LAMPUNG UTARA, (HD)– Memasuki hari ke-12 sejak dimulainya ground breaking pada 1 April 2026 lalu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, terus dikebut. Sinergi antara TNI dari Koramil 412-10/TJR, konsultan teknis, dan warga setempat tampak semakin solid demi mengejar target penyelesaian.

Mereka fokus pada Kekuatan Pondasi, Pada Sabtu (11/04/2026), fokus utama pekerjaan melanjutkan ke tahap krusial, yakni Penggalian dan penguatan pondasi. Mengingat jembatan ini akan membentang sepanjang 20 meter di atas Sungai Way Arum, kekuatan pondasi kunci harga mati.

Pak Rohman, selaku konsultan juga turut memastikan jalannya proyek. Para babinsa bersama warga desa, kerja keras memastikan setiap jengkal galian sesuai dengan spesifikasi teknis. Hal ini penting karena saat hujan deras, debit permukaan air Sungai Way Arum bisa naik hingga 6 meter, yang menuntut struktur jembatan Garuda yang ekstra kokoh.

Bagi 450 jiwa penduduk yang menggantungkan hidup di antara Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, jembatan ini adalah segalanya. “Kami tidak hanya membangun jembatan, kami sedang membangun jalan perintis menuju kesejahteraan,” ujar sertu johansyah koramil 412-10/TJR di lokasi.

Jembatan ini nantinya akan memangkas waktu tempuh warga dalam mengangkut hasil bumi. yang diproyeksikan menjadi jalur vital untuk distribusi logistik Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan program pemerintah pusat tersebut sampai ke tangan warga dan anak- anak sekolah tanpa terkendala akses geografis.

Semangat yang tak padam, meski medan di pinggiran sungai cukup menantang, semangat gotong royong Babinsa dan warga tidak surut. Kehadiran mereka saling bahu membahu satu sama lain.

Semangat kebut, bukan berarti mengabaikan kualitas, melainkan bentuk dedikasi kekuatan yang harus kokoh, agar akses utama pendidikan dan ekonomi segera dinikmati. Dengan progres yang ada saat ini, harapan agar Desa Tulung Balak dan Tanjung Beringin dapat segera terhubung sepenuhnya.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Deru riak Sungai Way Arum yang biasanya tenang, kini bersahut-sahutan dengan semangat gotong royong yang membara. Di balik perbukitan yang membatasi Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja, sebuah mimpi besar sedang didirikan di atas tanah Tanjung Raja.

Pada Kamis pagi (09/04/2026), Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, Kehadirannya di tengah medan yang menantang menjadi suntikan moral luar biasa bagi puluhan personel Koramil 412-10/Tanjung Raja dan warga yang tengah berjibaku dengan tanah dan batu.

Aksi ini merupakan langkah nyata TNI dalam mempercepat ketersediaan infrastruktur vital bagi masyarakat pelosok. Fokus pengerjaan hari ini terbagi dalam dua titik penentu, pertama Pembersihan akses utama jalan, Merapikan jalur agar kendaraan konstruksi dan logistik dapat keluar masuk tanpa hambatan medan.

Kedua, Penyiapan Pondasi, Penggalian dan pengukuran lubang pondasi dilakukan dengan presisi tinggi guna memastikan kekuatan struktur jembatan di masa depan.

“Kami bergerak cepat, jalan akses harus dipastikan siap. Bangunan pondasi adalah kunci utama, dan hari ini kami kerjakan bersama masyarakat dengan penuh semangat,” ujar Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso memastikan kesiapan.

Bagi warga Tanjung Raja, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar struktur baja dan kabel, melainkan “nadi kehidupan” Selama ini, mobilitas hasil bumi sering terkendala akses yang sulit. Dengan adanya jembatan ini, harapan akan peningkatan kesejahteraan ekonomi kini berada di depan mata.

“Kami berharap pengerjaan ini berjalan lancar. Jembatan ini adalah dambaan bersama. Jika sudah selesai nantinya, mobilitas masyarakat dalam mengeluarkan hasil bumi akan jauh lebih mudah dan cepat,”

Pemandangan di lokasi menjadi potret indah kemanunggalan TNI dan Rakyat. Tanpa sekat dan tanpa canggung, para Babinsa berdiri sejajar dengan warga, bahu- membahu mencangkul, mengangkut batu, dan berbagi peluh di bawah terik matahari.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti otentik bahwa di tangan TNI dan rakyat yang bersatu, pembangunan infrastruktur di wilayah tersulit sekalipun bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan kenyataan yang segera terwujud demi kemaslahatan masyarakat luas di Kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Sebagai pimpinan kewilayahan, Danramil 412-07/Abung Barat, Kapten Inf Rihantoyo, tidak hanya hadir untuk memantau keamanan, tetapi juga secara khusus memberikan restu dan doa tulus bagi Pratu Doni dan Yolanda. Baginya, pernikahan ini adalah momen penting bagi seorang prajurit dalam membangun fondasi kehidupan yang baru.

“Kami keluarga besar Koramil 412-07/Abung Barat turut berbahagia. Pratu Doni adalah sosok prajurit muda asal Lampung Utara yang tangguh di medan tugas. Hari ini, kami hadir untuk mengawal hari bahagianya agar berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Kapten Inf Rihantoyo dengan penuh kebapakan.

Restu Danramil ini pun tercermin dari kesiapsiagaan anggotanya di lapangan. Dengan pengawalan dari para Babinsa nya seperti Serda Yudiono, Serda Rian Parizal, dan Kopda Ali, acara yang dihadiri oleh orang nomor satu di Lampung Utara tersebut terasa sangat terjaga dan eksklusif.

Kehadiran Danramil yang bersanding bersama Bupati Hamartoni Ahadis dan Kapolsek di kursi undangan kehormatan menjadi bukti kuatnya sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam mendukung momentum sakral warganya.

Harapan untuk sang Mempelai, Kapten Inf Rihantoyo juga menitipkan pesan bagi Pratu Doni yang bertugas jauh di Yonif TP 90/Yuda Giri Danu, Nanggroe Aceh Darussalam, agar pernikahan ini menjadi penyemangat baru dalam menjalankan tugas negara.

“Selamat menempuh hidup baru untuk Pratu Doni dan Yolanda. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Tetaplah menjadi prajurit yang setia pada negara dan cinta pada keluarga,” pungkas Danramil.

Dengan pengawalan ketat namun penuh kehangatan, pernikahan di Desa Pekurun ini berakhir dengan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir. Pernikahan ini bukan sekadar amanah keluarga, melainkan ajang silaturahmi akbar yang mempererat tali persaudaraan di Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara.Senin, 06/04/2026 pukul 20.00 WIB. #(Pendim 0412/LU).

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Nada tegas mewarnai Aula Alamsyah RPN saat Kasdim 0412/LU, Mayor CPM Aris Setia Hadi, memberikan arahan dalam acara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, dan Tamtama periode 1 April 2026, Anggota Kodim 0412/Lampung Utara Senin (06/04/2026).

Di balik apresiasi atas prestasi prajurit, Mayor CPM Aris Setia Hadi memberikan peringatan keras agar kenaikan pangkat ini tidak dicoreng oleh tindakan indisipliner.

Kasdim menekankan bahwa negara memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat bukan tanpa alasan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh prajurit untuk menjaga marwah institusi dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan.

“Saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Tapi ingat, ini bukan untuk gagah-gagahan. Tegas saya sampaikan: Jangan buat masalah! Jangan ada pelanggaran yang mencederai amanah ini,” tegas Mayor CPM Aris Setia Hadi.

Dalam arahannya, ia meminta para prajurit untuk lebih fokus pada peningkatan kualitas kerja dan menjadi contoh bagi prajurit lainnya. Kenaikan pangkat harus berbanding lurus dengan kedewasaan dalam bersikap dan bertindak.

Jaga Integritas, Hindari segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin militer. Tanggung Jawab Moral, Pangkat baru berarti beban moral yang lebih besar terhadap satuan.

Prajurit yang naik pangkat wajib menjadi teladan bagi rekan-rekan yang lain. “Ke depan, tugas kita semakin berat. Jadikan pangkat yang ada di bahu dan lengan kalian sebagai motivasi untuk berbuat yang terbaik bagi TNI AD dan rakyat, bukan justru membuat masalah yang memalukan nama baik Kodim 0412/LU,” tutup Kasdim dengan nada instruktif.

“Sekali lagi, Selamat kepada seluruh prajurit yang naik pangkat. Jadikan pangkat baru ini sebagai motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik, serta jadilah teladan di mana pun kalian bertugas,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari jajaran perwira dan anggota Kodim 0412/LU, diiringi rasa syukur atas pencapaian para prajurit di periode 01 April 2026 ini, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Di bawah langit Dusun Karang Kedempel, semangat patriotisme membuncah saat Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, secara resmi menutup rangkaian Pelatihan Persami dan Bela Negara Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026.

Upacara penutupan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Pusdiklatcab Bumi Perkemahan Candika Prokimal, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, pada Minggu (05/04/2026) pukul 10.00 Wib.

Menanamkan Karakter di Tengah Arus Zaman, Dalam amanatnya, Letkol Inf Roni Faturohman menekankan bahwa pelatihan Kadet ini sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan yang memiliki naluri patriot.

“Kami ingin menyalurkan minat dan bakat tunas muda ke arah yang positif. Target utamanya adalah kedisiplinan, ketegasan, dan tanggung jawab. Di tengah arus perkembangan modernisasi, rasa cinta tanah air harus tetap menjadi fondasi utama,” ujar Dandim 0412/LU.

Materi komprehensif dari fisik hingga literasi digital, transparansi kegiatan ini terlihat dari ragam materi yang diberikan kepada para Kadet (Taruna). tidak hanya digembleng secara fisik dan mental, para peserta juga dibekali dengan wawasan intelektual dan etika modern yang humanis yang tetap terukur.

Beberapa materi kunci meliputi, Wasbang, Pancasila, Sejarah Perjuangan Bangsa, dan Bela Negara, Keterampilan Lapangan sperti PBB, PPM, Navigasi (Pionir & Survival), SAR, dan P3K. Kesehatan & Mental sperti Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes), Pembinaan Mental (Bintal), serta Sosialisasi Bahaya Narkoba. Adaptasi Modern: Literasi tentang bijak dalam penggunaan media sosial. Team Building: Psikologi lapangan melalui Outbound dan Fun Games.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Upacara penutupan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan Forkopincam Lampung Utara, Dewan Guru SMAN 2 Kotabumi, serta tokoh masyarakat setempat.

Melalui program KKRI ini, Kodim 0412/LU berharap para Kadet tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki “mental baja” yang siap diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan diakhiri dengan tradisi semangat Bela Negara dilanjutkan yel-yel penyemangat yang membakar semangat para peserta dan ditutup dengan sesi foto bersama.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Derap langkah nan tegap dan semangat membara dibawah langit pagi Desa Madukoro Jalan Karang Kedempel memenuhi PUSDIKLATCAB Bumi Perkemahan Candika Prokimal. Dandim 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, secara resmi membuka Pelatihan Persami dan Bela Negara Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026, Sabtu (04/04/2026) pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Letkol Inf Roni Faturohman memimpin prosesi dengan penuh wibawa. Upacara ini menjadi tonggak awal bagi 100 peserta didik pilihan untuk ditempa menjadi pemimpin masa depan yang memiliki “mental baja” dan loyalitas tanpa batas terhadap NKRI.

Penyematan tanda peserta secara simbolis diberikan kepada perwakilan terbaik dari SMAN 2 Kotabumi, Alfareza Alif Syafutra dan Minami Kakizaki, sebagai bukti kesiapan mereka menjalani gemblengan para pelatih dari TNI dan Brigif TP 45/Sai Bhumi. Dengan api semangat Bela Negara yang akan menyala, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi memiliki jiwa patriotisme yang mengakar kuat di dalam dada.

Dalam amanatnya, Letkol Inf Roni Faturohman menegaskan bahwa pelatihan Persami dan Bela Negara KKRI untuk mencetak pemimpin berkarakter dikawah candradimuka membentuk pondasi disiplin sejak dini.

“Selamat datang para patriot muda KKRI Lampung Utara! Mulai hari ini, adik-adik yang terpilih, siapkan mental, fisik, dan kesehatan kalian. Kita di sini bukan hanya untuk berkumpul, tapi untuk membekali tunas muda yang aktif, kreatif, dan inovatif dalam wadah meregenerasi kepemimpinan yang terukur,” tegas Dandim di hadapan para peserta.

Beliau menekankan kembali bahwa Kadet (Taruna) adalah senjata strategis untuk melawan arus negatif modernisasi. Melalui wadah ini, para kadet akan dibekali ketegasan, tanggung jawab, serta wawasan kebangsaan disiplin yang mendalam.

Materi tempur dan pembentukan mental, Selama kegiatan berlangsung, para kadet tidak hanya duduk diam. Mereka akan digembleng dengan berbagai materi teknis dan taktis, mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB), Wawasan Nusantara, hingga teknik Survival dan SAR. Tak hanya itu, materi tentang bahaya narkoba dan bijak bermedia sosial juga diberikan guna membentengi moral mereka di era digital. Korp Kadet Republik Indonesia Kodim 0412/Lampung Utara, Disiplin, Tangguh, Berkarakter, dan Cinta Tanah Air!

Kemeriahan dan kegagahan acara ini turut dihadiri oleh jajaran elit Lampung Utara, di antaranya: Bupati Lampung Utara (diwakili Kaban Kesbangpol Iwan Purnama, S.Sos.), Ketua DPRD M. Yusrizal, S.T., Kapolres (diwakili Kasat Binmas AKP Ahmad Damanuri), Kajari (diwakili Kasubsi I Intel Glen Lucky, SH., MH.), Serta jajaran Perwira Kodim 0412/LU, Dewan Guru dan tokoh masyarakat setempat dll.

(Rizky A Sony)

BANDAR LAMPUNG,(HD) – Suasana khidmat menyelimuti Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten pada acara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pamen maupun Pama (Rabu, 01/04/2026). Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Pabung Tubaba Kodim 0412/LU, Kapten Inf Gus Amirul Amin, yang secara resmi dinaikan pangkatnya menjadi Mayor.

Dalam prosesi tersebut, Mayor Inf Gus Amirul yang didampingi istri tercinta, menerima ucapan selamat langsung dari Inspektur Kodam (Irdam) XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han.

Acara Korps Raport Kenaikan Pangkat 01 April 2026 kali ini diikuti oleh total 145 Perwira di jajaran Kodam XXI/Radin Inten dengan rincian sebagai berikut:

* Letkol ke Kolonel: 7 Orang

* Mayor ke Letkol: 14 Orang

* Kapten ke Mayor: 25 Orang (termasuk Kapten Inf Gus Amirul Amin) serta 94 perwira pertama lainnya di lingkungan Kodam.

Amanat Pangdam XXI/RI Yang dibacakan Irdam Brigjen TNI Enjang menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan loyalitas prajurit.

“Selamat kepada para Pamen, Pama yang hari ini naik pangkat satu tingkat lebih tinggi. Momentum ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan kinerja yang lebih maksimal dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Irdam dalam amanatnya.

Irdam juga menekankan peran penting para istri (Persit) yang setia mendampingi suami. Kesuksesan seorang prajurit tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga di rumah, yang menjadi pondasi kuat dalam menjalankan tugas-tugas negara baik teritorial maupun teknis di lapangan.”tutup Irdam,

Kenaikan pangkat Mayor Inf Gus Amirul Amin ini di sambut hangat oleh warga Kodim 0412/LU tak sedikit ucapan selamat dan sukses diberikan atas pangkat baru yang disandangnya.

Komandan Kodim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman dalam pesan tegasnya menyampaikan, Korp Raport kenaikan pangkat tersebut diharapkan dapat membawa energi baru bagi Kodim 0412/LU dalam menjalankan tupoksi khususnya dalam memperkuat sinergitas TNI antar Institusi serta masyarakat di wilayah Tulang Bawang Barat.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat di pelosok desa kembali dibuktikan. Komandan Koramil (Danramil) 412-10/Tanjung Raja, Kapten Arm Santoso, memimpin langsung pengecekan lokasi rencana pembangunan Jembatan Gantung Kemiling Pematang Tengah di Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, Kab. Lampung Utara, Senin (30/03/2026) waktu setempat.

Peninjauan siang itu dilakukan bersama Kepala Desa Tulung Balak, Bapak Hendra, seluruh personel Babinsa Koramil 412-10/TJR, serta tokoh masyarakat setempat. langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan agar proses pembangunan jembatan baru yang di gagas TNI-AD ini berjalan tanpa hambatan.

Solusi atas kondisi jembatan yang memprihatinkan, kondisi Jembatan Gantung Kemiling Pematang Tengah saat ini memang sangat memerlukan perhatian serius. Dibangun puluhan tahun silam, jembatan tersebut kini dalam kondisi lapuk termakan usia dan dinilai rawan bagi keselamatan warga.

“Pengecekan ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan jembatan baru dapat berjalan lancar dan sukses. Kita ingin akses transportasi warga kembali aman dan lancar untuk mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial,” ujar Kapten Arm Santoso di sela-sela peninjauan.

Selain melakukan pengukuran dan pemetaan lokasi, jajaran Koramil bersama warga juga melaksanakan kegiatan kerja bakti (kurve) di sekitar area jembatan. Aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut agenda Video Conference (Vicon) mendatang terkait mekanisme pembangunan tersebut.

Kepala Desa Tulung Balak, Bapak Hendra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI-AD, khususnya Koramil 412-10/TJR, atas inisiatif pembangunan ini.

“Masyarakat sangat mendambakan jembatan yang kokoh. Kehadiran Bapak Danramil dan anggota hari ini memberikan kepastian bagi warga bahwa harapan kami untuk memiliki jembatan baru akan segera terwujud,” ungkap Hendra.

Dengan transparansi dan koordinasi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi simbol sinergi TNI-AD dalam membangun infrastruktur sampai ke pelosok negeri yang ada di Kabupaten Lampung Utara. Semoga harapan ini dapat segera terwujud. sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

LAMPUNG UTARA, (HD) – Semangat gotong royong kembali membara di lingkungan desa sawojajar kec. kotabumi utara dan desa karang rejo 1 kec. sungkai selatan kab. lampung utara. Aksi Kerja bakti gotong royong kali ini, fokus pada pemasangan tenda persiapan rencana pembangunan ulang Jembatan di wilayah itu, Minggu pagi (29/03/2026) pukul 09.30 WIB.

Personel babinsa koramil 412-02/sungkai selatan, koptu adi apriyanto bersama warga kompak gotong royong dalam aksi yang meliputi pendirian tenda utama di lokasi. Fasilitas tenda ini disiapkan khusus untuk mendukung agenda Virtual Conference (Vicon) mendatang, yang akan dihadiri oleh Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf Roni Faturohman bersama unsur forkopimda, forkopincam, forkopimdes dan pemangku kepentingan lainnya.

Rencana proyeksi pembangunan ulang infrastruktur Jembatan yang diinisiasi TNI-AD agar mobilitas keamanan dapat terhubung dengan baik dan lancar.

Kami ingin memastikan semua persiapan teknis di lapangan dapat berjalan lancar, termasuk sarana komunikasi digital untuk Vicon nanti, tanpa kendala berarti, demi kelancaran proyeksi jembatan baru, ” ujar Koptu Adi Apriyanto di sela-sela kegiatan.

Antusiasme warga terlihat tinggi dalam membantu jalannya kerja bakti, mengingat jembatan lama, yang sudah termakan usia perlu mendapat perhatian serius untuk mempermudah akses transportasi antar desa yang aman. sehingga dapat meningkatkan mobilitas roda perekonomian antar-kecamatan di Kabupaten Lampung Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ibu Desy (Sekretaris Desa Karang Rejo I), Koptu Adi Apriyanto (Babinsa Koramil 412-02/SS), Aparatur Desa (Kaur dan Kasi Pemerintahan), Masyarakat Desa Karang Rejo 1.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Rencana judi sabung ayam bocor ketika Babinsa 412-08/ABT tinjau tempat lokasi yang diduga kuat kerap dijadikan arena perjudian sabung ayam di desa surakarta kec. Abung Timur kab. Lampung Utara,minggu, (29/03/2026) siang.

Berdasarkan laporan proaktif dari salah seorang warga masyarakat yang mencium adanya aktivitas persiapan arena judi sabung ayam di beberapa titik dalam dua hari terakhir. Terdeteksi ada 2 titik rencana persiapan pembukaan gelanggang judi sabung ayam. pertama di lahan karet milik warga dekat tanggul desa surakarta dan yang ke dua di lahan karet belakang sekolah TK.

Berdasarkan analisis Babinsa melalui elisitasi dilapangan saat penyisiran lokasi yang diduga kuat tempat rencana pertarungan judi sabung ayam tersebut telah bocor. sehingga tidak adanya aktivitas perjudian saat dilakukan kroscek dilapangan alias nihil.

Upaya preventif Babinsa 412-08/ABT Serda Waluyo menuai kritikan pedas dari berbagai kalangan pecinta dan pebisnis judi ayam petarung. berbanding terbalik, maraknya judi sabung ayam yang terjadi akhir- akhir ini menuai keresahan para tokoh utama desa yang tidak ingin desanya dikotori dan dijadikan tempat perjudian maupun pesta miras.

Beruntung rencana pembukaan gelanggang judi sabung ayam dan pesta miras telah bocor, sehingga tidak terjadi di desa binaan nya Babinsa, “saat dikonfirmasi”.

Pola perjudian yang kerap berpindah-pindah tempat menjadi tantangan tersendiri bagi aparat dalam melakukan penyisiran diberbagai lokasi. “Kami ingin mengutamakan tindakan preventif melalui Himbauan. Meskipun hari ini lokasi kosong karena informasi bocor, kami tidak akan kendor dalam melakukan pengawasan dan pendekatan persuasif,” ujar Serda Waluyo.

“Peningkatan pengawasan dari semua pihak sangat diharapkan di titik-titik rawan perkebunan karet maupun rumah kosong secara berkala, agar tidak terjadi hal-hal yang dapat meresahkan ketertiban umum. Tindakan yang dilakukan Babinsa ini diharapkan dapat menyentuh hati masyarakat agar desanya mereka bersih dari praktik penyakit masyarakat”.

(Red)