HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) KabupatenTulang Bawang Barat, Senin (4/12/2023).

Sosialisasi berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Setkab Tubaba, dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba Ir. Novriwan Jaya, SP. menghadirkan pemateri Sekretaris Dinas Komunikasi informatika Persandian dan Statistik (Diskominsantik) Kabupaten Sumedang Arif Syamsudin, Spd. M.T

Membacakan sambutan Bupati, Novriwan Jaya mengatakan, Perubahan tata kelola pemerintahan dalam layanan administrasi pemerintah dan layanan publik menjadi lebih efektif dan efisien hanya dapat dilaksanakan dengan proses digitalisasi melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau (SPBE).

“SPBE jelas tidak mungkin kita abaikan, terlebih diera disrupsi informasi dan disrupsi teknologi menuntut kita semua harus dapat menjadi pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman” Kata Sekda.

Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, lanjut Sekda menjadi pedoman dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas segenap elemen penyelenggara pemerintah yang akan selalu adaptif terhadap kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Ketua Tim penyelenggaraan SPBE Kabupaten Tubaba ini juga mengatakan , Reformasi birokrasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai pemerintahan yang baik.

Pada Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Sekda Novriwan Jaya juga memaparkan tentang Reformasi Birokrasi menuju Good and Clean Governance.

“Reformasi birokrasi diartikan sebagai upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (good governance).” jelas Sekda dalam paparannya.

Sementara melalui paparan Sumedang Digital Transformation (Transformasi Digital Sumedang) Arif Syamsudin mengatakan, bahwa tantangan ditahun 2018, saat era ekosostem digital belum terbangun, indeks SPBE di Sumedang sangat rendah, yakni di angka 2,48.

“Setelah Ekosistem digita di Sumedang tetbangun, di tahun 2022 indeks SPBE naik menjadi 3,84. Kenaikan Indeks SPBE ini lebih disebabkan karena kami sudah menerapkan tata kelola pemerintahan berbasis digital” ujar dia.

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Tulang Bawang Barat, dihadiri dan diikuti Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Tubaba, Bayana, Inspektur Inspektorat Kabupaten Tubaba, Kepala Dinas/Badan/Bagian dan Camat se Tubaba.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Selain merupakan kebutuhan dasar manusia, rumah juga berfungsi meningkatkan harkat, martabat, mutu kehidupan dan penghidupan.

Sayangnya hak dasar rakyat tersebut pada saat ini masih belum sepenuhnya terpenuhi. Salah satu penyebabnya adalah adanya kesenjangan pemenuhan kebutuhan perumahan (backlog) serta kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Demikian disampaikan Pj Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, dalam sambutannya saat acara peluncuran program Nuwo SIP (Rumah Sehat Indah Produktif) dan Gerakan LIMAS (Peduli Rumah Sesama), yang berlangsung di Tiyuh/Desa Kibang Trijaya, Kecamatan Lambu Kibang. Senin (04/12/2023).

“Berlatar belakang hal itu, pemerintah daerah Kabupaten Tubaba merancang strategi percepatan pengentasan RTLH melalui program Nuwo SIP dan Gerakan LIMAS,” ujar Pj Bupati Firsada.

Firsada menjelaskan bahwa program Nuwo SIP merupakan salah satu upaya Pemkab Tubaba dalam melakukan intervensi untuk percepatan pengentasan RTLH dengan skema Padat Karya Tunai (PKT) guna mendorong dan meningkatkan ke-swadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya.

“Selain bantuan stimulan untuk perbaikan fisik rumah, Inovasi yang dilakukan dalam program Nuwo SIP ini adalah memberikan stimulan untuk mengungkit produktifitas penghuni rumah dengan melihat potensi yang ada,” jelas Firsada.

“Sedangkan Gerakan LIMAS merupakan upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam turut serta mengentaskan RTLH terutama di sekitar tempat tinggalnya melalui penyuluhan dan advokasi,” tambahnya.

Dengan dilakukannya strategi pengentasan RTLH melalui program Nuwo SIP dan Gerakan LIMAS ini, Firsada berharap, jumlah RTLH di Tubaba dapat berkurang secara signifikan, meningkatnya kualitas kesehatan dan produktifitas bagi penghuni rumah yang masuk kategori RTLH, serta meningkatnya kepedulian dan kesadaran masyarakat.

Firsada juga mengajak agar seluruh elemen masyarakat dapat bersama mendukung serta mengawal program tersebut guna melakukan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan dalam proses pembangunan.

“Mari kita dukung dan kawal Program Nuwo SIP dan Gerakan LIMAS ini. Insya Allah di tahun-tahun yang akan datang alokasi anggaran dapat terus meningkat guna mengentaskan RTLH dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah ini,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

IniHARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun 2023-2043 yang diresmikan sebagai Peraturan Daerah (Perda) menjadi dasar hukum bagi pembangunan dan perencanaan wilayah di Kabupaten Tubaba. 

Hal ini mengarahkan kebijakan pembangunan, pemanfaatan lahan (pola ruang), dan infrastruktur (struktur ruang) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Sehingga, RTRW menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan visi dan rencana jangka panjang daerah.

Proses pembentukan RTRW sebelum diresmikan sebagai Perda telah melalui tahapan studi, analisis, penyusunan konsep, perencanaan, dan konsultasi publik. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tubaba Iwan Mursalin, S.Si., M.M. Kepada Tim Dinas Kominfo Tubaba via whatsapp. Senin (04/12/2023).

“Setelah penyusunan, RTRW diajukan ke legislatif untuk diresmikan sebagai Peraturan Daerah (Perda). Perda RTRW adalah produk hukum daerah yang dihasilkan oleh proses legislasi dan memuat ketentuan tata ruang yang sah secara hukum,” ujarnya.

Terkait prinsip tata ruang, RTRW yang diresmikan sebagai Perda telah melalui proses yang disesuaikan dengan kebijakan nasional, yakni melalui asistensi/klinik, harmonisasi, dan koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Pemerintah daerah memastikan RTRW sesuai dengan prinsip-prinsip tata ruang nasional, mengikuti pedoman dan arahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Ini dilakukan agar perencanaan tata ruang daerah sejalan dengan kebijakan nasional, menciptakan keselarasan antar tingkatan pemerintahan,” jelas Iwan Mursalin, Kadis PUPR Tubaba.

Dia mengungkapkan, sebelum Perda tersebut diresmikan pihaknya telah mengambil langkah-langkah dalam menyusun RTRW tersebut.

“Pemerintah ikut serta dalam konsultasi publik dan Forum Penataan Ruang di setiap tahapan yang antara lain adalah tahapan studi dan isu strategis, analisis, penyusunan konsep, konsultasi publik, revisi, hingga finalisasi” ungkap Iwan.

Selain itu, dalam proses penyusunan, lanjut Kadis PUPR, baik masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya (stakeholders) turut dilibatkan melalui konsultasi publik, pertemuan terbuka, dan mekanisme partisipatif.

“Pendapat mereka menjadi masukan bagi perencanaan tata ruang ini sehingga dapat mengakomodir kebutuhan dan aspirasi lokal,” pungkasnya.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas PUPR Tubaba Rihmi, mengatakan bahwa penetapan RTRW sebagai Perda didasarkan pada konsistensi dengan kebijakan nasional, keberlanjutan lingkungan, partisipasi publik, serta memperhatikan aspek sosial dan ekonomi.

“Dasar penetapan RTRW ini telah sesuai dengan kebijakan nasional. Hal ini untuk memastikan perencanaan tata ruang sesuai dengan kepentingan masyarakat dan regulasi yang berlaku,” kata Rihmi.

Dengan diresmikannya RTRW ini menjadi Perda, lanjut Rihmi, tentunya ada implikasi hukum dan konsekuensi yang akan dihadapi oleh pihak-pihak terkait jika melanggar tata ruang dan tidak sesuai RTRW.

“RTRW yang diresmikan sebagai Perda memiliki kekuatan hukum mengikat. Pihak terkait, termasuk masyarakat dan pengembang, harus mematuhi ketentuan dalam RTRW. Jika terjadi pelanggaran atas ketentuan RTRW, dapat dikenakan konsekuensi hukum, seperti sanksi administratif atau pembatalan izin pembangunan,” terangnya.

Dengan telah diresmikannya RTRW ini, pemerintah daerah akan memastikan implementasi dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan RTRW di Kabupaten Tubaba.

“Dengan melakukan pemantauan rutin dan menegakkan sanksi terhadap pelanggaran, pelaksanaan RTRW dapat diawasi secara efektif guna memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang telah ditetapkan,” kata Rihmi.

Selain itu, Rihmi juga menjelaskan bahwa RTRW yang diresmikan sebagai Perda tersebut mengatur penggunaan lahan dan perlindungan lingkungan di daerah, yang mana termuat dalam Kawasan Lindung di dalam Pola Ruang, Ketentuan Umum Zonasi dan Ketentuan Khusus Zonasi guna menghindari konflik.

“Hal ini (RTRW yang diresmikan) memastikan bahwa pemanfaatan lahan sesuai rencana, menghindari konflik tata ruang, serta memperhatikan aspek lingkungan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” terangnya.

“Sedangkan guna penciptaan pengembangan atau investasi di Kabupaten Tubaba dapat terjadi kemudahan karena adanya kejelasan regulasi tata ruang, memberikan keyakinan kepada investor, mengurangi ketidakpastian, dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembangunan dan investasi,” tutupnya.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Lampung Utara 

Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tiyuh (Desa) se Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas pengetahuan, wawasan, kemampuan dan peran serta PKK untuk kemajuan tiyuh di Tubaba.

Kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Bali pada 28 November 2023 sampai 1 Desember 2023, difasilitasi oleh Laskar Wisata yang bekerjasama tiyuh-tiyuh se Kabupaten Tubaba, yang diikuti sebanyak 78 tiyuh dari 100 tiyuh di Tubaba.

Kegiatan yang juga dihari oleh Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Tubaba, Dra.Hanita Farial Firsada, Asisten I Bidang Pemerintahan Drs.Bayana,M.Si, Kepala Dinas PMT, Sofyan Nur, S.Sos,M.IP, dan sejumlah Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, di buka resmi dengan kegiatan Diskusi di Ballroom hotel PrimeBiz Bali, pada Kamis (29/11/2023)

Dikatakan Pj Ketua TP-PKK Tubaba Dra.Hanita Firsada, bahwa Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Tim Penggerak PKK se Tubaba untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, kemampuan dan peran serta PKK dalam mendukung kinerja pemerintahan tiyuh melalui gerakan PKK.

“Kujungan ke Desa Penglipuran Dan Tenun Ikat di Bali untuk mengatur Menejemen Konsep UMKM yang berada di Tiyuh Tubaba. Saya berharap, TP PKK Tubaba bisa membawa nama baik dan memberikan kesan yang baik selama kegiatan” kata Pj Ketua TP-PKK Tubaba

Menurut Hanita Firsada, PKK sebagai wadah kegiatan wanita yang mempunyai peran penting dalam membantu keberhasilan program pemerintahan ditingkat tiyuh khususnya di Tubaba.

“Pentingnya PKK memiliki wawasan, pengetahuan dan peran Tim Penggerak PKK di tiyuh-tiyuh, menjadi kunci utama kebersamaan untuk keberhasilan membangun tiyuh di Tubaba.”kata Hanita.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh (DPMT) Tubaba, mengatakan bahwa kegiatan tersebut salah satu bentuk penguatan silaturahmi dan edukasi dalam membuka wawasan yang luas bagi ibuw PKK tiyuh-tiyuh di Tubaba.

“Kegiatan Peningkatan Kapasitas Ibu-Ibu TP PKK, melaksanakan kunjungan ke Desa Penglipuran yang Dinobatkan sebagai Desa Terbersih di Dunia, dan Pengrajin Tenun Ikat di Bali, agar nantinya Ibu-Ibu TP PKK Tubaba bisa menerapkan hasil dari kunjungan tersebut di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ,” kata Sofyan Nur, meberikan sambutan Diskusi di Meeting Room Hotel Prime Biz Kuta Bali (29/11/2023).

Ia menambahkan, TP PKK Tubaba bisa mengaplikasikan untuk menunjang perekonomian Tiyuh berada di Tubaba.

“Apapun hasilnya kita berharap pertubuhan ekonomi di tiyuh bisa meningkatkan agar nantinya bisa menjadi objek tujuan wisata di Tubaba” Paparnya.

Sementara itu Direktur Tri Laskar Wisata, Hi.Tri Rahmansyah, M.Pd selaku penyedia layanan kegiatan menyampaikan beberapa agenda penting selama kegiatan berlangsung.

“Atas kepercayaan tiyuh-tiyuh yang menjadi peserta, saya selaku Direktur Laskar Wisata, melaksanakan dan memberikan layanan jasa dan edukasi yang terbaik bagi seluruh peserta kegiatan. Kami menggunakan jalur darat dan udara dengan kamampuan yang terbaik.” kata Rahman

Menurutnya, beberapa pusat kunjungan yang dilakukan selama di Provinsi Bali yaitu mengunjungi dan mendapatkan edukasi pengelolaan Desa Panglipuran sebagai Desa terbersih di dunia dan edukasi dari pusat pertenunan Putri Ayu.

“Kami berharap peserta mendapatkan pengalaman yang baik, dan membuka wawasan yang luas, telah mengamati hal-hal yang dapat bermanfaat untuk kemajuan di tiyuh-tiyuh di Tubaba.” pungkasnya

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) berhasil meraih lima penghargaan terkait kinerja dalam menyukseskan program Sapi Kerbau Komuditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) dan Penandaan Pendataan Ternak Tahun 2023.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada Pemkab Tubaba saat Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi SIKOMANDAN dan Penandaan Pendataan Ternak Provinsi Lampung, yang berlangsung di Ballroom Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Rabu (29/11/2023).

Dalam Rakor tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi menyebutkan, target populasi ternak sapi dan kerbau di Lampung bisa mencapai satu juta ekor pada tahun 2025. Saat ini, kata gubernur, populasi sapi dan kerbau di Lampung telah mencapai 916 ribu ekor dengan produksi daging 21 ribu ton.

“Kita optimis tahun 2025 populasi ternak sapi dan kerbau kita berada pada angka satu juta ekor. Kita mampu mewujudkan itu,” kata Arinal.

Menurut Arinal, Lampung memiliki sumberdaya dan potensi untuk menjadi lumbung ternak nasional. Karena itu, gubernur berharap, melalui Rakor tersebut bisa menjadi ajang evaluasi dalam pelaksanaan program-program pemerintah, khususnya dalam peningkatan populasi ternak.

“Tentunya ini juga didukung dengan kebijakan serta anggaran yang bersinggungan langsung dengan peternak. Salah satunya Program SIKOMANDAN,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili Penjabat (Pj) Bupati Tubaba Drs. M Firsada, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tubaba, drh. Nazaruddin, MM., mengungkapkan, perolehan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergisitas antar bidang pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan diimplementasikan petugas lapangan sebagai ujung tombak, serta instansi terkait dengan berkolaborasi bersama masyarakat khususnya para peternak.

“Dengan adanya penghargaan ini menunjukkan bahwasannya Kabupaten Tulangbawang Barat, baik dinas maupun stakeholders terkait mampu mendukung peningkatan populasi serta produksi sapi dan kerbau di Provinsi Lampung,” ungkap Nazaruddin Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tubaba.

Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mensukseskan program SIKOMANDAN, yaitu memanfaatkan teknologi Inseminasi Buatan, dengan menggunakan semen unggul (straw), bukan saja dapat meningkatkan potensi genetik dari turunannya tetapi juga dapat mengoptimalkan produksi ternak menjadi lebih nyata.

“Teknologi ini perlu diterapkan dan disosialisasikan kepada peternak dan pelaku agribisnis peternakan,” katanya.

Selain itu, melalui kegiatan penandaan dan pendataan ternak dimasyarakat, dapat mendukung optimalisasi pelaksanaan SIKOMANDAN dan Vaksinasi terhadap hewan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah populasi hewan, status reproduksi, dan distribusi melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

“Berdasarkan hasil penandaan dan pendataan ternak tahun 2023 diperoleh populasi ternak sapi Tubaba berjumlah 29.284 ekor,” sebutnya.

“Sejalan dengan rencana daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat kedepan akan dijadikan sentra ternak atau Wilayah Sumber Bibit maka diperlukan perhatian besar dalam rangka mensukseskan rencana tersebut, salah satunya dengan mengoptimalkan program SIKOMANDAN dan Penandaan Pendataan Ternak.” pungkasnya.

Diketahui, lima penghargaan yang diraih Pemkab Tubaba yaitu kategori :

1). Kabupaten Dengan Kinerja Program Penandaan dan Pendataan Ternak Terbaik I se-Lampung Tahun 2023,

2). Kabupaten Dengan Kinerja Program SIKOMANDAN Terbaik I se-Lampung Tahun 2023,

3). Kabupaten Dengan Kinerja Pelaporan Lahir Ternak Terbaik II se-Lampung Tahun 2023,

4). Kabupaten Dengan Kinerja Pelaporan dan Verifikasi Program Penandaan dan Pendataan Ternak Terbaik II se-Lampung Tahun 2023, serta;

5). Kabupaten Dengan Kinerja Pemeriksaan Kebuntingan (PKb) Program SIKOMANDAN Terbaik I se-Lampung Tahun 2023.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Ir. Novriwan Jaya. S.P. Menyerahkan penghargaan kepada PNS yang telah memasuki Purna Bakti dan pemberian tali asih bagi PNS aktif Golongan I dan II, serta pemberian penganugerahan tanda jehormatan Satyalancana Karya Satya.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Sesat Agung Bumi Gayo, Kompleks Islamic Canter Kabupaten Tulangbawang Barat. Rabu (29/11/2023).

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam meperiganti HUT Korpri Ke-52 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2023.

Dalam sambutannya Pj Bupati yang diwakili Sekda Tubaba, Novriwan Jaya mengatakan, dalam momentum perayaan HUT Korpri kali ini, kita perlu terus mengembangkan kultur kerja yang profesional, inovatif, serta ber-orientasi pada pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat, serta senantiasa menjadi contoh dalam menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Lanjut dia pun mengatakan kepada pensiunan PNS yang telah menerima penghargaan hari ini atas nama sendiri dan pemerintah daerah kami mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan jasa-jasa yang telah diberikan selama ini untuk Kabupaten Tubaba.

“Meski telah memasuki masa pensiun, semangat dan semangat kerja yang telah di tularkan kepada Anggota Korpri yang lebih muda akan terus menginspirasi dan membawa dampak positif bagi birokrasi dan pelayanan publik di masa yang akan datang,”ucap sekda

Selain itu, Sekda Novriwan secara langsung menyerahkan penghargaan berupa Satyalencana Karya Satya kepada para penerima yang telah menunjukkan kesetiaan dan dedikasi yang sangat tinggi selama ini dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai abdi negara.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan ketulusan hati para penerima dalam menjaga kualitas pelayanan publik yang prima,” jelasnya.

Ia pun berharap, kebersamaan dalam peringatan HUT Ke-52 Korpri Kabupaten Tubaba Tahun 2023 ini senantiasa memberikan semangat baru untuk terus berkarya, mensejahterakan masyarakat dan berkontribusi lebih baik lagi dalam upaya kita bersama membangun Kabupaten Tubaba yang kita cintai.

(Rizky A Sony)

 

Diskominfo Tubaba – Rini Budiman Jaya resmi dilantik sebagai ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dina (Himpaudi) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) periode 2023-2027, oleh Ketua Himpaudi Provinsi Lampung, Dra. Istihana. Senin, (27/11/2023)

Pelantikan tersebut berlangsung di Home Stay Prima Jasa, Tiyuh Tirta Kencana, Kabupaten Tubaba, dan disaksikan oleh Bunda Paud Kabupaten Tubaba Dra. Hanita Farial Firsada, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tubaba, Budiman Jaya.

Dra. Hanita Firsada mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua Himpaudi Kabupaten Tubaba masa bakti 2023-2027 yang baru.

“Semoga amanah yang ibu Rini emban bisa menjadikan amal ibadahnya, karna menjadi ketua organisasi Himpaudi adalah sebuah penngabdian untuk kemajuan dan tumbuh kembang, khususnya anak usia dini di Bumi Ragem Sai Mangi Waway,” Ucap Hanita Firsada Bunda Paud Tubaba.

Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) merupakan sarana untuk membangun pondasi dalam mempersiapkan anak agar nantinya dapat survive dikehidupan bermasyarakat.

“Setiap anak memiliki hak untuk dibina agar mendapatkan kemampuan pondasi yang holistik, bukan hanya kognitif melainkan juga ketangan emosi, kemandirian serta kemampuan berinteraksi,” kata Bunda Pauda Tubaba, Dra. Hanita Farial Firsada.

Hal tersebut, menurut Hanita Firsada, sesuai dengan tujuan Paud dalam membentuk anak Indonesia yng berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai tingkat pengembangan nya, sehingga memiliki kesiapan yang optimal didalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan dimasa dewasa.

“Kurikulum merdeka tingkat Paud sering disebut dengan merdeka bermain karena proses pembelajarannya yang bertujuan agar anak memiliki persepsi bahwa belajar itu menyenangkan, bukan memberatkan. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, merdeka belajar itu adalah merdeka bermain, karena bermain adalah belajar,” tutup bunda Paud dalam sambutannya.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis ( Sosbimtek ) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Aplikasi Satu Data Indonesia (SDI) Tulang Bawang Barat, Senin (27/11/2023). 

 

Sosialisasi berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Setkab Tubaba, dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Tubaba, Bayana.

 

Membacakan sambutan Bupati, Bayana mengatakan, data Statistik Sektoral dan Data Geospasial merupakan sarana dasar untuk dapat mengidentifikasi masalah masalah yang ada, mengevaluasi kinerja sektor-sektor tertentu, serta merumuskan program dan kebijakan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Meskipun demikian dalam mengelola data sering dihadapkan pada berbagai persoalan dan kendala, seperti adanya kesenjangan antara data yang ada dengan kebutuhan informasi yang diinginkan.

 

“Namun, dalam pengelolaannya seringkali kita menghadapi berbagai tantangan dan kendala. Salah satu tantangan terbesar adalah kesenjangan antara data yang ada dengan kebutuhan informasi yang diinginkan.” terang Bayana.

 

Dalam era globalisasi ini, lanjut dia, kebutuhan akan data terkini dan akurat semakin meningkat. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mengoptimalkan pengumpulan, pengolahan, dan pengelolaan data statistik sektoral dan juga data geospasial di Kabupaten Tulang Bawang Barat ini.

 

“Untuk itu acara sosialisasi dan bimbingan teknis ini perlu dilakukan, supaya pemahaman akan pengelolaan Satu Data Indonesia (SDI : Red) di Tulang Bawang Barat dapat berjalan sebagaimana mestinya.”katanya berharap.

 

Aplikasi SDI Tubaba ini merupakan Inovasi teknologi yang memungkinkan pengumpulan dan pengintegrasian data statistik sektoral dari berbagai sektor dalam satu platform yang terintegrasi.

 

“Mari kita tingkatkan kapasitas dan pengetahuan kita dalam peningkatanan pengelolaan Satu Data Indonesia tingkat Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui Aplikasi SDI Tubaba.” ajak Bayana.

 

Sementara ditempat yang sama Kepala Seksi Data Geospasial UPTD Pusdatin Bangda Bappeda Provinsi Lampung, Riduan Pasra, SE. MBA dalam paparanya “Integritas Informasi Geospasial dan statistik sektoral untuk pembangunan” menyebutkan, permasalahan penyediaan data tidak terlepas dari data yang belum berkualitas, belum memenuhi standar dan tidak memiliki metadata.

 

“Disamping itu, permasalahan penyediaan data juga terkait sistem database sektoral yang belum terpadu, belum seragamnya kode referensi atau data induk, data yang sulit diakses dan tidak terintegrasi serta keterbatasan Sumber Daya Manusia Pengelola Data.” terang Riduan Pasra.

 

Perpres 39/2019, tentang Satu Data Indonesia, lebih fokus kepada tiga jenis data, yakni data statistik, data Geospasial dan data keuangan daerah.

 

“Karena ketiga data tersebut yang urgen untuk di seragamkan dan sebelum masuk di Satu Data Indonesia, sebelumnya sudah ada Perpres 9/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta yang kemudian dirubah melalui Perpres 20/2021 ” jelasnya lagi.

 

Sedangkan Kepala Dinas Kominfo Tubaba, Eri Budi Santoso, S. Sos, M.H memaparkan tentang “Pembangunan Berbasis Data” serta Kepala BPS Sartika Yuliana Siregar, S.ST memaparkan seputar Indeks Pembangunan Statistik Dalam Perencanaan, Monitoring dan Evaluasi Program Pembangunan Daerah.

 

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelola Data Statistik Sektoral dan Aplikasi Satu Data Indonesia (SDI) Tulang Bawang Barat, dihadiri dan diikuti para Asisten dan Staff Ahli, Inspektur Inspektorat Kabupaten Tubaba, Kepala Dinas/Badan/Bagian dan Camat se Tubaba.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Saat menghadiri Deklarasi Pemilu Damai 2024 yang diselenggarakan oleh Polres Tulangbawang Barat (Tubaba), pada Sabtu (25/11/2023) di Mapolres setempat. Penjabat (Pj) Bupati Tubaba Drs. M. Firsada, M.Si. dengan tegas mengatakan bahwa Pemilu damai merupakan salah satu fondasi utama bagi kemajuan dan kemakmuran wilayah.

 

“Pemilu yang damai akan menciptakan stabilitas politik, memperkuat kepercayaan publik, dan membuka ruang bagi partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam proses demokrasi. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam proses Pemilu ini untuk bersama-sama menjaga suasana yang tenang dan damai,” tegas Pj Bupati Firsada saat menyampaikan sambutannya.

 

Firsada menekankan pentingnya menjalankan Pemilu dengan berintegritas dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kepemimpinan yang adil, transparan, dan bertanggungjawab menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa suara rakyat benar-benar terdengar dalam proses ini.

 

“Saya berkomitmen untuk bekerja bersama dengan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa setiap tahapan Pemilu berlangsung dengan lancar dan adil, tanpa adanya intimidasi, kekerasan, atau tindakan yang merugikan,” ujar Pj Bupati Firsada.

 

Firsada juga mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan sikap bijak dan bertanggungjawab dalam menggunakan hak pilih mereka.

 

“Suara setiap warga negara memiliki nilai yang sangat besar, dan dengan menggunakan hak pilih dengan bijak, kita semua dapat bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang,” tuturnya.

 

Masih Firsada, Pemilu damai bukanlah tanggungjawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama. Dia mengajak seluruh instansi pemerintah, lembaga hukum, aparat keamanan, media, dan masyarakat sipil untuk bekerja sama dalam menjaga kedamaian dan ketertiban selama proses Pemilu.

 

“Kolaborasi antar berbagai pihak menjadi kunci bagi keberhasilan sebuah Pemilu yang sehat dan demokratis,” jelas Firsada.

 

Dalam memastikan Pemilu Damai Tahun 2024 berjalan dengan sukses, Pj Bupati Firsada juga menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan dukungan kepada setiap individu, kelompok, dan komunitas yang ingin terlibat dalam proses demokrasi ini.

 

“Tidak ada ruang bagi intimidasi atau diskriminasi terhadap siapapun, dan saya akan memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam Pemilu,” tegas Pj Bupati Firsada yang juga Kepala Dinas Kesbangpol Provinsi Lampung.

 

Firsada meminta agar semua pihak dapat menjaga dialog dan komunikasi yang baik dalam menanggapi perbedaan pendapat atau pandangan politik.

 

“Kabupaten Tubaba adalah rumah bagi beragam suku, agama, dan budaya, dan keberagaman ini merupakan kekayaan yang harus kita jaga bersama. Dengan menghargai perbedaan pendapat dan bertindak secara bijak, kita dapat menjaga persatuan dan kesatuan dalam proses Pemilu ini,” tutupnya.

 

Diketahui, deklarasi tersebut diikuti oleh Penjabat (Pj) Bupati bersama jajaran Forkopimda Tubaba, KPU, Bawaslu, partai politik peserta Pemilu, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Karang Taruna Tiyuh (Desa) Makarti, Kecamatan Tumijajar Kabupaten  Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyelenggarakan Turnamen Karang Taruna Cup Bola Voli Tiyuh Makarti (25/11/23)

 

Di hadiri Camat Tumijajar surya jaya rades SSTP.,MI yang di dampingi oleh Kepala Tiyuh Makarti Edi Ismanto, Aparatur Tiyuh, ketua karang taruna kecamatan, dan warga masyarakat tumijajar.

 

Camat Tumijajar Surya jaya rades SSTP.,MIP Saat berikan sambutan Saat pembukaan Turnamen Cup Karang Taruna mengatakan “Terterimakasih kepada pengurus Karang Taruna Tiyuh Makarti yang telah menggelar turnamen bola voli ini. Warga Yang hadir sangat  antusias dan ramai saat pembukaan Turnamen ini. Ucapnya

 

Iya juga mengatakan Ini adalah turnamen dalam rangka mencari bibit pemain bola voli  putra, Dari turnamen ini kita bisa dicari bibit pemain yang unggul di bola voli. Ujarnya

 

Dalam kesempatan tersebut Surya Jaya  juga mengingatkan agar semuanya untuk selalu menjaga sportifitas dalam melaksanakan turnamen ini sehingga semua pertandingan dapat berjalan dengan baik. Pungkas nya.

 

Di tempat yang sama Kepala Tiyuh Makarti saat menyampaikan sebutannya Mengatakan” Alhamdulillah sebanyak 35 Tim peserta yang mendaftar di Turnamen Karang Taruna Cup Tiyuh Makarti. Dan ini turnamen selain mendapatkan hadiah kita juga mencari bibit unggul pemain bola voli pria, untuk kontes perwakilan kecamatan Tumijajar. Ucapnya

 

Di akhir sambutan Edi Ismanto memberikan semangat pada ke -2 Tim yang main pertama Tim tuan rumah Tiyuh Makarti VS Tiyuh gunung Timbul.  ” Tetap jaga sportifitas dalam melaksanakan pertandingan. Berkompetisi oke tapi berteman, kekeluargaan dan keharmonisan tetap harus dijaga,” Pungkasnya Edi ismanto

 

(Rizky A Sony)