Ogan Ilir (HD)- Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani SH., MH., didampingi Asisten Sekda Ogan Ilir dan Kepala Perangkat Daerah Menyaksikan Pertandingan Final Gala Siswa Indonesia (GSI) sekaligus Penutupan Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat SMP Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Jum’at 12/07/2024, bertempat di Lapangan Sepakbola Tanjung Senai.

Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani bersama Perangkat Daerah lainnya menyaksikan secara langsung pertandingan final Gala Siswa Indonesia (GSI) antara Kec. Payaraman melawan Kec. Indralaya Selatan yang bertanding di lapangan sepakbola Tanjung Senai.

Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani dalam arahannya mengatakan prestasi tentu kita kejar tetapi melalui kegiatan ini kita mampu menjalin silaturahmi serta menjalin kebersamaan untuk menjaga hubungan keluarga di Kab. Ogan Ilir.

Wakil Bupati H. Ardani juga mengatakan untuk yang menjadi juara 1,2,3,4 tetap lah semangat supaya nantinya bisa mempertahankan peringkatnya bahkan bisa meningkatkan lagi prestasi di kesempatan lainnya.

“Atas nama pemerintah Kab. Ogan Ilir mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait karena telah berhasil mensukseskan kegiatan ini” ujarnya

Wakil Bupati H. Ardani juga mengingatkan untuk para suporter untuk tetap menjalin kebersamaan antar suporter, karena pertandingan hanya terjadi di lapangan saja dan diluar lapangan kita adalah saudara.

Diakhir kegiatan Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani menyerahkan secara langsung medali dan piala kepada juara Gala Siswa Indonesia dan mengucapkan selamat kepada juara 1 Kec. Indralaya Selatan, juara 2 Kec. Payaraman, juara 3 Kec. Tanjung Raja dan juara 4 Kec. Indralaya secara langsung.

Hadir secara langsung Wakapolres Ogan Ilir, Kajari Ogan Ilir atau yang mewakili, Ketua KONI Ogan Ilir, peserta final gala siswa Indonesia dan suporter dari tim yang bertanding. (Ardi)

Ogan Ilir (HD)-Pembukaan Gala Siswa Indonesia (GSI) Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024 berlangsung meriah dan penuh semangat, Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, SH.,MH, secara resmi membuka acara tersebut pada Senin kemarin (08-07).

Upacara Opening ceremony berlangsung di Stadion Caram Seguguk Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya.

Acara pembukaan GSI jenjang SMP Tingkat Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024 ini, dihadiri lebih kurang 4.500 massa.

Dalam sambutannya, Wabup Ogan Ilir, memberikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan pembukaan GSI jenjang SMP tingkat Kabupaten Ogan Ilir ini.

“Atas nama pribadi dan nama Pemkab Ogan Ilir, kami sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi terhadap penyelenggaraan GSI jenjang SMP tingkat Kabupaten Ogan Ilir ini,” tuturnya.

Menurut Wabup Ogan Ilir, bahwa tujuan GSI adalah untuk menyediakan wadah kompetisi dalam bidang olahraga atau kinestetik peserta didik.

“Sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam penumbuhkembangan budaya belajar, motivasi berprestasi, kreativitas, dan sportivitas,” lanjutnya.

“Serta berorientasi pada pembudayaan, pemberdayaan, dan pembentukan peserta didik yang memiliki kepribadian dengan karakter unggul,” tambahnya lagi.

Dikatakan Wabup Ogan Ilir, penyelenggaraan GSI ini bukan hanya tentang memenangkan medali atau tropi, tetapi juga tentang semangat kebersamaan dan sportivitas.

“Mari kita semua menjunjung tinggi nilai-nilai fairplay, dan saling menghargai satu sama lain. Tidak hanya di atas lapangan, tapi juga di luar lapangan,” ajaknya.

Serta berorientasi pada pembudayaan, pemberdayaan, dan pembentukan peserta didik yang memiliki kepribadian dengan karakter unggul,” tambahnya lagi.

Dikatakan Wabup Ogan Ilir, penyelenggaraan GSI ini bukan hanya tentang memenangkan medali atau tropi, tetapi juga tentang semangat kebersamaan dan sportivitas.

“Mari kita semua menjunjung tinggi nilai-nilai fairplay, dan saling menghargai satu sama lain. Tidak hanya di atas lapangan, tapi juga di luar lapangan,” ajaknya. (Ardi)

Ogan Ilir (HD)- Sosialisasi Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) di Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir berjalan lancar yang dihadiri oleh Muspika Kecamatan dan seluruh Kepala Desa berjalan lancar, Senin (08/07/24).

TBUPP adalah tim yang dibentuk oleh Bupati untuk mengawal percepatan pembangunan berdasarkan visi dan misi Bupati serta diatur oleh ketentuan tugas pokok dan fungsi. Susunan tim, tata cara, persyaratan, pengangkatan dan pemberhentian adalah hak dan kewajiban pengawasan dan pelaporan penganggaran ketentuan.

Menurut salah satu Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP), Ahmad Nahrowi menjelaskan bahwa telah terbit SK pembentukan TBUPP Kabupaten Ogan Ilir.

“Alhamdulillah, tanggal 4 April 2024 telah terbit SK pembentukan TBUPP. Dari 16 Kecamatan yang berada di Ogan Ilir, Kecamatan Rantau Panjang adalah sosialisasi terakhir. Kedepannya diharap dalam pengerjaan proyek pembangunan yang berupa fisik maupun non fisik dapat segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Abdul Gani Ketua Forum Kepala Desa se Kecamatan Rantau Panjang mengatakan Kepala Desa Kecamatan Rantau Panjang menyambut gembira dengan datangnya TBUPP di Kecamatan Rantau Panjang untuk melakukan sosialisasi Percepatan Pembangunan di kabupaten Ogan Ilir.

“Kami para Kepala Desa se Kecamatan Rantau panjang berbahagia atas kedatangan TBUPP. Kami selaku Kepala Desa sangat bersemangat kedepannya dalam membangun desa. Semoga kedepannya, TBUPP bisa datang beberapa kali agar kami bisa menyampaikan keluhan kami di desa,” kata dia.

Sementara Faisal selaku Penjabat Camat Rantau Panjang menyambut baik atas kehadiran TBUPP di Kecamatan Rantau Panjang.

“Kami ucapkan terimakasih banyak atas kehadiran TBUPP di Kecamatan Rantau Panjang. Kami pun akan selalu mendukung setiap kebijakan yang disampaikan oleh Bapak Bupati Panca Wijaya Akbar. Kami mengajak kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Rantau Panjang untuk mengawal dan membantu pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Rantau Panjang,” ungkapnya. (Ardi)

Ogan Ilir (HD)– Jaringan Anti Korupsi Kabupaten Ogan Ilir (Jakor) kembali datangi Inspektorat setemoat guna mempertanyakan laporan Dugaan Korupsi Dana Desa di 3 Desa Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir.

Dimana 3 Desa tersebut antara lain
1. Desa Lubuk Tunggal
2. Desa Ulak Segara
3. Desa Tanjung Bulan

Laporan pengaduan yang diserahkan pada tanggal 26 Maret 2024 sampai saat ini belum ada kejelasan.

Ketua DPD Jaringan Anti Korupsi (Jakor) melalui Wakilnya Iwan Suganda Menjelaskan, Laporan Pengaduan yang di serahkan ke Inspektorat Ogan Ilir tersebut berisi Dugaan Indikasi Korupsi dalam Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun 2023.

Dimana diduga kuat pembangunan Fisik, Anggaran Stunting, Pembayaran Honorarium serta Ketahanan Pangan di 3 Desa Kecamatan Rambang Kuang terindikasi di Korupsi.

Iwan Juga Menjelaskan Laporan tersebut sudah di terima oleh bagian Sekretariat Inspektorat Daerah Kabupaten Ogan Ilir Pada Tanggal 26 Maret 2024.

” Kami telah melaporkan 3 Kepala Desa di Kecamatan Rambang Kuang tersebut 3 bulan yang lalu dan di terima langsung oleh Bapak Aswin bagian sekretariat Inspektorat Ogan Ilir”jelasnya

Iwan menambahkan “sudah beberapa kali mencoba menghubungi Pihak Inspektorat yaitu Inspektur Inspektorat Bapak Ibnu Hardi Melalui Pesan Singkat Whatsapp namun tidak ada jawaban guna mempertanyakan perkembangan Laporan tersebut”imbuhnya.

Hari ini kamis 20 Juni 2024 DPD Jakor Ogan Ilir mendatangi Inspektorat Ogan Ilir guna mempertanyakan perkembangan laporan/ pengaduan tersebut. “Kami mempertanyakan sudah sampai di mana prosesnya, apakah sudah ada pemeriksaan dan pemanggilan atau belum, tapi sangat di sayangkan di Kantor Inspektorat Ogan Ilir tidak ada yang bisa ditemui baik itu Inspektur, bagian Sekretariat,  atau pun bagian Penyidikan”ungkapnya.

Iwan berharap Kepada Inspektorat Ogan Ilir, agar kiranya dapat transparan dalam menangani Laporan Pengaduan Masyarakat.

” Kami sangat berharap kepada Inspektorat Ogan Ilir agar dapat menindak lanjuti dan bersikap transparan dalam Penangan Laporan Masyarakat. Jangan sampai Inspektorat Ogan Ilir yang seharusnya menerima dan menangani Laporan masyarakat dapat di kendalikan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan” Tutupnya. (Ardi)

Ogan Ilir (HD)- Sebanyak 15 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) di Kecamatan Pemulutan Selatan resmi di lantik, pelantikan tersebut bertempat di RMU gapoktan Permata Desa Sungai Lebung Ulu Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir.

Acara yang di laksanakan Pukul 10:00 WIB di hadiri Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu Lily Oktayanti, Camat Pemulutan Selatan Rabin Hud, S.Pd, M.Si, Kapospol Pemulutan Selatan Iptu Trima Doni, Dan Ramil Pemulutan Lettu Cpt. Eka Yudha dan turut juga hadir Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Suryadinata, SH. Minggu (02/06/2024)

Ketua Panwaslu Kecamatan Pemulutan Selatan RIKI, S.Pd menyampaikan harapannya kepada seluruh PKD yang telah di lantik agar dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik mungkin.

” Dengan harapan PKD yang dilantik Dapat Melaksanakan Tugas dan Kewajiban dengan sebaik mungkin, menjalan tugas sesuai dengan peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku.
Bersinergi, Berkolaborasi, dan berkordinasi dengan PPS di masing² Desa, Stakeholder dan Pemerintahan Setempat. Sehingga Proses Pengawasan dapat Tercapai dengan Maksimal ” Harapnya.

Riki juga menambahkan kepada seluruh PKD Kecamatan Pemulutan Selatan agar dapat menjaga Marwah Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir dalam melaksanakan Proses Pengawasan Pemilu. (Ardi)

Ogan Ilir, HD– SMA Negeri 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, menggelar tasyakuran dan pelepasan siswa siswi kelas 12 tahun pelajaran 2023/2024.

Acara tasyakuran dan pelepasan siswa siswi kelas 12 tahun pelajaran 2023/2024 ini, dipusatkan di Lapangan Upacara SMAN 1 Indralaya, Selasa, 21 Mei 2024.

Acara tasyakuran dan pelepasan siswa siswi kelas 12 SMAN 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir tahun pelajaran 2023/2024 ini, digelar sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, gelaran tasyakuran dan pelepasan siswa kelas 12 SMAN 1 Indralaya tahun pelajaran 2023/2024 ini, dikemas dengan sangat sederhana namun bermakna.

Kepala SMAN 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Pudyo Laksono mengungkapkan, bahwa acara tasyakuran dan pelepasan ini, sebenarnya inisiatif siswa siswi Kelas 12 yang akan mengakhiri masa pendidikannya di SMAN 1 Indralaya.

“Sebenarnya kami ini diundang oleh anak-anak, karena ini memang kegiatan anak-anak Kelas 12 yang akan mengakhiri masa belajarnya di sekolah ini,” terangnya.

Menurut Pudyo, jumlah siswa siswi Kelas 12 SMAN 1 Indralaya tahun pelajaran 2023/2024 yang dilepas ini berjumlah 275 orang. Dimana, tingkat kelulusan siswa dan siswi berjumlah 100 persen.

“Lulusan SMAN 1 Indralaya angkatan 36 ini, semuanya lulus dari 275 siswa Kelas 12 di tahun pelajaran 2023/2024,” sebutnya.

Dari 275 siswa Kelas 12 tahun pelajaran 2023/2024 ini, sebanyak 45 orang dinyatakan diterima di sejumlah perguruan tinggi, bagi di Provinsi Sumsel maupun luar provinsi.

“Sebagian besar anak kita yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), diterima di Universitas Sriwijaya,” jelasnya.

Ada pula siswa SMAN 1 Indralaya yang diterima di Jurusan Teknologi Rekaya Perangkat Lunak Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjajaran Bandung, lalu di Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Selain itu, ada pula lulusan SMAN 1 Indralaya yang diterima di Politeknik Sriwijaya, ISI Yogyakarta, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

“Alhamdulillah, semua diterima di jurusan ternama. Jumlah lulusan kita yang diterima lewat jalur SNBP ini meningkat hingga dua kali lipat dari sebelumnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pudyo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua dan komite yang telah mempercayakan dan menitipkan anak-anaknya untuk belajar di SMAN 1 Indralaya.

“Kita selalu berkoordinasi dengan para orang tua siswa dan siswi, tujuannya untuk menciptakan suasana dan iklim yang kondusif,” katanya.

Kepada para siswa dan siswinya yang lulus pada angkatan ke-36 ini, Pudyo menyampaikan pesan yang mendalam, supaya anak-anak mampu membawa keilmuan yang baik untuk membentengi diri dari pergaulan dan perkembangan ilmu teknologi.

“Tetaplah berkarakter dan cerdas dalam setiap keadaan dan masalah, yang terpenting harus berbuat baik kepada orang tua, karena merekalah kunci kesuksesan,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Pelaksana Tasyakuran dan Pelepasan siswa siswi Kelas 12 SMAN 1 Indralaya tahun pelajaran 2023/2024, Maghfir mengatakan, bahwa kegiatan hari ini diisi dengan acara shalawatan dan yasinan bersama.

“Konsepnya kita sederhana, namun tidak mengurangi kekhidmatan acara. Dan acara ini memang keinginan anak-anak sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan siswa Kelas 12 tahun pelajaran 2023/2024 yang berkesempatan menyampaikan sambutan, Ahmad Anugerah Hizbullah, mengucapkan terima kasih kepada dewan guru yang telah mendidik selama tiga tahun ini.

Selanjutnya, Ahmad Anugerah Hizbullah, tercatat sebagai siswa yang lulus di Universitas Sriwijaya lewat jalur prestasi. Untuk itu, dirinya berharap, teman-temannya yang lain juga bisa lulus lewat jalur UTBK.

“Semoga teman-teman semua bisa menyusul 45 orang yang lulus lewat jalur undangan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, siswa siswi Kelas 12 SMAN 1 Indralaya tahun pelajaran 2023/2024 ini, juga memberikan cenderamata kepada Kepala SMAN 1 Indralaya, sebagai tanda ucapan terima kasih atas jerih payah dalam mendidik anak-anak. (Ardi)

Ogan Ilir, HD– Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Sumatera Selatan, menyosialisasikan bahaya rokok di SMA Negeri 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Rabu, 22 Mei 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua YJI Cabang Provinsi Sumsel, Hj Fauziah Mawardi Yahya, dan Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Fauziah Mawardi Yahya mengatakan, bahwa merokok dapat menyebabkan berbagai gangguan bagi tubuh para penggunanya. Terutama bagi kesehatan manusia.

“Merokok bisa menyebabkan sakit jantung, paru-paru, dan penyakit lainnya bagi kesehatan,” ujarnya.

Fauziah juga mengingatkan, kepada seluruh siswa dan siswi yang ada di Kabupaten Ogan Ilir supaya dapat memanfaatkan masa mudanya dengan sebaik-baik mungkin.

“Karena pemuda adalah harapan agama, bangsa, dan negara,” lanjutnya.

Fauziah berpesan, kepada seluruh siswa siswi di Kabupaten Ogan Ilir untuk mengejar cita-cita terlebih dahulu. Sehingga, bisa mendapatkan dan memenuhi penghasilan sendiri.

“Kalau sekarang kan masih bergantung dengan orang tua. Mau apa-apa kan harus minta uang ke orang tua terlebih dahulu,” katanya lagi.

Dalam bergaul, Fauziah juga mengimbau kepada anak-anak supaya dapat memilih teman bergaul yang baik. Sehingga, dengan teman yang baik, maka dapat mempengaruhi perilaku seseorang.

“Bergaullah dengan teman-teman yang baik. Kemudian, jaga kesehatan kalian, karena kesehatan itu sangat berharga,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani mengatakan, Pemkab Ogan Ilir mensupport penuh seluruh kegiatan positif yang diseleggarakan oleh semua pihak, termasuk YJI Cabang Provinsi Sumsel.

“Menjaga kesehatan jantung merupakan hal penting bagi kaum perempuan maupun laki-laki, terlebih di masa sekarang ini kematian akibat serangan jantung banyak ditemukan di tengah masyarakat,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, digelar pula acara senam sehat serta pengukuhan Duta Kelas Anti Rokok SMAN 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

“Jadi ini perlu kita giatkan senam jantung sehat di lingkungan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, tak hanya di kalangan pelajar saja,” katanya lagi.

Wabup Ogan Ilir berharap, dengan adanya Duta Kelas Anti Rokok dalam mengajak dan mengingatkan pentingnya kesehatan jantung dan pembuluh darah.

“Sehingga dengan jantung yang sehat, tentunya akan mencetak generasi sehat yang berkualitas,” katanya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, YJI cabang Provinsi Sumsel melakukan sosialisasi Sekolah Tanpa Advertising atau Iklan Rokok (STAR).

Terpisah, Kepala SMAN 1 Indralaya, Pudyo Laksono mengungkapkan, pihaknya sangat bangga bisa menjadi tuan rumah pada sosialisasi Sekolah Tanpa Advertising atau Iklan Rokok ini.

“Suatu kebanggaan bagi kami, telah ditunjuk sebagai tuan rumah sosialisasi. Kami juga siap menindaklanjuti sosialisasi ini, dengan mencegah peredaran rokok di sekolah,” ungkapnya.(Ardi)

Ogan Ilir, HD– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir Sumsel mengelar tes wawancara bagi 122 calon Anggota panitia pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024

Sebanyak 122 orang calon Anggota PPS ikut tes wawancara, demikian di sampaikan Ketua panitia pemilihan kecamatan (PPK) M Faqihuddin Aulia saat di wawancara di sekretariat panitia pemilihan kecamatan, Rabu, 22 mei 2024.

M Faqihuddin Aulia mengatakan tes wawancara hari ini kami sebagai panitia kecamatan hanya di Deligasikan untuk me wawancarai peserta namun yang memutuskan tetap komisi pemilihan umum (KPU).

Adapun peserta tes wawancara pada hari ini terdiri dari lima belas desa dan empat kelurahan yang ada di kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir

“Penguji akan menanyakan beberapa poin pertanyaan kepada setiap peserta, pada pengetahuan pengawasan kepemiluan ,visi misi dari peserta ,dan motivasi mereka,”ucapnya.

Di tanyakan soal Kuota PPS di sampaikan M Faqihuddin Aulia ,untuk Kouta setiap desa maupun kelurahan hanya tiga orang

Dalam 122 orang peserta, nantinya akan di terimah hanya 57 orang, tes wawancara hanya di laksanakan satu hari

“Harapan kami selaku ketua PPK
Agar yang terpilih nanti hendaknya memang mau bekerja dan semangat untuk bekerja agar tercipta pilkada ini tidak ada masalah lancar dan aman,” pungkasnya. (Ardi)

Ogan Ilir, HD -Di tengah Bawaslu Ogan Ilir sibuk melaksanakan tahapan seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), kabar tak sedap menghebohkan datang sejumlah anggota Panwascam

yang merasa dirugikan setelah diiming-imingi kelolosan dalam evaluasi existing dengan syarat menyerahkan uang sejumlah Rp 5 juta.
Dilansir Dari Halaman www.tribunepos.com

Namun, meski telah memenuhi permintaan tersebut, mereka tetap juga tidak berhasil lolos seleksi.

Salah seorang korban, Muhammad Imron Saputra, eks Ketua Panwascam Indralaya Utara mengungkapkan, bahwa dirinya bersama Fahri, eks Ketua Panwascam Indralaya Selatan dan beberapa rekan sesama anggota Panwascam lainnya yang diminta untuk menyetorkan uang sebesar Rp 5 juta, dengan janji akan diloloskan dalam proses seleksi existing.

Uang tersebut diserahkan kepada Ketua Panwascam Rantau Panjang, Herman, sebagai orang suruhan oknum anggota Bawaslu Ogan Ilir berinisi DW.

Tetapi, setelah menyerahkan uang tersebut, mereka mendapati bahwa nama mereka tidak tercantum dalam daftar peserta yang lolos.

“Kami dijanjikan akan lolos jika menyerahkan uang sejumlah itu, kami bingung tidak diberikan ini salah, kalau diberikan bakal tidak lolos, akhirnya diberikan uang yang diminta itu. Tapi ternyata nama kami tidak ada di daftar yang lolos. Kami merasa ditipu,” ungkapnya dengan kecewa kepada media ini, Rabu (15/5/2024).

Imron membeberkan, uang tersebut diserahkannya langsung ke Herman. Dari Herman, nama nama yang sudah dimintai uang tadi, disetorkan langsung ke oknum anggota Bawaslu berinisial DW tadi.

Dia menyebut, Herman merupakan koordinator tim perpanjang tangan dari oknum DW.

Ketua Bawaslu Ogan Ilir, Dewi Alhikma Wati, saat dikonfirmasi terkait berita ini, belum bisa dimintai keterangan banyak.

“Ke kantor bae kalu nak klarifikasi pak, biar jelas,” jawab Dewi singkat dalam pesan whatsAap yang dikirimnya.

Sementara itu, Herman, Ketua Panwascam Rantau Panjang belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan wartawan media ini. Pesan yang dikirim belum dibalas dan telepon tak diangkat.

Kronologi Penyerahan Uang

Imron mengungkapkan, pada Sabtu, 27 April 2024 sekira pukul 10.10 Wib pagi, bertempat di Desa Sukaraja Baru, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir, uang Rp 5 juta yang minta diserahkan ke Herman.

Uang itu diberikan di dalam mobil Xenia warna abu abu berlokasi di pinggir jalan dekat Masjid Yahya Alhaq Desa Sukaraja Baru.

“Waktu saya menyerahkan uang, selain ada Herman (Ketua Panwascam Rantau Panjang), di dalam mobil juga ada Irawan (Ketua Panwascam Kandis), Musoddik (Anggota Panwascam Kandis ), dan Nikmat (Anggota Panwascam Rantau Panjang). Dan keempat orang itu lolos semua,” papar Imron.

Akan Dilaporkan

Imron mengaku, bersama para korban lainnya akan melaporkan perbuatan yang melanggar etik berat dan pidana ini ke Bawaslu Sumsel, DKPP, dan aparat kepolisian.

Ia berharap agar ada tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat dalam praktik sindikat dan kongkalikong persekutuan jahat tersebut, termasuk oknum Bawaslu DW.

Saat ini mereka mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung, seperti bukti transfer dan rekaman percakapan, untuk memperkuat laporan mereka.

Dapat Kecaman Pedas

Kejadian ini mengungkapkan kebobrokan dalam sistem existing dan tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada seleksi Panwascam yang sedang berjalan saat ini.

Ada rasa kekecewaan yang mendalam karena proses yang seharusnya adil dan transparan telah disusupi oleh praktik suap dan berujung korupsi yang menjijikkan.

Reaksi terhadap kebobrokan seleksi Panwascam Ogan Ilir ini telah meresahkan peserta yang ikut maupun masyarakat pemerhati demokrasi.

Banyak yang mengecam pedas praktik suap dan jual beli ‘kursi’ dalam proses seleksi Panwascam di Ogan Ilir ini.

Pengamat politik lokal dan aktivis anti korupsi, Maman Sopian, mengatakan tidak ada ruang bagi korupsi atau manipulasi dalam proses seleksi Panwascam di Ogan Ilir kali ini, dan siapa pun yang terlibat harus diganjar dengan sangsi yang berat. (Ardi)

Ogan Ilir, HD– Pemerintah Desa Tebing Gerinting Utara Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Kepada 22 keluarga penerima manfaat (KPM). Kamis, 16 Mei 2024.

Penyaluran BLT tersebut berlangsung di Balai Desa Tebing Gerinting Utara dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Camat Inderalayah Selatan Hj. Saada SM, Kasih PMD Kecamatan Haris Munandar SE, Kasih Pemerintahan Martini S, Ag, Pendamping Desa Itami Relifianti ST MSI, Bhabinkamtibmas Serda Pirdaus, Ketua BPD Muryani S Sos, serta seluruh perangkat Desa Tebing Gerinting Utara.

Andi Wandira Kepala Desa Tebing Gerinting Utara menjelaskan bahwa pemerintah Desa telah menyalurkan BLT Dana Desa dengan nilai total 900 ribu rupiah kepada 22 penerima manfaat. Pembagian dilakukan secara bulanan selama tiga bulan, yaitu dari bulan Januaria hingga Maret, dengan setiap penerima menerima 300 ribu rupiah per bulan.

Andi menegaskan bahwa penerima BLT Dana Desa ini telah memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah. dimana Penerima Manfaat mereka yang benar -Benar membutuhkan seperti yang tidak mampu berjalan yang memiliki penyakit menaun dan lansia.

Dia juga mengimbau agar bantuan ini dimanfaatkan secara bijaksana untuk kebutuhan sehari-hari agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh penerima. (Ardi)