HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat Genap dua bulan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah ramai melayani masyarakat Kabupaten Tubaba.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tubaba, Drs. Ahmad Hariyanto, M.M., menyampaikan bahwa semenjak diresmikan pada 31 Oktober 2023 sampai dengan hari ini, MPP Tubaba telah melayani ribuan permohonan masyarakat.

“Hingga hari ini MPP beroperasi, sudah melayani sebanyak 2.165 warga Tubaba pasca diresmikan. Total ada 12 gerai dan 120 pelayanan telah hadir untuk melayani masyarakat di Tubaba,” sebutnya.

Ahmad Hariyanto melanjutkan, bahwa perjuangan dan perjalanan untuk mewujudkan MPP di Tubaba akhirnya dapat terbayar dengan beroperasinya MPP Tubaba pasca pandemi Covid-19,

“Terimakasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada pimpinan, para pengunjung, tim pengelola MPP atas kinerja yang baik selama ini sehingga selalu memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat Tubaba,” tuturnya.

Mengakhiri tahun pelayanan 2023 ini, Ahmad Hariyanto menyampaikan permintaan maaf jika belum mampu memberikan pelayanan yang sesuai harapan masyarakat.

Tentu untuk kedepannya, ungkap Ahmad Hariyanto, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan, personil, sistem manajemen layanan, sarana dan prasarana serta komponen pendukung MPP lainnya termasuk mengikuti arahan dari Kemenpan RB untuk menjadi MPP digital.

“DPMPTSP Tubaba akan selalu bersinergi dengan semua stakeholders dalam peningkatan layanan kepada masyarakat, termasuk pemanfaatan MPP sebagai salah satu objek destinasi wisata, pusat edukasi layanan publik maupun MPP sebagai etalase kriya dan budaya Tubaba,” pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Setelah berlangsung selama beberapa minggu ini, akhirnya Turnamen Sepak Bola Candra Cup III yang digelar di Lapangan Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, telah resmi ditutup Penjabat (Pj) Bupati Tubaba Drs. M. Fifsada, pada Kamis (28/12/2203).

Dalam menyampaikan sambutannya, Pj Bupati M. Firsada mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah turut serta menyukseskan turnamen ini menjadi sebuah ajang yang begitu membanggakan.

“Turnamen Sepak Bola Candra Cup III merupakan wadah yang luar biasa bagi para pemain, pelatih, dan pencinta sepak bola di wilayah kita untuk bertanding secara sportif dan menunjukkan bakat serta kemampuan terbaik mereka,” kata Pj Bupati M. Firsada

Melalui turnamen ini, lanjut M. Firsada, kita semua telah menyaksikan semangat persaingan yang tinggi, kekompakan tim, dan tentunya kebersamaan yang begitu luar biasa dalam menghadirkan pertandingan-pertandingan yang sangat memukau.

“Saya ingin memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua tim peserta, baik yang berhasil mencapai babak final maupun yang telah berjuang sejak awal turnamen. Semangat, kegigihan, dan dedikasi yang telah diperlihatkan oleh setiap pemain dan pelatih tidak hanya mencerminkan semangat sportivitas, tetapi juga semangat persatuan dan kesatuan dalam kemajuan olahraga di daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.

Dia mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat, pengunjung dan pendukung setia yang telah turut memeriahkan setiap pertandingan, memberikan dukungan kepada para pemain, dan menunjukkan semangat sportivitas yang menjadi salah satu nilai utama dari olahraga sepak bola.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras untuk menyukseskan turnamen ini. Segala upaya, kerja keras, dan dedikasi yang telah diberikan oleh panitia telah melahirkan sebuah turnamen yang berjalan lancar, tertib, dan sukses hingga akhir.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam mensukseskan Turnamen Sepak Bola Candra Cup III ini. Semoga kehadiran turnamen ini dapat menjadi tonggak awal bagi perkembangan olahraga sepakbola di wilayah kita, serta menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi dalam bidang olahraga,” tambahnya.

“Mari kita jadikan semangat dari turnamen ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Tulang Bawang Barat, agar kedepannya kita dapat menciptakan ajang-ajang yang lebih besar dan berprestise di bidang olahraga sepak bola,” tutupnya.

Diketahui, dalam turnamen tersebut, juara 1 Panaragan jaya, mendapatkan hadiah 3 juta plus tropi sama piagam, juara 2 mulya asri hadiah nya 2,5 juta plus tropi dan piagam, juara 3 marga mulya hadiah 1,5 juta plus tropi dan piagam,

juara 4 candra jaya hadiahnya 500 ribu plus tropi dan piagam, juara terbaik 200 ribu, untuk drambend 250 ribu rupiah.

Serta, uang pembinaan dari Pj Bupati Tubaba kepada juara pertama sebesar 1 juta, dan kepada juara 2 sebesar 500 ribu rupiah.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, menghadiri Rapat Paripurna DPRD, dengan agenda Pembicaraan Tingkat II atas 7 (Tujuh) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Tubaba. Di Ruang Paripurna DPRD setempat. Rabu (27/12/2023).

Dalam sambutannya Pj Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada jajaran DPRD yang telah mempersiapkan dan melakukan pembahasan-pembahasan atas 7 Raperda Kabupaten Tubaba, hingga akhirnya tercapai kata sepakat dan disahkan.

“Dengan telah disetujui dan di sepakatinya Raperda tentang Pedoman Penataan Tiyuh, sebagai salah satu upaya yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah, guna terwujudnya penyelenggaraan urusan pemerintahan yang baik, dalam rangka menyelenggarakan Penataan Tiyuh yang berkepastian hukum,” ujar M. Firsada.

Selanjutnya, terkait dengan Raperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, lebih memberikan perhatian serta perlindungan kepada masyarakat sebagai bagian dari kesadaran dalam melakukan pembangunan Lingkungan Bekerlanjutan.

Raperda tersebut merupakan pedoman dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup, sehingga terwujud Kabupaten Tubaba yang bersih, sehat, rapi dan indah serta lestari untuk sekarang dan masa depan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih dengan telah disetujui dan di sepakatinya Raperda tentang Pencabutan Perda Tubaba Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Peraturan Tiyuh. Dapat dikemukakan bahwa, Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Peraturan di Tiyuh, sudah tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,” tambahnya.

Menurutnya, untuk mewujudkan tertib dan kepastian hukum pembentukan produk hukum daerah dan peraturan di tiyuh sebagai bagian dari sistem hukum nasional, diperlukan pedoman yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, kepentingan umum dan/atau kesusilaan.

Raperda yang juga disahkan adalah Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh, Raperda tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat, Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dan Kearsipan.

“Demikianlah beberapa hal yang dapat kami sampaikan pada kesempatan yang baik ini, sekali lagi kami sampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada jajaran legislatif yang telah menunjukkan kemitraan dan keharmonisan dalam setiap upaya membangun dan memajukan Kabupaten Tubaba yang sama-sama kita cintai ini,” pungkasnya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Jajaran Forkopimda, Sekdakab Tubaba Novriwan Jaya, seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Tubaba.

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si. bersama jajaran anggota Forkopimda dan pimpinan OPD setempat meninjau sejumlah Gereja menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Tubaba. Minggu (24/12/2023) malam.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melihat langsung umat Kristiani melaksanakan ibadah malam Natal sekaligus menyapa para petugas gereja maupun personil yang berjaga. Salah satunya di Gereja Yohanes Paulus di Tiyuh Murni Jaya Kecamatan Tumijajar.

Pj Bupati M. Firsada mengatakan, kegiatan ini dilakukan bersama jajarannya guna memastikan pelaksanaan Nataru tahun 2023 di Kabupaten Tubaba berjalan lancar, aman dan kondusif.

“Kami bersyukur umat Kristiani di Kabupaten Tubaba dapat melaksanakan ibadah Natal tahun ini dengan lancar. Mereka beribadah secara aman dan nyaman,” kata Pj Bupati M. Firsada.

Dia juga menghimbau masyarakat agar saling menghargai dan menghormati, serta dapat menjaga kerukunan antar umat beragama khususnya di daerah yang dipimpinnya.

“Mari kita berbenah, mempersiapkan diri membangun Kabupaten Tubaba Bumi Ragem Sai Mangi Wawai menjadi semakin maju, aman, dan sejahtera,” tandasnya.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si. menerima penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung Sorta Delima Lumban Tobing, Kepada Pj Bupati Tubaba dalam rangkaian kegiatan peringatan Ke-75 Hari HAM Sedunia Tahun 2023, di Mahan Agung, Bandar Lampung. Jumat (22/12/2023).

Diketahui, berdasarkan hasil penilaian panitia pusat, terdapat 12 Kabupaten/Kota peraih predikat Kabupaten/Kota Peduli HAM. Kabupaten Tubaba memperoleh nilai 94,55 sehingga berhasil meraih predikat Kabupaten/Kota Peduli HAM, yaitu berada diperingkat ke-4 se-Provinsi Lampung.

Kabupaten/Kota Peduli HAM merupakan suatu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan peran dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakkan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM).

Program ini didasarkan pada amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 22 Tahun 2021 tentang Kriteria Kabupaten Kota Peduli Hak Asasi Manusia.

Selain itu, Kabupaten/Kota Peduli HAM juga merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) 2021-2025 yang mengaktualisasikan Peraturan Presiden tersebut sebagai komponen pelaksanaan Kabupaten/Kota Peduli HAM.

Pemerintah Daerah, memiliki peranan penting sebagai ujung tombak pelaksanaan Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakkan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM) di daerah pada khususnya dan nasional pada umumnya.

Predikat tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia ke-75 Tahun 2023, yang dinilai berdasarkan 10 indikator yaitu : Hak atas bantuan hukum, Hak atas informasi, Hak turut serta dalam pemerintahan, Hak atas keberagaman dan pluralisme, Hak atas kependudukan, Hak atas kesehatan, Hak atas pendidikan, Hak atas pekerjaan, Hak atas lingkungan yang baik dan sehat, dan Hak atas perumahan yang layak, serta hak perempuan dan anak.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si, hadiri Rapat Koordinasi terkait Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Tahun 2023

Adapun Kegiatan Rakor FKDM tersebut melibatkan seluruh Stakeholder dan Aparatur Tiyuh Se-kabupaten Tubaba serta Babinsa dan Babinkamtibmas, berlangsung di Sesat Agung Kompleks Islamic Canter. Kamis (21/12/2023).

Kegiatan tersebut dengan menyongsong Tema “Menjaga Sinergitas Menjelang Nataru dan Mewujudkan Pemilu Tahun 2024 Aman Damai”,

Dalam sambutan Penjabat Bupati M. Firsada menyampaikan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Kewaspadaan Dini Di Daerah, sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 untuk Pelaksanaan Kewsapadaan Dini oleh Pemerintah Daerah,

“Agar terciptanya ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat diperlukan adanya upaya-upaya kewaspadaan dini yang dilakukan masyarakat bersama-sama dengan pemerintah,”ucapnya

Oleh karenanya Rapat Koordinasi FKDM Tahun 2023 ini menjadi sangat penting terselenggaranya, terutama menjelang Natal 2023, Tahun Baru 2024 dan tahun politik 2024 mendatang sebagai upaya menangkal segala potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) di Kabupaten Tubaba,

Lanjut Peran FKDM Tubaba sangat penting dalam Pemilu 2024. Dengan adanya FKDM, diharapkan keberadaannya ikut berperan dalam mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai,”jelasnya

Ia juga mengharapkan FKDM, Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah dan seluruh aspek di Tulang Bawang Barat untuk bekerjasama dan koordinasi yang baik dan efektif sehingga dapat memberi informasi dan masukan terhadap situasi wilayah dalam  segala bidang kepada Pemerintah Daerah.”Harapnya

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Alya Taqila Siva Balita 14 bulan di Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung mengalami penyakit kelainan jantung bocor. Upaya pengobatan sudah sering di lakukan oleh orang tuanya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, namun untuk melakukan pengobatan kembali ke rumah sakit tersebut terhambat perekonomian keluarga.

Balita asal Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat,Lampung terus menerus merasakan sakit yang di deritanya.

Menurut keterangan orang tua balita ini , penyakit yang di derita oleh putrinya yang berusia 14 bulan sudah sejak lahir.

“Jantung bocor anak saya, sudah dari usia 5 bulan ketahuan nya hingga saat ini, Kalau kata medis bilang VSD DAN PDA,” kata Rosiyanto, Jum’at,(15/12/2023).

Rosiyanto menuturkan selama anaknya menderita penyakit jantung bocor dirinya sudah melakukan pengobatan di RSCM.

“Sudah tiga kali ke Cipto bahkan terakhir ini sebulan kami di sana, ini sudah ada panggilan lagi dari rumah sakit Cipto di telpon untuk pengobatan untuk di lakukan operasi, tapi bagaimana kami sudah terbentur dengan biaya operasional,dari rumah sakit Cipto nunggu kami saja bisa jalan nya kapan, tapi bagaimana gak ada biaya, apalagi saya tidak ada pekerjaan lain, saya hanya tenaga kerja honor di Pemda yang gajinya kecil,” ucap Rosi seraya meneteskan air mata.

“Kalau di rumah sakit di Tulang Bawang Barat sudah keluar masuk anak saya di rawat,” imbuhnya.

Saat ini dirinya yang di dampingi istrinya hanya mampu berdoa semoga ada keajaiban dalam kesembuhan putri tercinta nya.

Rosi berharap dan meminta kepada para dermawan dan pemerintah Daerah kabupaten Tulangbawang Barat untuk membantu meringankan biaya pengobatan anaknya.

“Saya pernah mengajukan proposal ke Baznas Tubaba tapi mereka survey saja sampai saat ini belum ada kabar, kami meminta bantuan Pemda melalui Dinas Sosial untuk meringankan beban kami ,kami mohon,” rintihannya Rosi.

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Drs. M Firsada, M.Si., membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Tubaba. Di Sesat Agung Bumi Gayo, Kompleks Islamic Center Tubaba. Jum’at (08/12/2023). 

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Dampak dari stunting ini dapat berpengaruh terhadap kecerdasan, produktivitas, serta kesehatan di kemudian hari. Oleh karena itu, penanganan stunting bukanlah semata-mata menjadi tugas dari sektor kesehatan, namun juga menuntut kerjasama dan kesungguhan dari berbagai sektor terkait.

“Dalam rangka menangani permasalahan stunting ini, kita perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap program-program yang telah kita jalankan, sekaligus melakukan pemantauan terhadap capaian serta hambatan yang muncul dalam implementasinya,” ujar M. Firsada.

 

Melalui Rakor tersebut M. Firsada berharap dapat menemukan pola-pola baru, strategi yang lebih efektif, serta kolaborasi yang lebih kuat dalam menangani permasalahan stunting di Kabupaten Tubaba.

“Sebagai Penjabat Bupati, Saya mengapresiasi upaya semua pihak yang telah berperan serta dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di daerah ini. Ini adalah bukti bahwa semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga serta pihak terkait telah kita bangun bersama. Namun demikian, kita juga perlu mengakui bahwa masih ada banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan bersama,” tambahnya.

Dia juga mengajak seluruh pihak yang hadir pada kegiatan tersebut untuk memprioritaskan kerja sama dan sinergi antar sektor dalam mengatasi masalah stunting di Kabupaten Tubaba.

“Kita perlu menjalin kemitraan yang erat antara sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, pemberdayaan masyarakat, serta sektor terkait lainnya. Kita juga perlu memastikan bahwa program-program pencegahan dan penurunan stunting di daerah ini dapat terintegrasi dengan baik,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut juga Pj Bupati mengajak untuk mengevaluasi bersama program-program yang telah dijalankan, termasuk mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi. Agar dapat mencari solusi yang lebih tepat dan efektif, serta mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

“Dikesempatan ini, saya juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, serta peran penting dari pendidikan kesehatan dalam mencegah stunting,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Pemerintah Tiyuh Sidomakmur Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyelenggarakan kegiatan pembangunan perkerasan jalan (Base) pada akses jalan Pertanian sepanjang 400 meter. Kamis (07/12/2023)

Kegiatan pembangunan pada akses jalan Pertanian itu merupakan wujud realisasi atas aspirasi dari masyarakat yang disusun dan di tetapkan sebagai Rencana Kerja Pemerintah Tiyuh Sidomakmur Tahun anggaran 2023.

Kegiatan pembangunan peningkatan pada akses jalan Pertanian itu terletak di Suku 01 RT 01 dengan menghabiskan anggaran yang bersumber dari Dana Desa Tahun anggaran 2023 sebesar Rp.113.700.000,00.

Saat diwawancarai di lokasi kegiatan Redi Apriza menuturkan pihaknya menetapkan kegiatan itu sebagai prioritas pembangunan dalam upaya memberikan hak para petani untuk mendapatkan akses jalan yang layak.

“Ini adalah upaya kita dalam meningkatkan kualitas akses jalan Pertanian juga sebagai wujud kepedulian kita pemerintah Tiyuh Sidomakmur kepada petani-petani kita agar mudah mengeluarkan hasil buminya.” Kata Redi Aprizal

Meski hanya sepanjang 400 meter Redi berharap agar masyarakat Tiyuh Sidomakmur mengerti dan memaklumi hal itu lantaran keuangan Tiyuh yang minim.

“Saya berharap dan percaya masyarakat Tiyuh Sidomakmur bisa menjaga dan memelihara jalan-jalan Tiyuh yang sudah terbangun, bukan hanya itu bahkan aset-aset kita yang ada harus kita jaga bersama-sama.” Ungkapan nya.

Saat diwawancarai Petani Tiyuh Sidomakmur mengucapkan terimakasih atas terealisasi nya harapan masyarakat yang keseharian nya juga sebagai petani, Kepada Wartawan dia mengaku peningkatan jalan tersebut dirasa sangat bermanfaat.

“Tadinya itu kalau bawa singkong mobil mobil itu susah lewat sini lobangnya cukup dalam sekarang udah ditingkatin gini ya mobilnya mudah lewatnya enak, jadi saya mengapresiasi sekali kinerja pemerintah Tiyuh Sidomakmur atas dibangunnya jalan ini.” Ungkapnya

(Rizky A Sony/Tim)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Saya ingin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tubaba berkomitmen untuk memberantas korupsi dalam segala bentuk. Oleh karena itu, saya mendukung upaya-upaya pencegahan korupsi yang diinisiasi oleh Kedeputian Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (Korsup KPK RI) serta Forum Penyuluh Antikorupsi Lampung dan lembaga-lembaga terkait lainnya.

Demikian disampaikan Sekdakab Tubaba Novriwan Jaya, SP saat membacakan sambutan Penjabat Bupati Tubaba dalam acara Sosialisasi Penyuluhan Anti Korupsi Bagi Pejabat Eksekutif, Legislatif dan Unsur Profesi Lainnya Di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tubaba. Di Ruang Rapat Bupati setempat. Selasa (05/12/2023).

Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya upaya anti korupsi. Dengan memahami resiko korupsi dan konsekuensinya, kita akan lebih siap untuk menangkalnya.

“Kita perlu menjalin kerja sama yang erat dengan lembaga-lembaga tersebut guna memastikan bahwa praktik korupsi tidak memiliki tempat dalam pemerintahan khususnya di Kabupaten Tubaba yang kita cintai ini,” katanya.

Dia juga mengingatkan kepada pejabat eksekutif, betapa pentingnya integritas dan kejujuran dalam menjalankan tugas pemerintahan. Jabatan atau kekuasaan tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Sementara kepada para anggota legislatif, saya mengajak untuk meningkatkan peran pengawasan terhadap penggunaan anggaran serta kebijakan-kebijakan pemerintah di daerah ini. Dengan melakukan pengawasan yang ketat dan efisien, kita dapat mencegah terjadinya penyelewengan dan praktik korupsi di dalam proses pengambilan keputusan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi Lampung, Aris Supriyanto menerangkan bahwa ada 3 strategi Pemberantasan Korupsi yakni Penindakan, Perbaikan, Edukasi dan Kampanye.

Dia juga menerangkan, upaya pencegahan korupsi di daerah dilakukan dengan mengimplementasikan 8 area intervensi sebagai fokus perbaikan tata kelola Pemerintah Daerah, yakni :

1. Perencanaan dan Penganggaran APBD;

2. Pengadaan Barang dan Jasa;

3. Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

4. Manajemen Aparatur Sipil Negara;

5. Kapabilitas aparat pengawas internal pemerintah;

6. Optimalisasi pendapatan daerah;

7. Tata kelola Dana Desa;

8. Manajemen aset daerah.

“Dengan diadakannya Sosialisasi Anti Korupsi ini diharapkan nantinya pada Tahun 2045 Indonesia bebas dari korupsi,” katanya.

Hadir pada kegiatan tersebut Anggota Forkopimda Kabupaten Tubaba, beserta para pejabat utama, dan para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tubaba.

(Rizky A Sony)