dan Perangkat Daerah untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektoral. Dengan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Jangan ada ego sektoral. Setiap instansi memiliki tugas dan fungsi masing-masing, namun tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan,” tegasnya. Selain agenda diskusi dan ramah tamah, kegiatan juga diisi dengan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 yang diikuti unsur Forkopimda dan para peserta sebagai sarana mempererat kebersamaan dan kekompakan antarinstansi. Usai kegiatan nobar, rangkaian acara dilanjutkan dengan latihan menembak sasaran jarak jauh yang diikuti Bupati Way Kanan bersama unsur Forkopimda di fasilitas latihan Kodim 0427/WK.

Sementara itu, Dandim 0427/WK Letkol Arm Sigit Windarto menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang baik dan kebersamaan antarinstansi merupakan fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dandim juga memperkenalkan fasilitas olahraga (sport center) milik Kodim 0427/WK yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana pembinaan olahraga dan kegiatan positif lainnya. Melalui kegiatan Coffee Morning tersebut, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan semakin solid dalam menjaga stabilitas daerah, mempercepat pembangunan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menuju Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menerima audiensi Direktur Lembaga Perguruan Taruna Kebangsaan beserta jajaran di Ruang Kerja Bupati Way Kanan, Kamis (18/06/2026).

Dalam audiensi tersebut, Bupati Ayu atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan melakukan Penandatangan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Lembaga Perguruan Taruna Kebangsaan tentang Pelaksanaan Program Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Pemberian Beasiswa kepada Peserta Didik asal Kabupaten Way Kanan.

Penandatanganan tersebut menandai keberlanjutan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Way Kanan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala Bagian Kerjasama Setdakab.

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi generasi muda daerah. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari keberlanjutan kemitraan yang telah terjalin sebelumnya antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan dengan Lembaga Perguruan Taruna Kebangsaan dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada putra-putri terbaik daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Lembaga Perguruan Taruna Kebangsaan atas komitmen yang terus diberikan dalam mendidik dan membina peserta didik asal Kabupaten Way Kanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Saya menyambut dengan senang hati atas kedatangan dan kehadiran bapak-bapak sekalian. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini serta dedikasi dalam mendidik anak-anak kami untuk menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menitipkan para peserta didik asal Way Kanan yang menempuh pendidikan di Lembaga Perguruan Taruna Kebangsaan agar dapat terus dibimbing dan dibina dengan baik sehingga mampu berkembang menjadi sumber daya manusia yang unggul serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang. Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan terus memberikan dukungan terhadap program-program pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi muda, termasuk melalui program beasiswa dan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan.

“Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan selalu memberikan dukungan kepada anak-anak kami yang menempuh pendidikan di Lembaga Perguruan Taruna Kebangsaan. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan kemampuan, membentuk karakter kepemimpinan, serta meningkatkan kedisiplinan sebagai bekal menghadapi masa depan,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Ayu juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pendidikan terdapat peserta didik asal Way Kanan yang memperlukan perhatian dan pembinaan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terbuka terhadap berbagai kritik, masukan, dan saran demi keberhasilan proses pendidikan para peserta didik. “Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun.

Apabila terdapat kendala maupun hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama terkait perkembangan anak-anak kami yang bersekolah di sana, mohon untuk disampaikan agar dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” tegasnya.

Melalui perpanjangan kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap semakin banyak generasi muda daerah yang memperoleh akses pendidikan berkualitas, memiliki karakter kebangsaan yang kuat, serta mampu menjadi calon pemimpin masa depan yang dapat membawa kemajuan bagi Kabupaten Way Kanan.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., membuka Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 di Lapangan Tenis RAS Indoor, Rabu (17/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Way Kanan, khususnya cabang olahraga tenis lapangan, sekaligus menjadi ajang penjaringan atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, instansi vertikal, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Way Kanan. Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Kabupaten (Pengkab) PELTI Way Kanan dan seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras menyelenggarakan kejuaraan tersebut sebagai wadah pembinaan olahraga dan pengembangan prestasi atlet daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengkab PELTI serta seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras sehingga kejuaraan ini dapat terselenggara,” ujar Bupati Ayu.

Menurut Bupati, PORKAB bukan sekadar agenda olahraga rutin ataupun ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan hasil latihan, kedisiplinan, serta kemampuan terbaik yang telah dibangun selama ini. Bupati Ayu menilai cabang olahraga tenis lapangan memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang di Kabupaten Way Kanan.

Melalui penyelenggaraan PORKAB, pemerintah daerah berharap dapat menemukan bibit-bibit atlet muda berbakat yang nantinya akan dibina secara berkelanjutan untuk mewakili Kabupaten Way Kanan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun kompetisi tingkat nasional.

“Melalui ajang PORKAB ini, kita berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet muda potensial yang nantinya akan kita bina untuk mewakili Kabupaten Way Kanan di tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya. Selain mendorong lahirnya prestasi olahraga, Bupati juga menekankan pentingnya nilai-nilai sportivitas, kejujuran, disiplin, dan persaudaraan dalam setiap pertandingan.

Menurutnya, kemenangan yang diraih dengan menjunjung tinggi integritas akan memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar memperoleh trofi atau medali. “Kemenangan tentu menjadi target, tetapi kehormatan dan jabat tangan erat setelah pertandingan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tegas Bupati Ayu.

Kepada seluruh atlet yang mengikuti kejuaraan, Bupati berpesan agar bertanding dengan sungguh-sungguh, mengeluarkan kemampuan terbaik, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai bentuk dedikasi terhadap olahraga yang digeluti. Para atlet juga diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi prinsip fair play, menghormati keputusan wasit, dan menghargai lawan sebagai mitra yang turut mendorong peningkatan kualitas diri. Lebih lanjut, Bupati Ayu mengajak seluruh peserta menjadikan PORKAB sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan antar-atlet dari berbagai kecamatan di Kabupaten Way Kanan.

“Melalui momentum PORKAB ini, mari kita rajut kembali tali persaudaraan. Kita boleh berbeda kecamatan, tetapi kita tetap satu keluarga besar Kabupaten Way Kanan yang berkomitmen membangun daerah melalui prestasi olahraga,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menitipkan amanah kepada para wasit dan perangkat pertandingan untuk menjalankan tugas secara profesional, objektif, jujur, dan adil sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan baik serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Melalui penyelenggaraan PORKAB PELTI Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap pembinaan olahraga tenis lapangan semakin berkembang, melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus memperkuat budaya hidup sehat, semangat kompetisi yang positif, dan persatuan di tengah masyarakat.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan dengan agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Way Kanan Tahun 2025–2045, di Ruang Buway Bahuga DPRD Kabupaten Way Kanan, Senin (15/06/2026).

Rapat paripurna tersebut menjadi forum penting dalam pelaksanaan fungsi pemerintahan daerah, khususnya dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan daerah sekaligus pembahasan regulasi strategis yang akan menjadi dasar arah pembangunan Kabupaten Way Kanan pada masa mendatang.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Way Kanan atas sinergi yang terus terjalin antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif merupakan kunci utama dalam mendorong roda pembangunan di Bumi Ramik Ragom yang kita cintai ini,” ujar Bupati Ayu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai amanat peraturan perundang-undangan yang mengatur pengelolaan keuangan daerah.

Raperda tersebut memuat laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2025 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut merupakan opini WTP ke-16 kali secara berturut-turut yang diraih Kabupaten Way Kanan. “Ini merupakan buah kerja keras kita bersama, baik eksekutif maupun legislatif, dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, pada Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten Way Kanan mencatat pendapatan daerah sebesar Rp1,32 triliun dan realisasi belanja daerah sebesar Rp1,34 triliun. Selain itu, pembiayaan netto tercatat sebesar Rp68,13 miliar dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) akhir tahun sebesar Rp50,94 miliar.

Sementara itu, posisi neraca Pemerintah Kabupaten Way Kanan per 31 Desember 2025 menunjukkan total aset daerah sebesar Rp2,77 triliun, kewajiban sebesar Rp30,49 miliar, serta ekuitas sebesar Rp2,74 triliun. Selain penyampaian pertanggungjawaban APBD, Bupati Ayu juga menyampaikan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Way Kanan Tahun 2025–2045 yang akan menjadi pedoman pembangunan daerah selama dua dekade ke depan.

Menurut Bupati, RTRW merupakan dokumen strategis yang berfungsi sebagai kompas pembangunan fisik, ekonomi, dan lingkungan daerah, sehingga penyusunannya harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Tata ruang merupakan panglima pembangunan.

Melalui Raperda RTRW ini, kita ingin mewujudkan kepastian hukum pemanfaatan ruang, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup demi keberlanjutan pembangunan untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Bupati juga menerangkan bahwa penyusunan RTRW Kabupaten Way Kanan Tahun 2025– 2045 telah melalui proses kajian yang komprehensif, penyelarasan dengan kebijakan tata ruang nasional dan provinsi, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Bahkan pada Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Way Kanan telah melaksanakan Rapat Lintas Sektor bersama kementerian dan lembaga terkait guna memperoleh penyelarasan substansi serta persetujuan teknis yang diperlukan.

Selain kedua Raperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga menyampaikan Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Regulasi ini disiapkan sebagai instrumen hukum dan perencanaan untuk menjaga keberadaan lahan pertanian produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan dan pemanfaatan ruang.

Melalui penyampaian ketiga Raperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap proses pembahasan bersama DPRD dapat berjalan lancar sehingga seluruh regulasi yang diusulkan dapat segera ditetapkan dan diimplementasikan guna mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, pembangunan daerah yang terarah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Sekretaris DPRD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian Setdakab, serta Camat Blambangan Umpu.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri serta membuka Acara
Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Way Kanan yang
diselenggarakan di Gedung Pusiban Pemerintah Kabupaten WAY Kanan, Rabu (10/06/2026/

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di
Kabupaten Way Kanan yang akan berlangsung hingga Agustus 2026. Tuut hadir unsur
Forkopimda, para Staf Ahli, Asisten Sekda, Sekretaris DPRD, Kepala Organisasi Perangkat
Daerah, Pimpinan Instansi Vertikal, serta Camat se-Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya Bupati Ayu menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
merupakan langkah strategus dalam menyediakan data yang akurat, lengkap, dan terpercaya
sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.
“Data yang akurat, lengkap, dan terpercaya merupakan fondasi utama dalam merumuskan
kebijakan pembangunan yang efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar
Bupati Ayu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar bagi
Pemerintah Daerah dalam memetakan potensi ekonomi wilayah, menyusun program
pembangunan yang lebih terarah, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM), serta menciptakan iklim investasi yang kondusif guna mendorong petumbuhan
ekonomi daerah.

Bupati Ayu mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala kampung, serta
masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus agar proses
pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid serta dapat
dipertanggungjawabkan.

“Saya berharap seluruh petugas sensus dapat menjaga integritas, bekerja secara profesional,
serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga data yang dihimpun
benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Way Kanan, Erika Santi, menjelaskan
bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan secara
nasional setiap sepuluh tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran
menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia hingga tingkat daerah.

Menurutnya, sensus akan mengumpulkan berbagai informasi terkait struktur ekonomi,
karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, serta ekonomi lingkungan yang nantinya
menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan di
berbagai sektor.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Sensus Ekonomi 2026 Wilayah Way Kanan dari
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Atik Heriyandani, menyampaikan bahwa petugas
sensus akan melaksanakan pendataan secara langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha
sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia menambahkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting dalam
memperkuat budaya statistik serta mendukung pembangunan yang berbasis pada data yang
akurat dan berkualitas.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap
tersedianya data ekonomi yang komprehensif sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan
pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan guna mewujudkan
kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Cabang Olahraga Sepak Bola Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Way Kanan, di Lapangan Kampung Sidoarjo, Kecamatan Umpu Semenguk, Senin (08/06/2026).

Turut mendampingi Bupati Ayu dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Umpu Semenguk, serta Ketua TP PKK Kecamatan Umpu Semenguk.

Kegiatan PORKAB Sepak Bola Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan olahraga di Kabupaten Way Kanan, sekaligus sebagai ajang silaturahmi dan pencarian bibit atlet sepak bola potensial dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa pelaksanaan PORKAB memiliki peran penting dalam menjaring dan membina talenta muda di bidang olahraga, khususnya sepak bola, agar mampu berkembang dan berprestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

“PORKAB ini merupakan wadah penting untuk menjaring bibit-bibit muda potensial di Bumi Ramik Ragom. Dari lapangan inilah diharapkan lahir atlet-atlet sepak bola yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Way Kanan di tingkat regional maupun nasional,” ujar Bupati Ayu.

Bupati Ayu juga menegaskan bahwa olahraga sepak bola tidak hanya berbicara tentang kompetisi dan kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, ketangguhan, serta rasa saling menghormati. Kepada seluruh peserta, Bupati Ayu memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi yang ditunjukkan dalam mengikuti kompetisi tersebut.

Ia mengajak seluruh atlet untuk menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. “Bertandinglah dengan jujur, ksatria, dan penuh semangat persaudaraan. Kompetisi ini bukan hanya tentang mencari pemenang, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-kecamatan di Kabupaten Way Kanan,” lanjutnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan olahraga daerah melalui berbagai program dan kegiatan yang mendorong peningkatan prestasi atlet serta pengembangan potensi generasi muda. Bupati Ayu juga berpesan kepada panitia pelaksana, wasit, dan seluruh pihak yang terlibat agar menjalankan tugas secara profesional, adil, dan objektif demi terciptanya kompetisi yang berkualitas dan menjunjung tinggi fair play.

Dengan mengusung semangat sportivitas dan kebersamaan, pelaksanaan PORKAB Cabang Olahraga Sepak Bola Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi momentum penguatan prestasi olahraga daerah sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Way Kanan

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Acara Pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 di Ruang Buay Pemuka Pengiran Tuha Pemkab Way Kanan, Rabu (03/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., Kodim 0427/WK, Polres Way Kanan, Kejaksaan Negeri, Sekretaris Daerah Kabupaten Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Perangkat Daerah terkait, Kantor ATR/BPN serta Bagian Hukum Setdakab.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa tanah merupakan sumber kehidupan utama masyarakat Way Kanan, mengingat sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani, pekebun, dan pengelola sumber daya alam. Namun demikian, persoalan ketimpangan penguasaan tanah, sengketa lahan, serta status kepemilikan tanah yang belum jelas masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama.

Bupati Ayu menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria sebagai langkah percepatan penataan agraria melalui dua pilar utama, yaitu Penataan Aset dan Penataan Akses. Menurutnya, salah satu amanat penting dalam Peraturan Presiden tersebut adalah pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota guna memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyelesaian persoalan agraria.

“Gugus Tugas Reforma Agraria bukan sekadar tim seremonial, tetapi memiliki tugas strategis, mulai dari penyelesaian sengketa tanah, inventarisasi dan legalisasi aset, hingga penyusunan program penataan akses agar masyarakat penerimaan reforma agraria benar-benar memperoleh peningkatan kesejahteraan”, ujar Bupati Ayu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Gugus Tugas Reforma Agraria nantinya memiliki beberapa tugas utama, di antaranya mengidentifikasi dan menyelesaikan sengketa tanah masyarakat, mempercepat inventarisasi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), tanah ulayat, tanah kas desa, serta aset Pemerintah Daerah. Selain itu, Gugus Tugas juga diharapkan mampu menyusun program penataan akses melalui dukungan sektor pertanian, koperasi, permodalan, dan akses pasar bagi masyarakat penerima reforma agraria, serta memperkuat koordinasi dengan Bank Tanah dan Pemerintah Pusat agar pemanfaatan tanah negara dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk segera membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria sebagai langkah  menciptakan kerja terpadu antarinstansi terkait yang selama ini masih berjalan secara sektoral.

“Kita ingin seluruh pihak terkait duduk bersama dalam satu koordinasi agar target inventarisasi TORA, penyelesaikan sengketa tanah, legalisasi aset, hingga penataan akses dapat berjalan optimal”, tegasnya.

Bupati Ayu juga meminta dukungan seluruh pihak, khususnya Kantor Pertanahan Way Kanan, untuk segera menyusun draf Surat Keputusan Bupati beserta struktur Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Way Kanan. Kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait, Bupati meminta agar segera menyiapkan program-program pendukung percepatan reforma agraria guna mewujudkan kepastian hukum atas tanah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat penerima reforma agraria.

“Target Kita sederhana, setiap jengkal tanah di Way Kanan harus memiliki kepastian hukum, dan setiap petani penerima reforma agraria harus meningkat kesejahteraannya”, tutup Bupati Ayu. Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria tersebut dapat segera terealisasi dan menjadi langkah strategis menjadikan Way Kanan sebagai salah satu daerah percontohan keberhasilan reforma agraria di Provinsi Lampung.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Sentra Wyata Guna Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada masyarakat penyandang disabilitas dan kelompok rentan di Kabupaten Way Kanan. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Aula Curup Gangsa Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Kamis (18/06/2026).

Pemerintah Kabupaten Way Kanan pada kegiatan tersebut diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab, Ixuan Akhmadi, S.Sos., M.M. Turut hadir Perwakilan Sentra Wyata Guna, Kepala Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, unsur Kecamatan Umpu Semenguk, Baradatu, dan Gunung Labuhan, para pendamping sosial, serta 45 keluarga penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Ixuan Akhmadi membacakan sambutan Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., yang menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial ATENSI merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan alat bantu untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan mengembangkan fungsi sosialnya secara lebih mandiri.

“Bantuan sosial ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas. Melalui bantuan alat bantu ini diharapkan para penerima manfaat dapat lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Ixuan membacakan sambutan Bupati.

Bupati Ayu juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas, lanjut usia, dan anak-anak. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang dapat mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menginspirasi kita semua untuk terus peduli dan mengambil peran dalam membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” lanjutnya. Kepada para penerima manfaat, Bupati Ayu berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wyata Guna atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Way Kanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wyata Guna atas kepedulian dan dukungannya kepada masyarakat Kabupaten Way Kanan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima dan membantu meningkatkan kualitas hidup mereka,” tutupnya.

Adapun bantuan sosial ATENSI yang disalurkan kepada 45 penerima manfaat yang terbagi di 11 Kecamatan, terdiri dari berbagai alat bantu yang disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing penerima, yaitu 19 unit alat bantu dengar, 6 unit kursi roda standar dewasa, 1 unit kursi roda cerebral palsy (CP) dewasa, 2 unit kursi roda CP anak, 8 unit kursi roda 3 in 1, 1 unit tongkat kaki tiga, 3 unit tongkat kaki empat, 2 unit kruk, 1 unit walker, serta 1 unit tongkat lipat netra.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tersebut, diharapkan akses pelayanan sosial bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan di Kabupaten Way Kanan semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih inklusif, mandiri, dan sejahtera.