hariandiksi.com


Hariandiksi.com | Lampung Timur– Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi Menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Tahun 2023 Yang Dilaksanakan Di Halaman Depan Pemerintah Daerah Lampung Timur, Kamis (1 Juni 2023).

Hadir dalam acara tersebut Forkopimda Lampung Timur, Para Staf Ahli, Asisten, Kepala Inspektorat, Sekretaris DPRD, Para Kepala OPD, Kepala Bagian Dan Direktur RSUD Sukadana.

Pada kesempatan tersebut Azwar Hadi membacakan pidato presiden RI, Joko Widodo. ia berharap kerukunan dan kekompakan menjelang pemilu tahun depan.

“Saat ini bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis pandemi covid-19 Hal ini membuktikan kekuatan Pancasila dan kekuatan bangsa Indonesia.
Tahun depan kita juga akan menghadapi pesta demokrasi serentak melalui penyelenggaraan pemilu 2024 Untuk itu saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menyukseskan pemilu yang jujur aman dan damai
Kita harus menjaga kerukunan dan keutuhan untuk menciptakan suasana yang kondusif sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila”

Selanjutnya pesan Jokowi yang diuraikan oleh Azwar kepada masyarakat untuk menjaga dan menguatkan karakter bangsa.

“Mari kita berkomitmen untuk bersama-sama menguatkan jati diri dan karakter bangsa sikap dan perilaku patriotik cinta tanah air serta menjaga toleransi dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara”.

Menutup pemaparannya, suami dari Huzaimah itu mengucapkan terimakasih kepada para leluhur pancasila.

“Atas nama seluruh rakyat Indonesia Saya menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Para founding fathers atau warisan luhur Pancasila yang kita nikmati sampai saat ini. Semoga Indonesia menjadi bangsa besar yang disegani dunia tanpa kehilangan jati dirinya Pancasila”. (Red)

Hariandiksi.com| Tulang Bawang– Babinsa Koramil 426-05 Penawar Aji, Kodim 0426 Tulang Bawang Peltu Suyani dan masyarakat sekitar terlihat bersama-sama membersihkan masjid, dan membersihkan rumput yg tumbuh dihalaman masjid, Dikampung Gedung Harapan, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Minggu 04 Juni 2023.

Babinsa dan masyarakat peduli terhadap lingkungan khususnya peduli terhadap kebersihan tempat ibadah seperti yang dilaksanakan Babinsa bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong bersama membersihkan Masjid yang bertempat Dikampung Gedung Harapan.

“Iya harapan Babinsa masayarakat semakin peduli lagi terhadap kebersihan masjid dan halaman masjid. Sehingga orang yang beribadah pun semakin nyaman dan khusyuk,” Pungkasnya. (Red)

Hariandiksi.com | Tulang Bawang – Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, hari Sabtu (27/05/2023), sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam kasus tersebut seorang perempuan bernama Yuminatun als Yuyun (48), berprofesi tukang pijit, warga Kampung Tunggal Warga, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia (MD) di rumahnya dengan luka bacok di bagian perut sebelah kanan.

“Hari Senin (29/05/2023), sekitar pukul 14.30 WIB, petugas kami berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap korban Yuminatun als Yuyun. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Dusun 3, Desa Sri Menanti, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, didampingi Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, SIK, MH, saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (30/05/2023), pukul 10.30 WIB.

Lanjutnya, pelaku pembunuhan yang ditangkap tersebut seorang pria berinisial NA (62), berprofesi tani, warga Kampung Panggung Mulyo, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang. Ia merupakan suami sah dari korban.

Kapolres menerangkan, hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kami terungkap penyebab pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap korban yang merupakan istri sahnya dengan menggunakan golok .

“Pelaku yang sudah lama tidak pulang ke rumah karena merantau dan bekerja mengurus kebun kopi di daerah OKU Selatan, saat tiba di rumah merasa terkejut karena mengetahui korban sudah memiliki pria idaman lain (PIL) dan telah menikah sirih. Sehingga membuat pelaku sakit hati dan membunuh korban dengan menggunakan sebilah golok,” terang perwira dengan melati dua dipundaknya.

Alumni Akpol 2001 ini menambahkan, menurut pengakuan dari pelaku, ia membacok korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan golok, lalu menusukkan golok tersebut ke bagian perut korban hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

“Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.” Tutup AKBP Jibrael. (*)

TULANG BAWANG Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD) dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, pada hari Senin (22/05/2023), sekitar pukul 05.00 WIB, diungkap petugas gabungan dari Tekab 308 Presisi Polda Lampung, Polres Tulang Bawang, dan Polsek Banjar Agung.

Dalam kasus ini, korban MD yakni seorang wanita bernama Warsih (47), ibu rumah tangga (IRT), sedangkan pelapornya adalah Mustam (52), berprofesi tani, suami sah korban. Mereka merupakan warga Kampung Moris Jaya.

“Hari Kamis (01/06/2023), sekitar pukul 13.00 WIB, petugas kami bersama Tekab 308 Presisi Polda Lampung menangkap pelaku curas yang mengakibatkan korban MD. Pelaku ditangkap saat sedang berada di kontrakan Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, didampingi Plt Wakapolres Kompol Yudi Pristiwanto, SH, dan Kasat Reskrim AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, SIK, MH, saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Sabtu (03/06/2023), pukul 09.30 WIB.

Lanjutnya, pelaku yang ditangkap dalam kasus ini yakni seorang pria berinisial MS (24), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Moris Jaya. Namun sudah dua tahun tinggal dan mengontrak di Kampung Penawar Rejo.

Kapolres menjelaskan, kronologis kasus curas yang dilakukan oleh pelaku yakni saat pelapor berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh, pelaku langsung menuju ke rumah dan masuk ke dalam rumah pelapor melalui pintu samping yang ada di dapur.

Ketika sudah masuk ke dalam rumah, pelaku diketahui oleh korban, sehingga pelaku langsung menyekap dan merobohkan korban, lalu menutup mata, mulut, serta mengikat tangan korban dengan menggunakan lakban yang memang telah dibawa oleh pelaku sebelumnya.

Pelaku mencari kunci mobil, kemudian memasukkan korban ke dalam mobil dan membawanya ke arah Kampung Penawar Rejo, lalu pelaku membuang korban ke semak-semak dan saat itu korban masih hidup.

Kemudian pelaku membawa mobil hasil curian ke kontrakan temannya untuk melepas plat nomor, setelah itu pelaku pulang ke kontrakannya sebentar, lalu membawa mobil tersebut ke arah Pasar Unit 2 dan meninggal mobil disana.

Pelaku kembali ke rumah orang tuanya di Kampung Moris Jaya untuk mengambil sepeda motor Yamaha NMax warna hitam tanpa No Pol, setelah itu pelaku kembali ke lokasi tempat membuang korban dan ternyata korban sudah MD. Pelaku kemudian memasukkan korban ke dalam air dan ditutupi dengan rumput.

Korban berhasil ditemukan oleh warga pada Rabu (24/05/2023), sekitar pukul 14.00 WIB, dalam keadaan MD di bekas galian yang ada di Kampung Penawar Rejo.

“Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan tujuan untuk mencuri sepeda motor Honda Beat, karena diketahui oleh korban sehingga pelaku melakukan kekerasan dan membawa korban ke semak-semak, lalu dimasukkan ke dalam air, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi MD oleh warga yang sedang mencari ikan,” jelas perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Alumni Akpol 2001 menerangkan, pelaku dalam melakukan aksinya seorang diri dan panik karena aksinya hendak mencuri sepeda motor Honda Beat diketahui oleh korban, sehingga melakukan kekerasan yang membuat korban pingsan dan tak berdaya.

“Motif pelaku ini murni untuk mencuri sepeda motor dan awalnya tidak berniat membunuh korban. Namun karena korban sudah MD setelah dibuang ke semak-semak, akhirnya pelaku memasukkan korban ke dalam air,” terangnya.

AKBP Jibrael menambahkan, pelaku memiliki hutang sebanyak 30 juta dan telah dua kali melakukan aksi pencurian yakni pertama pencurian sepeda motor di Kampung Moris Jaya dan kedua pencurian di Gudang Orang Tua (OT), Kampung Penawar Rejo, yang merupakan tempat pelaku bekerja sebelumnya.

“Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan Pasal 365 ayat 3 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.” Tutup Kapolres. (*) (lebih…)

hariandiksi.com | Tulang Bawang– Lampu sebagai alat penerangan menjadi salah satu kebutuhan masyarakat sehari-hari. Penerangan sangat dibutuhkan di malam hari. Begitu halnya dengan perangan di jalan, tidak kalah pentingnya bagi pengguna jalan yang melintas. Disamping sebagai penerang juga meminimalisir kecelakaan akibat terbatasnya jarak pandang.

Namun, keadaan gelap gulita akibat minimnya lampu penerangan masih terlihat di pusat perkotaan Kabupaten Tulang Bawang yakni Kota Menggala yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang. Keadaan ini memicu protes masyarakat sekitar yang merasa takut karena suasana sepertu mencekam.(30/05/2023).

Seperti yang telah beredar di media sosial, banyaknya masyarakat mempersoalkan penerangan jalan yang minim yang di Kelurahan Menggala Selatan tepatnya di Gunung Sakti dan sekitarnya.

Banyaknya lampu penerangan jalan yang padam itu diduga masyarakat akibat minimnya perhatian dari pemerintah setempat. Mereka meminta hal ini segera di tindak lanjuti agar bisa menerangi pusat perkotaan di Menggala dan sekitarnya.

Hal itu diungkao salah satu Pemuda setempat, Jay. Ia menerangkan bahwa “saya melihat Kota Menggala ini sangat miris sekali. Masa ia, kita di Gunung Sakti ini pusat Kota Menggala, lampu yang arah dibundaran, lampu arah pemda dan arah simpang kuburan Aspol mati semua, ” Keluhnya.

Lebih lanjut ia mempertanyakan keseriusan pemerintah meyelesaikan persoalan ini. “dari masa jabatan Bupati Winarti apakah ada perhatian yang serius dari pemerintah melihat lampu yang ada di Taman Kota Menggala ini mati semua. kok malah pemerintah seperti terkesan tutup mata, kemana anggaran perawatan lampu taman dan lampu jalan, “Tegasnya

Selain itu, di tempat terpisah, Ari, pemuda Gunung Sakti juga mengeluhkan masalah ini “Ia bang kami ini sering nongkrong disini. gelap engak enak juga bang gelap-gelapan, kemarin kami sempat melihat ada pembenaran lampu tapi anehnya, lampu itu engak hidup bang ada apa mengapa ia seperti itu ia bang,,?” Ungkapnya heran.

Kendati demikian adanya, masyakat masih berharap keluhan dan aspirasi mereka kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang agar tidak melakukan pembiaran dan mencari solusi terhadap masalah penerangan jalan ini.

Mereka khawatir, dengan padamnya lampu jalan dan lampu taman dapat mengakibatkan kecelakaan, pencurian dan masalah lain ditengah masyarakat karena keadaan gelap. (Red)

hariandiksi.com | Tulang Bawang– Kursi Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Kabupaten Tulang Bawang periode tahun 2023-2028 mulai diperebutkan.

Hal itu terlihat dari munculnya nama Setuju Sanjaya sebagai bakal calon Ketua yang akan bersaing dengan ketua incumbent Ade Setiawan, SH pada Musyawarah Besar Daerah (Mubesda) yang rencananya akan digelar pertengahan bulan Juni mendatang.

Majunya Setuju Sanjaya sebagai bakal calon ketua ini diawali pernyataan sikapnya dalam Rapat Pemantapan Mubesda ke-1 IWO Tulang Bawang yang diselenggarakan di Kantor Pengurus Daerah, Jalan Cemara, Menggala, Rabu (31/5/2023).

Sebelumnya Setuju Sanjaya menjabat sebagai bendahara. Ketika dimintai tanggapan terkait hal itu ia mengatakan bahwa ini hal biasa dalam organisasi dan merupakan hak setiap anggota.

“Ini sebagai wadah penyaluran hak setiap anggota untuk dipilih dan memilih, dimana Mubesda merupakan hajat tertinggi organisasi di tingkat daerah dengan sistem demokrasi. Ini hal biasa dalam setiap organisasi, tujuannya tentu untuk menjadikan baik organisasi maupun profesi wartawan semakin baik lagi yang berlandaskan pada AD/ART dan peraturan organisasi” Ungkapnya.

Sementara, pesaingnya, yang juga Ketua IWO Tulang Bawang incumbent Ade Setiawan, SH mengatakan bahwa kompetisi ini bersifat terbuka dan harus dilaksanakan sesuai dengan AD/ART organisasi. Ia juga menambahkan bahwa siapapun yang nantinya terpilih harus menerima dengan lapang dada.

” Yang pastinya kompetisi ini terbuka dan harus berjalan sesuai AD/ART, siapapun yang nantinya terpilih harus menerima dengan lapang dada” Ungkap Ade Setiawan. ( Rabu, 31/5/2023) malam. (Rido)

Hariandiksi.com | Lampung Utara

Lagi lagi jagat media Kabupaten Lampung Utara (Lampura) digegerkan dengan adanya temuan kerugian negara di Sekretariat DPRD oleh Badan Pemerikasaan Keuangan Perwakilan Provinsi yang dimuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP, BPK) Provinsi Lampung Tahun 2022 dengan nomor surat (Nomor;30/B/LHP/Tanggal 6 May 2023).

Yang cukup mencengangkan yaitu adanya temuan kerugian negara pada belanja barang dan jasa bidang publikasi media . Anehnya, dalam data LHP BPK tahun 2022 yang dikirim salah satu pegawai Sekertariat DPRD Kabupaten Lampung Utara yang menjadi admin grup WhasApp media DPRD Lampung Utara Selasa (2/6) kemarin itu terdapat nama-nama media dengan jumlah pengembalian cukup besar yakni Rp.78.000.000 namun diragukan keberadaannya di Lampung Utara.

Eka Darma Thoir selaku Sekretaris DPRD Kabupaten Lampung yang baru beberapa bulan lalu menjabat membenarkan adanya temuan LHP BPK tahun anggaran 2022 di DPRD. Dengan nomor surat Nomor;30/B/LHP/Tanggal 6 May 2023.

“Itu temuan LHP BPK untuk media yang harus mengembalikan ke kas negara” Ungkapnya kepada buletinlampung.com

Atas temua itu, Leni, Admin Grup WhasUpp DPRD Lampung Utara juga memberitahukan kepada 387 nama media yang tercantum koran, online, Tv , maupun streming untuk menggambil surat teguran LHP BPK tahun anggaran 2022 di Sekertariat DPRD Kabupaten Lampung Utara.

Iyapun menjelaskan nama nama media yang tercantum ditemuan LHP BPK Tahun 2022 harus mengembalikan ke kas negara. Tegasnya. Sebtu (3/6/2023)

Hal ini mendapat sorotan dari Deperi Zen, Ketua organisasi Komite Wartawan Indonesia (KWI). Defri Zen mengungkapkan bahwa pihaknya telah membaca perihal hasil pemeriksaan BPK dan menyatakan bahwa ada nama media yang diduganya media “siluman” yang tidak jelas keberadaannya di Lampung Utara.

“setelah saya baca temuan LHP BPK tahun anggaran 2022 untuk DPRD Lampung Utara. Sangat bobrok pengrekrutan kerjasama media di sekertariat DPRD, karena ternyata banyak sekali nama-nama media siluman yang tidak jelas keberadaanya” Ungkap Defri Zen.

Deperi Zen juga berharap BPK dan Aparat Penegak dapat bertindak tegas atas dugaannya terkait banyaknya nama media siluman yang di temuan LHP BPK tahun anggaran 2022 jelas adanya permainan disekertariat DPRD kabupaten Lampung. (Rizky A Sony)

Hariandiksi.com, Lampung Utara– Praktik Pungutan Liar (Pungli) masih kerap terjadi di wilayah Lampung Utara. Kali ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Ulak Rengas, Kecamatan Abung Tinggi. Sabtu (3/6/2023) malam.

Hal itu diungkap Z, sala satu pengendara yang melihat langsung praktik pungli yang diduga dilakukan para oknum masyarakat sipil berpakaian preman. Dia menceritakan, saat melintas di lokasi tersebut dirinya dari arah Kota Bumi menuju Bukit Kemuning sekira pukul 17:00 sore. Saat itu terlihat kemacetan cukup panjang.

Namun, setalah ia kembali dari Bukit Kemuning menuju Kota Bumi sekira pukul 21.30 masih terjadi kemacetan. Z pun melihat para terduga pelaku meminta uang kepada mobil-mobil truck. Sehingga terjadi kemacetan.

“Saya marah dan kesal sampai rekan dalam mobil saya merkam video kejadian tersebut melalui handphone.”ujarnya Z

Z berharap Tim Saber Pungli Polres Lampung Utara dan Polda Lampung dapat menyikapi dugaan praktik pungli yang menyebabkan sering terjadi kemacetan ini. (Red)

Mitsubishi akhirnya memperkenalkan kepada publik wujud dari Expander, produk baru di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) di Indonesia. Mobil ini digadang-gadang bakal menjadi penantang kuat dari Avanza, Xenia, Mobilio, hingga Ertiga.

Meski nama Expander sudah menggaung, akan tetapi Mitsubishi masih belum mau menyebut nama asli dari mobil yang versi purwarupanya bernama XM Concept.

Jenama asal Jepang itu berjanji akan mengumumkannya pada debut resmi di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), yang diselenggarakan dari tanggal 10-20 Agustus 2017 mendatang.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, atau MMKSI, secara resmi telah memperkenalkan jagoan barunya Xpander di enam kota besar secara serentak. Salah satunya di Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat malam 11 Agustus 2017.

Tak tanggung-tanggung, tugas berat diemban Mitsubishi Sumatera Utara. PT MMKSI menargetkan Mitsubishi Sumatera Utara dapat merebut 25 persen pasar MPV 1.500cc yang sebelumnya dikuasai para kompetitor, termasuk Toyota Avanza.

“Kita mau segmen share 25 persen. Kalau penjualan semua MPV 1500cc di Sumatera Utara sekitar 5.700-an unit dari Januari hingga Juni, atau kurang lebih 900 unit per bulan, kita mau enter di situ 25 persen,” kata Head of Sales and Marketing Region III Departement (Sumatera, Kalimantan & IBT) PT MMKSI, Ilham Iranda Syahputra.