Lampung Utara, (HD) – Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si. memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) dan Kapolsek jajaran di lingkungan Polres Lampung Utara. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib. Rabu (21/1/26).

Upacara sertijab dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Lampung Utara, Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Lampung Utara.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni Kabag Ren Polres Lampung Utara dari Kompol Tri Handoko, S.H., M.H. kepada AKP Golkar M. Saragih, S.Pd., M.H. Jabatan Kasat Reskrim diserahterimakan dari AKP Apfryyadi Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.M. kepada AKP Ivan Roland Kristofel, S.T.K., S.I.K.

Sementara itu, jabatan Kasat Lantas diserahterimakan dari AKP Joni Charter, S.IP., M.M. kepada AKP Fony Salimubun, S.H., M.H. Jabatan Kapolsek Kotabumi Kota diserahterimakan dari Ipda M. Ghani Fikril Aziz, S.Tr.K. kepada Iptu Syamsudin, S.H., sedangkan jabatan Kapolsek Muara Sungkai diserahterimakan dari Ipda Dickson Efry Banne, S.Tr.K. kepada Iptu Darwis, S.H., M.H.

Dalam keterangannya, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan peningkatan kinerja institusi.

“Serah terima jabatan ini merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran serta upaya peningkatan kinerja. Saya berharap kepada para pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri, melanjutkan program yang telah berjalan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Deddy Kurniawan.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta meningkatkan soliditas internal dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara,(HD) – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Utara bersama TNI dan Polri menggelar patroli gabungan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu malam (31/12/25).

Patroli gabungan tersebut melibatkan personel Polres Lampung Utara, Kodim 0412/LU, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan difokuskan pada pusat keramaian, lokasi perayaan malam tahun baru, jalur lalu lintas utama, serta titik-titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli gabungan ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman, nyaman, dan kondusif. Kami hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri bersama TNI dan Forkopimda dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” ujar AKBP Deddy Kurniawan.

Ia menambahkan, Polres Lampung Utara juga telah menyiagakan personel di sejumlah titik pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di wilayah hukum Lampung Utara guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, serta penggunaan petasan dan kembang api yang dapat membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan konvoi yang dapat mengganggu lalu lintas, serta merayakan malam tahun baru dengan kegiatan yang positif,” tambahnya.

Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Lampung Utara terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kapolres berharap kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya keamanan yang berkelanjutan sepanjang Tahun Baru 2026.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Polres Lampung Utara merilis capaian kinerja bidang kriminal, narkoba dan lalulintas sepanjang tahun 2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, menyampaikan, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus kejahatan menonjol, pemberantasan narkoba, serta penyelesaian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum setempat. Rabu (31/12/2025)

“Pada sektor kriminal, Polres Lampung Utara mencatat total 922 perkara kejahatan menonjol di tahun 2025, naik tajam dibanding 2024 yang berjumlah 560 perkara” kata Deddy Kurniawan.

Peningkatan terjadi pada sejumlah kasus prioritas seperti, pembunuhan 4 kasus (tetap dari 2024), namun penyelesaian naik dari 2 menjadi 7 kasus. Curas (pencurian dengan kekerasan) dari 35 kasus meningkat menjadi 43 kasus. Curat (pencurian dengan pemberatan) dari 406 kasus melonjak ke 607 kasus. Curanmor (kendaraan bermotor) dari 15 kasus turun menjadi 10 kasus, namun penyelesaian naik dari 4 menjadi 8 kasus. Kejahatan narkoba dari 82 menjadi 104 kasus, dengan tingkat penyelesaian naik dari 69 menjadi 90 kasus.

Dalam pengungkapan curas, curat, dan curanmor, Satreskrim Polres Lampung Utara berhasil mengungkap 25 kasus curas, serta 318 kasus gabungan curat dan curanmor. “Dari hasil penindakan tersebut, polisi menyita barang bukti 4 unit mobil (R4) dan 33 unit sepeda motor (R2)” ungkap Kapolres.

“Selain itu, sebanyak 13 pucuk senjata api ilegal turut disita sepanjang tahun 2025” ujarnya.

Untuk narkoba, Polres Lampung Utara menangkap 147 tersangka dari 104 kasus, dengan rincian barang bukti yang diamankan berupa, Ganja 510,22 gram, Sabu-sabu 311,77 gram, Ekstasi 83,50 butir, Psikotropika 506 butir, Gorila/Sinte 135,85 gram, Uang tunai Rp 11.860.000

Secara keseluruhan, tingkat penyelesaian tindak pidana mengalami kenaikan 20 persen, dari 921 perkara (2024) menjadi 985 perkara (2025). Pada sektor lalu lintas, Polres Lampung Utara mencatat penurunan angka kecelakaan, namun penyelesaian kasusnya meningkat, total Laka Lantas 155 kasus (turun dari 163 di 2024). Kasus terselesaikan, 142 kasus (naik dari 128 di 2024), korban meninggal dunia (MD)16 orang (turun 53 persen dari 34 orang di 2024), Luka berat (LB) 74 orang (naik dari 65 orang), luka ringan (LR) 139 orang (turun dari 159 orang), kerugian materiil: Rp 903.800.000 (turun dari Rp 933.950.000)

Untuk pelanggaran lalu lintas, terjadi penurunan dari 3.797 kasus (2024) menjadi 2.997 kasus (2025). Total denda tilang yang terkumpul juga turun 21 persen, dari Rp 189.850.000 menjadi Rp 149.850.000 di tahun 2025.

“Rangkaian operasi penegakan hukum seperti Operasi Cempaka Krakatau 2025 dan Operasi Sikat Krakatau 2025 turut berkontribusi besar dalam menekan angka kriminalitas dan meningkatkan efektivitas pengungkapan kasus prioritas di Lampung Utara” tegas Deddy Kurniawan.

Menurut Kapolres Lampung Utara, dengan capaian ini, Polres Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penindakan terhadap kejahatan konvensional dan gangguan keamanan jalan raya di tahun 2026, guna menciptakan wilayah hukum yang aman dan tertib bagi masyarakat

(Sony)

LAMPUNG, (HD)  – Operasi Lilin Krakatau 2025 Polda Lampung memasuki hari keenam pada Kamis (25/12/2025), dengan arus penumpang dan kendaraan yang terus mengalami peningkatan di Pelabuhan Bakauheni.

Data terbaru dari Posko Terpadu Operasi Lilin Polda Lampung mencatat sebanyak 35.835 penumpang dan 8.272 unit kendaraan berangkat dari Bakauheni menuju Merak, didominasi oleh kendaraan roda empat sebanyak 7.494 unit dan 778 unit merupakan kendaraan roda dua (R2).

Sementara itu, arus sebaliknya dari Merak menuju Bakauheni tercatat lebih tinggi, yaitu 51.072 penumpang dan 13.012 kendaraan yang didominasi oleh kendaraan R4 sebanyak 10.617 unit dan 2.395 unit R2.

Secara total, pergerakan arus pada hari Kamis mencapai 86.907 penumpang dan 21.284 kendaraan yang melintasi Bakauheni-Merak dan sebaliknya.

Mobilitas ini melibatkan 31 unit kapal dengan 105 trip dari Bakauheni ke Merak, serta 45 unit kapal dengan 127 trip dari Merak ke Bakauheni.

Perbandingan data dengan hari sebelumnya menunjukkan adanya kenaikan terutama pada penumpang naik 11%, kendaraan roda dua (R2) meningkat 24,9%, dan kendaraan roda empat (R4) naik 6,3%. Meskipun jumlah trip kapal turun 3,4% namun jumlah kapal yang beroperasi mengalami kenaikan 1,1%.

Dalam perkembangan ini Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari mengatakan,

“Hari ke-6 Operasi Lilin Krakatau 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dari Bakauheni menuju Merak tercatat 35.835 penumpang dan 8.272 kendaraan, sementara arus sebaliknya mencapai 51.072 penumpang dan 13.012 kendaraan. Total pergerakan hari ini mencapai 86.907 penumpang dan 21.284 kendaraan yang melintas.” Ucapnya

“Kami mencatat adanya kenaikan sebesar 11% untuk penumpang, 24,9% untuk kendaraan roda dua, dan 6,3% untuk kendaraan roda empat dibandingkan hari sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa arus perjalanan Natal dan Tahun Baru telah memasuki fase nya,”

“Namun sampai saat ini situasi masih aman terkendali dengan adanya Personel gabungan TNI-Polri dan stakeholder terkait terus berjaga penuh untuk mengatur kelancaran dan keamanan di pelabuhan serta jalur penyeberangan.” Tambahnya

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, keselamatan dan mematuhi arahan petugas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum bepergian. Karena Keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat adalah prioritas Polri.” Tutup Kabid

(Rizky A Sony)

Lampung Utara,(HD) –  Provos Polda Lampung tiba-tiba muncul di Polsek Kotabumi, Lampung Utara untuk melakukan konfirmasi terhadap pengaduan yang dilakukan oleh dokter Dedie selaku dokter pada Klinik Pratama Polres Lampung Utara pada Selasa (16/12/2025).

Ditemui usai dilakukan pemeriksaan Dr. Suwardi, S.H., M.H. selaku Penasihat Hukum dokter Dedie menjelaskan maksud kedatangan rombongan Provos Polda tersebut adalah menindaklanjuti pengaduan atau laporan yang dilakukan oleh kliennya langsung ke Mabes Polri melalui sistem pengaduan online milik Polri beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut Suwardi menjelaskan kliennya melaporkan oknum Kasi Dokes Polres Lampung Utara inisial AW yang diduga melakukan pemotongan terhadap honor dan atau insentif dari kliennya selama dia bekerja di klinik tersebut dan selaku dokter pada bagian pemeriksaan kesehatan untuk pembuatan SIM lebih kurang tujuh belas tahun yang besarnya mencapai Milyaran rupiah.

“klien kami ini merasa dirugikan milyaran rupiah atas pemotongan honor dan atau insentif klien ini, ada yang sudah dikembalikan oleh AW namun masih banyak yang belum, sehingga dengan terpaksa klien kami melakukan pengaduan langsung ke Mabes Polri”, jelas Suwardi.

Suwardi juga mengapresiasi kinerja Mabes Polri melalui Polda Lampung yang telah merespon dengan cepat pengaduan yang dilakukan oleh masyarakat khususnya kliennya. Beberapa waktu lalu kliennya juga sudah dimintai keterangan oleh Paminal Polda Lampung, dan hari ini dari Provos Polda Lampung juga melakukan konfirmasi atau melengkapi data untuk menyelesaikan perkara tersebut. Dengan dilakukannya pemeriksaan oleh Provos berarti perkara ini telah masuk tahap Penyidikan, ujar Suwardi.

Dan hari ini saya usai mendampingi klien saya untuk Laporkan Kasi Dok klinik Pratama Polres Lampung Utara inisial AW yang telah melakukan pemotongan terhadap insentif klien kami selama lebih kurang 17 tahun yang nilainya mencapai milyaran rupiah, ujarnya

“saya dan klien saya ini mengapresiasi atas cepatnya respon yang diberikan oleh Mabes Polri dan polda Lampung atas pengaduan klien kami ini, beberapa waktu lalu klien kami telah diperiksa di paminal Polda Lampung dan hari ini dari Provos Polda juga melakukan pemeriksaan, artinya ini sudah masuk tahap Penyidikan”, tegasnya.

Suwardi berharap pihak Paminal maupun Provos Polda Lampung dapat bekerja secara profesional dan memberikan sanksi yang tegas terhadap terduga, seraya berharap agar hak kliennya diberikan sesuai dengan jumlah yang sebenarnya.

(Tim)

Lampung Utara, (HD)   — Sat Lantas Polres Lampung Utara kembali menunjukkan prestasi gemilang dengan berhasil meraih tujuh penghargaan sekaligus pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polda Lampung tahun 2025 pada Rabu (10/12/25).

Penghargaan tersebut menjadi bukti meningkatnya kualitas pelayanan publik dan kinerja satuan dalam bidang lalu liatas.

Adapun penghargaan yang diraih meliputi Juara 3 Rayon A Samsat Lampung Utara atas capaian kecepatan pelaporan BBN II dan Rubetina.

Juara 1 kategori Polres Teraktif Penginputan Aplikasi E-Turjawali, Juara 1 Rayon A Samsat Lampung Utara atas capaian pemberian pajak tahunan melalui aplikasi E-Signal, mendukung transformasi digital layanan publik.

Juara 2 Rayon A Samsat Lampung Utara pada kategori pelayanan Satpas terbaik. Juara 3 kategori input SBTS Online teraktif di jajaran Polda Lampung.

Juara 2 kategori bidang Kamsel (Keamanan dan Keselamatan). Juara Umum 3 Fungsi Lalu Lintas sejajaran Polda Lampung.

Kasi Humas Polres Lampung Utara, AKP Budiarto, yang hadir mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, Sat Lantas Polres Lampung Utara berhasil membawa pulang tujuh penghargaan sekaligus. Ini merupakan bukti nyata dari kerja keras seluruh personel dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKP Budiarto.

“Atas nama Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja maksimal. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi, terutama dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik di bidang lalu lintas,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Lampung Utara akan terus meningkatkan kinerja, khususnya di bidang pelayanan SIM, pajak kendaraan, hingga penerapan aplikasi digital berbasis kepolisian.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi pemicu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi di tahun mendatang,” tutup AKP Budiarto.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara – Polres Lampung Utara secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025, di halaman polres Lampung Utara, Senin (17/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Lampung Utara ini menjadi tanda dimulainya operasi kepolisian terpusat yang akan berlangsung selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November 2025, dengan fokus meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas masyarakat.

Upacara gelar pasukan dipimpin oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan

dan dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat utama dan diikuti oleh seluruh personel yang terlibat dalam operasi, termasuk perwakilan dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Lampung Utara menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini menitikberatkan pada langkah preventif, preemtif, dan penegakan hukum secara selektif prioritas.

“Operasi Zebra Krakatau 2025 tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap, melalui operasi ini, angka pelanggaran dan kecelakaan di Lampung Utara dapat ditekan secara signifikan,” tegas Kapolres.

Operasi Zebra Krakatau 2025 mengutamakan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang dinilai paling sering menyebabkan kecelakaan. Di Polres Lampung Utara, terdapat delapan sasaran pelanggaran prioritas yaitu, Pengendara menggunakan handphone saat berkendara, Pengendara dalam pengaruh alkohol, Pengemudi di bawah umur, Pengendara yang melawan arus, Pengendara berboncengan lebih dari satu orang, Pengemudi melebihi batas kecepatan, Pengemudi tidak menggunakan helm atau safety belt dan Pengendara membawa muatan over dimension dan over load (ODOL).

Pelanggaran-pelanggaran tersebut dinilai sebagai faktor pemicu kecelakaan paling tinggi, terutama di jalur utama Lampung Utara yang dikenal ramai dan dilintasi kendaraan berat.

Kapolres Lampung Utara menyampaikan bahwa pihaknya akan menempatkan personel di titik-titik rawan kecelakaan, seperti Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), kawasan perkotaan, persimpangan padat, serta sekitar area sekolah.

“Selain melakukan penindakan, kami juga menggelar sosialisasi langsung di jalan, menyebar brosur imbauan, hingga memberikan edukasi ke sekolah-sekolah yang rawan terdapat pengemudi pemula atau pengendara di bawah umur,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2025 ini, Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel harus mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami tidak ingin operasi ini dipandang sebagai kegiatan mencari-cari kesalahan masyarakat. Justru kami ingin membangun budaya tertib melalui pendekatan persuasif dan edukatif. Namun untuk pelanggaran fatal, petugas wajib bertindak tegas,” ujar Kapolres.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan melalui patroli rutin dan patroli mobile untuk mengantisipasi pelanggaran pada jam-jam tertentu, seperti pagi hari saat aktivitas sekolah dan sore hari di kawasan pasar.

(Rizky A Sony)

Bandar Lampung, (HD) -Kasus dugaan penipuan berkedok kerja sama usaha pengelolaan gas LPG kembali mencuat di Provinsi Lampung. Sebanyak *10 orang korban* resmi melaporkan kasus tersebut ke *Polda Lampung*, pada Rabu, 9 Oktober 2025.

Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: *LP/B/722/X/2025/SPKT/POLDA LAMPUNG*, atas nama pelapor *Hendri Widianto*, warga Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam laporan yang diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung itu, pelapor bersama sejumlah korban mengaku mengalami kerugian besar setelah mengikuti kerja sama usaha yang dijanjikan oleh pihak terlapor. Modusnya, pelaku menawarkan kemitraan dengan iming-iming keuntungan dari penyaluran LPG 3 kg di beberapa wilayah Lampung.

Namun hingga batas waktu yang dijanjikan, hasil kerja sama maupun dana investasi para korban tak kunjung dikembalikan. Total kerugian ditaksir mencapai *ratusan juta rupiah*.

Dalam proses pelaporan, para korban *didampingi oleh Putri Maya Rumanti selaku kuasa Hukum Law Firm Puri & Partners yang juga Tim 911 serta Paman Acong dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat*, yang turut memberikan dukungan moral dan hukum agar kasus ini dapat ditangani secara profesional oleh pihak kepolisian. Kehadiran mereka juga menjadi bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan bermodus kerja sama usaha.

“Harapan kami, kasus ini segera ditindaklanjuti dan pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” ujar salah satu korban usai memberikan keterangan di Polda Lampung.

Saat ini, pihak kepolisian tengah memproses laporan tersebut untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

(Rizky A sony/Tim)

Lampung Utara (HD)  – Guna meningkatkan Keamanan, Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara menggelar simulasi sistem pengamanan mako (sispam mako) dalam penanggulangan aksi massa berujung anarkis di Mapolres setempat, Sabtu (4/10/2025).

Dalam simulasi, diasumsikan Kasat Intelkam mendapatkan informasi puluhan massa akan melakukan aksi unjukrasa di Mapolres Lampung Utara. Selanjutnya informasi tersebut dilaporkan ke Kapolres Lampung Utara kemudian Kapolres memerintahkan Kabag Ops mempersiapkan pengaman.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menjelaskan bahwa simulasi sispam mako ini merupakan upaya preventif sekaligus bentuk evaluasi kesiapan personel, sarana, dan prasarana kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman aksi massa.

“Dengan simulasi ini, kami memastikan prosedur pengamanan yang melibatkan seluruh fungsi kepolisian secara terpadu berjalan sesuai standar operasional,” kata Kapolres.

Kapolres berharap dengan adanya simulasi dapat meningkatkan kemampuan serta ketahanan personel mulai dari kesiapan, perlengkapan dan operasional.

“Latihan sispam mako ini dilakukan agar seluruh personel mengetahui tugas dan tanggung jawabnya dengan demikian, semua tugas-tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengapresiasi kegiatan simulasi sispam mako yang telah dilaksanakan sesuai apa yang sudah dilatihkan sebelumnya.

“Terimakasih kepada seluruh personil yang terlibat dalam simulasi sispam mako yang telah melaksankan latihan dengan baik,” tuturnya.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lampung Utara menggelar syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun Tekab 308 Presisi yang ke-10, Selasa (2/9/2025).

Tidak hanya menggelar syukuran, Sat Reskrim yang di pimpin langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan di damping Waka Polres Kompol Yohanis dan Kasat Reskrim AKP Apfryyadi membagikan 308 kota nasi kepada ojol dan masyarakat.

Disela-sela acara Kapolres AKBP Deddy mengatakan, hari ini kami membagikan sebanyak 308 nasi kotak untuk para ojek online dan masyarakat sekitar yang melintas.

“Dalam rangka memperingati hari jadi Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara yang di harapkan kedepan terus memberantas tindak pidana kriminal berupa kejahatan,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada affan Kurniawan ojek online yang telah meninggal dunia saat ikut berunjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Appfryadi Pratama menambahkan selain membagikan nasi kotak kepada ojek online, tim tekab 308 juga memberikan santunan kepada korban pembunuhan.

“Kita juga memberikan santunan kepada dua korban yang menjadi korban pembunuhan, satu korban pembunuhan yang ada di kebun singkong desa sawojajar kecamatan Kotabumi utara dan satu karyawati warung sate di kecamatan bunga mayang,” ujarnya.

Kegiatan tersebut disambut baik dari para ojol dan masyarkat. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polres Lampung khusus nya Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara atas nasi kotak yang diberikan.

“Alhamdulillah Terima kasih banyak atas nasinya untuk makan siang. Semoga kejahatan di Lampung Utara bisa teratasi,” ujar salah satu ojol.

(Rizky A sony)