WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Pembukaan Penyuluhan Hukum bertema “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Dana Kampung” dalam rangka Giat Bakti Hukum, yang dilaksanakan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Senin (31/08/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang menginisiasi kegiatan Giat Bakti Hukum tersebut. Menurutnya, tema pencegahan tindak pidana korupsi dana kampung sangat penting dan relevan, mengingat besarnya anggaran yang dikelola Pemerindah Kampung juga diikuti dengan tanggung jawab moral dan hukum yang besar.

“Alokasi Dana Kampung dari Pemerintah Pusat hadir dengan misi besar, yaitu untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, menekan angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung. Namun, perlu kita ingat bersama bahwa besarnya alokasi anggarran ini berbanding lurus dengan besarnya tanggung jawab moral dan hukum yang kita panggul,” ujar Bupati Ayu.

Bupati Ayu menegaskan, penyuluhan hukum tersebut bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti para penyelenggara Pemerintah Kampung, melainkan sebagai wadah edukasi dan langkah pencegahan (preventif),  sehingga Kepala Kampung beserta jajaran dapat menjalankan tugas dengan baik dan terhindar dari persoalan hukum, baik yang disebabkan oleh ketidakpahaman administrasi maupun penyalahgunaan wewenang. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah pesan kepada para pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan pengawasan pemerintahan kampung.

Kepada Kepala Kampung dan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), Bupati meminta agar Dana Kampung dikelola secara transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan melibatkan masyarakat serta memahami setiap ketentuan yang berlaku.

“BPK dan Kepala Kampung harus membangun kemitraan yang kritis namun konstruktif, bukan saling menjatuhkan, dan tentu bukan pula ‘berkompromi’ dan penyimpangan,” tegasnya.

Sementara itu, kepada insan media online dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Bupati Ayu menekankan pentingnya peran pengawasan eksternal dalam mengawal tata kelola pemerintahan kampung. Ia berharap media dan LSM dapat menjalankan fungsi pengawasan secara objektif, berimbang, dan beretika, serta menjadi mitra Pemerintah Kampung dalam mengawal transapransi dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Peran Saudara-saudara sangat vital sebagai pilar pengawasan eksternal. Berikanlah pengawasan yang objektif, berimbang, dan beretika. Jadilah mitra Pemerintah Kampung dalam mengawal transparansi dan memberikan edukasi publik, bukan sebatas mencari-cai kesalahan semata,” ujar Bupati Ayu.

Bupati Ayu berharap sinergi antara Pemerintah Kampung, BPK, masyarakat, media, dan LSM dapat terus diperkuat sehingga pengelolaan keuangan kampung di Kabupaten Way Kanan semakin bersih, transparan, akuntabel, dan berdaya guna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyusul adanya sejumlah kejadian kebakaan lahan di wilayah Kabupaten Way Kanan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koodinasi lintas sektor, termasuk bersama jajaran TNI dan Polri. Hal tersbeut disampaikan dalam Kunjungan Kerja Tim Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI yang diterima langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., di Ruang Kerja Bupati Way Kanan, Jum’at (28/08/2026).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Dandim 0427/WK, Kapolres Way Kanan, Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan, Komandan Lanudad Gatot Soebroto Way Tuba, Komandan Skadron 12/AJY, Komandan Yonif TP 892/VS, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan. kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai kondisi dan potensi Karhutla di Kabupaten Way Kanan, sekaligus langkah-langkah yang perlu diperkuat dalam pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan apabila terjadi kebakaran. Pemerintah Kabupaten Way Kanan menilai upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama.

Penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan setelah kebakran terjadi, tetapi perlu diawali dengan deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, koordinasi antarinstansi, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus didorong, terutama terkait bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran dan mengurangi dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat, maupun keselamatan warga. Sejalan dengan hal tersebut, masyarakat Kabupaten Way Kanan diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau hutan, tidak meninggalkan api maupun sumber api di area terbuka, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran kepada Pemerintah Kampung, Kecamatan, petugas Pemadam Kebakaran, BPBD, TNI, Polri, atau instansi terkait lainnya, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin. Bupati Way Kanan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menganggap persoalan Karhutla sebagai tanggung jawab pemerintah semata.

Pencegahan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, karena kebakaran yang terjadi di satu lokasi dapat berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas apabila tidak segera ditangani. “Pencegahan jauh lebih baik daripada menunggu kebakaran terjadi. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau ini.

Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Bupati Ayu. Melalui penguatan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Pemerintah Kecamatan, Kampung serta masyarakat, diharapkan potensi Karhutla dapat ditekan dan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga menegaskan bahwa kewaspadaan dan kepedulian masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah Karhutla, sehingga lingkungan tetap aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus memperkuat komitmen dan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Komitmen tersebut ditegaskan melalui keikutsertaan Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera serta Penandatanganan Komitmen Kepala Daerah dalam Percepatan Penurunan Stunting Secara Serentak Tahun 206, secara virtual zoom meeting di Ruang Rapat Bupati Way Kanan, Kamis (27/08/2026).

Bupati Way Kanan didampingi Kepala dan Unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Kesehatan, seta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperkuat sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Program Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Tahun 2026 tersebut menjadi forum untuk memperkuat komitmen kepala daerah, meningkatkan konvergensi intervensi lintas sektor, serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program.

Dalam sambutan dan arahan pembukaan, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekretariat Wakil Presiden selaku Wakil Ketua Pelaksana Bidang Advokasi dan Komitmen Kepemimpinan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menekankan pentingnya komitmen politiik kepala daerah dalam memastikan program percepatan penurunan stunting menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah. Disampaikan bahwa prevalensi stunting secara nasional telah mengalami penurunan dari 30,8 persen pada 2018 menjadi 19,8 persen pada 024.

Selanjutnya, melalui RPJMN 2025-2029, pemerintah menargetkan prevalensi stunting dapat diturunkan menjadi 14,2 persen pada tahun 2029. Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda besar pembangunan sumber daya manusia untuk memastikan seluruh anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal, sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya juga disampaikan bahwa Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting saat ini sedang dalam proses revisi. Kondisi tersebut memerlukan penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk memastikan pelaksanaan program tetap berjalan secara optimal selama masa transisi kebijakan. Komitmen kepala daerah dinilai menjadi faktor penting karena harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang menyasar langsung kelompok sasaran.

Dengan komitmen yang kuat, program pencegahan dan percepatan penurunan stunting dapat menjadi prioritas pembangunan daerah serta didukung dengan sumber daya yang memadai. Selain itu, untuk periode 2025-2026 tidak dilakukan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Oleh karena itu, kinerja program akan lebih ditekankan pada capaian output dari setiap intervensi prioritas, dengan memastikan kelompok sasaran memperoleh intervensi yang dibutuhkan secara tepat dan berkualitas.

Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, penguatan koordinasi dan konvergensi menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai program yang berkaitan dengan pencegahan stunting dapat berjalan secara terpadu, mulai dari sektor kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan kampung, perencanaan pembangunan, hingga sektor lainnya yang memiliki keterkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui forum koordinasi tersebut, Pemerintah Daerah juga diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, berbagai praktik baik, serta menyusun langkah tindak lanjut yang konkret dan terukur sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah. Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen untk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan intervensi pencegahan serta percepatan penurunan stunting dilaksanakan secara tepat sasaran. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka prevalensi, tetapi terutama pada terjaminnya tumbuh kembang anak secara sehat dan optimal.

Dengan dukungan seluruh perangkatd daerah, pemerintah kampung, tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan masyarakat, percepatan penurunan stunting di Kabupaten Way Kanan diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan, sebagai bagian dari intervensi jangka pangjang dalam membangun generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing

WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Perlombaan Tradisional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan, Kamis (20/08/2026), dan dibuka secara langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menyampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai agenda tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme, mempererat persatuan, serta merawat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, perlombaan tradisional yang diselenggarakan bukan hanya bertujuan menghadirkan hiburan dan kemeriahan dalam suasana peringatan kemerdekaan, tetepi juga menjadi sarana untuk menanamkan dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur kebangsaan.

“Melalui lomba-lomba tradisional yang kita selenggarakan hari ini, kita tidak hanya mencari kemeriahan dan hiburan, tetapi juga memetik nilai-nilai luhur kebangsaan seperti gotong royong, penyusunan strategi, sikap pantang menyerah, dan sportivitas,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga keberadaan permainan tradisional di tengah derasnya arus modernisasi. Menurutnya, pelestarian permainan tradisional merupakan tanggung jawab bersama agar warisan budaya tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi penerus. Selain menjadi ruang rekreasi dan hiburan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat tali silaturahmi, mempererat hubungan antarpeserta, serta membangun suasana kebersamaan tanpa memandang perbedaan.

“Melalui kegiatan ini, Saya beharap tali silaturahmi antarwarga semakin erat, sekat-sekat perbedaan meluruh, dan semangat kebersamaan masyarakat Way Kanan semakin kokoh,” lanjutnya. Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Ia menegaskan bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari sebuah perlombaan, sedangkan nilai yang lebih utama adalah terciptanya kegembiraan, kebersamaan, dan persaudaraan. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksanaan serta para juri yang telah bekerja mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan kegiatan.

Ia berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan adil. Dengan memohon ridho Allah SWT, Bupati Way Kanan kemudian secara resmi membuka Rangkaian Lomba Tradisional dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semarak peringatan kemerdekaan di Kabupaten Way Kanan sekaligus menjadi ruang memperkuat rasa persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas di lingkungan masyarakat.

 

WAY KANAN – Bupat Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., memberikan apresiasi kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 atas dedikasi, kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pada rangkaian Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Ramah Tamah Bupati Way Kanan bersama Paskibraka Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, di Nuwa Agung, Rumah Dinas Bupati Way Kanan, Senin (17/08/2026) malam.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kesatuan Bangsa dan Politik, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dhelya Machiavelli, Ketua DWP unsur Pelaksana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, serta Kesatuan Bangsa dan Politik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalani proses latihan panjang dengan penuh kesungguhan hingga mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dengan baik. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial tetapi merupakan kepercayaan dan kehormatan yang diberikan kepada putra-putri terbaik Kabupaten Way Kanan. Proses yang dilalui selama masa persiapan telah membentuk kedisiplinan, kekompakan, ketangguhan serta rasa tanggung jawab.

“Terima kasih atas kerja keras, dedikasi, serta pengorbanan yang telah kalian beikan. Proses ini tidak mudah, tetapi kalian berhasil membuktikan bahwa kalian adalah putra-putri terbaik Way Kanan yang pantas dipercaya,” ujar Bupati Ayu.

Ia menilai keberhasilan Paskibraka dalam menjalankan tugas merupakan cerminan kemampuan generasi muda Way Kanan dalam bekerja sama dan menyatukan tekad untuk mencapai tujuan bersama. Nilai tersebut, kata Bupati, dihaapkan tidak berhenti selama menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi terus menjadi bagian dari karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Ayu juga berpesan agar pengalaman selama menjadi Paskibraka dijadikan bekal untuk terus mengembangkan kemampuan dan kualitas diri. Para anggota Paskibraka diharapkan tetap semangat belajar, berkarya, dan berkontribusi positif di lingkungan masing-masing.

“Tugas kalian memang telah selesai, namun perjuangan kalian masih panjang. Jadikan pengalaman berharga ini sebagai bekal untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri. Teruslah belajar, teruslah berkarya, dan jangan pernah berhenti untuk menjadikan versi terbaik dari diri kalian,” pesannya. Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa anggota Paskibraka memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dengan menjaga nilai-nilai nasionalisme, cita tanah air, gotong royong dan semangat kebersamaan. Ia berharap para anggota Paskibraka Tahun 2026 dapat menjadi bagian dari generasi muda yang tangguh, cerdas dan mampu membawa perubahan positif, sekaligus terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Way Kanan dan bangsa Indonesia.

“Kami semua berharap, kalian akan terus menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat positif di lingkungan kalian masing-masing. Teruslah berkontribusi untuk kemajuan Way Kanan, untuk kemajuan bangsa. Kami akan selalu mendukung setiap langkah kalian,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Bupati Ayu kembali menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 atas pengabdian yang telah diberikan. “Selamat kepada seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Way Kanan Tahun 2026. Terima kasih atas pengabdian kalian. Maju terus, dan jadilan kebanggaan bangsa,” pungkasnya.

WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melaksanakan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, di Lapangan Buway Pemuka, Senin (17/08/2026) sore.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan, Mahmuddin, S.H., M.H. prosesi penurunan Bendera Merah Putih berlangsung penuh penghormatan. Ketika bendera perlahan diturunkan dari tiang, suasana lapangan menjadi hening dan khidmat.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti ketika Bendera Merah Putih diturunkan, tetapi terus hidup dalam setiap langkah, karya dan pengabdian kepada bangsa dan daerah.

Upacara sore tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi atas perjalanan bangsa dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab bersama untuk meneruskan cita-cita perjuangan melalui pembangunan, pelayanan publik, persatuan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Penghormatan kepada Bendera Merah Putih juga menjadi gambaran bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dijaga bersama. Generasi saat ini memiliki tugas mengisi kemerdekaan dengan karya, integritas, kedisiplinan dan pengabdian sesuai bidang masingmasing.

Dengan diturunkannya Bendera Merah Putih, semangat yang terkandung di dalamnya diharapkan tetap berkobar dalam kehidupan sehari-hari.

Kemerdekaan bukan sedakar peristiwa yang dikenang setiap 17 Agustus, Kemerdekaan adalah amanah yang terus diisi dengan kerja nyata, persatuan dan pengabdian untuk mewujudkan Way Kanan yang semakin Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 sebagai tanda kesiapan para putra-putri terbaik daerah untuk menjalankan tugas pengibaran Sang Merah putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan, Jum’at (14/08/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Way Kanan. Para anggota Paskibraka yang telah melalui rangkaian seleksi, pembinaan, pelatihan, dan pemusatan latihan dikukuhkan secara resmi untuk mengemban tugas negara pada momentum bersejarah tersebut.

Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda), Inspektur Daerah Kabupaten, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Dalam prosesi tersebut, Bupati Ayu Asalasiyah secara langsung mengukuhkan para anggota Paskibraka Kabupaten Way Kanan Tahun 2026. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, mencerminkan kesiapan generasi muda untuk menjalankan amanah yang tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan, ketangguhan, kekompakan, dan rasa cinta terhadap Tanah Air.

Pengukuhan Paskibraka menjadi momentum penting bagi para anggota untuk meneguhkan kembali komitmen dan tanggung jawab yang akan mereka emban. Di balik tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih, terdapat nilai perjuangan, penghormatan terhadap jasa para pahlawan, serta simbol penghargaan terhadap kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa.

Sebagai generasi muda, para anggota Paskibraka juga diharapkan mampu menjadikan pengalaman selama proses pembinaan sebagai bekal untuk membentuk karakter yang kuat. Nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, keteladanan, dan tanggung jawab yang ditanamkan selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan memberikan apresiasi atas kesiapan dan dedikasi seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalani proses pembinaan dengan sungguh-sungguh. Kepercayaan untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kebanggaan dan ketulusan.

Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, seluruh anggota kini berada pada tahap akhir untuk menunaikan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Satu langkah, satu barisan, dan satu tekad untuk Sang Merah Putih.

Di hadapan bendera yang akan dikibarkan, para putra-putri terbaik Way Kanan akan membawa bukan hanya nama pribadi dan sekolah, tetapi juga nama daerah serta semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. Momentum tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus inspirasi bagi generasi muda Way Kanan untuk terus berprestasi, berkarakter, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah menuju Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, di Ruang Buway Bahuga DPRD Kabupaten Way Kanan, Jumat (14/08/2026). Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., jajaran Pejabat Tinggi Pratama, instansi vertikal, Kepala Bagian Setdakab, Camat Blambangan Umpu, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dhelya Machiavelli, serta Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan.

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus momentum bagi Pemerintah Daerah dan unsur penyelenggara pemerintahan di daerah untuk menyimak secara langsung arah kebijakan serta capaian pembangunan nasional yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dalam 21 bulan atau 663 hari pemerintahan, telah diputuskan dan dijalankan 121 kebijakan transformatif, atau rata-rata satu kebijakan transformatif setiap lima hari.

Presiden menjelaskan, berbagai kebijakan tersebut diarahkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan strategis bangsa, termasuk sejumlah persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas, serta gotong royong seluruh unsur bangsa.

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, Pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” ujar Presiden Prabowo.

Salah satu capaian yang disampaikan Presiden adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun, lebih cepat dari target awal empat hingga lima tahun. Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Untuk mendukung sektor pangan, pemerintah juga melakukan penyederhanaan regulasi penyaluran pupuk dengan menghapus 145 aturan serta menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut, menurut Presiden, turut mendorong peningkatan keuntungan PT Pupuk Indonesia hingga 252,8 persen. Pada sektor energi, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui penerapan biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan berhasil menghemat devisa sebesar Rp170 triliun atau sekitar USD9,5 miliar.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Presiden. Selain sektor pangan dan energi, Presiden juga menyampaikan berbagai capaian pembangunan lainnya, di antaranya pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, serta perbaikan 71.744 sekolah pada tahun 2026.

Di bidang kesehatan, perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis juga terus dilakukan. Hingga saat ini, program tersebut disebut telah menjangkau sekitar 108 juta orang di berbagai wilayah Indonesia. Presiden menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti bekerja. Pemerintah masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pemberantasan korupsi, serta penertiban pertambangan ilegal dan penyelundupan.

“Selama pekerjaan itu masih ada, Pemerintah dan seluruh lembaga negara tidak boleh berpuas diri,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa pembangunan nasional merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Presiden dan pemerintah pusat, melainkan melibatkan seluruh lembaga negara, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, momentum pidato kenegaraan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman bersama terhadap arah pembangunan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menerjemahkan berbagai kebijakan ke dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta mengambil bagian dalam pembangunan menuju Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan saat ini bukan semata-mata untuk kepentingan satu periode pemerintahan, tetapi merupakan bagian dari upaya meletakkan fondasi bagi masa depan bangsa.

“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia.” pungkas Presiden.

KEPULAUAN RIAU – Kabupaten Way Kanan meraih Terbaik III Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sumatera yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama Kompas TV, di Grand Ballroom Hotel Radisson Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (12/08/2026) malam.

Penghargaan tersebut diterima Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., yang hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Edwin Bavur, S.Sos., S.S., serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Hendra Putra Jaya, S.T., M.T.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Way Kanan sebagai salah satu pemerintah daerah di Regional Sumatera yang memperoleh apresiasi atas kinerja dalam implementasi Program 3 Juta Rumah, khususnya dalam mendukung upaya penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan dan peningkatan akses terhadap hunian yang layak.

Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu agenda pembangunan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, implementasinya membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga pemangku kepentingan lainnya. Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi capaian kelembagaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program perumahan dan kawasan permukiman agar semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati Ayu menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Kabupaten Way Kanan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan pemangku kepentingan dalam mendukkung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang perumahan dan kawasan permukiman.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pembangunan, khususnya dalam menghadirkan hunian yang layak dan lingkungan permukiman yang baik bagi masyarakat. Ini bukan menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi penyemangat bagi Kita untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Bupati Ayu.

Ia menegaskan, pembangunan perumahan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bangunan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut kualitas lingkungan, akses terhadap infrasrtuktur dasar, serta keberlanjutan kawasan permukiman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan masyarakat. Karena itu, capaian ini harus menjadi pemacu untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan pelayanan, dan memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran,” lanjutnya.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan motivasi sekaligus penghargaan kepada daerah yang menunjukkan kinerja dan inovasi dalam pembangunan.

Menurutnya, kategori penghargaan pada Batch II Regional Sumatera berkaitan dengan sejumlah kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pengelolaan sampah dan lingkungan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.

Tito menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan ditujukan untuk kepentingan pribadi kepala daerah, melainkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah sekaligus pemicu agar daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Senada dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menyampaikan bahwa capaian pemerintah daerah merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan pemerintah, aparatur, pemangku kepentingan, serta masyarakat Ia berharap berbagai capaian yang diraih pemerintah daerah di Regional Sumatera dapat menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dalam ajang tersebut, Provinsi Lampung secara keseluruhan meraih empat penghargaan. Selain Kabupaten Way Kanan sebagai Terbaik III Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten, penghargaan lainnya diraih Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan tingkat Provinsi, Kota Bandar Lampung sebagai Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat Kota, serta Kabupaten Lampung Selatan sebagai Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat Kabupaten.

Bagi Kabupaten Way Kanan, penghargaan tersebut menjadi pemacu untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja pembangunan, khususnya di bidang perumahan, kawasan permukiman dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program pembangunan, sehingga setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan capaian administratif, tetapi benarbenar memberikan dampak dan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menuju Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna Pengesahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2027, di Ruang Buway Bahuga DPRD Kabupaten Way Kanan, Kamis (06/08/2026).

Pengesahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 menjadi tahapan strategis dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam menyusun Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dalam pidatonya, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Way Kanan atas sinergi dan komitmen yang telah terjalin selama proses pembahasan dokumen KUA dan PPAS hingga mencapai kesepakatan bersama.

“Dengan telah disepakatinya KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027, dokumen ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 sesuai tahapan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menegaskan bahwa kesepakatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memastikan arah kebijakan pembangunan daerah tetap berjalan secara terencana, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, sinergi yang telah terbangun diharapkan mampu mempercepat penyusunan RAPBD Tahun Anggara 2027 sehingga seluruh program pembangunan dan pelayanan publik dapat dilaksanakan tepat waktu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang telah terjalin selama pembahasan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027.

“Semoga upaya dan kerja sama yang telah Kita lakukan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera,” tutup Bupati Ayu.

Pengesahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 menjadi salah satu tahapan penting dalam siklus perencanaan dan penganggaran daerah, sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.