Carut Marut Program MBG di Lampung Utara: Menu Batal Edar, Satgas Diminta Turun Tangan Evaluasi Kelayakan Dapur

oleh -107 Dilihat

LAMPUNG UTARA, (HD) — Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah SPPG Abung Jayo, Desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, mendadak lumpuh dan batal didistribusikan kepada para siswa pada Selasa (27/10/2026). Penarikan massal dan pembatalan sepihak ini terpaksa dilakukan setelah menu makanan yang disiapkan dinyatakan tidak layak konsumsi, sebuah kondisi yang langsung memicu desakan agar Satgas MBG Lampung Utara segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Informasi pembatalan tersebut pertama kali menyebar secara darurat melalui pesan singkat di grup WhatsApp Penanggung Jawab (PJ) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Dalam pesan pengumuman tersebut, pihak pengelola menyampaikan permohonan maaf dan menginstruksikan penarikan kembali makanan yang telanjur dibawa oleh kurir (driver).

“Diberitahukan bahwasanya hari ini MBG tidak didistribusikan ya, Bapak, Ibu, dikarenakan tidak layak untuk dikonsumsi. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Bagi sekolah yang sudah diantarkan MBG-nya oleh driver, mohon untuk tidak dibagikan dan akan dijemput kembali oleh driver,” tulis pengumuman dalam grup tersebut.

Kepala Sekolah SDN 01 Abung Jayo, Yusnida, M.Pd., saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengumuman pembatalan mendadak tersebut. Meski langkah preventif ini diapresiasi demi keselamatan anak-anak, pembatalan yang terjadi di jam krusial sempat membuat sejumlah siswa kebingungan. Terlebih, beberapa murid sengaja tidak sempat sarapan di rumah karena mengandalkan suplai program nasional ini.

“Tadi sekitar jam 08.00 lewat ada pengumuman di grup PJ kalau tidak jadi diantar karena tidak layak. Menu yang disiapkan hari itu di antaranya adalah ikan lele yang bersumber dari dapur cabang di daerah Tanjung Mulia,” ujar Yusnida.

Sementara itu, Pengawas SPPG Abung Jayo, Hamsah, berdalih bahwa keputusan penarikan ini diambil berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan pangan. Ia mengakui telah ditemukan adanya indikasi kerusakan pada sebagian komponen makanan sejak sehari sebelumnya.

Satgas di tuntut untuk turun sidak di SPPG baung jayo terkait Pembatalan distribusi yang menyasar ratusan anak sekolah di wilayah SPPG Abung Jayo ini langsung menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Satgas MBG wilayah Lampung Utara didesak untuk segera melakukan sidak menyeluruh. Langkah ini dinilai penting guna membongkar penyebab pasti penarikan pangan tersebut: apakah murni karena kerusakan bahan makanan, atau ada indikasi kontaminasi zat berbahaya (racun) yang mengancam nyawa penerima manfaat.

Publik menyayangkan mengapa bahan makanan yang tidak higienis atau rusak bisa lolos hingga tahap pengolahan, sehingga merugikan hak para murid untuk mendapatkan asupan gizi yang layak hari itu.

Tak hanya persoalan menu makanan yang rusak, sorotan tajam kini mengarah pada kondisi infrastruktur dapur MBG SPPG Abung Jayo. Dapur yang memproduksi makanan untuk anak-anak sekolah tersebut diduga kuat tidak sesuai dengan kriteria dan standardisasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi bangunan dapur yang sangat sempit dan penataan ruangan yang dinilai jauh dari kelayakan standar operasional MBG. Kondisi ruang masak yang terkesan dipaksakan ini diduga menjadi salah satu pemicu buruknya sanitasi dan pengelolaan bahan baku pangan hingga menyebabkan makanan menjadi rusak sebelum disajikan.

Oleh karena itu, Satgas MBG Lampung Utara diminta melakukan evaluasi total dan mengkaji ulang kelayakan izin operasional bangunan dapur tersebut. Jika ditemukan pelanggaran regulasi fisik bangunan, pemerintah diminta menindak tegas pengelola demi menjamin mutu pangan program nasional ini.

Terkait keberlanjutan distribusi pangan dan kejelasan apakah menu hari ini akan ditiadakan atau dirapel pada hari berikutnya, pihak SPPG menyatakan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pimpinan di tingkat pusat.

(Tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *