Lampung Utara, (HD) – Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Utara melaksanakan pengawalan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah, Senin (20/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut bertujuan untuk memastikan proses pendistribusian berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas mengawal kendaraan yang membawa makanan menuju sekolah-sekolah penerima manfaat.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa pengawalan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan gizi anak-anak sekolah.

“Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi gratis dapat berjalan dengan aman dan tanpa hambatan hingga sampai ke sekolah-sekolah,” ujar IPTU Herawati.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya kendala di lapangan.

Polres Lampung Utara juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas generasi muda.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Menembus batas cuaca yang tak menentu. Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat terpancar nyata di lereng pegunungan Kecamatan Tanjung Raja. Personel Koramil 412-10/Tanjung Raja bersama masyarakat setempat tengah berjuang melawan medan berat demi mewujudkan mimpi memiliki akses transportasi yang layak melalui pembangunan “Jembatan Perintis Garuda” , Jumat (17/04/2026).

Perjuangan Melawan Medan Ekstrem, Pembangunan jembatan yang membentang di atas Sungai Way Arum, ini bukanlah perkara mudah. Lokasi jembatan yang berada di area pegunungan memaksa para personel Babinsa dibantu Brigif TP 45/SB dan warga untuk memutar otak dengan cara pendistribusian material mengunakan sepeda motor yang telah di rakit bannya mengunakan rantai.

Dengan cuaca yang tak menentu terkadang hujan deras, gerimis maupun mendung manjadi makanan sehari- hari mereka dilokasi, Dengan radius jarak mencapai 5 kilometer dari titik bongkar muat bawah, material kayu harus diangkut menggunakan sepeda motor melewati jalur setapak yang terjal dan licin, tak pelak mereka terjatuh dari atas besi tua tunggangannya.

Medan yang ekstrem serta cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan utama yang harus dihadapi tim di lapangan.

“Kami harus membagi personel dan warga di beberapa titik. Ada yang fokus pada distribusi material menggunakan motor, ada yang menggali pondasi, dan sebagian lagi mengumpulkan batu dari Sungai Way Arum untuk memperkuat struktur,” ujar Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso saat dilokasi “.

Selama ini, akses antar 2 desa sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jembatan ini nantinya akan menjadi, Jalur Utama Hasil Bumi, Memudahkan petani membawa komoditas keluar dari desa, Akses Pendidikan, Memastikan anak-anak sekolah dapat melintas dengan aman, Mempermudah mobilitas warga untuk berbelanja kebutuhan pokok (MBG) di wilayah Kecamatan Tanjung Raja.

Meski terkendala cuaca dan medan pegunungan menanjak yang licin, antusiasme TNI dan warga tidak surut demi melihat jembatan impian segera berdiri kokoh.

Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan akses di wilayah pelosok Tanjung Raja dapat teratasi, sekaligus meningkatkan taraf ekonomi warga masyarakat di kedua desa tersebut.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Jajaran Polres Lampung Utara bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait dugaan percobaan pencurian kabel di wilayah Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Jumat (17/4/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 04.15 WIB. Dalam laporan itu, masyarakat menginformasikan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai upaya pencurian kabel wifi di depan Kantor SPPG Polri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Regu II Polsek Kotabumi Kota bersama piket Samapta, piket pengawas (Pawas), serta piket fungsi Polres Lampung Utara langsung menuju lokasi kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas mendapati bahwa benar telah terjadi percobaan pencurian. Namun, pelaku berhasil melarikan diri setelah aksinya dipergoki oleh warga.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga milik pelaku, berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi serta sebilah golok.

Selanjutnya, barang bukti tersebut dibawa ke Polres Lampung Utara guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa pihaknya merespon cepat setiap laporan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami memastikan setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan segera ditindaklanjuti. Respon cepat ini merupakan bentuk komitmen Polres Lampung Utara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Herawati.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah sigap melaporkan kejadian tersebut sehingga dapat mencegah aksi kriminal lebih lanjut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan,” tambahnya.

Polres Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD)–  Semangat menjaga kelestarian alam terpancar jelas di wajah para anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXII Kodim 0412/Lampung Utara. Dalam rangka memperingati HUT Persit KCK ke-80 tahun 2026, organisasi istri prajurit ini menggelar aksi penanaman pohon serentak yang dipusatkan di Kawasan Lapangan Paraduta Kodim 0412/LU, Kamis (16/04/2026) pagi.

Dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XXXII, Ny. Citra Roni Faturohman, kegiatan ini langkah nyata dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang lebih asri dan bermanfaat bagi masa depan.

Investasi alam untuk masa depan, Penanaman puluhan bibit pohon buah, mulai dari, mangga hingga alpukat, dilakukan secara simbolis dan diikuti dengan antusias oleh pengurus serta anggota Persit. Selain bertujuan menghijaukan lingkungan kawasan kodim, langkah ini diambil sebagai upaya preventif menghadapi tantangan alam pancaroba.

“Penanaman ini juga bertujuan untuk penghijauan, sebagai langkah pencegahan erosi saat musim hujan tiba. Kami ingin membangun ekosistem yang tepat guna bagi lingkungan sekitar,” ujar Ny. Citra Roni Faturohman di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Paraduta di Jl. Pahlawan, Kelurahan Kotabumi ini juga dihadiri oleh Pasipers Kodim 0412/LU Kapten Inf Sugiono beserta jajaran anggota, Wakil Ketua Persit KCK Kodim 0412/LU, Ny. Aris Setia Hadi dan seluruh pengurus dan anggota Persit KCK Cabang XXXII.

Dijelaskan juga oleh Pasipers bahwa, Penanam pohon memiliki makna strategis manfaat jangka panjang. Selain berfungsi sebagai peneduh dan penyerap karbon, hasil dari pohon-pohon ini nantinya diharapkan dapat dinikmati oleh warga Kodim dan masyarakat sekitar, menciptakan kemandirian pangan skala kecil sekaligus mempercantik estetika kota Kotabumi. “ucap Pasipers Kodim 0412/LU Kapten Inf Sugiono”.

Dengan aksi hijau ini, Persit KCK Kodim 0412/LU membuktikan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, organisasi ini terus bertumbuh, tidak hanya dalam pengabdian kepada keluarga prajurit, tetapi juga dedikasi terhadap kelestarian bumi pertiwi. “Pungkasnya “.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Sinergi antara Polres Lampung Utara, Lapas Kelas IIA Kotabumi, dan Rutan Kelas IIB Kotabumi kembali menunjukkan hasil konkret dalam upaya pemberantasan narkoba.

Kolaborasi tersebut berhasil mengungkap sekaligus menggagalkan penyelundupan barang terlarang yang diduga narkotika jenis sabu ke dalam lingkungan lapas.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 08.47 WIB di Lapas Kelas IIA Kotabumi. Keberhasilan pengungkapan berawal dari kepekaan petugas pengamanan yang mencurigai gerak-gerik salah satu oknum petugas berinisial A.R.

Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat dan pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap warga binaan berinisial S.A.K.J., petugas menemukan barang bukti berupa 40 paket kecil plastik klip yang diduga berisi sabu, serta satu bundel plastik klip bening. Barang tersebut diduga akan diedarkan di dalam lapas.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antar lembaga penegak hukum.

“Ini menunjukkan koordinasi yang baik antara kepolisian, lapas, dan rutan dalam mencegah peredaran narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi Tomi Elyus menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan lapas tetap bersih dari narkoba.

“Kami tidak memberi ruang bagi peredaran narkoba di dalam lapas,” tegas Tomi.

Sementara Kepala Rutan Kelas IIB Kotabumi, Marthen Butar-butar juga menyampaikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang berjalan.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta Dirjen Pemasyarakatan, Mashudi, dalam memerangi narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Ke depan, Polres Lampung Utara bersama Lapas dan Rutan Kotabumi berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan pengawasan, melakukan penggeledahan rutin, serta mengoptimalkan fungsi deteksi dini guna mencegah kejadian serupa terulang kembali

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi berhasil digagalkan berkat sinergi dan koordinasi yang solid antara Polres Lampung Utara, Lapas Kelas IIA Kotabumi, dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Senin, 11 April 2026 sekitar pukul 08.40 WIB di Pos Jaga Lapas Kelas IIA Kotabumi yang beralamat di Jalan Tjoekoel Soebroto, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Waka Polres Kompol Yohanis menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari koordinasi lintas instansi yang berjalan cepat dan efektif.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antar Polres, Lapas, dan Rutan berjalan sangat baik dalam mencegah masuknya narkoba ke dalam lingkungan lapas,” ujar Waka Polres Kompol Yohanis saat gelar Konferensi Pers bersama Ka Rutan dan Ka Lapas Kotabumi di dampingi Kasat Narkoba AKP A. Mardiasnyah dan Kasi Humas Iptu Herawati. Rabu (15/4/26).

Kasat Narkoba Polres Lampung Utara AKP A. Mardiansyah mengungkapkan, kasus ini bermula dari adanya informasi masyarakat yang diterima pihak kepolisian terkait rencana penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lapas Kotabumi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Satresnarkoba Polres Lampung Utara segera melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Kelas IIA Kotabumi untuk melakukan langkah antisipatif.

Petugas lapas kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan secara ketat terhadap seluruh barang bawaan, baik milik warga binaan maupun pengunjung yang hendak masuk ke dalam area lapas.

“Hasil pemeriksaan menemukan sebanyak 40 paket narkotika jenis sabu yang diselipkan di bagian pinggang seorang warga binaan berinisial SA (27),” jelas AKP Mardiansyah.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap SA, pihak Lapas langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Lampung Utara dan menyerahkan tersangka beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, petugas kemudian berhasil mengungkap keterlibatan pihak lain. Polisi selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak Rutan Kelas IIB Kotabumi dan berhasil mengamankan tersangka kedua berinisial AR (39), yang merupakan oknum pegawai rutan.

AR ditangkap di kediamannya yang berada di Perumahan Matrix Empire, Jalan KS Tubun, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Kedua tersangka selanjutnya dibawa ke Mapolres Lampung Utara untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 40 paket narkotika jenis sabu, 1 bundel plastik klip bening, 2 bungkus kopi merek Bintang Jaya, 1 kotak bekas timbangan digital dan 1 unit handphone.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 132 ayat (1), serta ketentuan lain yang berlaku, dengan ancaman hukuman berat.

Kapolres Lampung Utara melalui Waka Polres menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas, baik dari dalam maupun luar lapas.

“Kami berkomitmen untuk menindak tegas seluruh pihak yang terlibat. Tidak ada ruang bagi peredaran narkotika, baik di dalam maupun di luar lapas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan tidak memberikan toleransi terhadap peredaran narkoba di dalam lapas.

“Kami tidak memberi ruang bagi peredaran narkoba di dalam lapas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Rutan Kelas IIB Kotabumi, Marthen, yang menyatakan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan kepolisian.

“Ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam memerangi narkoba sesuai arahan pimpinan,” ungkapnya.

Ke depan, Polres Lampung Utara bersama Lapas dan Rutan Kotabumi akan terus memperkuat sinergi melalui peningkatan pengawasan, penggeledahan rutin, serta penguatan sistem deteksi dini.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam memberikan informasi guna mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba, khususnya di wilayah Kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Semangat gotong royong terpancar kuat di pedalaman Kecamatan Tanjung Raja. Personel Koramil 412-10/TJR bersama warga Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin kini tengah berjibaku mewujudkan mimpi memiliki akses transportasi yang layak melalui pembangunan “Jembatan Perintis Garuda” , Rabu (15/04/2026).

Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Way Arum ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. meskipun medan menuju lokasi cukup menantang, hal tersebut tidak menyurutkan langkah para anggota TNI dan masyarakat untuk turun ke lapangan sejak pukul 08.30 WIB.

Progres pembangunan menembus medan yang amat sulit. Hingga hari ini, kegiatan difokuskan pada lanjutan penggalian lubang pondasi jembatan. Lokasi pembangunan ini terletak di kawasan sungai yang cukup terpencil, berjarak sekitar 6 kilometer dari pemukiman Desa Tanjung Beringin dan 2,5 kilometer dari Desa Tulung Balak.

Selain penggalian, hari ini juga dilakukan pendistribusian material besi menggunakan truck. Perjuangan membawa material ini patut diacungi jempol, mengingat rute menuju kawasan Sungai Way Arum yang beragam dan menuntut konsentrasi tinggi dari para pengemudi dan petugas TNI di lapangan.

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi masa depan bagi warga sedikitnya 270 KK atau sekitar 450 jiwa di kedua desa. Selama ini, akses antar desa terhambat oleh kondisi geografis dan aliran sungai.

Nantinya Jembatan Perintis Garuda akan berfungsi sebagai Akses utama hasil bumi, Memudahkan petani mengeluarkan hasil komoditi menuju pasar, selain itu, sarana pendidikan bagi anak-anak juga akan lebih terjangkau saat melintasi sungai.

Bukan hanya itu, Akses Jembatan ini menjadi jalur utama untuk belanja kebutuhan pokok, termasuk mendukung distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat di kedua desa tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh anggota Koramil 412-10/TJR, anggota Brigif TP 45/Sai Bhumi, serta perwakilan masyarakat dari Desa Tanjung Beringin dan Desa Tulung Balak yang masing-masing mengerahkan tenaga terbaiknya.

“Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan jembatan ini, kita berharap ekonomi warga bergerak lebih cepat dan akses pendidikan tidak lagi terkendala oleh luapan sungai,” ujar salah satu personel di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan masih terus berlangsung dengan suasana kekeluargaan yang kental, membuktikan bahwa beratnya medan bisa dikalahkan jadi kebersamaan.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0412/Lampung Utara pada Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini fokus pada penguatan sinergi antara TNI, BBWS Mesuji Sekampung, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mengoptimalkan infrastruktur strategis nasional.

Dalam kunjungannya ke Unit Pengelola Bendungan (UPB) Way Rarem, Pangdam menekankan pentingnya pemeliharaan bendungan yang kini mengalami penurunan kapasitas, akibat sedimentasi dan pertumbuhan gulma yang kian masif.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama TNI, Kodam XXI/RI dengan BBWS Mesuji Sekampung untuk normalisasi bendungan way rarem di semua lini pembersihan waduk menggunakan alat berat harvester dredger dan lain sebagainya.

Optimalisasi bendungan seluas 881,59 hektare ini penting untuk mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, ketahanan pangan berupa kebutuhan air disemua sektor. terutama dalam menjamin pengairan irigasi bagi 21.110 hektare lahan pertanian.

Pangdam menegaskan komitmen bersama agar seluruh instansi tidak bekerja sendiri-sendiri demi memastikan distribusi air tepat sasaran bagi para petani. Pengarahan ditutup dengan peninjauan titik objek vital dan diskusi mengenai penataan Keramba Jaring Apung (KJA) dan Gulma yang menjadi penyebab degradasi kualitas air.

Selain meninjau bendungan, Pangdam yang juga didampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr., (Han), Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman, Bupati Hamartoni Ahadis, juga membahas titik rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 45/Sai Bhumi di kawasan Way Rarem.

” Bupati menyatakan siap berkolaborasi karena kehadiran Brigif TP dinilai esensial akan memberikan efek ekonomi positif bagi masyarakat luas”.

Rangkaian kegiatan Pangdam juga memberikan pengarahan kepada personel Brigif TP 45/Sai Bhumi yang saat ini masih berada di Marseling Area, Yayasan Shuhada Kota Alam. Pangdam Kristomei menginstruksikan prajurit untuk selalu menjaga kedisiplinan, menghindari pelanggaran, dan fokus membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.”terang pangdam”

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD)  — Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polres Lampung Utara melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan pengamanan (Pam) rawan pagi pada Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis, di antaranya Jalan Alamsyah RPN, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Soekarno Hatta di wilayah Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan teguran secara humanis terhadap pelanggaran kasat mata yang dilakukan oleh para pengendara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan arus lalu lintas.

“Pam rawan pagi ini merupakan wujud pelayanan prima Polri dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Selain pengaturan arus, personel juga memberikan imbauan serta teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat pengguna jalan.

“Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.

Polres Lampung Utara menegaskan akan terus mengintensifkan kegiatan pengamanan di titik-titik rawan guna mendukung terciptanya kamseltibcarlantas yang optimal di wilayah hukumnya.

(Rizky A Sony)