RS. Handayani Kotabumi Di duga Melakukan Malpraktik Pada Pasien Hemoroid

oleh -777 Dilihat
Oplus_131072

Lampung Utara, (HD) – Dokter Rumah Sakit (RS) Handayani Kotabumi kabupaten Lampung Utara di duga Melakukan Malpraktik pada pasien Hemoroid, hingga pasien merasakan 4 kali oprasi akibat kesalahan oprasi Hemoroid di RS Handayani. Selasa (9/12/2025)

Saat di konfirmasi di kediaman nya Rizky menceritakan “Sekitar tanggal 7 Juni 2025 mengalami sakit ambeien dan berobat di RS Handayani, sesampai di rumah sakit di vonis dokter Jan Markus ambeiennya sudah stadium akhir jadi harus di oprasi. Karna sudah tidak tahan lagi ingin segera sembuh akhirnya saya ikuti perkataan dokter buat jalani oprasi hemoroid karna saya menggunakan BPJS. Ucapnya

Setelah di oprasi saya merasakan sakit apalagi saat merasakan ingin buang air besar, ternyata jaitan nya hampir menutupi jalannya anus. Dan istri saya minta obat dengan dokter jaga supaya meredakan rasa sakit tersebut, akan tetapi saya di berikan resep Obat Orinox tab 90 mg dengan dokter jaga suruh beli di apotik dengan harga Rp.76.085 padahal saya menggunakan BPJS. Ucapnya.

Setelah saya di rawat pasca oprasi selama 5 hari saya belum juga bisa BAB, akhirnya saya kontrol pertama ketemu dokter Jan Markus, hanya di ligah saja luka pasca oprasi, dia bilang gak papa, di suruh konsumsi buah pepaya, dan selama hampir sebulan saya konsumsi buah pepaya masih belm bisa buang air besar, dan akhirnya saya kontrol yang ke 2 karna gak bisa bisa BAB, di arahkan kepada dokter Dodi Handoro penyakit dalam.

Saat di periksa dokter Dodi melalui rongsen dan uji Lab, banyak gas di dalam perut, gak gak keluar, jadi di usulkan untuk berobat di RS. Urip Sumoharjo Bandar Lampung.

Setelah di rujuk ke RS Urip Sumoharjo, di periksa oleh dokter Bekas oprasi hemoroid sebelum nya lubang anusnya sudah rusak sampai 80% kemungkinan di karenakan terlalu banyak jahitan, dan akhirnya di bedah lagi oprasi sebelumnya supaya lubang nya Tidak terlalu kecil sekitar tanggal 7 Juli 2025. ucapnya

Setelah menjalani oprasi yang ke 2 di RS Urip Sumoharjo saya mas masih belm bisa BAB, kemungkinan di karenakan pengerasan kotoran sang sudah lama tidak keluar. Dan akhirnya dokter menyarankan untuk oprasi Kolostomi supaya bisa anus yang rusak bisa di perbaiki kembali. Ujarnya

Sangat di sayangkan RS. Handayani Kotabumi dokternya berani mengambil kesimpulan untuk melakukan tindakan oprasi yang kemungkinan bukan dokter spesialis Hemoroid, jadi Rusak hasilnya. Ucapnya.

Harapan saya pihak rumah sakit Handayani harus bertanggung jawab atas kejadian yang saya alami, sampai saat ini. Jika tidak ada kesalahan tindakan dari oprasi Hemoroid di RS Handayani, saya tidak mungkin merasakan oprasi Kolostomi sampai saat ini, ini sama aja sudah cacat di badan saya. Pungkasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *