Lampung Utara, HD – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung tes urine secara mendadak dan acak terhadap personil setelah apel pagi di halaman mapolres setempat, Sabtu (9/3/2024).

Para Perwira dan personil dites urine oleh tim Dokes Polres Lampung Utara. Satu persatu personil dikawal ketat propam saat mengisi urine ke botol yang telah disediakan.

Kapolres AKBP Teddy Rachesna mengatakan, tes urine itu dilaksanakan guna mengetahui personil yang terlibat dengan narkoba.

“Hari ini, saya secara mendadak melaksanakan tes urine terhadap personil, ini sebagai upaya guna mengetahui ada atau tidak ada personil yang terlibat dengan narkoba,” ujar Kapolres.

Lanjut AKBP Teddy, jika ada personel baik Perwira maupun Bintara yang positif maka akan langsung disanksi disiplin dan kode etik sebagai anggota Polri.

“Jadi tidak ada ruang bagi personil untuk bermain-main dengan narkoba, anggota Polri dituntut menjaga tegaknya hukum serta kehormatan dan martabat kepolisian,” tegas AKBP Teddy.

Terpantau di lokasi sampai dengan kegiatan berakhir tidak ada satupun personel Polres Lampung Utara yang positif menggunkan Narkoba semua dinyatakan Negatif atau bersih dari Narkoba.

(Silvia/Sony)

Pesisir Barat, HD – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2024 untuk penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Tahun 2025 dibuka langsung oleh Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Zainal Abidin.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Lobi Lantai 1 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Jumat (8/3/2024).

Tampak ikut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Pesibar, Drs. Gunawan, M.Si., Pejabat Fungsional Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Awliyanti, Kabid. Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi, Komarudin, S.T., M.M., mendampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Syaifullah, S.Pi., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, Forkopimda Pesibar-Lampung Barat (Lambar), dan para camat se-Pesibar.

Dalam sambutannya Asisten III Gunawan menyampaikan dengan segala keterbatasannya Pemkab Pesibar terus berupaya menyatukan persepsi, pikiran, tekad dan semangat untuk bersama-sama merencanakan arah pembangunan Tahun 2025 mendatang yang dapat bersinergi dengan pemerintah pusat, Pempr Lampung hingga nantinya menjadi pedoman bagi pemerintah pekon.

Asisten III Gunawan menjelaskan RKPD Tahun 2025 adalah tahun keempat dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026. Ditahun berikutnya tantangan pembangunan terus berkembang mengikuti dinamika ekonomi, politik, sosial dan juga isu-isu strategis nasional, dan regional.

Menurut Asisten III Gunawan, tema untuk Tahun 2025 adalah pemantapan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta meningkatkan kualitas infrastruktur dengan lima prioritas. “Pertama, meningkatkan kualitas SDM. Kedua, pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan. Ketiga, peningkatan kualitas ekonomi masyarakat. Keempat, reformasi birokrasi dan pelayanan publik berkualitas. Dan kelima, harmonisasi kehidupan sosial dan budaya masyarakat,” ungkap Asisten III Gunawan.

Asisten III Gunawan mengatakan pihaknya memahami kondisi fiskal Pesibar sangat terbatas, diharapkan seluruh perangkat daerah mampu menyusun skala prioritas yang sesuai dengan pagu indikatif yang akan disepakati bersama. Karenanya, harus menjadi perhatian bagi proses perencanaan pembangunan Tahun 2025, bahwa program, kegiatan dan sub kegiatan perangkat daerah harus memperhatikan beberapa hal yaitu pencapaian visi dan misi RPJMD, pencapaian indikator kinerja RPJMD dan Rencana Strategi (Renstra), pemenuhan belanja standar pelayanan minimal, pemenuhan mandatory spending dalam upaya sinergitas pencapaian program prioritas nasional dan provinsi, dan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, efektif dan efisien.

“Dalam kesempatan ini Pemkab Pesibar meminta dukungan Pemprov Lampung untuk dapat memprioritaskan pendanaan dan pembangunan di Pesibar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung serta bantuan fasilitasi dalam proses mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik serta tugas pembantuan yang berlokasi di Pesibar,” harap Asisten III Gunawan.

Lanjut Asisten III Gunawan, sebagai daerah termuda di Lampung, pihaknya meyakini layak untuk mendapatkan perhatian lebih dari Pemprov Lampung. Pada 2025 mendatang, pihaknya meminta bantuan untuk pembangunan dan pengembangan seperti rehabilitasi jaringan irigasi kewenangan Provinsi Lampung dalam upaya menjaga produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan daerah. “Selain itu, normalisasi daerah aliran sungai dan pengaman pantai kewenangan Provinsi Lampung, dikarenakan erosi yang terjadi sudah banyak mengakibatkan kerugian materil dan korban jiwa, pemberdayaan masyarakat, khususnya petani dan nelayan dalam upaya mendukung program Petani Berjaya, bantuan sarana dan prasarana mitigasi bencana, khususnya mobil pemadam kebakaran, serta fasilitasi dan bantuan pelaksanaan event-event pariwisata dan budaya daerah,” tandas Asisten III Gunawan.

Dalam sambutan Gubernur Lampung yang disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Zainal Abidin menyampaikan bahwa pembangunan Tahun 2025 memiliki kekhususan, karena pemerintah pusat dan semua daerah akan memulai Rencana RPJMD dan RPJPD nya pada tahun yang sama yaitu Tahun 2025 dan periode yang sama.
Dokumen RPJPD 2025-2045 dan RPJMD Teknokratis 2025-2029 akan digunakan oleh para Calon Kepala Daerah sebagai acuan dalam menyusun Visi dan Misi pembangunan ke depan.
Momen strategis dari kebijakan pemilu serentak dan keseragaman periodisasi dokumen perencanaan tentunya harus benar-benar dimanfaatkan untuk dapat melahirkan keselarasan antar dokumen perencanaan dari tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten/kota.

“Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam Rakortekrenbang dalam rangka penyusunan RKP Tahun 2025, beberapa hal yang perlu menjadi perhatian agar pembangunan dapat terlaksana dengan baik, yaitu perencana yang berintegritas dan memuliakan efisiensi, pembangunan berorientasi hasil, tingkatkan PAD untuk kemandirian fiskal, mewujudkan pemerintahan yang ramah investasi, pendidikan dan kesehatan jalan menuju
kesejahteraan, dan pelayanan publik untuk mewujudkan keadilan,” terang Staf Ahli Zainal Abidin.

“Pemprov Lampung berharap forum ini dapat menjadi momentum untuk mendengarkan dan mengakomodir program-program yang dibutuhkan masyarakat. Jangan sampai, Musrenbang yang dilakukan hanya sekadar rutinitas perencanaan, yang tidak membawa perbaikan yang berarti bagi kemajuan masyarakat dan daerah,” sambungnya.

Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap pembangunan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas semakin tinggi. Pengawasan terhadap kinerja pemerintahan pun semakin ketat, baik secara vertikal oleh instansi pengawas dan penegak hukum, maupun horizontal oleh warga masyarakat. Agregasi capaian pembangunan kabupaten dan kota, akan menentukan capaian pembangunan provinsi. “Begitu juga capaian pembangunan nasional, merupakan akumulasi kinerja pembangunan seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Karena itu, koordinasi dan sinergi antar-jenjang pemerintahan menjadi kunci keberhasilan.
Tidak kalah penting, kolaborasi pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan pembangunan: baik komunitas masyarakat, pelaku bisnis, akademisi, pers, serta unsur masyarakat lainnya, harus terus kita tingkatkan bersama,” lanjut Staf Ahli Zainal Abidin.

Berdasarkan data capaian pembangunan, terdapat beberapa permasalahan dan isu strategis baik di Provinsi Lampung maupun di Pesibar yaitu antara pilar infrastruktur dan pengembangan wilayah, antara lain aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah terbatas/belum optimal, diantaranya beberapa ruas jalan yang mendukung pengembangan destinasi pariwisata dan pemasaran produk pertanian. Berikutnya infrastruktur pelayanan fasar terkait akses masyarakat terhadap perumahan, air minum, dan sanitasi yang layak dan aman juga masih menjadi persoalan dalam pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Selanjutnya pilar ekonomi meliputi transformasi ekonomi menjadi keniscayaan untuk dilakukan melalui peningkatan produktifitas dan nilai
tambah/hilirisasi produk unggulan pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Mengoptimalkan potensi alam sebagai obyek pariwisata seperti lokasi surfing Tanjung Setia, penangkaran penyu Muara Tembulih, Pantai Labuhan Jukung, Pulau Pisang, dan lain-lainnya menjadi destinasi unggulan Lampung. Peningkatan daya saing sektor unggulan, UMKM, dan industri kreatif, menjaga stabilitas iklim investasi dengan penyederhanaan proses birokrasi dan kemudahan berusaha. Peningkatan daya beli masyarakat dengan menjaga inflasi dan meningkatkan pengeluaran perkapita,” jelasnya.

Oleh karena itu dibutuhkan dukungan kebijakan yang efektif dari pemerintah daerah dalam pemetaan potensi komoditas pertanian, perikanan dan pariwisata yang strategis dan harus diterjemahkan dalam bentuk program dan kegiatan yang tepat, sehingga dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yang berkontribusi nyata dalam penguatan perekonomian Pesibar. Pemprov Lampung memberikan apresiasi kepada Pesibar dengan capaian tingkat pengangguran terbuka dengan capaian lebih baik dari Provinsi Lampung yaitu sebesar 3,47. Dengan rendahnya angka pengangguran, diharapkan dapat sejalan dengan peningkatan perekonomian di Pesibar.

“Pembangunan Pilar Sosial masih dibutuhkan kebijakan untuk penguatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dengan fokus terhadap komposit pendidikan di Pesibar yang masih relatif rendah yaitu rata-rata lama sekolah 8,7 tahun dan harapan lama sekolah 12,14 tahun. Strategi dan inovasi perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan akses dan mutu pendidikan, antara lain misalnya dengan memperluas cakupan Kejar Paket B dan C serta kerjasama program dengan lembaga pendidikan tinggi,” tutur Staf Ahli Zainal Abidin.

Ia melanjutkan, pilar hukum dan pemerintahan meliputi reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas demokrasi serta kerukunan antar umat beragama. Salah satu strategi penguatan reformasi birokrasi adalah melalui Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Berdasarkan hasil evaluasi, capaian Indeks SPBE Pemprov Lampung Tahun 2023 sebesar 3,81 dengan kategori sangat baik, diikuti Pesibar dengan indeks SPBE sebesar 2,32 kategori cukup. “Selain itu untuk capaian indeks reformasi biokrasi Pesibar Tahun 2023 sebesar 50,05 (nilai CC) atau terkecil diantara 15 Kab/Kota se-Provinsi Lampung. Diharapkan Pesibar dapat lebih meningkatkan nilai capaian reformasi birokrasi, agar terwujud tata kelola pemerintahan yang didukung aparatur berintegritas tinggi, produktif, dan melayani secara prima dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik,” ucap Staf Ahli Zainal Abidin.

Selanjutnya pilar lingkungan meliputi usaha untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan menurunkan tingkat emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Diperlukan strategi dan kebijakan pembangunan wilayah yang antisipatif bencana dan lerubahan kklim serta mendorong terintegrasinya kebijakan pembangunan rendah karbon dan berketahanan kklim dalam perencanaan pembangunan daerah. “Pemprov Lampung juga mengapresiasi Pesibar atas capaian indeks kuualitas lingkungan hidup Tahun 2023 yang telah mencapai angka 72,44 (Baik) dengan capaian tertinggi se- Provinsi Lampung dan berada di atas capaian Provinsi Lampung yang mencapai 69,09 (Sedang),” paparnya.

Masih kata dia, Pemprov Lampung telah menetapkan tema pembangunan Tahun 2025, yaitu Sinergi Memperkuat Kapasitas Dan Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan Serta Kualitas Pembangunan Manusia, yang sinergi dengan tema pembangunan nasional tahun 2025, yaitu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan, dengan tujuh prioritas pembangunan, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas hidup SDM, penanggulangan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, reformasi Birokrasi, pemantapan kehidupan masyarakat yang aman,
berbudaya dan demokratis, peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Pemprov Lampung juga berterima kasih kepada Pemkab Pesibar telah menyelaraskan tema RKPD tahun 2025 dengan tema nasional dan provinsi, yaitu Pemantapan Ekonomi Masyarakat Dan Meningkatan Sumber Daya Manusia Serta Meningkatan Kualitas Infrastuktur. “Tugas kita semua, untuk menerjemahkan Tema Pembangunan 2025 tersebut, menjadi program dan kegiatan prioritas, dalam rangka pencapaian target dan capaian yang terukur, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga Pesibar.

“Agar pembangunan kewilayahan provinsi dan Pesibar dapat selaras, maka Pesibar dapat memperhatikan rencana pengembangan kewilayahan Provinsi Lampung di Pesibar, antara lain pengentasan kemiskinan ekstrem pada daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar (3T) khususnya pada kepulauan Pesibar, perencanaan tata ruang dengan mempertimbangkan risiko bencana dan perubahan iklim, terutama pada wilayah perkotaan dan pesisir di sepanjang Pantai Barat Sumatera serta kawasan strategis pariwisata Pesibar. Diharapkan agar dapat bersama-sama mewujudkan rencana pengembangan wilayah di Pesibar tersebut,” pintanya.

Ia menandaskan program dan kegiatan Pemprov Lampung Tahun 2024 yang dialokasikan untuk seluruh sektor pembangunan di Pesibar yaitu penguatan kapasitas kawasan untuk pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di Pesibar, rehabilitasi jaringan irigasi permukaan daerah irigasi Way Biha, Pekon Tanjung Setia, Pekon Pardasuka dan Pekon Seray. Selain itu pembangunan tanggul Sungai Way Laay, Sungai Pekon Sukarame, Sungai Way Melesom, dan Sungai Pekon Way Sindi Hanuan. Berikutnya, rehabilitasi sarana dan prasarana pusat informasi kawasan konservasi di Kecamatan Ngambur, pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), rehabilitasi dan pembangunan sarana serta prasarana utilitas sekolah, dan penyediaan fasilitas pelayanan sarana dan prasarana alat kesehatan serta penyediaan layanan kesehatan untuk Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) rujukan, Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) rujukan tingkat daerah provinsi,” tukasnya.

Pesisir Barat, HD – Musim hujan telah tiba, aparat pekon Sumber Agung Kecamatan Ngambur, Pesisir Barat di bantu warga Gotong royong antisipasi supaya tidak terjadi banjir, minimal dengan menggerakkan kerja bakti atau gotong royong dilingkungan Kantor Pekon sekitar. Jumat (8/3/2024)

Zaili Peratin Sumber Agung, Mengatakan kerja bakti atau Gotong royong ini sudah menjadi rutinitas warga dan pekon sumber agung setiap hari Jumat pagi, kali ini beberapa hari sering di guyur hujan lebat aparat pekon di bantu warga mengambil sampah-sampah yang menyumbat parit diseputaran Kantor Pekon sumber agung,” terangnya,

Zaili juga mengatakan “Selain membersihkan parit yang tersumbat akibat sampah warga dan aparat pekon pun bergotong royong membangun pagar kantor pekon sumber agung, agar binatang ternak warga tidak masuk ke halaman kantor pekon sumber agung. Ucapnya

Zaili juga menghimbau kepada semuanya agar kerja bakti bisa dijadikan intropeksi bersama dan memberikan semangat masyarakat untuk menumbuhkan kembali rasa cinta pada lingkungan sekitar. Koordinasi penanganan resiko bencana juga terus diupayakan antara pemerintah daerah siap tanggap dan cepat. Pungkasnya.

(Sony/red)

Lampung Utara, HD –  Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, S.E., M.M. buka musrembang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 di aula Tapis pemkab kabupaten Lampung Utara. Jumat (8/3/2024)

Di hadiri Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo, S.E., M.M. bersama dengan Sekretaris Daerah Drs. H. Lekok, M.M., Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Utara, Hj. Devriyana Marda Ardian, S.Kom., Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj. Haliana Daita, S.E., M.M., dan Forkopimda Kabupaten Lampung Utara.

Dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Utara Tahun 2025.

Acara ini dilaksanakan di Ruang Tapis Pemkab Lampung Utara pada hari Jumat, 8 Maret 2025. Musrenbang tersebut menjadi wadah penting bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam merumuskan langkah-langkah strategis pembangunan jangka panjang daerah serta program kerja pemerintah daerah untuk tahun 2025.

Bupati H. Budi Utomo dan segenap jajaran terkait dalam Forkopimda Kabupaten Lampung Utara turut berpartisipasi dalam diskusi ini untuk merumuskan rencana pembangunan yang berkesinambungan dan berkelanjutan bagi kemajuan daerah. Dengan adanya musrenbang ini diharapkan visi dan misi pembangunan daerah dapat terwujud secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Utara.

Keberadaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Lampung Utara. Semoga hasil dari Musrenbang ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk Pembangunan daerah yang lebih baik dan lebih berkualitas di masa yang akan datang.

(Silvia/red)

Lampung Utara, HD – Harga beras di wilayah kabupaten lampung Utara yang beberapa minggu terakhir sempat melonjak, kini mulai berangsur turun. Jum at (08/03/24)

Adapun beberapa jenis beras yang mengalami penurunan yaitu jenis beras medium yang semula Rp. 13.000 mengalami penurunan Rp. 1.000 menjadi Rp. 12.000 sedangkan untuk beras jenis premium semula berkisar diharga Rp. 15.000 mengalami penurunan Rp.2000 menjadi Rp. 13.000.

Menurut sdr Dayat pemilik toko beras di pasar Sentral kotabumi mengatakan bahwa penurunan harga beras disebabkan karena ada beberapa wilayah dilampung utara yang sudah panen padi.

“Alhamdulillah hari ini harga beras turun sedikit ya lumayanlah, mungkin karena beberapa wilayah sudah ada yang panen pak, seperti di wilayah way abung lampung Utara sedikit sedikit sudah mulai panen, sehingga harga mulai berangsur turun.” Kata Dayat

Di tempat lain ibu Umriah yang juga merupakan pedagang beras di pasar pagi kotabumi kecamatan kota bumi kota kabupaten lampung Utara juga mengatakan hal yang sama.

“ iya pak harga beras hari ini turun antara Rp.1.000 sampai Rp.2.000. Mudah mudahan harga beras kembali stabil pak, kasihan juga rakyat kecil kalau beras naik terus.”tutur ibu Umriah

Sementara itu tim satgas pangan kabupaten lampung Utara saat ini masih berupaya untuk memastikan stok beras di wilayah kabupaten lampung Utara aman, terutama menjelang Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba.

“Kami tim satgas pangan kabupaten lampung Utara, sedang berupaya untuk memastikan stok dan kesetabilan harga beras, apalagi sudah mau puasa sebentar lagi.” Ujar anggota satgas pangan lampung Utara

“Kami Tim satgas pangan menghimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi kenaikan harga beras dengan cara membeli beras seperlunya sesuai kebutuhan dan Jangan menimbun beras dirumah.” Tandasnya

(Silvia/Sony)

Lampung Utara, HD – Setelah kurang lebih tiga pekan di sibukan dengan Pengamanan Pemilu 2024, kali ini Kapolres Lampung Utara kembali menyerap aspirasi warga dengan menggelar Beyound Trust Presisi Jumat Curhat di Kelurahan Tanjung Senang Kotabumi Selatan, Jumat (8/3/24).

Dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut Kapolres AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. di dampingi oleh Kabag SDM Kompol Suharto, Kasat Samapta AKP M.Zen dan Kasat Binmas Iptu Damanhuri.

Kapolres AKBP Teddy mengatakan, pada kegiatan Jumat Curhat kali ini, ada beberapa hal yang menjadi masukan masyarakat terkait dengan hal-hal yang dapat berdampak baik maupun buruk terhadap situasi kamtibmas di wilah hukum Polres Lampung Utara

“Sebagai Kapolres, sudah tentu menerima dan mencatat apa yang menjadi masukan masyarakat untuk segera ditindaklanjuti,” kata Kapolres.

Selain mendengar curhatan masyarakat, selaku Kapolres Lampung Utara, beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat terutama para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang telah mendukung pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Lampung Utara, sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan dalam keadaan aman, damai dan lancar.

“Mari kita kembali bergandeng tangan, terus membangun kebersamaan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan menghormati hasil perhitungan suara yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Teddy.

Disela sela kegiatan juga Kapolres Lampung Utara juga menyampaikan sosialisasi penerimaan PolriTahun 2024 Akpol, Bintara dan Tamtama.

(Silvia/Sony)

Lampung Utara, HD – Kejaksaan Negeri Lampung Utara menggelar penyuluhan hukum dan memberikan tiga materi, Camat Blambangan Pagar sampaikan apresiasi dan ucapan terimakasihnya mewakili masyarakat.

Penyuluhan hukum yang digelar korp Adhyaksa itu berlangsung di Rumah Restorative Justice atau Nuwo Damai yang ada di Taman Wisata Way Tebabeng, Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara pada, Kamis 7 Maret 2024.

Dalam kegiatan tersebut ada tiga poin atau materi yang disampaikan pihak Kejaksaan Negeri Lampung Utara, diantaranya tentang bahaya narkoba, kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ketiga materi itu disampaikan oleh Kasubsi A Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Glenn Lucky, SH, yang memaparkan tentang langkah antisipasi dalam mengatasi narkoba, kekerasan terhadap anak dan KDRT tersebut.

Sebelum pemaparan tiga materi itu, dalam sambutannya Camat Blambangan Pagar, Andriani Salim, MM, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara yang telah menjadikan wilayah Kecamatan Blambangan Pagar sebagai tempat kegiatan Penyuluhan Hukum.

Terlebih lagi, lanjutnya, materi penyuluhan hukum yang disampaikan adalah materi yang menarik dan kita butuhkan yaitu tentang kekerasan anak dibawah umur, KDRT, dan penyalahgunaan narkotika.

Materi-materi ini sangat kita butuhkan untuk disampaikan kepada masyarakat dan keluarga dimana keluarga terutama anak-anak kita adalah penerus bangsa, ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Mohamad Farid Rumdana, SH, MH, jug menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Camat, Jajaran TNI ya itu Babinsa yang bertugas di wilayah kecamatan setempat, begitu juga kepada jajaran Polri yang diwakili oleh Babinkamtibmas daerah tersebut.

Selain itu ungkapan itu juga disampaikannya kepada segenap jajaran Pemerintahan Desa Jagang dan masyarakat Desa Jagang.

Kegiatan penyuluhan hukum ini telah kita agendakan jauh hari dan diagendakan di Rumah Restorative Justice ya itu Nuwo Damai ini sehingga tempat ini semakin bermanfaat, kata Mohamad Farid Rumdana.

Terkait materi yang disampaikan yaitu tentang upaya mengantisipasi tindakan kekerasan terhadap anak dibawah umur, KDRT, dan penyalahgunaan narkotika.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara itu juga menyampaikan, dalam catatan pihaknya, pada Tahun 2023 lalu, ada 23 perkara terkait kekerasan seksual terhadap anak dan di Tahun 2024 sudah ada 4 perkara yang tengah ditangani pihaknya terkait kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur.

Setelah itu masuk pada sesi pemaparan materi yang disampaikan Kasubsi A Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Glenn Lucky, SH.

Materi pertama yang disampaikannya terkait penyalahgunaan narkotika yaitu tentang NAPZA, 3 golongan Narkotika, Zat-zat adiktif, dampak NAPZA, Narkoba pada pelajar, sanksi penyalahgunaan narkoba, pencegahan narkoba.

Materi kedua yaitu tentang KDRT yang meliputi Definisi, klasifikasi KDRT, Undang-undang PKDRT. Kemudian materi ketiga yaitu kekerasan seksual terhadap anak yaitu dasar hukum, definisi, contoh kekerasan anak dibawah umur, pencegahan, ancaman hukuman pelaku.

Penyampaian materi penyuluhan hukum itu menggunakan fasilitas kendaraan mobil penyuluhan hukum dan penerangan hukum Kejaksaan Negeri Lampung Utara melalui layer touchscreen dan power point yang menarik sehingga menarik dan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana makin hidup ketik masuk pada sesi diskusi atau tanya jawab antara peserta dengan pihak Kejari Lampung Utara.

Lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Mohamad Farid Rumdana menyimpulkan dari semua materi yang telah disampaikan itu berdasarkan keilmuan bagaimana sikap kita sebagai orang tua adalah waspada, mudahnya, bahwa ini adalah bagaimana kita mencegah terjadinya tindak pidana yang akan merugikan kita sendiri, kata Kajari.

Kemudian kegiatan ditutup dengan foto bersama Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Camat Blambangan Pagar serta para peserta penyuluhan hukum yang hadir.

(Silvia/Sony)

Lampung Utara, BL – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lampung Utara membagikan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di aula Kantor Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara  Kabupaten Lampung Utara, Kamis  (7/3/2024)

Penyerahan buku Sertifikat tanah di Desa Baru Raharja di hadiri, Muhammad Iqbal Kepala desa Baru Raharja, Kapolsek Sungkai Utara,  BPN, Babinkamtibmas, Babinsa. Pokmas Desa Baru Raharja.

Pembagian berkas sertifikat PTSL yang sudah jadi itu sebanyak 163 berkas masyarakat setempat sudah berlangsung tahap pertama di tahun 2024 sertifikat yang digelontorkan oleh ATR/BPN Kabupaten Lampung Utara untuk desa Baru Raharja

“Alhamdulillah pembagian sertifikat dari PTSL ini sudah dua kalinya di desa Baru Raharja meskipun jumlah pembagiannya masih dibawah harapan. Kami berharap di tahun 2024 ini ada penambahan untuk Usulan usulan yang baru. Ucapnya selaku kades Baru Raharja Muhammad Iqbal.

Harapan Kades Baru Raharja M. Iqbal  kepada BPN agar pengusulan berkas yang baru di ajukan warga bisa secepatnya terealisasi di tahun 2024 ini pungkasnya.

Lanjut” M. Iqbal menghimbau kepada warga  pemohon jika karna faktor kebutuhan atau mendesak bisa langsung datang ke kantor BPN Kabupaten Kotabumi Lampung Utara.

“Sebab kan kewenangan terbitnya sertifikat PTSL ini ada di BPN, kita pihak desa hanya pengumpulan berkas pemohon dan di serahkan ke BPN untuk proses validasi dan penerbitan sertifikat,” tambahnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, HD – Bupati Lampung Utara diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs. H. Lekok, M.M., menghadiri acara pawai songsong bulan suci Ramadhan 1445 H di lapangan Pemda Kab. Lampung Utara. Kamis,(7/3/2024)

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Lampung Lampung Utara, Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara,

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Utara Hj. Devriyana Marda Ardian, S. Kom., Ketua Panitia Pelaksana, serta

Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa bahagianya karena dapat berkumpul bersama dalam suasana yang penuh dengan nuansa persaudaraan dan nasionalisme, menikmati indahnya kerukunan, kebersamaan dan kedamaian di “Bumi Ragem Tunas Lampung”, karena beberapa hari lagi akan dipertemukan kembali dengan bulan yang penuh dengan berkah, rahmat dan ampunan. Bulan yang paling mulia disisi Allah SWT, yaitu bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

Sudah sepatutnya kita syukuri datangnya bulan Ramadhan dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, taat beribadah dan beramal sholeh, saling peduli dan berbagi, termasuk senantiasa menjaga hubungan baik antar sesama manusia, menjaga kerukunan dan kedamaian, apalagi sekarang ini kita baru saja melaksanakan Pemilu, tentu semangat kerukunan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan harus kita pelihara bersama.

Sebagai umat Islam kita harus mampu menunjukkan sebagai umat umat yang cinta damai, umat yang menjadikan Islam sebagai pembawa rahmat bagi semesta alam, yang menyatukan seluruh elemen bangsa, termasuk menanamkan rasa persaudaraan bagi para generasi mudanya, yang saat ini masih duduk di bangku sekolah. Masa depan bangsa dan negara, dan juga masa depan daerah kita ini, berada di tangan generasi mudanya.

Anak-anak ini semua yang nantinya akan menjadi pelaku pembangunan di berbagai sektor kehidupan di masa depan. Karena itulah, mari kita jadikan momentum Ramadhan ini sebagai benteng pertahanan moral atas berbagai pengaruh negatif kemajuan teknologi saat ini. Kita tahu bahwa di masa sekarang ini anak-anak tumbuh dalam dunia teknologi, melalui handphone, internet, maupun media digital lainnya. Disatu sisi, kemajuan teknologi ini menguntungkan karena memberi banyak kemudahan untuk menguasai ilmu pengetahuan.

Namun, disisi lain bila tidak dilandasi dengan iman maka teknologi ini bisa berbahaya. Karena itulah maka sangat penting bagi kita untuk selalu berupaya menerapkan konsep pendidikan yang tidak hanya menjadikan manusia pintar dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi saja, tetapi juga menjadikan manusia sebagai manusia yang kenal dan takut dengan tuhannya dengan ilmu yang dimilikinya tersebut.

“Mari kita sambut datangnya bulan Ramadhan ini dengan semakin kompak, dalam sebuah ikatan persaudaraan yang kuat, untuk bersama-sama kita membangun Kabupaten Lampung Utara agar senantiasa aman, agamis, maju dan sejahtera. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat bila kami ada kekhilafan, kealpaan dan kesalahan yang mungkin pernah kami lakukan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ampunan dan perlindungan kepada kita semua. Aamiin Ya Robbal ‘Aalamin.” Tutupnya.

(Silvia/Sony)

Tulang Bawang Barat, HD – Menjelang Bulan Suci Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) bersama dengan Bulog KCP Menggala menyediakan sebanyak 20 (duapuluh) Ton beras untuk operasi pasar murah di Pasar Tradisional Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba. Kamis (07/03/2024).

Dalam kegiatan meninjau operasi pasar murah, Penjabat Bupati Tubaba, Drs. M. Firsada, M.Si., Bersama, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tubaba, dan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tubaba, Dra. Hanita Farial Firsada, M.Si.

Mengingat beberapa hari lagi akan memasuki bulan suci ramadhan pemerintah daerah bersama TPID terus melakukan operasi pasar guna mengecek stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pangan di Pasar Tradisional Pulung Kencana

Saat membuka pasar murah Pj. Bupati mengatakan, kegiatan rutin tersebut terus dilakukan pihaknya bersama TPID setempat, guna mengendalikan inflasi daerah dan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Tubaba.

“Operasi pasar murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah, upaya mengendalikan inflasi. Selain itu, operasi pasar murah ini juga dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok pangan menjelang beberapa hari lagi memasuki bulan Ramadhan,”ujarnya

Lanjut dia menjelaskan, dalam operasi pasar murah tersebut disediakan beberapa paket sembako yang dapat ditebus oleh masyarakat setempat dengan harga yang terjangkau.

“Operasi pasar murah hari ini disediakan komiditas kebutuhan pokok seperti beras medium kemasan 5 kg dengan harga 54 ribu/sak, minyak goreng 16 ribu per liter, dan tepung terigu 12 ribu per kilo,” pungkasnya.

Ia juga berharap masyarakat tidak terlalu khawatir terkait harga komuditas dan ketersediaan bahan pangan karena untuk stok menjelang Ramadhan kita di Kabupaten Tubaba dapat terbilang aman dan cukup,”ungkapnya.

Dikesempatan itu juga Ketua TP-PKK Dra. Hanita Farial Firsada meninjau beberapa kios pendagang untuk melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga pangan menjelang Ramadhan

Dari hasil tinjauan ia mengatakan kebutuhan bahan pokok masih dalam kondisi relatif stabil dan tidak menemukan kejanggalan atau kenaikan harga yang signifikan,”ucapnya

“Sejauh ini terkait harga masih stabil meskipun ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga terutama beras sebagai komoditas”ucapnya.

“Harapan kami masyarakat tidak terlalu khawatir terkait harga komuditas dan ketersediaan bahan pangan karena untuk stok kita di Kabupaten Tubaba dapat terbilang aman pungkasnya

(Rizky A Sony)