Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pesibar ke-11, di ruang rapat Sekda Lantai 3 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Rabu (17/4/2024).

Rapat yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi, S.Pd., M.M., tersebut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P., dan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Gunawan, M.Si., serta diikuti para kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan forkopimda Pesibar.

Dalam rapat tersebut Asisten I Audi Marpi mengatakan dalam rangka menyambut HUT Pesibar ke-11, Pemkab Pesibar dijadwalkan akan melangsungkan beberapa agenda kegiatan. “Mulai dari upacara peringatan HUT, sidang paripurna, ramah tanah, Halal bi Halal, hingga agenda kegiatan yang bersifat untuk memeriahkan momen peringatan HUT Pesibar tahun ini,” ungkap Asisten I Audi Marpi.

Sebab itu, Asisten I Audi Marpi meminta agar jajarannya segera melakukan persiapan-persiapan guna mematangkan rencana pelaksanaan agenda penting tersebut. “Mulai dari Bagian-Bagian di sekretariat Pemkab, OPD, dan Sekretariat DPRD diharapkan untuk segera melakukan persiapan dan jalin komunikasi, serta kerjasama yang baik untuk mensukseskan peringatan HUT Pesibar,” jelas Asisten I Audi Marpi.

Masih kata Asisten I Audi Marpi, dalam kegiatan peringatan HUT Pesibar kali ini, hanya akan diselingi satu kegiatan perlombaan yaitu lomba masak Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar. “Tahun ini peringatan HUT Pesibar hanya akan menggelar lomba masak oleh TP-PKK,” pungkas Asisten I Audi Marpi.

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD – Pj. Sekda Pesisir Barat (Pesibar), Drs. Jon Edwar, M.Pd., memimpin secara langsung apel pagi perdana pasca libur hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, di halaman komplek perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa(16/4/2024).

Bertindak langsung sebagai pembina apel, Pj. Sekda Pesisir Barat (Pesibar), Drs. Jon Edwar, M.Pd., Pemimpin Apel dari bagian Dinas Pemuda Olahraga (DISPORA) Pesibar, dan diikuti Peserta Apel terdiri dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pesibar.

Atasnama Pemkab Pesibar, Pj. Sekda Jon Edwar mengawali sambutannya dengan ucapan Minal Aidin Walfaidzin mohon maaf lahir bathin terhadap seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Pesisir Barat, saya menyampaikan permintaan maaf atas segala kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” tutur Pj. Sekda Jon Edwar.

Selanjutnya, Pj. Sekda Jon Edwar berharap kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pesibar untuk terus meningkatkan kedisiplinan, baik disiplin waktu, disiplin kerja dan disiplin dalam segala bentuk kegiatan.

“Kepada para seluruh pegawai, ASN dan TKD, mari kita bersama-sama untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar semakin baik, semakin responsif dan memuaskan dalam rangka mendukung pembangunan di Pesibar,” pungkas Pj. Sekda Jon Edwar.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan saling berjabat tangan antar ASN dan TKD di lingkungan Pemkab Pesibar.

(Rizky/red)

Pesisir Barat, HD – Peratin Sumber Agung Zaili mengadakan kegiatan Halal Bihalal di hari pertama masuk kerja usai Libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah yang berlangsung setelah apel pagi di Pekon Sumber Agung kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat. Selasa (16 04/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri Peratin Sumber Agung Zaili, Sekertaris Pekon Acep seluruh perangkat Pekon Sumber Agung, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT, RW, Dan Linmas Pekon Sumber Agung.

Dalam kesempatan ini Peratin Sumber Agung Zaili mengatakan,” halal bihalal pasca Idul Fitri merupakan bagian dalam merawat kebersamaan aparatur dan staf perangkat desa bersama unsur lain sebagai penggerak pemerintah Pekon. “Alhamdulillah, setalah libur Hari Raya Idul Fitri ini kami adakan acara halal bihalal untuk memperkuat kekeluargaan dan merawat seluruh pegawai yang ada di desa kami,” ucap Zaili

Dirinya berharap agar usai Hari Raya Idul Fitri ini seluruh perangkat Pekon dapat lebih kompak dan semangat dalam meningkatkan kinerja guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mari kita tinggalkan segala hal yang tidak baik di tahun lalu, ganti dengan hal-hal baik di tahun ini dan kita bersama menyatu dalam menjalankan program pembangunan Pekon Sumber Agung” ungkapnya.

Usai apel pertama masuk kerja aparatur Pekon Sumber Agung di tutup dengan Doa dan bersalaman.

(Rizky A Sony)

 

Pesisir Barat – Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), menjadikan kegiatan Memalam Pitu Likokh sebagai agenda rutin tahunan yang digelar setiap malam ke 27 Ramadhan.

Kegiatan yang merupakan sebagai salah satu wujud upaya Dewan Kesenian Pesibar menjaga dan melestarikan budaya asli Pesibar tersebut, dijadwalkan akan berlangsung pada, Sabtu (6/4/2024) bulan depan serentak di 121 Pekon se-Pesibar.

Ketua Dewan Kesenian Pesibar, Septi Istiqlal, mengatakan bahwa pada Ramadhan 1445 Hijriah Tahun 2024, pihaknya bersama Pemkab Pesibar bakal kembali menggelar tradisi Memalam Pitu Likokh. “Untuk itu kami mengimbau seluruh masyarakat Pesibar tanpa terkecuali, untuk bisa membakar susunan batok kelapa yang menjulang dengan tinggi hingga 2 Meter atau lebih setelah selesainya sholat tarawih,” tutur Ketua Dewan Kesenian Pesibar Septi.

Ketua Dewan Kesenian Pesibar Septi Istiqlal menerangkan, puncak kegiatan tersebut rencananya akan dihelat di Halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar dengan rangkaian kegiatan lomba pawai obor, lomba bedug, dan lomba video Memalam Pitu Likokh. “Namun sebelumnya diawali dengan membakar batok kelapa di 121 Pekon disetiap halaman rumah warga secara serentak pada malam ke-27 Ramadhan atau pada Sabtu 6 April 2024 pada pukul 21.00 WIB mendatang,” terang Ketua Dewan Kesenian Pesibar Septi Istiqlal.

Sebagai warisan kebudayaan turun temurun yang memiliki makna besar, Ketua Dewan Kesenian Pesibar Septi Istiqlal berharap, agar kegiatan tersebut dapat disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat serta berlangsung meriah. “Semoga kegiatan tersebut nantinya menjadi suatu keberkahan bagi masyarakat Pesibar melalui terjalinnya silaturahmi yang erat,” pungkas Ketua Dewan Kesenian Pesibar Septi Istiqlal.

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD –  Bupati – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., – A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1445, di Masjid Baiturrohim Pekon Negeri Ratu Kecamatan Pesisir Utara, Senin (25/3/2024).

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Ketua I TP-PKK Pesibar, Yulnawati Zulqoini, Ketua II TP-PKK Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., penceramah Ustad Yamin Majdi, para Kepala Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, Peratin se-Kacamatan Pesisir Utara, serta para majelis taklim setempat.

Kegiatan tersebut diwarnai dengan penyerahan bantuan untuk 22 marbot dan Masjid Baiturrohim Pekon setempat.

Bupati Agus Istiqlal dalam acara tersebut mengatakan bahwa bulan Suci Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan spritual masyarakat sebagai ummat Islam, sehingga mampu memberikan makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah- langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid, serta berprinsip hanya karena Allah SWT, manusia yang mempunyai kecerdasan spritual akan memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya, mampu mengatasi masalah yang dihadapinya dengan solusi cemerlang sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya serta menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain.

“Dalam momen ini pula kita dianjurkan untuk selalu peduli terhadap keadaan kehidupan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang berada disekeliling kita. Kepedulian sosial merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, yang pada intinya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab mendorong lahirnya kepedulian dalam ruang lingkup yang luas baik dalam keluarga, tetangga dan masyarakat,” tutur Bupati Agus Istiqlal.

Lebih jelas Bupati Agus Istiqlal menerangkan, kebiasaan berbagi dan berempati akan melahirkan sikap saling kenal mengenal, menjalin keakraban, tolong menolong, saling membantu dan memudahkan untuk mendeteksi jika keluarga dan tetangga kesusahan dan kesedihan. “Dengan demikian akan terbentuk ruang lingkup kepedulian sosial yang senantiasa menjunjung tinggi ukhuwah yang utuh tanpa ada sekat suku, bangsa, dan agama,” lanjut Bupati Agus Istiqlal.

Selain itu, Bupati Agus Istiqlal juga mengatakan bulan suci Ramadhan bisa disebut sebagai bulan silaturrahmi karena didalamnya terdapat momen dan jalinan kebersamaan antar sesama muslim seperti dalam ibadah shalat tarawih berjamaah, shalat witir berjamaah, dan ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama. “Sehingga makna silaturrahmi yang dilakukan pada Ramadhan, selain akan menumbuhkan semangat sosial dengan ikatan spritual, juga akan menumbuhkan kepuasan batin bahwa kehidupan bersama harus tetap di jaga, dipupuki, distimulasi, dan dikembangkan dalam ekspresi keberagamaan,” jelas Bupati Agus Istiqlal.

“Dalam rangka implementasi nilai itulah maka Pemkab Pesibar melalui tim Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk sikap dan peran pemerintah dalam membangun tali silaturrahmi antar sesama, khususnya sesama umat muslim di Pesibar,” imbuh Bupati Agus Istiqlal.

Masih kata Bupati Agus Istiqlal, secara fungsional kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi salah satu perekat atau ukhuwah antara pemerintah selaku umara dengan ulama dan masyarakat. “Sedangkan secara substansi kegiatan ini juga merupakan wadah komunikasi melalui penyampaian pesan- pesan agama lewat tausyiyah dan arahan pemerintah daerah kepada masyarakat ditiap-tiap masjid yang dikunjungi,” pungkas Bupati Agus Istiqlal.

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD – Sesuai namanya, Tujuh Likhor yang berarti angka (27), masyarakat Negeri Ratu kecamatan Ngambur Pesisir Barat meyakini malam tujuh Likhor adalah malam Lailatul Qadar pada bulan ramadhan.

Malam ke-27 Ramadhan 1445 Hijriah masuk pada tanggal 6-7 April 2024. Meskipun mereka meyakini malam itu ada di hari ke-27, acara menyambut Lailatul Qadar telah dilaksanakan sejak 10 terakhir puasa Ramadhan.

Saat di konfirmasi Hazairin Abi SH, APDESI Kecamatan Ngambur Peratin Pekon Negeri Ratu Di kediaman Mengatakan,  Teradisi adat istiadat dari zaman nenek moyang terdahulu,  sekitar tahun 1995 sampai sekarang, yang hampir  punah dikarenakan zaman kemajuan ada Listrik ini maka nya mulai tahun ini akan di tegakkan kembali, “Membakar Undam Kelapa Di Hadapan Lamban”. ucapnya

Membakar Undam Kelapa Di Hadapan Lamban artinya, Membakar Cangkang Kelapa kering yang di bolongi dan di beri sumbu seperti obor api agar bisa menerangi di halaman depan rumah. Ucapnya

Dan rencana nya nanti pas malam Tujuh Likhor (27) sekitar tanggal 6-7  April akan di adakan Zoom bersama pak camat Ngambur dengan pemerintah pekon Negeri Ratu,  bersama tokoh masrakat , dan tokoh adat , tokoh agama , dan pemuda, akan melestarikan kembali adanya Teradisi Nenek moyang terdahulu yang hampir punah, tepat nya malam Tujuh Likhor di malam ke 27 ramadan 1445 hijriah nanti.

Dan mudah mudahan sedikit demi sedikit kita akan gerakkan kembali adat mamalam Tujuh  Likhor ini akan di lestarikan kembali. Pungkasnya Hazairin Abi.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, HD –  Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., – A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1445 Hijriah tingkat Provinsi Lampung dan kabupaten yang digelar di Masjid Nurul Iman Pekon Biha Kecamatan Pesisir Selatan, Kamis (21/3/2024).

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Dr. H. Senen Mustakim, M.Si., Ketua Tim 3 Safari Ramadhan Provinsi Lampung, Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kepala Bidang Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Polda Lampung, Kombes. Pol. Arif Rifai, dan Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Kombes. Pol. Erik Ferdinand, S.IK., M.Si.

Selain itu tampak hadir juga Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Septi Istiqlal, Ketua I TP-PKK Pesibar, Yulnawati Zulqoini, penceramah Ustad, H. Suparman Abdul Karim, para Kepala Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, Camat Pesisir Selatan, Mirton Setiawan, S.Pd., M.M., dan peratin se-Pesisir Selatan, serta para majelis taklim setempat.

Bupati Agus Istiqlal dalam acara tersebut mengatakan bahwa bulan Suci Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan spritual masyarakat sebagai ummat Islam, sehingga mampu memberikan makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah- langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid, serta berprinsip hanya karena Allah SWT, manusia yang mempunyai kecerdasan spritual akan memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya, mampu mengatasi masalah yang dihadapinya dengan solusi cemerlang sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya serta menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain.

“Dalam momen ini pula kita dianjurkan untuk selalu peduli terhadap keadaan kehidupan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang berada disekeliling kita. Kepedulian sosial merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, yang pada intinya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab mendorong lahirnya kepedulian dalam ruang lingkup yang luas baik dalam keluarga, tetangga dan masyarakat,” tutur Bupati Agus Istiqlal.

Lebih jelas Bupati Agus Istiqlal menerangkan, kebiasaan berbagi dan berempati akan melahirkan sikap saling kenal mengenal, menjalin keakraban, tolong menolong, saling membantu dan memudahkan untuk mendeteksi jika keluarga dan tetangga kesusahan dan kesedihan. “Dengan demikian akan terbentuk ruang lingkup kepedulian sosial yang senantiasa menjunjung tinggi ukhuwah yang utuh tanpa ada sekat suku, bangsa, dan agama,” lanjut Bupati Agus Istiqlal.

Selain itu, Bupati Agus Istiqlal juga mengatakan bulan suci Ramadhan bisa disebut sebagai bulan silaturrahmi karena didalamnya terdapat momen dan jalinan kebersamaan antar sesama muslim seperti dalam ibadah shalat tarawih berjamaah, shalat witir berjamaah, dan ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama. “Sehingga makna silaturrahmi yang dilakukan pada Ramadhan, selain akan menumbuhkan semangat sosial dengan ikatan spritual, juga akan menumbuhkan kepuasan batin bahwa kehidupan bersama harus tetap di jaga, dipupuki, distimulasi, dan dikembangkan dalam ekspresi keberagamaan,” jelas Bupati Agus Istiqlal.

“Dalam rangka implementasi nilai itulah maka Pemkab Pesibar melalui tim Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk sikap dan peran pemerintah dalam membangun tali silaturrahmi antar sesama, khususnya sesama umat muslim di Pesibar,” imbuh Bupati Agus Istiqlal.

Masih kata Bupati Agus Istiqlal, secara fungsional kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi salah satu perekat atau ukhuwah antara pemerintah selaku umara dengan ulama dan masyarakat. “Sedangkan secara substansi kegiatan ini juga merupakan wadah komunikasi melalui penyampaian pesan- pesan agama lewat tausyiyah dan arahan pemerintah daerah kepada masyarakat ditiap-tiap masjid yang dikunjungi,” pungkas Bupati Agus Istiqlal.

Sementara itu Ketua Tim 3 Safari Ramadhan Provinsi Lampung yang disampaikan Kombes. Pol. Arif Rifai menerangkan bahwa, melalui giat safari ramadhan menjadi sarana memperkuat ikatan silaturahmi dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. “Mari kita sambut dan jalankan bulan suci ramadhan yang sakral ini dengan hati yang lapang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” kata Kombes. Pol. Arif Rifai.

Menurut Kombes. Pol. Arif Rifai Provinsi Lampung baru saja memperingati hari jadinya ke-60, diharapkan Provinsi Lampung terus mengalami kemajuan melalui berbagai transformasinya diberbagai bidang dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Lampung hingga terwujudnya Lampung Berjaya. “Pencapaian Provinsi Lampung saat ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat Lampung dan semangat gotong royong semua pihak. Untuk itu atasnama Pemprov Lampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas komitmen dan dedikasi berbagai pihak dalam memajukan Lampung secara bersama,” pungkas Kombes. Pol. Arif Rifai.

Sebelumnya dalam kegiatan tersebut dilangsungkan penyerahan bantuan untuk marbot dan Masjid setempat, dan santunan untuk anak-anak yatim

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD – Bupati -dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., – A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1445 Hijriah di Masjid Al-Kabariyah Pekon Way Suluh Kecamatan Krui Selatan, Rabu (20/3/2024).

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Septi Istiqlal, Ketua I TP-PKK Pesibar, Yulnawati Zulqoini, Ketua II TP-PKK Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., penceramah Ustad, Khotman Suarsa, para Kepala Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, camat, dan peratin, serta para majelis taklim setempat.

Bupati Agus Istiqlal dalam acara tersebut mengatakan bahwa bulan Suci Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan spritual masyarakat sebagai ummat Islam, sehingga mampu memberikan makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah- langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid, serta berprinsip hanya karena Allah SWT, manusia yang mempunyai kecerdasan spritual akan memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya, mampu mengatasi masalah yang dihadapinya dengan solusi cemerlang sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya serta menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain.

“Dalam momen ini pula kita dianjurkan untuk selalu peduli terhadap keadaan kehidupan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang berada disekeliling kita. Kepedulian sosial merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, yang pada intinya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab mendorong lahirnya kepedulian dalam ruang lingkup yang luas baik dalam keluarga, tetangga dan masyarakat,” tutur Bupati Agus Istiqlal.

Lebih jelas Bupati Agus Istiqlal menerangkan, kebiasaan berbagi dan berempati akan melahirkan sikap saling kenal mengenal, menjalin keakraban, tolong menolong, saling membantu dan memudahkan untuk mendeteksi jika keluarga dan tetangga kesusahan dan kesedihan. “Dengan demikian akan terbentuk ruang lingkup kepedulian sosial yang senantiasa menjunjung tinggi ukhuwah yang utuh tanpa ada sekat suku, bangsa, dan agama,” lanjut Bupati Agus Istiqlal.

Selain itu, Bupati Agus Istiqlal juga mengatakan bulan suci Ramadhan bisa disebut sebagai bulan silaturrahmi karena didalamnya terdapat momen dan jalinan kebersamaan antar sesama muslim seperti dalam ibadah shalat tarawih berjamaah, shalat witir berjamaah, dan ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama. “Sehingga makna silaturrahmi yang dilakukan pada Ramadhan, selain akan menumbuhkan semangat sosial dengan ikatan spritual, juga akan menumbuhkan kepuasan batin bahwa kehidupan bersama harus tetap di jaga, dipupuki, distimulasi, dan dikembangkan dalam ekspresi keberagamaan,” jelas Bupati Agus Istiqlal.

“Dalam rangka implementasi nilai itulah maka Pemkab Pesibar melalui tim Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk sikap dan peran pemerintah dalam membangun tali silaturrahmi antar sesama, khususnya sesama umat muslim di Pesibar,” imbuh Bupati Agus Istiqlal.

Masih kata Bupati Agus Istiqlal, secara fungsional kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi salah satu perekat atau ukhuwah antara pemerintah selaku umara dengan ulama dan masyarakat. “Sedangkan secara substansi kegiatan ini juga merupakan wadah komunikasi melalui penyampaian pesan- pesan agama lewat tausyiyah dan arahan pemerintah daerah kepada masyarakat ditiap-tiap masjid yang dikunjungi,” pungkas Bupati Agus Istiqlal.

Sebelumnya dalam kegiatan tersebut dilangsungkan penyerahan bantuan untuk marbot dan Masjid Al-Kabariyah Pekon setempat.

(Sony/red)

Pesisir Barat, HD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Lampung ke-60, di Halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (19/3/2024).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., dengan dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan forkopimda Pesibar.

Dalam amanat Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi yang disampaikan Pj. Sekda Jon Edwar mengatakan bahwa Provinsi Lampung dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 1964 yang kemudian menjadi Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 1964.

“Pada awal pembentukan, Provinsi Lampung dibagi menjadi empat wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Lampung Utara (Lampura), Lampung Selatan (Lamsel), dan Kotapraja Tanjungkarang – Telukbetung. Provinsi Lampung sendiri terus melakukan upaya pengembangan diberbagai bidang. Dimana saat ini, Provinsi Lampung terbagi ke dalam 13 Kabupaten dan dua Kota,” terang Pj. Sekda Jon Edwar.

Dalam peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema Harmoni Dalam Kolaborasi Untuk Lampung Berjaya. “Sejalan dengan tema tersebut diharapkan seluruh elemen masyarakat Lampung dapat terus bersinergi hidup berdampingan dengan rukun dan damai. Sehingga dapat bersama-sama terus mengukir prestasi demi kesejahteraan masyarakat, menuju Lampung maju dan berjaya,” kata Pj. Sekda Jon Edwar mengungkapkan harapan Gubernur Lampung.

Menurut Pj. Sekda Jon Edwar, Gubernur Lampung juga berterima kasih terhadap seluruh jajaran forkopimda Provinsi Lampung atas terbangunnya hubungan harmonis di Provinsi Lampung. Hal itu terbukti dari Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Provinsi Lampung Pada Tahun 2023 meraih angka kinerja 73,3 yang mengindikasikan kondisi kerukunan umat beragama saat ini dalam kondisi yang baik dengan tercipta kondisi yang aman dan rukun. Selain itu nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Lampung meraih angka kinerja 78.32 yang menandakan bahwa demokrasi sudah berjalan dengan sangat baik di Provinsi Lampung. “Dan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Tahun 2023 Provinsi Lampung juga berhasil melampaui capaian nasional dengan angka 55,71, dimana capaian nasional adalah sebesar 55,13. Hal ini menjadi gambaran kemajuan pembangunan kebudayaan di Provinsi Lampung,” ungkap Pj. Sekda Jon Edwar.

Lebih jauh Pj. Sekda Jon menerangkan, diusianya yang ke-60 memiliki makna yang penting karena menunjukkan bahwa Provinsi Lampung telah berusia cukup matang dan memiliki sejarah yang panjang dalam membangun dan mengembangkan wilayahnya. Diusia ini juga Provinsi Lampung diharapkan telah memiliki pondasi yang kuat dalam hal infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.

“Hari Jadi ke-60 juga dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi pencapaian dan tantangan yang dihadapi selama ini, serta merumuskan rencana strategis untuk mengatasi masalah dan mempercepat pembangunan di masa yang akan datang.

Peringatan hari jadi juga dapat memperkuat rasa kebersamaan dan identitas masyarakat Lampung, serta membangkitkan semangat kebanggaan dan cinta akan tanah kelahiran, acara perayaan dapat menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas pariwisata dan promosi budaya lokal serta promosi UMKM Produk Unggulan Lampung,” tandas Pj. Sekda Jon Edwar.

“Atasnama Pemprov dan masyarakat Lampung menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan tinggi kepada para pahlawan dan pendahulu dalam mempertahankan tanah Lampung, pembentukan Provinsi Lampung, dan membangun bumi Lampung,” pungkas Pj. Sekda Jon Edwar.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, HD – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., menghadiri sekaligus membuka Bazar UMKM Ramadhan Tahun 2024, yang dihelat di lapangan Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (18/3/2024).

Tampak ikut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati, A. Zulqoini Syarif, S.H., Pembina Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pesibar, Septi Istiqlal, Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Asisten, Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan Kepala Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung Krui, serta masyarakat pelaku UMKM.

Dalam laporannya Pembina UMKM, Septi Istiqlal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam membangkitkan perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM di Pesibar. “Kegiatan yang sudah memasuki tahun kedua pelaksanaannya, merupakan wujud hadirnya Pemkab Pesibar dalam upaya menghidupkan sektor ekonomi masyarakat melalui fasilitasi Pemasaran Produk UMKM dengan tagline Bela dan Beli Produk UMKM Pesibar,” tutur Pembina UMKM Septi Istiqlal.

Pembina UMKM Septi Istiqlal mengapresiasi Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DiskopUKMdag) yang merupakan inisiator dan fasilitator para pelaku UMKM serta seluruh pihak terkait memberikan dukungan terlaksananya kegiatan tersebut. “Kami berharap dan mengimbau mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mendukung tumbuh kembangnya UMKM dengan membeli produknya terutama yang ada pada Bazar UMKM Ramadhan kali ini,” pungkasnya.

Sementara dalam sambutannya Bupati Agus Istiqlal berharap agar kegiatan Bazar UMKM Ramadhan 2024 yang dimulai sejak 12 Maret hingga 9 April mendatang itu, mampu memberikan tambahan penghasilan terhadap 40 pelaku UMKM yang ikut dalam kegiatan tersebut. “Juga diimbau agar para pelaku UMKM mampu berinovasi meningkatkan kualitas produk dengan menonjolkan nilai tambah yang memiliki keunggulan komparatif sehingga produknya bisa bersaing di pasar konsumen,” pinta Bupati Agus Istiqlal.

Bupati Agus Istiqlal meyakini melalui kegiatan tersebut bermanfaat besar dan diharapkan dapat terus ditingkatkan dalam kegiatan- kegiatan berikutnya. “Semoga kedepannya dalam helatan serupa akan banyak kerjasama yang terjalin melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat lainnya terutama dibidang peningkatan kapasitas UMKM Pesibar,” tutup Bupati Agus Istiqlal.

(Sony/red)