LAMPUNG UTARA, (HD) – Proyek pembangunan revitalisasi di SDN 1 Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, senilai Rp.714.145.093 menuai sorotan tajam. Pengerjaan bagian atap sekolah tersebut diduga kuat menggunakan material spandek yang tidak memenuhi standar spesifikasi nasional, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para siswa dan guru di kemudian hari. Selasa (20/10)
Dugaan pelanggaran ini mencuat saat sejumlah awak media melakukan investigasi langsung ke lokasi proyek beberapa waktu lalu. Didampingi oleh Ketua Komite Sekolah, tim menemukan bahwa material spandek yang terpasang terlihat sangat tipis dan bahkan mudah dirobek. Kondisi ini memicu dugaan kuat bahwa material yang digunakan tidak mengantongi label Standar Nasional Indonesia (SNI) dan menyimpang dari Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) yang telah ditentukan.
Secara teknis, setiap material atap dalam proyek revitalisasi fasilitas pendidikan wajib mengacu pada RKS dan standar keselamatan nasional. Ketebalan spandek seharusnya disesuaikan secara presisi dengan jarak gording atau rangka atap baja ringan.
Saat dimintai keterangan di lokasi, Ketua Komite SDN 1 Bumi Nabung, Irul, mengaku bahwa pihak komite sama sekali tidak dilibatkan dalam kepanitiaan proyek revitalisasi tersebut. Ia menegaskan, jika proyek ini dikerjakan melalui sistem swakelola langsung oleh pihak sekolah, maka pengawasan ketat mutlak dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang.
“Jangan sampai pembangunan ini menyalahgunakan wewenang dan mengabaikan faktor keselamatan. Jangan sampai hal ini membahayakan murid-murid di sekolah di kemudian hari,” ujar Irul dengan nada tegas.
Guna mendapatkan keberimbangan informasi, awak media telah berulang kali mencoba mendatangi sekolah untuk menemui Kepala SDN 1 Bumi Nabung, Astuti Aryaningsih, M.Pd. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan tidak pernah berada di tempat dan terkesan menghindar saat akan dimintai konfirmasi terkait transparansi serta kelayakan proyek revitalisasi di sekolah yang dipimpinnya tersebut.
(Tim)












