LAMPUNG UTARA, (HD)–  Semangat menjaga kelestarian alam terpancar jelas di wajah para anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXII Kodim 0412/Lampung Utara. Dalam rangka memperingati HUT Persit KCK ke-80 tahun 2026, organisasi istri prajurit ini menggelar aksi penanaman pohon serentak yang dipusatkan di Kawasan Lapangan Paraduta Kodim 0412/LU, Kamis (16/04/2026) pagi.

Dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XXXII, Ny. Citra Roni Faturohman, kegiatan ini langkah nyata dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang lebih asri dan bermanfaat bagi masa depan.

Investasi alam untuk masa depan, Penanaman puluhan bibit pohon buah, mulai dari, mangga hingga alpukat, dilakukan secara simbolis dan diikuti dengan antusias oleh pengurus serta anggota Persit. Selain bertujuan menghijaukan lingkungan kawasan kodim, langkah ini diambil sebagai upaya preventif menghadapi tantangan alam pancaroba.

“Penanaman ini juga bertujuan untuk penghijauan, sebagai langkah pencegahan erosi saat musim hujan tiba. Kami ingin membangun ekosistem yang tepat guna bagi lingkungan sekitar,” ujar Ny. Citra Roni Faturohman di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Paraduta di Jl. Pahlawan, Kelurahan Kotabumi ini juga dihadiri oleh Pasipers Kodim 0412/LU Kapten Inf Sugiono beserta jajaran anggota, Wakil Ketua Persit KCK Kodim 0412/LU, Ny. Aris Setia Hadi dan seluruh pengurus dan anggota Persit KCK Cabang XXXII.

Dijelaskan juga oleh Pasipers bahwa, Penanam pohon memiliki makna strategis manfaat jangka panjang. Selain berfungsi sebagai peneduh dan penyerap karbon, hasil dari pohon-pohon ini nantinya diharapkan dapat dinikmati oleh warga Kodim dan masyarakat sekitar, menciptakan kemandirian pangan skala kecil sekaligus mempercantik estetika kota Kotabumi. “ucap Pasipers Kodim 0412/LU Kapten Inf Sugiono”.

Dengan aksi hijau ini, Persit KCK Kodim 0412/LU membuktikan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, organisasi ini terus bertumbuh, tidak hanya dalam pengabdian kepada keluarga prajurit, tetapi juga dedikasi terhadap kelestarian bumi pertiwi. “Pungkasnya “.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Semangat gotong royong terpancar kuat di pedalaman Kecamatan Tanjung Raja. Personel Koramil 412-10/TJR bersama warga Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin kini tengah berjibaku mewujudkan mimpi memiliki akses transportasi yang layak melalui pembangunan “Jembatan Perintis Garuda” , Rabu (15/04/2026).

Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Way Arum ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. meskipun medan menuju lokasi cukup menantang, hal tersebut tidak menyurutkan langkah para anggota TNI dan masyarakat untuk turun ke lapangan sejak pukul 08.30 WIB.

Progres pembangunan menembus medan yang amat sulit. Hingga hari ini, kegiatan difokuskan pada lanjutan penggalian lubang pondasi jembatan. Lokasi pembangunan ini terletak di kawasan sungai yang cukup terpencil, berjarak sekitar 6 kilometer dari pemukiman Desa Tanjung Beringin dan 2,5 kilometer dari Desa Tulung Balak.

Selain penggalian, hari ini juga dilakukan pendistribusian material besi menggunakan truck. Perjuangan membawa material ini patut diacungi jempol, mengingat rute menuju kawasan Sungai Way Arum yang beragam dan menuntut konsentrasi tinggi dari para pengemudi dan petugas TNI di lapangan.

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi masa depan bagi warga sedikitnya 270 KK atau sekitar 450 jiwa di kedua desa. Selama ini, akses antar desa terhambat oleh kondisi geografis dan aliran sungai.

Nantinya Jembatan Perintis Garuda akan berfungsi sebagai Akses utama hasil bumi, Memudahkan petani mengeluarkan hasil komoditi menuju pasar, selain itu, sarana pendidikan bagi anak-anak juga akan lebih terjangkau saat melintasi sungai.

Bukan hanya itu, Akses Jembatan ini menjadi jalur utama untuk belanja kebutuhan pokok, termasuk mendukung distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat di kedua desa tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh anggota Koramil 412-10/TJR, anggota Brigif TP 45/Sai Bhumi, serta perwakilan masyarakat dari Desa Tanjung Beringin dan Desa Tulung Balak yang masing-masing mengerahkan tenaga terbaiknya.

“Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan jembatan ini, kita berharap ekonomi warga bergerak lebih cepat dan akses pendidikan tidak lagi terkendala oleh luapan sungai,” ujar salah satu personel di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan masih terus berlangsung dengan suasana kekeluargaan yang kental, membuktikan bahwa beratnya medan bisa dikalahkan jadi kebersamaan.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0412/Lampung Utara pada Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini fokus pada penguatan sinergi antara TNI, BBWS Mesuji Sekampung, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mengoptimalkan infrastruktur strategis nasional.

Dalam kunjungannya ke Unit Pengelola Bendungan (UPB) Way Rarem, Pangdam menekankan pentingnya pemeliharaan bendungan yang kini mengalami penurunan kapasitas, akibat sedimentasi dan pertumbuhan gulma yang kian masif.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama TNI, Kodam XXI/RI dengan BBWS Mesuji Sekampung untuk normalisasi bendungan way rarem di semua lini pembersihan waduk menggunakan alat berat harvester dredger dan lain sebagainya.

Optimalisasi bendungan seluas 881,59 hektare ini penting untuk mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, ketahanan pangan berupa kebutuhan air disemua sektor. terutama dalam menjamin pengairan irigasi bagi 21.110 hektare lahan pertanian.

Pangdam menegaskan komitmen bersama agar seluruh instansi tidak bekerja sendiri-sendiri demi memastikan distribusi air tepat sasaran bagi para petani. Pengarahan ditutup dengan peninjauan titik objek vital dan diskusi mengenai penataan Keramba Jaring Apung (KJA) dan Gulma yang menjadi penyebab degradasi kualitas air.

Selain meninjau bendungan, Pangdam yang juga didampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr., (Han), Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman, Bupati Hamartoni Ahadis, juga membahas titik rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 45/Sai Bhumi di kawasan Way Rarem.

” Bupati menyatakan siap berkolaborasi karena kehadiran Brigif TP dinilai esensial akan memberikan efek ekonomi positif bagi masyarakat luas”.

Rangkaian kegiatan Pangdam juga memberikan pengarahan kepada personel Brigif TP 45/Sai Bhumi yang saat ini masih berada di Marseling Area, Yayasan Shuhada Kota Alam. Pangdam Kristomei menginstruksikan prajurit untuk selalu menjaga kedisiplinan, menghindari pelanggaran, dan fokus membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.”terang pangdam”

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan kedisiplinan prajurit, Pasiintel Kodim 0412/Lampung Utara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap perangkat seluler milik seluruh personel. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam penggunaan situs terlarang maupun aktivitas digital ilegal lainnya.

Kegiatan pemeriksaan berlangsung pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Lapangan Hitam Makodim 0412/LU, Jl. Alamsyah RPN, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan. Pemeriksaan dilakukan langsung setelah pelaksanaan apel pagi, dipimpin oleh Pasiintel Kodim 0412/LU, Kapten CHK Ujang Sugihardi, dengan didampingi oleh personel Unit Intel dan Provost.

Pemeriksaan dilakukan secara transparan terhadap satu per satu ponsel milik anggota. Fokus utama dari sidak ini meliputi, Pengecekan riwayat penelusuran (browsing history) terkait situs judi online. Riwayat Gogle Map, Identifikasi aplikasi terlarang yang tidak sesuai dengan norma keprajuritan, Pencegahan penyebaran informasi hoaks atau konten radikal.

“Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pimpinan komando atas. Kami ingin memastikan bahwa seluruh prajurit Kodim 0412/LU tetap berada di koridor dan norma kepatutan dan tidak terjebak dalam aktivitas digital yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi TNI,” ujar Kapten CHK Ujang Sugihardi “.

Kegiatan ini menegaskan bahwa akuntabilitas Kodim 0412/LU dalam melakukan pengawasan internal secara berkala. Melalui deteksi dini ini, diharapkan tingkat pelanggaran disiplin prajurit di ranah siber dapat ditekan hingga nol persen.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan berjalan dengan tertib. Pihak Kodim menyatakan akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku apabila ditemukan personel yang terbukti melanggar ketentuan penggunaan media digital dan situs terlarang.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD)– Memasuki hari ke-12 sejak dimulainya ground breaking pada 1 April 2026 lalu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, terus dikebut. Sinergi antara TNI dari Koramil 412-10/TJR, konsultan teknis, dan warga setempat tampak semakin solid demi mengejar target penyelesaian.

Mereka fokus pada Kekuatan Pondasi, Pada Sabtu (11/04/2026), fokus utama pekerjaan melanjutkan ke tahap krusial, yakni Penggalian dan penguatan pondasi. Mengingat jembatan ini akan membentang sepanjang 20 meter di atas Sungai Way Arum, kekuatan pondasi kunci harga mati.

Pak Rohman, selaku konsultan juga turut memastikan jalannya proyek. Para babinsa bersama warga desa, kerja keras memastikan setiap jengkal galian sesuai dengan spesifikasi teknis. Hal ini penting karena saat hujan deras, debit permukaan air Sungai Way Arum bisa naik hingga 6 meter, yang menuntut struktur jembatan Garuda yang ekstra kokoh.

Bagi 450 jiwa penduduk yang menggantungkan hidup di antara Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, jembatan ini adalah segalanya. “Kami tidak hanya membangun jembatan, kami sedang membangun jalan perintis menuju kesejahteraan,” ujar sertu johansyah koramil 412-10/TJR di lokasi.

Jembatan ini nantinya akan memangkas waktu tempuh warga dalam mengangkut hasil bumi. yang diproyeksikan menjadi jalur vital untuk distribusi logistik Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan program pemerintah pusat tersebut sampai ke tangan warga dan anak- anak sekolah tanpa terkendala akses geografis.

Semangat yang tak padam, meski medan di pinggiran sungai cukup menantang, semangat gotong royong Babinsa dan warga tidak surut. Kehadiran mereka saling bahu membahu satu sama lain.

Semangat kebut, bukan berarti mengabaikan kualitas, melainkan bentuk dedikasi kekuatan yang harus kokoh, agar akses utama pendidikan dan ekonomi segera dinikmati. Dengan progres yang ada saat ini, harapan agar Desa Tulung Balak dan Tanjung Beringin dapat segera terhubung sepenuhnya.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Deru riak Sungai Way Arum yang biasanya tenang, kini bersahut-sahutan dengan semangat gotong royong yang membara. Di balik perbukitan yang membatasi Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja, sebuah mimpi besar sedang didirikan di atas tanah Tanjung Raja.

Pada Kamis pagi (09/04/2026), Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, Kehadirannya di tengah medan yang menantang menjadi suntikan moral luar biasa bagi puluhan personel Koramil 412-10/Tanjung Raja dan warga yang tengah berjibaku dengan tanah dan batu.

Aksi ini merupakan langkah nyata TNI dalam mempercepat ketersediaan infrastruktur vital bagi masyarakat pelosok. Fokus pengerjaan hari ini terbagi dalam dua titik penentu, pertama Pembersihan akses utama jalan, Merapikan jalur agar kendaraan konstruksi dan logistik dapat keluar masuk tanpa hambatan medan.

Kedua, Penyiapan Pondasi, Penggalian dan pengukuran lubang pondasi dilakukan dengan presisi tinggi guna memastikan kekuatan struktur jembatan di masa depan.

“Kami bergerak cepat, jalan akses harus dipastikan siap. Bangunan pondasi adalah kunci utama, dan hari ini kami kerjakan bersama masyarakat dengan penuh semangat,” ujar Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso memastikan kesiapan.

Bagi warga Tanjung Raja, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar struktur baja dan kabel, melainkan “nadi kehidupan” Selama ini, mobilitas hasil bumi sering terkendala akses yang sulit. Dengan adanya jembatan ini, harapan akan peningkatan kesejahteraan ekonomi kini berada di depan mata.

“Kami berharap pengerjaan ini berjalan lancar. Jembatan ini adalah dambaan bersama. Jika sudah selesai nantinya, mobilitas masyarakat dalam mengeluarkan hasil bumi akan jauh lebih mudah dan cepat,”

Pemandangan di lokasi menjadi potret indah kemanunggalan TNI dan Rakyat. Tanpa sekat dan tanpa canggung, para Babinsa berdiri sejajar dengan warga, bahu- membahu mencangkul, mengangkut batu, dan berbagi peluh di bawah terik matahari.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti otentik bahwa di tangan TNI dan rakyat yang bersatu, pembangunan infrastruktur di wilayah tersulit sekalipun bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan kenyataan yang segera terwujud demi kemaslahatan masyarakat luas di Kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Sebagai pimpinan kewilayahan, Danramil 412-07/Abung Barat, Kapten Inf Rihantoyo, tidak hanya hadir untuk memantau keamanan, tetapi juga secara khusus memberikan restu dan doa tulus bagi Pratu Doni dan Yolanda. Baginya, pernikahan ini adalah momen penting bagi seorang prajurit dalam membangun fondasi kehidupan yang baru.

“Kami keluarga besar Koramil 412-07/Abung Barat turut berbahagia. Pratu Doni adalah sosok prajurit muda asal Lampung Utara yang tangguh di medan tugas. Hari ini, kami hadir untuk mengawal hari bahagianya agar berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Kapten Inf Rihantoyo dengan penuh kebapakan.

Restu Danramil ini pun tercermin dari kesiapsiagaan anggotanya di lapangan. Dengan pengawalan dari para Babinsa nya seperti Serda Yudiono, Serda Rian Parizal, dan Kopda Ali, acara yang dihadiri oleh orang nomor satu di Lampung Utara tersebut terasa sangat terjaga dan eksklusif.

Kehadiran Danramil yang bersanding bersama Bupati Hamartoni Ahadis dan Kapolsek di kursi undangan kehormatan menjadi bukti kuatnya sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam mendukung momentum sakral warganya.

Harapan untuk sang Mempelai, Kapten Inf Rihantoyo juga menitipkan pesan bagi Pratu Doni yang bertugas jauh di Yonif TP 90/Yuda Giri Danu, Nanggroe Aceh Darussalam, agar pernikahan ini menjadi penyemangat baru dalam menjalankan tugas negara.

“Selamat menempuh hidup baru untuk Pratu Doni dan Yolanda. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Tetaplah menjadi prajurit yang setia pada negara dan cinta pada keluarga,” pungkas Danramil.

Dengan pengawalan ketat namun penuh kehangatan, pernikahan di Desa Pekurun ini berakhir dengan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir. Pernikahan ini bukan sekadar amanah keluarga, melainkan ajang silaturahmi akbar yang mempererat tali persaudaraan di Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara.Senin, 06/04/2026 pukul 20.00 WIB. #(Pendim 0412/LU).

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Nada tegas mewarnai Aula Alamsyah RPN saat Kasdim 0412/LU, Mayor CPM Aris Setia Hadi, memberikan arahan dalam acara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, dan Tamtama periode 1 April 2026, Anggota Kodim 0412/Lampung Utara Senin (06/04/2026).

Di balik apresiasi atas prestasi prajurit, Mayor CPM Aris Setia Hadi memberikan peringatan keras agar kenaikan pangkat ini tidak dicoreng oleh tindakan indisipliner.

Kasdim menekankan bahwa negara memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat bukan tanpa alasan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh prajurit untuk menjaga marwah institusi dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan.

“Saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Tapi ingat, ini bukan untuk gagah-gagahan. Tegas saya sampaikan: Jangan buat masalah! Jangan ada pelanggaran yang mencederai amanah ini,” tegas Mayor CPM Aris Setia Hadi.

Dalam arahannya, ia meminta para prajurit untuk lebih fokus pada peningkatan kualitas kerja dan menjadi contoh bagi prajurit lainnya. Kenaikan pangkat harus berbanding lurus dengan kedewasaan dalam bersikap dan bertindak.

Jaga Integritas, Hindari segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin militer. Tanggung Jawab Moral, Pangkat baru berarti beban moral yang lebih besar terhadap satuan.

Prajurit yang naik pangkat wajib menjadi teladan bagi rekan-rekan yang lain. “Ke depan, tugas kita semakin berat. Jadikan pangkat yang ada di bahu dan lengan kalian sebagai motivasi untuk berbuat yang terbaik bagi TNI AD dan rakyat, bukan justru membuat masalah yang memalukan nama baik Kodim 0412/LU,” tutup Kasdim dengan nada instruktif.

“Sekali lagi, Selamat kepada seluruh prajurit yang naik pangkat. Jadikan pangkat baru ini sebagai motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik, serta jadilah teladan di mana pun kalian bertugas,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari jajaran perwira dan anggota Kodim 0412/LU, diiringi rasa syukur atas pencapaian para prajurit di periode 01 April 2026 ini, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Di bawah langit Dusun Karang Kedempel, semangat patriotisme membuncah saat Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, secara resmi menutup rangkaian Pelatihan Persami dan Bela Negara Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026.

Upacara penutupan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Pusdiklatcab Bumi Perkemahan Candika Prokimal, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, pada Minggu (05/04/2026) pukul 10.00 Wib.

Menanamkan Karakter di Tengah Arus Zaman, Dalam amanatnya, Letkol Inf Roni Faturohman menekankan bahwa pelatihan Kadet ini sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan yang memiliki naluri patriot.

“Kami ingin menyalurkan minat dan bakat tunas muda ke arah yang positif. Target utamanya adalah kedisiplinan, ketegasan, dan tanggung jawab. Di tengah arus perkembangan modernisasi, rasa cinta tanah air harus tetap menjadi fondasi utama,” ujar Dandim 0412/LU.

Materi komprehensif dari fisik hingga literasi digital, transparansi kegiatan ini terlihat dari ragam materi yang diberikan kepada para Kadet (Taruna). tidak hanya digembleng secara fisik dan mental, para peserta juga dibekali dengan wawasan intelektual dan etika modern yang humanis yang tetap terukur.

Beberapa materi kunci meliputi, Wasbang, Pancasila, Sejarah Perjuangan Bangsa, dan Bela Negara, Keterampilan Lapangan sperti PBB, PPM, Navigasi (Pionir & Survival), SAR, dan P3K. Kesehatan & Mental sperti Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes), Pembinaan Mental (Bintal), serta Sosialisasi Bahaya Narkoba. Adaptasi Modern: Literasi tentang bijak dalam penggunaan media sosial. Team Building: Psikologi lapangan melalui Outbound dan Fun Games.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Upacara penutupan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan Forkopincam Lampung Utara, Dewan Guru SMAN 2 Kotabumi, serta tokoh masyarakat setempat.

Melalui program KKRI ini, Kodim 0412/LU berharap para Kadet tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki “mental baja” yang siap diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan diakhiri dengan tradisi semangat Bela Negara dilanjutkan yel-yel penyemangat yang membakar semangat para peserta dan ditutup dengan sesi foto bersama.

(Rizky A Sony)