Tulang Bawang Barat, (HD) – Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Ir. Novriwan Jaya, S.P., memimpin upacara peringatan HUT ke-16 Tubaba yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pemda setempat pada Rabu (09/04/2025).

Upacara Peringatan HUT Tubaba yang mengusung tema “Melanjutkan Langkah Menuju Tubaba” tersebut dihadiri, Forkopimda,Wakil Bupati Tubaba, PJ Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Tubaba, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Camat se-Tubaba, Ketua Organisasi, Para Tokoh adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para penggagas, pendiri, dan panitia pembentukan Kabupaten Tubaba yang telah mewujudkan terbentuknya sebuah daerah otonom yang diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI pada tanggal 3 April 2009 yang lalu.

Selaku kepala daerah, Novriwan mengucapkan selamat HUT ke-16 Tubaba. Ia juga mengajak agar momentum Peringatan HUT ini sebagai wahana untuk makin mempererat rasa kebersamaan, sekaligus menjadi pendorong untuk senantiasa meningkatkan kiprah, peran aktif, partisipasi, dan sumbangsih dalam proses percepatan pembangunan yang dilaksanakan di daerah.

Dikesempatan itu, Bupati Novriwan mengingatkan kembali visinya yakni SEJAHTERA, MERATA, KREATIF, INOVATIF & MAJU. Sedangkan 5 (lima) misi yang ditetapkan yaitu;

1. Meningkatkan Kualitas SDM yang Kreatif dan Inovatif (Transformasi Sosial).

2. Meningkatkan Produktivitas dan Daya Saing sektor – sektor Ekonomi Produktif (Transformasi Ekonomi).

3. Menyelenggarakan Tata Kelola Pemerintahan yang Terintegrasi, Taat Azaz, dan Kolaboratif (Transformasi Tatakelola).

4. Membangun Kehidupan Masyarakat yang Aman, Harmonis, Berkeadilan, dan Berbudaya.

5. Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur serta pengembangan wilayah yang merata dan berkelanjutan.

“Saya mengajak, marilah kita senantiasa memupuk rasa kebersamaan, dalam rangka melanjutkan program percepatan pembangunan yang sedang dilaksanakan di daerah yang sama-sama kita cintai ini,” ajak bupati.

Dalam suasana peringatan HUT ke-16 ini, Bupati Novriwan juga turut mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para tokoh perintis pembentukan Kabupaten Tubaba.

“Berkat pemikiran, gagasan, dan kerja keras yang mereka (tokoh perintis pembentukan daerah) sumbangkan maka kita memiliki kesempatan yang luas untuk menentukan arah kemajuan daerah sendiri,” ujarnya.

Ia selaku pribadi maupun juga atas nama Pemkab Tubaba tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap warga masyarakat yang telah menunjukkan peran aktif dan pengabdian yang tinggi dalam turut membangun bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Kepada para aparatur pemerintahan dari tingkat tiyuh(desa) sampai kabupaten, “Saya menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat selama ini, disertai harapan hendaknyalah kinerja dalam melayani masyarakat kiranya dapat lebih ditingkatkan lagi.”

Kepada para anggota TNI-Polri, “Saya pun menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan tugas dalam menciptakan keamanan dan ketertiban, disertai harapan hendaknya karya bhakti yang diberikan kepada Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat dicurahkan dengan lebih banyak lagi untuk kemajuan wilayah yang kita cintai ini.”

Kepada para tenaga kesehatan, “Saya menyampaikan penghargaan atas keikhlasan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, disertai harapan kiranya sumbangsih yang diberikan dapat senantiasa diperbesar lagi,” lanjutnya.

Kemudian, kepada para guru, bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas jasa-jasanya dalam mendidik para pelajar, “Hendaknyalah lebih banyak lagi pengabdian yang didedikasikan kepada para generasi muda penerus bangsa,” ucapnya.

Dan kepada para pemuda, pelaku politik, pengusaha, petani, pedagang, pemuka agama, olahragawan, ibu-ibu PKK, pelajar, mahasiswa, kalangan profesional, dan seluruh masyarakat yang telah mencurahkan tenaga dan fikiran untuk memajukan daerah sesuai profesi, tugas dan kedudukan masing-masing, “Saya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi, disertai harapan kiranya kerja nyata yang diberikan dapat senantiasa diperbaharui dari waktu ke waktu,” tambahnya.

Terakhir, dalam sambutannya, Bupati Novriwan juga mengungkapkan bahwa Tubaba harus tetap di bangun dengan nuansa kebersamaan, seluruh warga masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, dan hasil-hasil kemajuan yang tercipta pun nantinya akan kita nikmati manfaatnya secara bersama-sama.

Mari terus sumbangkan kemampuan yang dimiliki, yang tentunya disesuaikan dengan fungsi dan kedudukan kita masing-masing.

“Dirgahayu Tubaba, semoga kesabaran, keikhlasan dan ikhtiar yang kita lakukan dalam rangka membangun Kabupaten Tulang Bawang Barat akan senantiasa di ridhoi oleh Allah SWT,” pungkasnya.

(Rizky A sony)

Lampung Utara, (HD) – Lapas Kelas IIA Kotabumi Hadir Secara Virtual Apel Pegawai dan Halal Bi Halal 1446 H / 2025 M Keluarga Besar Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian HAM dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rabu (09/03/2025).

Apel dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Kegiatan diikuti oleh Sudirman Jaya, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi beserta seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kotabumi.

Dalam apel terucap pesan yang disampaikan Yusril Ihza Mahendra bahwa seluruh jajaran harus tingkatkan kerjasama dalam segala bidang. “Mari kita jadikan semangat kerjasama bukan hanya untuk mencapai capaian kinerja namun dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan integritas.

Mari Bersama-sama kita ciptakan Transparansi, responsif untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pungkasnya

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, (HD) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kotabumi menerima kunjungan langsung dari Personel TNI Subdenpom II/3-1 Lampung Utara pada Selasa (08/04/2025).

Kunjungan tersebut dalam rangka untuk melaksanakan patroli sambang guna deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kalapas Kelas IIA Kotabumi Sudirman Jaya mengatakan, patroli sambang ini sebagai wujud sinergitas dan kerjasama yang terjalin antara pihak Lapas dengan TNI dalam bentuk keamanan sesuai arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, salah satu kunci pemasyarakatan maju yaitu menjalin sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah masing-masing.

“Kegiatan patroli sambang ini rutin dilaksanakan, kami sangat mengapresiasi pihak personel TNI Subdenpom II/3-1 Lampung Utara dan berterima kasih atas sinergitas yang terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kasi Kamtib Lapas Kelas IIA Kotabumi Hendri Zuhir menyambut langsung sambang yang dilakukan TNI Subdenpom II/3-1 Lampung Utara.

“Dalam patroli sambang yang dilakukan kali ini, Personel TNI melakukan pemantauan terhadap situasi dan kondisi di Lapas Kelas IIA Kotabumi,”tambahnya.

Kegiatan diakhiri dengan bincang singkat Personil TNI dengan jajaran regu pengamanan Lapas Kelas IIA Kotabumi.

(Rizky A sony)

Banjarnegara (HD) – Masyarakat resah adanya dugaan penjualan obat-obatan terlarang di sekitar Ruko Mandiraja (depan Pondok Gurih Resto), Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara.

Warung yang dikenal sebagai “Warung Aceh” ini, ramai dikunjungi oleh berbagai kelompok usia, terutama remaja, yang mencari obat-obatan terlarang dari siang hingga malam hari.

Keberadaan Warung Aceh telah membuat ketidaknyamanan di sekitar area tersebut, karena dikhawatirkan dapat memicu tindakan negatif dan kenakalan remaja, seperti terlibat dalam tawuran dan kejahatan yang merusak moral generasi muda di wilayah Banjarnegara.

Meskipun keberadaan Warung Aceh diduga baru beroperasi selama sekitar satu bulan, namun masyarakat setempat mulai merasa khawatir dengan dampak negatifnya terhadap anak-anak remaja di Banjarnegara.

Menurut keterangan sejumlah warga sekitar, wanita berlogat Melayu dengan wajah menyerupai Arab, yang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) B. 44. C** tersebut, dimungkinkan bos besar dari peredaran Pil Aceh (obat-obatan terlarang).

Dalam merespons situasi ini, beberapa warga setempat menyampaikan keinginan agar penjualan obat terlarang itu segera ditindaklanjuti dan ditutup.

“Jika tidak ada tindakan konkret, ini sangat berbahaya, karena bisa berpotensi merusak moral generasi muda di Kabupaten Banjarnegara,” ungkapnya dengan nada tegas kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).

Karena itu, kami berharap petugas gabungan dari Polri, TNI, dan dinas terkait dapat bertindak tegas dan memberantas barang haram tersebut agar ke depannya tidak menimbulkan dampak negatif lebih lanjut,” imbuhnya.

Menurutnya, demi menyelamatkan anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, penting bagi pihak berwenang untuk bergerak cepat dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait penjualan obat terlarang yang diperjualkan secara bebas.

Tindakan tegas dan penegakan hukum yang adil diperlukan untuk menjaga kondusivitas dan moralitas masyarakat Banjarnegara, serta memberikan contoh yang baik bagi generasi muda dalam mematuhi aturan hukum yang berlaku.

Banjarnegara (HD) – Warga resahkan adanya dugaan penjualan obat-obatan terlarang yang dijual bebas, lokasi tersebut terletak di Jalan Baru Pucang Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.

Warung yang dikenal sebagai “Warung Aceh” ini, ramai dikunjungi oleh berbagai kelompok usia, terutama remaja, yang mencari obat-obatan terlarang dari siang hingga malam hari.

Keberadaan Warung Aceh telah membuat ketidaknyamanan di sekitar area tersebut, karena dikhawatirkan dapat memicu tindakan negatif dan kenakalan remaja, seperti terlibat dalam tawuran dan kejahatan yang merusak moral generasi muda di wilayah Banjarnegara.

Meskipun keberadaan Warung Aceh diduga baru beroperasi selama sekitar satu bulan, namun masyarakat setempat mulai merasa khawatir dengan dampak negatifnya terhadap anak-anak remaja di Banjarnegara.

Menurut keterangan sejumlah warga sekitar, wanita berlogat Melayu dengan wajah menyerupai Arab, yang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) B. 44. C** tersebut, dimungkinkan bos besar dari peredaran Pil Aceh (obat-obatan terlarang).

Dalam merespons situasi ini, beberapa warga setempat menyampaikan keinginan agar penjualan obat terlarang itu segera ditindaklanjuti dan ditutup.

“Jika tidak ada tindakan konkret, ini sangat berbahaya, karena bisa berpotensi merusak moral generasi muda di Kabupaten Banjarnegara,” ungkapnya dengan nada tegas kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).

Karena itu, kami berharap petugas gabungan dari Polri, TNI, dan dinas terkait dapat bertindak tegas dan memberantas barang haram tersebut agar ke depannya tidak menimbulkan dampak negatif lebih lanjut,” imbuhnya.

Menurutnya, demi menyelamatkan anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, penting bagi pihak berwenang untuk bergerak cepat dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait penjualan obat terlarang yang diperjualkan secara bebas.

Tindakan tegas dan penegakan hukum yang adil diperlukan untuk menjaga kondusivitas dan moralitas masyarakat Banjarnegara, serta memberikan contoh yang baik bagi generasi muda dalam mematuhi aturan hukum yang berlaku.

(Yud) 

Banjarnegara (HD) – Warga resahkan adanya dugaan penjualan obat-obatan terlarang di Pasar Ikan Kecamatan Purwanegara, mereka mengelabui masyarakat dengan cara berkedok menjual aksesoris dan pulsa Handphone.

Warung yang dikenal sebagai “Warung Aceh” ini, ramai dikunjungi oleh berbagai kelompok usia, terutama remaja, yang mencari obat-obatan terlarang dari siang hingga malam hari.

Keberadaan Warung Aceh telah membuat ketidaknyamanan di sekitar area tersebut, karena dikhawatirkan dapat memicu tindakan negatif dan kenakalan remaja, seperti terlibat dalam tawuran dan kejahatan yang merusak moral generasi muda di wilayah Banjarnegara.

Meskipun keberadaan Warung Aceh diduga baru beroperasi selama sekitar satu bulan, namun masyarakat setempat mulai merasa khawatir dengan dampak negatifnya terhadap anak-anak remaja di Banjarnegara.

Menurut keterangan sejumlah warga sekitar, wanita berlogat Melayu dengan wajah menyerupai Arab, yang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) B. 44. C** tersebut, dimungkinkan bos besar dari peredaran Pil Aceh (obat-obatan terlarang).

Dalam merespons situasi ini, beberapa warga setempat menyampaikan keinginan agar penjualan obat terlarang itu segera ditindaklanjuti dan ditutup.

“Jika tidak ada tindakan konkret, ini sangat berbahaya, karena bisa berpotensi merusak moral generasi muda di Kabupaten Banjarnegara,” ungkapnya dengan nada tegas kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).

Karena itu, kami berharap petugas gabungan dari Polri, TNI, dan dinas terkait dapat bertindak tegas dan memberantas barang haram tersebut agar ke depannya tidak menimbulkan dampak negatif lebih lanjut,” imbuhnya.

Menurutnya, demi menyelamatkan anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, penting bagi pihak berwenang untuk bergerak cepat dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait penjualan obat terlarang yang diperjualkan secara bebas.

Tindakan tegas dan penegakan hukum yang adil diperlukan untuk menjaga kondusivitas dan moralitas masyarakat Banjarnegara, serta memberikan contoh yang baik bagi generasi muda dalam mematuhi aturan hukum yang berlaku.

(Yud)

Banjarnegara (HD) – Masyarakat keluhkan keberadaan penjualan obat terlarang seperti Pil Koplo, penjualnya sendiri merupakan asli dari warga Provinsi Aceh.

Warung yang dikenal dengan sebutan “Warung Aceh” tersebut, terletak di luar bagian selatan Terminal Induk Banjarnegara Kota, dengan ciri-ciri warung berwarna biru.

Dari informasi yang beredar, Warung Aceh tersebut selalu ramai dikunjungi oleh berbagai kelompok usia, terutama remaja, yang datang untuk membeli obat-obatan terlarang pada siang hingga malam hari.

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, namun juga bisa memicu tindakan negatif dan kenakalan remaja, seperti terlibat dalam tawuran dan kejahatan yang berpotensi merusak moral generasi muda di wilayah Banjarnegara.

Seperti diketahui, bahwa penjualan obat-obatan terlarang jelas melanggar Undang-Undang (UUD) Kesehatan, serta dapat dikenai sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku.

Menurut keterangan dari sejumlah warga sekitar, yang tidak berkenan disebutkan namanya mengatakan, Warung Aceh tersebut diduga sudah beroperasi sekitar satu bulan lamanya.

Bahkan, menurut keterangan warga sekitar wanita berbahasa Melayu, dengan wajah menyerupai Arab yang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) B. 44. C** tersebut, dimungkinkan merupakan bos besar dari peredaran Pil Aceh.

“Kami khawatir, jika hal ini dibiarkan begitu saja bisa merusak moral anak bangsa, khususnya anak-anak remaja di Kabupaten Banjarnegara,” ungkap tegas kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).

Jadi kami berharap agar penjualan barang-barang haram tersebut dapat segera ditutup, atau masyarakat akan melakukan tindakan yang lebih tegas,” imbuhnya.

Warga juga berharap, petugas gabungan Kabupaten Banjarnegara dari Polri, TNI dan dinas terkait dapat menindak tegas dan memberantas Warung Aceh yang menjual obat-obatan terlarang demi menyelamatkan anak-anak muda generasi penerus bangsa Indonesia, jangan sampai masyarakat menilai ada indikasi pembiaran.

Yud

Lampung Tengah, (HD) — Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., menghadiri kegiatan Panen Raya Padi secara serentak bersama Gubernur Lampung, di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, pada Senin (7/4/2025).

Panen Raya ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan serentak di 14 provinsi sentra utama pertanian di Indonesia. Pusat kegiatan nasional berlangsung di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Sementara itu, para kepala daerah dari berbagai wilayah mengikuti kegiatan ini secara daring dari lokasi masing-masing.

Acara ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mengapresiasi kerja keras para petani dalam mendukung kedaulatan pangan Indonesia. Kegiatan panen raya juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong produktivitas sektor pertanian.

Wakil Bupati Romli menyampaikan bahwa Lampung Utara sebagai salah satu daerah agraris, terus mendukung penuh program-program strategis nasional di bidang pertanian. Ia juga menekankan pentingnya inovasi, pemanfaatan teknologi pertanian modern, serta dukungan langsung kepada para petani agar hasil produksi semakin meningkat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Kami di daerah akan terus berkomitmen untuk memperkuat peran petani melalui program-program pemberdayaan dan peningkatan hasil pertanian,” ujar Romli di sela kegiatan.

Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten lainnya di acara tersebut menunjukkan sinergi yang solid antara berbagai pihak dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani di daerah.

(Rizky A sony)

HULU SUNGAI TENGAH (HD) –Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf fery Perbawa.S.Hub.Int.,M.Han Bersama Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal (Bang Rizal), dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten HST mendampingi langsung Presiden Republik Indonesia dalam acara Panen Raya Padi yang dilaksanakan di Desa Cukan Lipai, Kecamatan Batang Alai Selatan, pada Senin (7/4/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para petani, tidak hanya di Kabupaten HST tetapi juga di seluruh Indonesia. Beliau menekankan bahwa Panen Raya yang dilaksanakan serentak di 14 provinsi ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan dan mencerminkan kemajuan sektor pertanian di Indonesia.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani yang telah bekerja keras, sabar, teguh, dan memiliki pendirian yang kuat dalam mengembangkan sektor pertanian di banua yang kita cintai ini,” ujar Bupati Samsul Rizal.

Beliau juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah sangat serius dalam membangun dunia pertanian dan berkomitmen untuk mendukung program pemerintah pusat dalam memperkuat sektor ini.

Hal ini selaras dengan program nasional menuju Indonesia swasembada pangan, yang tertuang dalam Asta Cita Presiden RI.
Bupati Samsul Rizal mengungkapkan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki luas sawah mencapai 25.671 hektar, menjadikannya sebagai salah satu daerah strategis untuk menopang ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Berdasarkan data sementara, produktivitas padi di beberapa kecamatan rata-rata mencapai 5,2 ton per hektar, yang merupakan pencapaian yang menggembirakan.
Untuk mengoptimalkan potensi ini, Bupati menekankan pentingnya penerapan teknologi modern, pengolahan lahan yang efektif, serta peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga tiga kali tanam dalam satu tahun.

Beliau optimis bahwa dengan upaya ini, HST tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal tetapi juga berkontribusi pada surplus beras nasional.

Program ini sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk mewujudkan perubahan perekonomian daerah secara merata melalui pengembangan menyeluruh dari hulu hingga hilirisasi pertanian serta sektor potensial pendukung dengan prinsip kerakyatan yang memperhatikan kesinambungan pembangunan.

“Kunci keberhasilan swasembada pangan tentunya berada di tangan para petani. Saya yakin para petani di sini akan mampu menjawab tantangan-tantangan tersebut dengan keuletan, kesungguhan kerja sama, dan kedisiplinan yang tinggi,” tegas Bupati.

Beliau juga meminta jajaran pertanian untuk memberikan pelayanan dan bimbingan yang terbaik kepada petani, serta terus membangkitkan semangat kerja, mendorong prakarsa dan kreativitas dalam mengembangkan usaha pertanian.

Tujuannya adalah menjadikan HST sebagai daerah yang unggul di bidang pertanian dan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat tani dan masyarakat secara keseluruhan.

Di akhir sambutannya, Bupati Samsul Rizal berharap Panen Raya ini menjadi langkah awal menuju Hulu Sungai Tengah yang lebih maju dan mandiri, serta menjadi momentum bagi kabupaten ini untuk menjadi salah satu daerah penyangga pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara itu Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf fery Perbawa.S.Hub.Int.,M.Han usai mengikuti panen raya Bersama Presiden Republik Indonesia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting dalam upaya memajukan sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kita akan selalu mendukung peningkatan swasembada pangan melalui para Babinsa yang selalu aktif di willayah binaan masing-masing dalam memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk meningkatkan produktifitas pertanian.”tegasnya.(pen1002hst).

Lampung Utara, (HD) – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi memberikan penguatan tugas dan fungsi pegawai pada rapat dinas, Senin (07/04/2025).

Kegiatan dilaksanakan usai Apel Pegawai dan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H di lingkungan Kementerian Imigras dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Mengawali arahannya, Sudirman Jaya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kotabumi. Selanjutnya dirinya mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H mohon maaf lahir dan batin. Ucapan terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras selama empat hari raya Idul Fitri, memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya, Sudirman Jaya memberikan kesempatan kepada seluruh Kepala Seksi untuk menyampaikan pesan dan penguatan kepada seluruh pegawai yang hadir secara bergiliran mulai dari Kasi Adm Kamtib, Kasi Kegiatan Kerja, Kasubbag Tata Usaha dan Kasi Binadik.

Dengan langkah-langkah strategis yang disusun, Lapas Kotabumi berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kualitas layanan bagi warga binaan.

(Rizky A sony)