Tulang Bawang Barat, HD- Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si. membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Lambu Kibang.

Dengan tema “Peningkatan SDM yang Adaptif dan Inovatif Dalam Mendukung Produktivitas Daerah”, kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba dan dihadiri seluruh kepala tiyuh dan Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) se-kecamatan, yang berlangsung di Balai Tiyuh/Desa Kibang Budi Jaya. Kamis (01/02/2024).

Dalam arahannya, Pj. Bupati M. Firsada mengatakan, kegiatan Musrenbang merupakan program tetap yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mekanisme perencanaan.

“Kegiatan Musrenbang ini dilaksanakan secara berjenjang, yang dimulai dari tingkat tiyuh, kecamatan, kabupaten, bahkan provinsi dan pusat. Hal tersebut sudah diatur didalam perencanaan pembangunan daerah,” ucapnya.

Berbicara pembangunan, sambung Firsada, tentu saja tidak lepas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang setiap tahunnya di anggarkan dan APBD Kabupaten Tubaba pada tahun 2024 ini sebesar 928,048 miliar.

“Tentunya dengan jumlah APBD tersebut masih belum bisa mencukupi semua kebutuhan pembangunan, meski Pemda Tubaba telah berupaya melaksanakan anggaran sesuai dengan kebutuhan, terutama dalam penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial dan penguatan perekonomian daerah serta dalam masalah kerukunan dan keagamaan,” ujarnya.

“Karena terbatas ini kita harus membuat prioritas, mana yang mendesak dan mana yang urgen. Untuk mengetahui apa yang menjadi prioritas, pemerintah sudah menetapkan mandatory spending atau belanja wajib. Belanja wajib yaitu berupa kesehatan, pendidikan, infrastruktur,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)

Tulang Bawang Barat, HD- Asisten 1 Bidang Pemerintahan Dan Kesra Tulang Bawang Barat Dra. Bayana. M.,Si Membuka kegiatan Musrenbang dan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan, Di Aula Kantor Kecamatan Gunung Agung. Selasa (31/01/2024)

Dalam sambutan Penjabat Bupati Tubaba yng di sampaikan Assisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra, Pembangunan menyampaikan Kegiatan Forum Musrenbang ini sudah merupakan program tetap kita setiap tahunnya kita laksanakan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mekanisme perencanaan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Mekanisme semacam ini tidak lain adalah merupakan perwujudan dari sebuah proses perencanaan pembangunan daerah melalui pendekatan yang kita kenal dengan istilah pendekatan teknokratis, partisipatif, politik dan Top Down-Bottom Up yang kemudian dirangkum menjadi usulan rencana kerja kecamatan. Sinkronisasi usulan rencana kerja kecamatan merupakan hasil kesepakatan prioritas kecamatan yang dipadukan dengan hasil Musrenbang tingkat tiyuh yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Berbicara pembangunan tentu saja tak lepas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang setiap tahunnya di anggarkan. Perlu diketahui bersama bahwa APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat pada tahun 2024 ini sebesar 928,048 Milyar Rupiah.

Namun demikian, kita menyadari bahwa APBD kita masih belum bisa mencukupi semua kebutuhan pembangunan, meski Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah berupaya melaksanakan anggaran sesuai dengan kebutuhan, terutama dalam penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial dan Penguatan Perekonomian daerah.

Berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan di daerah, tentunya kita telah merasakan perubahan yang lebih baik, oleh karena itu pada kesempatan ini saya sampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama. “Ucap Bayana”

Pengembangan SDM berkarakter
Pengembangan dan peningkatan SDM adalah proses tujuan dalam pembangunan nasional dan kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang pendidikan, akan terus kita tingkatkan, baik melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan maupun peningkatan mutu dan kualitas pendidik.

Tentu saja ini menuntut kesiapan kita dalam menyediakan Prasarana Pendidikan, seperti ruang kelas siswa, ruang guru, laboraturium, perpustakaan, sampai dengan alat peraga edukatif. Selain bantuan BOS, Pemberian insentif untuk guru PAUD dan pemberian beasiswa untuk mahasiswa kita tetap diberikan.

Selain sektor pendidikan, memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat kurang mampu seperti JKN, Pengembangan Puskesmas rawat Inap, pengembangan dan pemenuhan tenaga kesehatan, dokter dan dokter spesialis Rumah Sakit Daerah menjadi perhatian utama Pemerintah Daerah agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan.

Selanjutnya untuk meningkatkan kualitas SDM sejak dini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Melaksanakan Program Prevelensi Stunting dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

Dan selain itu peranan Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam peningkatkan perlindungan juga semakin meningkat sehingga bisa menjadikan Kabupaten Tulang Bawang Barat sebagai Kabupaten Layak Anak.

Meningkatkan Perekonomian dan Nilai Tambah
Dalam menguatkan perekonomian, pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah memprogramkam Nenemo Mandiri Pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan dengan 3K1W, Kandang, kolam, kebun dan Wisata.

Pembangunan Masyarakat di Tiyuh, melalui Pemerintah Tiyuh, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah menganggarkan 89,9 Miliar Dana Desa (DD) dan 49,6 Miliar Alokasi Dana Desa (ADD) untuk tahun 2024. Hal ini diharapkan dapat lebih mampu meng-gerakkan perekonomian masyarakat, khususnya yang berada di tiyuh, dimana dalam pelaksanaannya peran serta masyarakat tiyuh dan pemberdayaan masyarakat tiyuh menjadi yang utama.

Selain hal tersebut, untuk mendorong peningkatan perekonomian, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat pada Tahun 2024 telah meng-alokasikan anggaran pada Program Maju Sejahtera Tulang Bawang Barat (Program Mantra Tubaba), yang bertujuan peningkatan keberdayaan masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan.

Sebagai bagian dari Provinsi Lampung, Pemkab Tulang Bawang Barat mendukung penuh pelaksanaan Kartu Petani Berjaya (KPB).
Program Kartu Petani Berjaya adalah suatu program, yang menghubungkan semua kepentingan pertanian dengan tujuan mencapai kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama.

KPB  berupaya menjaga ketersediaan benih, bibit dan pupuk, penanganan panen dan pasca panen, pendampingan budidaya, ketersediaan teknologi pertanian, permodalan, manajemen risiko usaha tani, jadwal tanam, sampai ke penyaluran air irigasi.

Pengembangan Insfrastruktur
Sebagaimana kita ketahui bahwa infrastruktur merupakan salah satu faktor pembangkit perekonomian suatu wilayah. Dengan tersedianya infrastruktur yang baik diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas kesehariannya.

Pembangunan Infrastruktur diarahkan pada pengembangan pusat kegiatan melalui pengembangan pusat-pusat permukiman untuk melayani kegiatan pelayanan pemerintahan, pelayanan jasa ekonomi, terutama untuk akses transporasi hasil bumi masyarakat.

Pada Tahun 2024 ini Pemkab Tulang Bawang Barat telah menganggarkan anggaran yang bersumber dari DAK, yaitu untuk pembangunan jalan sebesar 13 Miliar. Dalam konteks ini diharapkan sarana transportasi antar kecamatan dapat terhubung dengan baik.

Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Agar dapat diketahui di tahun 2024 Kabupaten Tulang Barat juga telah mengoperasionalkan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang telah diresmikan pada tahun 2023 yang lalu. Demikian pula untuk sarana perkantoran dan pemerintahan yang akan di tata kembali peruntukannya.

Sedangkan ditingkat Tiyuh, Pemkab Tulang Bawang Barat telah mem-programkan Smart Village, yaitu pembangunan tiyuh berbasis penerapan teknologi tepat guna. Dimana semua tiyuh sudah bebas dari blankspot, sehingga pelayanan dapat memanfaatkan teknologi informasi lebih optimal.

Meningkatkan Kehidupan Masyarakat yang Religius, Aman, Berbudaya dan Demokratis
Berkaitan dengan potensi gangguan kamtibmas dan ketertiban, saya minta kepada Camat, Uspika Kecamatan, dan Kepalo Tiyuh, hendaknya ini dapat menjadi perhatian dan mengambil langkah-langkah sedini mungkin bila ada tanda-tanda terjadinya peristiwa yang membuat keresahan kepada masyarakat atau mengganggu ketertiban masyarakat. Apalagi di tahun 2024 ini adalah tahun pelaksanaan Pemilu, sehingga kamtibmas perlu kita jaga bersama.

(Rizky A Sony)

Tulang Bawang Barat, HD- Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si, resmi melepas penyaluran beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan masyarakat tahun 2024.

Kegiatan tersebut dilakukan di Gedung Bulog Menggala, Kabupaten Tulang Bawang. Selasa (30/01/2024).

Pj Bupati M. Firsada menyebutkan, jumlah beras CPP tahap pertama ini telah disalurkan sebanyak 214 ton untuk seluruh wilayah di Kabupaten Tubaba.

“Hari ini kita salurkan bantuan beras 214 ton dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau penerima bantuan sebanyak 21.479 Kepala keluarga dengan masing-masing keluarga menerima 10 kilo gram beras,” sebut Pj Bupati M. Firsada dilokasi.

M. Firsada memastikan, pihaknya telah memeriksa beras yang disalurkan dalam kondisi baik dan kualitas medium.

“Dengan bantuan ini diharapkan kestabilan harga di masyarakat khususnya di kabupaten Tubaba dapat terjaga dan dengan suplai yang cukup, serta kebutuhan dapat terjaga melalui Bulog,” ungkapya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Cabang Bulog Menggala Ichan Nurul Hakim, mengatakan, penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah khususnya untuk kabupaten Tubaba dilakukan pada hari ini dalam kondisi yang sangat baik.

“Diharapkan bantuan ini dapat tersalurkan dengan baik kepada KPM di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tubaba,” tutupnya.

(Rizky A Sony)

Tulang Bawang Barat, HD- Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan, di Aula Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU). Senin (29/01/2024).

“Saya sampaikan bahwa persoalan mendesaklah yang menjadi prioritas. Kita jangan patah semangat hanya karena anggaran kita terbatas, lantas tidak mau bekerja,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba akan menampung seluruh usulan dari 9 kecamatan. Setiap kecamatan berbeda-beda permasalahan. M. Firsada menekankan, bahwa nanti formulasinya adalah prioritas mana yang paling mendesak.

M. Firsada menjelaskan, bahwa kegiatan Musrenbang tersebut dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari Tiyuh, Kecamatan, Kabupaten, bahkan Provinsi dan Pusat. Dan hal tersebut sudah diatur didalam perencanaan pembangunan daerah.

“Hari ini kita mengakumulasi seluruh usulan-usulan kecamatan untuk menjadi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tubaba.
Jika melihat usulannya, itu memang beragam. Ada yang dari sarana, infrastruktur, pelayanan maupun kesehatan,” katanya.

Menurutnya, beberapa hal yang menjadi pelajaran antara lain keterbatasan dana/ anggaran, dan ketergantungan dengan dana transfer pusat atau bagi hasil.

“Karena terbatas ini kita harus membuat prioritas, mana yang mendesak dan mana yang urgent. Untuk mengetahui apa yang menjadi prioritas, pemerintah sudah menetapkan mandatory spending atau belanja wajib. Belanja wajib yaitu berupa kesehatan, pendidikan, infrastruktur,” pungkasnya.

Di tahun 2024 sudah ada edaran dana Anggaran Dana Desa (ADD) akan digunakan untuk penanggulangan kemiskinan, stunting dan untuk kemajuan tiyuh masing-masing yang ada di Kabupaten Tubaba. Dan mulai tahun ini semua tiyuh mendapatkan dana ADD.

(Rizky A Sony)

Tulang Bawang Barat, HD- Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si Pimpin Apel Pagi dalam rangka Program Pembinaan Forkompinda Masuk Sekolah Guna Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Terhadap Anak SMP/MTS Se-Tubaba,

Kegiatan Forkompinda masuk sekolah tersebut, berlangsung di SMPN 9 Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (29/01/2023).

Dalam amanatnya Pj. Bupati Tubaba mengatakan bahwa Siswa-siswi merupakan aset berharga bagi bangsa dan negara, yang akan membawa Indonesia meraih kejayaan sepanjang masa, khususnya bagi Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Lanjut Kesejahteraan dan perlindungan mereka merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita harus bersatu untuk melindungi mereka dari berbagai bentuk ancaman, termasuk kekerasan,”ucapnya

Selain itu ia juga mengingatkan para peserta didik untuk dapat lebih meningkatkan kegiatan membaca dan menulis, tanpa membaca dan menulis kemampuan adik-adik tidak akan meningkat bahkan mungkin untuk mendapatkan nilai yang bagus dan rangking yang baik itu sulit,

“Dengan meningkatkan membaca dan menulis juga akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang luas,”jelasnya.

Sementara itu, ia juga mengharapkan kepada para tenaga pendidik agar dapat mengintensifkan edukasi mengenai bahaya kekerasan maupun perundungan terhadap anak, Dengan kerja sama dan sinergi yang baik, saya yakin kita akan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan positif bagi generasi masa depan kita.

Kegiatan tersebut juga dilaksanakan oleh, Sekretaris Daerah Tubaba, Kapolres Tubaba, Dandim 0412/LU, Ketua DPRD Tubaba, Kejari Tubaba.

(Rizky A Sony)

Tulang Bawang Barat, HD- Tubaba Art Festival (TAF) berhasil masuk kedalam 110 Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Hal itu diungkapkan Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, saat meluncurkan program KEN 2024 di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Sabtu (27/01/2024).

KEN merupakan program Kemenparekraf RI untuk memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan prinsip berkelanjutan sehingga dapat menghidupkan ekonomi dari sektor budaya dan pariwisata dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan daerah yang berkualitas.

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Menparekraf Sandiaga Uno atas terpilihnya TAF dalam 110 KEN 2024.

“Ini artinya Tubaba akan menjadi pangung seni dan budaya nasional dan mendunia. Tubaba Art Festival juga akan menarik banyak wisatawan, seniman dan menumbuhkan ekonomi daerah,” katanya.

Penetapan TAF dalam agenda KEN 2024 melalui penilaian dari berbagai aspek. Mulai konsep, manajemen, pembiayaan, hingga keberlangsungan event.

Dengan masuknya TAF tersebut, sambung Pj Bupati, tentu menjadi semangat bagi Kabupaten Tubaba untuk menampilkan acara yang lebih berkualitas lagi kedepannya.

“Sebuah kebanggaan bagi Tubaba karena bisa masuk dalam 110 event yang terpilih dari seluruh daerah di Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Tubaba, Apriansyah, S.STP mengatakan, TAF 2024 rencananya akan digelar pada bulan Agustus mendatang di Kawasan Kota Budaya Uluan Nughik, Tiyuh Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

“TAF 2024 ini berarti TAF edisi ke-8, Disporapar bersama Direktur Tubaba Art Festival sudah mulai melakukan beberapa persiapan dari sekarang, seperti merancang konsep dan karya,” ujarnya.

Dia berharap, event TAF kali ini dapat lebih memajukan dan berdampak positif terutama bagi sektor pariwisata dan UMKM di Tubaba.

“Sesuai dengan arahan Menparekraf Pak Sandiaga Uno, Kami berharap gelaran TAF ini dapat memajukan sektor UMKM, menciptakan generasi muda kreatif, memajukan SDM dan ekonomi berkelanjutan khususnya di Kabupaten Tubaba,” harapnya.

“Gelaran TAF 2024 ini berkelanjutan, artinya hampir sama dengan TAF yang sebelumnya, namun hanya ada sedikit penambahan,” pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)

Tulang Bawang Barat, HD- Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Dra. Bayana, M.Si. turut serta bagikan langsung bingkisan dari Gerakan Berbagi (Geber) Tubaba untuk penduduk berisiko stunting di Tiyuh/Desa Margodadi, Kecamatan Tumijajar, pada Jumat (26/01/2024).

“Alhamdulillah, saya bersama rekan-rekan bisa turun langsung ikut kegiatan sosial dari Geber Tubaba hari ini. Di Tiyuh Margodadi ini, kita bagikan bingkisan dari para donatur untuk keluarga yang berisiko stunting,” ujarnya.

“Pemerintah mengapresiasi kegiatan ini, Geber Tubaba ikut bantu entaskan stunting di Tubaba. Kami optimis gerakan sosial ini jadi bentuk kolaborasi yang sangat baik untuk menjadi solusi percepatan penurunan stunting di wilayah kita,” lanjut Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Tubaab ini.

Sementara itu, Ketua Geber Tubaba, Dr. Risky Fany Ardiansyah mengatakan bahwa kegiatan kali ini tetap fokus pada pengentasan stunting.

“Stunting ini masalah masa depan bangsa, untuk itu kami masih fokus membantu masyarakat yang memiliki risiko stunting,” ungkap Risky yang juga menjabat Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Tubaba.

Di Tiyuh Margodadi ini, lanjutnya, Geber membagikan bingkisan untuk 38 sasaran, dengan indikator diantaranya yakni tidak memiliki jamban atau sarana sanitasi dan sumber air minum yang layak, serta pasangan usia subur yang punya risiko stunting.

“Gerakan sosial ini akan terus berlanjut setiap hari Jumat, semoga sedekah kecil ini bisa menjadi motivasi bagi yang lain untuk terus membagikan kebaikan. Mari kita sisihkan sebagian rezeki kita, Insyaa Allah sedekah tidak akan membuat kita miskin,” pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)

 

Tulang Bawang Barat, HD- Tim Basket Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) berhasil meraih juara 3 dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Basket 3×3 KU-17 dan KU-22 yang diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se-Lampung.

Kejuaraan yang dihelat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Lampung ini berlangsung di Lapangan SMA Pelita Bangsa, Bandar Lampung, Sabtu dan Minggu (20 sampai 21Januari 2024).

Ketua Perbasi Kabupaten Tubaba,Angga Oktora didampingi Sekretaris Umum Perbasi Tubaba, Jaka Darmawan, mengatakan, tim basket Tubaba berhasil meraih Juara III pada kategori Kelompok Umur 17 Putri dan Juara III pada kategori Kelompok Umur 22 Putra, dari empat kategori yang dipertandingkan.

Menurutnya, Kejurprov ini menjadi ajang seleksi atlet untuk mewakili Lampung pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bulan September mendatang.

“Semoga ada atlet asal Tubaba yang mewakili Provinsi Lampung di Kejurnas mendatang,” ujar Angga Ketua Perbasi Tubaba.

Dari hasil pertandingan, lanjut Angga, potensi atlet basket Tubaba cukup apik, sehingga bisa mengalahkan kabupaten/kota lain yang memiliki atlet basket yang kemampuannya baik.

“Saya berharap dengan keberhasilan ini, tim basket Tulang Bawang Barat lebih meningkatkan lagi kemampuan dan latihannya agar dapat menambah prestasi pada kompetisi-kompetisi berikutnya,” pungkasnya.

 

Tulang Bawang Barat, HD- Inspektorat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melakukan kegiatan tindak lanjut hasil rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Dinas Kesehatan Tubaba.

Inspektur Kabupaten Tubaba Prana Putra, S.H., M.H. mengatakan, berdasarkan hasil telaah atas penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK RI triwuan 4 per tanggal 31 Desember 2023, dapat dijelaskan rekomendasi temuan pada dinas kesehatan yang tertuang pada LHP Nomor 4/LHP/XVIII.BLP/01/2023 pada tanggal 19 Januari 2023 telah selesai, baik rekomendasi yang bersifat materil maupun yang bersifat administrasi.

“Proses penyelesaian tindak lanjut dilakukan oleh tim evaluasi dan pelaporan inspektorat serta tim telaah tindak lanjut BPK perwakilan Lampung dengan melakukan verifikasi atas bukti setor pengembalian yang disampaikan,” ujarnya.

Prana Putra menjelaskan, sebagai tindak lanjut temuan rekomendasi BPK RI tersebut, Dinas Kesehatan Tubaba telah menyampaikan bukti setor berupa dokumen surat tanda setor (STS) sebagai berikut yaitu:

1). 160/STS/Dinas kesehatan/BPK/TBB/2022,
2). 159/Dinas Kesehatan/BPK/TBB/2023,
3).158/STS/Dinas Kesehatan/TBB/ 2022,
4). 162/STS/Dinas kesehatan/TBB/2023,
5). 163/STS/Dinas kesehatan/TBB/2022,
6). 01/STS/Dinas Kesehatan/BPK/TBB/2023,
7). 02/STS/Dinas Kesehatan/BPK/TBB/2023.

“Semua bukti setor itu telah diverifikasi baik jumlah nilai pengembalian maupun ke-absahan bukti setor dan selanjutnya dinyatakan sah,” jelasnya.

Kemudian, sambung Inspektur Tubaba, untuk bukti pelaksanaan rekomendasi yang bersifat administrasi seperti pemberian sanksi kepada pihak terkait telah diberikan dan disampaikan dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 tahun 2021 tentang disiplin pegawai.

“Adapun dokumen penyelesaian rekomendasi yang bersifat materil berupa bukti setor dan yang bersifat administrasi telah disampaikan dan diupload pada aplikasi e-audite atau elektronik audit BPK Perwakilan lampung, dan saat ini status rekomendasi tindak lanjut tersebut dinyatakan selesai,” pungkasnya.

 

(Rizky A Sony)

HARIANDIKSI.COM | Tulang Bawang Barat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) mencatatkan prestasi yang cukup membanggakan dengan menjadi kabupaten terbaik ke 54 Nasional dari 414 kabupaten di seluruh Indonesia dalam meraih prestasi dengan skor tertinggi dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Seluruh Kabupaten Se-Lampung tahun 2023

Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Tubaba, Yanto,S.Sos., MM mengungkapkan, capaian tersebut merupakan  hasil capaian kinerja dari pimpinan daerah yakni Pj Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba.

“Prestasi yang diraih ini tak lepas dari kinerja Pj Bupati Drs. M. Firsada, M.Si selaku penanggung jawab Tim dan Pak Sekda Novriwan Jaya, SP selaku ketua tim penyusun LPPD, yang dibantu para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Tubaba,” ungkap Yanto.

Dia menjelaskan, hasil evaluasi LPPD sangat penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah kedepannya.

“Pj bupati bertanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan bahwa LPPD yang disusun dan disampaikan sesuai dengan kebijakan dan ketentuan yang berlaku, serta juga diharapkan untuk memastikan bahwa LPPD mencerminkan kinerja pemerintah daerah secara jujur dan obyektif,” terangnya.

Selain itu, lanjut Yanto, LPPD yang disusun sesuai dengan pedoman pelaporan yang ditetapkan dalam permendagri nomor 18 tahun 2020.

“Penyusunan LPPD melibatkan koordinasi dengan berbagai unit dan instansi di lingkungan pemerintahan daerah guna mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan untuk menyusun LPPD secara komprehensif,” sambungnya.

Dengan demikian, kata Yanto,  bapak Pj Bupati Tubaba dan bapak sekretaris daerah telah melaksanakan penyusunan LPPD meliputi pemantauan penyusunan, penyampaian, dan tindak lanjut terhadap LPPD serta menjaga agar laporan tersebut mencerminkan kinerja pemerintah daerah secara objektif dan transparan.

“Alhamdulillah, dengan dukungan dari pimpinan daerah Kabupaten Tubaba berdasarkan keputusan menteri dalam negeri R. I nomor 100.2.1.7.- 6646 Tahun 2023 bisa menduduki peringkat 54 secara nasional, peringkat 2 kategori Kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dan peringkat 1 untuk LPPD kategori seluruh Kabupaten se-Provinsi Lampung tahun 2023.”

“Kita berharap LPPD Kabupaten Tubaba dapat terus naik dan bisa mencapai status tinggi. Untuk itu, penyelenggaraan pemerintahan daerah yang sudah baik akan kita pertahankan, dan yang perlu dievaluasi maka akan kita perbaiki,” pungkasnya.

(Rizky A Sony)