Pringsewu,(HD) –-Pengajian triwulan dan sekaligus Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriyah dilaksanakan oleh ibu-ibu Fatayat dan muslimat NU ranting Podomoro kecamatan Pringsewu di masjid Baitul hikmah pekon Podomoro RT 005 RW 002,Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme.

Masyarakat setempat, dari berbagai kalangan, turut serta merayakan momen penting dalam sejarah Islam tersebut, Peringatan Isra Mi’raj di isi dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh Ibu siti Hamidah,sholawat nabi di pimpin oleh ibu Irawati dan ibu rusiati,adapun pemberi tauziah adalah Ustadzah Hj.Rohimah dari bumi Rejo , tausiyah mengangkat tema “Risalah sholat”. Senin 27/01/2024.

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan jamaah,kepala pekon Podomoro H.Supriyo,ketua ranting muslimat Podomoro Ibu hj.Parsiyah,yang nampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara pengajian triwulan sekaligus peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah umat muslim.. 

“Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang mengandung banyak pelajaran tentang pentingnya shalat. Sebagai umat Islam, kita diajak untuk lebih mendalami makna shalat dan menjadikannya sebagai penghubung kita dengan Allah SWT,” ujar Ustadzah rohimah.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini menjadi momen untuk lebih memperkuat ikatan spiritual,terutama ikatan dengan Allah dan Rasul-Nya,Alhamdulillah kita semua bisa mengikuti pengajian dan bisa bertatapan untuk selalu menjaga silaturrahmi, Momen Isra Mi’raj selalu mengingatkan kita akan pentingnya shalat dan menguatkan iman kita,” kata ustadzah dengan penuh semangat.

Acara pengajian triwulan dan peringatan isra’ mi’raj hari ini menjadi langkah kita untuk selalu ingat penting nya makna isra mi’raj dalam kehidupan sehari-hari,Acara ini di tutup dengan doa yang di imami oleh H.supriyo.

Setelah dibacakan doa,H.Supriyo mengucapkan terima kasih atas tauziah yang telah di sampaikan oleh ibu ustadzah,semoga menambah wawasan dan barokah untuk para hadirin yang mendengarkan.(Delta)

Pringsewu,(HD) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pringsewu sesalkan sikap tidak cermat dan profesional yang ditunjukan Bawaslu Pringsewu dalam menyeleksi lembaga profesi wartawan dan media yang ada di Kabupaten Pringsewu.

Padahal, sebagai sebuah wadah bernaungnya para memiliki media, JMSI Pringsewu sudah memiliki Surat Tanda Lapor Keberadaan (STLK) yang dikeluarkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pringsewu.

Harus nya pihak Bawaslu kabupaten Pringsewu bertanya atau minta data kepada Kesbangpol terkait nama lembaga profesi wartawan apa saja  yang telah terdaftar dan yang aktif,sebelum membuat undangan.

“Saya coba telpon dan tanya Ketua Bawaslu Pringsewu Suprondi, dia beralibi sebatas menandatangani undangan saja”, jelas Syaifullah, S.Soa, Ketua JMSI Pringsewu usai mengkonfrontir Ketua Bawaslu Pringsewu, melalu sambungan WhatApps, Sabtu (25/01/2025).

Sebaliknya, dalam klarifikasinya, Suprondi masih “keukeuh”, kalau Bawaslu Pringsewu sudah mengundang lembaga profesi wartawan dan media yang ada di Kabupaten Pringsewu, termasuk JMSI.

“Saya sudah undang bang, ada 17 lembaga profesi wartawan yang kita undang di acara tadi. Saya pikir, dari JMSI sengaja gak ada yang datang. Mohon maaf bang, mungkin ada kesalahan teknis di staf saya”, kilah Suprondi.

Sabtu, 25 Januari 2025, Bawaslu Kabupaten Pringsewu menggelar acara media gathering sosialisasi kerja-keja pengawasan Pilkada Pringsewu 2024 di Hotel Regency, Kecamatan Gadingrejo, dengan mengundang lembaga profesi wartawan dan media.

Sementara, berdasarkan data yang berhasil didapat media ini, dari 17 organisasi yang di undang oleh Bawaslu Pringsewu, organisasi JMSI tidak tertera dalam undangan tersebut.

Dari 17 lembaga yang di undang oleh Bawaslu Pringsewu, justru ada beberapa nama perkumpulan yang kini sudah tidak aktif bahkan bubar. (Delta)

Pringsewu,(HD) – Warga Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, menerima bantuan dari Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Pringsewu. Bantuan tersebut disalurkan langsung ke posko banjir yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Sosial pada Sabtu, 25 Januari 2025.

Ketua DPK Apdesi Kecamatan Pringsewu, Khotmanudin, didampingi oleh Sekretaris Sugimin dan Bendahara H. Suprio, menyerahkan bantuan berupa air mineral dan beras sebagai wujud solidaritas untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir. Bantuan ini merupakan hasil sumbangan dari beberapa kepala pekon di Kecamatan Pringsewu.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Pekon Sidoharjo yang terdampak banjir. Harapan kami, ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Khotmanudin.

Di sisi lain, Kepala Pekon Sidoharjo, Supratikno, menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan dikelola melalui posko banjir agar distribusinya lebih merata.

“Bantuan ini sudah kami serahkan ke posko banjir yang dikelola oleh Dinas Sosial. Kami pastikan semua warga yang terdampak mendapatkannya secara adil,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi di Pekon Sidoharjo kini sudah berangsur pulih. Warga telah kembali ke rumah masing-masing dan mulai melakukan kegiatan bersih-bersih rumah. Namun, Supratikno menambahkan bahwa pihaknya tetap mengantisipasi dampak pascabanjir, terutama terkait kesehatan warga.

“Alhamdulillah, kondisi sudah membaik. Sekarang kami fokus pada pembersihan rumah dan melakukan pengecekan kesehatan warga untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat banjir,” tutupnya.

Bantuan dari DPK Apdesi Kecamatan Pringsewu ini diharapkan dapat menjadi semangat baru bagi warga Pekon Sidoharjo untuk bangkit dari musibah banjir yang melanda beberapa waktu lalu.(Delta)

Pringsewu,(HD) – Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Ambarawa, Jumat (24/01/2025). Beberapa lokasi bencana berada di Pekon Ambarawa Timur dan Pekon Ambarawa, termasuk meninjau Bendung Way Napal yang meluap hingga merendam ratusan hektar lahan pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan didampingi Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ganjar Jationo beserta jajaran pemerintah daerah setempat juga menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah daerah dan empati terhadap musibah yang menimpa masyarakat.

“Untuk itu pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat pada saat masyarakat membutuhkan bantuan. Semoga bantuan tersebut bermanfaat bagi meringankan beban penderitaan warga yang terdampak bencana banjir,” ujarnya.

Selain merendam permukiman warga di sejumlah pekon di beberapa kecamatan, banjir juga merusak sejumlah infrastruktur serta ratusan hektar lahan pertanian di Kabupaten Pringsewu. (Delta)

Pringsewu,(HD) – Kejaksaan Negeri Pringsewu kembali menerima uang tutupan pengganti dari Tersangka TP, yang merupakan Bendahara LPTQ Kabupaten Pringsewu masa bakti 2020-2025 sekaligus Analisis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu, melalui pihak keluarganya telah menyerahkan uang titipan pengembalian kerugian keuangan negara sebesar Rp234 juta kepada Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Pringsewu, Jum’at, 24/01/2025.

Penyerahan uang tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan kerugian negara atas dugaan Tindak Pidana Korupsi penggunaan dana hibah LPTQ Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2022. Uang titipan tersebut telah disita oleh Penyidik dan dititipkan di Rekening Penerimaan Lainnya pada PT. Bank Mandiri (Persero) cabang Pringsewu.

Sebelumnya, pada hari Rabu, 22 Januari 2025, Tim Penyidik juga telah menerima titipan pengembalian kerugian negara sebesar Rp140 juta dari Tersangka R, yang merupakan Kabag Kesra pada Sekretariat Daerah Pringsewu sekaligus Sekretaris LPTQ Kabupaten Pringsewu masa bakti 2020-2025. Dengan demikian, hingga saat ini, total pengembalian kerugian keuangan negara yang telah diterima dalam perkara ini berjumlah Rp374 juta.

Penyidik Kejaksaan Negeri Pringsewu mengapresiasi itikad baik dari para Tersangka dalam upaya pengembalian kerugian keuangan negara yang berdasarkan hasil audit mencapai total Rp584.464.163,-

Adanya pengembalian kerugian keuangan negara tersebut tidak menghapuskan pidana dan proses hukum tetap berjalan sesuai regulasi.(Delta)

Pringsewu,(HD)–Pemerintah Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pekon (Musrenbang Pekon) untuk Tahun Anggaran 2025 usulan tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar pada Senin (20/1/2025) di Aula Kantor Pemerintahan Pekon Waluyojati.

Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari Surat Camat Pringsewu Nomor 005/410/C.02/I/2025 tentang pelaksanaan Musrenbang Pekon dan Kelurahan Tahun 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Pringsewu, Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Ketua dan Anggota Badan Hippun Pemekonan (BHP), Ketua dan anggota PKK, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pendamping desa, penyuluh pertanian, Ketua Gapoktan, Kepala Sekolah PAUD dan SD, Bidan Desa, kepala dusun, RT, kader pemberdayaan masyarakat (KPM), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan anak.

Kepala Pekon Waluyojati, Gunawan, menegaskan pentingnya Musrenbang dalam proses penyusunan rencana kerja pemerintah pekon.

“Kesempatan ini memungkinkan kita menyusun rencana yang akan kita realisasikan. Walaupun kemungkinan realisasinya kecil, kita harus tetap berupaya agar rencana tersebut dapat terealisasi, baik tahun ini maupun di masa mendatang,” ujar Gunawan.

Gunawan juga menekankan bahwa Pemerintah Pekon Waluyojati berkomitmen untuk mempercepat pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, dilakukan pula sosialisasi petunjuk teknis pelaksanaan Musrenbang pekon untuk Tahun Anggaran 2025 dan usulan tahun 2026.

Sementara itu, Camat Pringsewu menyoroti pentingnya sinergi semua pihak dalam proses perencanaan pembangunan. Ia juga mengingatkan peserta Musrenbang untuk memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam menyampaikan usulan.

“Melalui Musrenbang ini, kita dapat menyampaikan usulan-usulan pekon melalui aplikasi SIPD. Selain itu, penting bagi kita untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu agar anggaran yang ada dapat digunakan secara efisien dan tepat sasaran,” tegas Camat Pringsewu.

Kegiatan Musrenbang ini diharapkan dapat menghasilkan rencana pembangunan yang relevan dan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Pekon Waluyojati.(Delta)

Pringsewu,(HD) – Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk selalu bersiaga, serta melaksanakan tugas piket. Selain itu, kepada para camat agar menginstrusikan kepala pekon untuk mengimbau warganya tetap berwaspada.

Instruksi tersebut disampaikannya pada saat briefing penanganan banjir di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Kamis (23/01/2025), setelah terjadinya bencana banjir beberapa hari lalu di sejumlah pekon di beberapa kecamatan di wilayah kabupaten setempat.

Pj Bupati Pringsewu didampingi Sekretaris Daerah Drs.Heri Iswahyudi, M.Ag. dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Ihsan Hendrawan, S.H., M.H. di hadapan para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah dan bagian serta camat, mengatakan musibah banjir yang terjadi di Kabupaten Pringsewu ini tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

“Ini sudah menjadi tugas kita untuk menangani masalah kemanusiaan ini. Oleh karena itu, kita harus bahu-membahu bekerjasama menangani masalah ini,” ujarnya.

Menurut Marindo, musibah tidak bisa ditolak, tetapi saat ini bagaimana kita berpikir agar musibah ini tidak terjadi kembali. Dan kalaupun terjadi dampaknya dapat diminimalisir.

“Kita mencari akar masalahnya yang ternyata adalah sungai. Banyaknya sungai di Kabupaten Pringsewu ini bagaimana agar memiliki nilai tambah dan bukan musibah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Pringsewu Drs.Nang Abidin Hasan mengatakan wilayah Pringsewu pada dasarnya bukanlah dataran rendah, namun merupakan daerah hilir, dimana banyak sungai melintasi wilayah Pringsewu.

“Beberapa sungai juga bermuara di sungai Way Sekampung Pringsewu. Hal tersebut menyebabkan Pringsewu rawan terjadinya banjir,” katanya.

Sedangkan Kadis Sosial Kabupaten Pringsewu Debi Hardian, S.Pi. mengungkapkan di wilayah Kabupaten Pringsewu jumlah korban terdampak banjir mencapai 473 kk (1.673 jiwa). Sedangkan di Pekon Sidoharjo sendiri terdapat 335 kk, dimana 200 kk diantaranya berada di RT 06.

“Guna menangani dampak bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Pringsewu, kita mendirikan dua posko, yakni Posko Utama di RT 04 dan Posko II di RT 06. Selain itu, kita mempunyai dua Lumbung Sosial, yakni di Kecamatan Pringsewu dan Sukoharjo,” ungkapnya. (Delta)

Pringsewu,(HD) – Aparat kepolisian bersama TNI dan BPBD turut bahu-membahu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Lampung pada Kamis (23/1/2025). Banjir yang melanda wilayah tersebut sejak Jumat sore lalu terjadi akibat tingginya intensitas hujan serta banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Pesawaran yang menyebabkan Sungai Way Bulok meluap.

Di Pekon Sidoharjo, khususnya RT 6 hingga RT 11, tercatat sekitar 331 Kepala Keluarga terdampak banjir. Kini, seiring membaiknya cuaca, banjir mulai surut, dan warga bersama tim gabungan mulai membersihkan rumah-rumah dari kotoran serta puing-puing sampah yang dibawa banjir.

Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Rohmadi, menyampaikan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam situasi seperti ini. “Kami bersama stake holders lainya berupaya semaksimal mungkin membantu warga membersihkan rumah-rumah mereka agar aktivitas dapat kembali normal. Selain itu, kami juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya Kompol Rohmadi dalam keetranganya mewakili AKBP M. Yunnus Saputra.

Menurut Rohmadi meski cuara cenderung membaik, namun masih ada sebagian wilayah yang belum surut- salah satunya di RT 01 RW 01 Pekon Ambarawa Timur, kecamatan Ambarawa. Ia memastikan Kepolisian bersama seluruh stake holders lainya masih terus siaga dan memantau setiap perkembangan situasi.

“melalui upaya ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi warga Pekon Sidoharjo untuk bangkit kembali pasca-banjir. Pemerintah juga masih terus memantau dan melakukan upaya penanganan terhadap warga terdampak,” ungkapnya.

Salah satu warga yang menerima bantuan, Nurhayati (40), mengungkapkan apresiasinya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada aparat dan semua pihak yang sudah membantu kami membersihkan rumah dan memberikan sembako. Harapan kami, pemerintah bisa terus mendukung kami untuk meminimalkan dampak banjir di masa mendatang,” katanya. (Delta).

Pringsewu,(HD)- Dalam rangka percepatan pembangunan Pekon bumi Arum mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan ( musrembang ) tahun 2025 dan Sosialisasi program bedah rumah dari kementrian sosial Rumah tinggal layak huni (RTLHU)di balai pekon bumi Arum kecamatan pringsewu .Rabu 22/1/2025

Dalam kegiatan musrembang di hadiri kepala pekon Sugimin ,tokoh masarakat ,pihak kecamatan ,dinas sosial ,pihak kecamatan,pihak TNI dan polri,dan juga kpm dari program RTLHU.

Menurut kepala Pekon Arum,Sugimin saat di temui,seusai rapat musrembang , mengatakan sejak kedatangan bapak menteri sosial datang ke pekon bumi Arum beberapa waktu, alhamdulilah masarakat kami yang kurang mampu mendapatkan program bedah rumah sebanyak 29 KK ,dengan total anggaran nominal 25 juta per KPM ,dengan rincian 20 juta pembelian matrial ,sedangkan 5 jutanya untuk ongkos tukang ,saat ini program bedah rumah sedang berjalan .ungkap Sugimin.

“Alhamdulilah program bedah rumah dari kementrian sosial penerima manfaat KPM sebanyak 29 KK ,sedang berjalan ,tak lupa juga terimakasih kepada dinas sosial kabupaten juga pihak terkait telah mensukseskan program ini,” tutupnya .

Sesuai rapat musrembang hari ini ,lanjut Sugimin ,bentuk partisipasi masyarakat semua usulan kita jadikan acuan untuk di musrembang tingkat kecamatan ,sebagai sekala prioritas meminta akses pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan pekon bumi Arum dan pekon Banjarejo kecamatan Banyumas,karna akses jembatan itu,merupakan jalan alternatif petani bumi Arum yang punya lahan pertanian di wilayah pekon banjarejo ,pintanya

Selain itu masarakat juga mengusulkan adanya penampungan bak sampah di Pekon bumi Arum ,yang di kelola oleh BUMDES ,yang berkerja sama dengan dinas DLH,yang tidak kala pentingnya , usulan masarakat adalah permintaan sumur bor yang di peruntukan untuk sawah yang non irigasi ,agar petani dapat menghasilkan lebih maksimal ,ungkapnya

Harapannya lanjut Sugimin ,usulan -usulan yang di rapatkan di musrembang hari ini ,semoga pemerintah daerah ,baik dinas PU ,dinas DLH dapat terwujud terutama akses jembatan penghubung antara dua pekon ,tutupnya.(Delta)

Pringsewu,(HD) – Kejaksaan Negeri Pringsewu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Lutfi Fresley, SH., MH didampingi Kepala Seksi Intelijen I Kadek Dwi Ariatmaja, SH., MH dan Penyidik perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi penggunaan dana hibah untuk LPTQ Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2022 menerima uang Titipan sebesar Rp140 juta dari Tersangka R selaku Kabag Kesra pada Sekretariat Daerah Pringsewu yang juga Sekretaris LPTQ Kabupaten Pringsewu masa Bhakti 2020-2025, Rabu, 22/01/2025.

Selanjutnya Penyidik melakukan Penyitaan dan menitipkan uang Pengganti tersebut di Rekening Penerimaan Lainnya di PT. Bank Mandiri (Persero) cabang Pringsewu.

Terkait jumlah nominal yang akan dibebankan kepada Tersangka R, hal ini akan ditentukan berdasarkan fakta persidangan dan putusan pengadilan. Apabila nantinya ditemukan kekurangan uang pengganti, akan dilakukan penagihan tambahan sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, jika terdapat kelebihan, hal tersebut akan disesuaikan berdasarkan putusan pengadilan.

Penyidik Kejaksaan Negeri Pringsewu mengapresiasi itikad baik dari Tersangka R dan akan terus berupaya memulihkan kerugian keuangan Negara dalam perkara dugaan Tipikor aquo yang dinikmati Tersangka TP dan pihak-pihak lain dengan total nilai kerugian keuangan negara sebagaimana hasil Audit yaitu sebesar Rp. 584.464.163.(Delta)