Tulang Bawang Barat, HD- Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, menghadiri acara Ngopi Bareng dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Ke-101 Nahdlatul Ulama (NU).

Dengan tema “Memacu Kinerja, Mengawali Kemenangan Indonesia”, acara tersebut berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hidayah Al-Anshori, Tiyuh/Desa Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Kamis (01/02/2024) malam.

Menurut M. Firsada, melalui acara ngopi bareng ini, kita semua memiliki kesempatan untuk saling berbagi pemikiran, pengalaman, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

“Ngopi bareng tidak hanya sekadar berkumpul sambil menikmati secangkir kopi, tetapi juga merupakan ajang untuk mendiskusikan berbagai isu penting yang sedang dihadapi oleh masyarakat kita hari ini,” katanya.

Dia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan gagasan-gagasan yang kreatif dan solusi-solusi yang nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat Kabupaten Tubaba yang berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam memperingati ulang tahun NU yang ke-101, M. firsada mengajak NU dan seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk selalu meningkatkan semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

“Teruslah menjadi garda terdepan dalam mempromosikan perdamaian dan toleransi di tengah-tengah perbedaan. Pahami bahwa persatuan kita adalah kekuatan kita, dan dengan bersatu, kita dapat mengatasi segala tantangan yang menghadang,” tuturnya.

Senantiasa kita juga harus mengingat seluruh jasa, pengorbanan, dan perjuangan para pendiri NU dalam membangun organisasi ini menjadi bagian integral dari kehidupan perjuangan rakyat.

“Nilai-nilai keberagaman, keadilan, serta semangat kebersamaan yang digelorakan oleh para ulama NU harus kita jaga dan lestarikan sebagai warisan berharga bagi generasi-generasi mendatang,” imbuhnya.

Selain itu, M. Firsada juga meminta agar selalu dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi keagamaan untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan yang berkeadilan di wilayahnya.

“Kita harus mendorong sinergi yang erat antara pemerintah dengan NU dalam berbagai program pembangunan, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ucapnya.

Sebagai bagian dari komunitas yang peduli, lanjut M. Firsada, kita harus tetap berpegang teguh pada semangat gotong royong dan kerja bersama yang menjadi landasan dari keberhasilan NU dalam berkiprah dalam memajukan masyarakat. Melalui kerjasama yang harmonis, kita dapat menciptakan kehidupan yang lebih bermakna bagi semua lapisan masyarakat.

“Marilah kita gunakan momentum ulang tahun NU yang ke-101 untuk merenungkan peran kita masing-masing dalam mewujudkan tujuan mulia ini. Saya berharap semangat kebersamaan yang tulus dapat terus membara dalam diri kita semua, dan bahwa acara Ngopi Bareng ini akan membawa inspirasi dan optimisme,” ungkapnya.

Dengan ngopi bareng ini, sambung M. Firsada, akan menjadi langkah awal dari serangkaian kegiatan positif yang akan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.

“Mari kita terus jalin rasa persaudaraan, saling mendukung, dan melangkah bersama dalam membangun masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat yang kita cintai ini menjadi lebih baik,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Lampung Utara, HD – Terkait Laporan Jumahir (41) warga Rejosari tentang kejadian penganiayaan yang menimpa anaknya, Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan penanganan kasus dugaan penganiayaan tersebut dilakukan secara profesional.

Kapolres AKBP Teddy mengatakan sudah memerintahkan Kasat Reskrim Iptu Stef Boyoh untuk menangani kasus tersebut dengan profesional.

“Tangani dengan baik, secara profesional sebagaimana menangani perkara-perkara lainnya tanpa melihat pihak mana, baik pelapor maupun terlapor,” katanya, Kamis (1/2/24)

Sementara itu Kasat Reskrim Iptu Stef Boyoh menjelaskan, bahwa perkara sudah di lakukan gelar perkara, naik proses sidik, penyidik telah mengirimkan SP2HP dan mengirimkan SPDP ke Kejaksaan.

“Selain itu penyidik juga telah melakukan pemeriksaan sebanyak 18 orang saksi dan saksi ahli serta keterangan hasil visum. Dalam waktu dekat penyidik akan menetapkan tersangka,” ujar Kasat.

Kasat Reskrim Iptu Stef Boyoh berharap masyarakat dapat melihat kasus tersebut secara baik dan tidak membuat opini yang berlebihan, bahwa kasus ini sudah ditangani oleh penyidik dengan secara profesional.

(Silvia/Sony)

Tulang Bawang Barat, HD- Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si. membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Lambu Kibang.

Dengan tema “Peningkatan SDM yang Adaptif dan Inovatif Dalam Mendukung Produktivitas Daerah”, kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba dan dihadiri seluruh kepala tiyuh dan Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) se-kecamatan, yang berlangsung di Balai Tiyuh/Desa Kibang Budi Jaya. Kamis (01/02/2024).

Dalam arahannya, Pj. Bupati M. Firsada mengatakan, kegiatan Musrenbang merupakan program tetap yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mekanisme perencanaan.

“Kegiatan Musrenbang ini dilaksanakan secara berjenjang, yang dimulai dari tingkat tiyuh, kecamatan, kabupaten, bahkan provinsi dan pusat. Hal tersebut sudah diatur didalam perencanaan pembangunan daerah,” ucapnya.

Berbicara pembangunan, sambung Firsada, tentu saja tidak lepas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang setiap tahunnya di anggarkan dan APBD Kabupaten Tubaba pada tahun 2024 ini sebesar 928,048 miliar.

“Tentunya dengan jumlah APBD tersebut masih belum bisa mencukupi semua kebutuhan pembangunan, meski Pemda Tubaba telah berupaya melaksanakan anggaran sesuai dengan kebutuhan, terutama dalam penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial dan penguatan perekonomian daerah serta dalam masalah kerukunan dan keagamaan,” ujarnya.

“Karena terbatas ini kita harus membuat prioritas, mana yang mendesak dan mana yang urgen. Untuk mengetahui apa yang menjadi prioritas, pemerintah sudah menetapkan mandatory spending atau belanja wajib. Belanja wajib yaitu berupa kesehatan, pendidikan, infrastruktur,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, HD- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), terus gencar melangsungkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembinaan Terpadu terhadap seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kecamatan Karya Penggawa, Kamis (1/2/2024).

Bimtek dan pembinaan nakes tersebut dihadiri langsung Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Plt. Kepala Dinkes, Suryadi, S.IP., M.M., Kepala Puskesmas Karya Penggawa, dan jajaran Dinkes Pesibar.

Pj. Sekda Jon Edwar meminta agar para nakes untuk selalu meningkatkan kedisiplinannya dalam menjalankan tugas-tugasnya dibidang kesehatan dan pelayanan terhadap masyarakat. “Kunci keberhasilan dalam melaksanakan program kerja adalah disiplin terhadap tugas dan tanggungjawab sebagai nakes. Dengan demikian, kita akan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan prima terhadap masyarakat,” tegas Plt. Sekda Jon Edwar.

Dihadapan para nakes Plt. Sekda Jon Edwar juga menyampaikan bahwa Pemkab Pesibar hingga kini terus berupaya meningkatkan infrastruktur, mutu, dan kualitas kesehatan di Pesibar. “Tentunya hal itu akan terwujud jika dibarengi dengan upaya yang sama dari para nakes dengan disiplin kerja dan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat,” pungkas Plt. Jon Edwar.

Sementara Plt. Kepala Dinkes Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka membahas capaian kerja sepanjang Tahun 2023, sekaligus evaluasi hal-hal yang menjadi kendala dalam upaya pelaksanaan program kerja di tahun tersebut. “Capaian kerja dan kendala tersebut menjadi salah satu dasar Dinkes dalam menyusun program kerja dan target di Tahun Anggaran 2024,” jelas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi mengimbau jajarannya hingga di tingkat puskesmas untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. “Penting untuk menjadi perhatian bahwa peningkatan capaian program harus dibarengi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang maksimal,” tegas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Ditandaskannya, beberapa program yang perlu ditingkatkan diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, pencegahan pengendalian penyakit, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta penguatan pada upaya kesehatan masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan berbagai upaya dan program Pemkab Pesibar dibidang kesehatan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar apa yang menjadi target di Tahun 2024 bisa tercapai dengan memuaskan,” tukas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

(Red/Sony)

Pesisir Barat, HD- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), terus melangsungkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembinaan Terpadu terhadap seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Pugung Tampak Kecamatan Pesisir Utara, Rabu (31/1/2024).

Bimtek dan pembinaan nakes tersebut diisi langsung Plt. Kepala Dinkes, Suryadi, S.IP., M.M., dan dihadiri Kepala Puskesmas Pugung Tampak, dan jajaran Dinkes Pesibar.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka membahas capaian kerja sepanjang Tahun 2023, sekaligus evaluasi hal-hal yang menjadi kendala dalam upaya pelaksanaan program kerja di tahun tersebut. “Capaian kerja dan kendala tersebut menjadi salah satu dasar Dinkes dalam menyusun program kerja dan target di Tahun Anggaran 2024,” jelas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi mengimbau jajarannya hingga di tingkat puskesmas untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. “Penting untuk menjadi perhatian bahwa peningkatan capaian program harus dibarengi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang maksimal,” tegas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Ditandaskannya, beberapa program yang perlu ditingkatkan diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, pencegahan pengendalian penyakit, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta penguatan pada upaya kesehatan masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan berbagai upaya dan program Pemkab Pesibar dibidang kesehatan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar apa yang menjadi target di Tahun 2024 bisa tercapai dengan memuaskan,” tukas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

(Red/Sony)

Pesisir Barat, HD-  Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar) A. Zulqoini Syarif, S.H membuka sosialisasi dan pembekalan kewirausahaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnabakti Tahun 2024 oleh Bank Mandiri Taspen, di Aula MAN 1 Krui Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (31/1/2024).

Turut hadir juga Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Staf Ahli Bupati, dan jajaran Bank Mandiri Taspen.

Dalam sambutanya, Wakil Bupati Pesibar, Zulqoini Syarif mengatakan seorang PNS dalam undang-undang aparatur negara juga memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik serta sebagai perekat pemersatu bangsa untuk mewujudkan negara,” tegas Wakil Bupati Zulqoini.

Menurut Wakil Bupati Zulqoini, masa purnabakti bukan akhir dari proses aktivitas dan kreativitas, seorang PNS. Dimana otak harus terus dirangsang untuk terus berpikir, dan terus memberikan pengabdian hingga memasuki masa purnabakti. “Setelah masa purnabakti, semangat dan optimisme harus tetap menyala, dimana kontribusi seorang pensiunan PNS justru semakin nyata dan diperlukan saat terjun dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Wakil Bupati Zulqoini.

Lebih lanjut Wakil Bupati Zulqoini menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Pesibar terhadap PNS yang akan memasuki masa purnabhakti, dalam rangka memberikan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus bertujuan untuk memberikan motivasi bagi PNS yang akan memasuki masa purnabakti, serta memberi bekal kemampuan juga keterampilan di bidang kewirausahaan menuju kemandirian, baik secara sosial maupun ekonomi di masa purnabakti.

“Untuk itu saya berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik, sehingga hasil dari pembekalan kewirausahaan ini dapat dijadikan modal dalam hidup di lingkungan yang baru yaitu masa purnabakti,” tukas Wakil Bupati Zulqoini.

(Red/Sony)

Lampung, HD – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil melakukan Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu Seberat 38,19 Kilogram periode bulan Januari 2024.

Bertempat di Gedung Seba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika melaksanakan Confrence Pers. Rabu 31/1/24.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy menjelaskan, Bahwa pengungkapan Narkotika sebanyak 38,19 Kg tersebut merupakan hasil penangkapan di 4 (empat) lokasi yaitu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Toko Indomaret yang berada di Bakauheni, Perumahan Happy Hills Lampung Selatan dan wilayah Kotamadya Jakarta Timur.

“Kronologis kejadian pada minggu 14 januari 2024 sekira pukul 20.30 wib, saat tim seaport intredition melakukan pemeriksaan di dalam bus Putra Pelangi, berhasil mengamankan 1 (satu) orang an. AM (30) diduga membawa shabu sebanyak sebungkus dalam kantong kuning berikut handphone dengan tujuan Merak untuk mengambil mobil yang berisikan shabu” Kata Kapolda

Atas kejadian tersebut petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap 2 (dua) orang lagi yakni AB (27) dan MY (26) ditemukan shabu sebanyak 28 (dua puluh lapan) bungkus dan 24 (dua puluh empat) teh china dan 8 (delapan) bungkus plastik alumunium foil serta 1 (satu) timbangan digital di dalam kendaraan Toyota Avanza Veloz Hitam Nopol B 1548 HKB.

“Pada jum’at 19 Januari 2024 petugas berhasil mengamankan AI (22) di rumah kontrakan perum BTN 3 Sukarame, Bandar Lampung yang bertugas sebagai pengintai (Sweeper) untuk meloloskan narkotika di Pelabuhan Bakauheni” ujarnya

Petugas juga berhasil mengamkan EN yang merupakan sebagai kurir dan pengintai pada sabtu 20 januari 2024 di perumahan Happy Hills Tanjung Bintang.

“Puncaknya petugas berhasil mengamankan 3 (tiga) orang tersangka yakni RY (33), SA (26) dan MH (30) di wilayah Kotamadya Jakarta Timur, mereka bertugas sebagai perekrut kurir. Saat ini masih akan dilakukan pengembangan lebih lanjut kepada para tersangka” Tutupnya

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 60 (Enam Puluh) bungkus narkotika jenis shabu seberat 38,19 KG, 1 (Satu) unit MITSUBHISI Pajero Sport warna hitam nopol B 1701 SZW, 1 (Satu) unit TOYOTA Veloz warna hitam nopol B 1548 HKB, 1 (Satu) unit TOYOTA Agya warna hitam nopol BG 1184 EP, 1 (Satu) Unit HONDA Brio warna hitam nopol BE 1560 XX, 1 (Satu) unit MAZDA 2 warna hitam nopol BE 1402 CO.

Dari jumlah barang bukti tersebut maka jiwa yang berhasil diselamatkan sebanyak kurang lebih 152.722 jiwa dengan nilai ekonomis Rp. 39.000.000.000.- (Tiga Puluh Sembilan Milyar)

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal berlapis Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati.

(Red)

Lampung Utara, HD – Untuk memastikan kegiatan kampanye dari salah satu calon wakil presiden 2024 nomor urut 3 yang di selenggarakan di Stadion Sukung Kotabumi berjalan aman dan lancar, Polres Lampung Utara menerjunkan sebanyak 335 personel gabungan Polres Lampung Utara, TNI, BKO Polda Lampung dan Sat Pol PP untuk melakukan pengamanan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, tujuan dilaksanakannya pengamanan guna untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama kampanye politik berlangsung berjalan dengan aman damai dan tidak ada gangguan baik tindakan kekerasan atau ancaman dari orang yang tidak bertanggung jawab.

“Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan Kepolisian untuk memastikan kelancaran dan keamanan dalam tahapan kampanye yang berlangsung,” ujar AKBP Teddy, Rabu (31/1/24).

Kapolres AKBP Teddy menekankan kami dari Polres Lampung Utara sudah tentunya bersikap netral dalam pemilu 2024, Tugas Kepolisian hanya melakukan pengamanan penyelenggarakan kegiatan kampanye tersebut dengan tujuan kegiatan berjalan aman, lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Selain itu tujuan pengamanan ini juga untuk menanggulangi potensi konflik. dengan kehadiran polisi diharapkan potensi konflik antar pendukung partai politik atau kelompok dapat diminimalisir dan mencegah eskalasi kekerasan antar simpatisan partai.

“Saya pastikan personil yang terlibat pengamanan kampanye profesionalisme dan memiliki kewaspadaan tinggi untuk memastikan kegiatan berjalannya dengan aman dan tertib,” katanya.

(Silvia/Rizky)

Tulang Bawang Barat, HD- Asisten 1 Bidang Pemerintahan Dan Kesra Tulang Bawang Barat Dra. Bayana. M.,Si Membuka kegiatan Musrenbang dan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan, Di Aula Kantor Kecamatan Gunung Agung. Selasa (31/01/2024)

Dalam sambutan Penjabat Bupati Tubaba yng di sampaikan Assisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra, Pembangunan menyampaikan Kegiatan Forum Musrenbang ini sudah merupakan program tetap kita setiap tahunnya kita laksanakan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mekanisme perencanaan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Mekanisme semacam ini tidak lain adalah merupakan perwujudan dari sebuah proses perencanaan pembangunan daerah melalui pendekatan yang kita kenal dengan istilah pendekatan teknokratis, partisipatif, politik dan Top Down-Bottom Up yang kemudian dirangkum menjadi usulan rencana kerja kecamatan. Sinkronisasi usulan rencana kerja kecamatan merupakan hasil kesepakatan prioritas kecamatan yang dipadukan dengan hasil Musrenbang tingkat tiyuh yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Berbicara pembangunan tentu saja tak lepas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang setiap tahunnya di anggarkan. Perlu diketahui bersama bahwa APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat pada tahun 2024 ini sebesar 928,048 Milyar Rupiah.

Namun demikian, kita menyadari bahwa APBD kita masih belum bisa mencukupi semua kebutuhan pembangunan, meski Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah berupaya melaksanakan anggaran sesuai dengan kebutuhan, terutama dalam penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial dan Penguatan Perekonomian daerah.

Berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan di daerah, tentunya kita telah merasakan perubahan yang lebih baik, oleh karena itu pada kesempatan ini saya sampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama. “Ucap Bayana”

Pengembangan SDM berkarakter
Pengembangan dan peningkatan SDM adalah proses tujuan dalam pembangunan nasional dan kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang pendidikan, akan terus kita tingkatkan, baik melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan maupun peningkatan mutu dan kualitas pendidik.

Tentu saja ini menuntut kesiapan kita dalam menyediakan Prasarana Pendidikan, seperti ruang kelas siswa, ruang guru, laboraturium, perpustakaan, sampai dengan alat peraga edukatif. Selain bantuan BOS, Pemberian insentif untuk guru PAUD dan pemberian beasiswa untuk mahasiswa kita tetap diberikan.

Selain sektor pendidikan, memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat kurang mampu seperti JKN, Pengembangan Puskesmas rawat Inap, pengembangan dan pemenuhan tenaga kesehatan, dokter dan dokter spesialis Rumah Sakit Daerah menjadi perhatian utama Pemerintah Daerah agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan.

Selanjutnya untuk meningkatkan kualitas SDM sejak dini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Melaksanakan Program Prevelensi Stunting dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

Dan selain itu peranan Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam peningkatkan perlindungan juga semakin meningkat sehingga bisa menjadikan Kabupaten Tulang Bawang Barat sebagai Kabupaten Layak Anak.

Meningkatkan Perekonomian dan Nilai Tambah
Dalam menguatkan perekonomian, pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah memprogramkam Nenemo Mandiri Pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan dengan 3K1W, Kandang, kolam, kebun dan Wisata.

Pembangunan Masyarakat di Tiyuh, melalui Pemerintah Tiyuh, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah menganggarkan 89,9 Miliar Dana Desa (DD) dan 49,6 Miliar Alokasi Dana Desa (ADD) untuk tahun 2024. Hal ini diharapkan dapat lebih mampu meng-gerakkan perekonomian masyarakat, khususnya yang berada di tiyuh, dimana dalam pelaksanaannya peran serta masyarakat tiyuh dan pemberdayaan masyarakat tiyuh menjadi yang utama.

Selain hal tersebut, untuk mendorong peningkatan perekonomian, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat pada Tahun 2024 telah meng-alokasikan anggaran pada Program Maju Sejahtera Tulang Bawang Barat (Program Mantra Tubaba), yang bertujuan peningkatan keberdayaan masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan.

Sebagai bagian dari Provinsi Lampung, Pemkab Tulang Bawang Barat mendukung penuh pelaksanaan Kartu Petani Berjaya (KPB).
Program Kartu Petani Berjaya adalah suatu program, yang menghubungkan semua kepentingan pertanian dengan tujuan mencapai kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama.

KPB  berupaya menjaga ketersediaan benih, bibit dan pupuk, penanganan panen dan pasca panen, pendampingan budidaya, ketersediaan teknologi pertanian, permodalan, manajemen risiko usaha tani, jadwal tanam, sampai ke penyaluran air irigasi.

Pengembangan Insfrastruktur
Sebagaimana kita ketahui bahwa infrastruktur merupakan salah satu faktor pembangkit perekonomian suatu wilayah. Dengan tersedianya infrastruktur yang baik diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas kesehariannya.

Pembangunan Infrastruktur diarahkan pada pengembangan pusat kegiatan melalui pengembangan pusat-pusat permukiman untuk melayani kegiatan pelayanan pemerintahan, pelayanan jasa ekonomi, terutama untuk akses transporasi hasil bumi masyarakat.

Pada Tahun 2024 ini Pemkab Tulang Bawang Barat telah menganggarkan anggaran yang bersumber dari DAK, yaitu untuk pembangunan jalan sebesar 13 Miliar. Dalam konteks ini diharapkan sarana transportasi antar kecamatan dapat terhubung dengan baik.

Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Agar dapat diketahui di tahun 2024 Kabupaten Tulang Barat juga telah mengoperasionalkan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang telah diresmikan pada tahun 2023 yang lalu. Demikian pula untuk sarana perkantoran dan pemerintahan yang akan di tata kembali peruntukannya.

Sedangkan ditingkat Tiyuh, Pemkab Tulang Bawang Barat telah mem-programkan Smart Village, yaitu pembangunan tiyuh berbasis penerapan teknologi tepat guna. Dimana semua tiyuh sudah bebas dari blankspot, sehingga pelayanan dapat memanfaatkan teknologi informasi lebih optimal.

Meningkatkan Kehidupan Masyarakat yang Religius, Aman, Berbudaya dan Demokratis
Berkaitan dengan potensi gangguan kamtibmas dan ketertiban, saya minta kepada Camat, Uspika Kecamatan, dan Kepalo Tiyuh, hendaknya ini dapat menjadi perhatian dan mengambil langkah-langkah sedini mungkin bila ada tanda-tanda terjadinya peristiwa yang membuat keresahan kepada masyarakat atau mengganggu ketertiban masyarakat. Apalagi di tahun 2024 ini adalah tahun pelaksanaan Pemilu, sehingga kamtibmas perlu kita jaga bersama.

(Rizky A Sony)

Pesisir Barat, HD- Pj. Sekda Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Drs. Jon Edwar, M.Pd. menyerahkan secara simbolis Penyerahan Hadiah dan Penghargaan Lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Pedesaan dan Perkotaan Tahun 2023 kepada Kecamatan dan Pekon/Kelurahan, di Ruang Rapat Sekda, Lantai 3 Gedung A, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (30/1/2024).

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M. beserta Camat dan Peratin yang termasuk dalam penerima Hadiah dan Penghargaan.

Dalam laporannya, Kepala Bapenda, Tedi Zadmiko, mengatakan bahwa Kecamatan yang berhasil menerima penghargaan dalam kegiatan tersebut yaitu Kecamatan Pulau Pisang sebagai Kecamatan lunas PBB tercepat. “Dan Kecamatan Bangkunat sebagai Kecamatan dengan realisasi PBB terbesar,” ungkapnya

Masih dalam paparan Tedi, untuk ditingkat Pekon/Kelurahan, Kelurahan Pasar Kota Krui sebagai realisasi lunas terbesar I dan Pekon Seray sebagai realisasi lunas terbesar II untuk di Kecamatan Pesisi Tengah. Di Kecamatan Pesisir Selatan ada Pekon Tanjung Jati sebagai lunas tercepat dan Pekon Tulung Bamban sebagai lunas terbesar. “Di Kecamatan Lemong ada Pekon Bambang sebagai lunas tercepat dan Pekon Tanjung Jati sebagai lunas terbesar. Untuk Kecamatan Pesisir Utara ada Pekon Padang Rindu sebagai lunas tercepat dan Pekon Kerbang Langgar sebagai lunas terbesar,” jelas Tedi.

Tedi Zadmiko melanjutkan, untuk Kecamatan Karya Penggawa, Pekon Penggawa V Ulu sebagai lunas tercepat dan Pekon Penggawa V Tengah sebagai lunas terbesar. Selanjutnya di Kecamatan Pulau Pisang yaitu Pekon Labuhan sebagai lunas tercepat dan Pekon Suka Dana sebagai lunas terbesar. Untuk Kecamatan Way Krui yakni Pekon Gunung Kemala Timur sebagai lunas tercepat dan Pekon Labuhan Mandi sebagai lunas terbesar. “Di Kecamatan Krui Selatan ada Pekon Pemerihan sebagai lunas terbesar I dan Pekon Suka Jadi sebagai lunas terbesar II,” tambah Tedi.

Tedi menandaskan, di Kecamatan Ngambur, Pekon Ulok Mukti sebagai lunas terbesar I dan Pekon Mon sebagai lunas terbesar II. Berikutnya Kecamatan Ngaras yaitu Pekon Negeri Ratu Ngaras sebagai lunas tercepat dan Pekon Padang Dalam sebagai lunas terbesar. “Terakhir Kecamatan Bangkunat yaitu Pekon Pagar Bukit sebagai lunas tercepat dan Pekon Kota Jawa sebagai lunas terbesar,” tandasnya.

“Pemberian hadiah dan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Pesibar atas semangat pemerintahan kecamatan dan khususnya pemerintahan pekon dalam memungut realisasi PBB,” tutup Tedi.

Sementara Pj. Sekda Jon Edwar menambahkan pihaknya mengapresiasi upaya pemerintahan kecamatan dan pekon dalam hal pemungutan PBB. “Pemberian hadiah dan penghargaan ini sebagai pemberi semangat terhadap rekan-rekan di kecamatan dan pekon dalam hal pemungutan PBB,” ungkap Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar mengimbau agar masyarakat Pesibar terus meningkatkan ketaatannya dalam melunasi PBB sesuai dengan yang telah tertera yang dipastikan sudah sesuai aturan itu. Ketaatan dalam membayar PBB juga merupakan wujud dukungan dan partisipasi langsung masyarakat dalam pembangunan Pesibar kedepannya. “Realisasi PBB berpengaruh besar terhadap besaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang akan dikucurkan oleh Pemerintah pusat ke daerah,” tukas Pj. Sekda Jon Edwar

 

(Rizky)