BIMTEK DAN PEMBINAAN TERPADU NAKES DI PUSKESMAS KELIMA DIGELAR DI PUSKESMAS BIHA

PESISIR BARAT, HD

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), kembali melanjutkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembinaan Terpadu terhadap seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Biha Kecamatan Pesisir Selatan, Kamis (25/1/2024).

UPTD Puskesmas Biha, merupakan puskesmas kelima, setelah sebelumnya kegiatan serupa dilangsungkan di UPTD Puskesmas Krui Kecamatan Pesisir Tengah, UPTD Puskesmas Way Krui, UPTD Puskesmas Ngambur, dan UPTD Puskesmas Bangkunat.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi, S.IP., M.M., menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka membahas capaian kerja sepanjang Tahun 2023, sekaligus evaluasi hal-hal yang menjadi kendala dalam upaya pelaksanaan program kerja di tahun tersebut. “Capaian kerja dan kendala tersebut menjadi salah satu dasar Dinkes dalam menyusun program kerja dan target di Tahun Anggaran 2024,” jelas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Plt. Kepala Dinkes Suryadi mengimbau jajarannya hingga di tingkat puskesmas untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. “Penting untuk menjadi perhatian bahwa peningkatan capaian program harus dibarengi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang maksimal,” tegas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Ditandaskannya, beberapa program yang perlu ditingkatkan diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, pencegahan pengendalian penyakit, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta penguatan pada upaya kesehatan masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan berbagai upaya dan program Pemkab Pesibar dibidang kesehatan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar apa yang menjadi target di Tahun 2024 bisa tercapai dengan memuaskan,” tukas Plt. Kepala Dinkes Suryadi.

Selain melangsungkan bimtek dan pembinaan terpadu, Plt. Kepala Dinkes Suryadi juga menyempatkan waktunya untuk berkeliling membesuk dan bercengkrama dengan pasien dan keluarga pasien yang tengah menjalani penanganan medis di UPTD Puskesmas Biha.

(Rizky)

BUPATI – WAKIL BUPATI PESIBAR SAMBUT KEDATANGAN MENDAG ZULKIFLI HASAN

PESISIR BARAT,HD

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., Bupati – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., – A. Zulqoini Syarif, S.H., menyambut kedatangan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Kamis (25/1/2024).

Mendag Zulkifli Hasan menda Bupati Dan Wabup Sambut Kedatangan Mendag A. Zulkifli Hasan. Di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas rat di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas dan langsung menuju Komplek Wisata Lumbok Seminung Resort, Pekon Lombok Kecamatan Lumbok Seminung, dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tematik Wisata.

Tampak dilapangan ikut menyambut Mendag Zulkifli Hasan dan rombongan, Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Kapolres Pesibar, AKBP. Alsyahendra, S.IK., M.H., Pj. Bupati Lampung Barat (Lambar), Drs. Nukman, M.M., Dandim 0422/Lambar, Letkol. Inf. Rinto Wijaya, beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Usai menyambut kedatangan Mendag Zulkifli, pasangan Bupati-Wakil Bupati Pesibar, kembali menuju sekretariat Pemkab Pesibar dan menjalankan tugas-tugas kepemerintahannya

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | PESISIR BARAT

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat (Lambar) terkait penanganan permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) , di Lantai 4 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Rabu (24/1/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., Kepala Kejari Lambar, M. Zainur Rochman, S.H., M.H., Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., para Kepala Bagian (Kabag), kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Kepala Kejari Lambar, Zainur Rochman mengatakan bahwa MoU tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penanganan dan atau penyelesaian masalah Hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara baik didalam maupun diluar pengadilan yang dihadapi pemkab. “Sebelumnya saya sudah melakukan review di Pesibar sudah ada Surat Kuasa Khusus (SKK), nanti akan ditindaklanjuti pada hal-hal lain. Semisal dalam hal melakukan legal opinion atau legal assistance terhadap hal-hal yang kiranya ada hambatan di bidang hukum terhadap beberapa kegiatan pembangunan yang bersifat strategis,” ungkap Kepala Kejari Lambar Zainur Rochman.

Dengan demikian, lanjut Kepala Kejari Lambar Zainur Rochman, kehadiran Kejari Lambar juga bisa mensupport Pemkab Pesibar, khususnya pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Hal lainnya juga, Kejari Lambar juga dapat melakukan pendampingan terhadap litigasi ketika Pemkab, OPD, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD, bahkan tingkat Pemerintahan Pekon digugat oleh perorangan atau lembaga. Maka dengan SKK, Kejari bisa mewakili Pemkab, OPD, BUMD, atau Pemerintahan Pekon,” jelas Kepala Kejari Lambar Zainur Rochman.

Kepala Kejari Lambar berharap Pemkab Pesibar dan Kejari Lambar dapat terus meningkatkan sinergitas, kebersamaan, dan saling support. “Sehingga apa yang menjadi cita-cita Bupati dalam melakukan dan peningkatan pembangunan secara merata demi terwujudnya kemajuan Pesibar dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan maksimal,” pungkas Kejari Lambar Zainur Rochman.

Sementara itu, Bupati Agus Istiqlal mengawali sambutannya dengan ucapan selamat datang di Bumi Para Sai Batin dan Ulama terhadap Kepala Kejari Lambar yang baru menjabat sejak tiga bulan terakhir itu.

Bupati Agus Istiqlal juga menyambut baik dan berterima kasih atas komitmen Kejari Lambar membantu Pemkab Pesibar dalam hal penanganan permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang dituangkan dalam MoU tersebut. “Pemkab Pesibar berharap sinergitas dengan Kejari Lambar dapat terus ditingkatkan, sehingga Pemkab Pesibar dapat melaksanakan berbagai program pembangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” harap Bupati Agus Istiqlal.

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) mencatatkan prestasi yang cukup membanggakan dengan menjadi kabupaten terbaik ke 54 Nasional dari 414 kabupaten di seluruh Indonesia dalam meraih prestasi dengan skor tertinggi dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Seluruh Kabupaten Se-Lampung tahun 2023

Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Tubaba, Yanto,S.Sos., MM mengungkapkan, capaian tersebut merupakan  hasil capaian kinerja dari pimpinan daerah yakni Pj Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba.

“Prestasi yang diraih ini tak lepas dari kinerja Pj Bupati Drs. M. Firsada, M.Si selaku penanggung jawab Tim dan Pak Sekda Novriwan Jaya, SP selaku ketua tim penyusun LPPD, yang dibantu para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Tubaba,” ungkap Yanto.

Dia menjelaskan, hasil evaluasi LPPD sangat penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah kedepannya.

“Pj bupati bertanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan bahwa LPPD yang disusun dan disampaikan sesuai dengan kebijakan dan ketentuan yang berlaku, serta juga diharapkan untuk memastikan bahwa LPPD mencerminkan kinerja pemerintah daerah secara jujur dan obyektif,” terangnya.

Selain itu, lanjut Yanto, LPPD yang disusun sesuai dengan pedoman pelaporan yang ditetapkan dalam permendagri nomor 18 tahun 2020.

“Penyusunan LPPD melibatkan koordinasi dengan berbagai unit dan instansi di lingkungan pemerintahan daerah guna mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan untuk menyusun LPPD secara komprehensif,” sambungnya.

Dengan demikian, kata Yanto,  bapak Pj Bupati Tubaba dan bapak sekretaris daerah telah melaksanakan penyusunan LPPD meliputi pemantauan penyusunan, penyampaian, dan tindak lanjut terhadap LPPD serta menjaga agar laporan tersebut mencerminkan kinerja pemerintah daerah secara objektif dan transparan.

“Alhamdulillah, dengan dukungan dari pimpinan daerah Kabupaten Tubaba berdasarkan keputusan menteri dalam negeri R. I nomor 100.2.1.7.- 6646 Tahun 2023 bisa menduduki peringkat 54 secara nasional, peringkat 2 kategori Kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dan peringkat 1 untuk LPPD kategori seluruh Kabupaten se-Provinsi Lampung tahun 2023.”

“Kita berharap LPPD Kabupaten Tubaba dapat terus naik dan bisa mencapai status tinggi. Untuk itu, penyelenggaraan pemerintahan daerah yang sudah baik akan kita pertahankan, dan yang perlu dievaluasi maka akan kita perbaiki,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Sekda Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Ir. Novriwan Jaya, meminta seluruh pihak benar-benar fokus dengan program intervensi stunting di Kabupaten Tubaba.

Hal itu disampaikannya saat menimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kabupaten setempat. Rabu (17/01/2024).

“Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (2019) menunjukkan bahwa angka prevalensi stunting di Indonesia adalah 27,67%, yang turun menjadi 24,4% (Studi

Status Gizi Indonesia, 2021),” kata Sekda Novriwan.

Namun, sambung Sekda, angka tersebut masih di atas standar yang ditoleransi WHO, yaitu dibawah 20%. Oleh karena itu, percepatan penurunan stunting menjadi prioritas pembangunan yang dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Dia mengatakan angka prevalensi stunting di Kabupaten Tubaba ditargetkan dapat diturunkan menjadi 14% di tahun 2024.

“Menurut SSGI 2022 prevalensi stunting Kabupaten Tubaba sebesar 16,4%, sementara untuk tahun 2023 data secara resmi belum dirilis. Namun diharapkan penurunan angka stunting di Provinsi Lampung dan Kabupaten Tubaba pada khususnya bisa mendapatkan hasil yang memuaskan,” harap Sekda.

“Mudah2l-mudahan ditahun ini kita bisa memenuhi target nasional. Dan mudah-mudahan dengan gerakan yang sudah kita lakukan dan sudah berjalan lebih kurang selama 2 tahun ini kita melakukan gerakan kolaborasi terkait pengetasan stunting, yang juga berhubungan dengan gerakan program Keluarga Nenemo Mandiri Pangan,” tambahnya.

Menurut Sekda, pengentasan stunting dan gerakan program Keluarga Nenemo Mandiri Pangan saling berhubungan. Khusus untuk pengentasan stunting fokus intervensi dari dana desa yang sudah tersusun dari dana APB-Tiyuh. dan intervensi dari dana desa sebesar 10 juta per-tiyuh.

“Seluruh OPD diharapkan juga untuk berkolaborasi terkait pengentasan stunting, begitupun juga Baznas dan seluruh pihak terkait diharapkan fokus terhadap program stunting, karena ini adalah isu nasional dan ditargetkan secara nasional angka stunting maksimal 14%,” turutnya.

Berdasarkan data, lanjut Sekda, Kabupaten Tubaba lebih baik dari Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Utara, Pesisir Barat terkait 8 aksi konvergensi stunting.

Dalam Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Provinsi Lampung tahun 2022 yang dilaksanakan pada bulan Mei 2023 lalu, Kabupaten Tubaba telah meraih prestasi di Tingkat Madya bersama 10 Kabupaten yang lain, dimana madya adalah prestasi tertinggi dalam pencapaian percepatan Penurunan Stunting. Dan meraih peringkat 1 dalam Inovasi terhadap Percepatan Penurunan Stunting.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD dan camat karena telah menjalankan program-program unggulan dan inovasi-inovasi dengan baik sehingga mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat terkait dengan pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrim di wilayah Kabupaten Tubaba.”

“Saya minta kegiatan Progam Keluarga Nenemo Mandiri pangan dan Kandang, Kolam, Kebun (K3) digabung dan berfokus di 17 tiyuh yang beresiko stunting. Tim Pendamping Keluarga (TPK) harus memiliki basis data by name by address untuk setiap kelompok sasaran yang akurat, valid dan mutakhir terbarukan dengan secara periodik melalui kegiatan pemutakhiran, verifikasi dan validasi data yang sudah dikumpulkan dari Pendataan Keluarga 2022,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Dra. Hanita Firsada, M.Si. memimpin jalannya Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK, yang berlangsung di Aula Rapat Rumah Dinas Bupati setempat. Rabu (17/01/2024).

Saat memimpin jalannya Rakor, Ketua TP PKK Hanita Firsada menyampaikan, Rakor ini sebagai evaluasi program kerja tahun 2023 agar dalam melaksanakan program kerja di tahun 2024 ini bisa lebih baik.

“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TP PKK atas prestasi yang telah dicapai selama ini, saya ingin hari ini kita mulai menghidupkan mesin lagi, mulai di tahun 2024. Kekompakan yang telah terjalin akan membawa program kinerja di tahun 2024 akan lebih maksimal,” tuturnya.

Hanita Firsada berharap dalam Rakor ini dapat disusunnya rencana kerja yang baik dan seluruh Kader PKK harus mempunyai rasa memiliki organisasi PKK tersebut.

“Kita harus tunjukan loyalitas dengan pimpinan bila mendapatkan tugas agar menyelesaikan nya dengan baik,” kata dia.

Dia juga mengatakan, Rakor ini adalah sarana komunikasi dan silaturahmi antara Kader PKK Tubaba karna PKK mempunyai peran penting dalam membantu roda pemerintahan.

“PKK ini sifat nya sosial dan bekerja dengan hati, karna itu saya mengajak kepada semua Kader PKK untuk bisa berbangga hati mengerjakan sesuatu dengan ikhlas,” tandasnya.

Hadir dalam Rakor tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tubaba dan seluruh Pokja dan TP PKK Kecamatan.

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 secara Virtual, berlangsung di Ruang Rapat Bupati. Senin (15/01/2024).

Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir, menyampaikan tujuan rakor tersebut merupakan fokus kepada hal-hal yang mengenai kenaikan harga serta mengantisipasi, kenaikan inflasi”ucapnya dalam memimpin rapat

Ia pun mengatakan bahwa kegiatan rakor tersebut dilaksanakan sebagai upaya evaluasi menyangkut stabilitas harga pangan dalam mengantisipasi kenaikan inflasi

Adapun dikesempatan tersebut direktur Statistik Harga Bpk. Windiarso menyampaikan bahwa dalam hasil tinjauan inflasi serta indeks perkembangan harga pangan dalam M2 Januari 2024 relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan Desember 2023.

Lanjut beberapa penyebab angka inflasi dibulan Januari 2024 masih dipengaruhi oleh harga Cabai merah, cabai rawit, dangin ayam, serta beberapa komoditas pangan lainya,”ucapnya

Dengan tingkat inflasi pada bulan Januari relatif lebih rendah bila dibandingkan pada bulan Desember, hal tersebut memiliki beberapa faktor yang mempengaruhi, terkait beberapa komunitas yang relatif semakin berkurang konsumsinya,

Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Bupati, Kapolres Tubaba, Kejari Tubaba, Dandim 0412/LU TPID Tubaba, serta OPD terkait

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) melakukan kegiatan uji coba tempat wisata Camping di Tiyuh/Desa Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik. Kamis (12/01/2024) malam.

Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba, Sri Haryanto, dan para OPD dilingkup Pemkab setempat.

Puluhan tenda digelar dalam kegiatan tersebut untuk menampung segenap peserta uji coba Camping yang turut merasakan pengalaman wisata camping outdoor bersama didalam tenda dan jauh dari segala akomodasi dan fasilitas perhotelan.

Sekda Novriwan Jaya mengatakan, wisata alam berupa camping dan bermalam di Tepi Sungai khususnya di Tiyuh Gedung Ratu ini harus terus ditingkatkan dan dilestarikan.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar awal agar seluruh unsur pimpinan Pemkab Tubaba terlebih dulu merasakan pengalaman ini pertama kali, sebelum nantinya konsep wisata ini dikembangkan lebih lanjut oleh Tiyuh Gedung Ratu,” ungkapnya.

Sementara itu, sebagai penggagas wisata camping tersebut, Pakju sapaan akrab Juwaini Kepalo Tiyuh setempat mengatakan, konsep wisata ini cocok menjadi salah satu tempat berlibur dan rekreasi.

Selain itu, sambung Pakju, pesona alam ditempat ini tak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang asri saja dan pemandangan sungainya yang mengalir begitu sejuk, tetapi juga memanjakan mata pengunjung. Hal itu dikarenakan tempat camping ini lokasinya dibawah jembatan dan kebun karet warga.

“Suasananya juga sejuk dan menenangkan, bisa jadi tempat berburu spot foto yang instagramable” kata kepalo tiyuh.

Pakju menjelaskan, wisata camping ground ini yang menariknya berada dekat dengan wisata air sungai dan perkebunan warga. Lokasinya juga dikelola oleh masyarakat.

“Rencananya pengelola menyediakan juga fasilitas kemah bila pengunjung yang datang ingin berkemah,” ujarnya.

Kemudian selain itu, di tempat wisata ini juga rencana akan disediakan warung angkringan. Sehingga pengunjung dapat menyantap makanan sambil bersantai menikmati keindahan alam sekitar.

“Tempat ini tidak jauh kok, bagi yang membawa motor dan mobil bisa dibawa masuk, mereka bisa langsung camping dekat kendaraan,” kata dia.

Tambah pakju, tempat wisata camping ground ini menyatu dengan alam dan masih alami. Pengunjung disini akan melihat pesona keindahan matahari terbenam dan matahari terbit dengan pemandangan bukit yang mengelilinginya dan Wisata Camping Ground ini hanya memakan waktu sekitar 20 menit dari Pusat Kota .

“Jadi kalau dari kami, kami sangat mendukung adanya wisata ini.”

“Tempatnya agak tinggi, pengunjung yang datang gratis. Kecuali bila menyewa alat tenda untuk berkemah,” tutupnya

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Melalui seminar ini, saya berharap para pengurus masjid dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai digitalisasi masjid dan pentingnya sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-K).

Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Drs. M. Firsada, diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Tubaba M. Rasidi, S.H., M.M. saat membuka Seminar Digitalisasi Masjid dan Sosialisasi BPJS-K bagi Pengurus Masjid, yang berlangsung di Balai Tiyuh/Desa Mulya Jadi, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tubaba. Kamis (11/01/2024).

“Dengan demikian, diharapkan pengelolaan masjid khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat ini dapat lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan,” harap Rasidi saat membacakan sambutan tertulis Pj Bupati M. Firsada.

Menurut dia, masjid memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Oleh karena itu, sambung Rasidi, digitalisasi masjid menjadi suatu keharusan untuk mengikuti perkembangan teknologi yang seiring berjalannya zaman.

 

“Dengan digitalisasi, diharapkan manajemen masjid dapat lebih efisien dan transparan, serta dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada jamaah dan masyarakat umum,” imbuhnya.

Rasidi menjelaskan, sosialisasi BPJS-K yang dilaksanakan juga penting untuk dipahami oleh para pengurus masjid. BPJS-K membawa manfaat yang besar bagi para pekerja, termasuk karyawan masjid.

“Dengan bergabung di BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja akan mendapatkan perlindungan dan jaminan terhadap risiko sosial ekonomi, sehingga dapat merasa lebih aman dalam bekerja dan kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Dia juga berharap pelaksanaan Seminar Digitalisasi Masjid dan Sosialisasi BPJS-K ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para pengurus masjid di Kabupaten Tubaba.

“Mari kita jadikan acara ini sebagai momentum untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, demi tercapainya masjid yang lebih modern, profesional, dan memiliki peran yang lebih strategis dalam membimbing umat,” tutupnya.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, meresmikan Kantor Baru Bank Lampung KCP Panaragan Jaya di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Rabu (10/01/2024). 

Menurut M. Firsada, Bank Lampung telah lama menjadi mitra penting bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tubaba dalam memajukan sektor perbankan dan keuangan. Dengan kesuksesan pembangunan gedung baru tersebut, Bank Lampung semakin menegaskan komitmen-nya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Tubaba dan turut serta dalam memajukan perekonomian daerah setempat.

“Keberadaan Bank Lampung di wilayah kita telah memberikan kontribusi yang besar dalam memfasilitasi beragam kebutuhan keuangan masyarakat, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta para pelaku usaha lainnya. Dengan adanya gedung baru ini, diharapkan pelayanan perbankan akan semakin mudah diakses, transparan, dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh komponen masyarakat, terutama pelaku usaha dan industri di wilayah setempat, untuk memanfaatkan fasilitas perbankan yang lebih baik tersebut sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas jangkauan bisnis mereka.

“Sebagai pemerintah, kami siap mendukung sepenuhnya upaya Bank Lampung dalam membawa layanan perbankan yang berkualitas ke tengah-tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang sinergis antara pemerintah, sektor bisnis, dan lembaga keuangan, saya yakin kita akan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut M. Firsada juga mengingatkan kepada seluruh karyawan Bank Lampung KCP Panaragan Jaya untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah. Karena menurutnya, kepuasan dan kepercayaan nasabah adalah hal yang paling utama dalam sebuah layanan perbankan.

“Semoga dengan adanya gedung kantor baru ini, Bank Lampung KCP Panaragan Jaya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah kita. Mari kita bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya demi kemajuan bersama,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut jg M. Firsada menyerahkan Penyaluran Bantuan Program Mantra (Maju Sejahtera) kepada masyarakat dan Penyerahan secara simbolis CSR Bank Lampung berupa Alat Pakan Ternak kepada 10 Kelompok Tani.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Kejari Tubaba Sri Haryanto, Kapolres Tubaba AKBP. Ndaru Istimawan, Dirut PT. Bank Lampung Presley Hutabarat, Sekdakab Tubaba Ir. Novriwan Jaya, SP dan seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Tubaba.

 

(Rizky A Sony)