WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melaksanakan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, di Lapangan Buway Pemuka, Senin (17/08/2026) sore.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan, Mahmuddin, S.H., M.H. prosesi penurunan Bendera Merah Putih berlangsung penuh penghormatan. Ketika bendera perlahan diturunkan dari tiang, suasana lapangan menjadi hening dan khidmat.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti ketika Bendera Merah Putih diturunkan, tetapi terus hidup dalam setiap langkah, karya dan pengabdian kepada bangsa dan daerah.

Upacara sore tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi atas perjalanan bangsa dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab bersama untuk meneruskan cita-cita perjuangan melalui pembangunan, pelayanan publik, persatuan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Penghormatan kepada Bendera Merah Putih juga menjadi gambaran bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dijaga bersama. Generasi saat ini memiliki tugas mengisi kemerdekaan dengan karya, integritas, kedisiplinan dan pengabdian sesuai bidang masingmasing.

Dengan diturunkannya Bendera Merah Putih, semangat yang terkandung di dalamnya diharapkan tetap berkobar dalam kehidupan sehari-hari.

Kemerdekaan bukan sedakar peristiwa yang dikenang setiap 17 Agustus, Kemerdekaan adalah amanah yang terus diisi dengan kerja nyata, persatuan dan pengabdian untuk mewujudkan Way Kanan yang semakin Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 sebagai tanda kesiapan para putra-putri terbaik daerah untuk menjalankan tugas pengibaran Sang Merah putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan, Jum’at (14/08/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Way Kanan. Para anggota Paskibraka yang telah melalui rangkaian seleksi, pembinaan, pelatihan, dan pemusatan latihan dikukuhkan secara resmi untuk mengemban tugas negara pada momentum bersejarah tersebut.

Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda), Inspektur Daerah Kabupaten, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Dalam prosesi tersebut, Bupati Ayu Asalasiyah secara langsung mengukuhkan para anggota Paskibraka Kabupaten Way Kanan Tahun 2026. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, mencerminkan kesiapan generasi muda untuk menjalankan amanah yang tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan, ketangguhan, kekompakan, dan rasa cinta terhadap Tanah Air.

Pengukuhan Paskibraka menjadi momentum penting bagi para anggota untuk meneguhkan kembali komitmen dan tanggung jawab yang akan mereka emban. Di balik tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih, terdapat nilai perjuangan, penghormatan terhadap jasa para pahlawan, serta simbol penghargaan terhadap kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa.

Sebagai generasi muda, para anggota Paskibraka juga diharapkan mampu menjadikan pengalaman selama proses pembinaan sebagai bekal untuk membentuk karakter yang kuat. Nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, keteladanan, dan tanggung jawab yang ditanamkan selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan memberikan apresiasi atas kesiapan dan dedikasi seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalani proses pembinaan dengan sungguh-sungguh. Kepercayaan untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kebanggaan dan ketulusan.

Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, seluruh anggota kini berada pada tahap akhir untuk menunaikan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Satu langkah, satu barisan, dan satu tekad untuk Sang Merah Putih.

Di hadapan bendera yang akan dikibarkan, para putra-putri terbaik Way Kanan akan membawa bukan hanya nama pribadi dan sekolah, tetapi juga nama daerah serta semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. Momentum tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus inspirasi bagi generasi muda Way Kanan untuk terus berprestasi, berkarakter, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah menuju Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, di Ruang Buway Bahuga DPRD Kabupaten Way Kanan, Jumat (14/08/2026). Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., jajaran Pejabat Tinggi Pratama, instansi vertikal, Kepala Bagian Setdakab, Camat Blambangan Umpu, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dhelya Machiavelli, serta Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan.

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus momentum bagi Pemerintah Daerah dan unsur penyelenggara pemerintahan di daerah untuk menyimak secara langsung arah kebijakan serta capaian pembangunan nasional yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dalam 21 bulan atau 663 hari pemerintahan, telah diputuskan dan dijalankan 121 kebijakan transformatif, atau rata-rata satu kebijakan transformatif setiap lima hari.

Presiden menjelaskan, berbagai kebijakan tersebut diarahkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan strategis bangsa, termasuk sejumlah persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas, serta gotong royong seluruh unsur bangsa.

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, Pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” ujar Presiden Prabowo.

Salah satu capaian yang disampaikan Presiden adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun, lebih cepat dari target awal empat hingga lima tahun. Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Untuk mendukung sektor pangan, pemerintah juga melakukan penyederhanaan regulasi penyaluran pupuk dengan menghapus 145 aturan serta menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut, menurut Presiden, turut mendorong peningkatan keuntungan PT Pupuk Indonesia hingga 252,8 persen. Pada sektor energi, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui penerapan biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan berhasil menghemat devisa sebesar Rp170 triliun atau sekitar USD9,5 miliar.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Presiden. Selain sektor pangan dan energi, Presiden juga menyampaikan berbagai capaian pembangunan lainnya, di antaranya pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, serta perbaikan 71.744 sekolah pada tahun 2026.

Di bidang kesehatan, perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis juga terus dilakukan. Hingga saat ini, program tersebut disebut telah menjangkau sekitar 108 juta orang di berbagai wilayah Indonesia. Presiden menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti bekerja. Pemerintah masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pemberantasan korupsi, serta penertiban pertambangan ilegal dan penyelundupan.

“Selama pekerjaan itu masih ada, Pemerintah dan seluruh lembaga negara tidak boleh berpuas diri,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa pembangunan nasional merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Presiden dan pemerintah pusat, melainkan melibatkan seluruh lembaga negara, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, momentum pidato kenegaraan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman bersama terhadap arah pembangunan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menerjemahkan berbagai kebijakan ke dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta mengambil bagian dalam pembangunan menuju Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan saat ini bukan semata-mata untuk kepentingan satu periode pemerintahan, tetapi merupakan bagian dari upaya meletakkan fondasi bagi masa depan bangsa.

“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia.” pungkas Presiden.

KEPULAUAN RIAU – Kabupaten Way Kanan meraih Terbaik III Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sumatera yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama Kompas TV, di Grand Ballroom Hotel Radisson Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (12/08/2026) malam.

Penghargaan tersebut diterima Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., yang hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Edwin Bavur, S.Sos., S.S., serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Hendra Putra Jaya, S.T., M.T.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Way Kanan sebagai salah satu pemerintah daerah di Regional Sumatera yang memperoleh apresiasi atas kinerja dalam implementasi Program 3 Juta Rumah, khususnya dalam mendukung upaya penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan dan peningkatan akses terhadap hunian yang layak.

Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu agenda pembangunan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, implementasinya membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga pemangku kepentingan lainnya. Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi capaian kelembagaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program perumahan dan kawasan permukiman agar semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati Ayu menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Kabupaten Way Kanan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan pemangku kepentingan dalam mendukkung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang perumahan dan kawasan permukiman.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pembangunan, khususnya dalam menghadirkan hunian yang layak dan lingkungan permukiman yang baik bagi masyarakat. Ini bukan menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi penyemangat bagi Kita untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Bupati Ayu.

Ia menegaskan, pembangunan perumahan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bangunan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut kualitas lingkungan, akses terhadap infrasrtuktur dasar, serta keberlanjutan kawasan permukiman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan masyarakat. Karena itu, capaian ini harus menjadi pemacu untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan pelayanan, dan memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran,” lanjutnya.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan motivasi sekaligus penghargaan kepada daerah yang menunjukkan kinerja dan inovasi dalam pembangunan.

Menurutnya, kategori penghargaan pada Batch II Regional Sumatera berkaitan dengan sejumlah kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pengelolaan sampah dan lingkungan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.

Tito menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan ditujukan untuk kepentingan pribadi kepala daerah, melainkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah sekaligus pemicu agar daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Senada dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menyampaikan bahwa capaian pemerintah daerah merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan pemerintah, aparatur, pemangku kepentingan, serta masyarakat Ia berharap berbagai capaian yang diraih pemerintah daerah di Regional Sumatera dapat menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dalam ajang tersebut, Provinsi Lampung secara keseluruhan meraih empat penghargaan. Selain Kabupaten Way Kanan sebagai Terbaik III Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten, penghargaan lainnya diraih Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan tingkat Provinsi, Kota Bandar Lampung sebagai Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat Kota, serta Kabupaten Lampung Selatan sebagai Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat Kabupaten.

Bagi Kabupaten Way Kanan, penghargaan tersebut menjadi pemacu untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja pembangunan, khususnya di bidang perumahan, kawasan permukiman dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program pembangunan, sehingga setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan capaian administratif, tetapi benarbenar memberikan dampak dan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menuju Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna Pengesahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2027, di Ruang Buway Bahuga DPRD Kabupaten Way Kanan, Kamis (06/08/2026).

Pengesahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 menjadi tahapan strategis dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam menyusun Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dalam pidatonya, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Way Kanan atas sinergi dan komitmen yang telah terjalin selama proses pembahasan dokumen KUA dan PPAS hingga mencapai kesepakatan bersama.

“Dengan telah disepakatinya KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027, dokumen ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 sesuai tahapan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menegaskan bahwa kesepakatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memastikan arah kebijakan pembangunan daerah tetap berjalan secara terencana, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, sinergi yang telah terbangun diharapkan mampu mempercepat penyusunan RAPBD Tahun Anggara 2027 sehingga seluruh program pembangunan dan pelayanan publik dapat dilaksanakan tepat waktu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang telah terjalin selama pembahasan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027.

“Semoga upaya dan kerja sama yang telah Kita lakukan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera,” tutup Bupati Ayu.

Pengesahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 menjadi salah satu tahapan penting dalam siklus perencanaan dan penganggaran daerah, sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.

WAY KANAN – Proses pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan berpusat pada anak menjadi perhatian Bupati Way Kanan yang juga Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., saat mengunjungi TK Negeri Pembina Kampung Sri Wijaya, Kecamatan Umpu Semenguk, Selasa (04/08/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi pembentukan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Ayu meninjau dan berinteaksi langsung dengan peserta didik, serta menyaksikan berbagai kegiatan pembelajaran yang berlangsung di lingkungan sekolah.

Suasana penuh keceriaan tampak ketika anak-anak menyambut kehadiran Bunda PAUD dengan semangat, menunjukkan keberanian, kreativitas, dan keceriaan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.

Bunda Ayu juga memberikan perhatian terhadap lingkungan belajar, sarana pendukung pendidikan, serta upaya yang telah dilakukan oleh para pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Menurutnya, pendidikan usia dini memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, kemandirian, serta kecintaan anak terhadap proses belajar sejak usia emas pertumbuhan.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan PAUD melalui sinergi antara Pemerintah Daerah, Bunda PAUD disetiap tingkatan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat agar seluruh anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para guru PAUD yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Dedikasi para pendidik dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter, membangun rasa percaya diri, serta menyiapkan anak memasuki pendidikan dasar dengan kemampuan yang optimal.

Melalui rangkaian kunjungan ke sejumlah satuan PAUD dalam peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa investasi terbaik bagi daerah dimulai dari pemenuhan hak anak terhadap pendidikan yang berkualitas sejak usia dini. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan generasi Way Kanan yang unggul, mandiri, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Implementasi 10 Program Pokok PKK Tahun 2026 yang diikuti Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan di Balai Kampung Bhakti Negara, Kecamatan Pakuan Ratu, Senin (03/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk memperkuat peran Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus memastikan implementasi 10 Program Pokok PKK berjalan optimal hingga ke tingkat kampung.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab, Plt. Camat Pakuan Ratu, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini terus berperan aktif mendukung berbagai program pembangunan melalui pemberdayaan keluarga di tingkat kampung. Menurutnya, Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat guna mewujudkan keluarga yang beriman, sehat, sejahtera, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

“Gerakan PKK merupakan pondasi penting dalam pembangunan daerah. Tidak akan ada pembangunan yang kuat apabila keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat tidak dibangun dengan baik. Karena itu, Saya mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjadi motor penggerak dalam memperkuat ketahanan keluarga demi mewujudkan Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sangat bergantung pada sinergi antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Kampung, serta seluruh kader PKK sebagai mitra pembangunan. Ia mengingatkan bahwa jabatan Ketua TP PKK Kampung merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam menggerakkan masyarakat serta mendukung berbagai program pemerintah di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, hingga pelestarian lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu memberikan arahan kepada masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) PKK agar terus mengoptimalkan program sesuai bidang tugasnya. Pokja I didorong untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, meningkatkan pola asuh anak dan remaja, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Pokja II diharapkan semakin mengembangkan pemberdayaan ekonomi kaluarga melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), sehingga mendorong tumbuhnya usaha produktif masyarakat.

Sementara itu, Pokja III diminta memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui optimalisasi program HATINYA PKK, termasuk gerakan menanam tanaman bermanfaat seperti daun kelor dan bunga telang di pekarangan rumah. Sedangkan Pokja IV diarahkan untuk terus menggerakkan masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat, mempercepat penurunan stunting, meningkatkan pencegahan tuberkulosis (TBC), serta berbagai penyakit melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

Bupati juga mengajak seluruh Camat dan Kepala Kampung sekalu Ketua Pembina PKK di wilayah masing-masing untuk terus memberikan dukungan terhadap seluruh kegiatan PKK secara berkelanjutan.

“Saya berharap Kita semua tetap menjaga kekompakan, memperkuat semangat gotong royong, dan bersama-sama membangun kampung. Jika keluarga kuat, maka kampung akan kuat. Kampung yang kuat akan melahirkan Kecamatan yang maju, dan pada akhirnya Kabupaten Way Kanan akan semakin berkembang,” tegasnya.

Selain menjadi evaluasi, kegiatan monitoring ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan, berbagi pengalaman, serta mengidentifikasi berbagai praktik baik yang telah dilaksanakan oleh TP PKK di tingkat kampung agar dapat direplikasi di wilayah lain.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap melalui monitoring dan evaluasi ini implementasi 10 Program Pokok PKK semakin efektif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan peran kader PKK diharapkan mampu mempercepat tewujudnya daerah menuju Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

BANDAR LAMPUNG – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., menerima dokumen usulan calon Wakil Bupati Way Kanan sisa masa jabatan 2025-2030 dari Pimpinan Partai Politik Pengusung Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, di Bandar Lampung, Minggu (26/07/2026).

kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan, Rial Kalbadi, serta pimpinan partai politik pengusung. Dokumen yang diterima Bupati Way Kanan merupakan hasil kesepakatan pimpinan partai politik pengusung Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berdasarkan hasil rapat bersama, kelima partai tersebut sepakat mengusulkan dua nama calon Wakil Bupati Way Kanan sisa masa jabatan 2025–2030, yaitu: 1.M. Galang Putra Rahman, S.T 2.Soni Setiawan, S.T Melalui surat usulan tersebut, pimpinan partai politik pengusung juga memohon kepada Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan melalui Bupati Way Kanan untuk menyelenggarakan Rapat Paripurna Pemilihan Wakil Bupati Way Kanan sisa masa jabatan 2025-2030 sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

Usai menerima dokumen tersebut, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa dokumen tersebut akan diteruskan kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Way Kanan sebagai bagian dari tahapan proses pengisian jabatan Wakil Bupati sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Hari ini, Minggu 26 Juli 2026, Saya menerima dokumen calon Wakil Bupati Kabupaten Way Kanan. Selanjutnya dokumen ini akan Saya serahkan kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Way Kanan,” ujar Bupati Ayu.

Lebih lanjut, Bupati Ayu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal setiap tahapan proses pengisian jabatan Wakil Bupati dengan tetap menjaga persatuan, kondusivitas, dan semangat kebersamaan.

“Mari Kita sama-sama mengawal dan menjaga kebersamaan ini hingga seluruh proses dapat berjalan dengan baik. Semoga membawa keberkahan bagi Kabupaten Way Kanan serta memberikan kemajuan bagi daerah yang Kita cintai,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap seluruh tahapan pengisian jabatan Wakil Bupati dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan terisinya jabatan Wakil Bupati nantinya, diharapkan sinegi antara Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah semakin optimal dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, percepatan pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Way Kanan yang semakin Mandiri dan Sejahtera.

WAY KANAN – Bupati Way Kanan yang juga Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) se- Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Al-Hadi Syariah, Kecamatan Baradatu, Sabtu (25/07/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua HIMPAUDI Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat serta Bunda Paud Kecamatan Baradatu, dan jajaran pengurus HIMPAUDI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Rakorwil diselenggarakan sebagai forum penguatan kelembagaan organisasi sekaligus mempererat koordinasi dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir di Kabupaten Way Kanan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pengurus HIMPAUDI dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang pendidikan.

Menurutnya, rapat koordinasi memiliki peran penting sebagai sarana harmonisasi kebijakan dan penyamaan langkah dalam meningkatkan mutu layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di seluruh daerah.

“Himpaudi merupakan organisasi yang memiliki peran strategis sebagai wadah peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini. Melalui organisasi ini, berbagai program pengembangan kompetensi guru dapat terus diperkuat sehingga mampu menghasilkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, ujar Bunda [Paud Ayu. Bunda Paud Ayu juga menegaskan bahwa peran guru PAUD menjadi semakin penting seiring implementasi kebijakan nasional Wajib Belajar 13 Tahun, yang memasukkan satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh kualitas layanan pendidikan sejak usia dini. Ia menegaskan bahwa guru PAUD tidak hanya bertugas memberikan pembelajaran dasar, tetapi juga berperan membentuk karakter, membangun kemampuan berbahasa, menanamkan nilai-nilai sosial, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

“Guru PAUD adalah ujung tombak dalam membangun fondasi karakter anak. Mereka bukan hanya mengajar, tetapi juga menumbuhkan keberanian anak untuk bereksplorasi,belajar bekerja sama, berkomunikasi dengan santun, serta mempersiapkan mereka agar siap mengikuti jenjang pendidikan berikutnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bunda Paud Ayu mengatakan bahwa Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terus memberikan perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini melalui berbagai program, mulai dari perluasan akses pendidikan, penyediaan sarana pembelajaran, peningkatan kompetensi pendidik, hingga penguatan kelembagaan organisasi profesi seperti HIMPAUDI.

Karena itu, dirinya berharap Rakorwil HIMPAUDI dapat menghasilkan berbagai rumusan program yang adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan serta mampu menjawab tantangan dalam mewujudkan layanan PAUD yang semakin berkualitas.

“Kami berharap hasil rapat koordinasi ini mampu memperkuat kerja sama seluruh pengurus HIMPAUDI dalam merumuskan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, kita optimis dapat mempersiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Bunda PAUD Kabupaten Way Kana juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Lampung beserta seluruh pengurus HIMPAUDI Kabupaten/Kota yang selama ini telah berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Way Kanan.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Daerah, organisasi profesi, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas dan merata hingga ke seluruh wilayah.

Melalui penyelenggaraan Rakorwil tersebut diharapkan lahir rekomendasi startegis yang dapat memperkukat kapasitas organisasi HIMPAUDI, meningkatkan profesionalisme pendidik PAUD, sekaligus mempercepat terwujudnya layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Way Kanan Mandiri dan Sejahtera serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama PT. BPR Syariah Way Kanan (Perseroda) melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian bagi Pengurus dan Pejabat Eksekutif PT. BPRS Way Kanan di Ruang Rapat Bupati Way Kanan, Sabtu (25/07/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Dewan pengawas Syariah, Direksi, dan Pejabat Eksekutif PT. BPRS Way Kanan (Perseroda).

Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperkuat tata kelola Badan usaha Milik Daerah (BUMD) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan perkembangan sektor jasa keuangan syariah.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menegaskan bahwa PT. BPR Syariah Way Kanan (Perseroda) memiliki peran strategis sebagai BUMD yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja usaha dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperluas akses layanan keuangan syariah, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Way Kanan.

“PT. BPR Syariah Way Kanan merupakan salah satu BUMD yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Kehadirannya harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan perbankan syariah yang profesional, sehat, transparan, akuntabel, dan berlandaskan prinsip-prinsip syariah,” uja Bupati Ayu.

Menurut Bupati Ayu, pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bukan sekadar memenuhi amanat regulasi, melainkan menjadi tahapan strategis untuk memastikan bahwa setiap pejabat yang mengemban tanggung jawab di lingkungan PT. BPRS Way Kanan memiliki integritas, kompetensi, kepemimpinan, serta komitmen yang kuat dalam memajukan perusahaan.

Bupati Ayu juga menyoroti dinamika industri perbankan yang terus berkembang seiring transformasi digital, peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, serta semakin ketatnya persaingan sektor jasa keuangan. Kondisi tersebut menuntut hadirnya sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, profesional, dan memiliki integritas tinggi. Kepada Dewan Pengawas Syariah, Bupati berharap agar mampu menjaga kepatuhan seluruh kegiatan operasional bank terhadap prinsip-prinsip syariah.

Sementara kepada Direksi, diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang visioner, memperkuat strategi bisnis, meningkatkan kinerja perusahaan, memperbaiki tata kelola, mengendalikan risiko, serta menekan tingkat pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing/NPF).

Adapun kepada Pejabat Eksekutif, Bupati menekankan pentingnya peran sebagai unsur manajemen yang profesional dalam mendukung kebijakan Direksi, memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap PT. BPRS Way Kanan (Perseroda).

Bupati Ayu juga mengingatkan Tim Penguji dan Panitia Seleksi agar melaksanakan seluruh proses penilaian secara objektif, independen, transparan, profesional, dan berintegritas sehingga menghasilkan sumber daya manusia terbaik yang mampu membawa PT. BPRS Way Kanan menjadi lembaga keuangan syariah yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan, pengalaman, integritas, serta dedikasi terbaik dalam membangun PT. BPRS Way Kanan ke arah yang lebih maju,” tegasnya.

Pelaksanaan uji kompetensi ini diharapkan semakin memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan PT. BPRS Way Kanan, meningkatkan kualitas manajemen perusahaan, serta memperkuat daya saing BUMD di tengah perkembangan industri jasa keuangan yang semakin dinamis.

Sebagai bank syariah milik Pemerintah Kabupaten Way Kanan, PT. BPS Way Kanan memiliki peran penting dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah, memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, serta mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Melalui penguatan kualitas kepemimpinan dan tata kelola perusahaan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan optimis PT. BPRS Way Kanan (Perseroda) akan semakin mampu menjalankan fungsi intermediasi secara profesional, meningkatkan kepercayaan masyarakat, memperbesar kontribusi terhadap PAD, serta menjadi salah satu pilar dalam mendorong terwujudnya Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.