Yogyakarta, HD– Tim Yoga Surya Chandra Bhuana dari Kota Bekasi Jawa Barat ikut berpartisipasi dalam memeriahkan Acara Saka Yoga Festival 2024 yang digelar Panitia Dharma Santi Nasional 2024 bertempat di Candi Kedulan, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu, 30/03/2024.

Acara Yoga ini tidak hanya dikhususkan umat Hindu, namun umat agama lain yang gemar dengan praktik senam yoga turut ambil bagian. Bahkan pesertanya pun tak hanya dari Yogyakarta saja, namun juga berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Tampak hadir di lokasi acara, ketua PHDI Kota Bekasi yaitu I Gusti Made Rudhita, S.H., M.H., yang ikut menyaksikan penampilan (performance) memukau dari Tim Yoga Surya Chandra Bhuana Bekasi. Saat diwawancarai oleh wartawan Harian Diksi ia mengungkapkan bahwa yoga merupakan salah satu bagian dari “Sad Darsana” yang terdapat dalam ajaran Agama Hindu.

“Dengan tekun berlatih yoga, kita dapat membenahi karakter menjadi lebih baik, hal ini karena dalam yoga terdapat metode agar terjadi keselarasan antara tubuh, pikiran, serta jiwa kita”, ungkap Rudhita.

Saat acara berlangsung, Brigjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia selaku Ketua Panitia Dharma Indonesia Santi Nasional 2024 menjelaskan bahwa acara yoga ini merupakan bagian dari Dharma Santi Nyepi Nasional tahun 2024. Tahun ini temanya adalah “Sat Cit Ananda untuk Indonesia Jaya”.

“Yoga adalah budaya luhur nenek moyang yang harus terus dilestarikan,” kata Brigjen Ketut.

Pada akhir acara yang mendekati waktu maghrib, selain membagikan hadiah door prize, panitia acara juga membagikan takjil gratis bagi seluruh peserta, yang sebagian memang merupakan umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. (Dewa)

 

Yogyakarta, HD– Dalam rangka menyempurnakan ibadah puasa ramadhan, Ikatan alumni dari Indonesian Hypnosis Centre (IHC) menggelar silaturhami dan sharing kebermanfaatan keilmuan hipnosis bertempat di Villa Kotezu Sleman pada Kamis, (21/03/2024).

Kegiatan sharing (wakaf) ilmu penuh kebermanfaatan ini dikemas dalam bentuk Kopdar KITA IHC DPD D.I. Yogyakarta. KITA IHC merupakan wadah alumni dari lembaga pelatihan IHC yaitu satu-satunya lembaga pelatihan bidang hipnoterapi yang terakreditasi di Indonesia. KITA merupakan semboyan dari Kompeten, Integritas, Tangguh, dan Amanah.

Saat diwawancarai oleh wartawan Harian Diksi , Ketua Umum DPN KITA IHC yaitu Dr. H. Achmad Fauzan Asmara, S.Psi., M.Psi., MBA. atau yang akrab disapa Fauzan mengatakan bahwa alumni IHC saat ini jumlahnya telah lebih dari 12.000 orang dan tersebar di seluruh Indonesia. Ia menambahkan bahwa kepengurusan alumni IHC di tingkat nasional disebut Dewan Pengurus Nasional (DPN), sedangkan di tingkat wilayah/provinsi dinamai Dewan Pengurus Daerah (DPD).

Fauzan yang juga merupakan motivator nasional asal Yogyakarta ini memaparkan bahwa wadah alumni dibentuk selain dalam rangka mewujudkan semboyan besar IHC yaitu “belajar terus dan terus belajar”, juga agar para pembelajar IHC dapat kompeten, hidup harmoni dalam keberagaman.

“Selaku pimpinan wadah alumni dari lembaga pelatihan hipnoterapi satu-satunya yang terakreditasi di Indonesia, Saya merasa turut bangga atas semangat, niatan, dan kebersamaan dari para anggota dibawah naungan DPD Yogyakarta yang guyub rukun menggelar kopdar dan buka puasa bersama hari ini”, ujarnya.

Fauzan yang telah mengabdikan karyanya bagi umat pada Pondok Pesantren Khusus Yatim di Yogyakarta ini menerangkan kepada awak media bahwa profesi hipnotis adalah profesi mulia di masa depan, sebuah profesi yang telah diakui pemerintah dalam Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) yang diterbitkan tahun 2014.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD KITA IHC D.I. Yogyakarta yaitu Pr. Didit Setyadi, S.E., CHt.(IACT-USA)., CI mengungkapkan bahwa keseruan dan kebersamaan sebagai keluarga besar KITA IHC Yogyakarta sungguh amat terasa. Mulai dari menu buka puasa disiapkan sendiri, hingga harapan terjalinnya “paseduluran selawase” (persaudaraan selamanya).

“Kegiatan Kopdar dan Buka Puasa diisi kultum oleh Pak Fauzan, serta diskusi ringan yang mampu meningkatkan motivasi belajar hipnosis, membuat alumni IHC Yogyakarta merasa semangat dan termotivasi untuk terus meningkatkan kapasitas dalam rangka melayani masyakat yang membutuhkan layanan hipnoterapi secara kompeten dan legal”, pungkasnya.

Hipnosis adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran, perasaan, dan prilaku manusia. Ilmu ini adalah ilmiah dan siapapun bisa mempelajarinya di lembaga yang resmi dan legal, serta terakreditasi oleh pemerintah. (Dewa)

Blitar, HD– Untuk pertama kalinya, siswa-siswi (sisya) Pasraman Widya Dharma Jati dari Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengikuti Dharma Sadhana Pasraman Agama Hindu se-Jawa, sebuah kegiatan akbar yang melibatkan 15 Pasraman yang pelaksanaannya dipusatkan di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu, (16/03/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh gabungan sekolah Agama Hindu (pasraman) dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan D.I. Yogjakarta. Sebanyak 15 pasraman mengikuti kegiatan yang berlangsung di dua titik yaitu Pura Segara Wukir Ngobaran dan Pura Bhakti Widhi. Kedua pura tersebut merupakan tujuan wisata relegi terpopuler di Kabupaten Gunung Kidul.

Saat wartawan Harian Diksi mewawancarai Handri Hermawan pada Selasa (19/03/2024) di Blitar, Pria yang merupakan salah satu pengurus Pasraman Widya Dharma Jati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkrit dari para pemerhati dan simpatisan umat yang peduli akan perkembangan dan kemajuan generasi muda Hindu di tanah Jawa.

“Kegiatan ini diprakarsai oleh tokoh-tokoh umat Hindu, kerja sama antara Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Pusat, WHDI Kabupaten Gunung Kidul, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Gunung Kidul, dan pasraman-pasraman dari berbagai wilayah di Pulau Jawa dengan tujuan sebagai wujud pelaksanaan swadharmaning agama”, ujar Mas Handri.

Mas Handri yang juga menjabat sebagai Sekretaris PHDI Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ini menambahkan bahwa sisya Pasraman Widya Dharma Jati merasa sangat terkesan dengan adanya kegiatan Dharma Sedana ini.

“Karena peserta berasal dari berbagai daerah, para sisya bisa bertemu dengan banyak teman baru, sehingga saling mengenal dan berinteraksi dengan penuh kesan satu sama lain, para sisya pasraman bisa merasakan kalau sodara yang seumat di Pulau Jawa itu banyak jumlahnya, serta memiliki beraneka ragam adat budaya dan tradisi sesuai desa kala patra masing-masing wilayah”, sambungnya.

Ia juga menuturkan bahwa Dharma Sadhana Pasraman Agama Hindu se-Jawa yang diikuti oleh sisya Pasraman Widya Dharma Jati dari Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar pada Sabtu, 16/03/2024 diisi berbagai materi tentang pentingnya peningkatan sradha. Selain pembicara Ni Luh Kerti selaku Ketua Panitia, juga tampil sebagai pemateri yaitu Ketua Pinandita Sanggraha Nusantara Provinsi D.I. Yogjakarta, serta Pegurus PHDI dan WHDI Kabupaten Gunung Kidul. (Dewa)