Pesisir Barat, HD – Zaili, S.Pd. Peratin Pekon Sumber Agung di dampingi Rojannah selaku Ketua TP-PKK Pekon Sumber Agung Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat, Zaili merupakan salah satu Peratin (Kepala Desa) dari 112 Peratin yang dikukuhkan untuk periode 2022 – 2030, pelaksanaan pengukuhan perpanjangan masa jabatan peratin dilaksanakan di Lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Rabu (07/08/2024)

Menurut Zaili ini merupakan buah dari perjuangan peratin seluruh Indonesia, terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 ini patut disyukuri bersama tetapi tidak dengan euforia yang berlebihan. Karena perpanjangan masa jabatan tersebut juga memperpanjang tugas dan tanggung kepada masyarakat.

Bahwa berdasarkan ketentuan Undang-Udang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Udang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dalam Pasal 39 ayat (1) disebutkan bahwa Kepala Desa memegang jabatan selama 8 tahun, dan Pasal 118 huruf b dan huruf c yang menyatakan bahwa Kepala Desa yang masih menjabat pada periode pertama dan periode kedua menyelesaikan sisa masa jabatannya dengan ketentuan Undang-Undang dan dapat mencalonkan diri 1 (satu) periode lagi, serta bagi Kepala Desa yang masih menjabat pada periode ketiga menyelesaikan sisa masa jabatannya sesuai dengan Undang- Undang. Yang artinya bahwa masa jabatan Bapak/Ibu Kepala Desa bertambah 2 tahun, dari 6 tahun menjadi 8 tahun, tambahnya.

Disampaikan juga bahwa tambahan masa jabatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kerjasama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pemudanya, tandasnya

“Jadikan kesempatan ini untuk terus membangun komunikasi yang aktif dan harmonis dengan Pemerintah Kabupaten, sekaligus bersinergi dengan seluruh Lembaga Pekon lainnya seperti LPMP, Karang Taruna, dan komponen masyarakat lainnya. guna terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang baik” harap Zaili.

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Saat menyampaikan sambutannya mengucapkan selamat kepada 112 peratin dan ketua TP-PKK Pekon yang menjalani pengukuhan perpanjangan masa jabatan itu.

Perpanjangan masa jabatan ini sebagai wujud pelaksanaan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, terutama pada ketentuan pasal 39 yang berbunyi, kepala desa memegang jabatan selama delapan tahun terhitung sejak tanggal pelantikan,” kata Agus.

ditempat terpisah saat dikonfirmasi awak media Acep Yepta Rijaya, S.E. selaku sekretaris sumber agung mewakili seluruh jajaran perangkat pekon mengapresiasi pekon sumber agung. dimana, pekon dengan status maju dan terus meningkat dari tahun sebelumnya di bawah kepemimpinan Bapak Zaili. bahkan nilai Indeks Desa Membangun (IDM) meraih skor 0,8098.

“Saya yakin dengan ke profesionalisme kerja akan menghantarkan kepada tatanan pemerintahan pekon yang mandiri, kreatif, inovatif dan demokratis mendukung terwujudnya Kabupaten Pesisir Barat yang lebih baik,” tuturnya.

Acep Yepta Rijaya, S.E. juga mengucapkan selamat kepada Ketua TP-PKK Pekon yang baru saja dikukuhkan, semoga dapat menjalankan tugasnya dengan baik, amanah dan penuh tanggung jawab, mengingat pentingnya peran TP-PKK di Pekon dalam membina dan kesejahteraan wilayahnya.

(Rizky A Sony)

Tulang Bawang Barat, HD – Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Tubaba Dra. Hanita Firsada menyampaikan laporan kegiatan TP PKK Kabupaten Tubaba dalam rangka penanganan Stunting yang dilaksanakan sepuluh program Pokok PKK yang selalu bekerja sama dengan OPD terkait, lembaga masyarakat dan Baznas.

Hal itu disampaikannya dalam rangkaian acara Kunjungan Kerja Pj Gubernur Lampung di Tubaba, yang berlangsubg d Balai Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan TBU. Rabu (07/08/2024).

Dalam laporannya, Pj Ketua PKK Tubaba memaparkan beberapa program kerja Pada Pokja PKK Tubaba, antara lain Pokja I, untuk program penghayatan dan pengamalan Pancasila, PKK Tubaba telah bekerjasama dalam mewujudkan Tiyuh Pancasila dan melakukan penyuluhan Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM), keluarga sehat tanpa narkoba dan juga melakukan upaya pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pencegahan kekerasan pada anak, dan pencegahan perkawinan dini pada anak serta penyuluhan pola asuh anak dan remaja di era digital. Dan membentuk Pos Sehat ditingkat Kecamatan dan Tiyuh.

“Dan untuk Program Gotong Royong, kami melaksanakan kegiatan bantuan sosial, Dapur Nenemo, yang sasarannya lansia, ibu hamil, balita yang bertujuan untuk mendukung program percepatan penurunan Stunting,” jelasnya.

Sedangkan, Program pada Pokja II, melakukan pengembangan, pendidikan dan keterampilan dan pengembangan hidup. Dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan pada anak-anak PAUD di tiyuh.

“Untuk Pokja III kami mewujudkan Program Ketahanan Pangan Keluarga melalui Program Kandang, Kebun, Kolam dan Wisata (K3W) yang bersinergi dalam rangka program percepatan penurunan Stunting. Dan untuk Pokja IV kami melaksanakan Program Kesehatan dengan melaksanakan kegiatan percepatan penurunan Stunting dengan pemberdayaan kelompok masyarakat bekerjasama dengan Pokja I, II dan III ,” tutupnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin S.H., M.H., M.Pd, menjelaskan bahwa angka Stunting di Provinsi Lampung turun menjadi 14,9%, sebelumnya di angka 26,20% . Ini menjadikan Lampung sebagai Provinsi dengan kasus Stunting terendah di Indonesia.

“Untuk menanggulangi masalah Stunting di Provinsi Lampung, merupakan tantangan besar dalam pembangunan kesehatan dan kualitas generasi penerus bangsa ini khususnya di Provinsi Lampung. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga mempengaruhi perkembangan kognitif dan kualitas hidup mereka di masa depannya,” ujarnya.

Menurutnya, upaya penanganan Stunting harus menjadi prioritas bersama, dengan penanggulangan Stunting, pelayanan Posyandu merupakan bagian yang penting upaya bersama untuk memastikan generasi penerus tumbuh sehat, berkembang sehat, berkembang baik, dan berkualitas.

“Mari kita jadikan Posyandu untuk kegiatan-kegiatan yang lainnya bukan hanya sekedar menimbang bayi, bukan hanya untuk memeriksa kesehatan, tetapi semua sentral kegiatan masyarakat. Mari kita dukung dan tingkatkan kualitas pelayanan Posyandu di daerah kita, khususnya terlebih di Kabupaten Tubaba,” Pungkasnya.

Diketahui dalam kunjungan kerja tersebut, Pj Gubernur Lampung didampingi Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih Samsudin dan beberapa Pejabat Teras Provinsi Lampung dan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, HD- Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Lampung menggerebek gudang penampungan Benih Bening Lobster (BBL) di Kabupaten Pesisir Barat. 7.500 BBL senilai Rp 1,1 miliar diamankan sebagai barang bukti.

Selain barang bukti tersebut, polisi juga mengamankan dua pekerja yakni RH dan RP. Keduanya telah ditetapkan menjadi tersangka.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan dari hasil penyelidikan benih lobster ini akan diselundupkan ke beberapa negara diantaranya Vietnam.

“Benih lobster ini akan diselundupkan ke Vietnam dan beberapa negara lainnya,” katanya, Selasa (6/8/2024).

Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan diketahui juga harga jual BBL per ekornya senilai Rp 150 ribu.

“Untuk harga jualnya satu ekor BBL Rp 150 ribu, jadi untuk 7.500 ekor BBL ini diperkirakan harga jual nya mencapai Rp 1,1 miliar,” ungkapnya.

Sementara untuk harga beli dari nelayan, Umi menerangkan gudang penampungan ini biasanya membeli per ekor BBL senilai Rp 50 ribu.

“Mereka ini mendapatkan BBL dari para nelayan, jadi mereka ini mencari ataupun menunggu para nelayan itu datang. Harganya belinya Rp 50 ribu,” tandasnya.

Sebelumnya, Polda Lampung menggerebek tempat penampungan Benih Lobster di Kabupaten Pesisir Barat. Ribuan benih lobster disita jadi barang bukti.

Penggerebekan ini terjadi pada Minggu (4/8/2024) malam pada pukul 19.00 WIB di Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah.

(Rizky A Sony)

JAKARTA “(HD) – Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo, menerima duplikat bendera merah putih dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini dilakukan sebagai persiapan untuk dikibarkan pada perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79. Acara penyerahan itu berlangsung di Balai Samudera Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (6 Agustus 2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi menyampaikan pentingnya menjaga dan menghormati simbol-simbol negara sebagai bentuk cinta tanah air dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo,menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan untuk mengibarkan duplikat Bendera Pusaka tersebut di Lampung Timur.

“Penyerahan duplikat Bendera Merah Putih ini adalah kehormatan besar bagi kami di Lampung Timur. Ini bukan hanya simbol, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga semangat kemerdekaan dan kebersamaan dalam membangun daerah dan negara,” Ujar Bupati Dawam didampingi Kaban Kesbangpol, Syahrul Syah.

Bupati Dawam, menambahkan bahwa perayaan HUT RI ke-79 nanti akan menjadi momen penting bagi seluruh masyarakat Lampung Timur untuk memperkuat rasa kebangsaan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Dengan diterimanya duplikat Bendera Merah Putih ini, diharapkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air semakin tumbuh di hati masyarakat Lampung Timur,serta menjadikan peringatan HUT RI ke-79lebih meria dan penuh makna,” Kata Dawam.

(SETYA N)

Lampung Utara, HD – Menjelang Operasi Mantap Praja Krakatau 2024, Polres Lampung Utara menggelar Rakor Internal dalam rangka penyusunan rencana kesiapan Operasi, Senin (5/8/24).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si., Pejabat Utama, para Kapolsek dan Kanit Intel Polsek jajaran Polres Lampung Utara.

Kapolres AKBP Teddy mengatakan, menjelang pengamanan Pemilihan Kepala Daerah baik Pilgub maupun Pilbup kita jangan under estimate di setiap tahapan nanti.

“Untuk para Kanit Intel jajaran agar mengupdate situasi di masing-masing wilayah,” kata Kapolres.

Selain itu Kapolres AKBP Teddy meminta kepada para Kapolsek jajaran agar melaksanakan kerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada di Kecamatan.

“Untuk Kapolsek jalin kerjasama yang baik dengan Danramil maupun dengan Camat di wilayah masing-masing,” ungkap AKBP Teddy.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian paparan kesiapan pelaksanaan Operasi Mantap Praja Karakatau 2024 oleh Kabag Ops Polres Lampung Utara Kompol Suhartono, S.H.

(Silvia/Sony)

Lampung Timur, HD – Masyarakat Braja Indah akhir-akhir ini banyak yang mengeluh, lantaran oknum kepala desanya yang terkenal satun dan riligius banyak melakukan tindakan yang tidak menyenangkan warganya. Seperti yang dialami oleh pasangan suami istri Sukardi dan Wiwid, Uang tanda jadi dan cicilan pembelian sebidang tanah sebesar 28 juta tidak jelas kemana, (Kamis 01/08/2024.)

Bermula Sukardi ditawari sebidang tanah oleh Sarip oknum kepala desa, Berlokasi didesa yang dia pimpim. Dari hasil perundingan Sukardi menyerahkan uang sebesar 15 juta rupiah dan 13 juta rupiah kepada Sarip dengan tujuan sebagai uang tanda jadi dan uang cicilan.

Namun, selang setahun kemudian pemilik tanah mendatangi rumah Sukardi dan menanyakan jadi dibeli atau tidak tanah itu. Sontak Sukardi dan Wiwid kaget, karena menurut pemilik tanah, tidak ada uang yang dia terima baik uang tanda jadi maupun uang cicilan.

Dari hasil pertemuan itu, akhirnya Sukardi membayar lunas tanah itu sebesar 100 juta rupiah.Dan Dirinya baru Sadar telah tertipu oleh Sarip kepala desanya.

” Sebelumnya saya ditawari tanah oleh pak Sarip, dan saya mau, dengan cara pembayaran tempo atau dicicil selama satu tahun, lalu saya kasih tanda jadi sebesar 15 juta dan 13 juta yang tertuang di kwitansi. Terus pemilik tanah datang kesini menanyakan uang tersebut, dan ngomong kalau dia tidak pernah menerima uang dari pak Sarip. Berarti uang saya dikemanakan sama pak Sarip” ungkap Sukardi dan istrinya kepada awak media.

Dari kejadian itu, Sukardi warga desa Braja Indah kecamatan Braja Selebah Lampung Timur sangat kecewa, karena uang sebesar 28 juta yang mereka cari dengan susah payah sampai hari ini tidak jelas kapan akan dikembalikan.

Sedangkan saat tim awak media mencoba konfirmasi kepada Sarif terkait kejadian itu hanya menjawab” Saya no komen” ucap kepala desa Braja Indah dua periode ini.

Ditempat yang berbeda, Murtadho S.H, selaku kuasa hukum Sukardi menjelaskan ” Kami kepolres Lampung Timur menyampaikan pengaduan terkait dugaan tindak pidana tipu gelap yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa Braja Indah yang bernama Sarif, untuk pengaduan sudah diterima oleh pihak Reskrim dan nunggu perkembangannya”. Ucap Pengacara dari Persatuan Advokat Indonesia (PAI).

(Setya N)

Lampung Utara, HD – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran ( DPHP ) tingkat Kalurahan Tanjung Aman Kecamatan kotabumi selatan, kabupaten Lampung Utara di Pilkada Serentak 2024 oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sabtu (3/8/2024)

Rapat pleno DPHP di hadiri Lurah tanjung aman yang di wakili Edi Rahman sekertaris kelurahan, Zuheri, SH Ketua PPK kecamatan Kotabumi Selatan, Anton Ketua PPS kelurahan Tanjung Aman, Epri Antoni PKD kelurahan Tanjung Aman,Petugas PPDB, Babinsa, Babinkantibmas, perwakilan Parpol Nasdem, Gerindra, PDIP. Dan tokoh masyarakat.

Anton ketua PPS Tanjung Aman mengatakan rapat pleno terbuka ini membahas DPHP Pemilihan Umum dan Sistem Informasi Data Pemilih serta Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 27 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Negeri pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

Data Riel KPU Lampung Utara untuk daptar pemilih sementara (DPS) dari 18 TPS yang sudah kita cocok DPHP kelurahan Tanjung Aman berjumlah 8971 pemilih, untuk laki laki 4292, dan perempuan 4679 pemilih, dan data ini belum termaksud daftar pemilih yang baru. Ucapnya Anton

Alhamdulillah rapat pleno DPHP Kelurahan Tanjung Aman malam ini berjalan dengan hikmad, tanpa kendala apa pun, dan jika DPS ini Ada perubahan, kamii PPS Tanjung Aman akan beritahukan kepada masyarakat. Pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, HD – Camat Ngambur Nopron Yosep.S.os Serah terima pembangunan Jembatan Pemangku Paya Makhga dan Way Ngambokh di Pekon Sumber Agung kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Jumat (3/7/2024)

Pembangunan Jembatan Ham Ngaras Pemangku Paya Makhga dan Way Ngambokh ini menggunankan Dana Desa tahun 2024 Tahap I dan Tahap II. Dengan nilai anggaran Rp.183.675.700 dengan volume pekerjaan panjang 7,2 m dan lebar 3 meter menggunakan rangka baja besi permanen. Waktu pelaksanaan 90 hari kerja.

Tim Pelaksana Pembangunan, Lembaga Himpun Pekon (LHP) Pekon Sumber Agung, Ahli konsultan juga turut membantu tim karena pembangunan jembatan ini memerlukan perhitungan dan kajian yang sangat matang.

Untuk tim pekerja pemasangan balok besi pengelasan, semuanya mengunakan orang asli pekon Sumber Agung, Ngambur.

Zaili, S.pd. Peratin Sumber Agung mengatakan, Pembangunan Jembatan Ham Ngaras Pemangku Paya Makhga ada salah satu Program Usaha Tani, untuk memudahkan warga melintasi jembatan yang sebalum ya rusak parah sulit untuk di lewati.

Zaili, S.Pd. juga menambahkan, keberadaan Jembatan Ham Ngaras Pemangku Paya Makhga dan Way Ngambokh ini sangat penting untuk kebutuhan warga masyarakat. untuk kepentingan pertumbuhan perekonomian masyarakat, banyak kebutuhan masyarakat intinya, agar perputaran roda perekonomian semakin mudah. Pungkasnya zaili.

Di tempat yang terpisah, Acep Yepta Rijaya, S.E. Sekretaris Desa Sumber Agung mengatakan, Pekon Sumber Agung adalah Pekon yang mana mayoritas Penduduknya sebagaian Besar adalah petani, maka Pemerintah Pekon Akan Terus Berusaha memfasilitasi sektor pertanian ditandai dengan dibangunya jembatan ham ngaras penghubung jalan tani untuk menuju area pertanian . “harapan dari dibangunya jembatan ham ngaras penghubung jalan yaitu agar akses untuk menjangkau area persawahan tetap mudah. selain dilewati oleh petani jembatan ini nantinya juga bisa dilewati mesin-mesin pertanian seperti traktor dan mesin pertanian lainya ,” ujar Sekdes Sumber Agung. “Jembatan ham ngaras ini akan mempermudah akses untuk menjangkau areal pertanian dari pemangku paya makhga hingga pemangku way ngambokh yang jaraknya sekitar 1 km. jembatan ham ngaras ini akan memutus cost produksi yang besar dan memberi banyak manfaat untuk petani pekon sumber agungung,” jelasnya. Dalam konteks sistem pertanian modern, kata dia, diperlukan penambahan maupun penyempurnaan prasarana dan sarana pertanian yang dapat menunjang penggunaan penyediaan Akses yang Memadai salah satunya yaitu jembatan jalan usaha tani yang sudah dibangun di Pekon Sumber Agung.

Mat Biznur selaku warga asli Pekon Sumber Agung yang di setiap hari nya selalu melintas di jembatan Ham Ngaras, sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat, dan pemerintah pekon sumber yang telah perduli pada warga nya, karna jembatan ini adalah jembatan Ham Ngaras ini adalah saksi hidup usaha perputaran ekonomi warga, khususnya saya sendiri. Ucapnya.

Serah terima pekerjaan Ham Ngaras Pemangku Paya Makhga dan Way Ngambokh ini di hadiri, Camat Ngambur, Nopron Yosep, S.Sos. Ketua LHP, Marlina, Peratin Sumber Agung, Zaili,S.Pd. Seluruh Aparat Pekon, Lembaga Pekon Lainya dan Warga Sumber Agung.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, HD – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Utara (Lampura) kembali melakukan sosialisasi bagi pemilih pemula guna peningkatan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 27 November mendatang.

Kali ini KPU Lampura menyasar para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Khair, Kotabumi. Jum’at (2/8)
Pada kesempatan sosialisasi tersebut, Yansen Atik, Anggota KPU Lampura Divisi Data dan Informasi mengatakan bahwa KPU berkewajiban melayani pemilih dan kontestan calon kepala daerah. Ia menghimbau agar siswa yang telah berusia 17 tahun segera mencetak KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

“Pastikan bahwa teman-teman semua sudah terdaftar pada Daftar Pemilih, agar nantinya saat pemilihan dapat memberikan hak suaranya, jika belum terdaftar maka segera berkoordinasi pada PPK atau PPS masing-masing,” jelas Yansen.

Kemudian, Aprizal Ria, anggota Anggota KPU Lampura Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat menjelaskan bahwa pemilih pemula yaitu pemilih yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dengan syarat telah memasuki usia 17 tahun, atau sudah/pernah menikah, purnawirawan atau sudah tidak lagi menjadi anggota TNI/POLRI. Pemilih pemula merupakan sasaran strategis sebab memiliki jumlah yang cukup besar. Karena hal tersebut merupakan hal yang baru, maka diberikan arahan yang baik terhadap demokrasi.
“Teman-teman adalah calon pemimpin masa depan, sehingga dengan menggali dan mengetahui pandangan terhadap demokrasi, maka teman-teman dapat membekali diri guna masa depan kelak,” jelasnya Aprizal.

Sementara, mewakili Pimpinan Ponpes Daarul Khair, Ustadz M. Hafidz Haikal menyambut baik kegiatan guna memberikan pemahaman terhadap santri yang sudah memiliki hak pilih. Generasi muda sangat membutuhkan pemahaman tentang kepemiluan, sehingga memberikan efek positif atas partisipasi dalam penggunaan hak pilihnya nanti. Dirinya pula memberikan informasi bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan anak-anak yang telah memasuki usia 17 tahun atau sedang duduk di kelas XII.

“Apa yang telah disampaikan, semoga dapat bermanfaat dengan baik, sehingga kedepannya tidak melewati kesempatan dalam menggunakan hak pilihnya,” pungkasnya.

(Silvia/Sony)

Tulang Bawang Barat, HD – Pembukaan Tubaba Art Festival (TAF) ke-8 yang berlangsung di Kota Budaya Uluan Nughik, berjalan meriah diwarnai dengan berbagai penampilan grup kesenian musik dan teater tentang ciri khas Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (01/08/24).

Mengusung tema “Self and Space : Festivity from The Kitchen”, dihadiri langsung oleh Penjabat (PJ) Bupati Tubaba Drs. M. Firsada, M.Si., PJ Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin., S.H., M.H., M.Pd., Direktorat Event Daerah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI Drs. Reza Pahlevi, M.Si., Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan, SE., M.Si.

Mengawali sambutan, PJ Bupati Tubaba mengatakan, Kabupaten Tubaba dengan keterbatasan Sumber Daya Alamnya, Tubaba lebih berfokus untuk memajukan sektor Budaya dan Seni.

“Dengan keterbatasan Sumber Daya Alam, kami berusaha meningkatkan Sumber Daya Manusia untuk lebih maju dari kabupaten lain melalui Pariwisata dan Seni,” ucapnya.

Ditempat yang sama Direktorat Event Daerah Kemenparekraf RI, Reza Pahlevi sangat mengapresiasi atas keberhasilan TAF yang kembali terpilih dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

“Apresiasi sebesar-besarnya atas kembali terpilih TAF dalam 110 Event terbaik di Indonesia , tentu ini karena komitmen Pak Bupati dan juga sekolah seni Tubaba yang terus menggali dan menyusun konsep yang baik,” ucapnya.

Dirinya menambahkan bahwa TAF merupakan strategi yang efektif untuk mempromosikan sektor pariwisata di Tubaba.

“Event menjadi salah satu strategi yang cukup efektif untuk mempromosikan pariwisata di daerah. Saya lihat TAF ini memang disusun dengan konsep yang sangat kuat berbasis budaya, seni tradisi dan keunikan yang dimiliki Tubaba, tambahnya”

Sementara itu PJ Gubernur Lampung, Samsudin menjelaskan bahwa KEN ke-8 kali ini merupakan salah satu wujud solidaritas masyarakat Lampung kepada negara Palestina.

“Sebagai platform bagian dari KEN, festival ini juga merupakan wujud solidaritas kita terhadap negara sahabat. Saya mengajak kita semua untuk memberikan dukungan, motivasi, supporting dan dedikasi kepada Palestina yang saat ini masih mengalami guncangan berkepanjangan,” ajaknya.

Sebelum mengakhiri sambutannya sekaligus membuka festival ini, Samsudin berharap melalui TAF ke-8 ini dapat menjadi wadah kreatifitas serta perekonomian masyarakat Tubaba.

“Saya berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni budaya, tetapi juga menjadi wadah bagi pengembangan kreatifitas dan perekonomian lokal,” pungkasnya.

Dalam acara ini, Pj. Bupati Tulang Bawang Barat, M. Firsada, menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

(Rizky A Sony)