PRINGSEWU (HD) – Pj Bupati Pringsewu Dr.Marindo Kurniawan, S.T., M.M. dilantik sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kabupaten Pringsewu 2024-2027 oleh Ketua PII Wilayah Provinsi Lampung Ir.Taufik Hidayat, M.M., MEP, IPM. Prosesi pelantikan ketua beserta jajaran pengurus PII Cabang Kabupaten Pringsewu ini digelar di Aula Utama Pemkab setempat, Jumat (22/11/2024).
.
Dr.Marindo Kurniawan, S.T., M.M. sebagai Pj Bupati sekaligus Ketua PII Cabang Kabupaten Pringsewu dalam sambutannya mengajak para insinyur di Kabupaten Pringsewu bersama-sama meningkatkan peran dan tanggung jawab profesi insinyur dalam pembangunan, khususnya di Kabupaten Pringsewu.
.
“Insinyur juga dituntut meningkatkan kompetensi profesional insinyur agar mampu bersaing dikancah daerah, nasional hingga internasional, yang secara tidak langsung akan memberikan kontribusi positif memajukan organisasi profesi ini,” ujarnya.
.
Dikatakannya, Kabupaten Pringsewu yang berada di wilayah yang sangat strategis, geliat pembangunan dari tahun ke tahun semakin meningkat, baik infrastruktur maupun non infrastruktur. Kabupaten Pringsewu juga memiliki sektor basis pertanian yang kedepan harus didukung dengan pengembangan dan inovasi teknologi pertanian serta infrastruktur penunjang yang saling terkoneksi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
.
“Untuk itu dibutuhkan solidaritas dan soliditas yang kuat sebagai perekat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Pringsewu di masa mendatang,” kata Marindo, pada kegiatan pelantikan yang dihadiri jajaran Pemkab Pringsewu serta Pengurus Wilayah PII Provinsi Lampung.
.
Konektivitas antar wilayah, pengembangan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), Pusat Kegiatan Lokal (PKL) dan lainnya yang termaktub dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta amanat dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pringsewu, menjadi agenda penting kedepan bagi PII untuk ambil bagian demi maju dan berkembangnya Bumi Jejama Secancanan.
.
“Persatuan Insinyur Indonesia yang berdiri 1952 di Kota Bandung sebagai organisasi profesi tertua kedua di Indonesia setelah Ikatan Dokter Indonesia, dalam sejarahnya PII telah banyak menelurkan cendekiawan dan profesional yang memegang peranan penting di tanah air dalam beberapa dekade ini,” ungkapnya.
.
Dalam menjalankan proses kaderisasi insinyur melalui Continuous Development Program (CPD) yang berisikan program pengetahuan keinsinyuran, menitik-beratkan pada pengenalan dan pemantapan pembahasan mengenai Etika Profesi Insinyur.
.
“Mudah-mudahan dengan adanya organisasi Persatuan Insinyur Indonesia di Kabupaten Pringsewu dapat mendorong dan menopang pembangunan di Kabupaten Pringsewu,” harapnya.
.
Sementara itu, Ketua PII Wilayah Provinsi Lampung Ir.Taufik Hidayat M.M., MEP, IPM mengapresiasi Pj Bupati Pringsewu dan jajaran Pemkab Pringsewu atas gagasan bersama rekan-rekan seprofesi lainnya yang telah menggagas pembentukan organisasi profesi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Kabupaten Pringsewu.
.
“Menurut Undang-undang Keinsinyuran, gelar insinyur merupakan gelar profesi, bukan lagi gelar akademik. Gelar profesi insinyur dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang mendapat mandat, dimana memiliki gelar profesi merupakan bentuk adanya pengakuan atas ilmu yang dimiliki,” ujarnya.
.
Ir.Taufik juga meminta pengurus PII Cabang Kabupaten Pringsewu untuk dapat segera menginvetarisasi rekan-rekan insinyur yang ada di Kabupaten Pringsewu, bukan hanya di lingkungan pemerintahan saja, tetapi juga yang ada di lembaga swasta dan perguruan-perguruan tinggi, untuk dapat bergabung menjadi anggota Persatuan Insinyur Indonesia.
.
Selain Dr.Marindo Kurniawan, S.T., M.M. sebagai Ketua PII Kabupaten Pringsewu, jajaran pengurus cabang lainnya adalah Wakil Ketua I Ir.M.Andi Purwanto, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng., Wakil Ketua II Ir.Imam Santiko Raharjo, S.Si., IPM, Sekretaris Ir.A.Handri Yusuf, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng., Wakil Sekretaris Ir.Anjarwati Setyaningrum, S.T., M.T., Bendahara Ir.Ahmad Syaifudin, S.T., M.T., IPM, Wakil Bendahara Ir.Araina Dwi Rustiani, S.T., M.T., serta sejumlah ketua dan anggota bidang.
(Delta)

Lampung , HD – Menyikapi polemik surat edaran dan voice note Kapolres Pringsewu, Ketua DPD Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI ) Propinsi Lampung Danial Mursalin Musa meminta agar kapolri segera mengambil langkah tegas atas sikap kapolres pringsewu tersebut yang di nilai telah menciptakan kegaduhan, Kamis (21/11/2024)

Seperti yang di beritakan sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, melayangkan Laporan Pengaduan Masyarakat ke Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Kepolisian Republik Indonesia, Lapdumas yang disampaikan melalui aplikasi Yanduan Divpropam telah diterima oleh petugas dengan bukti penerimaan laporan nomor: SPSP2/005556/XI/2024/BAGYANDUAN, tertanggal 18 November 2024.

Menurut Danial terkait memang ada oknum wartawan atau yang mengaku – ngaku wartawan yang meresahkan di wilayah hukum polres pringsewu silahkan kepolisian mengambil langkah tegas sesuai aturan undang undang yang berlaku,polisi tidak perlu masuk pada wilayah yang bukan menjadi kewenangannya sebagai mana yg telah di atur oleh undang undang Pers no 40 tahun 1999.

“Undang – undang pers tidak mengantur dan atau diatur oleh kepolisian, gak ada hak kepolisian mengatur tentang kerjasama dengan media maupun melarang wartawan yang belum UKS melakukan tugas jurnalistik selama tidak melanggar Hukum dan jelas identitas nya”, ujarnya.

Di singgung verifikasi media, Danial mengatakan, “Pertanyaannya sudah benar-benar siapkah Dewan Pers mengambil alih fungsi verifikasi yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara dalam hal ini Dnas Kominfo di bawah kementerian komdigi melakukan verifikasi puluhan ribu media online yang ada di seantero negeri ini”.

Lanjutnya, Sebab banyak media yang sudah melakukan pendaftaran untuk di verifikasi hingga saat ini belum juga di lakukan verifikasi, kecuali tentunya apabila media tersebut mau menyetorkan sejumlah biaya.

Belum lagi mau berapa lama Dewan Pers yang hanya 9 orang mampu memverifikasi puluhan ribu media tersebut, akan lebih masuk di akal apabila yang melakukan verifikasi media dikembalikan kepada negara dalam hal ini komdigi yg tentunya sudah punya jaringan di setiap provinsi dan kabupaten/kota.

jika memang tujuan verifikasi benar ingin menciptakan perusahaan media yang berkualitas dan profesional di negeri ini pun, demikian dengan ukw di kembalikan pada negara sehingga benar-benar mampu menghasilkan jurnalis yang profesional dan bukan hanya sebatas berjualan selembar kertas.

Semoga pendapat dari seorang yang menginginkan profesi jurnalis/wartawan kembali mendapat penghargaan yang semestinya di dapat atas partisipasinya dalam pembangunan di negeri ini dapat terwujud seiring dengan kualitas mutu jurnalis yang di peroleh dengan proses sebagaimana mestinya, salam satu pena/jari online (Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Lampung).

(sony/Ajoi)

Pringsewu (HD) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring hasil penilaian perluasan percontohan Desa Anti Korupsi di Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Kamis (21/11/2024).

Ketua Tim Monitoring KPK RI Frismon Wongso mengatakan kegiatan uji petik monitoring hasil penilaian perluasan percontohan Desa Anti Korupsi di Kabupaten Pringsewu merupakan yang terakhir di Provinsi Lampung, setelah sebelumnya dilakukan di Lampung Tengah dan Tulangbawang. Menurutnya, Pekon Wonodadi sudah cukup baik dengan nilai 95.

“Uji Petik ini bukan untuk menilai ulang, tetapi kami ingin melihat implementasi dari 5 komponen dan 18 indikator dalam keterpenuhan menjadi Desa Anti Korupsi sudah terlakoni ataukah belum. Apakah desa berbasis website juga sudah dilakukan, karena kita ingin keterbukaan akuntabel transparansi dilakukan di desa,” katanya.

Wongso mengajak bersama-sama menjadikan Pekon Wonodadi menjadi bagian untuk Indonesia Bebas Korupsi. Namun demikian, sebelum menjadi bagian Indonesia Bebas Korupsi secara menyeluruh, diharapkan pada tahun depan 126 pekon di Kabupaten Pringsewu bisa menjadi Desa Anti Korupsi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Pringsewu Heri Iswahyudi mewakili Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan berharap terpilihnya Pekon Wonodadi sebagai pekon percontohan Desa Anti Korupsi, dapat mendukung pembangunan pekon yang bersih dan transparan, sehingga dapat menekan terjadinya korupsi di pekon.

“Penilaian Desa Anti Korupsi tidak semata menyangkut aparat desa atau pekon saja, tetapi juga masyarakatnya. Dalam hal ini diperlukan partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang berkeadilan untuk pembangunan pekon, yang merupakan salah satu syarat dalam pembangunan pekon yang bersih dan transparansi,” katanya.

Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat pada upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia, kata Sekda, Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI telah membentuk Percontohan Desa Anti Korupsi tingkat Provinsi pada 2021-2023 sebanyak 33 desa di Indonesia. Selanjutnya dilakukan perluasan percontohan Desa Anti Korupsi di tingkat Kabupaten pada 2024, yang salah satunya di Kabupaten Pringsewu, dengan menunjuk Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo.

Pemkab Pringsewu sangat mendukung program ini sebagai langkah awal upaya pencegahan korupsi yang dimulai dari lingkup terkecil yaitu desa atau pekon, sehingga nantinya akan memberikan sinergitas yang baik dalam rangka mewujudkan Pemkab Pringsewu yang bebas dari korupsi.

“Untuk itu diperlukan dukungan dan bantuan berbagai pihak guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan dengan membangun nilai-nilai integritas atau nilai-nilai anti korupsi, dan berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagai perwujudan zona integritas di tingkat pekon,” ujarnya. Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Priyono, Inspektorat Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu, serta jajaran pemerintah daerah, kecamatan serta pekon setempat. (Delta)

Pringsewu (HD) – Akademisi sekaligus Advokat Peradi Bandar Lampung, Hengki Irawan, memberikan dukungan penuh kepada Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, yang telah tegas menindak oknum yang mengaku sebagai wartawan dan LSM namun membuat resah serta melakukan pemerasan.

Hengki Irawan menyatakan, langkah yang diambil Kapolres Pringsewu sudah sangat tepat, terutama dalam memberikan peringatan kepada oknum-oknum yang berurusan dengan hukum di wilayah hukum Polres Pringsewu.

“Terkait aduan dari masyarakat, kepala pekon, kepala sekolah, dan instansi lainnya terhadap perilaku oknum yang mengaku wartawan namun tidak beretika, kami sangat mendukung tindakan Kapolres yang berani mengeluarkan imbauan ini,” ujar Hengki Irawan melalui WhatsApp, Kamis (21/11/2024).

Menurut Hengki, ia sering menekankan pentingnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi para jurnalis. Ia menjelaskan bahwa profesi jurnalis sama pentingnya dengan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), yang menunjukkan keterampilan serta pemahaman terhadap standar keselamatan dan etika profesi.

“Seperti halnya seorang pemegang SIM yang sudah dipastikan memenuhi syarat untuk berkendara sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009, jurnalis yang memiliki kartu UKW juga dianggap kompeten secara profesional,” jelas Hengki Irawan.

Lebih lanjut, Hengki menekankan bahwa pentingnya sinergi antara media dan wartawan harus didukung oleh manajemen yang terverifikasi oleh Dewan Pers. Meski tidak diatur secara rinci dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, menurut Hengki, penting bagi media dan wartawan untuk terverifikasi.

Pasal 7 Undang-Undang Pers menegaskan pentingnya profesionalisme wartawan, yang salah satunya dicapai melalui standar kompetensi yang diadakan oleh Dewan Pers.

“Kompetensi wartawan, dalam praktiknya, seringkali dikaitkan dengan upaya peningkatan profesionalisme wartawan melalui UKW yang diselenggarakan oleh Dewan Pers,” imbuh Hengki.

Hengki Irawan menyimpulkan, wartawan dan media yang terverifikasi akan lebih dipercaya oleh publik dan narasumber. Hal ini menunjukkan bahwa mereka telah teruji dalam profesionalitasnya, sehingga meningkatkan kredibilitas dalam menyampaikan berita yang berkualitas.

“Saya sekali lagi mendukung langkah yang diambil oleh Kapolres Pringsewu. Tidak banyak Kapolres yang berani melindungi marwah wartawan dan menindak oknum yang merugikan profesi ini,” pungkas Hengki. ( Delta )

Pringsewu (HD) – Dalam upaya mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang bersih, jujur, dan adil, Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Operasi Mantap Praja Polres Pringsewu terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah mengajak warga menolak segala bentuk politik uang dalam pemilihan bupati, wakil bupati, gubernur, dan wakil gubernur.

Kasi Humas Iptu Priyono, menegaskan bahwa langkah ini penting untuk memastikan Pilkada 2024 melahirkan pemimpin yang berintegritas dan benar-benar berkomitmen terhadap kepentingan rakyat.
.
“Politik uang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak demokrasi dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu. Kami ingin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan Pilkada yang bersih,” ujar Iptu Priyono pada Senin (18/11/2024)
.
Dalam kegiatan ini, lanjut Priyono, Satgas Preemtif juga menekankan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga integritas Pilkada. Dengan menolak politik uang, masyarakat ikut serta memastikan bahwa calon pemimpin terpilih benar-benar memiliki kompetensi dan integritas tinggi, bukan sekadar membeli suara untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
.
Sebagai bagian dari kampanye ini, Polres Pringsewu juga menggelar berbagai kegiatan, seperti sosialisasi langsung ke desa-desa, pemasangan spanduk anti-politik uang, hingga penggunaan media sosial untuk menyebarkan pesan moral.
“Bersama-sama, kita bisa wujudkan Pilkada yang adil dan melahirkan pemimpin yang amanah. Kami mengajak masyarakat untuk memilih berdasarkan hati nurani, bukan karena iming-iming materi,” tambahnya.
.
Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil tidak hanya untuk menjaga kejujuran pemilu, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi. Polres Pringsewu juga berharap upaya ini dapat menciptakan Pilkada yang aman, damai, dan demokratis, sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
.
“Politik uang dan politik identitas tidak hanya mencederai proses pemilu yang bersih, tetapi juga merusak kepercayaan publik. Dengan menolak praktik-praktik ini, kita berharap Pilkada kali ini melahirkan pemimpin yang berintegritas dan berkomitmen terhadap kepentingan rakyat,” tutur AKBP Yunnus Saputra.
(Delta)

Pringsewu (HD) – Dalam rangka meringankan beban warga korban bencana alam angin rebut di Pekon Mulyorejo dan Pekon Waya Krui Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu, Tim Relawan Gass (Gerakan Sahabat Sejati) wilayah Kabupaten Pringsewu menyerahkan bantuan tali asih kepada warga yang terdampak musibah tersebut, Minggu ,17/11/2024.

.
Bantuan yang disalurkan berasal dari bantuan pribadi Pembina Gass!! RMD berupa bantuan tunai yang disalurkan melalui Koordinator Gass!! RMD Wilayah Pringsewu,
.
Sri Rahayu, SE, kordinator Gass! EMD Wilayah Pringsewu, Dalam sambutannya menyampaikan pesan-pesan dari Ketua Umum dan Pembina Gass!!RMD. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban korban bencana alam angin ribut dan hujan lebat di Pekon Mulyorejo dan Pekon Waya Krui Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu” ujar Sri Rahayu, SE.
.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kecamatan Banyumas yang diwakili oleh Sekcam Banyumas Mohamad Nurdin, STP, atas nama Camat Banyumas Suhartoyo, S.Pd. MM, yang sedang melaksanakan dinas Luar, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada unsur-unsur masyarakat khususnya para relawan yang peka terhadap musibah yang menimpa warga Kecamatan Banyumas khususnya di Pekon Mulyorejo dan Pekon Waya Krui.
.
Kegiatan penyerahan tali asih di Pekon Mulyorejo dihadiri oleh Aparat Pekon yang diwakili Kasi Kesra Wagimun, Kadus Dani Irwansyah, Ketua RT 01/01 Agus Sutiono, anggota BHP Sudaryono, dan warga sekitar yang baru saja selesai bergotongroyong membersihkan puing-puing serta membangun kembali bangunan rumah yang roboh.
.
Wagimun dalam hal ini mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para Relawan RMD-Jihan yang sudah peduli kepada warganya. Disisi lain, Suparman sebagai warga terdampak bencana juga mengucapkan terimakasih seraya berdoa agar bapak Rahmat Mirzani Djausal dan Ibu Jihan Nurlela dapat memenangkan Pemilukada tanggal 27 Nopember 2024 dan segera menjadi Pemimpin Lampung yang diidamkan seluruh masyarakat Lampung khususnya di Kabupaten Pringsewu.
.
Di tempat terpisah Kepala Pekon Waya Krui Bpk Ardiyansah mewakili warganya dengan besar hati menerima tali asih yg diberikan Pembina Relawan Gass melalui Korwil Kabupaten Pringsewu. Untuk diketahui Kepala Pekon diminta mewakili warganya mengingat korban adalah penderita ODGJ yang tidak memungkinkan untuk dihadirkan. Hal senada diungkapkan Kepala Pekon Waya Krui bahwa Relawan RMD-Jihan adalah pihak pertama yang mengulurkan bantuan kepada warganya yang tertimpa musibah. Beliau juga berharap kiranya kepemimpinan Lampung kedepannya dapat dipimpin oleh Gubernur dan Wakil Gubernur yang responsif terhadap penderitaan rakyat kecil terutama di desa-desa terpencil dan terisolasi.
.
Untuk diketahui Korban Angin ribut dan hujan lebat yang terjadi Sabtu (16/11) atas nama Saimin (69 tahun) dan Putranya Ahmad Sugiyomo (39 tahun) adalah warga RT 001 Dusun 001 Pekon Waya Krui, keduanya adalah penderita gangguan jiwa (ODGJ) yang sudah pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa.(Delta)

PRINGSEWU (HD) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto, menghadiri Forum Diskusi Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang dilaksanakan di Taman Tirta Asri, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu (16/11/2024). Acara ini menjadi momen penting dalam penguatan komitmen bersama untuk mendukung pembangunan desa-desa yang mandiri, inovatif dan berkelanjutan.

.
Penjabat Bupati Pringsewu Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs. Heri Iswahyudi, M.Ag., hadir bersama para pejabat tinggi lainnya, termasuk anggota DPR RI Irham Jafar, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT dan Transmigrasi Dr. Taufik Madjid, S.Sos., M.Si., serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung dan Forkopimda Kabupaten Pringsewu. Selain itu, forum ini juga dihadiri oleh para camat, pendamping desa, kepala pekon, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des), serta pejabat dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Drs. Heri Iswahyudi, M.Ag., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Menteri Desa yang dinilai mampu memberikan dorongan dan motivasi baru bagi seluruh elemen masyarakat desa di Kabupaten Pringsewu. Ia menyebut bahwa forum ini adalah kesempatan emas untuk menguatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat desa melalui program-program yang inovatif dan berorientasi pada potensi lokal.
.
“Potensi desa-desa di Pringsewu sangat luar biasa. Salah satunya adalah BUM-Des Jaya Makmur Pekon Sriwungu, yang sukses mengelola ekonomi desa melalui sektor pariwisata, pengelolaan air minum, dan bank sampah. Keberhasilan ini membuktikan bahwa desa-desa di Pringsewu mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan menjadi inspirasi bagi desa lainnya,” ujar Heri Iswahyudi.
.
Menteri Desa, Yandri Susanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang telah dicapai desa-desa di Kabupaten Pringsewu. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa untuk mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
.
Menteri Yandri juga menekankan pentingnya peran pendamping desa dalam mengawal program-program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pendamping desa adalah ujung tombak yang berperan penting dalam memastikan setiap program pembangunan desa berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
.
Acara ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara para peserta dan narasumber, di mana berbagai isu terkait pemberdayaan desa, pengelolaan BUM-Des, dan strategi pembangunan desa berkelanjutan dibahas secara mendalam. Para peserta juga berbagi pengalaman sukses dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola potensi desa masing-masing.
.
Diharapkan, hasil dari forum ini dapat menjadi landasan bagi langkah-langkah strategis dalam mendukung pembangunan desa di Kabupaten Pringsewu. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kabupaten Pringsewu diharapkan dapat menjadi contoh sukses bagi daerah-daerah lain dalam mengelola dan memberdayakan desa.
.
Melalui forum ini, Kabupaten Pringsewu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kabupaten yang berkomitmen penuh dalam mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.(Delta)

Pringsewu (HD)– Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri forum diskusi pendampingan dan pemberdayaan masyarakat desa di Taman Wisata Tirta Asri, Pekon Sriwungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Sabtu 16/11/24.

Dalam arahannya, Mendes (PDT) Yandri mengatakan kunjungan ini merupakan wujud komitmen untuk bersama-sama Kemendes (PDT) beserta pemerintah daerah dan desa serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan, khususnya di Kabupaten Pringsewu.

Sebagai Menteri yang baru dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam tubuh Kabinet Merah Putih, saya berkomitmen untuk menjalin persaudaraan tiada henti antar kita semua, hanya dengan satu alasan yaitu untuk kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat desa yang kita cintai,” kata Menteri Desa (PDT) Yandri Susanto.

Lebih lanjut Yandri juga menyampaikam bahwa tugas Kemendes (PDT) sangat relevan dengan upaya mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya Asta Cita ke 6 yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Fokus Pemerintah saat ini yang merupakan turunan dari visi Presiden Prabowo adalah menghadirkan program prioritas yang mencakup Swasembada Pangan, Swasembada Energi, Makan Bergizi, dan Hilirisasi melalui BUMDes dan UMKM,” kata Mendes Yandri.

Lebih lanjut, Mendes (PDT) Yandri menyampaikan agar semua desa atau pekon memitigasi atau memetakan apa yang menjadi potensi desa masing-masing. Seperti desa penyuplai tomat, jagung, ikan, telur, ayam dan lainnya yang bisa menjadi bahan baku dari makan siang bergizi.

“Lebih saya tekankan dalam rangka menyambut, menyukseskan program makan siang bergizi. Dengan begitu ada peluang besar setiap desa melalui Bumdesnya dengan memanfaatkan lahan yang ada,” kata Yandri.

Jadi, tambah Mendes Yandri, dirinya meminta agar seluruh desa atau pekon melalui BUMDes untuk ikut berpartisispasi dalam menyiapkan bahan baku makan siang bergizi. “Jangan sampai desa-desa menjadi pasif atau menjadi penonton. Jadi, tolong bahan bakunya jangan sampai dari luar Pringsewu,” katanya.

Mendes Yandri berharap, dengan program makan siang bergizi, semua desa jadi maju dengan putaran ekonomi yang sangat menjanjikan.

Dalam kesempatan ini, selain meresmikan gapura Taman Wisata Titra Asri, Mendes (PDT) Yandri Susanto juga melakukan peninjauan keliling taman wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Makmur Pekon Sriwungu yang menjadi salah satu sumber pendapatan pekon setempat.

Bahkan, BUMDes ini juga memberdayakan masyarakat dengan berjualan makanan dan minuman didalam lokasi taman wisata sebagai upaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat sekaligus agar masyarakat juga dapat menikmati manfaat dari keberadaan obyek wisata yang ada di pekon atau desanya.

“Taman Wisata Tirta Asri ini bagus sekali, inovasi yang luar biasa, mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan desa,” katanya.

Sementara itu, Sekda Pringsewu Heri Iswahyudi mewakili Pj Bupati setempat Marindo Kurniawan mengatakan Kabupaten Pringsewu dengan luas wilayah 625 km2 memiliki jumlah penduduk 406.823 jiwa, tersebar di 126 desa atau pekon serta 5 kelurahan dalam 9 Kecamatan. Semua desa atau pekon di Kabupaten Pringsewu telah membentuk BUMDes sehingga saat ini terdapat 126 BUMDes dan 3 BUMDesma.

“Berdasarkan hasil pemeringkatan, di Kabupaten Pringsewu terdapat 9 BUMDes katagori Maju, 61 BUMDes katagori Berkembang, 16 BUMDes katagori Pemula dan 40 BUMDes katagori Perintis. Untuk BUMDesma terdapat 1 BUMDesma katagori Maju, 1 BUMDesma katagori Berkembang dan 1 katagori Perintis. Namun demikian, saat ini baru 49 BUMDes yang sudah berbadan hukum, dan selebihnya sedang dalam proses fasilitasi,” ungkapnya.

Forum Diskusi Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dihadiri anggota DPR RI Irham Jafar Lan Putra, Sekjen Kemendes (PDT) Taufik Madjid, Staf Khusus Mendes (PDT) Khoirul Huda, sejumlah pejabat dilingkungan Kemendes (PDT), serta jajaran pemerintah daerah dan forkopimda beserta para kepala pekon dan pendamping pekon di Kabupaten Pringsewu. (Delta)

Pringsewu (HD) – Pemerintah pekon Yogyakarta Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu realisasikan Dana Desa tahap 2 tahun anggaran 2024 untuk pembangunan drainase pengairan sawah yang terletak di dusun 02 RT 02 Pekon setempat. Sabtu 16- November 2024.

Kepala pekon Yogyakarta Selatan Mursidi menjelaskan bahwa Pembangunan drainase tersebut di bangun menggunakan anggaran Dana Desa tahap 2 tahun 2024 dengan nilai pagu Rp 89.916.000.00 dengan volume panjang 250 meter.

Pembangunan drainase tersebut bagian dari langkah pemerintah desa yogyakarta selatan untuk menanggulangi banjir di saat musim penghujan, dan sekaligus pembangunan drainase untuk pengairan persawahan dalam bidang pertanian.

Selain dari program diatas, pemerintah pekon Yogyakarta Selatan melaksanakan pembangunan pengerasan jalan lapen yang terletak di dusun 02 rt 02 dengan nilai pagu Rp 39.884.400.000.

Kepala pekon Mursidi akan terus melakukan program nyata yang nantinya akan bermanfaat untuk masyarakat dalam bidang infrastruktur dan langsung dapat dirasakan efek dari pembangunan yang telah di laksanakan pemerintah pekon Yogyakarta selatan.

“Semoga pembangunan drainase dan pengerasan jalan lapen tersebut, bisa dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat luas, wabil khusus masyarakat pekon Yogyakarta selatan, saya berharap dan mengajak seluruh masyarakat pekon Jogyakarta selatan mari bersama sama membangun desa dan menjaga pembangunan yang ada di desa” Terang Mursidi.

Penulis : Delta ardiles

Pringsewu (HD)-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu gelar sosialisasi dalam rangka penyebaran informasi pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 dengan lembaga pers yang ada dikabupaten Pringsewu.

Sosialisasi penyebaran sosialisasi pilkada di laksanakan di hotel regency Pringsewu ,Acara dihadiri oleh Sekretaris KPU Ari Mulando, Komisioner KPU Sulaiman, serta puluhan jurnalis dari berbagi lembaga pers yang ada di Kabupaten Pringsewu. Sementara, pemateri dari kegiatan ini diantaranya Kepala Kesbangpol Sukarman, Kasi Intel Kejari Pringsewu Kadek Dwi Ari Atmaja, KBO Reskrim Polres Pringsewu Fahrizal dan Ketua Bawaslu Pringsewu Suprondi.
Jumat 15/11/2024

Dalam sambutanya Ketua KPU Sofyan Akbar Budiman berharap, dengan adanya sosialisasi yang diberikan kepada pers yang ada di Bumi Jejama Secancanan ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih pada tanggal 27 November mendatang.

“Lewat lembaga pers dapat membantu KPU kabupaten Pringsewu untuk menyebarluaskan informasi di masyarakat, sehingga masyarakat bisa mengetahui tahapan terkait pilkada Termasuk tahapan dalam proses pemungutan suara nanti”

Lebih lanjut Sofyan menyampaikan, saat ini tahapan yang sedang dilaksanakan oleh KPU Pringsewu yakni persiapan logistik Pilkada yang saat ini sudah dipacking dan dipersiapkan.

Semoga sebelum 21 November telah selesai, dan pada tanggal 24 November telah tersedia di TPS masing-masing, semoga proses pilkada berjalan dengan lancar dengan logistik yang telah tersedia.

Kemudian, untuk pelaksaan debat kandidat kedua oleh para paslon bupati-wakil bupati akan digelar pada 16 November di Urban Hotel pukul 19.00 WIB. Tentunya, debat kedua ini juga akan dibatasi kuota pendukungnya untuk masuk ke lokasi debat kandidat,Semoga debat ini bisa berjalan dengan kondusif,aman dan damai.ungkap Sofyan. (Delta Ardiles)