Jakarta, HD– Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) melaksanakan Kaderisasi Tahap Dua (KT2), merupakan kaderisasi pokok lanjutan setelah KT 1 bertempat di Gedung Pusdiklat KKB BKKBN Jakarta Timur, pada Kamis, 09/05/2024.

Pelaksanaan KT2 kali ini mengusung tema “Mewujudkan Kader KMHDI Berwawasan Global”. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisa masalah dengan landasan model berpikir global dan mengkonstruksikan gagasannya menjadi sebuah solusi dari permasalahan yang terjadi.

Dilaporkan oleh wartawan Harian Diksi bahwa Ketua Departemen Kaderisasi PP KMHDI yaitu Putu Andre Juliana mengharapkan Setelah lulus KT 2 kader KMHDI diharapkan mampu berkontribusi secara pemikiran dan karya dalam menyikapi persoalan keumatan dan kebangsaan di daerahnya masing-masing.

“Bahwasannya kegiatan KT 2 ini merupakan langkah lanjutan dari proses jenjang kaderisasi yang ada di KMHDI, dengan harapan agar kader-kader yang telah mengikuti jenjang kaderisasi KT2 mampu menjadi kader yang dapat berkontribusi dan mengabdi di dalam lingkungan masyarakat”, ujar Putu Andre.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketum PP KMHDI yaitu I Wayan Darmawan yang mengharapkan para mahasiswa Hindu kader KMHDI unggul dalam mengatasi tantangan dalam iklim kehidupan masyarakat yang dinamis.

“Gerak organisasi kian dinamis sehingga tantangan kaderisasi hari ini sangat berat di tegah kemajuan teknologi yang begitu pesat, maka fenomena ini menjadi tantangan kita bersama dalam mengawal jalannya kaderisasi seperti yang kita cita-citakan”, ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Forum Alumni KMHDI yaitu I Ketut Wiriana menyampaikan harapan melalui KT2 ini, dapat menjadi forum yang mampu meningkatkan kualitas kader KMHDI, sekaligus ajang simakrama kader aktif dengan para alumni KMHDI.

“Forum Alumni berharap kader KMHDI terus semangat menjaga solidaritas dan komunikasi sesama kader, alumni dan pihak tertentu. Kualitas kader KMHDI tidak boleh kalah dari mahasiswa yang bukan kader”, tandasnya.

Kegiatan KT2 KMHDI yang direncakan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 9-11 Mei 2024 ini mendiskusikan beberapa materi seperti Kajian Filsafat, Politik Hindu, Ekonomi Politik, Dinamika Persoalan Bangsa, dan Pengambilan Keputusan dalam Kepemimpinan.

Beberapa tokoh nasional ternama akan hadir didapuk sebagai pembicara, diantaranya Koordinator Staf Khusus Presiden yaitu AAGN Ari Dwipayana, Rocky Gerung, Yuddy Hendranata, Putu Sastra Wingarta dan I Made Sunarsa. (Dewa)

Jakarta, HD– Penyusunan Tata Ruang dan Pengelolaan Air Tanah Berkelanjutan sebagai Wujud Penguatan peran Geologi Tata Lingkungan yang diberikan Kepala Badan Geologi ESDM Dr.Muhammad Wafid dalam acara Forum Geologi Tata Lingkungan Nasional (FGTLN) di Hotel Bidakara Jakarta (07/05/24)

Acara yang mengusung tema penguatan Peran Geologi Tata Lingkungan dalam penyusunan Tata ruang Pengelolaan air tahan berkelanjutan

Azwar Hadi menyampaikan syukur nya Alhamdulillah Kabupaten Lampung Timur mendapat Anugerahkan Pemetaan Penyusunan tata ruang dan Pengelolaan air tanah.

“Kabupaten Lampung Timur memilki potensi yang besar dalam pemanfaatan air tanah, Seperti Bendungan Marga Tiga, Bendungan Way Jepara.”

Bendungan Margatiga memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat di Kabupaten Lampung Timur diantaranya dapat meminimalisir banjir, dapat mengaliri sawah pola tanam padi, juga dapat menjadi potensi air baku, konservasi air dan pariwisata baru di Kabupaten Lampung Timur.

Selain itu kualitas air tanah Bumei Tuwah Bepadan tergolong sangat baik, yang terbukti dengan masuknya investasi di bidang pengelolaan air mineral oleh perusahaan Grand dan Aqua yang berskala Nasional.”pungkas Azwar. (Setya N)

Jakarta, HD– Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) menggelar Launching Nasional KMHDI Mengajar, pada Minggu, 05/05/2024, bertempat di Aula Auditorium Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta.

Ada yang berbeda dari Program “KMHDI Mengajar” Tahun 2024 ini, yaitu pelaksanaannya serentak di 100 desa di 50 Kota/Kabupaten di 22 Provinsi.

Ketua Umum PP KMHDI yaitu I Wayan Darmawan menyampaikan KMHDI Mengajar telah menjadi program nasional yang rutin dilaksanakan sejak tahun 2017. Untuk tahun 2024 ini secara khusus mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Yang Inklusif”.

Darmawan mengungkapkan KMHDI adalah organisasi mahasiswa Hindu yang meyakini pendidikan adalah pilar utama untuk mewujudkan indonesia Emas 2045.

“Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, kami meyakini pendidikan adalah pilar utama yang harus terus diperjuangkan agar pendidikan yang inklusif bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat”, ungkapnya.

Darmawan menambahkan bahwa melalui program KMHDI Mengajar, para kader turun ke tengah anak anak Hindu, kususnya mereka yang berada di daerah tertinggal, terbelakang dan terluar (3T).

“Saya mengajak kader KMHDI dan mahasiswa Hindu untuk ikut berkontribusi bagi kemajuan SDM Hindu, hadir menyebarkan semangat, menyebarkan informasi ke desa-desa Hindu yang jauh dari sentuhan program pemerintah terutama di daerah tertinggal, terbelakang dan terluar, untuk memberikan dukungan moril dan akses informasi bagi generasi muda Hindu, agar mereka mampu menggantungkan dan dapat menggapai mimpinya yang lebih tinggi”, ujar Darmawan.

Sementara itu Ketua Panitia acara yang juga merupakan Ketua Departemen Sosial Masyarakat PP KMHDI yaitu Wayan Ardi Adnyana mengungkapkan kepada media bahwa program ini untuk mendorong peran kader KMHDI dan mahasiswa Hindu dalam hal pendidikan dan pelibatan generasi muda, dengan dukungan dari Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama, Kementerian PPPA, beserta stakeholder lainnya.

“KMHDI Mengajar sebagai pemantik atau pemancing agar para mahasiswa Hindu semangat meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat, khususnya bidang pendidikan, ini merupakan momentum penyatuan pikiran dari KMHDI, pemerintah, dan stakeholder terkait”, pungkas Adnyana.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama yaitu Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si., menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada KMHDI yang secara konsisten melaksanakan program KMHDI Mengajar, yang menurutnya program ini ibarat lentera yang sangat bermanfaat untuk menembus kegelapan.

“Gerakan KMHDI Mengajar ibarat sebuah lentera, yang semangat dan cahaya-cahayanya bisa menembus kegelapan, semangat itu lebih penting dari materi, pemberian/sumbangan pengetahuan menurut ajaran suci Hindu merupakan punia atau yadnya yang utama”, ujar Prof. Duija.

Pada kesempatan tersebut Prof. Duija juga menyiarkan bahwa Ditjen Bimas Hindu telah melaunching Pendidikan Widyalaya (seperti halnya madrasah), selain itu sebentar lagi di tanah Jawa yaitu di Klaten akan diresmikan perguruan tinggi negeri Hindu. Sehingga umat Hindu lengkap memiliki pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yaitu Titi Eko Rahayu dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan KMHDI Mengajar yang akan dilaksanakan secara serentak di 22 Provinsi.

“Launching KMHDI Mengajar merupakan bentuk dari program merdeka belajar, tentu kami sangat mengapresiasi program ini dan berharap program ini terus berlanjut” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu para Pejabat dari Kementerian PPPA dan Kemenag, pimpinan lembaga/organisasi keumatan Hindu diantaranya PHDI, Peradah, ICHI, Pemuda Majapahit, tampak hadir juga Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, serta perwakilan dari berbagai unsur dan tokoh lintas agama. (Dewa).

Hariandiksi.com | Jakarta – Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) memberikan penghargaan tematik PHA (Pemenuhan Hak Anak) Terstandarisasi Puskesmas Ramah Anak kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Acara ini di helat di Gedung Auditorium Perpustakaan Nasional RI (Senin,18 Desember 2023) .

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Deputi bidang koordinasi peningkatan kualitas anak perempuan dan pemuda Kemenko PMK ibu Woro srihastuti sulistyaningrum mendo kepada Pj Bupati Tulang Bawang bapak Drs Qudrotul Ikhwan MM yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala puskesmas Tulang Bawang 1 ibu. Hj.Meliana STrKeb. MKes.
Kepala Puskesmas Tuba 1 Dalam kesempatan ini didampingi oleh Sekretaris Dinas PPPA ibu Tanti Yulinda,SH.MH, Kabid Pemenuhan Hak Anak Dinas PPPA Ades Primayuri H.SE.MM serta Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Sugeng Priyono, SE., MM

Pemberian penghargaan tematik PHA merupakan sebuah Apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas komitmennya dalam menyediakan layanan pemenuhan hak anak yg telah terstandardisasi .

Pj Bupati Tulang Bawang sangat mengapresiasi penghargaan ini. Kekompakan,sinergitas dan Semangat yang dilandasi dengan kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh unsur terkait pada akhirnya mampu meraih anugerah penghargaan prestisius ini.
Capaian positif yang diraih ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah dan melakukan hal yang terbaik.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi tinggi nya kepada seluruh unsur terkait yang bertugas sehingga mendapatkan prestasi yg luar biasa ini , semoga apa yang telah diukir manis bisa menjadikan spirit/motivasi yang lebih lagi bagi kita semua untuk maju dan berkembang. Kedepan saya berharap Stunting bisa lebih menurun lagi di Kabupaten Tulang Bawang dan akan terbentuk generasi penerus yang aktif, kreatif, inovatif dan kompetitif yang pada akhirnya mampu memenangkan era bonus Demografi “ jelas Bapak Qudrotul Ikhwan

“Saya tidak pernah main- main untuk mempersiapkan Generasi Penerus yang bisa diandalkan di masa depan. Untuk itu seluruh unsur yang dibutuhkan dalam membentuk generasi Unggul harus kita penuhi sejak dini” Pj. Bupati Tulang Bawang menambahkan

“Dengan generasi terbaik, lanjut bapak Qudrotul Ikhwan, visi misi kita menjadikan Kabupaten Tulang sebagai Kabupaten Udang Manis ( Unggul Damai Aman Nyaman Guyup Mandiri Agamis Natural Inovatif dan Sejahtera) pasti akan dapat terwujud” pungkasnya. (Red)

JAKARTAKetua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menyebut kader Demokrat dari seluruh daerah di Indonesia akan berkumpul di Jakarta.

Kader tersebut berkumpul untuk menggelar aksi memberikan dukungan moril terhadap Mahkamah Agung (MA) soal Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan KSP Moeldoko atas SK Menkumham tentang kepengurusan Partai Demokrat.

“Mengerucut untuk suatu waktu yang tepat, akan datang ke Jakarta dalam jumlah yang besar,” kata Hinca di kompleks parlemen, Selasa (13/6).

Ia menjelaskan aksi damai tersebut bertujuan agar MA tidak tergoda ataupun terintervensi pihak manapun terhadap putusannya.

“Kan kita enggak bisa tolak juga kalau mereka datang. Karena itu kan udah di bawah ini arusnya datang,” ucap dia.

Kendati begitu, Hinca mengaku masih belum mengetahui kapan aksi itu akan digelar.

Kasus ini bermula ketika kubu Moeldoko membuat Kongres Luar Biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara. Dalam KLB itu, Moeldoko didapuk sebagai ketua umum.

Mereka lalu menggugat SK Menkumham yang mengakui Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umum Partai Demokrat. Gugatan diajukan ke pengadilan, namun ditolak. Banding pun ditolak.

Kubu Moeldoko lantas mengajukan kasasi, namun kembali ditolak. Terbaru, peninjauan kembali diajukan ke MA.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris MA Sugiyanto memastikan bakal adil dalam menangani perkara itu.

Ia pun mengklaim para hakim tidak akan menghiraukan isu-isu politisasi dalam kasus tersebut. (*)