PESISIR BARAT Hariandiksi.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat resmi memperkuat sinergi dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada peningkatan akses menuju Way Haru serta penguatan perlindungan kawasan konservasi.
Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama Kepala Balai Besar TNBBS, Hifzon Zawahiri, di Ruang Rapat Payung Agung, Gedung A Lantai 4, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Armand Achyuni, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta perwakilan TNI.
Dalam sambutannya, Hifzon Zawahiri menjelaskan bahwa kerja sama tersebut berpedoman pada prinsip 3P, yakni pemanfaatan, perlindungan, dan pengamanan kawasan konservasi. Seluruh ruang lingkup kegiatan, termasuk pembangunan infrastruktur, telah diatur secara resmi dalam dokumen PKS.

“Semua ruang lingkup kerja sudah kita masukkan dalam PKS, sehingga bersifat resmi dan sesuai prosedur,” ujar Hifzon.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup pembangunan jalan patroli dengan lebar dua meter dan bahu jalan masing-masing satu meter di sisi kiri dan kanan. Selain itu, pembangunan jembatan serta infrastruktur pendukung lainnya juga telah disepakati sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, upaya tersebut diharapkan mampu membuka akses masyarakat yang selama ini masih terbatas tanpa mengurangi fungsi utama kawasan konservasi sebagai wilayah perlindungan ekosistem.
Sementara itu, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa penandatanganan PKS menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan.

Menurut Dedi, pembukaan akses menuju Way Haru merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah yang telah direncanakan sejak awal masa kepemimpinannya guna meningkatkan konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Peningkatan akses jalan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan, layanan kesehatan, dan konektivitas antarwilayah. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat juga semakin berkembang,” kata Dedi.

Dalam kerja sama tersebut, pemerintah daerah berencana melakukan peningkatan dan pemeliharaan jalan patroli sepanjang 6,2 kilometer di jalur Way Heni–Way Haru. Infrastruktur tersebut akan dilengkapi empat titik jembatan penghubung yang dinilai strategis untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menunjang pengamanan kawasan konservasi.

Usai penandatanganan PKS, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menargetkan pembangunan jalan sepanjang 6,2 kilometer dengan lebar dua meter dan bahu jalan satu meter di kiri dan kanan beserta empat titik jembatan dapat dimulai pada tahun 2026 apabila seluruh persyaratan administrasi dan teknis telah terpenuhi.

Namun apabila pelaksanaan belum memungkinkan dilakukan tahun ini, proyek tersebut akan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Dedi Irawan juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Besar TNBBS atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin. Ia berharap kerja sama tersebut menjadi fondasi kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat perlindungan kawasan konservasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan.

Melalui penandatanganan PKS ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Balai Besar TNBBS menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang tetap memperhatikan kelestarian sumber daya alam dan kebutuhan masyarakat.(Rosandi)

Pesisir Barat Harian Diksi.com – Di tengah masih banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi sarana dan prasarana yang belum memadai, mulai dari infrastruktur jalan, bangunan fasilitas umum hingga sektor pendidikan, kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat kembali menjadi sorotan.

Masyarakat di sejumlah wilayah masih mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, fasilitas bangunan yang belum layak, hingga sarana pendidikan seperti ruang kelas dan perlengkapan belajar yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai prioritas pembangunan daerah.

Di sisi lain, pemerintah daerah kerap berdalih bahwa keterbatasan anggaran terjadi akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Namun, data anggaran justru menunjukkan adanya alokasi yang cukup besar pada pos belanja lain, khususnya makan dan minum serta perjalanan dinas.

Berdasarkan data dari Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran belanja makan dan minum tercatat mencapai ratusan juta rupiah.
Rinciannya antara lain, belanja makanan dan minuman tamu rumah dinas kepala daerah sebesar Rp360 juta, jamuan tamu Sekretariat Daerah Rp300 juta, belanja aktivitas lapangan Rp48 juta dan Rp51,92 juta, belanja makanan dan minuman rapat Rp16,38 juta, serta open house rumah dinas kepala daerah sebesar Rp50 juta.

Secara total, anggaran makan dan minum tersebut mencapai sekitar Rp826,3 juta dalam satu tahun anggaran.
Sementara itu, anggaran perjalanan dinas juga tidak kalah besar. Untuk kegiatan fasilitasi komunikasi pimpinan yang mencakup perjalanan dinas dalam kota, luar daerah, dan dalam daerah dianggarkan sebesar Rp750 juta.

Selain itu, terdapat tambahan anggaran lain seperti beban perjalanan dinas dalam kota Rp25 juta, perjalanan dinas biasa Rp335 juta, belanja perjalanan dinas biasa Rp30 juta, perjalanan dinas dalam daerah Rp5 juta, serta perjalanan dinas biasa lainnya sebesar Rp34,67 juta.

 

Jika ditotal, anggaran perjalanan dinas mencapai sekitar Rp1,17 miliar.
Besarnya alokasi anggaran pada dua pos tersebut memunculkan pertanyaan publik, terutama ketika dibandingkan dengan kondisi di lapangan yang masih jauh dari harapan masyarakat.

“Yang kami rasakan langsung itu jalan rusak, sekolah yang butuh perbaikan, bukan kegiatan seremonial atau perjalanan dinas,” ujar salah satu warga.

Sejumlah pihak menilai, di tengah keterbatasan fiskal, seharusnya pemerintah daerah lebih memprioritaskan anggaran pada sektor yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti infrastruktur dan pendidikan.

Kondisi ini juga dinilai penting untuk menjadi bahan evaluasi agar ke depan pengelolaan anggaran daerah lebih tepat sasaran, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dengan masih tingginya keluhan masyarakat, publik berharap Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dapat meninjau kembali skala prioritas belanja, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.(ROSANDI)

Pesisir Barat, (HD) – Prosesi Pengambilan Sumpah Dan Pengukuhan Dilaksanakan Secara Khidmat Berdasarkan Surat Keputusan Peratin Sumber Agung Nomor 001 Tahun 2026, Dipimpin Langsung Oleh Peratin Sumber Agung, Zaili, S.Pd. Yang Bertempat Di Sekretariat Balai Pekon Sumber Agung Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat, Pada Kamis, (15/01/2026).

Turut Hadir Kaur, Kasi Dan Seluruh Pemangku, Tokoh Masyarakat, Serta Pkk Se-Pekon Sumber Agung.

Adapun Daftar Perangkat Pekon Sumber Agung Yang Telah Diambil Sumpah Dan Dikukuhkan Oleh Peratin Sumber Agung Diantaranya:

1. Suma Warti sebagai Sekdes Sumber Agung.

2. Ferdian Sumba, S.H. sebagai Kasi Pemerintahan Sumber Agung.

3. Joni Dores sebagai Kasi Kesejahteraan Sumber Agung.

4. Basirun sebagai Kasi Pelayanan Sumber Agung.

5. Wayan Sri Rohayu, S.Kom. sebagai Kaur Keuangan Sumber Agung.

6. Indah Pustika sebagai Kaur Tata Usaha Dan Umum Sumber Agung.

7. Ari Julita Gustina sebagai Kaur Perencanaan Sumber Agung.

8. Wayan Aredya Sentane sebagai Pemangku Kayu Negekhi.

9. Beti Aryani, S.Sos. sebagai Pemangku Way Pekhunan.

10. Mat Biznur sebagai Pemangku Penyimbang.

11. Iswadi sebagai Pemangku Pekan Jemahat.

12. Irwansyah sebagai Pemangku Pekhunan Lam.

13. Mardiana sebagai Pemangku Kayu Khatu.

14. Hepni Rahman sebagai Pemangku Paya Makhga.

15. Komang Putra Sudame Yase sebagai Pemangku Way Ngambokh.

Dalam Sambutannya, Peratin Sumber Agung, Zaili, S.Pd. Menegaskan Bahwa Pelantikan Ini Bukan Sekadar Prosesi Seremonial, Tetapi Menjadi Awal Dari Amanah Besar Yang Harus Dijalankan Dengan Penuh Kesungguhan Serta Rasa Tanggung Jawab.

“Suasana Hari Ini Mengingatkan Kita Bahwa Waktu Terus Berjalan Dan Setiap Jabatan Memiliki Batas. Karena Itu Saya Mengajak Seluruh Perangkat Pekon Untuk Bekerja Dengan Hati, Menjaga Amanah, Dan Menjadikan Jabatan Bukan Sekadar Kedudukan,” Ungkapnya.

‘’Peratin Sumber Agung Juga Menyampaikan Harapan Agar Perangkat Pekon Yang Baru Diambil Sumpah Dan Dikukuhkan Dapat Segera Menyesuaikan Diri Dengan Tugas Dan Tanggung Jawabnya Serta Mampu Bekerja Secara Profesional, Jujur, Dan Penuh Tanggung Jawab Dalam Melayani Masyarakat. Khususnya Dalam Mendukung Kelancaran Penyelenggaraan Pemerintahan Pekon Serta Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat, Dan Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berlaku Serta Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat,” tutupnya.

(Red/AYR)

Pesisir Barat, (HD) – Mewakili Kepala Badan Gizi Nasional dan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung, Koordinator Kecamatan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Pesisir Selatan mengadakan Pertemuan dan Koordinasi dengan Forkopimcam Pesisir Selatan guna membahas langkah strategis dalam mewujudkan Visi Presiden Republik Indonesia Bapak Hi. Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045.

“Program ini diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan Misi Asta Cita, yaitu memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)”. adapun program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi anak sekolah (PAUD-SMA/SMK) serta ibu hamil dan menyusui, mengatasi stunting dan malnutrisi melalui makan siang gratis yang didistribusikan di sekolah, bertujuan mencerdaskan bangsa dan meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.Selasa, (06 Januari 2026).

Pertemuan ini diterima secara lansung oleh Camat Pesisir Selatan Bapak Mirza Sahri, S.Pd., Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Rawat Inap Biha, Bapak Joko Prasojo, A.Md.Kep. dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pesisir Selatan, Bapak Putrawan Jaya Ningrat, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut Koordinator Kecamatan Pesisir Selatan, Acep Yepta Rijaya memaparkan bahwa pentingnya Koordinasi Lintas Sektor untuk menjalin kolaborasi dalam mendukung Program Pemerintah Republik Indonesia terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sukses dan terintegrasi.

Koordinator Kecamatan Pesisir Selatan, Acep Yepta Rijaya juga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keharmonisan sosial di masyarakat serta akan memastikan bantuan sosial dan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan. dan tidak hanya tepat sasaran, tapi juga dapat meningkatkan rasa keadilan dan solidaritas antar warga. Selain itu Acep Yepta Rijaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses pendataan dan pengawasan. Karena Keterlibatan masyarakat dianggap penting agar program yang dijalankan oleh pemerintah maupun lembaga sosial berjalan efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tentunya Koordinasi ini juga menjadi momen strategis untuk mempererat sinergi antara aparat kewilayahan dan organisasi kemasyarakatan dalam rangka memperkuat tata kelola Makan Bergizi Gratis di tingkat kecamatan.

Dengan langkah-langkah yang sistematis dan transparan, diharapkan program-program bantuan sosial maupun Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Pesisir Selatan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga.

Melalui sinergi yang kuat dan komunikasi yang terbuka, Koordinator Kecamatan Pesisir Selatan bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan optimis akan tercipta kondisi sosial yang kondusif serta tercapainya pemerataan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Pesisir Selatan.

“Namun ditempat terpisah saat awak media mengkonfirmasi terkait hasil Pertemuan, Acep Yepta Rijaya mengungkapkan bahwa Forkopimcam Pesisir Selatan sangat mengapresiasi langkah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia yang telah menjalin Koordinasi sehingga Forkopimcam sangat antusiasme mendukung penuh dan berpartisipasi aktif pada program Makan Bergizi Gratis, apa lagi ini program unggulan Pemerintah Pusat, dan tentu perlu kita ketahui bersama hingga saat ini, baru 1 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hampir siap beroperasi dan tersebar di Biha, Sukarame dan Marang, Kecamatan Pesisir Selatan memiliki kuota sebanyak 5 SPPG.” Ujarnya.

(Red/AYR)

Pesisir Barat, (HD) – Koordinator Kecamatan (Korcam) Pesisir Selatan, Acep Yepta Rijaya melaksanakan kegiatan monitoring Pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG BGN) yang berlokasi di Dusun Karya Bakti, Desa Marang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Senin, (22/12/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Korcam kewilayahan dalam memastikan pelaksanaan Program Pemerintah berjalan dengan baik dan sesuai sasaran. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional sendiri nantinya akan berfungsi sebagai pusat pengolahan dan Penyaluran Makanan Bergizi Gratis bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, serta ibu hamil dan menyusui (B3).

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Kecamatan Pesisir Selatan, Acep Yepta Rijaya menyampaikan bahwa Pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional merupakan langkah nyata Pemerintah dalam upaya mencerdaskan anak bangsa serta menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Pesisir Barat khususnya.

“Program ini sangat baik dan perlu kita dukung bersama. dengan adanya Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional, anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan akan mendapatkan asupan Gizi yang cukup untuk menunjang tumbuh kembang mereka,” ujar Acep Yepta Rijaya.

Dilanjutkan Koordinator Kecamatan Pesisir Selatan, Acep Yepta Rijaya juga mengingatkan agar proses Pembangunan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, baik dari sisi kualitas maupun ketepatan waktu, sehingga Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan monitoring pemantauan dan pengawasan ini juga merupakan suatu peran dan tugas penting Korcam sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Badan Gizi Nasional, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Lampung, Pemerintah Daerah Pesisir Barat, dan masyarakat dalam mewujudkan Program Nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan Sumber Daya Manusia Indonesia. Dan tentunya dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

(AYR/Red).

PESISIR BARAT-Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan resmi menutup turnamen Persatuan Wanita Olah Raga Seluruh Indonesia (Perwosi) Cup Tahun 2025, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (5/12/2025).

Tampak hadir juga dalam penutupan tersebut Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dra. Henny Yulistiani, M.M., Ketua Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Pesibar, Aris Ikhwanda, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Dalam sambutannya Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa, turnamen pertiwi Perwosi Cup 2025 menjadi catatan sejarah tersendiri, karena merupakan turnamen sepak bola wanita pertama di Pesibar. Sebuah langkah awal yang penuh makna bagi kemajuan olahraga perempuan di daerah.

“Saya mengapresiasi seluruh tim yang telah bertanding dengan disiplin, sportivitas, dan keteguhan hati. Para peserta bukan hanya bermain sepak bola, tetapi menunjukkan karakter, keberanian, dan tekad untuk maju. Untuk para juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Dan bagi tim yang belum memperoleh hasil terbaik, perjalanan kalian belum berakhir. Teruslah berlatih, karena masa depan masih terbuka luas,” ujar Bupati, Dedi Irawan.

Bupati, Dedi Irawan juga mengatakan, dari turnamen tersebut juga menghadirkan keberkahan bagi masyarakat sekitar. Antusiasme penonton yang hadir telah menghidupkan UMKM lokal yang berjualan di pinggiran lapangan. “Melalui olahraga, kita tidak hanya membangun prestasi, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti bahwa olahraga dan UMKM dapat tumbuh bersama, saling menguatkan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Pesibar,” lanjut Bupati, Dedi Irawan.

“Terima kasih kepada panitia, wasit, official, dan seluruh pihak yang telah bekerja sepenuh hati sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan berkesan. Dedikasi yang telah ditunjukkan adalah bagian penting dari keberhasilan turnamen ini,” pungkas Bupati, Dedi Irawan

PESIBAR– Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan melepas secara langsung 10 jamaah umroh Tahun 2025, yang dilangsungkan di Selasar Gedung Marga Sai Batin Komplek Pemkab Pesibar, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Ketua – Ketua I Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., – Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Armand Achyuni, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Sri Agustini, S.K.M., M.Kes., dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa, ibadah umroh adalah perjalanan suci yang sangat dirindukan setiap muslim. Bukan hanya sebuah ibadah, tetapi juga sebuah kehormatan besar ketika Allah SWT memberikan kesempatan, kemampuan, dan panggilan kepada hamba-Nya untuk berkunjung ke Baitullah.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Pesibar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah umroh yang Insyaallah akan segera diberangkatkan menuju tanah suci,” tutur Bupati, Dedi Irawan.

Menurut Bupati, Dedi Irawan, perjalanan tersebut bukan hanya membawa diri pribadi, tetapi juga membawa nama baik keluarga, masyarakat, dan daerah. “Untuk itu jagalah sikap, akhlak, dan kebersamaan selama berada di tanah suci. Tunaikanlah setiap rangkaian ibadah dengan tertib, khusyuk, dan penuh ketulusan hati. Semoga seluruh jama’ah dapat menjalani ibadah dengan lancar, mendapatkan umroh yang mabrur, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Bupati, Dedi Irawan.

Bupati, Dedi Irawan berharap para jamaah umroh dapat menjadi teladan dalam beribadah, berakhlak mulia, serta menjaga persatuan antar jamaah selama berada di makkah dan madinah. “Doakan juta kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan pembangunan Pesibar agar senantiasa diberkahi Allah SWT,” tukas Bupati, Dedi Irawan menitip pesan.

PESISIR BARAT-Wakil Ketua I Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Dea Derika Topani menghadiri pengajian rutin di Masjid Miftahul Jannah Pekon Suka Rame Kecamatan Ngaras, Jumat (5/12/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag. Kesra, Arfi Julizar, S.KM., M.M., Camat se-Pesibar, Peratin se-Ngaras, pengurus BKMT Kabupaten dan Kecamatan setempat, penceramah, Ustad. Irawan, alim ulama, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Wakil Ketua I, Dea Derika Topani mengatakan bahwa, pengajian BKMT merupakan wadah yang sangat baik untuk menumbuhkan dan memperkuat keiman dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Melalui pengajian ini kita bisa menyerap ilmu, mempererat Ukhwah Islamiyah, serta meningkatkan kualitas diri, keluarga, dan masyarakat,” tutur Wakil Ketua I, Dea Derika Topani.

Wakil Ketua I, Dea Derika Topani juga mengatakan, BKMT juga memiliki peran strategis dalam membina keluarga dan menguatkan peran ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak-anak. “Melalui keluarga yang beriman dan bertaqwa, Insya Allah akan lahir generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing,” lanjut Wakil Ketua I, Dea Derika Topani.

Wakil Ketua I, Dea Derika Topani mengajak semua pihak untuk selalu Istiqomah dalam megikuti kegiatan pengajian, menyiarkan nilai-nilai Islam, dan menjaga ke utuhan serta kebersamaan di masyarakat.

“BKMT Pesibar mengapresiasi terlaksananya kegiatan pengajian rutin seperti ini yang sangat dibutuhkan dalam rangka membangun tali Ukhuah Islamiyah antar sesama. Para umat muslim dengan terjalinnya tali silaturrahmi yang kuat dengan dilandasi akidah dan iman serta ibadah murni karena Allah SWT, Insyaallah mampu mempersatukan umat Islam di Pesibar,” pungkas Wakil Ketua I, Dea Derika Topani.

Kegiatan tersebut juga diselingi dengan penyerahan santunan dan sembako kepada anak yatim dan kaum duafa setempat

PESIBAR- Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan meminta PT. PLN (Persero) memaksimalkan suplai daya ke kabupaten paling ujungnya Lampung itu.

Hal itu disampaikan Bupati, Dedi Irawan dalam audiensi jajaran PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, di ruang kerja Bupati, Lantai 5 Gedung Marga Sai Batin Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Kamis (4/12/2025).

Menurut Bupati, Dedi Irawan hingga saat ini masih ada wilayah di Pesibar yang belum menerima suplai energi listrik dengan optimal. “Masih ada beberapa wilayah Pesibar yang mengalami keterbatasan daya. Saya berharap PLN dapat segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan jaringan listrik,” tegas Bupati, Dedi Irawan.

Mengingat, kata Bupati, optimalnya pelayanan listrik menjadi indikator penting dalam keberlangsungan aktivitas masyarakat setiap harinya. “Banyak masyarakat kita yang menjalankan usahanya yang mengandalkan energi listrik. Artinya tentang listrik memang sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk itu atasnama masyarakat Pesibar kami berharap agar PLN bisa segera mengentaskan permasalahan kekurangan daya di Pesibar,” pungkas Bupati, Dedi Irawan.

Menanggapi hal tersebut Senior Manager Distribusi UID Lampung, Moh. Sadli menyampaikan komitmennya untuk segera melakukan tindak lanjut atas kritik yang disampaikan langsung oleh Bupati Pesibar tersebut. “Terima kasih atas masukan Bupati. Kami akan segera memerintahkan jajaran di lapangan untuk menindaklanjuti kendala-kendala yang ada. Ini menjadi prioritas kami untuk memastikan layanan listrik di Pesisir Barat semakin baik,” ujar Senior Manager Distribusi UID Lampung, Moh. Sadli.

Dalam audiensi tersebut jajaran PT. PLN (Persero) dihadiri langsung Senior Manager Distribusi UID Lampung, Moh. Sadli, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pringsewu, Eka Nurwati, Manager ULP Liwa, Arie Reinaldo Setiawan, Manager Operasi dan Pemeliharaan Sistem Distribusi, Adian Hasan, Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi Distribusi UP3 Pringsewu, Lungguk Sibuea, Assistant Manager Transaksi Energi Listrik UP3 Pringsewu, Ade Arief Prihantoro, Assistant Manager Keuangan dan Umum UP3 Pringsewu, Arya Sulistomo, dan Team Leader Pengelolaan Unit Layanan Pelanggan Tersebar (Krui), Ahmad Adhitya Prawira.

Sementara itu turut mendampingi Bupati, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Armand Achyuni, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Ariswandi, S.Sos., M.P., serta Kabag Perekonomian dan SDA, Antoni Wijaya, S.IP., M.M.