Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 di Lapangan Buway Pemuka, Senin (27/04/2026), sebagai momentum refleksi perjalanan daerah sekaligus penguatan semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., selaku Inspektur Upacara, serta diikuti oleh unsur Forkopimda, DPRD, jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam rangkaian upacara, Ketua DPRD Way Kanan, Rial Kalbadi, S.H., membacakan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Way Kanan, yang mengingatkan kembali perjalanan panjang daerah dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Prosesi pengibaran bendera Merah Putih oleh putra-putri terbaik daerah berlangsung dengan penuh khidmat, diiringi penampilan drumband dari SMK Gita Tunas Wiyata Kecamatan Way Tuba yang menambah semarak suasana peringatan hari jadi.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan berbagai penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan kepada pelajar berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian generasi muda.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga memberikan penghargaan kepada perangkat daerah melalui Lomba Kebersihan Kantor, sebagai upaya mendorong budaya kerja yang bersih, tertib, dan nyaman dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik.

Peringatan Hari Jadi ke-27 ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Way Kanan yang mandiri dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat rasa cinta dan kebanggaan terhadap daerah, sekaligus menjadi dorongan untuk bersama-sama mewujudkan Way Kanan yang lebih maju di masa mendatang.

Sumatera Selatan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau SUMBAGSEL (Sumatera Bagian Selatan) yang digelar di Griya Agung, Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/04/2026).

Kegiatan yang diinisiasi sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antar daerah di wilayah Sumbagsel tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan Kepala Daerah. Turut hadir diantaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto. Hadir pula sejumlah tokoh nasional asal Sumbagsel seperti Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa, serta para Gubernur dari lima Provinsi di kawasan tersebut.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang selaku tuan rumah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan serta memperkuat kontribusi masyarakat Sumbagsel di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa kekuatan daerah tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang tersebar di berbagai sektor strategis.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kolaborasi antarprovinsi di Sumbagsel dalam mengoptimalkan potensi daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat akan mendorong percepatan pembangunan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbagsel, khususnya yang berapa di pusat, untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah asal. Ia menilai bahwa semangat kebersamaan dan ikatan emosional menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan yang lebih merata.

Kehadiran Bupati dan Sekda Way Kanan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperkuat jejaring kerja sama lintas daerah serta mendukung upaya pembangunan kawasan, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut Bupati Ayu menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antar daerah dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di wilayah Sumbagsel.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat maupun daerah lain, khususnya dalam pengembangan potensi unggulan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan pembangunan infrastruktur yang merata.

Senada dengan itu, Sekda Machiavelli menambahkan bahwa keikutsertaan Kabupaten Way Kanan dalam forum lintas daerah seperti ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring kerja sama, sekaligus menyerap berbagai gagasan dan inovasi yang dapat diimplementasikan di daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antar pemangku kepentingan di kawasan Sumbagsel, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggela kegiatan Jalan Sehat, Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis, serta Bazar UMKM dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-27 Kabupaten Way Kanan Tahun 026, di Islamic Center (KM.5) Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., ini dirancang sebagai ruang kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kesehatan hingga dukungan terhadap pelaku usaha lokal.

Turut hadir anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dhelya Machiavelli, jajaran Pejabat Tinggi Pratama, Instansi Vertikal, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan,, serta masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Daam sambutannya, Bupati Ayu menyampaikan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan ini kami hadirkan agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Selain menjaga kebugaran, masyarakat juga bisa mengakses layanan kesehatan dan mendukung produk lokal”, ujarnya.

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mengikuti jalan sehat yang diikuti berbagai kalangan. Suasana berlangsung santai dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat perayaan yang inklusif dan merakyat.

“Ingat, ini jalan sehat, bukan lomba lari”, ucap Bupati dengan ringan, yang disambut senyum dan tawa peserta.

Usai kegiatan jalan sehat, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengundian doorprize dan pembagian berbagai hadiah menarik kepada peserta, berdasarkan nomor undian yang telah dibagikan sebelumnya. Selain itu, panitia juga membagikan kupon makanan gratis yang dapat dinikmati oleh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat.

Selain aktivitas fisik, layanan donor darah dan cek kesehatan gratis menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pemerintah Daerah menghadirkan layanan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.

Di sisi lain, bazar UMKM memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produknya langsung kepada masyarakat. Kehadiran bazar ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor usaha kecil.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan perayaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan nilai tabah bagi masyarakat.

Diharapkan, semangat kebersamaan, kepedulian terhadap kesehatan, serta dukungan terhadap ekonomi lokal yang tercipta dari kegiatan ini dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Way Kanan – Bupati Way Kanan yang juga Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., secara resmi melepas Anak-anak PAUD sebagai peserta Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Kartini dan HUT ke-27 Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 di Halaman Kantor Kecamatan Blambangan Umpu, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum edukasi dalam menanamkan nilai kesetaraan, karakter, serta kecintaan terhadap budaya banngsa sejak usia dini.

Turut mendampingi Bupati, jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas P3APPKB, Dinas Koperasi dan UKM, Ketua Dharma Wanita Dhelya Machiavelli, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten, serta Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan Blambangan Umpu.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan rasa bangga atas antusiasme anak-anak yang tampil dengan penuh percaya diri dalam balutan busana adat dan profesi.

“Melihat wajah-wajah ceria anak-anak Kita hari ini, hari Saya merasa sangat bangga. Kehadiran mereka bukan sekadar parade, tetapi simbol bahwa cita-cita mereka setinggi langit dan seluas cakrawala” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai momentum untuk menanamkan nilai kesetaraan sejak dini, baik bagi anak laki-laki maupun perempuan.

“Kita ingin anak-anak belajar bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk bersekolah, bermimpi, dan berkarya bagi bangsa dan negara. Semangat Kartini adalah tentang keberanian, kepercayaan diri, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman”, tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Ayu mengajak seluruh orang tua dan pendidik untuk memberikan ruang yang luas bagi tumbuh kembang anak tanpa diskriminasi, sehingga setiap potensi dapat berkembang secara optimal.

“Tugas Kita adalah memastikan semangat Kartini tetap dalam diri anak-anak Kita, dengan memberikan kesempaan yang setara serta ruang bagi kreativitas dan bakat mereka”, lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Semangat Kartini hari ini bukan hanya membuka akses, tetapi memastikan perempuan memiliki pilihan, suara, dan kendali atas hidupnya. Ketika perempuan berdaya, maka keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan bangga menjadi lebih adil”, ujarnya.

Kehadiran ratusan anak PAUD yang mengenakan pakaian adat nusantara menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut. Dengan penuh semangat, mereka menampilkan keberagaman budaya Indonesia sebagai bentuk pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Menurut Bupati karnaval budaya ini merupakan sarana efektif dalam menanamkan nilai nasionalisme serta memperkuat karakter anak sejak usia dini.

“Kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, mencintai budaya, dan memahami nilai kebersamaan”, tambahnya.

Diakhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Kartini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan perempuan yang sehat, berdaya, dan bermartabat.

“’Habis gelap, terbitlah terang’. Terang itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi haru Kita hadirkan melalui keberpihakan, keberanian, dan kerja nyata yang Kita lakukan bersama”, pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan prosesi pelepasan peserta secara resmi oleh Bupati dengan ucapan basmalah, sebagai tanpa dimulainya parade kreativitas anak-anak PAUD dalam memeriahkan peringatan Hari Kartini dan HUT ke-27 Kabupaten Way Kanan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Way Kanan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter percaya diri, serta memiliki semangat kesetaraan dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Waykanan, (HD) – Dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat di Kabupaten Waykanan. Kali ini di SMPN 2 Negri Besar Kecamatan Negeri Besar.Kabupaten Waykanan, yang Diduga pengelolaan dan pemanfaatan Dana BOS tidak jelas peruntukannya.(20/04/2026)

Lemahnya kontrol pengawasan dari pihak-pihak terkait khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten justru makin memperkuat dugaan adanya praktik pembiaran yang berpotensi membuka celah terjadinya penyimpangan anggaran yang semestinya digunakan untuk menunjang kualitas pendidikan.

Saat tim awak media ini melakukan investigasi langsung ke SMPN 2 Negri Besar. Adanya Dugaan Oknum kepala sekolah melakukan manipulasi penggunaan dana BOS pada tahun 2025.

 

Adapun Item kegiatan yang terindikasi adanya dugaan mark up dana sebagai berikut:
Anggaran Dana BOS
2025 tahap 1
Rp 105.560.000
Jumlah Siswa Penerima
182
22 Januari 2025
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0
pengembangan perpustakaan
Rp 11.284.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 2.627.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 11.550.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 15.526.700
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 6.940.000
langganan daya dan jasa
Rp 3.996.000
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 5.000.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 3.500.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
pembayaran honor
Rp 45.000.000
Total Dana
Rp 105.423.700

Anggaran Dana BOS
2025 tahap II
Rp 105.560.000
Jumlah Siswa Penerima
182
Tanggal Pencairan
27 Agustus 2025
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 3.768.000
pengembangan perpustakaan
Rp 14.581.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 11.705.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 15.003.300
administrasi kegiatan sekolah
Rp 9.882.000
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 2.625.000
langganan daya dan jasa
Rp 4.186.000
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 14.834.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 8.000.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
pembayaran honor
Rp 21.112.000
Total Dana
Rp 105.423.700

Sementara hasil investigasi tim awak media ini menunjukkan sesuai dengan fakta yang ada bahwa,
sejumlah bangunan atau gedung yang kondisinya kurang terawat diantara nya, kondisi pelapon rusak,cat dinding banyak terkelupas,beberapa pintu berlubang atau tampak rapuh dan kondisi keramik kantor banyak yang terlepas Diduga Tanpa adanya perawatan di SMPN2 Negri Besar.

Dalam hal ini publik tentu bertanya-tanya apakah anggaran pembelanjaan yang menggunakan dana BOS tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku tanpa ada penyimpangan dan laporan ?

Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOS) harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Sesuai peruntukannya, Dana BOS dapat dipergunakan untuk berbagai hal seperti membiayai berbagai kebutuhan sekolah seperti pembelian buku-buku pelajaran, pembayaran gaji guru, biaya operasional serta biaya kegiatan ekstrakurikuler.

Meski begitu, penggunaan dana BOS harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan dan penggunaan dana BOS harus diinformasikan secara transparan dan akuntabel.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waykanan.Diminta segera mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Sekolah SMPN2 Negri Besar yakni Linda Eka Waryana. yang diduga melakukan Mark up serta Penyelewengan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Selain itu, kondisi ini dinilai berpotensi melanggar aturan yang telah ditetapkan pemerintah terkait pengelolaan dana BOS, yang menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi semua unsur sekolah.

Masyarakat berharap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waykanan segera melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dana BOS di SMPN2 Negri Besar Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka perlu diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Sampai berita ini terbit belum ada tanggapan dari Kepala sekolah SMPN 2 Negeri Besar waykanan

(Tim)

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Acara Pisah Sambut dan Silaturahmi Komandan Lanudad Gatot Soebroto Way Tuba di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan, Senin (20/04/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan di Kabupaten Way Kanan.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., hadir bersama Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Way Kanan, Instansi Vetikal, Kepala Bagian Setdakab, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dhelya Machiavelli, serta Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya Bupati Ayu menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian Komandan Lanudad Gatot Soebroto, Letkol Cpn I Putu Arry PB Pratuana, S.Hub.Int, yang telah bertugas di Kabupaten Way Kanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas sinergi, kerjasama, serta kontribusi yang telah diberikan dalam menjaga stabilias keamanan dan mendukung pembangunan daerah”, ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menyampaikan harapan kepada Komandan yang baru, Letkol Cpn Ferdinandus Guntur Perkasa Watunglawar, agar dapat melanjutkan dan meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Lanudad Gatot Soebroro dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

“Kami berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus diperkuat, sehingga ke depan kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah semakin solid dalam memberikan rasa aman dan mendukung kemajuan daerah”, tambahnya.

Acara pisah sambut ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sebagai wujud penghormatan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antar unsur Forkopimda.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan koordinasi dan komunikasi antara Lanudad Gatot Soebroto dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dapat terus terjaga, guna mendukung terciptanya kondisi daerah yang aman, kondusif, dan mendukung percepatan pembangunan.

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri kegiatan Istighotsah dan Pengajian Akbar gabungan tiga kecamatan, yakni Kecamatan Banjit, Kecamatan Kasui, dan Kecamatan Gunung Labuhan yang diselenggarakan oleh Persatuan Majelis Taklim (Permata) Bunda di Lapangan Kampung Kayu Batu, Kecamatan Gunung Labuhan, Minggu (19/04/2026).

Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, serta ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Way Kanan yang mandiri dan sejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Bagian Kesejahteraan Rakyat, unsur Dharma Wanita Persatuan, Camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan Gunung Labuhan, serta aparatur kampung dan masyarakat dari tiga kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menekankan bahwa Istighotsah dan Pengajian Akbar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna yang mendalam bagi kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya rutinitas, tetapi merupakan momentum sakral untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat kebersamaan, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan tiga makna penting dari kegiatan tersebut. Pertama, sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi harus menjadi kompas dalam setiap langkah kehidupan kita, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat,” tegasnya.

Kedua, sebagai momentum memperkuat ukhuwah islamiyah, di mana seluruh lapisan masyarakat dapat berkumpul tanpa sekat, dalam suasana kebersamaan yang penuh kekhidmatan.

“Di majelis ini tidak ada perbedaan. Kita semua duduk bersama dalam satu tujuan, memperkuat persaudaraan dan kebersamaan sebagai umat,” ungkapnya.

Ketiga, sebagai momentum untuk menebarkan kebaikan di tengah masyarakat, dengan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh dari majelis ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap setelah kegiatan ini, semangat mengaji dan nilai-nilai kebaikan dapat terus dibawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Jika setiap rumah dipenuhi dengan lantunan Al-Qur’an, maka keberkahan akan hadir di daerah kita,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari proses transformasi diri menuju pribadi yang lebih baik dan berakhlak Qur’ani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan dapat semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Way Kanan yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Way Kanan – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., melakukan Peninjauan Pelayanan di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan yang berlokasi di Kecamatan Baradatu, Kamis (16/04/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan publik berjalan optimal, efektif, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi.

Dalam kunjungannya, Bupati meninjau sejumlah gerai layanan yang tersedia di MPP, sekaligus berinteraksi langsung dengan petugas pelayanan dan masyarakat pengguna layanan. Hal ini dilakukan guna melihat secaa langsung proses pelayanan serta menyerap masukan dari masyarakat.

Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Mall Pelayanan Publik merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam menghadirkan pelayanan yang terintegrasi, cepat, dan transparansi.

“Mall Pelayanan Publik harus menjadi wajah pelayanan pemerintah yang profesional, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kita ingin memastikan setiap layanan berjalan dengan baik dan memberikan kepuasan kepada masyarakat”, ujar Bupati Ayu.

Lebih lanjut, Bupati juga mendorong seluruh petugas pelayanan untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, serta memberikan pelayanan publik yang humanis dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga proses administrasi dapat dilakukan secara lebih cepat, mudah, dan efisien.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen untuk terus melakuka evaluasi dan perbaikan terhadap sistem pelayanan publik, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan Istighitsah dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Way Kanan Tahun 2026. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Selasa (14/04/2026).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., dan dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab, serta para camat dari Kecamatan Blambangan Umpu, Umpu Semenguk, Baradatu, Negeri Agung, Kasui, Banjit, dan Gunung Labuhan.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa kegiatan Istighitsah dan Pengajian Akbar yang akan dilaksanakan pada 28 April 2026 di Lapangan Buway Pemuka, mulai pukul 08.30 WIB, merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian HUT Kabupaten Way Kanan yang diharapkan dapat diikuti oleh seluruh elemen masyarakat.

Sekda juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan menghadirkan tausiah dari Ustadzah Nadhiroh yang berasal dari Pondok Pesantren di Lampung Timur, sebagai penceramah utama untuk memberikan siraman rohani kepada masyarakat yang hadir.

Untuk itu, Sekda menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terkoordinasi dengan baik agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, tertib, dan aman. Ia mengingatkan seluruh pihak terkait untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan, termasuk pengaturan arus kedatangan peserta agar tidak terjadi penumpukan di pintu masuk lokasi kegiatan.

“Penentuan titik kumpul bagi peserta yang dikoordinir oleh masing-masing perwakilan sangat penting, sehingga distribusi massa dapat diatur dengan baik dan tidak menimbulkan kepadatan di satu titik,” tegasnya.

Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa kegiatan tersebut akan menghadirkan daya tarik tambahan berupa pengundian hadiah umroh yang akan dilakukan langsung oleh Bupati Way Kanan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan.

Sekda juga menegaskan bahwa kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi prioritas utama dalam mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, keterlibatan unsur pendidikan, khususnya UPT pendidikan mulai dari tenaga pendidik hingga tenaga teknis di wilayah Kecamatan Blambangan Umpu, turut diharapkan untuk berpartisipasi aktif.

Dengan mempertimbangkan kapasitas lokasi, jumlah peserta yang akan hadir ditargetkan maksimal sebanyak 5.000 orang, sehingga diperlukan pengaturan teknis yang baik guna memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh peserta.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap seluruh pihak dapat bersinergi dan berkomitmen untuk menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-27, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas di tengah masyarakat.

Bandar Lampung – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Hendri Syahri, S.T., M.T., mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Provinsi Lampung Tahun 2026 Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2027 di Balai Keratun Lt. 3 Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Senin (13/04/2026).

Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta dihadiri oleh Anggota DPR RI, Anggota DPD RI, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan, Kurniawan Ariadi, S.IP., M.Kom., Menteri Dalam Negeri I yang diwakili oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, I. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE., Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala OPD dan Pimpinan Instansi Vertikal Provinsi Lampung, Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Provinsi Lampung, Pimpinan Perbankan dan BUMN, BUMD di Daerah Lampung, para Tokoh dan Kalangan Dunia Usaha.

Dalam sambutannya, Gubenur menegaskan bahwa arah pembangunan Lampung disusun secara partisipatif dengan mengedepankan aspirasi masyarakat. Pemerintah Provinsi, menurutnya, tidak hanya mengandalkan data dan laporan, tetapi juga turun langsung ke lapangan guna memastikan setiap kebijakan yang dirumuskan bena-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Berdasarkan capaian pembangunan tahun 2025, Provinsi Lampung menunjukkan kinerja yang positif dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,28 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir serta nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp523,8 triliun. Struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan yang menjadi penopang uama pertumbuhan.

Namun demikian, Gubernur mengingatkan bahwa tantangan ke depan menuntut upaya lebih besar dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan target nasional menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029. Untuk itu, diperlukan transformasi sektor unggulan, khususnya pertanian, agar tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengimplementasikan Program “Desaku Maju” yang berorientasi pada penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Program ini mencakup penyediaan pupuk hayati cair, bantuan alat pengolahan hasil pertanian, pelatihan vokasi, serta penguatan kelembagaan ekonomi desa seperti koperasi dan BUMDes.

Implementasi program tersebut telah menunjukkan hasil nyata, salah satunya di Desa Wonomarto, Kabupaten Lampung Utara, yang berhasil meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menciptakan nilai tambah melalui pengolahan hasil panen. Dampak positifnya tidak hanya dirasakan dalam peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga dalam penyerapan tenaga kerja di tingkat desa.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan digitalisasi sebagai bagian dari reformasi pelayanan publik. Melalui platform digital Lampung-In, pemerintah terus mendorong layanan yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk dalam hal pembayaran dan pelaporan..

Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Pemerintah Pusat, antara lain pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, pengembangan pelabuhan dan jalur kereta api, pembangunan kawasan industri, serta penguatan sistem irigasi untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Menutup arahannya, Gubernur Lampung mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan pembangunan.

“Pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja bersama, komitmen, dan keselarasan langkah agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”, ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.