Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Way Kanan Gelar Lokakarya Literasi Digital

oleh -718 Dilihat

Way Kanan (HD)- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Way kanan menggelar acara Lokakarya Literasi Digital guna meningkatkan pengetahuan serta mendorong pengguna flatform digital untuk teliti dalam bermedia sosial. Serta membudayakan Saring sebelum Sharing. Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasisyah, S.Ked di Aula Dinas setempat. Blambangan Umpu, Rabu (30/7/2025).

Lokakarya yang mengusung tema “Saring sebelum Sharing, Jaga Budaya Dalam Jejak Digital” ini diikuti sekitar 100 pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta para penggiat literasi yang ada di Kabupaten Way Kanan.

‎Pada kesempatan ini juga turut dibagikan bantuan buku dan penyerahan piala kepada pemenang lomba perpustakaan tingkat kampung yang diserahkan langsung oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasisyah, S.Ked yang didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Septa Muktamar, SE.,MM.

‎Tampak hadir dalam kegiatan pejabat yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Yusron Lutfi, SH.,MM, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunaryo, Kabid Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Camat Blambangan Umpu, Camat Way Tuba, Camat Banjit serta perwakilan dari Pemerintah Kampung.

‎Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Way Kanan Septa Muktamar, SE., MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan diselenggarakan agar para generasi muda dan pelajar mendapat pengetahuan yang komprehensif tentang dunia digital serta dapat selektif dan menyaring semua informasi sehingga terhindar dari penyebaran berita bohong. dengan tetap melestarikan budaya lokal.

Lokakarya Literasi Digital menghadirkan dua orang narasumber yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Way Kanan Yusron Lutfi, SH.,MM dan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Way Kanan Rido Ramadan.

Dalam paparannya Yusron Lutfi, SE.MM menyampaikan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Way Kanan mempunyai peran penting dalam menjaga arus informasi dan mendorong peningkatan literasi digital yang baik serta mengingatkan dampak-dampak dari penyahgunaan media sosial sehingga pengguna media sosial dapat lebih bijak dan bertanggung jawab dalam mengakses flatform digital.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua IWO Kabupaten Way Kanan, Rido Ramadan juga menyampaikan bahwa jejak digital merupakan rekaman dari semua aktivitas di flatform digital, rekam jejak digital merupakan gambaran kepribadian yang harus dijaga agar memberi dampak baik dimasa mendatang.

Kemajuan tekhnologi sejatinya untuk memudahkan manusia dalam beraktivitas. Namun bersamaan dengan itu juga memiliki dampak negatif jika disalahgunakan.

Ketua IWO Kabupaten Way Kanan juga mengajak untuk terus selektif dan memilah informasi serta membudayakan Saring Sebelum Sharing, mengakses informasi untuk menambah wawasan, wahana belajar dan mengakses konten-konten positif juga menciptakan lingkungan media sosial yang sehat dan Bertanggung Jawab. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *