HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si menghadiri dialog program Mix Corporate Farming, di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulangbawang Udik. Sabtu (6/1/2024). 

Dialog Program Mix Corporate Farming (sistem pertanian berkorporasi) ini menghadirkan Ketua Badan Pangan Nasional (BAPANAS) Aris Prasetyo Adi dan Ketua Umum Gerakan Satmakura Lampung Mochtar Sani, yang akan merealisasikan Program sistem pertanian berkorporasi di Tubaba sebagai bukti komitmen pemerintah pusat dalam mendukung upaya pengembangan sektor pertanian di daerah.

Dalam sambutannya, Pj Bupati M. Firsada mengatakan yang diantaranya, dengan luas lahan sawah irigasi 19.000 hektar lebih, sawah tadah hujan 354 hektar, sebagian besar penduduk di Tubaba adalah petani dan pekebun.

“Untuk lahan perkebunan mencapai 55.000 hektar lebih, atau hampir 3 kali lipat luas pertanian.” ujar M. Firsada.

M. Firsada juga mengilustrasikan, di Kecamatan Tumijajar dalam sekali panen bisa mencapai 7 ton/hektar. Sedangkan target produksi padi /tahun sekitar 80.000 ton, namun hanya terealisasi dikisaran 78.000 ton.

Pada bagian lain sambutannya, M. Firsada mengajak para peserta dialog untuk memanfaatkan dialog tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan produksi pangan di Tubaba.

“Hari ini mari kita manfaatkan kunjungan Kepala Bapanas, untuk meningkatkan produksi pertanian kita, apalagi ada dukungan dari koperasi Satmakura.” ajak M. Firsada.

Sementara ditempat yang sama, Ketua Bapanas RI Aris Prasetyo Adi menyatakan,

apapun kondisinya Bapanas harus menjamin memiliki stok pangan strategis, seperti beras, jagung, kedelai, daging ruminansia (daging sapi dan kerbau yang berasal dari ternak: red) unggas, ayam pedaging dan petelur serta gula konsumsi.

“Kita harus memastikan punya cadangan pangan strategis, daging ruminansia, sapi dan ternak lainnya, ayam, telur dan gula konsumsi itu semua harus ada, sehingga perumusan kalkulasi, mulai dari berapa produksi akhir tahun, kemudian proyeksi produksinya.” terang Aris Prasetyo Adi.

Menurut Aris Prasetyo Adi, kebutuhan pangan strategis secara nasional perbulan ada diangka 2,55 juta ton, namun jika Januari produksi di bawah 1 juta ton dan bulan Februari juga tidak lebih dari 1,3 juta ton, artinya kita mengalami defisit 2,8 juta ton.

“Jadi stok itu memang harus dipersiapkan, sampai beberapa bulan ke depan” ujarnya.

Namun demikian Prasetyo Adi menegaskan, tugas Bapanas bukan di bidang produksi, namun lebih ke mengelola pasca panen hingga ke hilir, seperti bantuan pangan untuk daerah yang produksinya minim serta stabilisasi pasokan dan harga.

smeentara itu, Ketua Umum Gerakan Satmakura Lampung Mochtar Sani mengatakan, Gerakan Satmakura melalui Koperasi Satmakura Mitra Usaha akan membangun koordirasi lintas sektoral dengan semua pihak terkait dan melaksanakan kegiatan Mix Corporate Farming dalam bentuk yang integrated, terpadu, searah dan seimbang dan terkordinasi.

“Hal ini sangat dibutuhkan guna meningkatkan kapasitas, kualitas dan kontinuitas hasil produksi petani binaan koperasi Satmakura Mitra Usaha yang saat ini telah mengelola lahan 2000 hektar. Untuk mengoptimalkan program Mix Corporate Farming di Tubaba, saat ini telah tersedia lahan 12.000 hektar.” rincinya.

Menurutnya, program Mix Corporate Farming akan dilaksanakan dalam bentuk koorporasi melalui Kelompok Usaha Bersama agar mendapatkan luasan lahan yang cukup. Sehingga mekanisasi, teknologi, sistem manajemen dapat diterapkan, guna mengubah pola pertanian konvensional secara bertahap menjadi modernisasi.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Lampung Utara

Pembahasan terkait pelaksanaan pendudukan lahan ulayat adat desa Penagan Ratu yang jatuh pada tanggal 9 Januari 2024 besok oleh warga. rencana itu akan tetap digelar ketika pemerintahan tidak memberikan jalan keluar terbaik. Rabu (3/1/2024)

Hal itu dilakukan masyarakat sebagai upaya, menanti hasil tindak lanjut dari pemerintah daerah kabupaten Lampung Utara untuk memenuhi permintaan masyarakat adat terkait lahan seluas 1.184 Hektar di dusun Dorowati

Permintaan itu yakni pembebasan lahan ulayat adat dan masyarakat desa Penagan Ratu kecamatan Abung Timur, yang di klaim selama ini oleh pihak angkatan laut Prokimal Kotabumi.

Menurut Tim kuasa hukum Pembebasan tanah ulayat adat masyarakat desa Penagan Ratu. Permintaan masyarakat itu juga sebelumnya sudah pernah disampaikan ke pusat namun belum sampai langsung ke Presiden, Menteri, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut dan Kapolri.

Yang mana masyarakat adat, meminta adanya ketegasan pemerintah terhadap persolan tanah Ulayat adat desa Penagan Ratu untuk dikembalikan kepada mereka.

Hal itu lantaran tanah yang menjadi objek tersebut merupakan warisan nenek moyang dari turun menurun

Tim kuasa hukum juga meminta kepada pemerintah. Untuk melakukan tindakan membantu masyarakat adat mendapatkan haknya atas tanah tersebut dengan serius. Demi terhindar nya konflik meluas dan berkepanjangan antara masyarakat adat dengan pihak yang mengklaimnya.

Sebelumnya, pada bulan November 2023 lalu. Masyarakat adat pernah melakukan persiapan pendudukan lahan yang diduga di klaim Angkatan Laut. Namun hal itu di tunda selama dua bulan lantaran dapat di redam oleh Forkopimda kabupaten setempat.

Penundaan itu lantas di sampaikan oleh Riza ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kotabumi di depan para masyarakat adat yang kemudian viral.

Diketahui penundaan tersebut selama dua bulan dan jatuh tempo pada tanggal 9 Januari 2024 esok.

 

(Sony/Tim)

 

HARIANDIKSI.COM | Bandar Lampung

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika memimpin serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) hingga Kapolres di lingkungan kepolisian daerah setempat, Kamis (4/1/2023).

Helmy mengatakan, sertijab ini merupakan kebutuhan instansi Polri, dalam rangka penyegaran organisasi di lingkungan kerja Polda Lampung dan Polres jajaran. Ia berharap para pejabat baru dapat membawa harapan baru bagi masyarakat.

“Apa yang sudah diraih selama ini, tingkat kepercayaan masyarakat yang sudah kita dapatkan, hubungan masyarakat dengan kepolisian khususnya Polda Lampung yang sudah sedemikian baik ini, harus menjadi target untuk dijaga hingga ditingkatkan,” ujarnya saat dimintai keterangan.

Lebih lanjut Helmy meminta kepada setiap pejabat baru bisa cepat beradaptasi dan menyesuaikan di satuan kerja masing-masing. Terlebih, kedepan Polri akan menghadapi tantangan menyongsong pesta demokrasi damai Pemilu 2024.

“Ini sudah masuk menjelang hari H pencoblosan, sehingga tidak ada lagi waktu untuk orientasi dan sebagainya. Mereka harus langsung gas pol,” ucapnya.

Penyesuaian situs dan kondisi lingkungan kerja baru itu harus bisa dilaksanakan dengan cepat dan tepat. “Lakukan langkah-langkah penyesuaian baik itu dengan masyarakat, maupun satuan kerja yang dipimpin nantinya,” tambah dia.

Teruntuk para pejabat lama telah diserahterimakan jabatannya, Helmy mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas integritas, dedikasi, dan loyalitas telah ditunjukkan selama mengemban jabatan lama di tempat masing-masing.

Ia pun turut mendoakan para pejabat lama ditempatkan di jabatan baru, itu dapat terus melanjutkan langkah kerja-kerja baik selama betugas di Polda Lampung.

“Kami mendoakan semoga semua bisa berjalan lancar dan sukses, termasuk kepada pejabat lama sudah saya serah terimakan, atas nama seluruh jajaran Polda Lampung saya mengucapkan terima kasih,” katanya.

Dalam menghadapi tahapan Pemilu 2024, Helmy kembali mengingatkan segera pimpinan maupun anggota hingga ASN jajaran Polda Lampung dapat terus menjunjung tinggi netralitas dan integritas.

“Saya tekankan kembali, jangan ganggu soliditas netralitas kami Polri dan juga teman kami TNI. Jangan diganggu,” tandas jenderal bintang 2 tersebut.

Berikut daftar sederet PJU hingga Kapolres menjalani serah terima jabatan.

Kombes Pol Amiludin Roemtaat sebelumnya menjabat sebagai Karoops Polda Lampung diangkat sebagai Auditor Kepolisian Madya TK. I Itwasum Polri. Ia digantikan Kombes Pol Ardiansyah Daulay dari Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (Dalam rangka Dil Sespimti Polri Dikreg ke-31 T.A. 2022).

Kombes Pol Riyadi Nugroho sebelumnya Karo SDM Polda Lampung diangkat sebagai Karo SDM Polda Aceh. Posisinya digantikan Kombes Pol Adi Ferdian Saputra sebelumnya menjabat Kabagluhkum Rokermaluhkum Divkum Polri.

Kombes Pol Sis Mulyono sebelumnya Dirpolairud Polda Lampung dimutasikan sebagai Pamen Polda Lampung (Dalam rangka pensiun). Jabatannya digantikan Kombes Pol Boby Pa’ludin Tambunan sebelumnya Dirpolairud Polda Kalimantan Tengah.

Kombes Pol Ino Harianto sebelumnya Kapolresta Bandar Lampung dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Ops Itwasum Polri. Penggantinya, AKBP Abdul Waras sebelumnya Waka Spn Polda Jawa Tengah.

AKBP Jibrael Bata Awy sebelumnya Kapolres Tulang Bawang diangkat sebagai Wadirreskrisus Polda Lampung. Kemudian penggantinya AKBP James sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Labuhanbatu.

Kombes Pol Juwari sebelumnya Karolog Polda Lampung dimutasikan sebagai Pamen Polda Lampung (dalam rangka pensiun). Ia digantikan, Kombes Pol Supriadi sebelumnya Kabidhumas Polda Sumatera Selatan.

Kombes Pol Joko Bintoro sebelumnya Dirpamobvit Polda Lampung diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirpamobvit Polda Kalimantan Utara. Penggantinya, AKBP Bryan Benteng sebelumnya menjabat Kabagkerma Roops Polda Lampung.

Kombes Pol Frengky Yusandhy sebelumnya Kepala SPN Polda Lampung dimutasikan sebagai Analisis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri. Penggantinya, Kombes Pol Erik Ferdinand, sebelumnya Peneliti Utama Stik Lemdiklat Polri.

AKBP Siswara Hadi Chandra sebelumnya Kapolres Tanggamus dimutasikan sebagai Kasubbagrenmin Baglog Korbrimob Polri. Penggantinya, AKBP Rinaldo Aser sebelumnya menjabat Kasubbidwabprof Bidpropam Polda Metro Jaya.

Kombes Pol Wahyu Widiarso Suprapto sebelumnya Dansatbrimib Polda Lampung dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Penggantinya, Kombes Pol Yustanto Mujiharso, yang sebelumya menjabat Danmen II Paspelopor Korbrimob Polri.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Lampung Utara

Pencapaian kinerja sepanjang tahun 2023 adalah momentum untuk melakukan refleksi atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lampung Utara sebagai salah satu penegak hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara Mohamad Farid Rumdana, S.H., M.H. mengatakan dalam Press Conference, institusi yang dipimpinnya telah bekerja semaksimal mungkin, namun tentunya banyak juga evaluasi-evaluasi yang dilakukan baik di internal Kejaksaan sendiri maupun koreksi yang datang dari masyarakat. Rabu (3/1/2024)

“Koreksi dan evaluasi yang disampaikan masyarakat kami tampung, kami pelajari dan akan kami laksanakan jika itu sesuai dengan aturan” ungkap Farid Rumdana

Sementara terkait Realisasi target Penerimaan Negara Bukan Pajak ((PNBP) Kejaksaan Negeri berhasil melampauinya, dari target 114 Juta dapat terealisasikan 233 juta lebih.

“Keberhasilan kinerja Kejaksaan Negeri Lampung Utara dalam pelaksanaan penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative justice dari Januari – Desember 2023 sebanyak 24 perkara” terangnya.

“Dan prestasi bidang datun yang salah satunya keberhasilan memulihan aset negara dalam hal ini Pemkab Lampung Utara sebesar kurang lebih Rp1.8 Miliar” sambung Kajari.

Dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri terjadi peningkatan kasus Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba), terutama kasus narkoba jenis sabu-sabu, serta terjadi peningkatan pada kasus Asusila.

“Salah satu faktor utama yang dapat dikaitkan dengan peningkatan kasus asusila adalah perkembangan teknologi dan internet, akses yang lebih mudah terhadap konten dewasa, membuka pintu bagi siapa saja untuk terpapar” Kata Farid

Untuk capaian kinerja pidsus tahun 2023, kejaksaan telah merealisasikan 3 perkara sampai tingkat penuntutan diantara kasus PMD.

“Dan ada juga masih dalam penyidikan, penyidikan tentunya masih berjalan, dari perkara pupuk, perkara Inspektorat, itu masih berjalan, kejaksaan akan terus bergerak, langkah-langkah terus kami lakukan, untuk perkara pupuk LHP PKN sudah kami terima” ujarnya

Kemudian untuk perkara Inspektorat, Kajari menyampaikan, BPKP sedang menghitung, pihak kejaksaan tidak mau gegabah dalam menjalankan tugas, namun pihaknya sangat menerima masukan-masukan dari berbagai pihak, berbagai elemen, masukan itu akan menjadi semangat buat kejaksaan.

Penanganan perkara Inspektorat ditegaskan oleh kajari akan berjalan terus dan sedang menunggu hasil perhitungan kerugian negara oleh BPKP, terakhir sampai Desember 2023 tim BPKP sedang mengklarifikasi seluruh saksi yang di periksa dari pihak Inspektorat, selanjutnya kejaksaan juga akan mengklarifikasi pihak-pihak yang diperiksa, baik dari UBL atau siapapun, kemudian ahli juga sudah di periksa.

“Dan tentunya ini untuk menunjang pembuktian nanti di persidangan” ujarnya

“Jadi perlu saya tegaskan lagi, bahwa perkara yang kami tangani tidak didiamkan atau dipeti es kan, semua berjalan, tunggu saja waktunya, sabar karena sekali lagi menghitung itu bukan hal yang mudah, kami punya penghitungan sendiri, tapi akan lebih afdol, lebih kuat dengan perhitungan akuntansinya dilakukan kerjasama dengan BPKP” tegas kajari dihadapan organisasi wartawan, LSM dan elemen-elemen masyarakat lainnya.

 

(Rizky A Sony)

 

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, meresmikan Gedung Kantor Baru DPMPTSP dan Disdukcapil Tubaba berlangsung di Gedung DPMPTSP. Rabu. (03/01/2024).

Dalam sambutannya M. Firsada mengatakan Pembangunan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ini menunjukkan komitmen kita dalam memberikan layanan administrasi kependudukan yang efisien dan merata bagi seluruh warga masyarakat di Kabupaten Tubaba,”ucapnya

Lanjut dengan adanya fasilitas ini, diharapkan proses administrasi kependudukan seperti pencatatan kelahiran, kematian, dan dokumen kependudukan lainnya bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Sementara itu, peresmian Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu juga menandai langkah maju dalam mendukung investasi dan pengembangan ekonomi daerah kita,

Tentunya dengan adanya fasilitas ini, diharapkan proses perizinan dan layanan terkait investasi akan menjadi lebih efisien, mendorong pertumbuhan sektor bisnis, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di daerah ini,”jelasnya

“Saya berharap semangat kolaborasi dan pelayanan terbaik akan menjadi bagian dari budaya kerja di dalamnya. Mari kita jaga dan manfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin demi kepentingan bersama,”ucapnya

 

(Rizky A Sony)

 

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) pertama di Kabupaten Tubaba, pada Rabu (03/01/2024).R

SIA bernama Ummi Athayya ini sebelumnya merupakan Klinik bersalin Ibu dan Anak Ummi Athayya, yang berlokasi di Tiyuh/Desa Candra Mukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba, Lampung.

Menurut Pj Bupati M. Firsada, RSIA Ummi Athayya ini sangat penting dan bernilai strategis dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Keberadaan rumah sakit ibu dan anak ini, harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas derajat kesehatan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Tubaba,” kata Pj Bupati M. Firsada.

Dia mengungkapkan sejak awal masa jabatannya sebagai Pj Bupati, salah satu fokus utama adalah meningkatkan akses dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama ibu dan anak.

Dengan adanya RSIA Ummi Athayya ini, Pj Bupati berharap dapat memberikan pelayanan medis yang berkualitas dan memadai bagi seluruh masyarakat.

“Kami berharap RSIA ini dapat mengurangi angka kematian terhadap ibu dan anak, serta memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan,” harapnya

“RSIA Ummi Athayya merupakan bukti komitmen kita semua dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi ibu dan anak-anak di daerah kita. Melalui fasilitas ini, kita menunjukkan bahwa kesehatan mereka adalah prioritas bagi pemerintah dan masyarakat kita,” imbuhnya.

Di moment itu, Pj Bupati M. Firsada juga menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kerjasama dan semangat bersama yang telah ditunjukkan adalah bukti kebersamaan dan kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat,” kata dia.

Dengan peresmian RSIA ini, Pj Bupati juga berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi ibu dan anak-anak.

“Kesehatan mereka adalah investasi bagi masa depan bangsa, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan akses terbaik dalam hal ini,” harapnya lagi.

Dirinya berpesan kepada para petugas rumah sakit, baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya, agar terus termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat dengan sikap yang ramah, tulus dan ikhlas, agar pasien bisa nyaman dalam menjalani perawatan dan akhirnya lekas sembuh.

Tak lupa, Pj Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga serta mendukung keberlangsungan dan pengembangan RSIA Ummi Athayya.

“Kita semua memiliki peran penting dalam menjaga dan memastikan pelayanan kesehatan yang baik difasilitas ini. Mari kita jaga bersama-sama fasilitas ini agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat kita,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur RSIA Ummi Athayya, dr. Tanti mengatakan, peresmian RSIA Ummi Athayya ini adalah bukti nyata komitmen dalam rangka menjawab keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang paripurna.

“Kami ingat 2 tahun lalu ditempat ini kita melakukan peresmian Klinik Ummi Athayya, yang pada waktu itu diresmikan oleh Bapak Bupati Tubaba, Bapak Umar Ahmad, dan alhamdulillah pada hari ini ada peningkatan kapasitas dari klinik menjadi RSIA,” kata dr. Tanti.

Dengan keberadaan RSIA Ummi Athayya ini, tentunya membuat masyarakat akan semakin dipermudah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Oleh karena itu, lanjut dr. Tanti, peningkatan jasa pelayanan dibidang kesehatan secara profesional serta peningkatan kinerja seluruh jajaran RSIA Ummi Athayya untuk menunjang kualitas dan mutu layanan mutlak harus dilakukan sebagai acuan inovasi dalam dunia kesehatan di Indonesia, khususnya Kabupaten Tubaba.

“Tentunya dengan fasilitas sarana dan prasarana, tim dokter, dan tenaga kesehatan yang handal, kompeten, serta profesional diharapkan mampu memberikan solusi pelayanan dan kepuasan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

dr. Tanti juga menerangkan, RSIA Ummi Athayya memiliki keunggulan dalam pelayanan dan fasilitas yang sangat lengkap, diantaranya yaitu terdapat 38 tempat tidur yang terdiri dari bed rawat inap VVIP, VIP, kelas 1, 2, dan 3.

Selain itu, sambung dr. Tanti, terdapat Pelayanan Rawat Jalan Dokter Spesialis (Obgyn, Bedah, Anak, Anastesi, dan Penyakit Dalam), Pelayanan Dokter Umum, Pelayanan Kamar Operasi, Pelayanan ICU, Pelayanan NICU, Pelayanan IGD, Pelayanan Ruang Bersalin, Pelayanan Laboratorium, Pelayanan Farmasi, dan Pelayanan Radiologi.

“Pelayanan unggulan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Ummi Athayya yaitu Persalinan normal tanpa nyeri, Operasi SC Eracs, Pelayanan USG 4D Realtime, Sunat tanpa nyeri, perawatan bayi premature Sampai dengan bayi berat 300 gr, dan pelayanan Vaksin lengkap,” sebut dr. Tanti.

“Semoga momentum peresmian ini tidak hanya sekedar kegiatan seremoni, tetapi lebih jauh lagi bisa menjadi kebanggaan, mampu meningkatkan derajat kesehatan dan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat, sekaligus ikut berpartisipasi mengembangkan, meningkatkan dan memajukan pembangunan kesehatan khususnya kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Tulang Bawang Barat khususnya dan provinsi Lampung pada umumnya,” pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Seusai melakukan Pengecekan terhadap kedisplinan pegawainya di setiap kantor dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), Selasa (02/01/2024) Penjabat (Pj) Bupati Tubaba meninjau langsung proses penyaluran bantuan program Maju Sejahtera (Mantra) di Bank BNI, Dayamurni, Kecamatan Tumijajar.

Diketahui, Program bantuan tersebut disalurkan kepada 5000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dibagikan di sembilan kecamatan di Kabupaten Tubaba.

Penerima Mantra merupakan keluarga yang mengalami Stunting dan Kemiskinan Ekstrim, serta bukan penerima program bantuan PKH dan BPNT di masing-masing tiyuh penerima. diharapakan dengan bantuan tersebut dapat membantu keluarga dalam pemenuhan gizi dan kebutuhan pokok sehari-hari.

Untuk setiap KPM mendapatkan bantuan senilai Rp. 400 ribu. Dan bantuan ini disalurkan langsung ke rekening penerima.

Untuk masyarakat penerima dari Kecamatan Tulangbawang Udik dan Tumijajar pengambilan bantuan Mantra dilakukan di Bank BNI di Daya Murni, Tumijajar. Untuk masyarakat di Kecamatan Tulangbawang Tengah pengambilan dananya di BPRS Tani Tubaba di Pasar Panaragan Jaya. Sementara masyarakat penerima dari Kecamatan Pagar Dewa, Lambu Kibang, Batu Putih, Gunung Terang, Gunung Agung, dan Way Kenanya pengambilan dana bantuannya melalui Bank Lampung yang ditempatkan di beberapa titik lokasi yang sudah ditentukan.

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | LAMPUNG

Stigma “negeri para pembegal” yang melekat di Provinsi Lampung perlahan kini mulai reda. Tanah Lado kini menjadi tujuan wisata dari ribuan warga.

Hal ini bisa terlihat secara kasat mata dan jelas saat akhir pekan maupun musim liburan. Di jalan-jalan protokol, area parkir hotel, banyak kendaraan dengan plat nomor luar Lampung seperti BG, B, dan lainnya.

Kendaraan luar Lampung ini hilir mudik ke lokasi wisata dan tujuan kuliner untuk menikmati suasana liburan di Provinsi Lampung.

Salah seorang wisatawan asal Sumatera Selatan, Hendra Nasution mengaku selalu menanti momen liburan untuk pergi ke Lampung.

Menurutnya, akses ke Lampung dari Sumatera Selatan sangat mudah dijangkau dan cepat. “Lewat jalan tol cuma 4 jam,” katanya saat ditemui di Pantai Sari Ringgung, Senin (1/1/2024).

Hendra mengaku tidak memperdulikan stigma “begal” dan menyeramkan yang berkembang di kalangan publik.

Karena, dalam kenyataannya Hendra justru menjumpai hal sebaliknya.

“Nggak ada itu (takut) kami main ke Lampung. Warganya malah ramah dan akrab,” kata Hendra dalam dialek khas Sumatera Selatan.

Dia juga menepis anggapan Lampung rawan pembegalan. “Lampung aman kok. Kami sudah tiga kali wisata di sini, aman-aman saja,” katanya.

Hal senada dikatakan Alfi Widya Kusuma, warga Kalimantan yang berwisata bersama keluarganya saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Lampung.

Alfi yang sudah enam tahun tinggal di Lampung mengaku image menyeramkan hanya dikatakan orang yang melihat Lampung dari luar saja.

“Lampung gak semenakutkan itu, menurut aku gak semenyeramkan itu. So far di sini baik-baik aja,” kata dia.

Lebih dari itu, ia mengakui warga lokal Kota Bandar Lampung sangat ramah dan bersahabat terhadap masyarakat pendatang.

“Enak sih kotanya juga, ternyata gak seperti kata orang-orang yang keras banget gitu juga enggak,” tambahnya.

Kesan buruk dan image “begal” ini juga ditepis oleh Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika.

“Indikator rawan begal seperti apa, apakah ketika ada kejadian satu kali dapat disebut menjadi rawan? Faktanya, Lampung kini jadi tujuan wisata,” kata Helmy.

Helmy mengatakan kepolisian telah berupaya keras menjaga keamanan agar kejahatan jalanan bisa ditekan.

Namun, Helmy mengaku kepolisian tidak bisa bekerja sendirian untuk menjaga Lampung dari faktor-faktor lain.

Misalnya, ada beberapa jalan yang tidak memiliki lampu penerangan maupun jalan rusak. Kepolisian tidak mempunyai kapasitas untuk mengatasi hal itu.

“Jadi tentu saja, kita butuh bekerja sama. Tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Kita (kepolisian) tidak punya kewenangan memperbaiki jalan rusak atau memasang lampu,” katanya.

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat Genap dua bulan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah ramai melayani masyarakat Kabupaten Tubaba.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tubaba, Drs. Ahmad Hariyanto, M.M., menyampaikan bahwa semenjak diresmikan pada 31 Oktober 2023 sampai dengan hari ini, MPP Tubaba telah melayani ribuan permohonan masyarakat.

“Hingga hari ini MPP beroperasi, sudah melayani sebanyak 2.165 warga Tubaba pasca diresmikan. Total ada 12 gerai dan 120 pelayanan telah hadir untuk melayani masyarakat di Tubaba,” sebutnya.

Ahmad Hariyanto melanjutkan, bahwa perjuangan dan perjalanan untuk mewujudkan MPP di Tubaba akhirnya dapat terbayar dengan beroperasinya MPP Tubaba pasca pandemi Covid-19,

“Terimakasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada pimpinan, para pengunjung, tim pengelola MPP atas kinerja yang baik selama ini sehingga selalu memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat Tubaba,” tuturnya.

Mengakhiri tahun pelayanan 2023 ini, Ahmad Hariyanto menyampaikan permintaan maaf jika belum mampu memberikan pelayanan yang sesuai harapan masyarakat.

Tentu untuk kedepannya, ungkap Ahmad Hariyanto, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan, personil, sistem manajemen layanan, sarana dan prasarana serta komponen pendukung MPP lainnya termasuk mengikuti arahan dari Kemenpan RB untuk menjadi MPP digital.

“DPMPTSP Tubaba akan selalu bersinergi dengan semua stakeholders dalam peningkatan layanan kepada masyarakat, termasuk pemanfaatan MPP sebagai salah satu objek destinasi wisata, pusat edukasi layanan publik maupun MPP sebagai etalase kriya dan budaya Tubaba,” pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)

 

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Setelah berlangsung selama beberapa minggu ini, akhirnya Turnamen Sepak Bola Candra Cup III yang digelar di Lapangan Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, telah resmi ditutup Penjabat (Pj) Bupati Tubaba Drs. M. Fifsada, pada Kamis (28/12/2203).

Dalam menyampaikan sambutannya, Pj Bupati M. Firsada mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah turut serta menyukseskan turnamen ini menjadi sebuah ajang yang begitu membanggakan.

“Turnamen Sepak Bola Candra Cup III merupakan wadah yang luar biasa bagi para pemain, pelatih, dan pencinta sepak bola di wilayah kita untuk bertanding secara sportif dan menunjukkan bakat serta kemampuan terbaik mereka,” kata Pj Bupati M. Firsada

Melalui turnamen ini, lanjut M. Firsada, kita semua telah menyaksikan semangat persaingan yang tinggi, kekompakan tim, dan tentunya kebersamaan yang begitu luar biasa dalam menghadirkan pertandingan-pertandingan yang sangat memukau.

“Saya ingin memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua tim peserta, baik yang berhasil mencapai babak final maupun yang telah berjuang sejak awal turnamen. Semangat, kegigihan, dan dedikasi yang telah diperlihatkan oleh setiap pemain dan pelatih tidak hanya mencerminkan semangat sportivitas, tetapi juga semangat persatuan dan kesatuan dalam kemajuan olahraga di daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.

Dia mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat, pengunjung dan pendukung setia yang telah turut memeriahkan setiap pertandingan, memberikan dukungan kepada para pemain, dan menunjukkan semangat sportivitas yang menjadi salah satu nilai utama dari olahraga sepak bola.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras untuk menyukseskan turnamen ini. Segala upaya, kerja keras, dan dedikasi yang telah diberikan oleh panitia telah melahirkan sebuah turnamen yang berjalan lancar, tertib, dan sukses hingga akhir.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam mensukseskan Turnamen Sepak Bola Candra Cup III ini. Semoga kehadiran turnamen ini dapat menjadi tonggak awal bagi perkembangan olahraga sepakbola di wilayah kita, serta menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi dalam bidang olahraga,” tambahnya.

“Mari kita jadikan semangat dari turnamen ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Tulang Bawang Barat, agar kedepannya kita dapat menciptakan ajang-ajang yang lebih besar dan berprestise di bidang olahraga sepak bola,” tutupnya.

Diketahui, dalam turnamen tersebut, juara 1 Panaragan jaya, mendapatkan hadiah 3 juta plus tropi sama piagam, juara 2 mulya asri hadiah nya 2,5 juta plus tropi dan piagam, juara 3 marga mulya hadiah 1,5 juta plus tropi dan piagam,

juara 4 candra jaya hadiahnya 500 ribu plus tropi dan piagam, juara terbaik 200 ribu, untuk drambend 250 ribu rupiah.

Serta, uang pembinaan dari Pj Bupati Tubaba kepada juara pertama sebesar 1 juta, dan kepada juara 2 sebesar 500 ribu rupiah.

(Rizky A Sony)