hariandiksi.com

Hariandiksi.com | Tulang Bawang– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus berupaya meningkatkan kapasitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyelenggarakan Pelatihan Menagement Usahan Koperasi dengan Memanfaatkan Potensi Wilayah setempat.

Pelatihan Management Usaha Koperasi dengan Memanfaatkan Potensi Wilayah ini digelar di Hotel Sari Kuring, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan berlangsung selama 3 hari yakni tanggal 10 hingga 12 Mei 2023 dengan menghadirkan para nara sumber dari berbagai kalangan, baik profesional, birokrasi dan pengrajin sukses dari dalam dan luar daerah Tulang Bawang.

Pelatihan bertujuan agar para pelaku usaha semakin meningkat kapasistas dan keterampilannya dalam mengelola usaha. Baik pengelolaan koperasi, peningkatan keterampilan bagi pelaku UMK makanan olahan, kegiatan usaha pembuatan sandal jepit, pengrajin batik tulis, pengrajin sulam maduarou dan lain-lain. Dengan mengikuti pelatihan diharapkan peserta dapat menyerap ilmu sekaligus mendapat inspirasi baru dalam pengembangan usahanya.

Terlihat para peserta begitu antusias mengikuti pelatihan dan pemaparan dari nara sumber dan fasilitator. Menurut mereka, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan, saling tukar pendapat antar sesama palaku usaha sekaligus mendapatkan ilmu management koperasi. Selain itu juga dapat mengutarakan kendala-kendala yang terjadi dalam pengelolaan usaha sekaligus menanyakan cara mengantisipasi dan solusinya. Mereka berharap, kegiatan serupa terus dilakukan agar management usaha semakin matang dan terarah sehingga dapat mewujudkan usaha yang semakin produktif dan bernilai ekonomi tinggi terhadap produk yang dihasilkan.

Terkait kegiatan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tulang Bawang, Yusrizal, S.Sos., MM mengatakan bahwa kegiatan pelatihan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun sebagai upaya pemerintah daerah untuk mendorong dan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Koperasi dan UKM. Hal ini selaras dengan program Kabupaten UDANG MANIS ( Unggul, Damai, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif dan Sejahtera yang sedang digalakkan Pemkab Tulang Bawang.

Ditambahkannya, bahwa Branding Kabupaten Udang Manis merupakan cerminan dari potensi yang dimiliki wilayah yang ada. Unggul berarti memiliki kualitas dan daya saing tinggi. Nyaman merupakan situasi yang bersahabat kepada semua pihak, Guyub bermakna musyawarah dan saling bantu. Semantara, udang sendiri merupakan salah satu komoditas eksport andalan daerah. Begitu halnya dengan kata Manis yang dimaknai sebagai masyarakat Tulang Bawang yang mandiri, beragama, alami dan selalu memiliki innovasi menuju kesejahteraan.

Yusrizal, S.Sos., MM juga menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah juga mempromosikan produk-produk yang dihasilkan ke berbagai event baik tingkat daerah Provinsi Lampung hingga tingkat nasional agar produk-produk yang dihasilkan pelaku usaha lokal semakin dikenal luas yang nantinya semakin diminati masyarakat luas.

“Dinas Koperasi dan UKM berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) terus berupaya untuk mempromosikan produk kerajinan khas Tulang Bawang seperti Sulam maduarou, Kerudung Maduarou, Peci/ Kopiah Maduarou, Batik tulis Shiha Ali, Jilbab Batik Bulung Wawai serta beberapa kerajinan berupa souvernir kombinasi sulam tapis dan maduarou lainnya seperti Ina Craf, Lampung Craf, Apkasi Ekspo, Kriya Nusa, Festival Batik, Kemilau Tapis Lampung dan berbagai even promosi lainnya” Paparnya.

“Sementara, dalam rangka memberikan dukungan permodalan bagi para pelaku usaha baik koperasi, kerajinan dan UMKM makanan olahan pemerintah selalu mengedukasi para pelaku usaha untuk memanfaatkan fasilitas kredit melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ada di perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) , Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Lampung dan lain-lain” Imbuhnya.

Untuk diketahui, sebagai informasi, bahwa produk kerajinan Sulam Maduarou telah menjadi hak paten Kabuten Tulang Bawang sekaligus menjadi kerajinan khas Kabupaten Tulang Bawang yang selalu dihadirkan dalam event-event pameran baik tingkat daerah hingga nasional. (Rido)

Hariandiksi.com | Tulang Bawang– Pj Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M. di dampingi jajaran pejabat Pemkab Tulang Bawang menghadiri Opening Ceremony Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) XXIV Tahun 2023 yang dilaksanakan di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Wayhalim, Bandar Lampung, Rabu (7/6/2013).

GTTGN XXIV Tahun 2023 ini mengambil tema “Menguatkan Daya Saing Desa dan Menyejahterakan Warga” dibuka secara langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. Dihadiri Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi; Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim; serta diikuti oleh Pejabat Forkopimda Provinsi Lampung serta Para Gubernur, Bupati Wali Kota se-Indonesia.

Dalam sambutannya Gus Halim menuturkan kegiatan GTTGN ini sangat penting karena berbagai inovasi yang dihasilkan diyakini akan mempercepat kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia. Selain itu, Kemendes PDTT juga terus melakukan pendampingan terhadap para inovator-inovator desa yang memiliki komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi.

Ia juga optimistis berbagai inovasi yang dihasilkan akan semakin menunjang pemanfaatan Dana Desa untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM desa. “Jika dua hal ini tertangani dengan baik pada level desa maka dampaknya akan masuk pada skala nasional,” Ungkapnya.

Hariandiksi.com | Tulang Bawang– Warga masyarakat lingkungan Bugis, kelurahan Menggala Kota, kecamatan Menggala, kabupaten Tulang Bawang, terindikasi kecewa dan tidak nyaman terhadap Tower Telkomsel Menggala Dua diwilayah setempat. Kamis (08/ 06)

Kekecewaan dan ketidaknyamanan itu, lantaran pihak PT. Tower Telkomsel Menggala Dua ditengarai melakukan penutupan akses jalan yang sering digunakan oleh masyarakat, beraktifitas mencari nafkah melewati jalan tersebut.

“Iya pak, kami masyarakat disini melayangkan surat kekecewaan dan ketidaknyamanan terkait PT. Tower Telkomsel Menggala Dua. Yang mana rasa ketidaknyamanan dan kekecewaan itu, kami sampaikan kepada Lurah Menggala Kota serta ditembuskan pada Camat Menggala, dan Bupati Tulang Bawang. Ini juga kami warga masyarakat lakukan, agar supaya Pemerintah Daerah segera menyikapi kondisi kini, atas ditutupnya jalan tempat kami mencari nafkah oleh pihak mereka”. Tuturnya warga masyarakat lingkungan tersebut yang tidak bisa disebutkan namanya, pada awak media

Selanjutnya warga masyarakat lingkungan Bugis RT. 002/ RW. 002 mengatakan, rasa ketidaknyamanan dan kekecewaan yang disampaikan bukan hanya mengenai penutupan akses jalan para pencari nafkah, namun meliputi tiadanya respon pihak perusahaan tentang kompensasi dari perusahaan dimaksud.

“Bahkan selain penutupan akses jalan, kami warga masyarakat pun menyampaikan ketidaknyamanan dan kekecewaan tentang tidak adanya tanggapan serta respon mengenai kompensasi atas kerusakan elektronik ataupun dampak radiasi PT. Tower Telkomsel Menggala Dua”. Terangnya

Lebih jauh warga masyarakat berharap, Pemerintah Daerah Tulang Bawang secepatnya menyikapi kekecewaan dan ketidaknyamanan dimaksud. Mengingat kompensasi adalah hak, dan akses jalan yang terindikasi ditutup pihak PT. Tower Telkomsel Menggala Dua merupakan jalan warga masyarakat mencari nafkah.

” Oleh karenanya, kami warga masyarakat lingkungan Bugis RT.002/ RW. 002 memohon kepada pihak terkait atau Pemerintah Daerah, untuk menindaklanjuti perihal tersebut”. Pintanya.  (Har)

TUBABA | Hariandiksi – Bertempat di Masjid Baitussobur, Islamik Center Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Penjabat (Pj) Bupati Tubaba Drs. M. Firsada, M.Si., melepas keberangkatan 132 Jamaah Calon Haji Tubaba Tahun 1444 H/2023 M. Selasa (06/06/2023)

Dimomen yang istimewa itu, Pj Bupati M Firsada menghimbau para Jamaah Calon Haji Tubaba agar dapat menjaga kesehatan dan kebugaran fisik selama perjalanan haji.

“Perjalanan ini membutuhkan stamina yang baik, karena akan ada aktivitas yang intens. Jaga pula kebersihan diri dan lingkungan sekitar, karena menjaga kebersihan adalah bagian dari ajaran islam,” katanya.

Pj Bupati M Firsada berharap Para Jamaah Calon Haji dapat mempergunakan kesempatan itu untuk memperdalam iman dan menjadikan setiap ibadah yang dilakukan sebagai sarana untuk memurnikan hati dan memperbaiki akhlak.

“Berdo’alah kepada Allah agar kalian selalu diberi kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan ibadah dengan khidmat dan khusyuk.

Jadikanlah momen-momen suci ini sebagai peluang untuk merenung, bertobat, dan memperbaiki diri serta saling mengingatkan dan saling memotivasi antara sesama jamaah haji juga akan menjadi kunci kesuksesan dalam perjalanan ini,” ujarnya.

Selain itu, M Firsada juga berpesan kepada Jamaah Calon Haji Kabupaten Tubaba agar mematuhi peraturan dan tata tertib yang ditetapkan oleh pihak berwenang, baik dalam beribadah maupun dalam kehidupan sehari-hari di Tanah Suci.

“Patuhi aturan-aturan yang berlaku, jaga keamanan dan ketertiban di sekitar kalian, serta hindari segala bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,”pesannya.

Selain itu dikesempatan yang sama, Pj Bupati M Firsada juga berpesan kepada Ketua Rombongan dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), serta Ketua Regu yang telah dipercaya agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik selama perjalanan haji.

“Bantu para Jamaah Calon Haji Kabupaten Tubaba untuk melaksanakan ibadah dengan baik dan khusyuk,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut, para Staf Ahli Bupati, Asisten I, seluruh kepala OPD dilingkup Pemkab Tubaba dan Camat se-Tubaba. (*)

Hariandiksi.com | Mesuji
Polres Mesuji Polda Lampung melaksanakan Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023, di lapangan Apel Mapolres setempat, Kamis (01/06/23)

Upacara dipimpin oleh Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo S.E dengan di ikuti Waka Polres Mesuji Kompol Juli Sundara S.Pd, Para PJU Polres Mesuji, Para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Kapolsubsektor serta seluruh Peserta Upacara.

Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo S.E dalam Pidatonya menyampaikan amanat Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, Pancasila dan nilai nilai yang dikandungnya merupakan falsafah dasar, pandangan hidup Bangsa, Dasar Negara, Ideologi, Kekuatan Pemersatu Bangsa, dan sumber segala sumber Hukum Negara.

Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara merupakan meja statis yang menyatukan berbagai keragaman yang ada, sekaligus sebagai “bintang penuntun” (leitstar) dinamis yang memandu kehidupan Bangsa agar sesuai dengan cita cita pendirian Negara, mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur.

Keberadaan Pancasila merupakan Anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk untuk Bangsa Indonesia, pengamalan nilai nilai Pancasila, merupakan perwujudan rasa cinta kepada Tanah Air sehingga dapat membangun Bangsa dan Negara yang lebih baik.

Hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni memiliki makna bagi Rakyat dan Bangsa Indonesia, tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai Dasar Negara ataupun tujuan Berbangsa. Namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari hari. Pancasila bukan hanya untuk di baca dan di dengar namun harus di praktekkan dan di aktualisasikan dalam kehidupan sehari hari, sehingga nilai nilai Pancasila akan tertanam di dalam hati Bangsa Indonesia.

Saat ini Bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis Pandemi Covid-19, hal ini membuktikan kekuatan Pancasila dan kekuatan Bangsa Indonesia. Ke depan, kita akan mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan impian Indonesia Tahun 2085, yaitu menjadi Bangsa yang memiliki Sumberdaya Manusia yang kecerdasannya mengungguli Bangsa Bangsa lain di Dunia. Menjunjung tinggi Pluralisme, Berbudaya, Religius dan menjunjung tinggi nilai nilai etika, menjadi Pusat Pendidikan, Teknologi dan peradaban Dunia,

Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan bahwa angka Stunting di Indonesia masih tinggi dan berada di atas ambang batas yang di tetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 20%. Untuk mengatasinya saya mengajak seluruh Komponen Masyarakat untuk bergotong royong menurunkan angka Stunting di Indonesia. Hal ini merupakan kerja nyata pembumian Pancasila dan Pengaktualisasian nilai nilai luhur Pancasila.

Sebelum mengakhiri Amanat Kapolres menyampaikan, Pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2023 ini, marilah kita bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global. Mari kita berkomitmen untuk bersama sama menanamkan, menegakkan, dan menjaga Pancasila dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya.

Mari kita gelorakan terus semangat Pancasila dari Sabang sampai Merauke mulai dari Miangas hingga Pulau Rote, terus berkarya dan beraktifitas tanpa batas dengan kemajuan Teknologi dan Informasi untuk meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Indonesia yang akan membangun Peradaban ke depan. Semoga Indonesia menjadi Bangsa besar yang disegani Dunia tanpa kehilangan jati dirinya. Pancasila. Tutupnya.(*)

Hariandiksi.com | TUBABA – Administrasi Kependudukan (Adminduk) adalah sebuah sistem yang paling penting dalam pemerintahan suatu negara. Oleh karenanya Adminduk perlu dikelola dan diperbaharui secara periodik.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si dalam sambutannya saat membuka Sosialisasi Peningkatan Sinergitas terhadap Pemanfaatan Data Admiduk yang berlangsung di Aula Lantai III, Kantor Pemda Kabupaten setempat, Panaragan. Rabu (31/05/2023).

Data dan informasi yang valid mengenai kependudukan, lanjut Pj Bupati, dipergunakan untuk hal yang penting dan krusial seperti pembuatan kartu identitas, pemilihan umum dan pelayanan publik serta pelayanan umum lainnya.

Dalam era kemajuan tekhnologi informasi saat ini, proses digitalisasi dan komputerisasi, merupakan dua hal tak terpisahkan dalam Adminduk.

Sehingga menurut M.Firsada memungkinkan proses data yang lebih cepat, akurat dan efisien.

“Digitalisasi memungkinkan memproses data lebih cepat, akurat dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu sebelumnya, Kepala Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) Tubaba Drs. Achmad Hariyanto, dalam laporannya mengatakan, diselenggarakannya sosialisasi tersebut dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan kejaksaan negeri Tubaba guna pendampingan hukum terhadap dampak penyalahgunaan data Adminduk.

“Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pada pagi hari ini yang pertama adalah dalam rangka pendampingan hukum terhadap dampak penyalahgunaan data administrasi kependudukan.” katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai sarana agar seluruh kepala tiyuh(desa), lurah dan camat dapat menyampaikan berbagai informasi seputar dokumen kependudukan kepada masyarakat di daerahnya.

Diketahui, peserta hadir mengikuti sosialisasi itu sebanyak 219 orang, terdiri Kepala OPD, camat, lurah dan kepalo tiyuh, serta operator tiyuh se-Kabupaten Tubaba, sebagai mitra Disdukcapil. (*)


Hariandiksi.com | Lampung Timur– Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi Menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Tahun 2023 Yang Dilaksanakan Di Halaman Depan Pemerintah Daerah Lampung Timur, Kamis (1 Juni 2023).

Hadir dalam acara tersebut Forkopimda Lampung Timur, Para Staf Ahli, Asisten, Kepala Inspektorat, Sekretaris DPRD, Para Kepala OPD, Kepala Bagian Dan Direktur RSUD Sukadana.

Pada kesempatan tersebut Azwar Hadi membacakan pidato presiden RI, Joko Widodo. ia berharap kerukunan dan kekompakan menjelang pemilu tahun depan.

“Saat ini bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis pandemi covid-19 Hal ini membuktikan kekuatan Pancasila dan kekuatan bangsa Indonesia.
Tahun depan kita juga akan menghadapi pesta demokrasi serentak melalui penyelenggaraan pemilu 2024 Untuk itu saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menyukseskan pemilu yang jujur aman dan damai
Kita harus menjaga kerukunan dan keutuhan untuk menciptakan suasana yang kondusif sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila”

Selanjutnya pesan Jokowi yang diuraikan oleh Azwar kepada masyarakat untuk menjaga dan menguatkan karakter bangsa.

“Mari kita berkomitmen untuk bersama-sama menguatkan jati diri dan karakter bangsa sikap dan perilaku patriotik cinta tanah air serta menjaga toleransi dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara”.

Menutup pemaparannya, suami dari Huzaimah itu mengucapkan terimakasih kepada para leluhur pancasila.

“Atas nama seluruh rakyat Indonesia Saya menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Para founding fathers atau warisan luhur Pancasila yang kita nikmati sampai saat ini. Semoga Indonesia menjadi bangsa besar yang disegani dunia tanpa kehilangan jati dirinya Pancasila”. (Red)

Hariandiksi.com| Tulang Bawang– Babinsa Koramil 426-05 Penawar Aji, Kodim 0426 Tulang Bawang Peltu Suyani dan masyarakat sekitar terlihat bersama-sama membersihkan masjid, dan membersihkan rumput yg tumbuh dihalaman masjid, Dikampung Gedung Harapan, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Minggu 04 Juni 2023.

Babinsa dan masyarakat peduli terhadap lingkungan khususnya peduli terhadap kebersihan tempat ibadah seperti yang dilaksanakan Babinsa bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong bersama membersihkan Masjid yang bertempat Dikampung Gedung Harapan.

“Iya harapan Babinsa masayarakat semakin peduli lagi terhadap kebersihan masjid dan halaman masjid. Sehingga orang yang beribadah pun semakin nyaman dan khusyuk,” Pungkasnya. (Red)

Hariandiksi.com | Tulang Bawang – Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, hari Sabtu (27/05/2023), sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam kasus tersebut seorang perempuan bernama Yuminatun als Yuyun (48), berprofesi tukang pijit, warga Kampung Tunggal Warga, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia (MD) di rumahnya dengan luka bacok di bagian perut sebelah kanan.

“Hari Senin (29/05/2023), sekitar pukul 14.30 WIB, petugas kami berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap korban Yuminatun als Yuyun. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Dusun 3, Desa Sri Menanti, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, didampingi Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, SIK, MH, saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (30/05/2023), pukul 10.30 WIB.

Lanjutnya, pelaku pembunuhan yang ditangkap tersebut seorang pria berinisial NA (62), berprofesi tani, warga Kampung Panggung Mulyo, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang. Ia merupakan suami sah dari korban.

Kapolres menerangkan, hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kami terungkap penyebab pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap korban yang merupakan istri sahnya dengan menggunakan golok .

“Pelaku yang sudah lama tidak pulang ke rumah karena merantau dan bekerja mengurus kebun kopi di daerah OKU Selatan, saat tiba di rumah merasa terkejut karena mengetahui korban sudah memiliki pria idaman lain (PIL) dan telah menikah sirih. Sehingga membuat pelaku sakit hati dan membunuh korban dengan menggunakan sebilah golok,” terang perwira dengan melati dua dipundaknya.

Alumni Akpol 2001 ini menambahkan, menurut pengakuan dari pelaku, ia membacok korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan golok, lalu menusukkan golok tersebut ke bagian perut korban hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

“Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.” Tutup AKBP Jibrael. (*)

TULANG BAWANG – Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD) dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, pada hari Senin (22/05/2023), sekitar pukul 05.00 WIB, diungkap petugas gabungan dari Tekab 308 Presisi Polda Lampung, Polres Tulang Bawang, dan Polsek Banjar Agung.

Dalam kasus ini, korban MD yakni seorang wanita bernama Warsih (47), ibu rumah tangga (IRT), sedangkan pelapornya adalah Mustam (52), berprofesi tani, suami sah korban. Mereka merupakan warga Kampung Moris Jaya.

“Hari Kamis (01/06/2023), sekitar pukul 13.00 WIB, petugas kami bersama Tekab 308 Presisi Polda Lampung menangkap pelaku curas yang mengakibatkan korban MD. Pelaku ditangkap saat sedang berada di kontrakan Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, didampingi Plt Wakapolres Kompol Yudi Pristiwanto, SH, dan Kasat Reskrim AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, SIK, MH, saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Sabtu (03/06/2023), pukul 09.30 WIB.

Lanjutnya, pelaku yang ditangkap dalam kasus ini yakni seorang pria berinisial MS (24), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Moris Jaya. Namun sudah dua tahun tinggal dan mengontrak di Kampung Penawar Rejo.

Kapolres menjelaskan, kronologis kasus curas yang dilakukan oleh pelaku yakni saat pelapor berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh, pelaku langsung menuju ke rumah dan masuk ke dalam rumah pelapor melalui pintu samping yang ada di dapur.

Ketika sudah masuk ke dalam rumah, pelaku diketahui oleh korban, sehingga pelaku langsung menyekap dan merobohkan korban, lalu menutup mata, mulut, serta mengikat tangan korban dengan menggunakan lakban yang memang telah dibawa oleh pelaku sebelumnya.

Pelaku mencari kunci mobil, kemudian memasukkan korban ke dalam mobil dan membawanya ke arah Kampung Penawar Rejo, lalu pelaku membuang korban ke semak-semak dan saat itu korban masih hidup.

Kemudian pelaku membawa mobil hasil curian ke kontrakan temannya untuk melepas plat nomor, setelah itu pelaku pulang ke kontrakannya sebentar, lalu membawa mobil tersebut ke arah Pasar Unit 2 dan meninggal mobil disana.

Pelaku kembali ke rumah orang tuanya di Kampung Moris Jaya untuk mengambil sepeda motor Yamaha NMax warna hitam tanpa No Pol, setelah itu pelaku kembali ke lokasi tempat membuang korban dan ternyata korban sudah MD. Pelaku kemudian memasukkan korban ke dalam air dan ditutupi dengan rumput.

Korban berhasil ditemukan oleh warga pada Rabu (24/05/2023), sekitar pukul 14.00 WIB, dalam keadaan MD di bekas galian yang ada di Kampung Penawar Rejo.

“Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan tujuan untuk mencuri sepeda motor Honda Beat, karena diketahui oleh korban sehingga pelaku melakukan kekerasan dan membawa korban ke semak-semak, lalu dimasukkan ke dalam air, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi MD oleh warga yang sedang mencari ikan,” jelas perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Alumni Akpol 2001 menerangkan, pelaku dalam melakukan aksinya seorang diri dan panik karena aksinya hendak mencuri sepeda motor Honda Beat diketahui oleh korban, sehingga melakukan kekerasan yang membuat korban pingsan dan tak berdaya.

“Motif pelaku ini murni untuk mencuri sepeda motor dan awalnya tidak berniat membunuh korban. Namun karena korban sudah MD setelah dibuang ke semak-semak, akhirnya pelaku memasukkan korban ke dalam air,” terangnya.

AKBP Jibrael menambahkan, pelaku memiliki hutang sebanyak 30 juta dan telah dua kali melakukan aksi pencurian yakni pertama pencurian sepeda motor di Kampung Moris Jaya dan kedua pencurian di Gudang Orang Tua (OT), Kampung Penawar Rejo, yang merupakan tempat pelaku bekerja sebelumnya.

“Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan Pasal 365 ayat 3 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.” Tutup Kapolres. (*) (lebih…)