Tanggamus,(HD)– Pj. Bupati Tanggamus, Dr. Ir. Mulyadi Irsan, MT., secara resmi membuka Festival Drumband Satuan Pendidikan tingkat TK, SD, dan SMP di Kabupaten Tanggamus. Acara ini digelar di Lapangan Way Jaha, Kecamatan Pugung, Kamis pagi (24/10/2024) pukul 08.00 WIB.

Festival Drumband yang dibuka oleh Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan tersebut juga merupakan bagian dari program pembinaan pelajar Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus dan bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet unggulan.

Acara dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, di antaranya Ketua TP-PKK, Ketua DWP, Asisten 2, dan sejumlah Kepala Dinas seperti Kadis Pendidikan, Kadis Pariwisata, Kadis Kominfo, dan Kadis Perhubungan, serta para camat dan kepala pekon se-Kecamatan Pugung.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Mulyadi Irsan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya festival ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong kreativitas dan semangat berkompetisi di kalangan pelajar, khususnya dalam bidang olahraga, seni, dan budaya.

Menurutnya, festival drumband ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara peserta.

“Festival drumband ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi generasi muda, terutama para pelajar, untuk terus berkreasi dan meningkatkan semangat sportivitas. Meskipun ini adalah perlombaan, yang lebih penting adalah menjaga kebersamaan dan persatuan di antara kita,” ujar Mulyadi Irsan.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung pentingnya kegiatan positif di kalangan pelajar sebagai upaya pencegahan terhadap kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

“Kita harus terus memupuk semangat persaudaraan dan tanggung jawab, agar generasi muda Tanggamus bisa menghindari aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Mulyadi Irsan menjelaskan, Festival drumband ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai jenjang pendidikan, terdiri dari 11 tim TK/PAUD, 16 tim SD, dan 5 tim SMP. Para juri yang menilai berasal dari Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Provinsi Lampung, dengan harapan festival ini dapat menjadi tolak ukur pembinaan drumband di Kabupaten Tanggamus, serta persiapan menuju kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejurprov dan Kejurnas.

“Festival yang berlangsung selama dua hari ini, yakni pada 24 dan 25 Oktober 2024, menjadi ajang penting dalam membina dan mengembangkan bakat para siswa dalam bidang olahraga dan seni,” jelasnya.

Pj. Bupati berharap acara ini dapat berjalan lancar dan menciptakan suasana yang kondusif serta penuh semangat bagi seluruh peserta.

“Selamat bertanding dan semoga dapat mengukir prestasi terbaik. Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati, teruslah berusaha dan berkreasi,” tutupnya.

Penulis:Delta Ardiles

PRINGSEWU (HD) – Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar Negeri (UPT SDN) 3 Fajaresuk Kecamatan Pringsewu menjadi saksi berakhirnya masa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang dijalani oleh mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu. Setelah menjalani 40 hari penuh dengan berbagai aktivitas belajar dan praktik, hari ini Jum’at (11/10/2024) para mahasiswa tersebut secara resmi ditarik kembali ke kampus dalam acara pelepasan yang berlangsung khidmat.

Acara ini dihadiri oleh Kepala UPT SDN 3 Fajaresuk Zulaikha, S.Pd.SD, Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Muhammad Idris, M.Pd.I, Guru Pamong Siti Hasanah, S.Pd.SD, para dewan guru dan juga staf di lingkungan UPT SDN 3 Fajaresuk. Kehadiran mereka memberikan dukungan penuh terhadap mahasiswa yang telah menyelesaikan masa PPL.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Idris, M.Pd.I. mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada UPT SDN 3 Fajaresuk atas kesempatan yang telah diberikan kepada mahasiswa STIT Pringsewu untuk belajar dan berpraktek di lembaga pendidikan tersebut. Lebih lanjut alumni lulusan Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam UIN Raden Intan Lampung ini juga mengungkapkan harapannya agar kerjasama ini tidak hanya berhenti pada program PPL, tetapi dapat berkembang menjadi program magang atau bahkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang menawarkan kesempatan belajar yang lebih luas bagi mahasiswa dari berbagai program studi.

“Sebelum PPL mahasiswa sudah dibekali banyak teori pembelajaran yang kami berikan di kampus, dengan program PPL melalui praktik di UPT SDN 3 Fajaresuk ini, mereka bisa langsung terlibat dalam pembelajaran nyata. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga yang akan membekali mereka baik secara teoritis maupun praktis. Ini merupakan perwujudan kerjasama pendidikan sekolah dengan kampus,” ungkap Dr. Muhammad Idris.

Kepala UPT SDN 3 Fajaresuk, Zuliakha, S.Pd.SD, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada STIT Pringsewu melalui dosen pembimbing Dr. Muhammad Idris, M.Pd.I dan tiga mahasiswa PPL yaitu Friska Tri Anggraeni, Titin Komariah dan Yana Fauziyah atas kontribusi mereka dalam mendukung proses pembelajaran khususnya mata pelajaran keagamaan.

“Kerjasama ini sangat strategis bagi kedua belah pihak. Bagi kami, kehadiran mahasiswa PPL dari STIT Pringsewu memberikan dampak positif, terutama dalam memperkuat pembelajaran di bidang studi keagamaan. Di sisi lain, mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang bermanfaat untuk masa depan mereka sebagai calon pendidik. Kami berharap kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut di masa depan, dan apa yang dipelajari di sini dapat bermanfaat bagi mahasiswa dalam karier mereka,” ucapnya.

Perwakilan mahasiswa PPL, Friska Tri Anggraeni menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan. “Kami merasa bersyukur bisa menjalani PPL di UPT SDN 3 Fajaresuk. Selain meningkatkan kemampuan mengajar, kami juga belajar berinteraksi dengan siswa dan mempraktikkan langsung ilmu yang kami dapatkan di perkuliahan, terlebih rasa kekeluargaan yang erat sudah terjalin selama ini” ucap mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam ini sambil meneteskan air mata saat mewakili mahasiswa sambutan perpisahan.

Kerjasama antara STIT Pringsewu dan UPT SDN 3 Fajaresuk melalui program PPL ini diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin berkembang, sehingga memberikan manfaat bagi kedua institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang agama. Acara penarikan mahasiswa PPL diakhiri dengan foto bersama dan pemberian kenang-kenangan dari kampus kepada pihak UPT SDN 3 Fajaresuk sebagai simbol rasa terima kasih atas bimbingan dan pengalaman yang telah diberikan.

Sumber: M.idris

Pringsewu (HD)- Ketua pengurus Daerah ikatan wartawan online (IWO) kabupaten Pringsewu Delta Ardiles mengucapkan selamat hari guru sedunia.

Pada 5 Oktober, UNESCO menetapkan sebagai Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day. Tahun ini, Hari Guru Sedunia jatuh pada hari sabtu (5/10/2024).

Meskipun terdapat perbedaan tanggal dan makna perayaan, Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia sama-sama merayakan peran guru dalam mengembangkan pendidikan di seluruh dunia.

Melansir laman resmi Kemdikbud, tujuan peringatan Hari Guru Nasional adalah untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada guru atas dedikasi mereka dalam pembelajaran kepada peserta didik.

“Sedangkan Hari Guru Sedunia bertujuan untuk memusatkan perhatian atas kontribusi dan prestasi guru, juga untuk menyoroti keprihatinan serta prioritas guru dalam hal pendidikan,” tulis keterangan resmi Kemdikbud.

Menilik sejarahnya, peringatan Hari Guru Nasional bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 25 November 1945. Sebelumnya, pada tahun 1912, organisasi ini bernama PGHB (Persatuan Guru Hindia Belanda). Anggotanya berisikan kepala sekolah, guru desa, guru bantu, hingga perangkat sekolah lainnya.

Pada tahun 1932, PGHB mengubah namanya menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Pada saat itu, Belanda sebagai negara penjajah, tidak menerima unsur nama “Indonesia” dalam PGI karena dianggap sebagai sebuah ancaman untuk mereka. Dengan merubah namanya, PGI menjadi semakin nasionalis dan perjuangan kemerdekaan Indonesia semakin kuat bersama guru.

Pada jaman penjajahan Jepang, PGI dilarang untuk melakukan aktivitas. Tidak lama setelah proklamasi kemerdekaan, PGI menggelar Kongres Guru Indonesia yang pertama di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 24 – 25 November 1945.

Kongres tersebut membuahkan hasil, salah satunya adalah menghapuskan perbedaan suku, ras, agama, politik, dan lainnya agar bergabung menjadi Indonesia seutuhnya dalam wadah PGRI. Akhirnya, melalui Keputusan Presiden No. 8 Tahun 1994 ditetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional.

Sedangkan sejarah Hari Guru Sedunia diresmikan oleh UNESCO untuk memperingati penandatanganan rekomendasi Organisasi Buruh Internasional (ILO)/Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) mengenai status guru di tahun 1966.

Rekomendasi dari ILO/UNESCO tersebut menjadi tolak ukur terkait hak dan tanggung jawab, standar untuk persiapan awal serta pendidikan lanjutan, perekrutan, pekerjaan, dan kondisi belajar mengajar bagi guru.

Rekomendasi tersebut juga memberikan guru di seluruh dunia sebuah instrumen yang mendefinisikan tanggung jawab dan menegaskan hak-hak mereka.

Meski rekomendasi tersebut sudah diterbitkan sejak tahun 1966, namun UNESCO baru menetapkan tanggal 5 Oktober sebagai Hari Guru Sedunia pada tahun 1994.

Hari Guru Nasional tidak hanya diperingati di Indonesia. Beberapa negara lain juga memeringatinya pada waktu tertentu sesuai dengan peringatan sejarah pendidikan mereka masing-masing.

“Selamat Hari Guru sedunia”

Semoga semangatmu guru selalu berkobar dalam mendidik generasi penerus”

Penulis : Delta ardiles

INDRALAYA (HD) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Ogan Ilir Sayadi S.Sos M.Si melepas bendera start Lomba Gerak Jalan tingkat pelajar dan umum.

Kegiatan dilakukan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024 yang dimulai dari depan SMA I Indralaya, Senin (12/08/2024).

Saat melepas bendera start, Kadisdikbud Kabupaten Ogan Ilir berpesan agar peserta tetap bersemangat dan menjaga ketertiban lalu lintas.

“Tetap bersemangat, selamat bertanding dan jaga kesehatan,” ungkapnya.

Menurut Sayadi, kegiatan ini untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-79 menjadi suatu bukti cinta kita pada tanah air, sekaligus menumbuhkan rasa Nasionalisme dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Lomba gerak jalan juga melatih kekompakan dan kreatifitas dalam memunculkan keunikan yang membedakan team kita dengan yang lainnya, sehingga kontribusi peserta sangat berdampak dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia,” tuturnya.

Lomba gerak jalan ini terdiri dari dua kategori yakni Lomba Gerak Jalan Tingkat Pelajar Se-Kabupaten Ogan Ilir yang diikuti dari tingkat SD, SMP dan SMA dan Lomba Gerak Jalan Tingkat umum se-Kabupaten Ogan Ilir termasuk OPD dan Instansi Vertikal. (Ardi)

Ogan Ilir (HD)- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir Sayadi apresiasi kepada siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pemulutan Selatan, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, atas keberhasilan mereka dalam kegiatan Panen Karya Kearifan Lokal sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sekaligus pelepasan siswa kelas IX.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi, menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi siswa SMPN 1 Pemulutan Selatan. Dalam sambutannya, Sayadi mengapresiasi kegiatan P5 Panen Karya Kearifan Lokal yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka. Ia juga mengucapkan selamat kepada siswa kelas IX yang telah lulus dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK.

“Saya selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OI mengapresiasi P5 Panen Karya Kearifan Lokal siswa SMPN 1 Pemulutan Selatan, karena itu bagian dari kurikulum merdeka. Selamat dan sukses kepada siswa kelas IX yang lulus untuk melanjutkan ke SMA/SMK,” ujar Sayadi,

Kepala SMPN 1 Pemulutan Selatan, Rahmanisawati, menjelaskan, acara terbagi dalam dua sesi: Panen Karya Kearifan Lokal dan Pelepasan Siswa Kelas IX. Kegiatan ini tidak hanya sebagai perwujudan syukur tetapi juga sebagai implementasi dari kurikulum merdeka.

“Panen Karya yang dilakukan oleh seluruh siswa/siswi kelas VII dan Pelepasan Siswa/Siswi Kelas IX, khususnya dalam rangka silaturahmi dan berbagi kasih kepada orang tua dan guru. Ini merupakan perwujudan implementasi kurikulum merdeka,” kata Rahmanisawati.

Rahmanisawati menekankan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat yang diharapkan dapat terus tumbuh dalam diri para siswa. Ia berharap agar siswa-siswi dapat terus berproses dan belajar, terutama dalam dunia pendidikan.

“Inilah projek kami, belajar sepanjang hayat, belajar sepanjang hidup, dan kami akan terus berproses serta belajar, terutama di dunia pendidikan,” harap Rahmanisawati.

Kegiatan Panen Karya Kearifan Lokal dan pelepasan siswa kelas IX di SMPN 1 Pemulutan Selatan merupakan bukti nyata dari komitmen sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dan memperkuat profil pelajar Pancasila. Dengan apresiasi dari Disdikbud Ogan Ilir, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan. (Ardi)

Ogan Ilir, HD – SMA Negeri 1 Tanjung Raja , Kabupaten Ogan Ilir menggelar acara doa bersama dan tasyakuran dalam rangka pelepasan siswa-siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2023/2024. Rabu (08/05/2024).

Acara tasyakuran dan doa pelepasan siswa kelas 12 tahun pelajaran 2023-2024 ini turut juga hadir Pengurus Komite, Dewan Guru, Wakil Wali Siswa, dan seluruh Siswa/Siswi SMA Negeri 1 Tanjung Raja.

Kegiatan tersebut diisi dengan beberapa acara seperti pembacaan Yasin bersama, kata sambutan perwakilan dari siswa, kata sambutan perwakilan dari wali siswa, kata sambutan dari Kepala SMAN 1 Tanjung Raja dan pembacaan Do’a.

Kepala SMAN 1 Tanjung Raja, Dra. Sutinawati, M.Si saat diwawancarai seusai acara mengungkapkan, gelaran tasyakuran dan pelepasan ini dikhususkan untuk anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun.

“Kemarin sudah pengumuman, dan Alhamdulillah anak-anak semua lulus 100 persen, dengan jumlah 234 siswa,” ungkap Sutinawati.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMAN 1 Tanjung Raja juga tidak lupa memberikan ucapan selamat dan memberikan pesan kepada anak-anaknya yang telah dinyatakan lulus.

“Tetaplah menjadi Bintang yang paling terang diantara Bintang yang yang terang setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Tanjung Raja ini,” harapnya.

Kepala SMAN 1 Tanjung Raja, Dra. Sutinawati, M.Si juga mendoakan, kepada anak-anak yang lulus ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

“Selamat kepada siswa-siswi kami kelas XII. Semoga sukses, terus belajar ke jenjang berikutnya. Amalkan dan ambil kebaikan-kebaikan yang kalian dapatkan di SMA Negeri 1 Tanjung Raja ini, terus mengukir prestasi di tingkat selanjutnya,” ucap Sutinawati penuh haru

Pada acara tasyakuran kelulusan siswa kelas XII SMAN 1 Tanjung Raja ini, salah seorang siswa menampilkan keahliannnya dalam bernyanyi dengan berduet bersama Kepala SMAN 1 Tanjung Raja, Sutinawati.

Saat Kepala SMAN 1 Tanjung Raja bernyanyi bersama salah satu siswanya menyanyikan lagu berjudul “Nasib Badan”, sontak membuat sejumlah tamu undangan meneteskan air mata.

Acara tasyakuran kelulusan siswa kelas XII SMAN 1 Tanjung Raja ini, diakhiri dengan acara salam-salaman antara siswa dengan para guru serta orang tua yang hadir.

Sementara itu, salah satu dari orang tua siswa dan juga Komite sekolah yang mengikuti tasyakuran dan pelepasan di SMAN 1 Tanjung Raja, Muhammad Iqbal mengungkapkan, hendaknya anak-anak ini bisa menjadi bintang penerang diantara terangnya bintang.

“Kami sebagai orang tua siswa mengucapkan terima kasih, atas bimbingan kepala sekolah beserta guru SMAN 1 Tanjung Raja, hingga anak kami saat ini sudah diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya,” ucapnya.

Untuk diketahui, pada kelulusan tahun 2024 ini, SMAN 1 Tanjung Raja berhasil meloloskan siswanya di sejumlah perguruan tinggi baik ada di Provinsi Sumatera Selatan maupun luar Sumatera Selatan.

Antara lain, di Universitas Sriwijaya atau Unsri sebanyak 13 orang, 1 orang Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Jurusan Arsitektur Landscape.

Lalu, ada pula siswa yang lulus di Universitas Negeri Padang di jurusan manajemen pajak. Jurusan manajemen di Universitas Babel.

Kemudian, dua orang di Politeknik Sriwijaya jurusan teknik mesin dan akuntansi sektor publik, sembilan orang di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. (Ardi)

Jakarta, HD– Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) menggelar Launching Nasional KMHDI Mengajar, pada Minggu, 05/05/2024, bertempat di Aula Auditorium Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta.

Ada yang berbeda dari Program “KMHDI Mengajar” Tahun 2024 ini, yaitu pelaksanaannya serentak di 100 desa di 50 Kota/Kabupaten di 22 Provinsi.

Ketua Umum PP KMHDI yaitu I Wayan Darmawan menyampaikan KMHDI Mengajar telah menjadi program nasional yang rutin dilaksanakan sejak tahun 2017. Untuk tahun 2024 ini secara khusus mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Yang Inklusif”.

Darmawan mengungkapkan KMHDI adalah organisasi mahasiswa Hindu yang meyakini pendidikan adalah pilar utama untuk mewujudkan indonesia Emas 2045.

“Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, kami meyakini pendidikan adalah pilar utama yang harus terus diperjuangkan agar pendidikan yang inklusif bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat”, ungkapnya.

Darmawan menambahkan bahwa melalui program KMHDI Mengajar, para kader turun ke tengah anak anak Hindu, kususnya mereka yang berada di daerah tertinggal, terbelakang dan terluar (3T).

“Saya mengajak kader KMHDI dan mahasiswa Hindu untuk ikut berkontribusi bagi kemajuan SDM Hindu, hadir menyebarkan semangat, menyebarkan informasi ke desa-desa Hindu yang jauh dari sentuhan program pemerintah terutama di daerah tertinggal, terbelakang dan terluar, untuk memberikan dukungan moril dan akses informasi bagi generasi muda Hindu, agar mereka mampu menggantungkan dan dapat menggapai mimpinya yang lebih tinggi”, ujar Darmawan.

Sementara itu Ketua Panitia acara yang juga merupakan Ketua Departemen Sosial Masyarakat PP KMHDI yaitu Wayan Ardi Adnyana mengungkapkan kepada media bahwa program ini untuk mendorong peran kader KMHDI dan mahasiswa Hindu dalam hal pendidikan dan pelibatan generasi muda, dengan dukungan dari Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama, Kementerian PPPA, beserta stakeholder lainnya.

“KMHDI Mengajar sebagai pemantik atau pemancing agar para mahasiswa Hindu semangat meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat, khususnya bidang pendidikan, ini merupakan momentum penyatuan pikiran dari KMHDI, pemerintah, dan stakeholder terkait”, pungkas Adnyana.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama yaitu Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si., menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada KMHDI yang secara konsisten melaksanakan program KMHDI Mengajar, yang menurutnya program ini ibarat lentera yang sangat bermanfaat untuk menembus kegelapan.

“Gerakan KMHDI Mengajar ibarat sebuah lentera, yang semangat dan cahaya-cahayanya bisa menembus kegelapan, semangat itu lebih penting dari materi, pemberian/sumbangan pengetahuan menurut ajaran suci Hindu merupakan punia atau yadnya yang utama”, ujar Prof. Duija.

Pada kesempatan tersebut Prof. Duija juga menyiarkan bahwa Ditjen Bimas Hindu telah melaunching Pendidikan Widyalaya (seperti halnya madrasah), selain itu sebentar lagi di tanah Jawa yaitu di Klaten akan diresmikan perguruan tinggi negeri Hindu. Sehingga umat Hindu lengkap memiliki pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yaitu Titi Eko Rahayu dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan KMHDI Mengajar yang akan dilaksanakan secara serentak di 22 Provinsi.

“Launching KMHDI Mengajar merupakan bentuk dari program merdeka belajar, tentu kami sangat mengapresiasi program ini dan berharap program ini terus berlanjut” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu para Pejabat dari Kementerian PPPA dan Kemenag, pimpinan lembaga/organisasi keumatan Hindu diantaranya PHDI, Peradah, ICHI, Pemuda Majapahit, tampak hadir juga Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, serta perwakilan dari berbagai unsur dan tokoh lintas agama. (Dewa).

Blitar, HD– Terdapat 454 orang siswa Hindu SMP, SMA, dan SMK secara bersama-sama, kompak, dan solid mengikuti kegiatan pasraman kilat yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu (MGMP PAH) se-Blitar Raya bertempat di gedung UPT SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar pada tanggal 22-24 Maret 2024.

Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Pasraman Kilat Kita Tingkatkan Srada untuk Mencapai Sat Cit Ananda”, mengikutsertakan 323 orang siswa SMP dan 131 orang siswa SMA/SMK. Berasal dari 30 sekolah tingkat SMP dan 15 sekolah tingkat SMA/SMK, yang berada di wilayah Kabupaten Blitar dan Kota Blitar.

Saat diwawancarai oleh wartawan Harian Diksi pada Jumat, (29/04/2024), Candra Bagus Wijaksono yaitu salah seorang guru Agama Hindu pada sebuah SMP Negeri di Kabupaten Blitar mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Saat bulan Ramadhan atau bulan puasa, siswa yg beragama Islam melaksanakan kegiatan Pondhok Ramadhan, nah kami guru-guru PAH sepakat untuk solidaritas siswa Hindu melaksanakan kegiatan Pasraman Kilat, kegiatan menginap selama 3 hari 2 malam”, ujar Candra.

Ia menambahkan acara seperti ini, awalnya bentuknya kegiatan relegi camp, namun karena setiap tahun pesertanya terus bertambah, maka kini menggunakan fasilitas gedung sekolah. Tahun 2024 ini difasilitasi oleh Kepala UPT SMPN 1 Talun beserta jajarannya.

Tujuan kegiatan pasraman kilat, selain merupakan bentuk praktik toleransi antar umat beragama oleh siswa Hindu, juga sebagai ajang simakrama membangun solidaritas siswa-siswi Hindu yang ada di wilayah Blitar Raya.

“Kegiatan yang terpusat seperti pasraman kilat ini sangat efektif bagi kami para guru di Blitar. Karena keterbatasan jumlah guru, banyak diantara guru-guru yang bernaung dalam wadah MGMP PAH SMP Kabupaten dan Kota Blitar maupun MGMP PAH SMA/SMK Kabupaten dan Kota Blitar, mengajar di beberapa sekolah” sambungnya.

Candra juga menjelaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, diisi dengan berbagai materi terkait upaya peningkatan sradha bakti siswa termasuk juga ada materi motivasi. Pada malam kedua, digelar malam keakraban yang dirangkai pentas seni budaya, menampilkan kearifan lokal Hindu Nusantara dari tanah Jawa.

Pasraman Kilat Tahun 2024 bagi siswa Hindu di Blitar Raya mendapat dukungan penuh dari pemerintah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar yaitu drh. Adi Andaka, M.Si. yang sekaligus membuka acara, didampingi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Blitar, serta Kepala UPT SMPN 1 Talun yaitu Bapak Gunawan Wibhisono, S.Pd., M.M.

Turut hadir pula Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) PHDI Kabupaten dan Kota Blitar yaitu Bapak Lestari, Bapak Mursalim, M.Pd. selaku Pengawas Pendidikan Agama Hindu Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, serta puluhan tokoh masyarakat dan pemuka umat. (Dewa)

Amlapura Bali, HD– SMAN 1 Amlapura menjadi sorotan dan menjadi kebanggaan masyarakat Bali, karena sekolah yang beralamat di Jalan Ngurah Rai Kabupaten Karangasem ini berhasil menghantarkan 86 siswanya Lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang diumumkan serentak oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada Selasa, (26/03/2024).

Kepala SMA Negeri 1 Amlapura, Drs. I Ketut Marta Ariana,M.Pd.H pada Rabu, 27/03/2024 menyampaikan kepada wartawan Harian Diksi bahwa taktik jitu “baju prestasi” yang terus dikembangkan di SMA Negeri 1 Amlapura (Smansapura) membuahkan hasil positif.

Alhasil, 86 siswanya berhasil lolos pada perguruan tinggi negeri jalur SNBP. Bahkan 7 orang di antaranya diterima pada Fakultas Kedokteran, yang terdiri dari 3 orang Pendidikan Dokter Universitas Udayana, 1 orang Pendidikan Dokter Universitas Pendidikan Ganesha, dan 3 orang pada Kedokteran Gigi Universitas Udayana.

Selain kedokteran, kebanggan juga dirasakan keluarga Smansapura karena salah seorang siswanya yaitu Ni Nyoman Ratna Puspita Arsa Putri diterima pada Jurusan Agroteknologi Universitas Brawijaya, Malang.

Ketut Marta menambahkan bahwa merupakan kebanggan bagi keluarga SMAN 1 Amlapura, masyarakat Karangasem, maupub warga Bali karena jumlah siswa yang lolos SNBP tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023.

Tahun lalu siswa yang lolos jalur SNBP adalah 73 siswa, sedangkan tahun 2024 ini berdasarkan data sementara Tim Bimbingan Konseling sekolah mencapai 86 siswa. Mayoritas siswa Smansa lolos SNBP pada Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha, dan Politeknik Negeri Bali.

“Kami terus berupaya mengembangkan minat, bakat, dan potensi siswa agar meraih prestasi. Untuk menggaransi siswa lolos SNBP, salah satu syaratnya adalah prestasi siswa dalam beragam lomba. Kami memacu semangat siswa dan guru pembina untuk itu,” ungkap Ketut Marta.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Amlapura yaitu Dwi Mega Wirawan, S.Pd., M. Pd., yang mendampingi Kepsek mengungkapkan, Bapres (Baju Prestasi) adalah langkah jitu peningkatan prestasi siswa.

“Bapak kepala sekolah membuat program Bapres. Jadi, siswa yang berprestasi dalam lomba atau kegiatan tertentu akan diberikan baju berprestasi. Ternyata pemberian baju prestasi ini berdampak besar. Terbukti prestasi semakin meningkat,” ungkapnya. (Dewa)

Way Kanan, HD– Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M menghadiri Pembukaan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru D3 Akuntansi dan S1 Ilmu Komputer PSDKU Unila Way Kanan Tahun 2024, di PSDKU Unila Way Kanan, Senin (26/02/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Adipati menyampaikan bahwa salah satu masalah utama dalam pendidikan tinggi di Kabupaten Way Kanan adalah keterbatasan akses pendidikan, dimana banyak lulusan jenjang menengah atas tidak dapat mengakses pendidikan berkualitas karena jarak yang jauh, transportasi yang terbatas, dan fasilitas yang minim. Kesenjangan antara daerah perkantoran dan pedesaan dalam hal akses dan kualitas pendidikan masih menjadi masalah serius. Sehingga perlu dilakukan solusi lebih lanjut di daerah pedesaan untuk menyamakan peluang pendidikan bagi semua anak.

“Pemkab Way Kanan dengan visi Unggul dan Sejahtera, berdasarkan Misi yang ketiga yakni meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan kompetensi SDM daerah senantiasa berupaya agar mencapai visi dan misi tersebut. Untuk itu, terlaksananya PSDKU Unila Way Kanan ini adalah salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan akses pendidikan bagi anak yang tinggal di pedesaan sehingga tetap bisa kuliah tanpa ada kesenjangan”, ujar Bupati Adipati.

Prodi Akuntansi adalah prodi yang menarik dan menjanjikan di dunia bisnis dan keuangan, karena prodi akuntansi menawarkan prospek karier yang luas dan beragam. Sedangkan Prodi Ilmu Komputer adalah prodi yang identic dengan computer programming. Mahasiswa akan dibekali keterampilan menyusun algoritma dan programming untuk mengembangkan sebuah aplikasi maupun sistem perangkat lunak.

“Besar harapan Saya bagi masyarakat Way Kanan, utamanya putra putri daerah yang tinggal di Bumi Ramik Ragom ini bisa mengikuti seleksi PMB PSDKU Unila Kampus Way Kanan. Putra putri daerah yang sekarang berada dalam kategori Gen Z adalah penerus dari generasi milenial dan akan menjadi kunci keberhasilan di masa depan”, lanjutnya.

Bupati Penerima Penghargaan Manggala Karya Kencana tersebut juga mengajak dewan guru dan kepala sekolah agar terus mendorong peserta didiknya melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Dan kepada seluruh peserta didik kelas XII, agar mempersiapkan masa depan dengan baik-baiknya dan jangan ragu untuk bergabung bersama PSDKU Unila Kampus Way Kanan guna memperluas pengetahuan, relasi, keterampilan dan menambah wawasan baru yang dimiliki serta menyiapkan peluang karier di masa yang akan datang. (Rido)