Sambutan Forkopimda untuk Brigif 45/Sai Bhumi di Lampung Utara

oleh -138 Dilihat

LAMPUNG UTARA, (HD) – Ada suasana yang berbeda di Kelurahan Kota Alam, Kamis siang (19/03/2026). Di bawah langit Kotabumi Selatan, sebuah babak baru bagi keamanan dan pembangunan Kabupaten Lampung Utara resmi dimulai. Kehadiran jajaran Forkopimda di Marseling Area Brigif TP-45/SB bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan sebuah simbol “kepulangan” bagi keluarga baru yang telah lama dinantikan.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hi. Hamartoni Ahadis, M.Si., didampingi Wakil Bupati Romli, S.Kom., M.H., Ketua DPRD M. Yusrizal, ST., serta jajaran pimpinan TNI-Polri daerah. Kehadiran mereka disambut dengan kehangatan yang tulus, mencerminkan kerinduan daerah akan sinergi yang lebih kuat.

Energi Baru untuk Rakyat, Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Brigif 45/SB bukan sekadar barisan personel berseragam. Dalam sambutannya yang penuh haru, Bupati Hamartoni menyebut kesatuan ini sebagai “napas dan semangat baru”.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang di rumah kalian, di Lampung Utara,” ujar Bupati dengan nada rendah namun penuh penekanan. “Kami merasa sangat senang dan terbantu. Kehadiran rekan-rekan prajurit muda, Brigif 45/SB adalah energi baru bagi kami untuk terus meningkatkan daya saing untuk memajukan daerah ini.”

Lebih dari Sekadar Pertahanan Sentuhan emosional terasa saat Bupati memaparkan harapannya. Brigif 45/SB tidak hanya hadir sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai saudara yang akan turun menyentuh hati petani dalam program ketahanan pangan, serta bahu-membahu membangun infrastruktur desa yang selama ini menjadi impian warga.

Kehadiran para prajurit ini diharapkan menjadi pelita bagi percepatan pembangunan. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah kini terasa kian solid, membawa pesan kuat bahwa masyarakat Lampung Utara tidak berjalan sendirian dalam mengejar kesejahteraan. Menitip Harapan di Kota Alam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Yayasan Suhada tersebut berakhir pada pukul 12.10 WIB dengan suasana yang aman dan kondusif. Meski pertemuan tersebut singkat, namun jejak harapan yang ditinggalkan sangatlah dalam. Kini, di pundak personel prajurit muda Brigif 45/SB, tersemat doa dari ribuan warga Lampung Utara. Sebuah harapan agar kehadiran mereka mampu memberikan sandaran baru, bermimpi lebih tinggi, kontribusi nyata, menjaga kedamaian sembari menanam benih-benih kemakmuran di setiap jengkal tanah Bumi Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *