Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Way Kanan, Selasa (10/03/2026). Peninjauan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam merespons berbagai aspirasi dan harapan masyarakat terkait peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang selama ini menjadi perhatian bersama.

Bupati Ayu menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya pada ruas jalan yang menjadi kewenangan langsung kondisi serta progres pembangunan di lapangan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Peninjauan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Way Kanan. Kami berharap pembangunan yang dilakukan dapat menjawab harapan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah”, ujar Bupati Ayu.

Peninjauan dilakukan pada pembangunan ruas jalan Kasui-Air Ringkih (Bts. Sumsel) yang menghubungkan Kecamatan Kasui dan Kecamatan Rebang Tangkas. Perbaikan jalan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar akses ekonomi masyarakat, khususnya bagi wilayah yang menjadi jalur distribusi hasil perkebunan.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa ruas Kasui-Air Ringkih merupakan jalur penting bagi mobilitas warga serta aktivitas ekonomi daerah. Dimana ruas jalan tersebut selama ini menjadi akses utama kendaraan pengangkut komoditas kelapa sawit, dengan sekitar 50 kendaraan bertonase hingga 9 ton melintas setiap harinya.

“Jalan ini akan diperbaiki dan dilanjutkan pembangunannya. Sebelumnya sudah dikerjakan pada tahun 2024, dan tahun ini disambung lagi sekitar lima kilometer. Nanti menggunakan konstruksi rigid agar lebih kuat”, ujar Wagub Jihan saat berdialog dengan warga di lokasi peninjauan.

Menurutnya, penggunaan konstruksi beton atau rigid pavement dipilih untuk menyesuaikan dengan tingginya beban kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

“Kalau tonase kendaraan berlebih, jalan akan cepat rusak. Karena itu kita gunakan rigid supaya lebih tahan terhadap beban kendaraan”, ujarnya.

Penanganan ruas Kasui-Air Ringkih direncanakan sepanjang 5,5 kilometer dengan konstruksi beton setebal 20 sentimeter. Pekerjaan tersebut akan dibagi dalam tujuh segmen dengan dukungan anggaran sekitar Rp55 miliar.

Secara keseluruhan, pada tahun anggaran 2026 Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi mengalokasikan anggaran sebesar Rp178,5 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Way Kanan. Anggaran itu mencakkup penanganan delapan ruas jalan Provinsi dan dua jembatan.

Pemerintah Provinsi menilai peningkatan infrastruktur jalan menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah sentra perkebunan di Lampung.

WAY KANAN (HD)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan pembagian takjil, ceramah agama, buka puasa bersama, dan silaturahmi keluarga besar pada Selasa, (10/03/ 2026.

‎Kegiatan dilakukan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah serta mempererat kebersamaan. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung di lingkungan kantor dan Aula Kejaksaan Negeri Way Kanan dengan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Mahmuddin, S.H., M.H., para Kepala Seksi, Kasubagbin, seluruh pegawai, PPNPN, pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta keluarga besar pegawai.

Turut hadir pula unsur TNI yang ikut menyemarakkan kegiatan kebersamaan tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar kantor kejaksaan.

Kegiatan sosial tersebut dikoordinir oleh ibu-ibu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dan melibatkan seluruh pegawai Kejari Way Kanan sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi di bulan penuh berkah.

‎Selanjutnya, sekitar pukul 16.30 WIB hingga 17.15 WIB, seluruh pegawai dan keluarga berkumpul di Aula Kejari Way Kanan untuk mengikuti ceramah agama yang disampaikan oleh H. M. Ali, S.Ag., M.M. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah, serta memperbaiki kualitas ibadah.

‎Memasuki waktu berbuka puasa sekitar pukul 18.23 WIB, seluruh peserta bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa di Aula Kejaksaan Negeri Way Kanan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, ramah tamah, serta makan malam bersama yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

‎Setelah itu, rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan salat Tarawih berjamaah sekitar pukul 19.25 WIB hingga selesai.

‎Sebelum kegiatan inti dimulai, seluruh pegawai dan keluarga besar juga melaksanakan sesi foto bersama di Aula kantor sebagai bagian dari pembuatan ucapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang akan digunakan untuk publikasi internal maupun media sosial. (red)

‎

‎

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Kompetensi (Ukom) bagi Pejabat Fungsional di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Selasa (10/03/2026).

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Asisten Bidang Administrasi Umum, Inspektur Daerah Kabupaten Way Kanan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, serta para peserta Bimtek dan Ukom dari Inspektorat Daerah Kabupaten Way Kanan.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Pengembangan SDM Provinsi Lampung, yakni Widyaiswara Ahli Utama Lukmansyah, S.E., M.T., serta Widyaiswara Ahli Madya Muhammad Abeto, S.T., M.T., dan Dr. E. Ahmad Hudalil, S.Sos., M.M.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menegaskan bahwa kegiatan Bimtek dan Uji Kompetensi tersebut bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang profesional, independen, dan berintegritas.

Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, dimana pengelolaan ASN harus berbasis pada sistem merit, kompetensi, dan akuntabilitas.

“Untuk itu, peningkatan kompetensi Pejabat Fungsional Auditor dan PPUPD merupakan keharusan, bukan pilihan,” tegas Bupati Ayu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Inspektorat memiliki peran vital dalam memastikan tata kelola pemerintahan daerah berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Pengawasan saat ini tidak lagi sekadar mencari kesalahan, melainkan harus mengedepankan pendekatan preventif, konsultatif, serta memberikan quality assurance dan consulting bagi seluruh perangkat daerah.

“Saya memahami bahwa terdapat 56 pejabat fungsional yang mengikuti Bimtek dan Ukom ini, terdiri dari Auditor dan PPUPD pada berbagai jenjang. Ini tentunya menjadi kekuatan besar bagi Kabupaten Way Kanan apabila seluruhnya memiliki kompetensi yang terpetakan dengan baik dan terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Bupati Ayu, peningkatan kompetensi pengawasan internal pada akhirnya akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Aparat pengawasan yang kompeten akan mampu memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan sesuai aturan, penggunaan anggaran lebih tepat sasaran, serta meminimalisasi potensi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

“Ketika pengawasan internal berjalan baik, maka program pembangunan akan lebih tepat sasaran, penggunaan anggaran lebih akuntabel, dan manfaat pembangunan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para peserta. Pertama, menjadikan Bimbingan Teknis sebagai ruang belajar yang serius dan bermakna dengan mendalami berbagai materi strategis seperti manajemen ASN, manajemen kinerja, pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang/jasa pemerintah, serta aspek pengawasan lainnya.

Pesan kedua, Bupati menegaskan bahwa Uji Kompetensi bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan momentum untuk memetakan kapasitas diri secara objektif.

“Ukom bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Justru inilah momentum untuk memetakan kapasitas diri secara objektif. Hasil uji kompetensi akan menjadi dasar pengembangan karier, pelatihan lanjutan, serta penempatan yang lebih tepat sesuai kebutuhan organisasi,” tegasnya.

Pesan ketiga yang ditekankan adalah pentingnya membangun integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Kompetensi tanpa integritas akan kehilangan makna. Oleh karena itu, sebagai APIP saudara-saudara harus menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, dan keberanian moral,” ujarnya.

Bupati Ayu juga berharap Inspektorat Kabupaten Way Kanan terus meningkatkan kapabilitas APIP menuju level yang lebih tinggi, sehingga mampu mendukung terwujudnya reformasi birokrasi yang bersih dan akuntabel, sekaligus mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah agar berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu turut menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM dan Inspektorat Kabupaten Way Kanan yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya aparatur pengawasan daerah.

Sementara itu, Sekda Machiavelli selaku Ketua Pelaksana dalam laporannya menyampaikan bahwa Bimtek dan Uji Kompetensi ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta kapabilitas pejabat fungsional di lingkungan Inspektorat dalam melaksanakan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan daerah melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya.

“Kegiatan ini juga untuk melihat kemampuan Pejabat Fungsional Auditor maupun Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD) dalam melaksanakan kegiatan pengawasan serta sebagai bagian dari pemetaan kompetensi yang akan menjadi dasar bagi Inspektur dalam merumuskan pelatihan, pengembangan karier, maupun rotasi sesuai kebutuhan organisasi,” jelasnya.

Adapun Bimtek dan Ukom Pejabat Fungsional tersebut diikuti oleh 56 peserta yang terdiri dari 7 orang Auditor Madya, 21 orang Auditor Muda, 11 orang Auditor Pertama, 8 orang PPUPD Madya, 5 orang PPUPD Muda, serta 4 orang PPUPD.

Para peserta akan mendapatkan sertifikat dengan jumlah 20 jam pelajaran (JP), dengan materi meliputi Manajemen ASN, Manajemen Kinerja ASN, Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta pelaksanaan Uji Kompetensi.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 Maret 2026 dan bertempat di PSDKU Universitas Lampung Kabupaten Way Kanan,” pungkas Sekda.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027, di Gedung Pusiban Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan Dhelya Machiavelli, jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Instansi Vertikal, para Camat, Kepala Kampung serta Ketua BPK se-Kabupaten Way Kanan, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan.

Musrenbang RKPD ini merupakan forum strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta aspirasi masyarakat. Melalui forum ini, diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa Tahun 2027 merupakan tahun ketiga dalam periode RPJMD Kabupaten Way Kanan Tahun 2025–2029. Oleh karena itu, pelaksanaan Musrenbang RKPD menjadi momentum penting untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan visi pembangunan daerah.

“Tahun 2027 merupakan momentum krusial bagi kita semua untuk memastikan bahwa visi pembangunan Kabupaten Way Kanan yaitu Way Kanan Mandiri dan Sejahtera dapat terus diwujudkan melalui program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Ayu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Way Kanan Tahun 2027 adalah “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas Sektor Unggulan Daerah.” Tema tersebut selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 serta arah kebijakan pembangunan Provinsi Lampung dalam RKPD Tahun 2027.

Bupati Ayu juga memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah sebagai dasar evaluasi dan pijakan dalam menyusun arah pembangunan ke depan. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Way Kanan pada Tahun 2025 tercatat sebesar 5,34 persen, meningkat dibandingkan Tahun 2024 yang berada pada angka 4,65 persen, serta berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang mencapai 5,28 persen.

Selain itu, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada Tahun 2025 mencapai Rp21,01 triliun, meningkat dari Tahun 2024 yang sebesar Rp19,22 triliun, dengan PDRB per kapita mencapai Rp41,73 juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp38,66 juta.

Di bidang kesejahteraan masyarakat, tingkat kemiskinan di Kabupaten Way Kanan juga menunjukkan tren penurunan, yakni dari 10,43 persen pada Tahun 2024 menjadi 9,36 persen pada Tahun 2025, atau sudah berada di bawah rata-rata tingkat kemiskinan Provinsi Lampung yang masih berada pada angka 10 persen.

Sementara itu, kualitas sumber daya manusia juga terus mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Way Kanan Tahun 2025 yang mencapai 71,98 poin, meningkat dari Tahun 2024 yang berada pada angka 71,17 poin.

Bupati Ayu juga menegaskan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 34,25 persen terhadap perekonomian daerah serta pertumbuhan sebesar 5,13 persen. Beberapa komoditas unggulan Kabupaten Way Kanan antara lain padi, kopi, lada, kelapa sawit, karet, serta ternak sapi dan kambing yang menjadi potensi besar dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai komitmen dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menetapkan sejumlah target indikator makro pembangunan pada Tahun 2027, di antaranya pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 5,3 hingga 5,5 persen, Indeks Pembangunan Manusia mencapai 72,48 hingga 72,68 poin, tingkat kemiskinan ditargetkan menurun menjadi 8,80 hingga 8,20 persen, tingkat pengangguran terbuka dijaga pada kisaran 2,90 hingga 3,00 persen, serta Gini Ratio ditargetkan pada kisaran 0,284 hingga 0,282 poin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu juga menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi keterbatasan fiskal daerah.

“Sinergi menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kampung, dunia usaha, serta pemerintah provinsi dan pusat untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan sektor unggulan daerah, khususnya melalui hilirisasi hasil pertanian dari hulu hingga hilir,” tegas Bupati.

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah agar menyusun program pembangunan secara terukur, terpadu, dan berorientasi pada hasil yang nyata bagi masyarakat.

“Setiap program dan kegiatan pembangunan harus disusun secara fokus, efektif, dan efisien serta benar-benar mendukung pencapaian indikator kinerja utama masing-masing perangkat daerah, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Jihan turut menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemeirntah Kabupaten Way Kanan di bawah kepemimpinan Bupati Ayu Asalasiyah yang dinilai mampu menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai indikator pembangunan daerah.

Menurutnya, capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Way Kanan pada Tahun 2025 yang mencapai 5,34 persen menjadi indikator menggembirakan karena berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung bahkan melampaui rata-rata nasional. Hal tersebut menunjukkan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Daerah telah memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Wagub juga menyoroti peran strategis sektor pertanian yang hingga saat ini masih menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Way Kanan. Dengan kontribusi yang besar terhadap struktur ekonomi daerah, sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui penguatan pproduktivitas dan peningkatan nilai tambah hasil produksi.

Sebagai bentuk komitmen Pemprov Lampung dalam mendukukng percepatan pembangunan daerah, pada Tahun Anggaran 2026 Pemprov Lampung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp178,5 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Way Kanan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong kelancaran distribusi hasil produksi masyarakat.

“Peningkatan kualitas infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses jalan dan jembatan yang semakin baik, diharapkan mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan komoditas unggulan Way Kanan dapat berjalan lebih optimal”, ujar Wagub Jihan.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui program Desaku Maju yang salah satunya difokuskan pada pengembangan dilirisasi produk pertanian. Di Kabupaten Way Kanan sendiri, program tersebut telah disiapkan untuk diterapkan di 57 Desa dengan dukungan berbagai sarana pengolahan hasil pertanian.

Melalui program tersebut, Pemerintah mendorong peningkatan nilai tambah komoditas pertanian di tingkat desa, antara lain melalui penyediaan fasilitas hasil panen dan unit pengolahan hasil pertanian. Dengan demikian, proses pengolahan tidak hanya berhenti pada tahap produksi, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Lampung juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menekankan bahwa birokrasi saat ini berada dalam ruang yang sangat terbuka, sehingga kinerja aparatur pemerintah dapat dengan mudah dipantau oleh masyarakat maupun berbagai lembaga pengawas.

“Pemerintahan saat ini dituntut untuk bekerja secara transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, kolaborasi yang dibangun harus selalu diiringi dengan integritas, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat terus terjaga,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur Lampung mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan visi pembangunan Provinsi Lampung, termasuk dalam pengembangan kawasan agroindustri di wilayah jalur tengah Sumatera.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen bersama dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang lebih responsif, terarah, dan berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Bandar Lampung – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri dan mengikuti Rapat Koordinasi Forum Kepala Daerah se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Senin (09/03/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan kemandirian fiskal, optimalisasi pendapatan daerah, serta apeningkatan kualitas belanja daerah.

Bupati Way Kanan hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Inspektur Daerah Kabupaten, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta Kepala Badan Pendapatan Daerah, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk terus memperkuat koordinasi lintas pemerintahan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Rapat koordinasi tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., serta dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, para Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, serta jajaran Pemerintah Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubenur Lampung menekankan pentingnya transformasi arsitektur keuangan daerah bagi seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Ua menyampaikan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memprkuat kemandirian fiskal daerah.

“Kita tidak lagi bisa sekadar bergantung pada dana transfer, kita dituntut untuk mulai berdiri melalui kemandirian fiskal”, ujar Gubernur Miza.

Lebih lanjut disampaikan bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu dilakukan melalui inovasi serta pemanfaatan teknologi digital, tanpa menambah beban masyarakat. Gubernur mencontohkan keberhasilan sejumlah daerah yang mampu meningkatkan pendapatan melalui penerapan sistem pembayaran digital seperti QRIS dalam pengelolaan retribusi daerah.

Selain dari sisi pendapatan, Gubernur Mirza juga menekankan perlunya perubahan paradigma dalam pengelolaan belanja daerah, dari sekadar meningkatkan jumlah belanja (spending more) melalui belanja yang lebih berkualitas (spending better).

“Setiap rupiah dalam APBD harus memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Efisiensi bukan berarti memangkas anggaran secara sembarangan, tetapi memastikan setiap pengeluaran memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung juga mendorong Pemerintah Daerah untuk terus menciptakan ekosistem investasi yang kondusif guna memperkuat pertumbuhan sektor riil. Dengan berkembangnya aktivitas ekonomi di daerah, diharapkan basis pajak daerah dapat semakin luas dan berkelanjutan.

Selain itu, program-program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KDMP), serta Sekolah Rakyat diharapkan dapat diintegrasikan hingga ke tingkat desa agar manfaat program pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Usai mengikuti rapat koordinasi tersebut, Bupati Way Kanan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan siap menindaklanjuti berbagai arahan strategis Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan kualitas belanja daerah, serta pemanfaatan digitalisasi dalam tata kelola keuangan daerah.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun penguatan koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional maupun daerah, sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bandar Lampung – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa dan Kelurahan se-Provinsi Lampung yang dilakukan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Dr.Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., di Balai Keratun Lantai 3, Kantor Gubernur Lampung, Senin (09/03/2026).

Bupati Way Kanan hadir bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung serta Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Way Kanan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T.,  menyampaikan bahwa keberadaan Pos Bantuan Hukum di setiap desa dan kelurahan akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan hukum secara lebih mudah dan dekat.

Dengan diresmikannya Posbakum Desa dan Kelurahan oleh Menteri Hukum RI, maka sebanyak 2.651 desa dan kelurahan di Provinsi Lampung kini seluruhnya telah memiliki Pos Bantuan Hukum sebagai sarana pelayanan hukum bagi masyarakat.

Keberadaan Posbakum diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi hukum, konsultasi, hingga pendampingan dalam penyelesaian berbagai persoalan hukum yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Gubernur Lampung menjelaskan bahwa melalui keberadaan Posbakum tersebut, akses masyarakat terhadap keadilan, informasi hukum, layanan litigasi, maupun penyelesaian sengketa di tingkat desa dan kelurahan dapat semakin terbuka dan mudah dijangkau.

Gubernur Mirza juga menyampaikan bahwa program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin keenam yang menekankan pembangunan dimulai dari desa dan dari bawah.

“Dengan hadirnya Posbakum, kami berharap Lampung tidak hanya makmur dari komoditasnya saja, tetapi juga makmur dari sisi akses keadilan yang merata hingga ke desa-desa,” ujar Gubernur Lampung.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan Posbakum yang berada di kantor desa maupun kelurahan sebagai tempat memperoleh layanan hukum, baik berupa konsultasi, informasi hukum, maupun pendampingan dalam menghadapi berbagai persoalan hukum.

Berbagai persoalan seperti kekerasan dalam rumah tangga, sengketa lahan, sengketa antar tetangga, hingga konflik antar warga dapat difasilitasi penyelesaiannya melalui Posbakum, baik melalui mediasi maupun melalui jalur hukum.

Menteri Hukum RI juga menjelaskan bahwa apabila penyelesaian melalui mediasi tidak mencapai kesepakatan dan perkara berlanjut ke pengadilan, Kementerian Hukum melalui Lembaga Bantuan Hukum yang telah terakreditasi siap memberikan pendampingan secara cuma-cuma bagi masyarakat.

Selain itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung, Taufiqurrakhman, menyampaikan bahwa peresmian Posbakum desa dan kelurahan menjadi tonggak penting dalam penguatan pelayanan hukum di Provinsi Lampung.

Menurutnya, keberadaan Posbakum merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap warga memperoleh akses keadilan secara setara tanpa diskriminasi, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan maupun daerah terpencil.

Saat ini Posbakum di Provinsi Lampung didukung oleh 5.302 paralegal, serta pada tahun 2025 telah dilaksanakan pelatihan paralegal yang diikuti oleh 3.800 peserta dari berbagai unsur yang berkaitan dengan pemberian bantuan hukum.

Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, kehadiran Pos Bantuan Hukum di tingkat desa dan kelurahan diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam mendekatkan pelayanan hukum kepada masyarakat. Melalui Posbakum, masyarakat dapat memperoleh akses informasi hukum, konsultasi, hingga pendampingan dalam penyelesaian berbagai persoalan hukum secara lebih mudah, cepat, serta tanpa harus menghadapi hambatan biaya maupun jarak.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga menyambut baik peresmian Posbakum Desa dan Kelurahan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Dengan adanya Posbakum di setiap desa, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami hak dan kewajiban hukumnya serta memperoleh pendampingan yang memadai dalam menghadapi berbagai persoalan hukum di lingkungan masyarakat.

Kehadiran Bupati Way Kanan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan terhadap upaya pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten/Kota, diharapkan keberadaan Pos Bantuan Hukum dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik di bidang hukum yang lebih inklusif, adil, dan merata.

Way Kanan – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Way Kanan Tahun 1447 H, di Camp Taruna Café & Resto, Kampung Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu, Selasa (03/03/2026) sore.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita, Dhelya Machiavelli, Ketua PMI sekaligus ICMI Kabupaten Way Kanan, H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., serta jajaran Pengurus PMI dan ICMI Kabupaten Way Kanan.

Bupati Way Kanan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi yang diinisiasi oleh PMI dan ICMI Kabupaten Way Kanan. Menurutnya, kolaborasi dua organisasi strategis tersebut menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersamaan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Bupati menegaskan bahwa PMI memiliki peran penting dalam bidang kemanusiaan, penanggulangnan bencana, pelayanan sosial, dan donor darah, sementara ICMI berkontribusi dalam penguatan pemikiran, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman dan intelektualitas. Sinergi kedua organisasi ini dinilai sangat relevan dalam mendukung agenda pembangunan Kabupaten Way Kanan.

“Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik dan mendukung penuh program-program kerja PMI dan ICMI yang selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Silaturahmi seperti ini bukan hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat”, ujar Bupati Ayu.

Beliau juga berharap ke depan PMI dan ICMI menghadirkan program-program yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pendidikan, dan penguatan karakter generasi muda.

Lebih lanjut, Bupati Ayu menegaskan bahwa Pemerintah Daerah membuka ruang komunikasi dan kerja sama seluas-luasnya dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk PMI dan ICMI, sebagai mitra strategis pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen.

“Indahnya kebersamaan adalah ketika kita dapat berjalan bersama tanpa sekat perbedaan, dengan tujuan yang sama yaitu membangun Way Kanan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing”, tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan tugas pemerintahan masih terdapat kekurangan, serta menegaskan komitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sebelumnya, Ketua PMI dan ICMI Kabupaten Way Kanan, Raden Adipati Surya menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini dilaksanakan dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia secara efektif dan proporsional. Ia menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum pembelajaran, terutama dalam membangun kesabaran, memperkuat komitmen, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Adipati juga memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan agar terus memperkuat komunikasi publik di era digital, dengan memanfaatkan media sosial secara responsif, terbuka, dan edukatif, serta membangun gaya komunikasi yang humanis dan tidak alergi terhadap kritik.

Kegiatan Silaturahmi Ramadan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi simbol penguatan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan dengan PMI dan ICMI sebagai mitra strategis dalam mendukung program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Safari Ramadan Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Nur Rohima Kampung Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Agung, Senin (02/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, unsur Pemerintah Daerah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dhelya Machiavelli, Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan, Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan Negeri Agung, para Kepala Kampung dan Aparatur Kampung, serta masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tersebut mencerminkan komitmen dalam memperkuat kebersamaan dan harmoni sosial.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menyampaikan bahwa Bulan Suci Ramadan merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah) sekaligus meningkatkan kualitas ibadah. Ramadan menjadi pengingat bagi seluruh umat untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.

“Ramadan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan empati terhadap sesama, khususnya kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat atas terjaganya situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Way Kanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathaniah agar pembangunan daerah dapat berjalan optimal.

“Kondusivitas daerah adalah modal utama dalam melaksanakan pembangunan. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan demi kemajuan Way Kanan,” tegasnya.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang bertujuan memperluas tali silaturahmi serta mendekatkan jajaran Pemerintah Daerah dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan komunikasi dan interaksi tetap terjalin secara harmonis, terbuka, dan konstruktif.

“Kami ingin hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, sekaligus mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warga,” tambahnya.

Bupati Ayu berharap Safari Ramadan dapat menjadi sarana memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan, organisasi keagamaan, para ulama, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah, termasuk penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial lainnya.

“Mari kita bangun semangat gotong royong dan kepedulian bersama, sehingga tercipta pergerakan saling bahu-membahu dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Ia berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Way Kanan.

“Semoga setiap langkah dan upaya yang kita lakukan menjadi amal kebaikan serta membawa keberkahan bagi daerah yang kita cintai bersama, aamiin,” pungkasnya.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan mengikuti kegiatan Entry Meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan secara virtual oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, bertempat di Ruang Rapat Bupati Way Kanan, Kamis (02/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama Ketua DPRD Way Kanan, Rial Kalbadi, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Inspektur Daerah, Sekretaris DPRD, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Entry meeting ini menjadi tahapan awal dalam proses pemeriksaan LKPD Tahun 2025, yang bertujuan untuk membangun komunikasi awal antara tim pemeriksa dan entitas pemeriksaan, sekaligus menyamakan persepsi terkait standar pemeriksaan, ruang lingkup, serta metodologi audit. Kegiatan ini juga menandai dimulainya secara resmi rangkaian pemeriksaan oleh BPK RI di seluruh pemerintah daerah.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan siap mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen untuk bersikap kooperatif, terbuka, dan responsif dalam memenuhi kebutuhan data dan informasi yang diperlukan oleh tim pemeriksa, sehingga proses audit dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran pemerintah daerah dalam entry meeting ini merupakan bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota V BPK RI selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V, Bobby Adhityo Rizaldi, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran kepala daerah dan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia. Menurutnya, kehadiran tersebut mencerminkan komitmen dan sinergi yang kuat dalam mendukung kelancaran proses pemeriksaan.

“Kehadiran para Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD mencerminkan komitmen kuat serta sinergi dalam mendukung proses audit agar berjalan efektif dan tepat waktu,” tegasnya.

Selain itu, BPK RI juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan belanja wajib (mandatory spending), khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Kegiatan entry meeting tersebut dirangkaikan dengan penyerahan surat tugas pemeriksaan sebagai tanda dimulainya pemeriksaan lapangan atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di masing-masing daerah.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Upacara Penyambutan Kunjungan Kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Hor). (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tanyo Budi Ravita beserta rombongan di Lanudad Gatot Soebroto, Kecamatan Way Tuba, Kamis (26/02/2026).

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat Way Tuba, serta jajaran personel Lanudad Gatot Soebroto dan Skadron 12/Amur Jaya Yudha.

Sebelum prosesi penyambutan resmi Menteri Pertahanan, Bupati Ayu melaksanakan perbincangan hangat bersama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjend TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan jajaran TNI, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, mendukung program ketahanan pangan, serta keterlibatan aktif TNI dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bupati Ayu menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan wilayah secara menyeluruh. Sinergi tersebut tidak hanya berkontribusi pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., juga menegaskan bahwa satuan yang dipimpinnya memiliki peran strategis dalam pembinaan teritorial, menjaga stabilitas keamanan, serta memperkuat ketahanan wilayah di Kabupaten Way Kanan. Peran tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan melalui koordinasi aktif dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda.

Menurut Dandim, momentum kunjungan kerja Menteri Pertahanan ini semakin menegaskan soliditas TNI dalam mendukung kebijakan pertahanan negara hingga ke tingkat daerah. Sinergi yang terbangun menjadi bagian penting dalam memastikan stabilitas wilayah tetap terjaga sekaligus mendukung program pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen TNI di wilayah Way Kanan untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendukung kebijakan strategis pertahanan negara di tingkat daerah.

Kunjungan kerja Menteri Pertahanan ke Provinsi Lampung merupakan bagian dari agenda peninjauan kesiapan satuan serta penguatan pembinaan prajurit di wilayah. Usai penyambutan, Menteri Pertahanan beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Batalyon Infanteri (Yonif) TP 848/Satya Pandya Cakti (SPC) Lampung Tengah menggunakan Helikopter Caracal TNI AU.

Setibanya di Yonif TP 848/SPC, rombongan menerima prosesi jajaran kehormatan, foto bersama, serta menyaksikan demonstrasi prajurit. Menteri Pertahanan menerima paparan dari Komandan Batalyon terkait pengembangan satuan dalam mendukung ketahanan wilayah melalui berbagai program produktif, di antaranya pengelolaan lahan jagung dan tebu, pengembangan peternakan kambing untuk kebutuhan sosial dan keagamaan, serta budidaya ayam petelur. Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata satuan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas markas dan pembangunan satuan, serta pengarahan Menteri Pertahanan kepada prajurit sebagai bentuk penguatan moral, profesionalisme, dan kesiapsiagaan.

Selanjutnya, rombongan menuju Yonif TP 892/VS melalui Bandara Gatot Soebroto Way Tuba menggunakan Helikopter Caracal TNI AU dan dilanjutkan jalur darat. Di lokasi tersebut, Menteri Pertahanan kembali menerima jajar kehormatan, paparan Komandan Batalyon, serta melakukan sesi dialog. Kegiatan ditutup dengan buka puasa dan Sholat Maghrib berjamaah bersama jajaran prajurit, sebelum rombongan kembali menuju Mess Agung Lanudad Gatot Soebroto.

Pada hari kedua kunjungan kerja, Jum’at (27/02/2026), Menteri Pertahanan Republik Indonesia dijadwalkan akan melaksanakan makan sahur bersama di Lanud Gatot Soebroto sebelum bertolak menuju Bandara Hang Nadim Batam menggunakan Pesawat CN 295 VIP TNI AU.

Setibanya di Bandara Hang Nadim, Menteri Pertahanan beserta rombongan dijadwalkan akan melaksanakan foto bersama di depan Patung Ksatria Hang Nadim serta penanaman pohon di Taman Raja Melayu. Agenda selanjutnya, Menteri Pertahanan dijadwalkan akan meresmikan Masjid Bintang Amin Angkasa di Kompleks Lanud Hang Nadim Batam dan melaksanakan Sholat Jum’at berjamaah.

Kegiatan akan dilanjutkan dengan peninjauan ke PT. Palindo Batam sebagai bagian dari agenda kerja dalam mendukung penguatan industri pertahanan dan sarana strategis nasional. Usai seluruh rangkaian kegiatan di Batam, Menteri Pertahanan beserta rombongan dijadwalkan kembali menuju Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta menggunakan Pesawat CN 295 VIP TNI AU.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendukung kesiapan pertahanan, peningkatan profesionalisme prajurit, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada ketahanan wilayah.