Hariandiksi.com | Tulang Bawang– Polsek Menggala, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap seorang pemuda yang menjadi pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah warung yang ada di wilayah hukumnya.

Pemuda yang ditangkap tersebut berinisial RA (20), berprofesi wiraswasta, warga Muaro Batang, Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

“Hari Selasa (26/09/2023), sekitar pukul 20.30 WIB, saya bersama dengan personel Reskrim Polsek melakukan penangkapan terhadap pemuda yang menjadi pelaku curat di sebuah warung. Pemuda ini ditangkap saat sedang berada di rumahnya di Muaro Batang, Kelurahan Menggala Tengah,” kata Kapolsek Menggala, AKP Sunaryo, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Rabu (27/09/2023).

Dari tangan pelaku, lanjut AKP Sunaryo, petugasnya menyita barang bukti (BB) berupa satu slop rokok merek Menara, satu slop rokok merek Bull, satu slop rokok merek Gudang Garam Merah, dan dua buah anak kunci.

Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan korban Marhendi (38), berprofesi wiraswasta, warga Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, tindak pidana curat di warung miliknya ini terjadi hari Selasa (05/09/2023), sekitar pukul 02.30 WIB.

“Saat sedang berada di dalam mobil miliknya, korban melihat pelaku masuk ke dalam warung milik korban, lalu korban berusaha mengamankan pelaku yang melarikan diri sambil membawa 15 slop rokok berbagai merek. Akibatnya korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp 14,5 juta,” jelas perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

AKP Sunaryo menambahkan, pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Menggala dan akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (*)

Hariandiksi.com| Tulang Bawang -Polsek Menggala, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat yang ada di wilayah hukumnya.

KRYD kali ini dilaksanakan hari Sabtu (05/08/2023), pukul 17.00 WIB s/d pukul 18.00 WIB, di komplek perkantoran Pemda Tulang Bawang, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

“Petugas kami hari ini menggelar KRYD yang dipusatkan di komplek perkantoran Pemda Tulang Bawang, Kelurahan Menggala Selatan” kata Kapolsek Menggala, AKP Sunaryo, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK.

Lanjutnya, KRYD kali ini kami fokuskan di komplek perkantoran Pemda Tulang Bawang karena tempat tersebut sering digunakan oleh oknum pemuda sebagai tempat melakukan aksi balap liar. Tentunya kegiatan tersebut sangat mengganggu serta membahayakan warga yang berada di sekitar lokasi ataupun yang sedang melintas.

“Petugas kami tidak akan segan untuk melakukan penindakan apabila ditemukan adanya oknum pemuda yang melakukan aksi balap liar. Penindakan yang sering kami lakukan adalah melakukan penyitaan terhadap sepeda motor yang digunakan untuk aksi balap liar,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

Kapolsek menambahkan, aksi balap liar yang dilakukan oleh oknum pemuda ini biasanya berlangsung pada akhir pekan, sehingga petugas kami akan lebih intensif lagi melakukan KRYD di lokasi yang sering dijadikan aksi balap liar.

“Kami mengimbau kepada para orang tua, tetap pantau dan awasi terus anak-anaknya sehingga mereka tidak salah dalam bergaul. Selain itu, orang tua juga harus menjadi suri tauladan di rumah bagi anak-anaknya, karena anak akan mencontoh perilaku dari orang tuanya sendiri,” imbuh AKP Sunaryo. (Fatmala)

Hariandiksi.com | Lampung– Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP-IWO) Jodhi Yudono mengucapkan selamat atas terpilihnya Edi Arsadad sebagai Ketua Pengurus Wilayah IWO Lampung.

“Selamat kepada Edi Arsadad untuk mengemban amanah ini” Ucapnya melalui video conference dihadapan peserta Musyawarah Bersama Wilayah Luar Biasa (Mubeswillub) IWO Lampung, di Kafe Dhapu, Kota Metro, Provinsi Lampung, Jumat, 21 Juli 2023.

Jodhi meminta ketua terpilih segera menyusun kepengurusan yang sah untuk segera diterbitkan Surat keputusan nya oleh DPP IWO

“Ketua terpilih Mas Edi, segera menyusun kepengurusan dan dikirimkan pengajuan SK nya ke DPP IWO berikut data KTA nya untuk dibuatkan SK dan KTA,” pinta Ketua PP IWO Jodhi Yudono.

Mubeswillub IWO Lampung digelar berdasar surat DPP IWO nomor: 002/Sman/PP-IWO/2023. Perihal: Mandat Formatur Pengurus Wilayah IWO Lampung, Ditetapkan di Jakarta, 21 Juli 2023. ditandatangani oleh Ketua Umum Jodhi Yudono, Sekretaris Jenderal Dwi Christianto.

Didalam surat ini memberi mandat kepada tim formatur untuk membentuk kepengurusan IWO Wilayah Lampung. Tim formatur terdiri dari Edi Arsadad (PD IWO Lampung Timur), Ade Setiawan (PD Tulang Bawang), Zuli Ardiansyah (PD Metro).

Selanjutnya Pengurus Pusat (PP) IWO memberi kewenangan kepada tim formatur yang akan bersama sama membentuk kepengurusan definitif pengurus wilayah IWO Lampung.

Pada musyawarah Besar Wilayah Luar Biasa Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung ini dihadiri 5 Pengurus Daerah (PD) IWO Lampung, 1 PW IWO Lampung, dan Ketua LBH IWO Lampung sebagai peninjau.

Mubeswillub ini menghasilkan kesepakatan dan keputusan memilih Edi Arsadad menjadi Ketua IWO Lampung priode 2022-2027.

Edi Arsadad mengatakan siap menjalankan amanat yang diberikan oleh PP IWO dan tim formatur.

“Secepatnya kita akan menggelar rapat internal pengurus wilayah, untuk melakukan pembenahan kepengurusan di PW maupun PD” ujarnya.

Edi mengatakan tetap tunduk dan patuh dengan AD/ART serta Peraturan organisasi yang sah dibawah pimpinan Jodhi yodono.

“Bersama sama kita akan memajukan organisasi ini dibawah kepemimpinan Bung Jodhi, saya yakin IWO jaya” tutupnya.

TULANG BAWANG Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD) dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, pada hari Senin (22/05/2023), sekitar pukul 05.00 WIB, diungkap petugas gabungan dari Tekab 308 Presisi Polda Lampung, Polres Tulang Bawang, dan Polsek Banjar Agung.

Dalam kasus ini, korban MD yakni seorang wanita bernama Warsih (47), ibu rumah tangga (IRT), sedangkan pelapornya adalah Mustam (52), berprofesi tani, suami sah korban. Mereka merupakan warga Kampung Moris Jaya.

“Hari Kamis (01/06/2023), sekitar pukul 13.00 WIB, petugas kami bersama Tekab 308 Presisi Polda Lampung menangkap pelaku curas yang mengakibatkan korban MD. Pelaku ditangkap saat sedang berada di kontrakan Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, didampingi Plt Wakapolres Kompol Yudi Pristiwanto, SH, dan Kasat Reskrim AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, SIK, MH, saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Sabtu (03/06/2023), pukul 09.30 WIB.

Lanjutnya, pelaku yang ditangkap dalam kasus ini yakni seorang pria berinisial MS (24), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Moris Jaya. Namun sudah dua tahun tinggal dan mengontrak di Kampung Penawar Rejo.

Kapolres menjelaskan, kronologis kasus curas yang dilakukan oleh pelaku yakni saat pelapor berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh, pelaku langsung menuju ke rumah dan masuk ke dalam rumah pelapor melalui pintu samping yang ada di dapur.

Ketika sudah masuk ke dalam rumah, pelaku diketahui oleh korban, sehingga pelaku langsung menyekap dan merobohkan korban, lalu menutup mata, mulut, serta mengikat tangan korban dengan menggunakan lakban yang memang telah dibawa oleh pelaku sebelumnya.

Pelaku mencari kunci mobil, kemudian memasukkan korban ke dalam mobil dan membawanya ke arah Kampung Penawar Rejo, lalu pelaku membuang korban ke semak-semak dan saat itu korban masih hidup.

Kemudian pelaku membawa mobil hasil curian ke kontrakan temannya untuk melepas plat nomor, setelah itu pelaku pulang ke kontrakannya sebentar, lalu membawa mobil tersebut ke arah Pasar Unit 2 dan meninggal mobil disana.

Pelaku kembali ke rumah orang tuanya di Kampung Moris Jaya untuk mengambil sepeda motor Yamaha NMax warna hitam tanpa No Pol, setelah itu pelaku kembali ke lokasi tempat membuang korban dan ternyata korban sudah MD. Pelaku kemudian memasukkan korban ke dalam air dan ditutupi dengan rumput.

Korban berhasil ditemukan oleh warga pada Rabu (24/05/2023), sekitar pukul 14.00 WIB, dalam keadaan MD di bekas galian yang ada di Kampung Penawar Rejo.

“Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan tujuan untuk mencuri sepeda motor Honda Beat, karena diketahui oleh korban sehingga pelaku melakukan kekerasan dan membawa korban ke semak-semak, lalu dimasukkan ke dalam air, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi MD oleh warga yang sedang mencari ikan,” jelas perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Alumni Akpol 2001 menerangkan, pelaku dalam melakukan aksinya seorang diri dan panik karena aksinya hendak mencuri sepeda motor Honda Beat diketahui oleh korban, sehingga melakukan kekerasan yang membuat korban pingsan dan tak berdaya.

“Motif pelaku ini murni untuk mencuri sepeda motor dan awalnya tidak berniat membunuh korban. Namun karena korban sudah MD setelah dibuang ke semak-semak, akhirnya pelaku memasukkan korban ke dalam air,” terangnya.

AKBP Jibrael menambahkan, pelaku memiliki hutang sebanyak 30 juta dan telah dua kali melakukan aksi pencurian yakni pertama pencurian sepeda motor di Kampung Moris Jaya dan kedua pencurian di Gudang Orang Tua (OT), Kampung Penawar Rejo, yang merupakan tempat pelaku bekerja sebelumnya.

“Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan Pasal 365 ayat 3 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.” Tutup Kapolres. (*) (lebih…)

Hariandiksi.com, Lampung Utara– Praktik Pungutan Liar (Pungli) masih kerap terjadi di wilayah Lampung Utara. Kali ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Ulak Rengas, Kecamatan Abung Tinggi. Sabtu (3/6/2023) malam.

Hal itu diungkap Z, sala satu pengendara yang melihat langsung praktik pungli yang diduga dilakukan para oknum masyarakat sipil berpakaian preman. Dia menceritakan, saat melintas di lokasi tersebut dirinya dari arah Kota Bumi menuju Bukit Kemuning sekira pukul 17:00 sore. Saat itu terlihat kemacetan cukup panjang.

Namun, setalah ia kembali dari Bukit Kemuning menuju Kota Bumi sekira pukul 21.30 masih terjadi kemacetan. Z pun melihat para terduga pelaku meminta uang kepada mobil-mobil truck. Sehingga terjadi kemacetan.

“Saya marah dan kesal sampai rekan dalam mobil saya merkam video kejadian tersebut melalui handphone.”ujarnya Z

Z berharap Tim Saber Pungli Polres Lampung Utara dan Polda Lampung dapat menyikapi dugaan praktik pungli yang menyebabkan sering terjadi kemacetan ini. (Red)

Mitsubishi akhirnya memperkenalkan kepada publik wujud dari Expander, produk baru di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) di Indonesia. Mobil ini digadang-gadang bakal menjadi penantang kuat dari Avanza, Xenia, Mobilio, hingga Ertiga.

Meski nama Expander sudah menggaung, akan tetapi Mitsubishi masih belum mau menyebut nama asli dari mobil yang versi purwarupanya bernama XM Concept.

Jenama asal Jepang itu berjanji akan mengumumkannya pada debut resmi di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), yang diselenggarakan dari tanggal 10-20 Agustus 2017 mendatang.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, atau MMKSI, secara resmi telah memperkenalkan jagoan barunya Xpander di enam kota besar secara serentak. Salah satunya di Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat malam 11 Agustus 2017.

Tak tanggung-tanggung, tugas berat diemban Mitsubishi Sumatera Utara. PT MMKSI menargetkan Mitsubishi Sumatera Utara dapat merebut 25 persen pasar MPV 1.500cc yang sebelumnya dikuasai para kompetitor, termasuk Toyota Avanza.

“Kita mau segmen share 25 persen. Kalau penjualan semua MPV 1500cc di Sumatera Utara sekitar 5.700-an unit dari Januari hingga Juni, atau kurang lebih 900 unit per bulan, kita mau enter di situ 25 persen,” kata Head of Sales and Marketing Region III Departement (Sumatera, Kalimantan & IBT) PT MMKSI, Ilham Iranda Syahputra.

PT Wahana Auto Ekamarga baru saja meluncurkan secara resmi produk baru, Range Rover Velar. Meski demikian, mobil impor asal Inggris tersebut sudah habis dibeli orang-orang kaya di Indonesia.

Chief Operating Officer WAE Roland Staehler mengatakan, memang banyak konsumen yang menyukai Range Rover Velar dan menanti mobil ini di Tanah Air. “Kami membawa model Range Rover Velar First Edition empat unit dan ini sudah habis dijual. Ini bisa menjadi tanda mobil dinanti,” kata Roland di Jakarta.

Sementara itu, Sales Planning Product Dealer Standar & Import Manager WAE, Tommy Handoko mengatakan, pihaknya mendapat total 35 unit Velar untuk tahun ini.

Mitsubishi akhirnya buka mulut soal nama bayi barunya. Mobil Low MPV itu diberi nama Xpander. Bukan Expander seperti yang pernah detikOto ulas sebelumnya.

Nama itu terlihat jelas dari tampilan mobil di booth Mitsubishi di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Jika Anda menyalakan mesin mobilnya, Xpander akan muncul di layar speedometernya.

Jika melihat arti bahasa, Mitsubishi Xpander bisa diterjemahkan secara bebas sebagai ‘luas’, namun soal arti nama ini Head of Public Relation Department PT MMKSI, Intan Vidiasari meminta detikOto menanyakannya nanti pada bosnya, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko. “Nanti ada di pidato Masuko-san,” ujarnya kepada detikOto sambil tertawa.