LAMPUNG UTARA, (HD) – Angin segar berhembus bagi warga Desa Tulung Balak dan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja. Kabupaten Lampung Utara, Penantian panjang akan akses mobilitas yang aman dan layak kini di depan mata seiring berdirinya tiang vilon penyangga pada proyek pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, yang dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0412/Lampung Utara.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (26/05/2026), proses pembangunan jembatan yang membentang di atas Sungai Way Arum tersebut telah menunjukan kemajuan pesat. Berdiri tegaknya tiang vilon mengindikasikan bahwa konstruksi utama telah terbentuk, dengan progres pengerjaan kini menyentuh angka 90% dan bersiap memasuki tahap akhir (finishing).

Melihat Menyambung Asa bersama warga , Mengganti Jembatan Lama yang sudah Tidak Layak, Di kekehadiran Jembatan Perintis Garuda ini menjadi sangat krusial. Selama bertahun-tahun, warga setempat harus bertaruh nyawa menggunakan jembatan gantung lama yang kondisinya sudah sangat lapuk dan memprihatinkan. Kondisi jembatan lama yang menua dan rusak menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga, anak-anak sekolah, serta para petani yang hendak mendistribusikan hasil bumi.

Akan tetapi warga sekitar sangat senang hati dengan progres pembangunan jembatan Perintis Garuda yang kini hampir rampung, keselamatan dan kelancaran arus transportasi dipastikan akan jauh lebih terjamin. Terlebih lagi, Sungai Way Arum yang dilintasi dikenal memiliki karakteristik arus yang cukup ekstrem saat musim hujan.

Proyek infrastruktur yang diinisiasi oleh Pemerintah bersama TNI Angkatan Darat ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI-Rakyat dalam merespons keluhan warga dipelosok.

Prajurit TNI Kodim 0412/LU bersama warga Desa Tulung Balak terus bersinergi, berjibaku menyelesaikan sisa-sisa tahapan pengerjaan jembatan.

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar merangkai besi dan tali seling, tetapi merajut kembali harapan warga untuk memiliki urat nadi perekonomian yang lebih lancar. Dengan jembatan baru ini, roda perekonomian diharapkan berputar lebih cepat, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta menyejahterakan masyarakat di kedua desa.

Warga pun Sangat Berterimakasih atas Progres pembangunan jembatan ini, atas komitmen Kodim 0412/LU di bawah komando Letkol Inf Roni Faturohman dalam mendukung pemerataan pembangunan merakyat di jembatan yang menurut kami sudah tidak layak pakai lagi di desa Tulung Balak wilayah Kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) — Semangat pengabdian tanpa batas kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI. Pada Jum’at (22/05/2026) pagi, para prajurit Kodim 0412/Lampung Utara (LU) Koramil 412-10/TJR dan Brigif TP 45/Sai Bhumi dan warga masyarakat bergerak cepat mengangkut pendistribusian, hingga penurunan material besi untuk tiang Jembatan Perintis Garuda saat tiba dilokasi.

Aksi gotong royong ini berpusat di kawasan Sungai Way Arum, Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara. Pembangunan jembatan ini terus dikebut, diproyeksikan akan menjadi jalur transportasi yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.

Medan yang menantang tidak menyurutkan semangat para prajurit yang tergabung dalam Tim Jembatan. Dengan penuh tanggung jawab, anggota TNI ini terlihat saling bahu-membahu memikul material besi jembatan yang memiliki bobot cukup berat.

“Keringat yang bercucuran dari para prajurit di lapangan menjadi bukti nyata dedikasi TNI. Semua lelah ini demi satu tujuan yaitu, mewujudkan impian dan harapan masyarakat Desa Tulung Balak dan Tanjung Beringin untuk memiliki infrastruktur penyeberangan yang layak, kuat, dan aman.”

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan dapat membawa perubahan besar bagi kehidupan warga sekitar, untuk mempermudah mobilitas warga antar desa, terutama saat debit air Sungai Way Arum sedang tinggi, Mempercepat jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat pasar Tanjung Raja.

Kemanunggalan TNI-Rakyat kini, semakin tegas dan mempertebal hubungan emosional dan sinergi yang kuat antara aparat dengan masyarakat luas.

Hingga berita ini diturunkan, proses penurunan dan penataan material besi masih berlangsung. Antusiasme warga yang ikut membantu di lokasi memperlihatkan betapa besarnya harapan mereka yang sepenuhnya digantungkan pada selesainya pembangunan jembatan ini.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0412/Lampung Utara resmi menerima pendistribusian satu unit Kendaraan Taktis Maung Tipe “Soft Top” (Jelajah). Kendaraan taktis (Rantis) kebanggaan dalam negeri ini merupakan dukungan langsung dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) Anggaran Tahun 2026.

Penyerahan dilakukan oleh anggota Satlog bandar lampung dan diterima langsung oleh perwira seksi logistik (Pasilog) Kodim 0412/LU Kapten Inf Sudarmaji, yang diwakili oleh Bintara Urusan Logistik (Batilog), Serma Rudi Irawan.

Prosesi serah terima berlangsung secara transparansi dan tertib di Makodim 0412/LU, Jln. Alamsyah RPN, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, pada Selasa (19/05/2026) sekira pukul 15.00 WIB.

Pemeriksaan dilakukan secara ketat untuk memastikan akuntabilitas, pihak logistik Kodim 0412/LU langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap unit yang baru tiba.

“Betul, hari ini, Kodim 0412/LU telah menerima satu unit kendaraan dinas khusus berjenis Maung Tipe Soft Top (Jelajah)”. Pengecekan tidak hanya pada fisik kendaraan, tetapi juga seluruh kelengkapan pendukungnya, mulai dari dokumen administrasi (surat-surat) hingga kunci-kunci pendukung lainnya. semuanya lengkap dan siap di operasikan, ” ujar Serma Rudi Irawan mewakili Pasilog.

Mobil taktis maung tipe “Soft Top” (Jelajah) ini dirancang khusus untuk mendukung tugas-tugas operasi maupun teritorial di lapangan disegala medan. Dengan kemampuan adaptasi di berbagai medan sulit, rantis ini diproyeksikan akan meningkatkan mobilitas dan kesiapsiagaan Kodim.

Terpisah, Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman membenarkan bahwasanya, Rantis tersebut untuk operasionalisasi, mengawal ketahanan wilayah serta melayani masyarakat di Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dengan hadirnya alutsista modern ini, diharapkan performa dan jangkauan tugas Kodim 0412/LU ke daerah-daerah pelosok dapat berjalan lebih optimal, cepat, dan responsif. “ujar Komandan”.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Di Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak, Desa Pekurun. Personel Koramil 412-07/ABB bersama anggota Brigif dan masyarakat setempat bahu- membahu melaksanakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebuah akses mobilitas yang membentang di atas Sungai Way Arum, Kec. Abung Pekurun Kab. Lampung Utara, Jumat (08/05/2026) pagi.

Percepatan pembangunan infrastruktur jembatan Garuda yang sangat dinantikan warga berkat Inovasi “Trolli Gantung” ala TNI dan Warga setempat dalam Pengerjaan
progres hari ini, tim gabungan fokus pada penggeseran material menuju titik seberang sungai (tepi jauh).

Sistem tarik ulur manual sebuah teknik kreatif hasil kolaborasi TNI dan warga untuk menyiasati medan sungai yang sulit diseberangi.
Selain distribusi material, petugas di lapangan juga melakukan, Pemasangan Bekisting Abutmen, (Pengemalan pondasi tiang pancang), Pengerjaan struktur cakar ayam sebagai penguat pondasi jembatan.

Fungsi utama Bekisting Abutmen
membentuk struktur, memberikan bentuk presisi pada kepala jembatan yang akan menjadi tumpuan utama gelagar jembatan.
Menahan beban, harus mampu menahan tekanan hidrostatik dari beton basah dan beban pekerja selama proses pengecoran.
Menjaga posisi tulangan, memastikan besi tulangan (rebar) tetap berada pada posisinya sehingga selimut beton terbentuk dengan sempurna untuk mencegah korosi di masa depan, “ujar Bati Tuud Serka Rusdan Amirul “.

Lanjutnya, Jembatan gantung perintis garuda ini dirancang untuk mengatasi tantangan geografis Sungai Way Arum yang memiliki fluktuasi debit air cukup ekstrim, dari kedalaman 1 meter saat kering hingga mencapai 6 meter saat hujan deras, “ungkapnya “.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan urat nadi bagi warga Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan. Selama ini, jembatan ini merupakan “Alternatif dan Akses Utama” bagi mobilitas masyarakat untuk mengangkut hasil bumi dan akses menuju sarana pendidikan.

Selain itu, jembatan ini menjadi jalur terdekat bagi aparatur desa, khususnya yang bertempat tinggal di Dusun Ngantong, dalam menjalankan pelayanan publik.

Dengan adanya pembangunan permanen ini, diharapkan mobilitas warga tidak lagi terhambat oleh cuaca atau kondisi sungai, sehingga roda ekonomi dan pendidikan di Lampung Utara dapat berputar lebih cepat, “Pungkasnya ”

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Menembus batas cuaca yang tak menentu. Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat terpancar nyata di lereng pegunungan Kecamatan Tanjung Raja. Personel Koramil 412-10/Tanjung Raja bersama masyarakat setempat tengah berjuang melawan medan berat demi mewujudkan mimpi memiliki akses transportasi yang layak melalui pembangunan “Jembatan Perintis Garuda” , Jumat (17/04/2026).

Perjuangan Melawan Medan Ekstrem, Pembangunan jembatan yang membentang di atas Sungai Way Arum, ini bukanlah perkara mudah. Lokasi jembatan yang berada di area pegunungan memaksa para personel Babinsa dibantu Brigif TP 45/SB dan warga untuk memutar otak dengan cara pendistribusian material mengunakan sepeda motor yang telah di rakit bannya mengunakan rantai.

Dengan cuaca yang tak menentu terkadang hujan deras, gerimis maupun mendung manjadi makanan sehari- hari mereka dilokasi, Dengan radius jarak mencapai 5 kilometer dari titik bongkar muat bawah, material kayu harus diangkut menggunakan sepeda motor melewati jalur setapak yang terjal dan licin, tak pelak mereka terjatuh dari atas besi tua tunggangannya.

Medan yang ekstrem serta cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan utama yang harus dihadapi tim di lapangan.

“Kami harus membagi personel dan warga di beberapa titik. Ada yang fokus pada distribusi material menggunakan motor, ada yang menggali pondasi, dan sebagian lagi mengumpulkan batu dari Sungai Way Arum untuk memperkuat struktur,” ujar Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso saat dilokasi “.

Selama ini, akses antar 2 desa sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jembatan ini nantinya akan menjadi, Jalur Utama Hasil Bumi, Memudahkan petani membawa komoditas keluar dari desa, Akses Pendidikan, Memastikan anak-anak sekolah dapat melintas dengan aman, Mempermudah mobilitas warga untuk berbelanja kebutuhan pokok (MBG) di wilayah Kecamatan Tanjung Raja.

Meski terkendala cuaca dan medan pegunungan menanjak yang licin, antusiasme TNI dan warga tidak surut demi melihat jembatan impian segera berdiri kokoh.

Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan akses di wilayah pelosok Tanjung Raja dapat teratasi, sekaligus meningkatkan taraf ekonomi warga masyarakat di kedua desa tersebut.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD)–  Semangat menjaga kelestarian alam terpancar jelas di wajah para anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXII Kodim 0412/Lampung Utara. Dalam rangka memperingati HUT Persit KCK ke-80 tahun 2026, organisasi istri prajurit ini menggelar aksi penanaman pohon serentak yang dipusatkan di Kawasan Lapangan Paraduta Kodim 0412/LU, Kamis (16/04/2026) pagi.

Dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XXXII, Ny. Citra Roni Faturohman, kegiatan ini langkah nyata dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang lebih asri dan bermanfaat bagi masa depan.

Investasi alam untuk masa depan, Penanaman puluhan bibit pohon buah, mulai dari, mangga hingga alpukat, dilakukan secara simbolis dan diikuti dengan antusias oleh pengurus serta anggota Persit. Selain bertujuan menghijaukan lingkungan kawasan kodim, langkah ini diambil sebagai upaya preventif menghadapi tantangan alam pancaroba.

“Penanaman ini juga bertujuan untuk penghijauan, sebagai langkah pencegahan erosi saat musim hujan tiba. Kami ingin membangun ekosistem yang tepat guna bagi lingkungan sekitar,” ujar Ny. Citra Roni Faturohman di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Paraduta di Jl. Pahlawan, Kelurahan Kotabumi ini juga dihadiri oleh Pasipers Kodim 0412/LU Kapten Inf Sugiono beserta jajaran anggota, Wakil Ketua Persit KCK Kodim 0412/LU, Ny. Aris Setia Hadi dan seluruh pengurus dan anggota Persit KCK Cabang XXXII.

Dijelaskan juga oleh Pasipers bahwa, Penanam pohon memiliki makna strategis manfaat jangka panjang. Selain berfungsi sebagai peneduh dan penyerap karbon, hasil dari pohon-pohon ini nantinya diharapkan dapat dinikmati oleh warga Kodim dan masyarakat sekitar, menciptakan kemandirian pangan skala kecil sekaligus mempercantik estetika kota Kotabumi. “ucap Pasipers Kodim 0412/LU Kapten Inf Sugiono”.

Dengan aksi hijau ini, Persit KCK Kodim 0412/LU membuktikan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, organisasi ini terus bertumbuh, tidak hanya dalam pengabdian kepada keluarga prajurit, tetapi juga dedikasi terhadap kelestarian bumi pertiwi. “Pungkasnya “.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Semangat gotong royong terpancar kuat di pedalaman Kecamatan Tanjung Raja. Personel Koramil 412-10/TJR bersama warga Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin kini tengah berjibaku mewujudkan mimpi memiliki akses transportasi yang layak melalui pembangunan “Jembatan Perintis Garuda” , Rabu (15/04/2026).

Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Way Arum ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. meskipun medan menuju lokasi cukup menantang, hal tersebut tidak menyurutkan langkah para anggota TNI dan masyarakat untuk turun ke lapangan sejak pukul 08.30 WIB.

Progres pembangunan menembus medan yang amat sulit. Hingga hari ini, kegiatan difokuskan pada lanjutan penggalian lubang pondasi jembatan. Lokasi pembangunan ini terletak di kawasan sungai yang cukup terpencil, berjarak sekitar 6 kilometer dari pemukiman Desa Tanjung Beringin dan 2,5 kilometer dari Desa Tulung Balak.

Selain penggalian, hari ini juga dilakukan pendistribusian material besi menggunakan truck. Perjuangan membawa material ini patut diacungi jempol, mengingat rute menuju kawasan Sungai Way Arum yang beragam dan menuntut konsentrasi tinggi dari para pengemudi dan petugas TNI di lapangan.

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi masa depan bagi warga sedikitnya 270 KK atau sekitar 450 jiwa di kedua desa. Selama ini, akses antar desa terhambat oleh kondisi geografis dan aliran sungai.

Nantinya Jembatan Perintis Garuda akan berfungsi sebagai Akses utama hasil bumi, Memudahkan petani mengeluarkan hasil komoditi menuju pasar, selain itu, sarana pendidikan bagi anak-anak juga akan lebih terjangkau saat melintasi sungai.

Bukan hanya itu, Akses Jembatan ini menjadi jalur utama untuk belanja kebutuhan pokok, termasuk mendukung distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat di kedua desa tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh anggota Koramil 412-10/TJR, anggota Brigif TP 45/Sai Bhumi, serta perwakilan masyarakat dari Desa Tanjung Beringin dan Desa Tulung Balak yang masing-masing mengerahkan tenaga terbaiknya.

“Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan jembatan ini, kita berharap ekonomi warga bergerak lebih cepat dan akses pendidikan tidak lagi terkendala oleh luapan sungai,” ujar salah satu personel di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan masih terus berlangsung dengan suasana kekeluargaan yang kental, membuktikan bahwa beratnya medan bisa dikalahkan jadi kebersamaan.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0412/Lampung Utara pada Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini fokus pada penguatan sinergi antara TNI, BBWS Mesuji Sekampung, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mengoptimalkan infrastruktur strategis nasional.

Dalam kunjungannya ke Unit Pengelola Bendungan (UPB) Way Rarem, Pangdam menekankan pentingnya pemeliharaan bendungan yang kini mengalami penurunan kapasitas, akibat sedimentasi dan pertumbuhan gulma yang kian masif.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama TNI, Kodam XXI/RI dengan BBWS Mesuji Sekampung untuk normalisasi bendungan way rarem di semua lini pembersihan waduk menggunakan alat berat harvester dredger dan lain sebagainya.

Optimalisasi bendungan seluas 881,59 hektare ini penting untuk mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, ketahanan pangan berupa kebutuhan air disemua sektor. terutama dalam menjamin pengairan irigasi bagi 21.110 hektare lahan pertanian.

Pangdam menegaskan komitmen bersama agar seluruh instansi tidak bekerja sendiri-sendiri demi memastikan distribusi air tepat sasaran bagi para petani. Pengarahan ditutup dengan peninjauan titik objek vital dan diskusi mengenai penataan Keramba Jaring Apung (KJA) dan Gulma yang menjadi penyebab degradasi kualitas air.

Selain meninjau bendungan, Pangdam yang juga didampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr., (Han), Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman, Bupati Hamartoni Ahadis, juga membahas titik rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 45/Sai Bhumi di kawasan Way Rarem.

” Bupati menyatakan siap berkolaborasi karena kehadiran Brigif TP dinilai esensial akan memberikan efek ekonomi positif bagi masyarakat luas”.

Rangkaian kegiatan Pangdam juga memberikan pengarahan kepada personel Brigif TP 45/Sai Bhumi yang saat ini masih berada di Marseling Area, Yayasan Shuhada Kota Alam. Pangdam Kristomei menginstruksikan prajurit untuk selalu menjaga kedisiplinan, menghindari pelanggaran, dan fokus membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.”terang pangdam”

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan kedisiplinan prajurit, Pasiintel Kodim 0412/Lampung Utara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap perangkat seluler milik seluruh personel. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam penggunaan situs terlarang maupun aktivitas digital ilegal lainnya.

Kegiatan pemeriksaan berlangsung pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Lapangan Hitam Makodim 0412/LU, Jl. Alamsyah RPN, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan. Pemeriksaan dilakukan langsung setelah pelaksanaan apel pagi, dipimpin oleh Pasiintel Kodim 0412/LU, Kapten CHK Ujang Sugihardi, dengan didampingi oleh personel Unit Intel dan Provost.

Pemeriksaan dilakukan secara transparan terhadap satu per satu ponsel milik anggota. Fokus utama dari sidak ini meliputi, Pengecekan riwayat penelusuran (browsing history) terkait situs judi online. Riwayat Gogle Map, Identifikasi aplikasi terlarang yang tidak sesuai dengan norma keprajuritan, Pencegahan penyebaran informasi hoaks atau konten radikal.

“Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pimpinan komando atas. Kami ingin memastikan bahwa seluruh prajurit Kodim 0412/LU tetap berada di koridor dan norma kepatutan dan tidak terjebak dalam aktivitas digital yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi TNI,” ujar Kapten CHK Ujang Sugihardi “.

Kegiatan ini menegaskan bahwa akuntabilitas Kodim 0412/LU dalam melakukan pengawasan internal secara berkala. Melalui deteksi dini ini, diharapkan tingkat pelanggaran disiplin prajurit di ranah siber dapat ditekan hingga nol persen.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan berjalan dengan tertib. Pihak Kodim menyatakan akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku apabila ditemukan personel yang terbukti melanggar ketentuan penggunaan media digital dan situs terlarang.

(Rizky A Sony)