Lampung Utara, (HD) – Terkait tanpa izin Persetujuan Bangunan Gendung (PBG) proyek pembangunan rumah dinas (Rumdis) Imigrasi kelas llB Non TPI Kotabumi kabupaten Lampung Utara tahun 2024 lalu, pihak LBH Awalindo mengambil langkah tegas melalui  jalur hukum polres Lampung Utara.

Samsi Eka Putra, SH menjelaskan petunjuk aturan yang berlaku, Sebagai tindak lanjut dari PP Nomor 16 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang –Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung, Pemerintah kabupaten lampung telah mengesahkan Perda Persetujuan bangunan Gedung No 01 tahun 2022 tentang Retrebusi Bangunan Gedung

Karena pembangunan rumah dinas kantor imigrasi tersebut telah menyampingkan syarat-syarat dan ketentuan yang diatur dalam undang-undang dan sampai dengan saat ini belum ada izin yang legal dari pemerintah setempat sementara rumah dinas tersebut telah selesai pembangunannya dan telah diserah terimakan dan sekarang sudah difungsikan.

Dari permasalah izin PBG tidak di patuhi berdampak pada warga sekitar yang di lalui aliran anak sungai Hanakaw, ucapnya Eka samsi

Keterangan Sudirman warga setempat sebelum adanya pembangunan rumah dinas Imigrasi kelas llB Non TPI Kotabumi, tempat ini memang hias jadi langganan banjir jika musim hujan deras, tetapi sekarang ujan hanya 1 jam Saja sudah meluap air sampai di halaman rumah warga sekitar, biasanya hujan 4 sampai 5 jam masih belum terdampak banjir mas, kecuali setiap harinya hujan atau mulai musim penghujan. Ucapnya

Padahal sudah pernah di beritakan dan di viralkan oleh media terkait ini, tapi pihak terkait seperti tidak perduli dengan dampak dari pembangunan rumah’ dinas imigrasi, karna sewaktu-waktu banjir ini mengancam rumah kami.

Kami sebenernya juga bingung tidak bisa berbuat apa apa karna kami bukan siapa-siapa, kami hanya warga biasa pungkasnya Sudirman.

Saat di konfirmasi AKP Stef Boyoh selaku Kasat Reskrim Polres Lampung Utara mengenai laporan dari somasi LBH Awanindo melalui pesan WhatsApp mengatakan, “Masih kita lidik dan kita cari korelasi secara ilmu tata ruang antara pembangunannya dengan terjadinya dampak banjir. Ucapnya AKP Stef Boyoh kamis (2/1/2025)

(Rizky A sony)

 

Lampung Utara, (HD)  – Viral di media sosial, sebuah video Viral Polisi Razia di Bukit Kemuning, Kapolres Lampung Utara Angkat Bicardurasi 12 menit, yang dinarasikan razia kendaraan di Bukit Kemuning Lampung Utara melanggar aturan oleh Youtubers dan tiktoker asal medan Joniar Nainggolan.

Menanggapi video yang beredar tersebut, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, operasi lalu lintas yang dilakukan sudah sesuai prosedur.

“Kegiatan operasi lalu lintas yang sempat viral, perlu saya sampaikan, kegiatan oprasi tersebut sudah sesuai dengan aturan, ” tegas Kapolres, Selasa (31/12/24).

Dari Paminal dan Provos sudah melakukan pengecekan, semua sudah sesuai aturan baik, surat perintahnya sudah ada sudah jelas, perlengkapan dan peralatan sudah dan lain-lain ada.

“Intinya kita menggelar penertiban atau operasi razia tersebut tujuannya untuk menertibkan pelanggaran-pelanggar lalu lintas,” ujarnya.

Apabila dari pelanggaran kita biarkan lanjut Kapolres, akan muncul kasus kecelakaan lalu lintas dan akan ada korban laka lantas.

“Kegiatan tersebut sudah sesuai aturan dan pelaksanaannya juga tidak sembunyi-sembunyi tetapi secara terang-terangan,” terang Kapolres.

Sementara itu Waka Polres Lampung Utara Kompol Yohanis menambahkan, bahwasanya kegiatan razia tersebut sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP dan kegiatan tersebut dilaksanakan karena adanya permintaan dari satker terkait yaitu Dispenda dan Jasa Raharja.

“Pada saat pelaksanaan razia tersebut kami bersama dengan rekan-rekan Dispenda dan Jasa Raharja,” jelasnya.

(Silvi/Sony)

Pesisir Barat, (HD) – Rapat koordinasi (Rakor)  Bulanan antara Lembaga Pekon dan evaluasi rutin bulanan pekon Sumber Agung kecamatan Ngambur, Pesisir Barat. Senin (30/12/2024)

Rapat ini merupakan agenda penting yang diadakan setiap bulan untuk memastikan bahwa setiap program pekon berjalan sesuai rencana dan untuk mengevaluasi kinerja selama sebulan terakhir.

Rapat yang dihadiri oleh Peratin, Ketua LHP, Pendamping Lokal Desa, Kaur, Kasi, dan Pemangku, serta perwakilan dari berbagai lembaga lainnya dengan total peserta mencapai lebih dari 50 orang.

Rapat dibuka secara lansung oleh Sekretaris Pekon Sumber Agung, Bapak Acep Yepta Rijaya, S.E. yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga untuk mencapai tujuan pembangunan pekon yang lebih baik. “kerja sama antara pemerintah pekon dan lembaga pekon sangat penting untuk mempercepat program-program pemberdayaan masyarakat, “dengan kerja sama yang baik, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dan memanfaatkan potensi yang ada di pekon ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Peratin Sumber Agung Kecamatan Ngambur, Bapak Zaili, S.Pd. yang memberikan sambutan awal serta memimpin jalannya rapat. evaluasi dan koordinasi merupakan dua kegiatan yang sangat penting dalam manajemen pemerintahan pekon. evaluasi memberikan kesempatan untuk menilai sejauh mana program-program yang telah dilaksanakan dalam setahun terakhir mencapai tujuan yang telah ditetapkan. dengan adanya evaluasi, Pemerintah Pekon bisa mengetahui area mana yang memerlukan perbaikan dan mana yang sudah berjalan dengan baik. evaluasi ini bukan hanya untuk melihat hasil akhir, tetapi juga untuk memahami proses yang telah dilalui, kendala-kendala yang dihadapi, serta upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasinya.

Salah satu manfaat utama dari evaluasi adalah memberikan umpan balik yang konstruktif. dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan dari pelaksanaan program, pemerintah pekon bisa membuat keputusan yang lebih baik dan strategi yang lebih efektif untuk tahun berikutnya. evaluasi juga membantu dalam mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang bisa diterapkan secara lebih luas dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas kerja.

Disisi lain, koordinasi antara lembaga pekon merupakan kegiatan yang memastikan semua pihak yang terlibat dalam program pekon berada pada jalur yang sama dan bekerja menuju tujuan yang sama yaitu tercapaikan visi dan misi peratin sumber agung. melalui rapat koordinasi, Peratin, Kaur, Kasi, dan Pemangku bisa menyamakan persepsi, membagi tugas, serta mengatasi masalah yang mungkin timbul selama pelaksanaan program. koordinasi yang baik juga memastikan bahwa semua sumber daya baik manusia maupun materi digunakan secara optimal dan tidak ada duplikasi atau tumpang tindih tugas.

Koordinasi yang efektif juga membantu dalam menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif. Dengan saling memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, setiap anggota tim dapat bekerja dengan lebih efisien dan menghindari konflik yang tidak perlu. Selain itu, rapat koordinasi memberikan platform untuk berbagi informasi dan ide, sehingga solusi yang lebih inovatif dan kreatif dapat ditemukan untuk masalah-masalah yang dihadapi.

Dalam konteks pelayanan publik, evaluasi dan koordinasi memiliki dampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. dengan terus-menerus mengevaluasi dan memperbaiki kinerja, Pemerintah Pekon dapat memastikan bahwa pelayanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Koordinasi yang baik juga menjamin bahwa program-program desa tidak hanya berjalan dengan lancar, tetapi juga mencapai dampak yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Harapan dari rapat koordinasi antar lembaga pekon dan evaluasi ini adalah untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi kinerja Pemerintah Pekon. Dengan adanya perbaikan berkelanjutan yang didasarkan pada hasil evaluasi dan koordinasi yang efektif, diharapkan pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik, program-program pekon akan semakin efisien, dan seluruh proses administrasi desa akan berjalan lebih optimal. pada akhirnya, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pekon dan memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat yang nyata.

(Red/AYR)

Tulang Bawang Barat, (HD) – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Dra. Bayana, M.Si., melantik 28 Pejabat Fungsional Dilingkup Pemkab Tubaba, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati. Jumat (27/12/2024).

28 Pejabat Fungsional tersebut terdiri dari Fungsional guru 15 orang, Fungsional Penata Perizinan 9 orang , Auditor 3 orang dan Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD) 1 orang.

Dalam sambutannya, Bayana mengatakan kepada para Pejabat Fungsional yang baru dilantik, bahwa jabatan yang diemban tersebut bukanlah sekadar gelar, tetapi amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme.

“Kami percaya, bahwa saudara telah dipilih karena kredibilitas, kompetensi, dan integritas yang dimiliki. Oleh karena itu, kami mendorong saudara untuk selalu berinovasi, kreatif, dan bekerja sama dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bayana.

Bayana juga berharap kepada Pejabat Fungsional yang baru dilantik agar selalu menjaga etika dan loyalitas demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Serta berkolaborasi, bersinergi, dan saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan tugas.

“Tantangan yang ada, baik dalam penataan perizinan, pengawasan, maupun pendidikan, harus kita hadapi dengan semangat yang tinggi dan tekad yang bulat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tubaba,” tambahnya.

Dia juga ingin mengingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil harus berpihak kepada kepentingan masyarakat dan tidak mengenal kompromi terhadap aturan yang ada. Kesalahan dalam pengelolaan bisa berdampak buruk, bukan hanya terhadap diri sendiri, tetapi juga terhadap institusi.

“Oleh karena itu, marilah kita jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, saling mengingatkan, dan berupaya untuk mencapai tujuan bersama menuju Kabupaten Tubaba yang lebih baik,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut disaksikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, serta Pejabat Tinggi Pratama dan administror dilingkup Pemkab setempat.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM)  Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik  Kabupaten Lampung Utara Melaksanakan kegiatan Bakti sosial santunan anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Kegiatan santunan Anak Yatim Piatu dan Kaum dhuafa di laksanakan TPQ AN-NUR di Saung marga desa kalibalangan. yang di hadiri Ansori ketua distrik GMBI Lampung Utara, Firmansyah sekertaris distrik GMBI, tokoh masyarakat Abung Selatan, tokoh agama, serta 60 anak Yatim Piatu dan kaum Dhuafa. Minggu (28/12/2024)

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk keperdulian LSM GMBI Distrik Kabupaten Lampung Utara terkhususnya KSM kecamatan Abung Selatan.

Ansori selaku Ketua LSM GMBI Distrik Kabupaten Lampung  menyampaikan dalam sambutannya,”kegiatan rutin tahunan ini diharapkan dapat membawa keberkahan dan menyebarkan kebaikan bagi sesama hamba Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Semoga kegiatan di penghujung akhir tahun 2024 yang penuh berkah ini dapat memberikan Syafaat kepada kita dan memotivasi kita semua untuk terus melakukan kebaikan kepada sesama dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. ujar Ansori

Bakti sosial ini bentuk dari ide semua jajaran LSM GMBI Dengan dukungan jajaran KSM di Lampung Utara untuk terus konsisten menebar kebaikan bagi sesama terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Pungkasnya

Ditempat yang sama Harianto selaku ketua KSM GMBI Kecamatan Abung Selatan mengucapkan banyak terimakasih kepada kawan kawan jajaran GMBI yang telah mendukung kegiatan ini dengan dukungan materi, fikir, dan tenaga.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah terlaksanakan untuk membagikan 60 santunan untuk anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Semoga kegiatan amal ini kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, pungkasnya.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pergantian tahun baru jajaran Polres Lampung Utara terus melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menggelar razia miras, Sabtu (28/12/24).

Puluhan botol miras berbagai merek tersebut diamankan dari kegiatan razia yang laksanakan di beberapa lokasi yang ada di wilayah Polsek jajaran Polres Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menjelaskan, Polres Lampung Utara dan jajaran akan terus mengintensifkan razia miras untuk menekan peredaran miras ilegal dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Langkah ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Lampung Utara menjelang Tahun Baru,” ujarnya.

Disamping mengamankan miras, petugas juga menghimbau warga untuk tidak lagi melakukan aktifitas jual-beli minuman beralkohol, karena sebagai pemicu timbulnya gangguan keamanan.

“kepada warga pemilik miras, kami sampaikan himbauan untuk tidak lagi menjual minuman keras apapun jenisnya, karena awal dari timbulnya gangguan keamanan adalah pelaku sudah dipengaruhi oleh miras,” katanya.

(Silvia/Sony)

Lampung Utara, (HD) – Ribuan warga, dan tokoh masyarakat, menghadiri undangan acara tasyakuran atas terpilihnya Hamartoni Ahadis dan Romli (Harli) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara dalam Pilkada serentak pada 27 November 2024 lalu.

Acara ini digelar di Sekretariat Tim Pemenangan HARLI, Jln. Kapten Mustofa, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Sabtu( 28/12/2024).

Selain dihadiri oleh partai koalisi pengusung, acara ini juga diwarnai kehadiran sejumlah tokoh agama, tokoh adat, dan para juru kampanye yang telah menjadi bagian penting dalam kemenangan pasangan HARLI.

Ketua Panitia Pelaksana, Suwardi, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat serta tim pemenangan. Ia menyebut kemenangan ini sebagai kemenangan bersama yang mencerminkan keinginan masyarakat untuk perubahan di Lampung Utara.

“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat yang menginginkan adanya perubahan di Lampung Utara. Mari kita kawal bersama visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar dapat terealisasi sesuai harapan kita semua,” ujar Suwardi penuh semangat.

Salah satu momen menarik dalam acara ini adalah sesi “kilas balik” yang menghadirkan kembali penampilan para juru kampanye (Jurkam) Harli, seperti Hi. Imam Syuhada, Yusrizal, Ustazah Nur’aini, Bunda Merry, dan Mardiana. Dengan iringan lagu kampanye khas, seperti “Tang Ting Tung” dan “Ada Gajah di Balik Batu,” suasana menjadi meriah dan penuh nostalgia.

Dalam sambutannya, Hamartoni Ahadis mengungkapkan rasa haru dan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan dan relawan yang telah berjuang tanpa kenal lelah. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memenuhi janji politik kepada masyarakat.

“Insya Allah, kami berdua akan berkomitmen melaksanakan amanah dan kepercayaan yang diberikan masyarakat. Kami akan fokus pada pembenahan birokrasi, pelayanan publik, infrastruktur, serta penyediaan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP,” ujar Hamartoni.

Hamartoni juga menyerukan persatuan pasca-pilkada, mengingatkan bahwa pesta demokrasi telah usai dan saatnya bekerja bersama membangun Lampung Utara.

“Tidak ada lagi 01 dan 02. Mari kita bergandeng tangan untuk memajukan Lampung Utara agar sejajar dengan kabupaten lain yang lebih maju,” tegasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis bibit durian dan pinang oleh Ketua DPD PAN Lampung Utara, Hamidi, kepada Hamartoni Ahadis. Bibit tersebut nantinya akan didistribusikan kepada tim pemenangan di tingkat kecamatan dan desa sebagai wujud komitmen pembangunan berkelanjutan di bidang agrikultur.
(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Bentuk kepedulian Forum Masyarakat Enam Desa Kecamatan Abung Selatan mengelar Bhakti Sosial yang di pusat kan didesa Pagar kecamatan Blambangan pagar kabupaten Lampung Utara. Sabtu (28/12/2024)

Bhakti sosial yang di laksanakan di kantor desa pagar tersebut menyantuni anak yatim Piatu yang berada di 2 tempat kecamatan Abung selatan dan kecamatan blambangan pagar.

“Kegiatan ini bentuk kepedulian kami di forum masyarakat enam desa di kecamatan Abung selatan dan kecamatan blambangan pagar untuk saling berbagi pada masyarakat” Kata ketua forum masyarakat Enam Desa Rifki Jauhari.

Rifki menambahkan Bhakti Sosial ini akan terus di laksanakan tujuan nya agar masyarakat bisa merasakan kegiatan forum masyarakat enam desa bahwa bener bener untuk masyarakat.

“Bhakti sosial ini akan terus dilaksanakan tiap tahunnya, dalam kegiatan kita di Masyarakat Enam Desa untuk masyarakat yang ada di kecamatan Abung Selatan dan kecamatan Blambangan pagar” Imbuh nya.

Sementara itu Kepala Desa Pagar Sopyan mengungkapkan dirinya mendukung apa yang di lakukan forum masyarakat enam desa dalam melaksanakan kegiatan nya.

“Kami sangat mendukung dalam kegiatan sosial ini, forum masyarakat enam desa ini juga bukti nyata bahwa telah melaksanakan kegiatan bhakti sosial” Kata Kades Sopyan.

Saya pun mengucapkan banyak terimakasih pada forum komunikasi masyarakat enam desa yang sudah dua kali melaksanakan Bhakti sosial pada masyarakat sampai ke anak yatim piatu, semoga amal ibadah niat kita di balas Allah SWT di kemudian waktu. Amin. Pungkasnya

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan program padat karya tunai pemerintah dari Kementerian PUPR bersumber dari APBN. Program ini tentu diharapkan pemerintah membantu para petani dalam peningkatan jaringan irigasi sehingga dapat memaksimalkan peningkatan hasil panen.

Di Lampung Utara program tersebut merupakan serapan aspirasi dari legislator DPR RI dan DPRD Provinsi Lampung yang memperjuangkan kemajuan konstituennya khususnya di bidang ketahanan pangan dengan meningkatkan infrastrukturnya.

Namun sayangnya, program yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat secara langsung diduga kuat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang hendak meraup keuntungan pribadi. Terpantau hal tersebut terjadi di salah satu titik pekerjaan yang berlokasi di Kelurahan Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi Selatan. Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh P3A Giri Makmur.

Nampak di lokasi terpantau, hari Sabtu (28/12/2024) salah satu item pekerjaan, yakni urugan pasir yang seharusnya terpasang, diduga kuat tidak mengikuti standar spesifikasi teknis yang ada. Urugan pasir yang diaplikasikan tidak ada sama sekali dinding maupun lantai. Jarak nat rata rata hanya 1 CM, tidak sesuai standar yang di aplikasikan teknis.

Walimin salah satu pemilik tanah yang di lewatin saluran irigasi P3A menerangkan saat di konfirmasi awak media di lokasi, Saya tidak dilihatkan dalam struktur perencanaan keanggotaan P3GAI Giri Makmur, tiba tiba ada pekerjaan, seandanya saya orang Lampung pasti saya marah, tapi karna saya orang Jawa aja, (sambil tertawa pak walimin), tapi tidak apa apa yang penting kerjaannya bagus. Ucapnya walimin.

Hal-hal tersebut dapat terjadi akibat lemahnya sistem pengawasan dan pendampingan atau diduga ada main mata antara oknum-oknum baik pelaksana dan pihak lain.

Sementara, salah satu Konsultan Manajemen Balai (KMB) di titik tersebut, Angga Wirly Putra saat di telpon tidak menjawab, melalui pesan WhatsApp belum ada balasannya untuk menjelaskan pekerjaan P3GAI Giri Makmur Di kelurahan kelapa tujuh kecamatan Kotabumi Selatan, kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Jajaran Polres Lampung Utara melakukan langkah-langkah guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas menjelang perayaan tahun baru 2025. Salah satunya melakukan razia miras, Jum’at (27/12/24).

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menjelaskan, razia miras dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas menjalang pergantian tahun baru 2025.

“Kegiatan ini untuk meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi minuman keras,” kata Kapolres.

Lanjut AKBP Deddy, razia miras juga untuk menekan peredaran minuman beralkohol jelang malam pergantian tahun yang berpotensi memicu lahirnya aksi kriminalitas.

Razia ini dilakukan secara konsisten untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh minuman keras. Terutama menjelang perayaan malam pergantian tahun baru.

“Kita tidak ingin masyarakat larut dalam euforia tahun baru dengan minum-minuman keras yang kemudian berdampak terhadap aksi-aksi kriminalitas,” tegasnya.

(Silvia/Sony)