LAMPUNG UTARA, (HD) – Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sungkai Utara berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Desa Batu Nangkop, Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara.

Terduga pelaku diamankan pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB setelah polisi memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan telah kembali dari Jakarta.

Pengamanan tersebut berawal dari informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di rumah kerabatnya di Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Tengah.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Reskrim Polsek Sungkai Utara melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi.

Petugas kemudian mengamankan pelaku untuk dibawa ke Mapolsek Sungkai Utara guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada Jumat (25/2/2022) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat kejadian, korban sedang berada di dalam ruko atau warung ketika empat orang yang tidak dikenal masuk melalui pintu samping dengan menggunakan penutup wajah.

Para pelaku diduga menodongkan senjata api kepada korban dan istrinya. Salah seorang pelaku kemudian masuk ke kamar dan mengambil uang tunai sekitar Rp30 juta yang disimpan di dalam lemari.

Pelaku lainnya memaksa korban menunjukkan uang di loker kas warung senilai sekitar Rp10 juta. Selain uang tunai, para pelaku juga mengambil sejumlah barang, termasuk rokok dan telepon genggam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp50 juta dan melaporkan peristiwa itu kepada Polsek Sungkai Utara.

Dalam penanganan perkara tersebut, sejumlah barang bukti tercatat dalam laporan kepolisian, antara lain satu senjata tajam jenis laduk, satu unit sepeda motor, satu tas selempang berwarna merah, satu jaket, tiga unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp90 ribu yang tersisa di tempat kejadian perkara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, menyampaikan bahwa pengungkapan perkara tindak pidana merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Polres Lampung Utara melalui jajaran terus berupaya menindaklanjuti setiap laporan tindak pidana secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan tindak kriminalitas,” ujar IPTU Herawati. Sabtu (17/10/26).

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi sangat membantu kepolisian dalam proses penyelidikan dan pengungkapan perkara.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Sungkai Utara untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami peran terduga pelaku serta melengkapi berkas perkara sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) — Jajaran Deputi Direksi Wilayah III Sumbagsel BPJS Kesehatan melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen HM Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (6/8/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kesiapan alat medis serta memastikan mutu pelayanan kesehatan di wilayah tersebut berjalan optimal.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Direktur RSUD Mayjen HM Ryacudu, dr. Cholif Paku Alamsyah, M.Kes., Deputi Direksi Wilayah III Sumbagsel dr. Anurman Huda, M.M., AAK., Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi Novi Kurniadi, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara.

Direktur RSUD Mayjen HM Ryacudu, dr. Cholif Paku Alamsyah, M.Kes., menyambut baik kunjungan kerja ini. Ia menjelaskan bahwa agenda utamanya adalah mengevaluasi kelayakan sarana prasarana dan memastikan seluruh alur pelayanan telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kami mendampingi langsung pimpinan BPJS Kesehatan Wilayah III Sumbagsel untuk berkeliling melihat kondisi riil di lapangan. Pemantauan ini mencakup kesiapan alat-alat kesehatan serta melihat bagaimana penanganan pasien dilakukan secara langsung,” ujar dr. Cholif saat memberikan keterangan.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal. Langkah ini selaras dengan instruksi dan visi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menghadirkan fasilitas kesehatan yang andal.

“Sesuai arahan dari Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan mutu pelayanan di RSUD Ryacudu. Target utama kami adalah memastikan masyarakat, khususnya warga Lampung Utara, mendapatkan hak pelayanan medis terbaik, responsif, dan sepenuhnya sesuai dengan standar operasional,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Way Kanan (HD) – Institut Agama Islam (IAI) Al-Hikmah Lampung resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Program ini dikhususkan bagi masyarakat dan para lulusan sarjana yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Program Pascasarjana Strata Dua (S2) Magister Pendidikan (M.Pd.) dengan fokus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Proses pendaftaran gelombang ini dibuka mulai 2 Juli sampai dengan 25 Agustus 2026. Para calon mahasiswa baru yang berminat dapat langsung melakukan registrasi secara online melalui tautan resmi Portal PMB STIT Al-Hikmah.

Untuk melengkapi proses administrasi, terdapat beberapa berkas persyaratan yang wajib disiapkan oleh pelamar, antara lain salinan ijazah terakhir, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta pasfoto terbaru. Selain itu, calon mahasiswa dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp500.000 yang disetorkan melalui Rekening BRI dengan nomor 5649-01-014914-53-1 atas nama STIT Al Hikmah Bumi Agung.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh kampus di bawah kepemimpinan Rektor Dr. H. Aly Murtadlo, M.Pd.I. ini adalah biaya perkuliahan yang sangat kompetitif dan transparan. Biaya kuliah per semester dipatok hanya sebesar Rp3.000.000. Biaya tersebut dipastikan sudah bersifat all-in, mencakup pengurusan Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), SPP, hingga pembiayaan SKS. Kampus juga memberikan program asimilasi dan apresiasi khusus berupa beasiswa potongan biaya kuliah sebesar 50% bagi para alumni yang memilih melanjutkan studi di almamater mereka. (27/7/2026)

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai proses perkuliahan atau kendala teknis pendaftaran, dapat mengunjungi sekretariat PMB di Jalan Protokol No. 62, Pisang Baru, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung. Pihak kampus juga menyediakan layanan pusat informasi melalui beberapa jajaran struktural pascasarjana, di antaranya Direktur Pascasarjana Dr. Muslih Qomarudin, M.Pd. (082181254992), Kaprodi MPI Pascasarjana Dr. Dwi Sugianik, M.Pd. (082282376142), serta Dr. Feri Riski Dinata, M.Pd. (082269460991).

(Rizky A Sony)

 

JAKARTA –Hariandiksi.com-Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyampaikan kritik terhadap pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengaitkan istilah “Londo Ireng” dengan pihak-pihak yang bersembunyi di balik profesi wartawan. IJTI menilai penggunaan diksi tersebut berpotensi memunculkan stigma negatif terhadap profesi jurnalis serta berdampak pada iklim kebebasan pers di Indonesia.

Dalam pernyataan sikap yang dirilis Sabtu (25/7/2026), IJTI menegaskan bahwa tindakan segelintir oknum tidak dapat dijadikan alasan untuk menggeneralisasi seluruh profesi wartawan. Organisasi tersebut menekankan bahwa jurnalis yang bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik menjalankan fungsi kontrol sosial, menyampaikan informasi yang faktual, berimbang, dan menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi.

IJTI juga mengingatkan bahwa apabila terdapat pemberitaan yang dianggap tidak akurat atau merugikan, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah menyediakan mekanisme penyelesaian melalui Hak Jawab, Hak Koreksi, maupun pengaduan ke Dewan Pers. Karena itu, pelabelan terhadap profesi jurnalis dinilai bukan langkah yang tepat dalam menyelesaikan persoalan.

Menurut IJTI, setiap pernyataan yang disampaikan kepala negara memiliki pengaruh besar terhadap persepsi publik. Penggunaan istilah yang dapat dimaknai sebagai pelabelan terhadap profesi wartawan dikhawatirkan memicu intimidasi, meningkatkan tekanan terhadap kerja jurnalistik, hingga mempersempit ruang kebebasan pers yang dijamin konstitusi.

Di tengah tantangan berat yang dihadapi industri media akibat disrupsi digital dan tekanan ekonomi perusahaan pers, IJTI berharap pemerintah justru memperkuat ekosistem media melalui regulasi yang adil tanpa mengurangi independensi redaksi. Organisasi itu menegaskan bahwa pers yang bebas dan kritis bukanlah ancaman bagi pemerintah, melainkan mitra strategis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan negara.

Meski menyampaikan kritik, IJTI tetap menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen terhadap bangsa dan menghargai peran jurnalis. Organisasi tersebut berharap komunikasi antara pemerintah dan insan pers tetap terjaga dengan saling menghormati, sehingga demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia dapat terus berjalan berdampingan.(Rilis/Rosandi)

 

Pesisir Barat Harian Diksi.com -Kemeriahan Festival Teluk Stabas (FTS) VI Tahun 2026 kembali terasa melalui pelaksanaan tradisi adat Ngumbai Lawok yang dirangkaikan dengan Parade Perahu Hias di kawasan TPI Kuala Stabas, Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan khidmat serta disaksikan ribuan masyarakat yang memadati kawasan Pantai Labuhan Jukung dan sekitarnya.

 

Kegiatan budaya tahunan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan bersama Wakil Bupati Irawan Topani, S.H., M.Kn., jajaran Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, tokoh masyarakat, nelayan, serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat.

 

Sejak pagi, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan langsung prosesi adat Ngumbai Lawok yang menjadi salah satu rangkaian utama Festival Teluk Stabas. Suasana pesisir tampak hidup dengan hadirnya perahu-perahu nelayan yang bersandar di sekitar lokasi kegiatan, dihias dengan ornamen sederhana namun tetap menampilkan kekayaan budaya bahari masyarakat setempat.

Tradisi Ngumbai Lawok merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dari hasil laut, sekaligus doa bersama agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan aktivitas melaut. Tradisi ini juga menjadi simbol kuatnya hubungan harmonis antara manusia, alam, dan nilai-nilai adat yang masih dijaga hingga saat ini.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama dan tokoh adat, kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat yang berlangsung khidmat di tepi pantai. Suasana semakin semarak dengan adanya partisipasi masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan budaya dengan penuh antusias.

 

Selain prosesi adat Ngumbai Lawok, kemeriahan festival juga semakin terasa dengan digelarnya Parade Perahu Hias yang menampilkan kreativitas dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, sekolah, komunitas, hingga masyarakat nelayan. Beragam perahu dihias dengan ornamen khas daerah yang mencerminkan kekayaan seni, budaya, serta potensi unggulan Kabupaten Pesisir Barat.

 

Parade perahu hias yang melintasi perairan TPI Kuala Stabas tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati area pesisir. Sorak sorai warga menambah semarak suasana, terlebih saat perahu-perahu hias mulai bergerak menyusuri garis pantai dengan tampilan unik dan penuh warna.

 

Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Ngumbai Lawok bukan hanya tradisi adat, tetapi juga warisan budaya yang memiliki nilai penting dalam memperkuat identitas masyarakat pesisir. Menurutnya, kegiatan ini harus terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya menjaga kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Irawan Topani, S.H., M.Kn., juga menyampaikan bahwa Festival Teluk Stabas menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Kabupaten Pesisir Barat kepada masyarakat luas. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku budaya menjadi kunci dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.

 

Kehadiran jajaran Forkopimda, OPD, serta tokoh adat dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus penguatan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal.

 

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Aktivitas UMKM, pedagang kecil, hingga pelaku usaha di sekitar kawasan wisata terlihat meningkat seiring ramainya pengunjung yang hadir.

 

Melalui Festival Teluk Stabas VI Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap tradisi Ngumbai Lawok dan berbagai potensi budaya lainnya dapat terus terjaga, berkembang, serta menjadi daya tarik wisata unggulan yang mampu mengangkat nama Pesisir Barat di tingkat regional maupun nasional.

 

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir dalam perayaan budaya tahunan tersebut. (Rosandi)

Bandar Lampung, (HD) – Jajaran Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) Kota Bandar Lampung secara tegas menyatakan dukungan dan apresiasi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Lampung beserta Polresta Bandar Lampung. Dukungan ini diberikan atas langkah cepat dan tindakan tegas jajaran Satreskrim dalam memberantas tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curat) atau begal di wilayah hukum setempat.

Ketua DPC ARMI Kota Bandar Lampung, Nico Prayoga, “Sangat mendukung kepada seluruh anggota kepolisian untuk cepat mengambil langkah tegas kepada pelaku begal disaat pelaku melaksanakan aksi begalnya. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Unit Reskrim Polresta Bandar Lampung dan Polda Lampung atas tindakan tanpa toleransi terhadap kejahatan jalanan ini,” ujar Nico Prayoga.

“Nico juga menambahkan, ditubuh ARMI rata rata pelaku usaha yang bergerak di bidang transportasi dan penyewaan mobil, keamanan jalan raya merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, DPC ARMI Bandar Lampung berkomitmen penuh untuk selalu bersinergi dan membantu pihak Kepolisian, baik dalam menjaga keamanan maupun memberikan informasi terkait gangguan Kamtibmas.

Nico juga mengimbau kepada seluruh anggota ARMI maupun masyarakat luas untuk segera melaporkan segala bentuk tindak kejahatan atau situasi darurat kepada pihak berwajib. Masyarakat dapat menghubungi Layanan Kepolisian melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam untuk merespon cepat setiap laporan gangguan keamanan di wilayah Mana pun. Pungkasnya

(Rizky A Sony)

LAMPUNG UTARA, (HD) –  Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0412/Lampung Utara, Mayor Cpm Aris Setia Hadi, menghadiri kegiatan Video Conference (Vicon) dalam rangka peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang KDKMP Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara ini, turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah Kabupaten Lampung Utara, di antaranya Asisten 1 Setdakab Lampung Utara Mat Soleh, M.Pd., perwakilan Polres, perwakilan Kejari, serta jajaran Kepala Dinas terkait, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kades dan tokoh pemuka, pemuda/i setempat.

Dalam arahannya melalui Zoom Meeting, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa KDKMP merupakan strategi nasional untuk mencapai kemandirian ekonomi dari tingkat desa. Koperasi ini dirancang untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional.

“Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi. Koperasi harus menjadi instrumen untuk menyejahterakan rakyat dan menjamin kehidupan layak langsung dari desa,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa KDKMP telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang nyata, mulai dari gudang, cold storage, gerai distribusi, hingga alat pengering hasil produksi. Selain itu, transparansi pengelolaan koperasi diwajibkan menggunakan Sistem Informasi Manajemen (SIM COPDES) yang melibatkan generasi muda dalam administrasi digital.

Sementara itu, Kasdim 0412/LU Mayor Cpm Aris Setia Hadi menyampaikan bahwa TNI senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk memastikan program ini berjalan sukses!. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu meningkatkan geliat ekonomi produktif masyarakat desa, khususnya di wilayah Lampung Utara. “Ujar Kasdim di sela-sela selesai acara”.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar Puluhan anggota KDKMP Wonomarto tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga berakhir pada pukul 12.38 WIB dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Komandan Kodim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman, kunjungi Program Jembatan Perintis Garuda di Desa Pekurun dusun Lubuk Salak, kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (13/5/2026)

Program TNI AD ini adalah Jembatan Gantung Perintis Garuda untuk memperkuat konektivitas dan pelayanan dasar. Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk wujud kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan akses masyarakat yang selama ini terbatas.

Saat media di lokasi Terlihat Anggota Kodim 0412/LU Bersama Anggota Brigif TP 45 Shai Bumi dan masyarakat Sekitar melakukan gotong royong menyelesaikan jembatan gantung Perintis Garuda di desa pekurun dusun Lubuk Salak RT 1.

Saat di wawancarai Dandim 0412-LU, Letkol Infanteri Roni Faturohman di lokasi, “Proyek ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperlancar aktivitas harian warga. Pembangunan jembatan sepanjang 58 meter di Desa Pekurun, yang dikerjakan secara gotong royong bersama warga setempat.

Dandim juga menjelaskan program pembangunan jembatan ini ada dua titik Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kecamatan Tanjung Raja sepanjang 20 meter dan kecamatan Abung Pekurun sepanjang 58 meter, kedua jembatan ini secepatnya akan selesai di akhir bulan may ini. Pungkasnya Dandim 0412/LU

Di tempat yang sama Sukirman Selaku ketua RT 5 desa pekurun mengucapkan banyak terimakasih atas program presiden RI bapak Prabowo Subianto, melalui Kasad dan Pangdam Raden intan dan Kodim 0412/Lu bisa terbangunnya jembatan yang kami harapkan.

Jembatan ini sangat di harapkan warga untuk akses perekonomian pendidikan dan pertanian warga sekitar. Semoga presiden RI bapak Prabowo Subianto selalu diberikan kesehatan untuk melaksanakan program untuk rakyat kecil di pelosok negeri. Pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD)  — Personel Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara berhasil mengamankan seorang pria yang diduga akan melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat pelaksanaan patroli hunting di wilayah Payanmas, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kegiatan patroli dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Lampung Utara IPDA Andi, S.H., M.H., CPHR bersama personel patroli Satlantas Polres Lampung Utara.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan pengendara sepeda motor Honda Genio warna hitam tanpa menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) di bagian depan maupun belakang. Saat hendak dilakukan pemeriksaan, pengendara tersebut sempat melawan dan berusaha melarikan diri.

Namun berkat kesigapan petugas di lapangan, pelaku berhasil dihentikan. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan senjata tajam yang diselipkan di pinggang pelaku.

Pelaku kemudian kembali mencoba melarikan diri dengan berlari ke arah kota. Personel Satlantas langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap kembali pelaku di depan HI PRO dekat Kantor Pengadilan Negeri Kotabumi.

Setelah diamankan dan dilakukan interogasi awal di pos, diketahui bahwa pria tersebut merupakan DPO pelaku curanmor yang sempat viral di media sosial Facebook, TikTok dan Instagram pada 17 Maret 2026 terkait aksi curanmor menggunakan senjata api di kawasan Pasar Lama.

Selanjutnya, pelaku berikut barang bukti langsung diserahkan kepada Unit Resmob Tekab 308 Polres Lampung Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel Satlantas dalam mengamankan pelaku ADF (22) warga Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah yang merupakan DPO pelaku Curanmor menggunakan senpi yang viral beberapa waktu yang lalu.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan respons cepat personel di lapangan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan segera melaporkan apabila menemukan tindak kriminalitas di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Genio warna hitam tanpa TNKB, satu bilah senjata tajam jenis cap garpu, satu set kunci T, satu unit telepon genggam android, satu dompet, satu lembar fotokopi KTP atas nama pelaku serta satu buah topi warna hitam.

Dengan adanya kegiatan patroli rutin tersebut, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lampung Utara tetap terjaga sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.

(Rizky A Sony)