Aneh Anggota KPPS Berstatus PNS dan P3K Di Pilkada 2024, Di Potong Pajak Setelah Terima Honor

oleh -306 Dilihat

Lampung Utara, (HD) – Di duga Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Lampung Utara di duga gelapkan pajak ASN  atau PPPK yang menjadi anggota kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) saat pilkada bupati dan wakil bupati November 2024 yang Lalu.

Saat di konfirmasi Berinisial (XX) salah satu anggota KPPS pilkada November 2024 yang berstatus Guru  P3K membenarkan dengan adanya potongan mengatasnamakan status PNS/P3K untuk pajak PPN, Rabu (15/1/2025)

XX juga menjelaskan “Padahal  tidak pernah ada himbawan dari PPS atau pun dari KPU Lampung Utara terkait pemotongan pajak tersebut, tiba tiba petugas Sekretariat PPS wilayah kami menghimbau adanya pemotongan pajak tersebut setelah pilkada terlaksana, jelasnya pas nerima gajih dari sekretariat PPS, Dan akhirnya setelah saya terima honor KPPS sebesar Rp.850.000, dan akhirnya saya berikan sebesar Rp.50.000 untuk pajak PPH karna saya berstatus P3K. Ucapnya XX.

Padahal dari awal daftar KPPS tidak pernah mempertanyakan atau pun syarat  setatus kita P3K atau pun PNS,  aneh aja penuh kejanggalan kl di potong pajak di akhir waktu setelah penerimaan honor KPPS. Karna niat kita ingin membantu menyukseskan Pilkada November 2024 yang lalu. Pungkasnya.

Saat media konfirmasi kepada petugas PPS di Lampung Utara yang tidak mau di sebutkan namanya membenerkan dengan adanya pemotongan pajak tersebut, yang mekanismenya jika PNS atau P3K yang berstatus golongan 3 ke atas.  Jika golongan 1 dan dua tidak dipungut pajak tersebut, dan pungutan pajak yang berstatus golongan 3 keatas langsung kita serahkan kepada pihak KPU yang bernama bapak Saiful  pajak yang berstatus  Pungkasnya.

Saat awak media konfirmasi Saiful Anwar selaku kasubag umum KPU kabupaten Lampung Utara melalui pesan WhatsApp, “Untuk Masalah ini gak bisa saya jelaskan sekarang, karena saya masih di bandar lampung belum pegang data, Karana data ada di kantor. Tutupnya.

(Sony/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *