HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah di Desa (Tiyuh) Gilang Tunggal Makarta Kecamatan Lambu Kibang. kamis (2/11/2023)

 

Acara sosialisasi dipimpin langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bp. Firmansyah,S.T,M.T dan diikuti oleh Kepalo Tiyuh Gilang Tunggal Makarta,perwakilan pengelola Bank Sampah Berkah Abadi, Kelompok Wanita Tani Gilang Tunggal Makarta, dan Perangkat Tiyuh Gilang Tunggal Makarta

 

Firmansyah,S.T,M.T Kepala dinas DLH Tubaba Mengatakan “Program Bank Sampah merupakan program pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam upaya mengurangi sampah dan meningkatkan peranserta masyarakat untuk mengurangi sampah dari sumbernya.

 

Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam mengelola sampah dengan cara memilah sampah dari sumbernya dan menyetorkan sampah anorganiknya ke bank sampah yang telah ada dan berjalan kurang lebih 3 tahun ini.

 

Bank Sampah terbukti dapat mengurangi volume timbulan sampah yang selama ini masuk ke TPA.

 

Untuk sampah yang dikumpulkan oleh bank sampah unit yang ada di Tiyuh Gilang Tunggal Makarta, akan diakomodir oleh pengurus yang secara langsung bekerja sama dengan pengepul rosok. Ujarnya

 

Sosialisasi ini untuk mengajak masyarakat agar Mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah disebut dengan 3R. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang menetapkan bahwa pengelolaan sampah harus merupakan kegiatan terencana dan berkelanjutan yang mencakup kegiatan pengolahan dan pengurangan sampah.

 

Kepala desa (Tiyuh) Jaeni dahlan Menyampaikan Melalui sosialisasi dan pendampingan masayarakat melalui pengurus pengelola sampah diberikan pemahaman tentang bagaimana cara membentuk bank sampah, syarat-syarat teknis yang perlu disiapkan, jenis sampah yang bisa diterima, bagaimana cara pemilahan dan manajemen bank sampah agar bank sampah terus berlanjut dan berkembang.

 

Diharapkan dari kegiatan ini pengelola dan kelompok wanita Tani dengan difasilitasi pemerintah Tiyuh Gilang Tunggal Makarta dapat belajar mengelola sampah dengan metode 3R melalui sosialisasi pengelolaan sampah, sehingga masyarakat dapat terlibat dalam mengelola sampah dari sumbernya.

 

(Rizky A Sony)

 

Pekerjaan P3-TGAI Usaha Bersama Kelurahan Tanjung Seneng Di Duga Cacat Proyek

 

HARIANDIKSI.COM | Lampung Utara

Proyek pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang berlokasi di kelurahan Tanjung Seneng kecamatan Kotabumi Selatan, kabupaten Lampung Utara, diduga bermasalah dari mulai administrasi maupun pekerjaan dilokasi. Senin (6/11/2023) 

 

Proyek irigasi senilai Rp195 juta di kelurahan Tanjung seneng yang bernama Usaha Bersama yang bersumber dari APBN yang merupakan program perbaikan rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi atas aspirasi DPR-RI Tamanuri dan DPRD propinsi Mardiana, diduga dikerjakan secara asal-asalan. Pembangunannya dilakukan oleh Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Usaha Bersama.

Dalam pantauan media Buletinlampung.co  menduga kuat pekerjaan tidak sesuai dengan yang tertera di papan informasi proyek. Dan dugaan kami juga pekerjaan ini bukan kelompok tani asli melainkan kelompok tani dadakan yang hanya bermodalkan persyaratan lengkap saja.

 

Bukan hanya itu dalam pantauan Di lokasi banyak sekali menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan pengerjaannya. “Diduga Banyak sekali pemasangan kepingan beton tidak beralas pasir, sedangkan sudah di perjelas ketebalan pasir 3 cm sampai 5 cm, tetapi saat di lapangan tidak ada Sama sekali pasir yang tabur, tidak hanya itu jarak sambungan Nat sudah di pastikan lebih dari 5cm.

Atas berita ini berharap  pihak PUPR Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji sekampung propinsi Lampung untuk memberikan penjelasan agar tidak ada kecurangan yang dapat merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat, dan diduga dapat menguntungkan sepihak.

 

“Kami selaku awal media selalu kontrol sosial akan meminta penjelasan dari pihak terkait termasuk pihak yang diduga akan merugikan anggaran negara dan masyarakat,”

 

Sampai berita ini diterbitkan, Tumiatun selaku ketua kelompok tani Usaha Bersama belum membalas chat WhatsApp alasannya apa tidak ditaburkan pasir pada pekerjaan P3-TGAI Milik Usaha bersama.

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Lampung Utara

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melaksanakan Evaluasi Pelaksanaan Indeks Inovasi Daerah (IID) dan Penyerahan Penghargaan Inovasi Daerah Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023. Acara berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Lampung Utara, Selasa (07/11/2023).

 

Dihadiri Bupati Lampung Utara yang diwakili, Kepala Bappeda DR. Andi Wijaya, S.T., M.M., MAP. Membuka dan menyerahkan Piagam Penghargaan Inovasi Daerah Kepada Peserta Secara Simbolis.

 

Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda menjelaskan bahwa bentuk Inovasi Daerah Diartikan Semua Bentuk Pembaharuan Untuk Peningkatan Kinerja Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

 

Implementasinya dalam tata kelola Pemerintah Daerah meliputi penataan tata laksana internal dalam pelaksanaan fungsi manajemen dan pengelolaan unsur manajemen; pelayanan publik meliputi proses pemberian layanan barang dan jasa publik, serta inovasi jenis dan bentuk barang dan jasa publik; serta bentuk inovasi daerah lainnya.

 

Inovasi Hasil Kelitbangan berdasarkan Permendagri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Kelitbangan di lingkungan Kemendagri dan Pemerintahan Daerah terdiri atas Penelitian, Pengkajian, Pengembangan, Perekayasaan, Penerapan, Pengoperasian Dan Evaluasi Kebijakan yang Kesemuanya Ini Akan menghasilkan suatu bentuk inovasi.

 

“Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah pada tahun 2023 ini telah ikut serta dalam Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah dan Innovatif Goverment Award tahun 2023 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” kata Kepala Bappeda.

 

Dalam kegiatan ini dari 251 inovasi yang dilaporkan oleh Perangkat Daerah bahkan sampai ke tingkat Unit pelaksana teknis daerah, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah mengirimkan sebanyak 114 inovasi yang memenuhi syarat ke Kementrian Dalam Negeri melalui Aplikasi Indeks Inovasi Daerah, dimana inovasi tersebut akan di ikut sertakan dalam Indeks Goverment Award (IGA) tahun 2023.

 

Dengan 114 Inovasi yang telah dikirimkan dalam aplikasi Indeks Inovasi Daerah Tahun 2023 mendapatkan Skor mandiri sementara sebesar 65,35 dengan peta Inovasi berwarna Hijau dengan sebutan Daerah Sangat Inovatif. Tentu saja ini harus menjadi perhatian kita bersama untuk dapat terus meningkatkan Skor inovasi daerah Kabupaten Lampung Utara untuk menjadi daerah sangat Inovatif dengan terus berinovasi dalam menjalan tugas pokok dan fungsi yang ada, terlebih sudah ada regulasi yang mengaturnya yaitu Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 22 tentang Satu Perangkat Daerah Satu Inovasi.

 

“Kabupaten Lampung Utara membutuhkan lebih banyak lagi inovator di berbagai sektor yang sangat dibutuhkan masyarakat, seperti pangan, energi, kesehatan, termasuk inovasi dalam manajemen, model bisnis, dan digitalpreneurs. Karena itu, saya mengajak para inovator memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara. Berkontribusi bagi kemanusiaan dan kehidupan yang lebih baik,” ujar Kepala Bappeda.

 

Melalui kesempatan ini, sambung Kepala Bappeda, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara memberikan penghargaan kepada perangkat daerah sebagai Inovator yang telah berpartisipasi dalam Inovasi Daerah Kabupten Lampung Utara tahun 2023, yang mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai motivasi untuk terus berinovasi.

 

“Tidak Lupa Ucapan terima kasih kepada seluruh operator perangkat Daerah yang telah terlibat secara langsung dengan melakukan Penginputan Pelaporan inovasi yang telah dil laksanakan mulai bulan mei sampai dengan juli 2023 ini,” tandas Kepala Bappeda.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam penanganan rumah terdampak bencana alam yang menimpa warga di Tiyuh Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Selasa (07/11/2023).

 

Peristiwa bencana alam angin puting beliung yang menimpa warga Tiyuh Penumangan Baru pada Sabtu (04/11/2023) pekan lalu mengakibatkan 145 rumah warga menjadi rusak ringan hingga sedang, telah banyak pihak yang turut berperan dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak tak terkecuali MDMC Muhamadiyah Lampung.

 

Kehadiran MDMC Lampung di Tiyuh Penumangan Baru mendapat apresiasi dari masyarakat lantaran kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan bantuan Material kepada warga yang rumahnya belum diperbaiki lantaran tidak memiliki biaya.

 

“Kita MDMC lampung menindak lanjuti dengan cepat terjadi nya bencana angin puting beliung di desa/tiyuh penumangan baru, dan sekarang alhamdulillah kita menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk warga yang rumah nya rusak atas dampak dari bencana angin puting beliung, semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yg terdampak.” Ucap Roni Azhari S.H Sekretaris MDMC Lampung

 

Terpantau tampak hadir Pimpinan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Achmad Nazarudin, S.I.P., M.I.P., Tim Relawan MDMC Lampung, Kokam Muhamadiyah Tubaba, serta pihak Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru.

 

(Rizky/Tim)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Karya Bakti TNI 2023 yang usai dilaksanakan oleh Kodim 0412/Lampung Utara (LU) di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), pada Senin (06/11/2023) secara resmi ditutup.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Tubaba M. Rasidi, Kapten (Inf) Amirullah yang mewakili Komandan Kodim 0412/LU, Sekretaris Kecamatan TBU Agus Dwi Pratono, dan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Laili.

Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Tubaba M. Rasidi berharap, sinergi antara Kodim 0412/ LU dengan Pemerintah dapat terus berlangsung dengan baik, serta bisa selalu diwujudkan dan dikanjutkan secara terus menerus dalam berbagai hal.

“Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan ekonomi dan menumbuhkembangkan rasa gotong royong dimasyarakat,” katanya.

Rasidi menerangkan, bahwa Kegiatan Karya Bakti Kodim 0412/LU di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Tahun 2023 yang dianggarkan oleh Pemkab Tubaba berupa penyiapan badan jalan sepanjang 4 kilometer dengan lebar 12 meter, pemasangan box culvert precast dan pemasangan gorong-gorong plat beton,

“Kegiatan Karya Bakti Tahun 2023 merupakan wujud dukungan Kodim 0412/LU terhadap Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam memberikan layanan akses jalan kepada masyarakat Tulang Bawang Barat,” tutupnya.

Diketahui, acara penutupan tersebut juga diselingi pemberian bantuan sosial berupa sembako oleh Kodim 0412/LU kepada masyarakat Tiyuh Gunung Katun Tanjungan yang membutuhkan.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Tim Tagana Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) merilis jumlah tetap rumah warga Tiyuh (Desa) Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang rusak akibat bencana angin puting beliung yang melanda pada sabtu sore.

 

Sebanyak 145 rumah warga yang mengalami rusak kategori ringan hingga sedang, umumnya rumah-rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

 

Tim tagana yang turun ke lokasi terpantau membantu warga memperbaiki rumah-rumah yang mengalami kerusakan, numun rumah yang dibantu secara gotong royong merupakan rumah warga yang sudah memiliki material pengganti.

 

Meskipun demikian informasi yang berhasil di Himpun Media Korel.co.id masih banyak rumah-rumah warga Tiyuh Penumangan Baru yang dibiarkan saja, saat di konfirmasi mereka mengaku tidak memiliki uang untuk membeli material pengganti yang rusak seperti genteng dan asbes yang biasa di pakai untuk dijadikan atap rumah.

 

“Ya masih kita beres beresin aja puing-puing nya, ini sementara kita biarkan dulu belum ada uang beli genteng nya.” Ucap warsono warga RK V RT 12. Minggu (05/11/2023)

 

Selain itu informasi yang di himpun dari petugas Dari Dinas Sosial juga menuturkan bahwa sebagian besar dari jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan merupakan kepala keluarga yang tercatat tidak hingga kurang mampu.

 

Musibah yang terjadi tersebut merupakan bukan pertama kali terjadi di Tiyuh Penumangan Baru namun kali ini merupakan yang terbesar dengan jumlah kerusakan rumah terbanya, mirisnya lagi masih banyak rumah yang belum di perbaiki warga lantaran belum memiliki uang bahkan dari pantauan hujan deras kembali mengguyur Tiyuh Penumangan Baru (Minggu, 5 -11-2023 pukul 14.00 wib) akibatnya air pun kembali menggenang kedalam rumah warga.

 

Kebanyakan masyarakat yang di temui jurnalis  menuturkan bahwa mereka mengaharapkan adanya perhatian khusus dari PJ Bupati Tubaba Firsada M.Si, mereka mengaku bahwa kemarau yang melanda mengakibatkan pendapatan mereka dari upah menderes karet minim sehingga hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

 

“Kami ya masyarakat kurang mampu minta perhatian dari Pak Bupati karena kalau mau beli genteng asbes sama material lainnya untuk ganti ini ya kami belum punya uang kemarau ini aja dapat ngederes cukup untuk makan nggak aja bisa lebih.” Ucap warga korban angin puting beliung.

 

Hingga berita ini diterbitkan PJ Bupati Tubaba Fisada M.Si belum di konfirmasi mengenai tanggapan nya atas harapan warga Tiyuh Penumangan Baru yang menjadi korban angin puting beliung.

(Sony/Tim)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Hujan disertai angin kencang yang diduga angin puting beliung mengakibatkan 137 Rumah di Tiyuh Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Porak-poranda. Sabtu (04/11/2023)

Hujan yang turun sekitar pukul 14.00 WIB itu mengakibatkan rumah Sekretariat Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Tubaba juga mengalami kerusakan, Dari pantaun dilokasi Pihak pemerintah Tiyuh Penumangan Baru masih terus melakukan penyisiran terhadap rumah-rumah warga yang terdampak.

 

“Untuk sementara ada 137 jumlah rumah yang terdampak termasuk di antaranya Sekretariat AJOI Tubaba, namun jumlah ini masih belum kongkrit karena pihak kami (Pemerintah Tiyuh) masih terus melakukan pengecekan ke rumah-rumah warga.” Kata Sandi Oktavia saat diwawancarai via telpon

 

Dirinya mengungkapkan hujan yang di sertai angin kencang tersebut belum diketahui pasti jenisnya, namun akibat hal tersebut rumah-rumah warga mengalami kerusakan yang secara umum rusak pada bagian atapnya.

 

“Anginnya puting beliung atau bukan kita juga belum tau namun karena hujan beserta angin tadi sore atap rumah-rumah warga banyak yang mengalami kerusakan.” Kata dia.

 

Dirinya mengaku saat ini warga masih bahu-membahu bergotong royong memperbaiki atap-atap rumah yang terbang terbawa angin, namun mirisnya sebagian material seperti genteng dan asbes mengalami kerusakan hingga pecah dan tak dapat di gunakan kembali.

 

“Bhabinkamtibmas dan Bhabisa sudah ada di Lokasi untuk bantu warga dan melakukan pendataan, dan kami apresiasi sekali atas kinerja mereka yang selalu sigap tanggap dalam melayani dan melindungi masyarakat apalagi saat ada musibah alam seperti ini.” Ungkap nya.

 

Hingga berita ini diterbitkan belum didapati informasi data kerugian dan data jumlah korban luka akibat pristiwa tersebut, namun dari informasi yang beredar di tengah masyarakat terdapat puluhan warga yang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan genteng.

(Rizky/Tim)

 

HARIANDIKSI.COM | Lampung Utara

Dalam rangka Rakorbin SDM Polri Tahun 2023, Polres Lampung Utara melalui Bag SDM Gelar Bansos dan Penananaman Pohon, Sabtu (4/11/2023).

 

Kegiatan Bansos yang dilakukan tersebut berupa kesehatan gratis kepada 100 orang masyarakat, pemabgaian sembako dibagikan kepada 30 orang masyarakat dan penanaman 100 pohon di Kecamatan Kotabumi Utara.

 

Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K, M.Si diwakili oleh Kabag SDM Kompol Suharto, S.H., M.H. menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Polri dengan masyarakat dan penghijauan sejak dini.

 

“Dengan memberikan bantuan sosial ini, kami berharap dapat lebih akrab dengan masyarakat, sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang erat.”, ujarnya.

 

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan hidup yang dibutuhkan oleh masyarakat.

 

“Kegiatan Bansos ini menjadi bukti nyata Polres Lampung Utara melalui kegiatan Rakorbin SDM Polri TA 2023 dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan”, katanya.

 

Sementara itu, trisno salah perwakilan dari maayarakat mengatakan, ucapan terima kasih kepada Polres Lampung Utara yang telah membantu warga, semoga Polri selalu dapat memerhatikan masyarakat yang kecil.

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Pesisir Barat

Kepala dinas pendidikan dan budaya Edwin kastolani yang diwakili oleh kasubag kepegawaian Ahmad Yuniardi melakukan klarifikasi terkait diduganya pengadaan  laptop di dinas pendidikan dan budaya yang   Mark up serta pekerjaan fisik pagar TK 1 pesisir Barat yang diduga juga jadi ajang korupsi maka dinas pendidikan dan budaya pesisir barat melakukan klarifikasi di kantor dinas pendidikan dan budaya ,rabu  (1/11/2023).

 

Edwin kastolani selaku kepala dinas pendidikan dan budaya pesisir barat yang diwakili oleh kasubag kepegawaian Ahmad Yuniardi meluruskan tentang hal terkait pemberitaan yang beredar di media online kabupaten Pesisir Barat .

 

Terkait dengan pelaksanaan pengadaan laptop itu beliau menyampaikan bahwa kami dinas pendidikan dan budaya merujuk kepada Peraturan Presiden nomor 12 tahun 2021 tentang pengadaan barang dan jasa dan kemudian  parlemen LKPP nomor 9 tahun 2021 tentang pedoman peraturan e-katalog .

 

Dan setiap penyedia atau rekanan itu sudah mlalui seleksi di LKPP dan tentu lkpp yg lbih paham itu sbagai lembaga pemerintah

 

Jadi tidak bisa menyalahkan disdikbud  yang jelas barang sudah kita terima dalam keadaan kondisi baik dan maka  laptop tersebut kita gunakan di Dinas Pendidikan.

 

Karena sementara ini kami bekerja pun memakai laptop kami pribadi masing-masing ,dengan hal itu atas perjuangan kadis pendidikan maka diusahakanlah pengadaan  laptop tersebut  walaupun harga laptop itu ada yang 9 juta 8 juta di toko itu bukan ranah disddikbud.

 

Mekanisme telah kita lalui   maka dari itu pelaksan kegiatan lelang laptop tersebut melalui tahapan-tahapan nya  ketika ada harga14 juta itu tentu Disdikbud tidak punya kewenangan karna sudah ranah nya LKPP dan kami yakini karna merek pun sudah sesuai dengan peraturan LKPP,”katanya.

 

Mengenai  pengerjaan fisik yang  di TK 1 pesisir barat yang pekerjaannya adalah pagar dengan hasil sidak kita hari Senin dan hasil sidak hari selasa kita sudah memberikan surat tertulis kepada pihak pemborong karena dalam pekerjaan itu belum 100% dibayarkan hanya baru uang muka saja isi surat teguran itu agar pihak pemborong segera untuk memperbaiki pagar tersebut

 

Dan hasil dari surat itu pemborong memberi jawabkan untuk menunggu tukang karena tukang belum datang karena pada tukang yang mengerjakan pagar tersebut masih berada di Bandar Lampung”,pungkas nya.

 

(Sony/Tim)

HARIANDIKSI.COM | Lampung Tengah 

Proyek Senilai 10.390.992.000  pembangunan Jembatan penghubung antar kecamatan Seputih Agung menuju Kecamatan Way Pengubuan yang berada di kampung Candi Rejo kabupaten Lampung Tengah kini sudah memasuki tahapan 75 peren. Rabu (01/11/2023)

 

Pantauan awak media  Saat di lokasi pekerjaan proyek Jembatan yang di kerjakan oleh CV. Tiara Indah Konsultan Senilai 10,3 Miliar Rupiah, puluhan pekerja yang Yang menggunakan atribut alat pelindung diri sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)  sedang mengerjakan tugasnya nya masing masing

Agung selaku  pengawas CV. Tiara Indah Konsultan proyek jembatan mengatakan ” Pembangunan Jembatan Candi Rejo Penghubung antar kecamatan Seputih Agung menuju Kecamatan Way Pengubuan tepatnya di desa Candi Rejo Lampung Tengah Dari mulai bulan Juli 2023 dan sampai saat ini Alhamdulillah sudah masuk tahapan 75 Persen. Ucapnya

 

“Alhamdulillah tidak ada kendala sampai saat ini, hanya kendaraan bermotor yang ingin melintas harus melalui sungai, dan kami juga sudah memfasilitasi pengendara motor yang melintas menggunakan perahu Rakit untuk bisa menyebrang selagi jembatan belum jadi. Katanya

 

“Untuk target penyelesaian jembatan Candi Rejo target kami  awal bulan Desember  sudah selesai. Pungkasnya

 

Masih di lokasi proyek jembatan  saat di konfirmasi warga sekitar desa Candi Rejo Vivi mengatakan. Alhamdulillah sangat senang sekali dengan adanya pembangunan  jembatan Di desa kami, selain memperlancarkan kendaraan yang melintas, usah pertanian masyarakat juga  tidak terhambat, yang jelas mobil melintas tidak takut lagi apa bila melintas di jembatan desa Candi Rejo, karna sebelmnya jembatan ini dibuat hanya  bertumpu dengan kayu dari alam.  ucapnya

 

Kami berharap pekerjaan proyek Pembangunan jembatan ini bisa  dikebut sebelum menjelang musim penghujan, agar hambatan saat musim hujan tidak berdampak signifikan, karna jika sudah musim hujan tingkat air sungai pasti naik, dan warga saya pastikan tidak bisa melintas walau pun sudah menggunakan perahu Rakit. Pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)