Nasional, (HD) – Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Di Timur Tengah, langit yang seharusnya cerah tertutup asap rudal, dan tanah yang suci kini bersimbah duka. Di tengah tangis anak-anak dan ketidakpastian nasib jutaan nyawa, muncul sebuah suara dari Indonesia, suara yang membawa harapan.

Bukan sekadar berita, Ini soal kemanusiaan, Kita mungkin jauh dari Teheran maupun Palestina, tapi Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kita semua, Satu ledakan di sana adalah luka bagi seluruh bumi. Saat pemimpin dunia lain masih menimbang untung dan rugi, Presiden kita memilih untuk maju. Beliau tidak ingin Indonesia hanya menjadi penonton saat dunia sedang terbakar.

Menjadi jembatan di atas bara api Langkah besar Presiden Prabowo bukanlah tentang mencari panggung politik. Ini adalah tentang jiwa seorang patriot yang tidak tega melihat pertumpahan darah terus berlanjut.

Tanpa Pamrih, Indonesia tidak mencari keuntungan, kita hanya ingin perdamaian. sebagai mandat suci, Seperti kata UUD 1945 kita, penjajahan diatas dunia harus dihapuskan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, dari muka bumi. Sebagai kepala negara, tanggung Jawab Moral, adalah hak segala bangsa. “Demi anak cucu semuanya,” itulah alasan sederhana namun mendalam yang dipegang teguh oleh Presiden.

Seiring doa untuk Perdamaian Dunia, Presiden Prabowo berdiri tegap sebagai mediator, menjadi jembatan bagi mereka yang bertikai untuk duduk bersama di satu meja.

Jika mediasi ini berhasil, yang diselamatkan bukan hanya ekonomi atau stabilitas iklim, melainkan jutaan nyawa manusia yang berhak untuk melihat matahari esok hari. Meski ada yang pro dan kontra. “Di atas kekuasaan dan senjata yang canggih, masih ada kemanusiaan yang harus kita tegakkan bersama.”

Langkah besar sang Prabowo, saatnya Indonesia membuktikan bahwa dari bangsa kita, kedamaian dunia bermula.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Lapas Kelas IIA Kotabumi, menerima bantuan buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Bantuan sebanyak 100 eksemplar buku tersebut diterima langsung oleh Firman Hidayat, selaku Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkesmaswat). Rabu (19/11/2025)

Penyerahan ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata dalam peningkatan kualitas layanan pembinaan, khususnya di bidang literasi bagi warga binaan pemasyarakatan.

Buku-buku yang diterima terdiri dari berbagai kategori, mulai dari pengembangan diri, keterampilan, keagamaan, sosial, hingga literatur umum yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan warga binaan. Kehadiran koleksi baru ini diharapkan mampu menjadi sarana edukatif yang memperkaya program pembinaan yang ada di perpustakaan Lapas Kotabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Firman Hidayat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Perpustakaan Nasional.”Kami sangat berterima kasih kepada Perpustakaan Nasional yang telah memberikan bantuan 100 buku kepada Lapas Kelas IIA Kotabumi.

Bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembinaan, terutama untuk meningkatkan minat baca dan wawasan warga binaan. Buku-buku ini akan kami kelola dan manfaatkan sebaik mungkin sebagai bagian dari upaya kami mewujudkan pembinaan yang lebih berkualitas, humanis, dan berorientasi pada perubahan positif.” Ujar Firman Hidayat.

Penyerahan buku ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fungsi perpustakaan Lapas sebagai ruang edukasi dan pembinaan yang inklusif, serta mendorong warga binaan untuk terus belajar dan berkembang.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Viral Proyek Jalur kereta api di atas aliran sungai kecamatan Kotabumi kota kabupaten Lampung Utara yang di kerjakan sejak tahun 2018 meninggalkan sisa limbah proyek besi besi dan beton sampai saat ini.

Pasalnya Diketahui, Proyek kode tender 55145114 dengan nilai pagu Rp. 48.254.180.00,00 adalah Proyek Pembangunan jembatan Kereta Api (KAs) di BH 167 km 98+247 Kotabumi- Cempaka, Lampung Utara yang dikerjakan oleh PT . Agung Kusuma dan PT Agung Maju Wira KSO Tidak beres. Pasalnya Tidak ada tanggung jawabnya sama sekali untuk membersihkan matrial besi dan beton yang masih tertancap di aliran sungai tersebut.

Saat di konfirmasi kepala UPTD PJKA Kotabumi Bapak Padli di ruang kerjanya menjelaskan,  “Untuk masalah bekas sisa Limbah proyek jalur kereta api Kotabumi -Cempaka di atas aliran sungai tahun 2018 tersebut Yang Viral di media sosial, sudah kami sampai kan melalui surat kepada Balai Tehnik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Palembang. Senin (13/10/2025)

“Kami juga sudah di kunjungan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Utara, untuk di sampaikan oleh pimpinan BTP Palembang untuk di tindaklanjuti, Apa lagi Viralnya Di media sosial tiktok pribadi Rizky Sony sudah mendapatkan respon dari PT.KAI 121, pasti di bahas terus di pusat. Ucapnya

Kami juga berharap di respon cepat dari pusat Kementrian PT KAI untuk solusinya, dengan adanya  pengaduan dari media sosial terkait limbah sisa proyek jalur kereta api kotabumi di atas aliran sungai sejak 2018 yang masih tertancap sampai saat ini, pungkasnya

(Rizky A Sony)

Bupati Tulang Bawang Barat, (HD) – Ir. Novriwan Jaya, S.P., merasa bangga dan sangat mengapresiasi pencapaian yang diraih Pemain Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia U-17 asal Margajaya, Kec. Gunung Agung, Kab. Tubaba, Fabio Azka Irawan.

Hal ini disampaikan langsung Novriwan Jaya saat Fabio berkesempatan bersilaturahmi ke Ruang Kerja Bupati Tubaba pada Senin, 21 April. Fabio hadir didampingi kedua orang tuanya, Endang Irawan dan Suharti, serta Ketua Askab PSSI Tubaba, Edison, SH.,

“Kami sangat bangga atas penampilan gemilang Fabio pada gelaran Piala Asia U-17 kemarin yang turut membantu Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17,” ujar Novriwan.

Sebagai informasi, Fabio yang mengisi posisi bek kanan ini mengawali karir sepakbolanya di Sekolah Sepak Bola (SSB) bernama Bimba FC. Bersama Bimba FC, Fabio meraih juara di Kejuaraan Nasional Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) pada 2022. Penampilan konsistennya kemudian membawanya ke Persija U-16 yang bermain pada gelaran Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2023-2024.

Sementara untuk perjalanan Fabio di Timnas Indonesia dimulai saat pelatih Nova Arianto memanggilnya bergabung ke Timnas U-16 pada gelaran AFF U-16 2024 dan berhasil mendapatkan juara III serta masuk daftar Squad AFC U-17 2025. Saat ini, Fabio sudah tercatat menjadi pemain Timnas U-17 Piala Dunia di Qatar yang akan digelar pada November 2025.

Pada kesempatan itu, Fabio menceritakan kepada Bupati Novriwan awal mula dirinya bisa dilirik oleh Pelatih Timnas Indonesia U-16 Nova Arianto.

“Berawal saat membela Persija U-16 ikut pertandingan EPA Liga 1, disitu ada Coach Nova sama asistennya. Sehabis itu dikirim surat latihan untuk diajak TC (Training Camp) di JIS (Jakarta Internasional Stadium),” ucapnya.

“Disitu kami digembleng fisik, naik gunung 12 kilometer,” tambah Fabio juga berharap di Tubaba dapat lebih diperbanyak lagi kompetisi-kompetisi sepakbola usia muda, agar dapat lahir bibit pesepakbola berprestasi. Katanya

“Saya sendiri berharap di Tubaba ini bisa lebih banyak turnamen-turnamen sepakbola untuk anak, karna nantinya dari situ bakal lahir calon-calon pesepakbola hebat,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Novriwan menghimbau kepada Dinas maupun Organisasi terkait untuk lebih berfokus mengembangkan talenta olahraga sejak usia dini.

“Mari kita bersama-sama duduk satu meja, tujuan kita cuma satu yaitu bagaimana membentuk anak-anak Tubaba menjadi calon-calon atlet yang dapat kita banggakan. Kita ingin lahir Fabio Fabio yang lain,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Disporapar Tubaba, Kepala Dinas BPBD Tubaba, Kabag Prokopim Tubaba, Ketua KONI Tubaba serta Camat Gunung Agung.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi Ikuti kegiatan penguatan tugas dan fungsi pembinaan narapidana dan anak binaan melalui zoom meeting pada hari Senin (10/03/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas pembinaan Lapas Kotabumi yaitu Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Anggi Febiakto, Kepala Sub Seksi Registrasi, Hasanuddin, dan Kepala sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan perawatan, Firman Hidayat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas dalam melaksanakan pembinaan narapidana dan anak binaan, serta memperkuat sinergi antar petugas dalam mencapai tujuan pembinaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas dalam melaksanakan pembinaan, sehingga narapidana dan anak binaan dapat kembali ke masyarakat dengan baik,” ujar Anggi Febiakto

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan pembinaan narapidana dan anak binaan dapat berjalan lebih efektif, sehingga mereka dapat reintegrasi ke masyarakat dengan lebih baik. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif dalam upaya menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berkelanjutan.

(Rizky A sony)

JAKARTA, (HD) – Panitia Peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia dan Munaslub SWI (Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia) menggelar zoom meeting secara nasional bertajuk “Sosialisasi dan Prakondisi Munaslub”, Sabtu, (1/2/2025).

Selain jajaran Panitia, rapat daring yang berlangsung dua jam itu diikuti pengurus dan anggota SWI di seluruh Indonesia dan Pengurus Pusat SWI.

Herry Budiman, selaku Plt. Ketum yang juga Sekretaris Jenderal definitif, menyambut baik berlangsungnya rapat daring  yang digelar oleh Panitia Pelaksana Peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia dan Munaslub SWI.

“Sebagai Plt. Ketum SWI saya mendukung sekaligus memberikan apresiasi kepada segenap Panitia untuk terus mengoptimalisasikan agenda Munaslub SWI bisa berjalan sebagaimana tata aturan organisasi secara berkualitas dan sukses. Begitu pun support dari anggota dan pengurus SWI di seluruh Indonesia” katanya dalam sambutan.

Herry, mengingatkan kepada seluruh Pengurus SWI baik di tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota untuk tertib administrasi agar bisa menjadi peserta Munaslub pada awal Mei 2025 mendatang.

“Kita dukung hajatan bersama ini dengan tertibkan administrasinya. berkoordinasi dengan Humas Pusat, Bapak dan Ibu harus hadir sebagai delegasi atau peninjau” tambahnya.

Masih ujar Sekjen, menerangkan bahwa Pengurus Pusat SWI akan menerbitkan Surat Peringatan (SP) kepada Pengurus DPW dan DPD yang pasif.

“Minggu depan akan saya terbitkan Surat Peringatan (SP), mungkin secara umum kepada semua Pengurus DPW dan DPD. Jadikan tahun 2025 ini momentum eksistensi SWI. Selalu semangat” tandas Herry.

Ketua Panitia Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dan Munaslub SWI, Ali Nasrullah merasa optimis kegiatan Munaslub SWI 2025 ini bisa berjalan baik atas atensi dan dukungan dari segenap anggota dan berbagai pihak, apalagi kegiatan dimaksud dikombinasikan dengan agenda Peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia Tahun 2025.

“Saya berharap dengan agenda nasional ini, SWI bisa semakin besar dan maju” kata Ali.

Moderator yang memandu acara yakni Imam Suwandi M.I.Kom yang juga jajaran DPP SWI Bidang Diklat, serta selaku Wakil Ketua Panpel, menyampaikan partisipasi aktif dari peserta dalam sesi diskusi  menghasilkan kesimpulan awal bahwa Munaslub SWI 2025 merupakan agenda yang juga disetujui oleh segenap anggota SWI, dan menjadi tonggak sejarah yang cukup strategis bagi SWI ke depannya.

“Kepercayaan diri dari Panpel serta doa dan dukungan dari segenap Pengurus DPW dan DPD se-Indonesia, akan bisa mewujudkan agenda kegiatan dengan baik dan sukses,’ pungkas Imam.

Dalam agenda zoom meeting ini peserta yang berkesempatan hadir tercatat 52 peserta mewakili Pengurus tingkat DPW dan DPD se-Indonesia dengan Rilis SWI No.003/HUM-DPP/02/2025. Pungkasnya

(Sony)

Lampung Utara, (HD)- Pada tanggal 19 Desember 2024 yang lalu telah terjadi penangkapan 4 orang pekerja dan karyawan PT. Jasa Oetama Blambangan (JOB). Disinyalir adalah tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh oknum anggota Polda Lampung.

Pasalnya penangkapan tersebut tergolong liar karena laporan polisi yang menjadi dasar penangkapan tersebut syarat dengan rekayasa.

Dan penetapan sebagai Tersangka atas empat orang yang ditangkap tersebut dilakukan dengan paksaan intimidasi dan penganiayaan.

Menurut Direktur Kabupaten LBH-AWALINDO Lampung Utara Samsi Eka Putra, S.H. selaku penasihat hukum dari keempat tersangka.

Usai kembali dari menyampaikan laporan pengaduan masyarakat kepada Presiden Republik Indonesia, komisi 3 DPR RI, Kapolri, Kabareskrim Mabes Polri, Kemenkumham RI dan kementerian investasi/ hilirsasi (BKPM) guna mencari keadilan untuk PT JOB dan ke-4 orang yang telah dijadikan Tersangka. Menerangkan pada awak media.

Surat Laporan Polisi tanggal 19 Desember 2024 atas nama pelapor Nur Wahid jika diamati tentang waktu pembuatan Laporan Polisi dan peristiwa pidana yang dilakukan dalam penangkapan tersebut sangat i-rasional. Karena Laporan Polisi dibuat tanggal 19 Desember 2024.

Sementara tindak pidana yang dilakukan pada saat penangkapan itu tanggal 19 Desember 2024 pukul 00.10.Wib bagaimana mungkin para oknum kepolisian dari Polda Lampung setelah menerima laporan dari Pelapor Nur Wahid langsung bergerak dari Polda Lampung menuju Desa Blambangan yang berjarak lebih kurang 100 KM dengan jarak tempuh tidak kurang dari 2 jam. Bisa sampai di TKP dalam waktu 10 menit.

Kemudian agar 4 orang yang ditangkap tersebut bisa langsung dijadikan Tersangka maka. Oknum penyidik melakukan intimidasi paksaan bahkan sampai penganiayaan terhadap para pekerja dan karyawan PT JOB yang ditangkap bisa segera dijadikan “TERSANGKA”

Selain menangkap empat orang tersebut para oknum anggota Polda juga langsung menggeledah seisi ruangan pos pantau milik PT.JOB. tanpa ada Surat perintah penggeledahan. Dan semua aset PT.JOB. berupa alat kerja, properti, barang-barang inventaris, perlengkapan memasak dan sepeda motor. Berikut juga dengan alat komunikasi milik PT JOB serta milik para pekerja dan karyawannya. yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya dan siapa yang bertanggung jawab terhadap barang-barang tersebut karena tidak ada surat penyitaan terhadap pengambilan barang-barang tersebut.

Tidak hanya mengambil dan merampas barang-barang aset PT JOB. Para oknum tersebut juga menyegel tempat usaha PT.JOB. Dengan memasang garis polisi (police line)

Lebih lanjut samsi Eka Putra menuturkan. PT.JOB yang beroperasi melakukan aktivitas usahanya sudah mengantongi izin legal dari Kementerian hukum dan HAM. Serta usaha yang dilakukan sudah sesuai dengan izin usaha yang dikeluarkan oleh menteri investasi dan hilirisasi/PKPM.

Dengan demikian maka tindakan penangkapan dan penutupan tempat usaha PT JOB. Yang dilakukan oleh oknum Polda Lampung merupakan tindakan sewenang-wenang dalam hal ini telah melakukan pelanggaran HAM terhadap para pekerja dan karyawan yang telah ditetapkan sebagai Tersangka.

Bagaimana mungkin Polda Lampung bisa menutup tempat usaha warga masyarakat yang Sah dan Legal yang dilindungi oleh undang-undang karena telah memiliki izin dari Kementerian yang berwenang.

Pengambilan barang-barang milik PT.JOB dan barang-barang milik para bekerja dan karyawannya itu bukanlah hasil kejahatan.

Karena aktivitas yang dilakukan oleh PT JOB itu sudah memiliki izin. Sehingga kendati pun barang-barang tersebut diangkut oleh para oknum Polda Lampung hal itu tidak bisa dijadikan sebagai barang bukti karena bukan hasil kejahatan.

Maka tindakan para oknum yang telah mengambil paksa merampas barang-barang milik PT JOB hal inilah yang sesungguhnya merupakan “TINDAK PIDANA” pencurian dengan kekerasan (rampok) pungkasnya

(Sony)

Lampung Utara, HD – Personel Polres Lampung Utara Polda Lampung, Bripda Salwa Syifa Syahirah mengharumkan nama Polri pada ajang 7th Heroes Taekwondo International Championship dan Open MBW Taekwondo Internasional Championship.

Pasalnya, pada ajang 7th Heroes Taekwondo International Championship Thailand yang di selenggarakan di Bangkok, Thailand 11 – 12 Agustus 2024 tersebut, Bripda Salwa berhasil menyabet mendali Perak sementara di ajang Malaysia Open MBW Taekwondo Internasional Championship berhasil meraih medali Perunggu.

Atas prestasinya tersebut, Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. sangat merasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih anggotanya tersebut. Menurutnya selain mengharumkan nama institusi Polri Bripda Salwa tersebut juga telah turut mengharumkan nama Kabupaten Lampung Utara khususnya di bidang olahraga Taekwondo

“Saya selaku Kapolres tentunya merasa bangga kepada anggota saya yang berhasil menyabet medali Perak dan Perunggu pada kejuaraan Taekwondo Internasional Championship tersebut,” ujar Kapolres AKBP Teddy pada Jum’at (16/8/24).

Ia meminta, agar Bripda Salwa jangan berpuas diri, namun terus rajin berlatih agar ke depan lebih berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi.

“Keberhasilan Bripda Salwa dapat di contoh bagi seluruh personel Polres Lampung Utara untuk dapat berprestasi juga di bidang olahraga lainya,” terang Kapolres.

(Silvia/Sony)

Lampung Utara, HD – Pemkab dan Kodim 0412/LU Beri Kompensasi kepada pemilik tanam tumbuh Petani Singkong Kotabumi yang rusak akibat hempasan baling baling helikopter saat kedatangan Presiden RI Joko Widodo orang nomor satu di Indonesia beberapa hari yang lalu, di sekitar stadion sukung Kotabumi. Senin (14/07/2024)

Atas peristiwa itu Pemerintah Daerah dan Kodim 0412 Lampung Utara memberikan perhatian atas kerugian yang di alami Rahmat yang sebagian kebun singkongnya terpaksa harus di panen dini lantaran tercabut dan patah, karena kencangnya hempasan angin dari baling-baling Helikopter itu.

Penjabat Bupati Aswarodi diwakilkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Mankodri didamping Kepala Dinas Kominfo Gunaido Uthama bersama Dandim 0412 Lampung Utara, Inf Hary Eko Prabowo, Sabtu 13 Juli 2024 mengunjungi tempat kejadian bersama Saudara pemilik kebun singkong M. Deki duduk bersama menyeselaikan miskomunikasi yang terjadi pasca kedatang Presiden tersebut.

Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Mankodri mengatakan bahwa “Peristiwa ini ketidak sengajaan, Pihak pemda dan Kodim meminta maaf bila ada warga yang merasa kerugian,”, tuturnya.

Dandim 0412 Lampung Utara Inf Hary Eko Prabowo menjelaskan bahwa kedatang Presiden Joko Widodo kemarin, sesuatu kebanggan bagi masyarakat. Antusias ribuan warga sangat bangga dikunjungi orang nomor satu di Indonesia. Untuk itu pemilik kebun singkong miskomunikasi tidak ada maksud untuk meminta ganti rugi.

Pemilik kebun singkong M. Deki meminta maaf atas statementnya dipemberitaan sebelumnya adalah keliru. Pihak keluarga tidak ada maksud meminta ganti rugi. Justru Lampung Utara bangga di Kunjungi Presiden Joko Widodo dan para Menteri yang telah menyempat dirinya hadir ditengah-tengah warga Kotabumi.

(Silvia/Sony)