Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melaksanakan Operasi Pasar Murah Minyak Goreng MinyakIta dalam rangka Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak se-Provinsi Lampung yang dipusatkan di lokasi SP2KP Pasar Pagi Kecamatan Baradatu, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok penting di tengah masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 H.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Riva Adi Candra, S.Sos., M.H., beserta jajaran, serta dilaksanakan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama Bulog Cabang Lampung Utara.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan kemudahan untuk memperoleh minyak goreng MinyaKita dengan harga Rp15.500 per liter atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Operasi Pasar tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memanfaatkan program stabilitas harga guna memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.

Bupati Ayu dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa operasi pasar murah menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Selain menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan penting kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah”, ujar Bupati Ayu.

Lebih lanjut didampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama instansi terkait guna memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar serta kondisi pasar tetap stabil.

Sementara itu, Kepala Dinas Indag, Riva Adi Candra menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah MiyaKita merupakan bagian dari program stabilitas pasokam dan harga pangan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah antisipasi Pemerintah Daerah dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Idul Adha.

“Melalui operasi pasar murah ini, Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga kebuuhan pokok di masyarakat. Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan secara optimal”, jelas Riva.

Disampaikan pula bahwa kegiatan tersebut akan kembali dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026, dan dijadwalkan berlangsung secara bertahap selama bulan Mei 2026 di sejumlah wilayah Kabupaten Way Kanan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar serta mendapat apresiasi positif dari masyarakat Kecamatan Baradatu yang merasa terbantu dengan adanya program pengendalian harga tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap stabilitas harga bahan kebutuhan pokok tetap terjaga, akses masyarakat terhadap pangan semakin mudah, serta pengendalian inflasi daerah dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Way Kanan – Bupati Way Kanan yang juga Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi Kecamatan Negara Batin, Kecamatan Negeri Besar, dan Kecamatan Pakuan Ratu, yang dipusatkan di Balai Kampung Purwa Agung, Kecamatan Negara Batin, Senin (11/05/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan se-Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 untuk wilayah Kecamatan Pakuan Ratu, Kecamatan Negara Batin, dan Kecamatan Negeri Besar, sebagai langkah memperkuat peran strategis Bunda PAUD dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di daerah.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para Camat, serta Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan dari tiga kecamatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan peran seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, berbagai program strategis yang menjadi fokus bersama antara lain implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun pendidikan prasekolah, sosialisasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI), pencegahan dan penanganan stunting, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, hingga penguatan kebijakan sekolah ramah anak.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan pengukuhan semata, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Ayu.

Bunda Ayu menilai keberadaan Bunda PAUD memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun generasi emas yang unggul dan berkualitas. Dengan sinergitas yang kuat antara Bunda PAUD di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kampung dan kelurahan, diharapkan seluruh anak usia dini di Way Kanan dapat memperoleh akses pendidikan yang layak sejak dini.

Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD untuk aktif mengambil peran di tengah masyarakat, termasuk mendorong partisipasi orang tua agar menyekolahkan anak-anak mereka di PAUD minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

“PAUD bukan sekadar tempat belajar, tetapi fondasi awal pembentukan karakter, tumbuh kembang, dan kesiapan anak memasuki pendidikan dasar. Karena itu, peran Bunda PAUD sangat penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” tegasnya.

Selain penguatan kelembagaan, Bunda Ayu juga mendorong percepatan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kampung/kelurahan sesuai Panduan Peran Bunda PAUD Tahun 2025. Keberadaan Pokja tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi, pembinaan, pengawasan, serta pelaksanaan berbagai program pendukung layanan PAUD bermutu.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Ayu turut memperkenalkan Portal Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD sebagai wadah digital berbagi informasi, inspirasi, dan praktik baik antar Bunda PAUD di seluruh Indonesia. Melalui platform tersebut, berbagai inovasi dan kegiatan PAUD di daerah dapat terdokumentasi sekaligus menjadi media penguatan jejaring dan kolaborasi.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap penguatan peran Bunda PAUD mampu mendukung tercapainya sejumlah target pembangunan sumber daya manusia, di antaranya peningkatan partisipasi PAUD, keberhasilan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, penurunan angka stunting, serta pemenuhan hak-hak anak melalui program sekolah ramah anak.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur kampung, tenaga pendidik, organisasi profesi, dan masyarakat, layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Way Kanan diharapkan semakin berkualitas dan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Way Kanan, (HD) – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan melaksanakan ikrar pemasyarakatan dalam rangka menegaskan komitmen dalam memberantas peredaran handphone ilegal, narkotika, dan praktik penipuan di dalam Lapas yang dilaksanakan di lapangan apel Lapas Way Kanan. Jumat(8/05)

Kegiatan ikrar pemasyarakatan dilaksanakan secara serenta di seluruh Kanwil, Lapas, Rutan, dan LPKA seluruh Indonesia. Di Lapas Way Kanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhannudin yang diikuti seluruh jajaran, kegiatan ini juga dihadiri dari Aparat Penegak Hukum yaitu Polres Way Kanan, BNN Kabupaten Way Kanan dan Kodim 0427 WK.

kegiatan diawali dengan pembacaan Ikrar Pemasyarakatan yang diikuti seluruh pejabat struktural dan petugas pelaksana. kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen ikrar pemasyarakatan oleh Kepala Lapas Way Kanan.

Pada kesempatan ini Kalapas Way Kanan, Riski menegaskan kembali komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari pemberantasan Handphone ilegal, narkoba dan penipuan, melalui tiga poin utama yang tidak dapat ditawarkan.

“Tidak boleh ada handphone ilegal di blok hunian, tidak ada peredaran narkoba, dan tidak boleh ada ruang kompromi bagi siapapun yang terlibat dalam pelanggaran.” Tegas kalapas.

Ia menambahkan petugas pemasyarakatan merupakan gardan terdepan dalam menjaga keamanan dan pembninaan sehingga integritas harus menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan tugas.

“Saya ingatkan integritas adalah harga mati, jangan gadaikan kehormatan institusi hanya karena kepentingan sesaat,’ ujar kalapas

Kegiatan dilanjutkan dengan penggeledahan seluruh kamar hunian warga binaan lapas way kanan sebagai deteksi dini dan penguatan pengawasan terhadap keberadaan barang-barang terlarang ke lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan penggeledahan dilaksanakan secara humanis dan sesuai prosedur dengan sasaran pencarian handphone ilegal, narkoba, senjata tajam, serta barang barang terlarang lainya yang berpotensi menggangu keamanan dan ketertiban.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyuluhan bahaya narkoba oleh BNN kabupaten Way Kanan serta tes urine bagi seluruh petugas dan warga binaan Lapas Way Kanan.

(Rizky A Sony)

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melepas sebanyak 224 Jamaah Calon Haji beserta 1 Petugas Haji Daerah (PHD) Tahun 1447 H/2026 M dalam prosesi resmi yang digelar di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan, Rabu (06/05/2026). Pelepasan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan spiritual para jamaah menuju Tanah Suci.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga kepada seluruh jamaah yang mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan panggilan suci yang sangat makna spiritual.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah. Ini adalah kesempatan mulia yang tidak semua orang dapatkan”, ujar Bupati Ayu.

Bupati juga mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik dan materi, tetapi juga mental serta spiritual. Ia berharap seluruh jamaah telah mempersiapkan diri dengan baik agar menjalankan setiap rangkaian ibadah secara khusyuk dan penuh keikhlasan.

Dalam pesannya, Bupati Ayu menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama beada di Tanah Suci. Ia juga mengajak jamaah untuk menunjukkah akhlakul karimah sebagai cerminan masyarakat Way Kanan yang religius dan berbudaya serta meperbanyak doa dan amalan selama menjalankan ibadah.

Lebih lanjut, Bupati Ayu mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia. Ia berharap pengalaman spiritual ini dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan para jamaah, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.

Kepada petugas haji yang mendampingi, Bupati berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan dan bimbingan terbaik kepada jamaah, serta memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan lancar.

Mengakhiri sambutannya Bupati Ayu mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Proses pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, diiringi doa dan harapa dari seluruh yang hadir, sebagai bentuk dukungan moral bagi para jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Inspektur Daerah Kabupaten, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, Instansi Vertikal, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Prokopim dan Bagian Umum Setdakab, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta para jamaah calon haji

Way Kanan, (HD) – Dalam upaya meningkatkan pembinaan kemandirian warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan.Selasa(5/5/2026)

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang dapat mendukung program pembinaan bagi warga binaan.

Dalam pertemuan tersebut Kasi Binadik dan Giatja, Doni Saputra didampingi Kasubsi kegiatan Kerja, Hendra Gunawan bertemu langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan kabupaten Way Kanan, B. Ishaq, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai potensi kolaborasi, khususnya di bidang perkebunan.

Lapas Way Kanan menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi, salah satunya melalui pengembangan sektor perkebunan.

Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program pembinaan yang dijalankan oleh Lapas. Dukungan tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, hingga pemanfaatan lahan yang optimal guna meningkatkan keterampilan warga binaan.

Melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Lapas Way Kanan dan Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi pembangunan daerah secara keseluruhan.

(Rizky A Sony)

Way Kanan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Way Kanan tidak hanya berlangsung khidmat melalui upacara, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan serta berbagai kegiatan yang memperkuat semangat kebersamaan dan apresiasi terhadap insan pendidikan.

Usai pelaksanaan upacara, Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, secara langsung menyerahkan Penghargaan Bupati Way Kanan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah mengharumkan nama daerah pada ajang Anugerah GTK Tingkat Nasional Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Septri Marbhara, S.Pd., Gr., M.Pd., asal UPT SDN 1 Banjar Agung sebagai peraih kategori Pelopor Komunitas Belajar Kepala Satuan Pendidikan. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Daryanti, S.Pd., Gr. (Kategori Guru TK/Pendidik PAUD/Tutor GTK Dedikatif), Ro’aini, S.Pd. (Kategori GTK Transformatif Pamong Belajar), Fisca Rizki Dwi Yanda, S.Pd. (Kategori GTK Transformatif Pamong Belajar), serta Syaiful Maarif (Kategori GTK Transformatif Tenaga Administrasi Sekolah).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Way Kanan terhadap dedikasi, inovasi, serta kontribusi nyata para insan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan di daerah.

Sejalan dengan amanat Hardiknas yang menegaskan bahwa “pendidikan adalah kunci utama membangun masa depan bangsa”, penghargaan tersebut diharapkan mampu memotivasi para guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pawai budaya yang diikuti oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Way Kanan. Pawai ini menampilkan keberagaman budaya nusantara sekaligus menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Tidak hanya itu, suasana peringatan Hardiknas juga semakin semarak dengan pelaksanaan lomba tumpeng yang melibatkan berbagai unsur perangkat daerah dan organisasi. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kreativitas, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta rasa syukur atas capaian pembangunan di bidang pendidikan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan pendidikan, sekaligus membangun ekosistem yang mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Way Kanan – Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., menghadiri sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028 dalam kegiatan Pengukuhan yang berlangsung di Ruang Abung Balai Keratun Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (30/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut Sekda Machiavelli membacakan sambutan Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked. yang menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, kami mengucapkan selamat dan sukses. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi motor penggerak perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggota dan kemajuan daerah” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa KORPRI memiliki peran strategis dalam mendukung reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan mendorong pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Melalui penguatan inovasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya aparatur, KORPRI diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Selain itu, seluruh anggota KORPRI diajak untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, mari kita satukan langkah untuk memajukan KORPRI dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045, serta Way Kanan yang mandiri dan sejahtera,” tutupnya.

Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Way Kanan ini dilaksanakan melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Lampung Nomor Kep-068/1/SK/DP/2026, dan dilakukan oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Lampung yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.

Dalam arahannya, Marindo Kurniawan menekankan bahwa KORPRI merupakan wadah pemersatu ASN yang memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas, kebersamaan, serta sinergi lintas perangkat daerah.

Ia juga mendorong agar kepengurusan yang baru mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik melalui kegiatan sosial, olahraga, budaya, maupun penguatan nilai-nilai keagamaan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa KORPRI terus menunjukkan kontribusinya dalam berbagai kegiatan kemanusiaan serta penguatan peran sosial di tengah masyarakat. Ke depan, KORPRI diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sistem birokrasi, tetapi juga tampil sebagai kekuatan sosial yang responsif dan dipercaya publik.

Kegiatan pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperkuat peran KORPRI sebagai organisasi strategis yang menaungi ASN, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme aparatur, serta sinergi dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Way Kanan, (HD) – Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Dr. M. Hilal, S.H., M.Si. Tinjau Program Pembinaan Warga Binaan (WB) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan, Rabu (29/4/2026)

Plh. Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Dr. M. Hilal, S.H., M.Si. juga melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai program pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang ada di Lapas Way Kanan.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses pembinaan berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Salah satu program yang ditinjau adalah budidaya peternakan ayam petelur. Dalam kesempatan tersebut, Plh. KaKanwil turut melaksanakan panen telur ayam bersama petugas. Kegiatan ini menunjukkan hasil positif dari pembinaan yang telah berjalan, sekaligus menjadi bukti bahwa warga binaan lapas way kanan mampu diperdayakan secara produktif untuk kemandirian pangan.

Selain itu, Plh. KaKanwil juga mengikuti kegiatan penebaran benih ikan lele dan pemberian pakan ikan patin di kolam SAE Budidaya Ikan Air tawar. Program budidaya perikanan ini diharapkan dapat menjadi sarana pelatihan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha bagi warga binaan setelah menjalani masa pidana.

Dengan adanya kegiatan ini, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pengembangan keterampilan praktis yang bernilai ekonomis.

Pada kesempatan yang sama, Plh Kakanwil juga melakukan penanaman Pohon Pule. Pohon pule dikenal dengan pohon yang rimbun atau sejuk untuk penghijauan, pohon pule juga memiliki manfaat dalam penyerapan air dan tidak merusak pondasi.

Melalui peninjauan ini, Plh. KaKanwil menegaskan pentingnya optimalisasi program pembinaan berbasis kemandirian, serta mendorong seluruh jajaran untuk terus berinovasi dalam menciptakan kegiatan produktif bagi warga binaan. Diharapkan, program-program tersebut dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.

(Rizky A Sony)

Way Kanan, (HD) – Dalam rangka menyemarakkan HUT Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi bagi keluarga warga binaan melalui program bantuan gerobak gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Senin(27/04)

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Lapas Way Kanan terhadap pengembangan usaha masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang membutuhkan sarana pendukung untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan yang sejalan dengan tema HBP ke-62 “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”. Bantuan gerobak tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana usaha yang layak dan representatif.

Kalapas Way Kanan menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekedar seremoni dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan, namun sebagai wujud kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Lapas dengan masyarakat sekitar.

Penerima bantuan menyambut baik program ini dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Diharapkan, dukungan ini dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Melalui kegiatan ini, Lapas Way Kanan menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi keluarga warga binaan.

(Rizky A Sony)

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 yang digelar di Ruang Buway Bahuga (Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan), Senin (27/04/2026).

Rapat paripurna tersebut menjadi momentum strategis untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan Way Kanan yang lebih maju dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, Saipul, S.Sos., M.IP., Anggota DPD RI Provinsi Lampung yang juga Mantan Bupati Way Kanan periode 2010–2015, Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., serta Mantan Bupati Way Kanan periode 2016–2025, Raden Adipati Surya, S.H., M.M.

Turut hadir Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Way Kanan, Dhelya Machiavelli.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ayu menyampaikan bahwa 27 tahun perjalanan Kabupaten Way Kanan merupakan proses panjang yang sarat dengan dinamika, tantangan, dan kerja keras seluruh elemen masyarakat.

“Dua puluh tujuh tahun perjalanan Kabupaten Way Kanan bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah perjalanan panjang penuh dinamika, tantangan, dan kerja keras seluruh elemen masyarakat. Kita telah menyaksikan berbagai kemajuan di sektor infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian masyarakat. Namun, kita juga harus menyadari bahwa tantangan ke depan semakin kompleks,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa perubahan global, perkembangan teknologi, serta meningkatnya tuntutan masyarakat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah dan berinovasi. Oleh karena itu, tema peringatan tahun ini, “Sinkronisasi dan Kolaborasi Pembangunan”, dinilai sangat relevan dan strategis.

Menurutnya, sinkronisasi bermakna menyatukan arah dan menyelaraskan program agar seluruh kebijakan berjalan dalam satu visi pembangunan daerah. Sementara kolaborasi menekankan pentingnya kemitraan yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Bupati Ayu mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas perencanaan pembangunan berbasis data, meningkatkan koordinasi lintas sektor dan wilayah, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat sebagai subjek pembangunan.

“Kita juga harus memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mempercepat pelayanan dan pembangunan. Jadikan momentum Hari Jadi ini sebagai refleksi untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Ia turut menekankan pentingnya peningkatan kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam pelayanan publik, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan.

“Keberhasilan pembangunan Kabupaten Way Kanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi, saya yakin kita mampu membawa Way Kanan menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Melalui Rapat Paripurna Istimewa ini, diharapkan seluruh elemen daerah semakin memperkuat sinergi dan komitmen dalam menghadapi tantangan pembangunan, sekaligus mewujudkan Way Kanan yang lebih baik di masa mendatang.