Kotabumi, (HD)  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi kembali menggelar pelaksanaan Sidang Litmas (Penelitian Kemasyarakatan) bagi sejumlah warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses asesmen dan evaluasi terhadap narapidana yang akan diusulkan untuk program integrasi, seperti pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, atau cuti bersyarat, Jumat (25/04/2025).

Sidang Litmas ini dipimpin oleh tim Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kotabumi. Para PK bertugas melakukan wawancara, observasi, serta mengumpulkan data tentang latar belakang sosial, psikologis, dan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana. Hasil dari Litmas tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan warga binaan untuk menerima program integrasi sosial.

“Litmas adalah tahapan penting dalam sistem pemasyarakatan yang berfungsi untuk menilai kesiapan dan kelayakan warga binaan dalam menjalani reintegrasi dengan masyarakat,” ujar Firman Hidayat(Kasubsi Bimkemaswat) yang hadir dalam saat pelaksanaan litmas. “Kami melihat tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga aspek sosial dan psikologis.”

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Sudirman Jaya menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara Lapas dan Bapas dalam mendukung proses pembinaan yang komprehensif dan berorientasi pada rehabilitasi. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.

Pelaksanaan Sidang Litmas berlangsung secara tertib dan kondusif, dengan melibatkan pihak-pihak terkait termasuk petugas pembinaan dan pengamanan Lapas. Dengan adanya sidang ini, diharapkan proses reintegrasi sosial bagi warga binaan dapat berjalan lebih efektif, serta meminimalisir angka residivisme di kemudian hari.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas llA Kotabumi rutin memproduksi peyek hasil olahan panen kacang tanah beberapa waktu yang lalu sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Kamis (24/4/2025)

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk mengasah keterampilan kuliner para warga binaan, tetapi juga bertujuan memberikan bekal nyata agar mereka dapat mandiri secara ekonomi setelah bebas nanti.

Sudirman Jaya Selaku Kepala Lapas Kotabumi mengatakan, ‘Bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pribadi dan profesional WBP, serta menyiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja atau wirausaha di luar lapas.

Dengan rutin produksi peyek kacang tanah, Lapas Kotabumi membuktikan bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan dapat menjadi solusi nyata dalam menciptakan peluang UMKM dan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Guna mendukung Program makan bergizi Pemerintah, jajaran Polsek Bukit Kemuning menerima kunjungan silaturahmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan tersebut di hadiri Kapolsek Bukit Kemuning Polres Lampung Utara AKP Edy Juarsyahidin dan anggota.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas AKP Budiarto mengatakan, koordinasi tersebut terkait tentang keamanan dapur makan bergizi gratis wilayah Kecamatan Abung Tinggi yang berada di Desa Sukamenanti Kecamatan Bukit Kemuning.

“Mari kita bersama-sama bersinergi mensukseskan program pemerintah tentang MBG,” ujarnya.

Lanjutnya, tak hanya itu mari jaga komunikasi dan memberikan informasi kepada Polsek Bukit Kemuning apabila terjadi kendala atau masalah di lokasi dapur makan bergizi gratis.

“Semoga kegiatan makan bergizi di Kecamatan Abung Tinggi dapat berjalan lancar dan sukses, ” pintanya.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Setelah beberapa hari sebelumnya telah dilakukan babak penyisihan lomba karaoke bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi, gelaran grand final pun dilaksanakan, Kamis (24/04/2024).

Kegiatan dilangsungkan di aula Lapas dengan dihadiri jajaran Lapas Kotabumi dan para finalis. Untuk lagu pilihan tentunya ditentukan sendiri oleh para finalis,” kata Kepala Subseksi (Kasubsi) Bimkemaswat Lapas Kotabumi, Firman Hidayat, yang bertindak sebagai koordinator lomba karaoke.

Menurutnya, kriteria final semakin ketat bukan hanya dengan pandai bernyanyi, tapi juga penghayatan dalam menyanyikan lagu. “Tentunya selama peserta tampil terdapat beberapa kriteria yang kami nilai seperti penguasaan lagu atau lirik, performance, ketepatan nada, kemampuan olah vokal, penampilan, dan ketepatan waktu. Semua itu kami nilai agar dapat mengetahui siapa peserta terbaik di antara yang terbaik,” jelas Firman.

Dalam gelaran final tersebut, antusiasme yang tinggi juga ditunjukkan Kepala Lapas Kotabumi diwakilkan oleh Kepala sub bagian tata usaha, Robi Eka. Ikut memeriahkan kompetisi, ia datang sebagai juri tamu yang menilai langsung kecakapan finalis dalam bernyanyi. Selama perlombaan, Robi mengaku terpukau dan terhipnotis dengan alunan lagu yang dibawakan oleh WBP.

“Wow, ternyata selama ini Lapas Kotabumi juga mempunyai WBP yang memiliki talenta dalam bernyanyi. Semua finalis membawakan lagu pilihan masing-masing dengan baik sesuai karakter masing-masing. Sulit untuk memilih pemenang,” ungkap Robi eka.

Lebih lanjut ia berharap para finalis dapat memanfaatkan kompetisi ini dengan baik, khususnya untuk mengasah skill dan kemampuan dalam bernyanyi sebagai bentuk pengembangan diri dalam pembinaan kepribadian. Menurutnya, jeruji besi bukanlah penghalang untuk berkembang. WBP juga memiliki beragam kelebihan dan bakat yang bisa diasah, salah satunya dalam bidang tarik suara ini.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Pemerintah Desa Negara Agung Kecamatan Sungkai Jaya menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdes) dalam rangka pembentukan koperasi desa merah putih sesuai dengan pedoman instruksi presiden (inpres) nomor 9 tahun 2025 dan Edaran Kemendesa PDT nomor 6 tahun 2025 serta petunjuk pelaksanaan Kemenkop.

Dalam Musdesus tersebut dilaksanakan rapat pembentukan kepengurusan serta membahas program-program di setiap bidang usaha yang akan direalisasikan di Koperasi Merah Putih dengan mengoptimalkan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat desa.

Camat Sungkai Jaya Desputra Adami, S.H mengatakan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih adalah bentuk implementasi visi misi Asta Cita dan Nawakarsa Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yaitu percepatan peningkatan pemerataan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di tingkat desa secara inklusif dan berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi Pemerintahan Desa Agung karena selalu terdepan dalam menindaklanjuti program pemerintah khususnya gagasan Presiden Prabowo dalam pembentukan Koperasi Desa dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat” jelas Adami dalam sambutannya, Kamis (24/04/2025).

Disamping hal itu Tenaga Pendamping Desa, Viko Irawan menambahkan adapun beberapa unit usaha yang dipersiapkan, meliputi gerai sembako, gerai obat murah/apotek desa, gerai klinik desa, gerai kantor koperasi, gerai unit simpan pinjam, gerai pergudangan (cold storage/cold chain) dan logistik distribusi, dan kegiatan lainnya sesuai penugasan pemerintah, kearifan lokal, dan kebutuhan masyarakat setempat serta karakteristik.

Viko mengungkapkan, pada tahap pembentukan Koperasi Merah Putih, setiap desa maupun kecamatan nantinya juga harus menyediakan aset baik untuk inventaris kantor maupun gudang penyimpanan barang.

Demikian halnya Kades Negara Agung, Salamun berharap dengan adanya koperasi Desa Merah Putih bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Desa/Kelurahan kemajuan UMKM dan potensi lokal yang ada di desa.

“Kita akan support Koperasi Desa ini agar bisa berkembang seperti yang diharapkan dengan mengoptimalkan seluruh potensi didesa negara agung” harap Salamun.

Sementara Ketua Koperasi Desa Negara Agung, Riki Purnama menjelaskan, tahapan saat ini masih pembentukan pengurus dan anggota koperasi Desa Merah Putih.

“Koperasi Desa Merah Putih ini sangat bagus sehingga program swasembada pangan tercapai dengan bantuan permodalan bagi masyarakat agar warga negara agung bukan hanya menjadi buruh tani namun petani sesungguhnya dengan ketersediaan pupuk yang terjangkau dan terhindar dari praktik tengkulak serta rentenir” pungkasnya.

(Rizky A sony)

Tulang Bawang Barat, (HD) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar peringatan Hari Kartini yang berlangsung di Aula Rapat Lt III, Kantor Pemda kabupaten setempat pada Rabu 23 April 2025.

Dengan tema “Semangat Kartini Perempuan Berdaya Untuk Tubaba Sejahtera”, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Ir. Novriwan Jaya, S.P., Wakil Bupati Nadirsyah, Ketua TP-PKK Novianti Novriwan, Wakil Ketua TP PKK Ana Nadirsyah, para Pejabat, ASN, serta organisasi wanita dilingkup Pemkab Tubaba.

Di momen itu, Bupati Novriwan mengenang kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini saat memperjuangkan kemerdekaan dan penyetaraan kedudukan kaum perempuan.

“Hari ini kita punya tema Semangat Kartini Perempuan Berdaya Untuk Tubaba Sejahtera, jadikan momentum ini untuk kembali mengenang tombak perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan Kesetaraan Gender bagi perempuan di Bumi Nusantara,” kata bupati membacakan sambutannya.

ia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh perempuan hebat di Tubaba yang telah ikut membantu membangun Kabupaten Tubaba.

“Saya bersama Pak Nadirsyah Wakil Bupati berterimakasih banyak dengan Pejuang-Pejuang Wanita Tubaba saat ini dari TP-PKK, Darma Wanita Persatuan maupun Organisasi Wanita lainnya,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Tubaba, Novianti Novriwan mengajak seluruh perempuan di Tubaba untuk meningkatkan peran aktifnya dalam pembangunan daerah demi mencapai Tubaba yang sejahtera.

“Seperti kita ketahui bahwa perempuan memiliki peranan yg sangat penting dalam pembangunan. Mari bersama kita tingkatkan peran perempuan dalam pembangunan, demi mencapai pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi semua masyarakat,” ajaknya.

Acara dilanjutkan dengan Peragaan Busana oleh peserta Lomba Kebaya yang terbagi dalam beberapa kategori, diantaranya Kategori Feminim, Kategori Serasi, Kategori Heboh, dan Kategori Unik.

Berdasarkan penilaian para juri menghasilkan pemenang pada Lomba Kebaya diantaranya:

1. Kategori Ter-the best : No.44 dengan nilai 466 (Tri Ida)

2. Kategori Feminim : No.08 dengan nilai 465 ( Desi Andriani)

3. Kategori Serasi : No. 20 dengan nilai 425 ( Inggria putri)

4. Kategori Heboh : no.34 dengan nilai 420 (cik Betty Anasari)

5. Kategori Unik : No.14 dengan nilai 426 (Desi Yantini)

Melalui peringatan ini, Pemkab Tubaba berharap dapat terus menginspirasi perempuan-perempuan daerah untuk berprestasi dan berkontribusi positif bagi pembangunan yang berkelanjutan.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Utara, Gunaido Utama, S.IP., M.H., bertindak selaku pembina apel pagi yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, Kamis, (24/4/2025)

Apel ini merupakan bagian dari agenda rutin dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, etos kerja, serta semangat kebersamaan di lingkungan ASN Pemkab Lampung Utara.

Pada apel kali ini, seluruh petugas pelaksana berasal dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Utara. Hal ini mencerminkan kekompakan dan kesiapan jajaran Dinas Kominfo dalam menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari roda pemerintahan daerah.

Dalam amanatnya, Gunaido Utama menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat. Untuk itu, mari kita jaga semangat kerja, disiplin waktu, serta tingkatkan koordinasi antar-OPD agar pelayanan publik dapat berjalan lebih baik,” ujar Gunaido.

Ia juga menegaskan bahwa di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan.

“Kominfo siap mendukung percepatan transformasi digital di seluruh lini pemerintahan. Tapi semua itu hanya bisa terwujud jika seluruh perangkat daerah saling bersinergi dan memiliki semangat untuk terus belajar,” tambahnya.

Apel pagi yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Lampung Utara senantiasa berjalan dengan lancar dan penuh berkah.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen mengikuti ibadah yang diselenggarakan oleh yayasan Indonesia bangkit bersinar (IBB),  Hal itu dikemukakan Kepala Subseksi (Kasubsi) Bimkemaswat, Firman Hidayat disela pelaksanaan Ibadah, Rabu (23/04/2025).

Lanjut dikatakan, Ibadah bersama Yayasan Indonesia bangkit bersinar merupakan salah satu upaya dari program Pembinaan Kepribadian yang beragama Kristen.

“Pembinaan Kepribadian bagi warga binaan menjadi salah satu indicator penilaian, yang berpengaruh terhadap pemberian hak integrasi bagi Warga Binaan,” ujarnya.

Pembinaan Kepribadian agar Warga Binaan menanamkan iman kepada Tuhan serta menjaga kedamaian serta tingkatkan kehidupan sosial.

Tentunya kegiatan rohani bagi Warga Binaan penanaman iman yang makin berakar dan kerohanian yang makin berbuah dalam setiap aspek kehidupan,” katanya.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) –  Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Lekok, M.M., serta Asisten I Setdakab Lampung Utara, Man Kodri, S.H., M.M., CPIA, menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Lampung dalam rangka peninjauan lokasi calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Sungkai Bunga Mayang, yang terletak di wilayah Kecamatan Sungkai Jaya dan sekitarnya. Selasa (22/4/2025)

Kunjungan ini menjadi bagian dari proses penilaian dan pengkajian terhadap kelayakan pemekaran wilayah, yang telah lama menjadi aspirasi masyarakat. Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Lampung meninjau langsung berbagai fasilitas pelayanan publik, infrastruktur, serta potensi wilayah yang menjadi pertimbangan penting dalam pembentukan DOB.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak legislatif dalam mendorong realisasi DOB tersebut.

“Pemekaran wilayah ini bukan hanya tentang pemisahan administratif, tetapi bagaimana mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Kita ingin daerah ini semakin cepat berkembang dan masyarakatnya sejahtera,” ujar Romli.

Beliau juga meminta agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga kondusivitas, dan mendukung proses ini secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita dukung penuh, tapi dengan cara yang elegan dan konstitusional. Kita percaya bahwa aspirasi masyarakat ini akan mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi maupun pusat,” tambahnya.

Sementara itu, masyarakat yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapan besar agar pemekaran segera terwujud. Menurut tokoh masyarakat setempat, pemekaran menjadi solusi untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Utara, Gunaido Utama, S.Sos., M.M., yang turut hadir, menyampaikan dukungannya dan menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses ini.

“Kami di Dinas Kominfo siap memfasilitasi penyebaran informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Kami juga akan mengawal proses ini agar tidak menimbulkan disinformasi di tengah publik,” ujar Gunaido.

Ia juga menambahkan bahwa pemekaran wilayah akan membuka ruang digitalisasi pelayanan publik yang lebih cepat dan efektif, sejalan dengan agenda transformasi digital nasional.

Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan diskusi antara Komisi I DPRD Provinsi Lampung dan jajaran Pemkab Lampung Utara bersama tokoh-tokoh masyarakat, untuk merangkum masukan dan aspirasi yang nantinya akan menjadi bahan rekomendasi ke pemerintah pusat.

(Rizky A sony)

Tanjungpinang (HD) – Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Rusli akan segera menangani permasalahan SPAM Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Pulau Penyengat.

Hal ini, berkaitan dengan SPAM air bersih Pulau Penyengat yang tidak berfungsi sehingga menyebabkan masyarakat kekurangan air bersih.

“Saya akan suruh Tim Spam untuk segera menangani masalah air bersih, karna saya tahu air itu sangat dibutuhkan warga. Nanti saya akan telepon kabidnya, Heri. Agar segera menangani masalah tersebut jangan sampai warga sulit untuk mendapatkan air bersih,” jelas Rusli saat dikonfirmasi, Selasa(22/4) sore.

Menurut Rusli kerusakan tersebut diperkirakan karena banyaknya kabel yang rusak termakan usia. Untuk itu, pihaknya akan segera menangani masalah tersebut.

“kalau masalah mesin itu tak ada yang rusak masih bagus,” ungkapnya.

Setelah selesai perbaikan, kata Rusli pihaknya akan memeriksa kelayakan kadar airnya. Kemudian akan dialirkan ke masyarakat.

“Mungkin besok sudah bisa jalan, ” tegas Rusli.

(Yat)