Ogan Ilir, HD– Sekolah Menengah Kejuaraan(SMK) Negeri 1 Indralaya Selatan merupakan icon pendidikan Kabupaten Ogan Ilir yang juga merupakan sekolah pusat keunggulan pemadanan salah-satu yang terbaik di Provinsi Sumatra Selatan melaksanakan Penilaian Satuan Pendidikan (PSP) pada tahun 2024.

SMKN 1 Indralaya Selatan merupakan satu – satunya sekolah yang berada di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel, yang melaksanakan kegiatan ujian Penilaian Satuan Pendidikan (PSP) berbasis komputer pada tahun ajaran 2023-2024 yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII berjumlah 385 peserta didik, selama lima hari.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Indralaya Selatan, Eddy Darmansyah,.S.Pd., M.SI, yang didampingi Wakil Kurikulum Dwi Maryanto, S.Pd.T., M.Pd kepada wartawan media ini mengatakan, Penilaian Satuan Pendidikan (PSP) ini merupakan rangkaian ujian akhir yang wajib ditempuh peserta didik selain ujian Kompetensi Keahlian (UKK) dan ujian semester genap pada tahun pelajaran 2023-2024, ucapnya, (Jum’at, 23/2/2024).

“Pelaksanaan Penilaian Satuan Pendidikan (PSP) Ini dapat dilaksanakan dalam bentuk ujian berbasis komputer (CBT), andoroid, berbasis kertas bahkan penugasan di SMK Negeri 1 Indralaya Selatan memilih melaksanakan berbasis komputer”.

Selanjutnya, Untuk penilaian satuan pendidikan (PSP) dikhususkan untuk kelas Xll karena sebagai ujian akhir sekolah, jadi untuk seluruh mata pelajaran yang telah siswa tempuh mulai kelas X hingga kelas Xll ini semua akan diujikan kepada siswa-siswi, paparnya.

“Seluruh mata pelajaran yang pernah ditempuh oleh siswa-siswi mulai kelas X hingga kelas Xll akan diujikan pada tahun ini”.

Ditambahkannya, siswa- siswi kita saat ini sudah familiar menggunakan Komputer sebab lebih nyaman dibandingkan dengan Android dan bahan kertas, selain itu siswa-siswi sekarang ini adalah generasi melineal, mereka lebih senang untuk memilih dengan menggunakan komputer, imbuhnya.

“Siswa-siswi kita saat ini sudah familiar menggunakan komputer dan mereka juga adalah generasi milenial”.

Lebih dalam, dirinya juga mengatakan SMKN 1 Indralaya Selatan sebagai sekolah pusat keunggulan pemadanan salah-satu terbaik yang berada Provinsi Sumsel, Salah satu Pusat Keunggulan Pemadanan SMKN Sumsel yang tidak lebih dari 4 SMKN,”terangnya

” SMKN 1 Indralaya Selatan adalah satu-satunya sekolah yang melaksanakan Penilaian Satuan Pendidikan (PSP) berbasis komputer di Kabupaten Ogan Ilir”.Pungkasnya. (Ardi Wiranata)

Ogan Ilir, HD– inas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) Pengelolaan Dana BOP PAUD berlangsung di hotel Emilia Palembang, Sumsel. Selasa, (30/01/2024).

Bimtek digelar bertujuan, untuk peningkatan kapasitas pengelolaan Dana BOP PAUD dan Optimalisasi Penggunaan ARKAS 4 BOP PAUD Tahun 2024.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sayadi selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ogan Ilir yang didampingi Kabid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan PNF Disdikbud Ogan Ilir M. Ramdhoni, Kasi PAUD dan PNF Vivin Febriyanti.

Bimtek tersebut diikuti 100 peserta yang terdiri dari Kepala Satuan PAUD baik dari Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pengelola Kelompok Bermain (KB) yang ada di Ogan Ilir.

Dijelaskan oleh Sayadi bahwa kegiatan Bimtek ini dilaksanakan guna Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Dana BOP PAUD dan Optimalisasi Arkas 4 BOP PAUD Tahun 2024.

Dilanjutkan, dirinya berharap, melalui Optimalisasi ARKAS semua pengelolaan dana BOP pada satuan pendidikan akan lebih transparan, akuntabel dan berkesinambungan. Tak hanya itu juga memberi kemudahan administratif, khususnya mengenai rekapitulasi keuangan satuan pendidikan.

Lebih dalam, ucap Sayadi, kegiatan ini sangatlah penting dilaksanakan, mengingat ini merupakan aplikasi baru yang perlu dipahami dan dikuasai oleh kepala satuan PAUD atau operator arkas sekolah, terangnya.

Ditambahkan oleh Sayadi, ditujukan kepada para peserta Bimtek agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sungguh-sungguh, imbuhnya.

“Diharapkan kepada para peserta Bimtek agar bersungguh sungguh mengikuti kegiatan ini”. (Ardi Wiranata)

Ogan Ilir, HD– Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kabupaten Ogan Ilir, melaksanakan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan K3S tingkat Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan KKG dan K3S tingkat Kabupaten Ogan Ilir ini, dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdikbud Kabupaten Ogan Ilir mengatakan, bahwa Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir, terus berupaya membawa dunia pendidikan menjadi lebih baik.

Untuk itu, Kadisdikbud Kabupaten Ogan Ilir mengajak kepada seluruh guru dan kepala sekolah di Kabupaten Ogan Ilir, supaya bersama-sama mewujudkan keinginan tersebut.

“Cara tentunya dengan kreatifitas yang dimiliki oleh guru dan kepala sekolah,” ujarnya, Sabtu, 3 Februari 2024.

Sayadi juga mengajak para guru dan kepala sekolah di Kabupaten Ogan Ilir, supaya meningkatkan kompetensi yang ada. Sehingga, dengan demikian, mutu pendidikan akan lebih baik.

“Adanya KKG dan K3S ini menjadi wadah untuk bertukar informasi bagi guru-guru dan kepala sekolah yang ada di Ogan Ilir,” lanjutnya.

Sayadi berpesan, kepada seluruh guru dan kepala sekolah, supaya mengaktifkan kembali kegiatan-kegiatan KKG dan K3S di Kabupaten Ogan Ilir ini.

“Agar lebih meningkatkan lagi keaktifan Kegiatan KKG dan K3S, sebagai wadah untuk bertukar informasi tentang pendidikan. Sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan secara umum, terutama di Kabupaten Ogan Ilir,” paparnya.

Terpisah, Ketua K3S Kabupaten Ogan Ilir, Yanti mengungkapkan, bahwa digelarnya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi guru dan Kepala SD di Kabupaten Ogan Ilir.

Sebagaimana diketahui, K3S adalah suatu kelompok kerja yang penting bagi kepala sekolah. Dengan adanya organisasi tersebut, maka mutu pendidikan dapat meningkat seiring dengan peningkatan kompetensi seorang kepala sekolah.

“K3S ini merupakan sebuah organisasi profesi yang berperan penting dalam pengembangan kompetensi seorang kepala sekolah,” katanya.

Tidak hanya itu, K3S adalah wadah bagi sekumpulan kepala sekolah untuk menjalankan diskusi atau bertukar pendapat dalam menindaklanjuti regulasi atau kebijakan, termasuk saat bersinggungan dengan kelompok kerja, organisasi, atau lembaga lain.

Adanya kelompok K3S ini sejalan dengan peran strategis kepala sekolah, utamanya dalam menjaga kualitas institusi pendidikan agar berfungsi dengan baik sesuai apa yang telah dianjurkan oleh dinas pendidikan. (Ardi Wiranata)

Ogan Ilir, HD– Prestasi membanggakan diraih oleh Pramuka SMP Negeri 3 Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan di ajang Perkemahan Akhir Tahun (Perata) 2023 lalu.

Dimana, Pramuka SMPN 3 Indralaya Selatan berhasil menjuarai lomba fun cooking pada saat Perata tingkat Kabupaten Ogan Ilir, yang dipusatkan di kawasan Tanjung Senai 2023 lalu.

Kepala SMPN 3 Indralaya Selatan, Latifawati mengatakan, sebagai kepala sekolah, dirinya tentu sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh anak didiknya ini.

“Tentunya kita sangat bangga, karena anak-anak SMPN 3 Indralaya Selatan ini ternyata luar biasa,” ucapnya kepada awak media, Kamis, 1 Februari 2024.

Ditambahkan Latifawati, pada acara lomba fun cooking Perata 2023 lalu, anak didiknya tersebut menyajikan makanan risoles yang diberikan butir-butiran di atasnya.

“Dalam penyajiannya, anak-anak juga bikin es buah yang menambah kenikmatan saat menikmati risol ini,” sebutnya.

Di ajang Perata tingkat Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023 lalu, SMPN 3 Indralaya Selatan menyertakan sedikitnya dua kelompok Pramuka yang dimiliki SMPN 3 Indralaya Selatan.

“Dari dua regu yang kita kirim, Alhamdulillah ternyata ada yang juara lomba fun cooking,” ucapnya.

Menurut Latifawati, menjadi juara lomba fun cooking di ajang Perata tingkat Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023 ini, tidak terlepas dari kebiasaan anak-anaknya di sekolah.

Pasalnya, SMPN 3 Indralaya Selatan, mewajibkan anak didiknya untuk membawa bekal atau makanan dari rumah masing-masing, setiap hari Jumat setiap bulannya.

“Kalau bawa bekal sendiri kan, anak-anak bisa mengetahui sendiri kesehatan makanannya,” terangnya.

Karena kebiasaan inilah, kata Latifawati, SMPN 3 Indralaya Selatan dinobatkan sebagai sekolah sehat se-Kabupaten Ogan Ilir.

“Alhamdulillah, sekolah kita bisa meraih predikat ini. Kita ingin predikat ini dipertahankan, bahkan ingin kita tingkatkan lagi,” pungkasnya. (Ardi)

LAMPUNG TIMUR, HD– Ketua Pokja PAUD Huzaimah Azwar Hadi Membuka acara Sosialisai AD/ART PP PAUD, acara yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur. rabu (24 januari 2024).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pokja PAUD Huzaimah Azwar Hadi, Ketua GOPTKI Lamtim Sugiati M Jusuf, Narasumber GOPTKI Provinsi Lampung Rara Aseptina. Kabid PAUD Lamtim Imam Hanafi, Ketua GOPTKI Kecamatan dan peserta undangan.

Ketua Pokja PAUD Huzaimah Azwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Undangan yang hadir dalam acara Sosialisasi AD/ART PP PAUD ini.

“Saya sebagai Ketua Pokja PAUD, sebelumnya tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Ibu Narasumber dari Provinsi Lampung, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajaran, Ketua GOPTKI beserta Pengurus Kab Lampung Timur, Ketua Yayasan/Lembaga, Ketua GOPTKI Kecamatan, dan hadirin sekalian yang sudah berkenan hadir dalam mengikuti kegiatan ini”.

Ketua Pokja PAUD Huzaimah Azwar Hadi dalam sambutanya menyampaikan, Pembentukan Pokja Bunda PAUD bertujuan untuk mensukseskan Program Nasional dalam gerakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan juga merupakam mitra kerja dalam pengembangan anak usia dini.

“Menjadi motivator dalam menghadirkan pendampingan penyiapan generasi yang akan datang sejak usia dini dan sebagai penguatan peran Pokja PAUD di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan di Desa melalui kerjasama kolaborasi secara terintegrasi dengan perangkat Daerah pembina pokja PAUD”. kata Huzimah Istri Wabup Lamtim

Saya sebagai ketua Pokja PAUD sangat mendukung kegiatan ini karena Selaras dengan prioritas pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Lampung Timur, yaitu pendidikan anak usia dini sebagai pembentukan watak dan karakter guna menciptakan manusia yang berahlak dan berbudi perlu menjadi perhatian kita bersama.”ucap Huzimah Istri Wabup Lamtim

Dalam kesempatan yang sama Ketua GOPTKI Lamtim Sugiati M Jusuf menyampaikan, Dengan berubahnya/bertransformasi Gabungan Organisasi TK Indonesia (GOPTKI) menjadi Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) berdasarkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 tahun 2023.

“diharapkan organisasi GOPTKI/PP PAUD kita bisa berbadan hukum resmi dan mewujudkan harapan bahwa semua anak-anak Indonesia umumnya di kab Lapung Timur Khususnya untuk dapat memperoleh pendidikan PAUD yang berkualitas. (Setya Ningsih)

 

Hariandiksi.com | Bandar Lampung – Ribuan mahasiswa Lampung tampak antusias mengikuti kuliah umum bersama bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo, yang digelar di Mahligai Agung Kampus Pasca Sarjana Universitas Bandar Lampung, Rabu (25/10/2023).

Para mahasiswa terlihat sudah memadati tempat acara sekitar setengah jam sebelum kehadiran Ganjar. Mereka sengaja datang lebih awal karena ingin mendengarkan materi bertema “Menyongsong Kepemimpinan Indonesia Emas 2045” yang dipaparkan Ganjar.

Ketika tiba di lokasi, Ganjar langsung disambut atraksi seni beladiri. Selanjutnya, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu diberi selendang dan kopiah tapis, kemudian berjalan menuju lokasi acara.

Dalam paparannya, Ganjar mengatakan bahwa bonus demografi yang diperoleh Indonesia harus dimanfaatkan sebaik mungkin guna mewujudkan Indonesia Emas 2045. Jika tidak, akan berbalik menjadi malapetaka demografi.

“Pertanyaan saya, apakah kita ingin mepercepat Indonesia emas 2045 atau tidak? Kalo kita ingin mempercepat maka anak muda berperan, aktif bergerak, dan aktif memberikan pendapat,” katanya.

Ganjar kemudian memperlihatkan layar proyektor berisi gambar dirinya, Barack Obama hingga Xin Jin Ping. Ganjar lalu menceritakan karir politik orang-orang di dalam gambar tersebut.

“Xin Jin Ping masuk partai politik pada usia 21 tahun, dan 54 tahun menjadi legislatif. Dia di usianya 60 tahun menjadi presiden,” paparnya.

Begitu pula dengan Barack Obama, yang merintis karir politiknya sejak usia 35 tahun. Baru setahun Obama sudah menjabat di legislatif. “Dan akhirnya menjadi presiden di usia 48 tahun,” lanjutnya.

Ganjar kemudian menunjuk seorang tokoh yang ada ditampilan layar. Dalam keterangannya, sosok itu mulai memasuki dunia politik praktis sejak masih mahasiswa.

Pada usia 36 tahun, lanjut Ganjar, orang di gambar itu menduduki kursi legislatif dan menjabat Gubernur Jawa Tengah pada usia 45 tahun.

“Dan, orang itu saat ini berdiri tepat di hadapan anda semuanya,” terang Ganjar disambut riuh tepuk tangan.

Dari masing-masing kisah para tokoh itu, dirinya ingin menegaskan bahwa untuk mewujudkan Indonesia Emas di 2045, perlu adanya keterlibatan anak muda, selain diperlukan landasan yang kokoh. Ganjar menuturkan, generasi anak muda harus ikut berperan, aktif bergerak serta aktif memberikan pendapat.

“Kalo kita ingin mempercepat (Indonesia Emas 2045) maka anak muda berperan, aktif bergerak, dan aktif memberikan pendapat,” tutur Ganjar.

Ditambahkan Ganjar, populasi anak muda sangat mendominasi dan angkanya mencapai 60 persen.

“Kita ingin mempercepat, maka anak muda harus berperan karena ingat 60 persen lebih loh itu yang menentukan anak muda. Produktif, pintar di sekolah, punya jejaring, mengerti dunia digital,” tandasnya. (Red)

Hariandiksi.com | Tulang Bawang– Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, secara masif menggelar Police Goes To School sebagai bentuk edukasi sejak dini kepada para pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di wilayah hukumnya.

Kegiatan Police Goes To School ini berlangsung hari Kamis (05/10/2023), pukul 08.00 WIB s/d selesai, di SMP Negeri 1 Rawa Jitu Timur, Kampung Bumi Dipasena Makmur, Kecamatan Rawa Jitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

“Hari ini, petugas kami yang dipimpin langsung oleh PS. Kanit Kamsel Sat Lantas, Aiptu Deny Ertanto, menggelar Police Goes To School di SMP Negeri 1 Rawa Jitu Timur,” kata Kasat Lantas, Iptu Glend Felix, S.Tr.K, SIK, CPHR, CBA, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK.

Lanjutnya, sebanyak 425 pelajar yang terdiri 225 orang perempuan dan 200 orang laki-laki tampak antusias mengikuti kegiatan Police Goes To School yang digelar oleh petugas kami. Mereka yang hadir merupakan pelajar kelas VI, VII, dan IX, di SMP Negeri 1 Rawa Jitu Timur.

“Agar para pelajar cepat paham apa yang disampaikan oleh petugas kami, diadakanlah kuis dan bagi pelajar yang berhasil menjawab dengan benar langsung diberikan hadiah berupa buku serta alat tulis secara gratis,” papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Kasat Lantas menerangkan, yang disampaikan oleh petugasnya selama melaksanakan kegiatan Police Goes To School di SMP Negeri 1 Rawa Jitu Timur adalah tentang sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Tujuan utamanya adalah para pelajar menjadi paham dan mengerti bahwa saat mengendarai kendaraan wajib disiplin mematuhi rambu-rambu dan marka jalan. Selain itu, kelengkapan saat berkendara wajib dimiliki dan digunakan secara benar agar bisa maksimal melindungi tubuh apabila terjadi laka lantas,” terang Iptu Glend.

Alumni Akpol 2016 ini menambahkan, anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) sebaiknya tidak mengendarai sendiri kendaraan, serta para orang tua juga tidak memberikan izin kepada anak-anaknya tersebut untuk mengendarai kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil.

Hal ini dilakukan agar para orang tua tidak menyesal dikemudian hari karena anak-anak mereka menjadi korban laka lantas akibat kelalaian dan ugal-ugalan di jalan raya, serta tidak patuh dan disiplin dalam berkendaraan. (Fasi)

Hariandiksi.com | Tulang Bawang– Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan Police Goes To School guna memberikan edukasi sejak dini kepada para pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di wilayah hukumnya.

Kegiatan Police Goes To School ini berlangsung hari Jum’at (29/09/2023), pukul 09.00 WIB s/d selesai, di SMP Negeri 1 Gedung Aji, Kampung Aji Jaya KNPI, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang.

“Hari ini, personel kami yang dipimpin langsung PS. Kanit Kamsel, Aiptu Deny Ertanto, bersama tiga personel Sat Lantas menggelar Police Goes To School di SMP Negeri 1 Gedung Aji, Kampung Aji Jaya KNPI,” ucap Kasat Lantas, Iptu Glend Felix, S.Tr.K, SIK, CPHR, CBA, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK.

Lanjutnya, kegiatan Police Goes To School ini diikuti oleh 95 orang pelajar, terdiri dari 51 laki-laki, dan 44 perempuan. Mereka merupakan pelajar kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 1 Gedung Aji.

“Agar suasana semakin akrab dan para pelajar tetap bersemangat mengikuti kegiatan, petugas kami memberikan hadiah berupa buku dan alat tulis kepada para pelajar yang berhasil menjawab kuis dengan benar,” papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Kasat Lantas menerangkan, tujuan utama dari kegiatan Police Goes To School ini adalah memberikan edukasi sejak dini kepada para pelajar terkait keselamatan dalam berlalu lintas, dan sosialisasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Para pelajar diharapkan menjadi paham dan mengerti terkait aturan, serta tata tertib dalam berlalu lintas, sehingga akan tercipta kamseltibcarlantas yang aman dan konfusif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan bisa meminimalisir terjadi laka lantas dengan korban dari kalangan para pelajar,” terang Iptu Glend.

Alumni Akpol 2016 ini menambahkan, kami juga mengimbau kepada para orang tua, agar tidak memberikan kendaraan kepada anak-anaknya yang belum cukup umur, sehingga anak-anak ini nantinya tidak akan menjadi korban laka lantas di jalan raya.

“Bila nanti anak-anaknya menjadi korban laka lantas di jalan raya, hanya akan menjadi sebuah penyesalan semata dari para orang tua, dan menurut Undang-Undang memang tidak dibenarkan anak-anak yang belum memiliki SIM untuk mengendarai kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” imbuhnya. (Fat)