Pesisir Barat, HD – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., melantik Penjabat (Pj) Peratin Pekon Persiapan Kunyaian Agung dan Pekon Persiapan Cukuh Bunjak Kecamatan Pesisir Selatan, serta Pekon Kuta Mulya Kecamatan Bangkunat, di masing-masing balai pekon di tiga lokasi berbeda, Jumat (2/2/2024).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Dr. Senen Mustakim, S.Sos., M.Si., Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesibar, Agus Cik, S.Pd., S.E., anggota DPRD Pesibar, I. Gusti Kade Artawan, Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Septi Istiqlal, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, forkopimda Pesibar, dan masyarakat setempat.

Pelantikan Pj. Peratin Pekon Persiapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pesibar Nomor: B/116/KPTS/IV.12/HK-PSB/2024 tentang pengangkatan Pj. Peratin Pekon Persiapan Kabupaten Pesibar Tahun 2024.

Dalam sambutannya Bupati Agus Istiqlal mengatakan mengapresiasi peratin pekon induk, Lembaga Himpun Pekon (LHP), panitia pemekaran pekon, tokoh masyarakat, dan pihak yang ikut dilibatkan dalam pembentukan beberapa pekon persiapan di Pesibar Tahun 2024.

Bupati Agus Istiqlal menjelaskan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, proses pembentukan pekon persiapan melalui beberapa tahap, pertama adalah harus ada musyawarah pekon dan kesepakatannya ditandai lewat rekomendasi yang dikeluarkan oleh peratin pekon induk. Setelah itu, secara administrasi diteliti di pemkab dan dilanjutkan ke pemprov. “Selanjutnya, pemprov menurunkan nomor register dan sebagai bupati, saya telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang pembentukan pekon persiapan, serta mengangkat salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipercaya untuk dapat melaksanakan tugas pemerintahan sebagai Pj. Peratin Pekon Persiapan,” jelas Bupati Agus Istiqlal.

Lebih lanjut Bupati Agus Istiqlal mengatakan, hari ini telah dimulainya babak baru satu tahapan menuju pekon definitif. Undang-Undang mengisyaratkan hanya tiga tahun waktu yang diberikan untuk memproses pekon persiapan menjadi pekon definitif. “Kita belum sampai di puncak tangga. Oleh karena itu mari bergandengan tangan dan berjalan bersama mendukung segala persiapan-persiapan mewujudkan pekon definitif, ini perjuangan rakyat, kami berjuang sesuai aspirasi rakyat. Kita berusaha, kita berdoa agar sebelum tiga tahun pekon persiapan telah ditingkatkan statusnya menjadi pekon definitif,” ajak Bupati Agus Istiqlal menyemangati.

Ditambahkannya, tugas Pj. Peratin Pekon Persiapan antara lain membangun infrastruktur dasar di pekon, membangun fasilitas pendukung pemerintahan, melakukan pemetaan pekon, memetakan potensi pekon, dan melakukan pendataan penduduk pekon. “Untuk itu saya berpesan kepada Pj. Peratin Pekon Persiapan yang baru dilantik, untuk berkomitmen dalam menjalankan tugas dengan baik. Dalam kaitan dengan penyelenggaraan pembangunan di pekon, dapat melaksanakan anggaran dengan transparan, melakukan pemberdayaan dengan baik. Lihat masyarakat dengan baik. Apa yang dirasa kurang, dapat dikoordinasikan dengan pemerintah pekon induk, dengan camat, dengan pemkab, dengan tokoh- tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama,” pungkas Bupati Agus Istiqlal.

“Selamat kepada masyarakat pekon persiapan, dukungan dari seluruh elemen masyarakat pekon persiapan sangat dibutuhkan untuk mendukung Pj. Peratin Pekon Persiapan dan bersama mewujudkan sebuah pekon definitif dengan dilandaskan pada prosedur yang ditetapkan,” tukas Bupati Agus Istiqlal.

Sementara itu Asisten III Pemprov Lampung, Senen Mustakim saat menyampaikan sambutan Gubernur Lampung, Ir. H. Arinal Djunaidi mengatakan momen pelantik Pj. Peratin Pekon Persiapan menjadi sebuah momen penting di tatanan pemerintahan di Pesibar dan menjadi tonggak perjalanan baru dalam upaya memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat. “Pemprov Lampung menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya para Pj. Peratin Pekon Persiapan, semoga dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan baik,” kata Asisten III Senen Mustakim.

Asisten III Senen Mustakim menerangkan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2017, tentang penataan desa yang menegaskan bahwa pemerintah pusat, pemprov, dan pemkab/pemkot, dapat melakukan penataan desa (pekon) dan kelurahan. “Tujuannya yaitu mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, mempercepat kualitas tata kelola pemerintahan desa, dan meningkatkan daya saing desa,” pungkas Asisten III Senen Mustakim.

Berikut daftar tiga nama Pj. Peratin Pekon Persiapan terlantik
1. Pj. Peratin Pekon Persiapan Kunyaian Agung Kecamatan Pesisir Selatan, Ermansyah.
2. Pj. Peratin Pekon Persiapan Cukuh Bunjak Kecamatan Pesisir Selatan, Muhammad Yani.
3. Pj. Peratin Pekon Persiapan Kuta Mulya Kecamatan Bangkunat, Pitadi Setiawan, S.Pd.I.

(Red/Sony)

Pesisir Barat, HD- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), terus gencar melangsungkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembinaan Terpadu terhadap seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kecamatan Karya Penggawa, Kamis (1/2/2024).

Bimtek dan pembinaan nakes tersebut dihadiri langsung Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Plt. Kepala Dinkes, Suryadi, S.IP., M.M., Kepala Puskesmas Karya Penggawa, dan jajaran Dinkes Pesibar.

Pj. Sekda Jon Edwar meminta agar para nakes untuk selalu meningkatkan kedisiplinannya dalam menjalankan tugas-tugasnya dibidang kesehatan dan pelayanan terhadap masyarakat. “Kunci keberhasilan dalam melaksanakan program kerja adalah disiplin terhadap tugas dan tanggungjawab sebagai nakes. Dengan demikian, kita akan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan prima terhadap masyarakat,” tegas Plt. Sekda Jon Edwar.

Dihadapan para nakes Plt. Sekda Jon Edwar juga menyampaikan bahwa Pemkab Pesibar hingga kini terus berupaya meningkatkan infrastruktur, mutu, dan kualitas kesehatan di Pesibar. “Tentunya hal itu akan terwujud jika dibarengi dengan upaya yang sama dari para nakes dengan disiplin kerja dan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat,” pungkas Plt. Jon Edwar.

Sementara Plt. Kepala Dinkes Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka membahas capaian kerja sepanjang Tahun 2023, sekaligus evaluasi hal-hal yang menjadi kendala dalam upaya pelaksanaan program kerja di tahun tersebut. “Capaian kerja dan kendala tersebut menjadi salah satu dasar Dinkes dalam menyusun program kerja dan target di Tahun Anggaran 2024,” jelas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi mengimbau jajarannya hingga di tingkat puskesmas untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. “Penting untuk menjadi perhatian bahwa peningkatan capaian program harus dibarengi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang maksimal,” tegas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Ditandaskannya, beberapa program yang perlu ditingkatkan diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, pencegahan pengendalian penyakit, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta penguatan pada upaya kesehatan masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan berbagai upaya dan program Pemkab Pesibar dibidang kesehatan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar apa yang menjadi target di Tahun 2024 bisa tercapai dengan memuaskan,” tukas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

(Red/Sony)

Pesisir Barat, HD- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), terus melangsungkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembinaan Terpadu terhadap seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Pugung Tampak Kecamatan Pesisir Utara, Rabu (31/1/2024).

Bimtek dan pembinaan nakes tersebut diisi langsung Plt. Kepala Dinkes, Suryadi, S.IP., M.M., dan dihadiri Kepala Puskesmas Pugung Tampak, dan jajaran Dinkes Pesibar.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka membahas capaian kerja sepanjang Tahun 2023, sekaligus evaluasi hal-hal yang menjadi kendala dalam upaya pelaksanaan program kerja di tahun tersebut. “Capaian kerja dan kendala tersebut menjadi salah satu dasar Dinkes dalam menyusun program kerja dan target di Tahun Anggaran 2024,” jelas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi mengimbau jajarannya hingga di tingkat puskesmas untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. “Penting untuk menjadi perhatian bahwa peningkatan capaian program harus dibarengi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang maksimal,” tegas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Ditandaskannya, beberapa program yang perlu ditingkatkan diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, pencegahan pengendalian penyakit, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta penguatan pada upaya kesehatan masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan berbagai upaya dan program Pemkab Pesibar dibidang kesehatan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar apa yang menjadi target di Tahun 2024 bisa tercapai dengan memuaskan,” tukas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

(Red/Sony)

Pesisir Barat, HD-  Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar) A. Zulqoini Syarif, S.H membuka sosialisasi dan pembekalan kewirausahaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnabakti Tahun 2024 oleh Bank Mandiri Taspen, di Aula MAN 1 Krui Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (31/1/2024).

Turut hadir juga Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Staf Ahli Bupati, dan jajaran Bank Mandiri Taspen.

Dalam sambutanya, Wakil Bupati Pesibar, Zulqoini Syarif mengatakan seorang PNS dalam undang-undang aparatur negara juga memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik serta sebagai perekat pemersatu bangsa untuk mewujudkan negara,” tegas Wakil Bupati Zulqoini.

Menurut Wakil Bupati Zulqoini, masa purnabakti bukan akhir dari proses aktivitas dan kreativitas, seorang PNS. Dimana otak harus terus dirangsang untuk terus berpikir, dan terus memberikan pengabdian hingga memasuki masa purnabakti. “Setelah masa purnabakti, semangat dan optimisme harus tetap menyala, dimana kontribusi seorang pensiunan PNS justru semakin nyata dan diperlukan saat terjun dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Wakil Bupati Zulqoini.

Lebih lanjut Wakil Bupati Zulqoini menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Pesibar terhadap PNS yang akan memasuki masa purnabhakti, dalam rangka memberikan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus bertujuan untuk memberikan motivasi bagi PNS yang akan memasuki masa purnabakti, serta memberi bekal kemampuan juga keterampilan di bidang kewirausahaan menuju kemandirian, baik secara sosial maupun ekonomi di masa purnabakti.

“Untuk itu saya berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik, sehingga hasil dari pembekalan kewirausahaan ini dapat dijadikan modal dalam hidup di lingkungan yang baru yaitu masa purnabakti,” tukas Wakil Bupati Zulqoini.

(Red/Sony)

Pesisir Barat, HD- Pj. Sekda Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Drs. Jon Edwar, M.Pd. menyerahkan secara simbolis Penyerahan Hadiah dan Penghargaan Lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Pedesaan dan Perkotaan Tahun 2023 kepada Kecamatan dan Pekon/Kelurahan, di Ruang Rapat Sekda, Lantai 3 Gedung A, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (30/1/2024).

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M. beserta Camat dan Peratin yang termasuk dalam penerima Hadiah dan Penghargaan.

Dalam laporannya, Kepala Bapenda, Tedi Zadmiko, mengatakan bahwa Kecamatan yang berhasil menerima penghargaan dalam kegiatan tersebut yaitu Kecamatan Pulau Pisang sebagai Kecamatan lunas PBB tercepat. “Dan Kecamatan Bangkunat sebagai Kecamatan dengan realisasi PBB terbesar,” ungkapnya

Masih dalam paparan Tedi, untuk ditingkat Pekon/Kelurahan, Kelurahan Pasar Kota Krui sebagai realisasi lunas terbesar I dan Pekon Seray sebagai realisasi lunas terbesar II untuk di Kecamatan Pesisi Tengah. Di Kecamatan Pesisir Selatan ada Pekon Tanjung Jati sebagai lunas tercepat dan Pekon Tulung Bamban sebagai lunas terbesar. “Di Kecamatan Lemong ada Pekon Bambang sebagai lunas tercepat dan Pekon Tanjung Jati sebagai lunas terbesar. Untuk Kecamatan Pesisir Utara ada Pekon Padang Rindu sebagai lunas tercepat dan Pekon Kerbang Langgar sebagai lunas terbesar,” jelas Tedi.

Tedi Zadmiko melanjutkan, untuk Kecamatan Karya Penggawa, Pekon Penggawa V Ulu sebagai lunas tercepat dan Pekon Penggawa V Tengah sebagai lunas terbesar. Selanjutnya di Kecamatan Pulau Pisang yaitu Pekon Labuhan sebagai lunas tercepat dan Pekon Suka Dana sebagai lunas terbesar. Untuk Kecamatan Way Krui yakni Pekon Gunung Kemala Timur sebagai lunas tercepat dan Pekon Labuhan Mandi sebagai lunas terbesar. “Di Kecamatan Krui Selatan ada Pekon Pemerihan sebagai lunas terbesar I dan Pekon Suka Jadi sebagai lunas terbesar II,” tambah Tedi.

Tedi menandaskan, di Kecamatan Ngambur, Pekon Ulok Mukti sebagai lunas terbesar I dan Pekon Mon sebagai lunas terbesar II. Berikutnya Kecamatan Ngaras yaitu Pekon Negeri Ratu Ngaras sebagai lunas tercepat dan Pekon Padang Dalam sebagai lunas terbesar. “Terakhir Kecamatan Bangkunat yaitu Pekon Pagar Bukit sebagai lunas tercepat dan Pekon Kota Jawa sebagai lunas terbesar,” tandasnya.

“Pemberian hadiah dan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Pesibar atas semangat pemerintahan kecamatan dan khususnya pemerintahan pekon dalam memungut realisasi PBB,” tutup Tedi.

Sementara Pj. Sekda Jon Edwar menambahkan pihaknya mengapresiasi upaya pemerintahan kecamatan dan pekon dalam hal pemungutan PBB. “Pemberian hadiah dan penghargaan ini sebagai pemberi semangat terhadap rekan-rekan di kecamatan dan pekon dalam hal pemungutan PBB,” ungkap Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar mengimbau agar masyarakat Pesibar terus meningkatkan ketaatannya dalam melunasi PBB sesuai dengan yang telah tertera yang dipastikan sudah sesuai aturan itu. Ketaatan dalam membayar PBB juga merupakan wujud dukungan dan partisipasi langsung masyarakat dalam pembangunan Pesibar kedepannya. “Realisasi PBB berpengaruh besar terhadap besaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang akan dikucurkan oleh Pemerintah pusat ke daerah,” tukas Pj. Sekda Jon Edwar

 

(Rizky)

Pesisir Barat, HD- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), kembali melanjutkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembinaan Terpadu terhadap seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Krui Selatan, Selasa (30/1/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Plt. Kepala Dinkes, Suryadi, S.IP., M.M., Kepala Puskesmas Krui Selatan, dan jajaran Dinkes Pesibar.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka membahas capaian kerja sepanjang Tahun 2023, sekaligus evaluasi hal-hal yang menjadi kendala dalam upaya pelaksanaan program kerja di tahun tersebut. “Capaian kerja dan kendala tersebut menjadi salah satu dasar Dinkes dalam menyusun program kerja dan target di Tahun Anggaran 2024,” jelas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi mengimbau jajarannya hingga di tingkat puskesmas untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. “Penting untuk menjadi perhatian bahwa peningkatan capaian program harus dibarengi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang maksimal,” tegas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Ditandaskannya, beberapa program yang perlu ditingkatkan diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, pencegahan pengendalian penyakit, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta penguatan pada upaya kesehatan masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan berbagai upaya dan program Pemkab Pesibar dibidang kesehatan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar apa yang menjadi target di Tahun 2024 bisa tercapai dengan memuaskan,” tukas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Selain melangsungkan bimtek dan pembinaan terpadu, Plt. Kepala Dinkes Suryadi juga menyempatkan waktunya untuk berkeliling memeriksa sekeliling kawasan UPTD Puskesmas Krui Selatan.

(Rizky A Sony)

 

PESISIR BARAT, HD- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar rapat inventarisir aset jalan dan irigasi yang ada diseluruh 11 kecamatan se-Pesibar, di ruang rapat sekda Lantai 3 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Kamis (25/1/2024).

Rapat tersebut dipimpin langsung Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Pemkab Pesibar, Drs. Gunawan, M.Si., dan diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pesibar.

Asisten III Gunawan mengatakan bahwa rapat tersebut dalam rangka untuk melakukan inventarisir terhadap seluruh aset milik Pemkab Pesibar berupa jalan dan irigasi yang sudah dibangun diseluruh wilayah di Pesibar. “Inventarisir terhadap aset tersebut karena seluruh aset berupa jalan dan irigasi, akan dilakukan penghitungan dari panjang dikalikan dengan lebar dan dikalikan dengan indeks harga saat ini,” papar Asisten III Gunawan.

Menurut Asisten III Gunawan, kewajiban untuk dilakukannya penghitungan dimaksud terhadap seluruh aset jalan dan irigasi, sesuai dengan petunjuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung. “Kewajiban untuk dilakukan penghitungan sesuai dengan petunjuk BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, sehingga nantinya terukur dengan jelas nilai dari masing-masing aset jalan dan irigasi yang ada di Pesibar,” jelas Asisten III Gunawan.

Masih kata Asisten III Gunawan, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), dan Dinas Ketahanam Pangan dan Pertanian (DKPP), untuk memastikan titik aset jalan dan irigasi yang ada di Pesibar. “Tentu dalam proses penghitungannya nanti akan melibatkan DPUPR, DPRKP, dan DKPP. Hal itu bertujuan agar seluruh aset jalan dan irigasi bisa terdata dan dihitung dengan benar,” tukas Asisten III Gunawan.

(Rizky)

BIMTEK DAN PEMBINAAN TERPADU NAKES DI PUSKESMAS KELIMA DIGELAR DI PUSKESMAS BIHA

PESISIR BARAT, HD

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), kembali melanjutkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembinaan Terpadu terhadap seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Biha Kecamatan Pesisir Selatan, Kamis (25/1/2024).

UPTD Puskesmas Biha, merupakan puskesmas kelima, setelah sebelumnya kegiatan serupa dilangsungkan di UPTD Puskesmas Krui Kecamatan Pesisir Tengah, UPTD Puskesmas Way Krui, UPTD Puskesmas Ngambur, dan UPTD Puskesmas Bangkunat.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi, S.IP., M.M., menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka membahas capaian kerja sepanjang Tahun 2023, sekaligus evaluasi hal-hal yang menjadi kendala dalam upaya pelaksanaan program kerja di tahun tersebut. “Capaian kerja dan kendala tersebut menjadi salah satu dasar Dinkes dalam menyusun program kerja dan target di Tahun Anggaran 2024,” jelas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi mengimbau jajarannya hingga di tingkat puskesmas untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. “Penting untuk menjadi perhatian bahwa peningkatan capaian program harus dibarengi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang maksimal,” tegas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Ditandaskannya, beberapa program yang perlu ditingkatkan diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, pencegahan pengendalian penyakit, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta penguatan pada upaya kesehatan masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan berbagai upaya dan program Pemkab Pesibar dibidang kesehatan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar apa yang menjadi target di Tahun 2024 bisa tercapai dengan memuaskan,” tukas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Selain melangsungkan bimtek dan pembinaan terpadu, Plt. Kepala Dinkes Suryadi juga menyempatkan waktunya untuk berkeliling membesuk dan bercengkrama dengan pasien dan keluarga pasien yang tengah menjalani penanganan medis di UPTD Puskesmas Biha.

(Rizky)

BUPATI – WAKIL BUPATI PESIBAR SAMBUT KEDATANGAN MENDAG ZULKIFLI HASAN

PESISIR BARAT,HD

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., Bupati – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., – A. Zulqoini Syarif, S.H., menyambut kedatangan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Kamis (25/1/2024).

Mendag Zulkifli Hasan menda Bupati Dan Wabup Sambut Kedatangan Mendag A. Zulkifli Hasan. Di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas rat di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas dan langsung menuju Komplek Wisata Lumbok Seminung Resort, Pekon Lombok Kecamatan Lumbok Seminung, dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tematik Wisata.

Tampak dilapangan ikut menyambut Mendag Zulkifli Hasan dan rombongan, Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Kapolres Pesibar, AKBP. Alsyahendra, S.IK., M.H., Pj. Bupati Lampung Barat (Lambar), Drs. Nukman, M.M., Dandim 0422/Lambar, Letkol. Inf. Rinto Wijaya, beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Usai menyambut kedatangan Mendag Zulkifli, pasangan Bupati-Wakil Bupati Pesibar, kembali menuju sekretariat Pemkab Pesibar dan menjalankan tugas-tugas kepemerintahannya

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | PESISIR BARAT

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat (Lambar) terkait penanganan permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) , di Lantai 4 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Rabu (24/1/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., Kepala Kejari Lambar, M. Zainur Rochman, S.H., M.H., Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., para Kepala Bagian (Kabag), kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Kepala Kejari Lambar, Zainur Rochman mengatakan bahwa MoU tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penanganan dan atau penyelesaian masalah Hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara baik didalam maupun diluar pengadilan yang dihadapi pemkab. “Sebelumnya saya sudah melakukan review di Pesibar sudah ada Surat Kuasa Khusus (SKK), nanti akan ditindaklanjuti pada hal-hal lain. Semisal dalam hal melakukan legal opinion atau legal assistance terhadap hal-hal yang kiranya ada hambatan di bidang hukum terhadap beberapa kegiatan pembangunan yang bersifat strategis,” ungkap Kepala Kejari Lambar Zainur Rochman.

Dengan demikian, lanjut Kepala Kejari Lambar Zainur Rochman, kehadiran Kejari Lambar juga bisa mensupport Pemkab Pesibar, khususnya pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Hal lainnya juga, Kejari Lambar juga dapat melakukan pendampingan terhadap litigasi ketika Pemkab, OPD, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD, bahkan tingkat Pemerintahan Pekon digugat oleh perorangan atau lembaga. Maka dengan SKK, Kejari bisa mewakili Pemkab, OPD, BUMD, atau Pemerintahan Pekon,” jelas Kepala Kejari Lambar Zainur Rochman.

Kepala Kejari Lambar berharap Pemkab Pesibar dan Kejari Lambar dapat terus meningkatkan sinergitas, kebersamaan, dan saling support. “Sehingga apa yang menjadi cita-cita Bupati dalam melakukan dan peningkatan pembangunan secara merata demi terwujudnya kemajuan Pesibar dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan maksimal,” pungkas Kejari Lambar Zainur Rochman.

Sementara itu, Bupati Agus Istiqlal mengawali sambutannya dengan ucapan selamat datang di Bumi Para Sai Batin dan Ulama terhadap Kepala Kejari Lambar yang baru menjabat sejak tiga bulan terakhir itu.

Bupati Agus Istiqlal juga menyambut baik dan berterima kasih atas komitmen Kejari Lambar membantu Pemkab Pesibar dalam hal penanganan permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang dituangkan dalam MoU tersebut. “Pemkab Pesibar berharap sinergitas dengan Kejari Lambar dapat terus ditingkatkan, sehingga Pemkab Pesibar dapat melaksanakan berbagai program pembangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” harap Bupati Agus Istiqlal.