Pesisir Barat, HD – Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mengikuti gerakan tanam cabai secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 tahun 2024, di Sekretariat TP-PKK Pesibar Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (4/3/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal, Ketua II TP-PKK Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., dan seluruh pengurus TP-PKK Kabupaten dan Kecamatan.

Ketua TP-PKK Septi Istiqlal mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat dalam mewujudkan keluarga sejahtera. “Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat, khususnya masyarakat Pesibar agar turut serta menanam cabai.

Hal ini guna membantu perekonomian keluarga sehingga bisa mewujudkan keluarga sejahtera menuju Indonesia Maju,” tutur Ketua TP-PKK Septi Istiqlal.

Ketua TP-PKK Septi Istiqlal mengajak seluruh TP-PKK kecamatan dan pekon untuk mengikuti kegiatan tanam cabai serentak tersebut. “Gerakan tanam cabai serentak juga diharapkan bisa dilaksanakan hingga ke seluruh kecamatan dan pekon se-Pesibar,” ujar Ketua TP-PKK Septi Istiqlal.

“Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan membantu masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga cabai di pasaran,” tandas Ketua TP-PKK Septi Istiqlal.

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar grand final pemilihan Muli Mekhanai Pesibar Tahun 2024, di Gedung Olah Raga (GOR) Khang Nyepok Iting, Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat malam (1/3/2024).

Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Septi Istiqlal, Kabid. Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Melia Ayunda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan forkopimda Pesibar.

Kepala Dispar Pesibar dalam laporannya, Dr. I. Nyoman Setiawan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa audisi pemilihan Muli Mekhanai yang sudah dimulai sejak 28 Februari lalu itu bertujuan untuk membentuk Muli Mekhanai yang kompetitif dan berkepribadian untuk mengembangkan bakat dan kreasi, membuka wawasan Muli Mekhanai untuk lebih mengenal dan mencintai seni dan budaya daerah.

“Selain itu meningkatkan potensi Muli Mekhanai dalam hal ekonomi kreatif dan media digital khususnya terkait kepariwisataan, menghasilkan duta wisata yang mampu mempromosikan kepariwisataan Pesibar, dan mempersiapkan duta Muli Mekhanai yang akan diikutkan dalam ajang pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung,” tutup Kepala Dispar I. Nyoman Setiawan.

Kabid. Pariwisata Disparekraf Provinsi Lampung, Melia Ayunda, menyampaikan Dispar Provinsi Lampung berharap terpilihnya Muli Mekhanai Pesibar Tahun 2024 akan mampu mempromosikan kepariwisataan Pesibar dalam tingkatan yang lebih luas dan diberbagai kesempatan lainnya. “Sehingga mampu membawa nama Pesibar untuk semakin lebih dikenal dimata dunia, dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Agus Istiqlal dalam sambutannya mengatakan pemilihan Muli Mekhanai Pesibar Tahun 2024 merupakan agenda tahunan yang digelar Pemkab Pesibar sebagai wadah positif bagi generasi muda dalam berekspresi dan memberikan ide kreatif untuk membangun pariwisata dan mempertahankan seni dan budaya asli Pesibar.

“Melalui ajang ini nantinya Muli Mekhanai akan mempromosikan pariwisata, seni dan budaya Lampung khususnya Pesibar, dan diharapkan mampu memberikan citra positif Pesibar sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Lampung bahkan di Sumatera kepada para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Terlebih Pesibar sendiri memiliki beragam destinasi wisata yang indah dan kaya akan kebudayaan, bahkan telah dikenal di kalangan internasional sebagai destinasi dengan spot surfing terbaik dunia,” kata Bupati Agus Istiqlal.

Menurut Bupati Agus Istiqlal, para peserta harus mampu mempromosikan dan membantu mewujudkan Pesibar sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan, serta mampu menjadi duta daerah yang dapat menginspirasi serta memotivasi generasi milenial untuk semakin peduli terhadap perkembangan dan pembangunan Pesibar terutama di bidang pariwisata, seni dan budaya.

“Selamat kepada pemenang Muli Mekhanai Pesibar Tahun 2024, diharapkan mampu menjadi duta wisata yang profesional yang dapat membantu Pemkab Pesibar dalam pengembangan dan promosi pariwisata, mengembangkan destinasi pariwisata unggulan daerah yang berpijak pada kearifan lokal, mengembangkan potensi wisata unggulan yang terkandung, dan dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan mengharumkan nama Pesibar, ditingkat provinsi, nasional maupun internasional,” pungkas Bupati Agus Istiqlal.

Berikut daftar pemenang pemilihan Muli Mekhanai Pesibar Tahun 2024
Muli:
1. Juara I: Ni Wayan Prastining Tyas (Umum)
2. Runner Up: Khomalia Saputri (Kecamatan Lemong)
3. Runner Up II: Ruly Juwita Maharani (Sekretariat Daerah)

Mekhanai:
1. Juara I: Tanzil Pratama (Dinas Pariwisata)
2. Runner Up: Fail Zaki (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana)
3. Runner Up II: Muamar Dhafa Al Fatih (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan)

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD – Pj. Sekda Pesisir Barat (Pesibar), Drs. Jon Edwar, M.Pd., menghadiri rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten pada Pemilu 2024, di ruang Mall Pelayanan Publik (MPP) Gedung C Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Rabu (28/2/2024).

Rapat pleno terbuka tersebut juga dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesibar, Marlini, S.H.I., M.A., dan para komisioner, Kapolres Pesibar, AKBP. Alsyahendra, S.IK., M.H., Dandim 0422/Lampung Barat (Lambar), Letkol. Inf. Rinto Wijaya, dan perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, dan Bawaslu Pesibar, serta partai politik peserta pemilu.

Dalam sambutannya Pj. Sekda Jon Edwar menyampaikan bahwa Pemkab Pesibar berkomitmen untuk mendukung semaksimal mungkin pelaksanaan Pemilu serentak Tahun 2024, sejak tahapan awal hingga dilangsungkannya rapat pleno terbuka tersebut. “Artinya Pemkab Pesibar memastikan akan terus memberikan dukungan penuh dalam upaya menyukseskan pelaksanaan tahapan pemilu sejak awal hingga akhir,” tutur Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar juga menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh penyelenggara pemilu dari tingkat pekon hingga kabupaten. “Pemkab Pesibar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih terhadap seluruh jajaran TNI-Polri atas dedikasinya mengawal pelaksanaan seluruh tahapan, sehingga Pemilu serentak Tahun 2024 di Pesibar terlaksana dengan aman dan kondusif,” ujar Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar berharap agar hasil penghitungan perolehan suara Pemilu serentak Tahun 2024 melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Khususnya di Pesibar yang diharapkan agar legislatif yang berhasil terpilih, semoga kedepan dapat bersama-sama dengan Pemkab Pesibar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkas Pj. Sekda Jon Edwar.

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Idul Fitri 1445 Hijriah, dan persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Pesibar ke-11

Kegiatan yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi, S.Pd., M.M., tersebut dihadiri langsung Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., dan diikuti oleh seluruh Bagian, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pesibar.

Pj. Sekda Jon Edwar mengatakan bahwa dalam persiapan menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah, pihaknya meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyediakan pos-pos di sepanjang Jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang dilalui oleh pemudik yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Selama bulan suci Ramadhan berlangsung agar tidak dilakukannya pemadaman listrik, khususnya selama sholat tarawih berlangsung. Untuk itu diminta agar OPD terkait segera berkoordinasi dengan PLN,” ujar Pj. Sekda Jon Edwar.

“Diharapkan apa yang menjadi instruksi dan petunjuk untuk menyambut bulan suci Ramadhan agar dapat dilaksanakan dengan maksimal,” harap Pj. Sekda Jon Edwar.

Terkait dengan liburan idul Fitri, Pj. Sekda Jon Edwar juga menghimbau Dinas Pariwisata (Dispar) dan BPBD juga melakukan persiapan yang baik. Mengingat Pesibar yang merupakan daerah tujuan wisata diperkirakan akan dipadati oleh pengunjung yang datang dari berbagai daerah. “Tak terkecuali BPBD agar bisa menyiapkan tenaga pengamanan agar tidak terjadinya hal-hal yang dapat merugikan masyarakat,” lanjut Pj. Sekda Jon Edwar.

Sementara terkait dengan salah satu agenda besar Pemkab Pesibar, yaitu menyambut pelaksanaan peringatan HUT Pesibar ke-11, Pj. Sekda Jon Edwar juga meminta agar persiapan yang dilakukan agar bisa lebih matang lagi. “Segera langsungkan rakor kembali, bentuk panitia, dan tahapan-tahapan lainnya untuk dapat dilaksanakan dengan baik. Sehingga apa yang menjadi target dan harapan bersama menyambut HUT Pesibar tahun ini bisa terwujud maksimal,” tukas Pj. Sekda Jon Edwar.

(Red/Sony)

LoPesisir Barat, HD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah Tahun 2024, di Lobi Utama Lantai. Jumat (23/2/2024)

Kegiatan tersebut dihadiri Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Forkopimda Pesibar, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (ODP), Kabag, camat, dan menghadirkan penceramah, Ustad. H. Akhyar Alazhari, S.Pd.I.

Dalam sambutannya Pj. Sekda Jon Edwar mengatakan peringatan Isra Mi’raj sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kualitas ibadah dan membangun tali Ukhuwwah Islamiyah antar sesama.

Dengan terjalinnya persaudaraan yang kuat dengan dilandasi akidah dan iman, serta berdasarkan agama yang murni karena Allah SWT yang maha esa diyakini mampu mempersatukan umat Islam yang ada, khususnya di Pesibar. “Kegiatan ini memiliki arti penting dalam upaya untuk mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ungkap Pj. Sekda Jon Edwar.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperlancar dan meningkatkan komunikasi dalam sebuah kerangka silaturahmi yang semakin erat antara berbagai komponen umat Islam. “Saya berharap peringatan hari-hari besar seperti halnya Isra Mi’raj dapat dilaksanakan setiap tahunnya, dalam rangka meningkatkan kualitas iman dan ibadah, serta bisa menambah ketaqwaan kepada Allah SWT dan para rasulnya. sehingga mampu memberi keteladanan bagi yang lain, serta mampu menjadi panutan bagi anak-anak kita kelak,” harap Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar juga memaparkan komitmen Pemkab Pesibar dalam mengimplementasikan pembangunan di segala bidang termasuk dalam bidang keagamaan di Pesibar. “Karenanya mari singkirkan sifat yang saling menyalahkan, saling mencela, saling mengejek, merasa diri yang paling baik. Sebaliknya mari bangun kerukunan, bangun toleransi, untuk membangun Pesibar dengan penuh keikhlasan, kejujuran, dan rasa bertanggungjawab terhadap masa depan bangsa dan generasi yang akan datang,” pungkas Pj. Sekda Jon Edwar.

(Sony/red)

Asisten III Drs Gunawan Buka Musrembang RKPD Kecamatan Pesisir Tengah

Pesisir Barat, HD –  Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Gunawan, M.Si., menghadiri hari terakhir pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kecamatan Tahun 2024 untuk penyusunan RKPD Tahun 2025, di Halaman Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (22/2/2024).

Musrenbang RKPD yang diikuti oleh seluruh peratin di Kecamatan Pesisir Tengah, Pulau Pisang, dan Krui Selatan, juga dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Syaifullah, S.Pi., sekaligus moderator kegiatan tersebut, Camat Pesisir Tengah, Camat Pulau Pisang, Camat Krui Selatan, beberapa para kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan forkopimda Pesibar.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., yang disampaikan Asisten III Gunawan menyampaikan bahwa, penggabungan lebih dari satu kecamatan dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan diatur dalam Pasal 98 Ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017. “Sehingga pelaksanaan kegiatan kali ini, dimana menggabungkan dua kecamatan dalam satu rangkaian acara dipastikan tidak melanggar aturan,” ungkap Asisten III Gunawan.

Asisten III Gunawan menjelaskan, Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan, merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan Musrenbang Pekon untuk penyusunan RKP Pekon. “Dengan demikian sinergitas dan sinkronisasi pembangunan antara pekon dan kabupaten dapat terjalin dan tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan pekerjaan,” jelas Asisten III Gunawan.

Menurut Asisten III Gunawan, dalam kegiatan tersebut akan membahas secara simultan usulan prioritas dari kecamatan. Usulan dimaksud merupakan aspirasi yang mewakili kebutuhan dari seluruh warga kecamatan, bukan parsial dari satu atau dua pekon semata.

“Untuk itu, kepada camat agar dapat melakukan filterisasi terhadap usulan yang masuk dan kepada OPD diharapkan dapat langsung memberikan tanggapan terhadap usulan dimaksud,” tegasnya.

Lebih lanjut Asisten III Gunawan menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa tantangan pembangunan daerah dari tahun ketahun semakin berat. Salah satunya termasuk kemampuan daerah dalam pendanaan pembangunan di seluruh kecamatan yang meliputi berbagai bidang pembangunan. “Kami berharap agar para camat dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan keterbatasan fiskal daerah yang secara langsung menyebabkan pembangunan di kecamatan tidak dapat dilaksanakan secara serentak, namun akan terus diupayakan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” tutur Asisten III Gunawan.

Masih kata Asisten III Gunawan, RKPD Tahun 2025 dengan tema Pemantapan Ekonomi Masyarakat dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Serta Meningkatkan Kualitas Infrastruktur adalah tahun keempat dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, diharapkan pada tahun mendatang merupakan keberlanjutan dari pelaksanaan pembangunan Tahun 2024 dalam upaya pencapaian visi terwujudnya Pesibar yang amanah, maju dan sejahtera.

“Terhadap seluruh OPD untuk dapat mencatat dan memverifikasi dengan baik usulan prioritas kecamatan. Untuk para rekan-rekan peratin agar dapat menyusun perencanaan dan penganggaran pekon dengan akuntabel dan bertanggung jawab dalam upaya peningkatan kemandirian pekon. Dan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” pungkas Asisten III Gunawan.

(Sony/Red)

Pesisir Barat – Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Gunawan, M.Si., menghadiri hari kedua pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kecamatan Tahun 2024 untuk penyusunan RKPD Tahun 2025, di Aula SDN 82 Krui Pekon Way Sindi Kecamatan Karya Penggawa, Rabu (21/2/2024).

Musrenbang RKPD yang diikuti oleh seluruh peratin di Kecamatan Karya Penggawa dan Way Krui itu, juga dihadiri oleh Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Tanwir, S.E., M.M., sekaligus moderator kegiatan tersebut, Camat Karya Penggawa, Camat Way Krui, beberapa para kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan uspika setempat.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., yang disampaikan Asisten III Gunawan menyampaikan bahwa, penggabungan lebih dari satu kecamatan dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan diatur dalam Pasal 98 Ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017. “Sehingga pelaksanaan kegiatan kali ini, dimana menggabungkan dua kecamatan dalam satu rangkaian acara dipastikan tidak melanggar aturan,” ungkap Asisten III Gunawan.

Asisten III Gunawan menjelaskan, Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan, merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan Musrenbang Pekon untuk penyusunan RKP Pekon. “Dengan demikian sinergitas dan sinkronisasi pembangunan antara pekon dan kabupaten dapat terjalin dan tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan pekerjaan,” jelas Asisten III Gunawan.

Menurut Asisten III Gunawan, dalam kegiatan tersebut akan membahas secara simultan usulan prioritas dari kecamatan. Usulan dimaksud merupakan aspirasi yang mewakili kebutuhan dari seluruh warga kecamatan, bukan parsial dari satu atau dua pekon semata.

“Untuk itu, kepada camat agar dapat melakukan filterisasi terhadap usulan yang masuk dan kepada OPD diharapkan dapat langsung memberikan tanggapan terhadap usulan dimaksud,” tegasnya.

Lebih lanjut Asisten III Gunawan menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa tantangan pembangunan daerah dari tahun ketahun semakin berat. Salah satunya termasuk kemampuan daerah dalam pendanaan pembangunan di seluruh kecamatan yang meliputi berbagai bidang pembangunan. “Kami berharap agar para camat dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan keterbatasan fiskal daerah yang secara langsung menyebabkan pembangunan di kecamatan tidak dapat dilaksanakan secara serentak, namun akan terus diupayakan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” tutur Asisten III Gunawan.

Masih kata Asisten III Gunawan, RKPD Tahun 2025 dengan tema Pemantapan Ekonomi Masyarakat dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Serta Meningkatkan Kualitas Infrastruktur adalah tahun keempat dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, diharapkan pada tahun mendatang merupakan keberlanjutan dari pelaksanaan pembangunan Tahun 2024 dalam upaya pencapaian visi terwujudnya Pesibar yang amanah, maju dan sejahtera.

“Terhadap seluruh OPD untuk dapat mencatat dan memverifikasi dengan baik usulan prioritas kecamatan. Untuk para rekan-rekan peratin agar dapat menyusun perencanaan dan penganggaran pekon dengan akuntabel dan bertanggung jawab dalam upaya peningkatan kemandirian pekon. Dan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” pungkas Asisten III Gunawan.

(Sony/Red)

 

Pesisir Barat, HD – Kepala Badan (Kaban) Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Syaifullah, S.Pi., membuka secara langsung hari kedua pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kecamatan Tahun 2024 untuk penyusunan RKPD Tahun 2025, di Balai Pekon Mon Kecamatan Ngambur, Rabu (21/2/2024).

Musrenbang RKPD yang diikuti oleh seluruh peratin di Kecamatan Ngambur dan Pesisir Selatan itu, juga dihadiri Camat Ngambur, Camat Pesisir Selatan, beberapa para kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan uspika setempat.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., yang disampaikan Kepala Bappelitbangda Syaifullah menyampaikan bahwa, penggabungan lebih dari satu kecamatan dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan diatur dalam Pasal 98 Ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017. “Sehingga pelaksanaan kegiatan kali ini, dimana menggabungkan dua kecamatan dalam satu rangkaian acara dipastikan tidak melanggar aturan,” ungkap Kepala Bappelitbangda Syaifullah.

Kepala Bappelitbangda Syaifullah menjelaskan, Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan, merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan Musrenbang Pekon untuk penyusunan RKP Pekon. “Dengan demikian sinergitas dan sinkronisasi pembangunan antara pekon dan kabupaten dapat terjalin dan tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan pekerjaan,” jelas Kepala Bappelitbangda Syaifullah.

Menurut Kepala Bappelitbangda Syaifullah, dalam kegiatan tersebut akan membahas secara simultan usulan prioritas dari kecamatan. Usulan dimaksud merupakan aspirasi yang mewakili kebutuhan dari seluruh warga kecamatan, bukan parsial dari satu atau dua pekon semata.

“Untuk itu, kepada camat agar dapat melakukan filterisasi terhadap usulan yang masuk dan kepada OPD diharapkan dapat langsung memberikan tanggapan terhadap usulan dimaksud,” tegasnya.

Lebih lanjut Kepala Bappelitbangda Syaifullah menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa tantangan pembangunan daerah dari tahun ketahun semakin berat. Salah satunya termasuk kemampuan daerah dalam pendanaan pembangunan di seluruh kecamatan yang meliputi berbagai bidang pembangunan. “Kami berharap agar para camat dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan keterbatasan fiskal daerah yang secara langsung menyebabkan pembangunan di kecamatan tidak dapat dilaksanakan secara serentak, namun akan terus diupayakan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” tutur Kepala Bappelitbangda Syaifullah.

Masih kata Kepala Bappelitbangda Syaifullah, RKPD Tahun 2025 dengan tema Pemantapan Ekonomi Masyarakat dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Serta Meningkatkan Kualitas Infrastruktur adalah tahun keempat dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, diharapkan pada tahun mendatang merupakan keberlanjutan dari pelaksanaan pembangunan Tahun 2024 dalam upaya pencapaian visi terwujudnya Pesibar yang amanah, maju dan sejahtera.

“Terhadap seluruh OPD untuk dapat mencatat dan memverifikasi dengan baik usulan prioritas kecamatan. Untuk para rekan-rekan peratin agar dapat menyusun perencanaan dan penganggaran pekon dengan akuntabel dan bertanggung jawab dalam upaya peningkatan kemandirian pekon. Dan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” pungkas Kepala Bappelitbangda Syaifullah.

(Sony/Red)

Pesisir Barat, HD –  Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kecamatan Tahun 2024 untuk penyusunan RKPD Tahun 2025, di Aula Pemerintahan Kecamatan Lemong, Selasa (20/2/2024).

Musrenbang RKPD yang diikuti oleh Pemerintahan Pekon di Kecamatan Lemong dan Pesisir Utara itu, juga dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Gunawan, M.Si., Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Tanwir, S.E., M.M., beberapa para kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, Camat Lemong dan Pesisir Utara.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., yang disampaikan Wakil Bupati Zulqoini Syarif menyampaikan bahwa, penggabungan lebih dari satu kecamatan dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan diatur dalam Pasal 98 Ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017. “Sehingga pelaksanaan kegiatan kali ini, dimana menggabungkan dua kecamatan dalam satu rangkaian acara dipastikan tidak melanggar aturan,” ucap Wakil Bupati Zulqoini Syarif.

Wakil Bupati Zulqoini Syarif menjelaskan, Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan, merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan Musrenbang Pekon untuk penyusunan RKP Pekon. “Dengan demikian sinergitas dan sinkronisasi pembangunan antara pekon dan kabupaten dapat terjalin dan tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan pekerjaan,” jelas Wakil Bupati Zulqoini Syarif.

Menurut Wakil Bupati Zulqoini Syarif, dalam kegiatan tersebut akan membahas secara simultan usulan prioritas dari kecamatan. Usulan dimaksud merupakan aspirasi yang mewakili kebutuhan dari seluruh warga kecamatan, bukan parsial dari satu atau dua pekon semata.

“Untuk itu, kepada camat agar dapat melakukan filterisasi terhadap usulan yang masuk dan kepada OPD diharapkan dapat langsung memberikan tanggapan terhadap usulan dimaksud,” tegas Wakil Bupati Zulqoini.

Lebih lanjut Wakil Bupati Zulqoini menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa tantangan pembangunan daerah dari tahun ketahun semakin berat. Salah satunya termasuk kemampuan daerah dalam pendanaan pembangunan di seluruh kecamatan yang meliputi berbagai bidang pembangunan. “Kami berharap agar para camat dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan keterbatasan fiskal daerah yang secara langsung menyebabkan pembangunan di kecamatan tidak dapat dilaksanakan secara serentak, namun akan terus diupayakan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” tutur Wakil Bupati Zulqoini Syarif.

Masih kata Wakil Bupati Zulqoini Syarif, RKPD Tahun 2025 dengan tema Pemantapan Ekonomi Masyarakat dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Serta Meningkatkan Kualitas Infrastruktur adalah tahun keempat dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, diharapkan pada tahun mendatang merupakan keberlanjutan dari pelaksanaan pembangunan Tahun 2024 dalam upaya pencapaian visi terwujudnya Pesibar yang amanah, maju dan sejahtera.

“Terhadap seluruh OPD untuk dapat mencatat dan memverifikasi dengan baik usulan prioritas kecamatan. Untuk para rekan-rekan peratin agar dapat menyusun perencanaan dan penganggaran pekon dengan akuntabel dan bertanggung jawab dalam upaya peningkatan kemandirian pekon. Dan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” pungkas Wakil Bupati Zulqoini.

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD – Pj. Sekda Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Drs. Jon Edwar, M.Pd., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kecamatan Tahun 2024 untuk penyusunan RKPD Tahun 2025, di Aula Pemerintahan Kecamatan Bangkunat, Selasa (20/2/2024).

Musrenbang RKPD yang diikuti oleh Pemerintahan Pekon di Kecamatan Bangkunat dan Ngaras itu, juga dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Syaifullah, S.Pi., sekaligus moderator kegiatan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dapil setempat, beberapa para kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, Camat Bangkunat dan Ngaras, uspika setempat.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., yang disampaikan Pj. Sekda Jon Edwar menyampaikan bahwa, penggabungan lebih dari satu kecamatan dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan diatur dalam Pasal 98 Ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017. “Sehingga pelaksanaan kegiatan kali ini, dimana menggabungkan dua kecamatan dalam satu rangkaian acara dipastikan tidak melanggar aturan,” ucap Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar menjelaskan, Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan, merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan Musrenbang Pekon untuk penyusunan RKP Pekon. “Dengan demikian sinergitas dan sinkronisasi pembangunan antara pekon dan kabupaten dapat terjalin dan tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan pekerjaan,” jelas Pj. Sekda Jon Edwar.

Menurut Pj. Sekda Jon Edwar, dalam kegiatan tersebut akan membahas secara simultan usulan prioritas dari kecamatan. Usulan dimaksud merupakan aspirasi yang mewakili kebutuhan dari seluruh warga kecamatan, bukan parsial dari satu atau dua pekon semata.

“Untuk itu, kepada camat agar dapat melakukan filterisasi terhadap usulan yang masuk dan kepada OPD diharapkan dapat langsung memberikan tanggapan terhadap usulan dimaksud,” tegas Pj. Sekda Jon Edwar.

Lebih lanjut Pj. Sekda Jon Edwar menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa tantangan pembangunan daerah dari tahun ketahun semakin berat. Salah satunya termasuk kemampuan daerah dalam pendanaan pembangunan di seluruh kecamatan yang meliputi berbagai bidang pembangunan. “Kami berharap agar para camat dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan keterbatasan fiskal daerah yang secara langsung menyebabkan pembangunan di kecamatan tidak dapat dilaksanakan secara serentak, namun akan terus diupayakan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” tutur Pj. Sekda Jon Edwar.

Masih kata Pj. Sekda Jon Edwar, RKPD Tahun 2025 dengan tema Pemantapan Ekonomi Masyarakat dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Serta Meningkatkan Kualitas Infrastruktur adalah tahun keempat dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, diharapkan pada tahun mendatang merupakan keberlanjutan dari pelaksanaan pembangunan Tahun 2024 dalam upaya pencapaian visi terwujudnya Pesibar yang amanah, maju dan sejahtera.

“Terhadap seluruh OPD untuk dapat mencatat dan memverifikasi dengan baik usulan prioritas kecamatan. Untuk para rekan-rekan peratin agar dapat menyusun perencanaan dan penganggaran pekon dengan akuntabel dan bertanggung jawab dalam upaya peningkatan kemandirian pekon. Dan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” pungkas Pj. Sekda Jon Edwar.

(Sony/red)