Dandim 0412/LU Cek Akselerasi Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

oleh -111 Dilihat

LAMPUNG UTARA, (HD) – Deru riak Sungai Way Arum yang biasanya tenang, kini bersahut-sahutan dengan semangat gotong royong yang membara. Di balik perbukitan yang membatasi Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja, sebuah mimpi besar sedang didirikan di atas tanah Tanjung Raja.

Pada Kamis pagi (09/04/2026), Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, Kehadirannya di tengah medan yang menantang menjadi suntikan moral luar biasa bagi puluhan personel Koramil 412-10/Tanjung Raja dan warga yang tengah berjibaku dengan tanah dan batu.

Aksi ini merupakan langkah nyata TNI dalam mempercepat ketersediaan infrastruktur vital bagi masyarakat pelosok. Fokus pengerjaan hari ini terbagi dalam dua titik penentu, pertama Pembersihan akses utama jalan, Merapikan jalur agar kendaraan konstruksi dan logistik dapat keluar masuk tanpa hambatan medan.

Kedua, Penyiapan Pondasi, Penggalian dan pengukuran lubang pondasi dilakukan dengan presisi tinggi guna memastikan kekuatan struktur jembatan di masa depan.

“Kami bergerak cepat, jalan akses harus dipastikan siap. Bangunan pondasi adalah kunci utama, dan hari ini kami kerjakan bersama masyarakat dengan penuh semangat,” ujar Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso memastikan kesiapan.

Bagi warga Tanjung Raja, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar struktur baja dan kabel, melainkan “nadi kehidupan” Selama ini, mobilitas hasil bumi sering terkendala akses yang sulit. Dengan adanya jembatan ini, harapan akan peningkatan kesejahteraan ekonomi kini berada di depan mata.

“Kami berharap pengerjaan ini berjalan lancar. Jembatan ini adalah dambaan bersama. Jika sudah selesai nantinya, mobilitas masyarakat dalam mengeluarkan hasil bumi akan jauh lebih mudah dan cepat,”

Pemandangan di lokasi menjadi potret indah kemanunggalan TNI dan Rakyat. Tanpa sekat dan tanpa canggung, para Babinsa berdiri sejajar dengan warga, bahu- membahu mencangkul, mengangkut batu, dan berbagi peluh di bawah terik matahari.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti otentik bahwa di tangan TNI dan rakyat yang bersatu, pembangunan infrastruktur di wilayah tersulit sekalipun bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan kenyataan yang segera terwujud demi kemaslahatan masyarakat luas di Kabupaten Lampung Utara.

(Rizky A Sony)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *